0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
374 tayangan33 halaman

Dasar Cleaning Service Rumah Sakit

Kerangka acuan kerja Building Management RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi tahun 2022 bertujuan untuk memelihara seluruh sarana dan prasarana rumah sakit agar tetap berfungsi optimal dengan biaya yang efisien, mencakup pemeliharaan gedung, sistem AC, air, listrik, genset, transportasi vertikal, dan kebersihan selama satu tahun dengan anggaran Rp. 24 miliar.

Diunggah oleh

lukfandi 92
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
374 tayangan33 halaman

Dasar Cleaning Service Rumah Sakit

Kerangka acuan kerja Building Management RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi tahun 2022 bertujuan untuk memelihara seluruh sarana dan prasarana rumah sakit agar tetap berfungsi optimal dengan biaya yang efisien, mencakup pemeliharaan gedung, sistem AC, air, listrik, genset, transportasi vertikal, dan kebersihan selama satu tahun dengan anggaran Rp. 24 miliar.

Diunggah oleh

lukfandi 92
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

BUILDING MANAGEMENT
TAHUN ANGGARAN2022

I. LATAR BELAKANG
Dasar Hukum
Berdasarkan Undang - Undang RI Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit
diantaranya menyebutkan bahwa penyelenggaraan Rumah Sakit bertujuan
meningkatkan mutu dan mempertahankan standar pelayanan Rumah Sakit dan
Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No
1204/Menkes/SK/X/2004 Tentang Prasyarat Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit,
serta Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 24 Tahun 2008 tentang Pedoman
Pemeliharaan dan Perawatan Bangunan Gedung..

Gambaran Umum
Pemanfaatan bangunan gedung tidak hanya terpaku pada kegiatan operasional
gedung, melainkan harus memperhatikan pula suatu kegiatan yang sama pentingnya
yaitu kegiatan pemeliharaan dan perawatan bangunan gedung itu sendiri untuk
menjaga keandalan bangunan gedung beserta prasarana dan sarananya agar
bangunan gedung selalu layak fungsi (preventive maintenance) dan Perawatan
bangunan gedung agar bangunan gedung tetap layak fungsi (curative maintenance).

Pemeliharaan berperan dalam memantau terjadinya kerusakan yang dapat


menghambat operasional dari bangunan tersebut. Bila kegiatan pemeliharaan ditunda,
maka kerusakan akan menjadi semakin besar dan kerusakan yang semakin besar
akan memerlukan biaya pemeliharaan yang semakin besar pula. Kegiatan
pemeliharaan dan perawatan ditentukan oleh fungsi dan dimensi dari suatu bangunan.
dimana lingkungan rumah sakit harus tidak berdebu, tidak becek, atau tidak terdapat
genangan air, lingkungan, ruang, dan bangunan rumah sakit harus selalu dalam
keadaan bersih dan tersedia fasilitas sanitasi secara kualitas dan kuantitas yang
memenuhi persyaratan kesehatan, sehingga tidak memungkinkan sebagai tempat
bersarang dan berkembang biaknya serangga, binatang pengerat, dan binatang
pengganggu lainnya.

Untuk itu RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi menetapkan kegiatan
“Building Management” dengan harapan bahwa pemeliharaan gedung dapat
memelihara semua sarana prasarana secara profesional agar daya dukung sarana
1
dan prasarana yang telah dimiliki dapat berfungsi secara optimal dalam menunjang
gedung, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagipara pengguna dalam
melaksanakan tugasnya sehari-hari.

Building Management adalah suatu pengelolaan pekerjaan, perawatan dan


pengamanan gedung yang didalamnya terdapat beberapa bagian seperti engineering
(sipil, mekanikal dan electrical), cleaning service/house keeping, security,
pengendalian serangga dan binatang penganggu serta pemeliharaan taman.

II. MAKSUD DAN TUJUAN


Maksud dari Pekerjaan Building Management RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota
Bekasi adalah :
Untuk memelihara semua sarana prasarana secara profesional agar daya dukung
sarana dan prasarana yang telah dimiliki dapat berfungsi secara optimal dalam
menunjang gedung, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna
dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari.
Tujuan dari Pekerjaan Building Management RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota
Bekasi adalah:
Untuk memastikan bahwa gedung beserta seluruh fungsi dan fasilitasnya dapat
terawat dengan baik dan mendapat penanganan masalah secara tepat dan cepat,
sehingga seluruh sarana dan prasarana dapat beroperasi dan mempunyai umur
ekonomis yang tinggi dengan biaya operasional yang efisien.

Pekerjaan Buiding Management juga memperhatikan aspek – aspek melindungi,


mengurangi pengunaan sumber daya alam, menjaga mutu baik bangunan maupun
mutu dari kwalitas udara di dalam ruangan, dan memperhatikan kesehatan
penghuninya yang semuanya berdasarkan kaidah pembangunan berkelanjutan,
termasuk memperhatikan dampak terhadap wilayah sekitar bangunan

III. PENGGUNA JASADANLOKASI


- Pekerjaan : Building Management
- Pengguna Jasa : RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid KotaBekasi
- Lokasi : RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi
Jl. Pramuka No. 55 RT 06/RW 06 Kelurahan MargaJaya
Kecamatan Bekasi Selatan 17141, Telp (021) 8801005
Fax. (021) 8853731

2
IV. SUMBER DANA DAN PERKIRAANBIAYA
- Sumber dana yang digunakan : APBD Kota Bekasi Tahun Anggaran 2022.
- Total biaya/HPS yang diperlukan sebesar Rp. [Link].- (dua puluh empat
milyar rupiah).

V. JANGKA WAKTUPELAKSANAAN
Jangka waktu yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan ini selama 12 bulan
(Januari 2022 [Link] 2022).

VI. RUANG LINGKUP DAN SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN


A. RUANG LINGKUP KEGIATAN BUILDING MANAGEMENT MELIPUTI:
 Pengawasan dalam operasional peralatan penunjang dan operasional gedung
 Pemeliharaan pada bangunan-bangunan di RSUD dr. Chasbullah
Abdulmadjid Kota Bekasi seluas 63.476m2 terbagi atas:
- Bangunan 8 (delapan) lantai gedung A yang berfungsi sebagai pelayanan
rawat jalan, rawat inap, ruang operasi, laboratorium, radiologi dan ICU;
- Bangunan 8 (delapan) lantai gedung E yang berfungsi sebagai pelayanan
rawat jalan dan rawat inap, radiologi, laboratorium dan ICU;
- Bangunan rawat inap 4 (empat) lantai gedung D yang berfungsi sebagai
Poli Bedah dan Rawat Inap bedah;
- Bangunan rawat inap 4 (empat) lantai gedung C yang berfungsi sebagai
Rawat Inap;
- Bangunan 2 (dua) lantai Instalasi PemulasaraanJenazah;
- Bangunan 2 (dua) lantai gizi danperinatologi;
- Bangunan 2 (dua) lantai IGD dan perkantoran (gedung B);
- Bangunan 3 (tiga) lantai CSSD, PSRS dan Gudang Persediaan;
- Bangunan 6 (enam) lantai gedung Paru Terpadu (gedung F).
 Tujuannya agar bangunan terpelihara dan dapat beroperasional dengan baik
agar aktifitas pelayanan kesehatan tidak terganggu.
 Pemeliharaan meliputi :
 Pemeliharaan sistim tata udara (AC)
 Bangunan 8 lantai gedung A AC sentral sistim VRF;
 Bangunan 8 lantai gedung E AC sentral sistim VRF;
 Bangunan 4 lantai gedung D AC sentral sistim VRF;

 Bangunan 4 lantai gedung C AC split;


3
 Bangunan 2 lantai Instalasi Pemulasaraan Jenazah AC split;
 Bangunan 2 lantai gizi dan perinatologi AC split;
 Bangunan 2 lantaiI GD dan perkantoran (Gedung B) AC split dan AC VRF;
 Bangunan 3 lantai CSSD, PSRS dan Gudang Persediaan AC split dan
VRF;
 Bangunan 6 lantai gedung Paru Terpadu (gedung F) AC sentral VRF.

- Pemeliharaan sistim distribusi air bersih


 Sumber air sumur artesis
 Saluran PDAM
 Sistim pengolahan GWT
 Sistemair RO (ReserveOsmosis)
 Pemeliharaan instalasi saluran dan pengolahan air kotor
 IPAL
 STP bangunan baru
 Pemeliharaan transportasi vertical (lift)
 Bangunan 8 lantai Gedung A, 2 unit passenger lift, 1 unit bed lift, 1 unit
lift service
 Bangunan 8 lantai gedung E, 4 unit lift
 bangunan 4 lantai gedung D, 1 unit bed lift
 Bangunan 4 lantai gedung C, 2 unit bed lift
 Bangunan 6 (enam) lantai gedung Paru Terpadu (gedung F), 3 unit lift
 Pemeliharaan distribusi listrik dan genset
 Listrik PLN, 7 unit trafo
 Genset gedung A, 2 unit genset 800KVA
 Genset gedung B dan C, 1 unit genset 1000 KVA
 Genset gedung E, 2 unit 500 Kva, genset pemadam 1 unit
 Genset gedung F, 1 unit 800 Kva, genset pemadam 1 unit
 Pemeliharaan Pintu Sliding Otomatis Gedung B danE
 Pemeliharaan dan perbaikan ringan fisikbangunan.
 Pemeliharaan kebersihanruangan.
 Bangunan 8 lantai gedungA;
 Bangunan 8 lantai gedungE;
 Bangunan 4 lantaigedungD;
 Bangunan 4 lantai gedungC;
 Bangunan 2 lantai kamar jenazah;
 Bangunan 2 lantai gizi danperinatologi;
4
 Bangunan 2 lantai IGD dan perkantoran (gedungB);
 Bangunan 3 lantai CSSD, PSRS dan GudangPersediaan;
 Bangunan 6 lantai gedung Paru Terpadu (gedungF).
 Pemeliharaan kebersihanlingkungan
 Keamanan
 Terkendalinya serangga dan binatangpengganggu
 Pemeliharaan taman dan penataan lahantaman.

B. SPESIFIKASI TEKNISPEKERJAAN
1. Pelaksanaan Pekerjaan Engineering (sipil, mekanikal dan elektrikal) :
Pekerjaan engineering adalah pekerjaan pengoperasian,
pemeliharaan, perbaikan, dan dokumentasi perubahan komponen gedung
dengan ketentuan untuk lingkup pekerjaan dan pertanggungjawaban biaya
sebagai berikut : Pekerjaan Sipil, Mekanikal danElektrikal
PELAKSANAAN BIAYA
NO LINGKUP PEKERJAAN PENYEDIA PENYEDIA
RSUD RSUD
JASA JASA
UMUM (berlaku untuk semua
komponen bangunan)
1 Membuat SOP √ √
2 Perijinan √ √
3 Inspeksi dan Pemeliharaan Sehari- √ √
hari
4 Pemeliharaan Berkala √ √
5 Perbaikan dalam rangka pemeliharaan √ √
gedung
6 Penggantian bahan, Sparepart/ √ √*
Supplies,
7 Dokumentasi Pemeliharaan dan √ √
Perubahan

Keterangan :
 kecuali penggantian sparepart/supplies yang menjadi lingkup kontrakservis

2. Pelaksanaan Pekerjaan CleaningService;


Kelompok, jenis dan uraian pekerjaan yang harus dilaksanakan oleh Cleaning
Service, sebagai berikut :

5
NO JENIS PEKERJAAN URAIAN PEKERJAAN
1 Pembersihan  Pembersihan menggunakan alatpembersih debu dan lawa-
plafon/atap. lawa;
 Plafon dinilai bersih apabila tidak ada debu, lawa-lawa atau
kotoran yang menempel diplafon;
 Teknis pekerjaan sesuai dengan SOP pembersihanplafon.
2 Pembersihan  Pembersihan menggunakan alat pembersih debu;
dinding, jendela,  Pembersihan dinding, jendela, ventilasi, teralis dan pintu
ventilasi, teralis dan dilakukan setiaphari;
pintu.  Pemakaianchemical (vahan pembersih dandesinfektan)
disesuaikan dengan jenis permukaan dinding (keramik,
granit atau vinil), jenis jendela dan pintu (kayu,allumunium);
 Teknis pekerjaan sesuai dengan SOP pembersihandinding,
jendela dan pintu.
3 Pembersihan kaca.  Pembersihan kaca menggunakan alat pembersih kaca luar
dalam, khusus untuk kaca pada ketinggian menggunakan
alat Gondola yang dilengkapi dengan APD dan alat
keamanan sekitarlokasi;
 Pembersihan kaca dilakukan setiap hari, khusus kaca
ketinggian dijadwalkan 1kali;
 Pemakaian chemical gunakan bahan pembersih untukkaca;
 Kaca dinilai bersih apabila tidak ada kotoran, debu, tampak
mengkilat;
 Teknis pekerjaan sesuai dengan SOP pembersihankaca.
4 Pembersihan lift.  Pembersihan dimulai dari atap, dinding, lantai danpintu;
 Pemakaian chemical (bahan pembersih dan desinfektan)
disesuaikan dengan jenis permukaanlift;
 Lift dinilai bersih apabila tidak ada sampah, kotoran, debu,
tampak mengkilat dan tidaklicin
 Teknis pekerjaa sesuai dengan SOP pembersihanlift.
5 Pembersihan lantai.  Pembersihan (menyapu dan mengepel) lantai menggunakan
alat pembersih lantai;
 Pembersihan dan pengepelan lantai ruang khusus dan ruang
perawatan menggunakan desinfektan yang dapat
membunuh kuman secaraefektif;
 Lantai dinilai bersih apabila tidak ada sampah, kotoran,
debu, tampak mengkilat dan tidak licin;
 Teknis pekerjaan sesuai dengan SOP pembersihanlantai.

6
6 Pembersihan toilet  Pembersihan toilet dan wastafel menggunakan alat
(kamar mandi, wc, pembersih toilet danwastafel;
spoolhock) dan  Pembersihan menggunakan chemical (pembersih,
wastafel. desinfektan dan pengharum) yang dapat membunuh kuman
secaraefektif;
 Toilet dan wastafel dinilai bersih apabila tidak ada
sampah/kotoran, (bak,ember, wastafel) bersih tidak
berlumut,(lantaidandinding)tidakbernodadantidaklicin,
toilet beraroma harum;
 Teknis pekerjaan sesuai dengan SOP pembersihantoilet
dan wastafel.
7 Pembersihan  Pembersihan rutin (lemari, kursi, meja, rak, pigura dll) cukup
furniture dan dengan lap/kanebo;
tempelan dinding  Pembersihan yang menggunakan chemical harus
disesuaikan dari jenis barang terbuat dari kayu, kaca,
alumunium atau steinless yang akandibersihkan;
 Pembersihan chemical khususuntuk furniture yang terbuat
dari furniture dinilai bersih apabila tidak ada debu, tampak
mengkilat;
 Teknis pekerjaan sesuai dengan SOP pembersihanfurniture.
8 Pembersihan  Pembersihan bagian luar peralatan elektronik (TV, radio,
peralatan listrik dan komputer) menggunakan alat pembersih peralatan
elektronik. elektronik;
 Pembersihan peralatan listrik (kipas angin, exhaust fan, dll)
menggunakan alat pembersih peralatanlistrik;
 Peralatan listrik dan elektronik dinilai bersih apabila tidak ada
debu;
 Teknis pekerjaan sesuai dengan SOP pembersihanlistrik
dan elektronik.
9 Pantry.  Pembersihan dinding keramik, meja keramik, zink, lantai,
tempat sampah, menggunakan alat dan bahan pembersih
yang sesuaiperuntukkannya;
 Pembersihan pantry dinilai bersih apabila tidak ada debu,
sampah dannoda;
 Teknis pekerjaan sesuai dengan SOP pembersihanpantry.
10 Penanganan Meliputi penanganansampahruangan yang terdiri sampah
sampah/limbah organik dan nonorganik.
padat.

7
11 Pembersihan tiang  Pembersihan tiang salasar mulai dari atas sampai bawah
selasar. dengan alat pembersihtiang;
 Pembersihan menggunakan chemicalkhususuntuk yang
terbuat dari kayu, alumunium atausteinless;
 Tiang dinilai bersih apabila tidak ada debu, tampakbersih;
 Teknis pekerjaan sesuai dengan SOP pembersihan tiang
salasar.
12 Pembersihan saluran  Pembersihan saluran buangan/got, bak kontrol dangrease
buangan / got, bak trap dengan cara mengangkat Kotoran/sampah dan
kontrol dan grease mengangkat endapan tanah/pasir/ lemak;
trap.  Pembersihan menggunakan alat khusus untuk
membersihkan saluran buangan/got, bak kontrol dan grease
trap;
 Saluran buangan/got, bak kontrol dan grease trap dinilai
bersih apabila tidak ada sampah, tidak ada gulma, tidak ada
airmenggenang;
 Teknis pekerjaan sesuai dengan SOPpembersihan saluran
buangan/got, bak kontrol dan grease trap.
13 Pembersihan  Pembersihan menyeluruh atap, dinding, lantai, kaca, jendela
menyeluruh dan pintu, ventilasi, km/wc, wastafel, meubelair (meja, kursi
(general cleaning). dan lemari), peralatan elektronik dan bagian salasar seperti
lantai, tiang, atap, penanganan sampah, organik dan non
organik, dilakukan sesuaijadwal;
 Pembersihan menyeluruh dinilai berhasil apabila seluruh
bagian dari gedung, salasar, halaman, taman bersih dan
saluran buangan air bersih sampah;
- Perkantorandilakukan 1 x 1 bulan;

3. Pelaksanaan PekerjaanSecurity;
NO JENIS PEKERJAAN URAIAN PEKERJAAN
1 Mapping Area.  Melakukan pemetaan titik rawanpengamanan.

8
2 Penjagaan  Melakukan penjagaan pada titik-titik tertentu yang
keamanan. telahditetapkan.
 Melaksanakan tugas pengamanan di seluruh area,
penanganan masalah keamanan (ancaman bom,
pencurian) yang akan terjadi, penanganan keadaan
darurat, penerima tamu
 Pelaksanaan tugas pengamanan sesuaiSOP.
3 Inspeksi  Melakukan pemantauan kondisi keamanan diseluruh
area.
4 Menyusun SOP.  SOP identifikasipengunjung
 SOP penanganan masalah keamanan (ancaman
bom, pencurian dll) yang terjadi dilingkungan
 SOP penanganan keadaandarurat.
 SOP penerimaantamu;
 SOP pelaksanaan tugas pengamanan.
5 Dokumentasi.  Membuat dokumentasi seluruh aktivitas pengamanan
yang dilakukan (penerimaan tamu dan pengunjung,
penanganan kejadian, penanggulangankedaruratan
dll).

4. Pengendalian serangga dan binatangpenganggu;


Lingkup pekerjaan yang harus dilaksanakan adalah pekerjaan pengendalian
serangga, tikus dan binatang pengganggu adalah sebagai berikut :
Alat
JenisPeke HamaSa FrekuensiPe MetodePenge
NO yangdigun AreaKerja
rjaan saran ngendalian ndalian
akan
1. Inspeksi Semuaha Senter,buk Area Setiap hari mekanis
ma ucatatan dalam
dan luar
2. Spraying Semua B&G, Hand Area Setiap hari kimiawi,
serangga Sprayer dalam dan residual
luar
3. Dusting Kecoa Duster Area Setiap hari kimiawi,
dalam residual
4. Misting - ULV/Cold Area Setiap hari -
fogger dalam
5. Baiting Lalat dan - Area Setiap hari kimiawi,
Serangga kecoa dalam residual
dan luar
6. Trapping Lalat, - Area Setiaphari kimiawi, non
Serangga kecoa dan dalam dan residual
semut luar
7. Fogging Nyamuk, Swing Area luar 2 x sebulan kimiawi, knock
lalat dan Fogger down
kecoa
9
8. Cold Nyamuk - Area Sesuai kimiawi, knock
Fogging dalam keperluan down
9. Baiting Semuajeni Trianggle, Area dalam 2 hari sekali kimiawi , anti
tikus stikus Rat box dan luar koagulant
10. Trapping Tikusatap Perang Area 2 hari sekali mekanis non
tikus dan tikus kaptikus dalam residual
rumah
11. Life Trap Tikus atap - Area 2 kali sehari mekanis non
dan tikus dalam residual
rumah
12. Trapping Kucing liar Jaring Area dalam Setiap hari mekanis
kucing karung dan dan luar
kandang
kucing

5. Pemeliharaan taman.
NO JENIS PEKERJAAN URAIAN PEKERJAAN
1. Pembersihan dan  Pembersihan dan penyapuan menggunakan alat
penyapuan halaman untuk menyapu halaman dantaman;
dan taman.  Halaman dan taman dinilai bersih apabila tidak
ada sampah, tidak ada bekas potonganrumput
dan semak tampakbersih;
 Teknis pekerjaan sesuai denganSOP
pembersihan dan penyapuan halaman dan taman
2. Pemotongan rumput  Pemotongan rumput dan semak taman
dan semak taman. menggunakan alat/mesin potong rumput dan
golok/arit untuksemak-semak;
 Pemotonganrumput dan semaktaman dinilai baik
apabila ketinggian rumput rata-rata 2 cm, tidak ada
semak;
 Teknis pekerjaansesuai dengan SOP
pemotongan rumput dan semak taman.
3. Perawatan Taman.  Perawatan taman
meliputipendangiran/penggemburan,
perapihantanaman taman, penyiraman tanaman
dan pohon, pemberianpupuk, penggantian
tanaman yangmati;
 Perawatan taman menggunakan peralatan yang
sesuai dengan peruntukannya dan penggunaan
pupuk organik yang ramahlingkungan;
 Perawatan taman dinilai baik apabilatanah
gembur, tanaman segar, tumbuh subur dan tertata

10
rapi;
 Teknis pekerjaan sesuai dengan SOPperawatan
taman.
4. Perawatan tanaman  Perawatan tanaman pot meliputi pendangiran/
pot. penggemburan, perapihan tanaman,penyiraman,
pemberian pupuk, penggantian tanaman yang
mati;
 Perawatan tanaman pot menggunakanperalatan
yang sesuai dengan peruntukannya dan
penggunaan pupuk organik yang ramah
lingkungan;
 Perawatan tanaman pot dinilai baik apabila tanah
gembur, tanaman segar, tumbuh subur dan tertata
rapi;
 Teknis pekerjaan sesuai dengan SOPperawatan
tanaman pot.
5. Pemangkasan dan  Pemangkasan dan perapihan pohondilakukan
Perapihan Pohon setelah berkoordinasi terlebih dahulu;
 Penyiraman, pemangkasan dan Perapihanpohon
menggunakan peralatan yang sesuai dengan
peruntukannya;
 Pemangkasan dan perapihan pohon dinilai baik
apabila pohon tertatarapi;
 Teknis pekerjaan sesuai denganSOP
Pemangkasan dan perapihan pohon.

C. KETENTUAN PELAKSANAAN
PEKERJAAN ENGINEERING (SIPIL, MEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL)
Membuat SOP;
a. SOP yang berkaitan dengan seluruh pekerjaan sipil, mekanikal
dan elektrikal.
b. Operasional:
1. Pengoperasian (pre checking, operating, monitoring, turning
off, post checking) harus mengacu kepada buku manual
peralatan dan ketentuan operasional yang berlaku di gedung

11
RSUD [Link] AbdulmajidKota Bekasi;

2. Kerusakan yang terjadi akibat kesalahan pengoperasian


(termasuk kesalahan pengoperasian akibat kesalahan/
ketidaklengkapan buku manual peralatan yang tidak
dikonfirmasi oleh Penyedia Jasa kepada produsen/authorized
partner) menjadi tanggung jawab Penyedia Jasa;
3. Peralatan/bahan pembantu yang diperlukan untuk
pengoperasian dan tidak tercantum dalam daftar peralatan
bahan pembantu yang harus disediakan oleh penyedia jasa
dianggap menjadi lingkup dan tanggung jawab penyedia jasa.

Perizinan:
1. Seluruh perijinan yang terkait dengan pengelolaan gedung
RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi dan penggunaan
komponen gedung/peralatan harus dipenuhi sesuai ketentuan
yang berlaku;
2. Seluruh pengujian yang terkait dengan pengelolaan gedung
RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasidan penggunaan
komponen gedung/peralatan yang diwajibkan oleh instansi yang
berwenang baik yang terkait dengan pengurusan perijinan
maupun tidak, harus dilakukan sesuai dengan ketentuan yang
berlaku;
3. Segala biaya terkait dengan pengurusan perijinan menjadi
tanggung jawab rumah sakit.

Inspeksi dan Pemeliharaan Sehari-hari:


1. Inspeksi dilaksanakan secara terjadwal untuk memastikan tidak
ada masalah/kerusakan pada komponen gedung/peralatan yang
dapat mengakibatkan terganggunya operasional kantor dan
dapat mendeteksi lebih awal apabila terdapat penurunan
performance, minimal meliputi:
a. Inspeksi sebelum jam kerja;
b. Monitoring selama jam kerja;
c. Inspeksi sesudah jam kerja.
12
2. Pemeliharaan sehari-hari merupakan pemeliharaan rutin ringan
untuk memastikan komponen gedung/peralatan selalu dalam
keadaan berfungsi dengannormal.
3. Kerusakan yang terjadi akibat kesalahan pemeliharaan
(termasuk kesalahan pemeliharaan akibat kesalahan/ketidak
lengkapan buku manual peralatan yang tidak dikonfirmasi oleh
penyedia jasa kepada produsen/authorizedpartner) menjadi
tanggung jawab penyedia jasa.
4. Peralatan/vahan pembantu yang diperlukan untuk pemeliharaan
dan tidak tercantum dalam daftar peralatan/vahan pembantu
yang harus disediakan oleh penyedia jasa dianggap menjadi
lingkup dan tanggungjawab penyedia jasa.

Pemeliharaan Berkala:
1. Pemeliharaan berkala harus mengacu kepada buku manual
peralatan dan ketentuan operasional yang berlaku di gedung
RSUD [Link] Abdulmajid Kota Bekasi;
2. Kerusakan yang terjadi akibat kesalahan pemeliharaan
(termasuk kesalahan pemeliharaan akibat kesalahan/ketidak
lengkapan buku manual peralatan yang tidak dikonfirmasi oleh
penyedia jasa kepada produsen/authorized partner) menjadi
tanggung jawab penyediajasa.
3. Peralatan/bahan pembantu yang diperlukan untuk pemeliharaan
dan tidak tercantum dalam daftar peralatan/bahan pembantu
yang harus disediakan oleh penyedia jasa dianggap menjadi
lingkup dan tanggung jawab penyedia jasa.
4. Lingkup kontrak servis yang dilaksanakan oleh penyedia jasa
minimal harus sama dengan syarat minimal yang ditentukan
dalam KAK.

Penambahan dan/atau Perubahan:


Kegiatan penambahan, perubahan dan re-layout komponen
gedung/peralatan (termasuk instalasi dan peralatan bantunya)
dilaksanakan atas persetujuan dan/atau perintah RSUD
[Link] Abdulmajid Kota Bekasi.

Dokumentasi Pemeliharaan dan Penambahan/Perubahan:


13
1. Dokumentasi pemeliharaan meliputi kartu pemeliharaan, buku
pemeliharaan, dan laporan bulanan pemeliharaan;
2. Dokumentasi penambahan, perubahan dan relayout komponen
gedung/peralatan (termasuk instalasi dan peralatan bantunya)
meliputi laporan pelaksanaandan revisi as builtdrawing;
3. Dokumentasi atas pemeliharaan dan perubahan tersebut dibuat
rangkap 2 (untuk rumah sakit dan arsip building management).
Ketentuan Lainnya:
1. Tenaga kerja (teknisi sipil, teknisi mekanikal/elektrikal dan
supervisor) standby di gedung 24 jam sehari (terbagi menjadi 3
shift) termasuk hari sabtu/minggu/hari libur lainnya;
2. Setelah ditunjuk sebagai pemenang, Penyedia Jasa diberikan
waktu selama satu minggu untuk melakukan pemeriksaan
terhadap konstruksi gedung dan seluruh komponen
gedung/peralatan bersama-sama dengan Building
Management sebelumnya (existing) dan/atau RSUD
[Link] Abdulmajid Kota Bekasi. Hasil pemeriksaan
tersebut dituangkan dalam laporan hasil pemeriksaan sebagai
lampiran dari berita acara serah terima gedung dan menjadi
kondisi awal pelaksanaan pekerjaan;
3. Penyedia Jasa wajib melakukan evaluasi atas performance
(unjuk kerja), sistem dan peralatan serta evaluasi terhadap
gangguan yang terjadi. Bilamana hasil evaluasi menunjukkan
bahwa diperlukan suatu penambahan/perubahan pada sistem
dan peralatan untuk menjamin performance sistem dan
peralatan tersebut, maka Penyedia Jasa wajib melaporkan
kepada RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi secara
tertulis dengan dilengkapi uraian kegiatan, perkiraan biaya dan
pertimbangan teknis dari instansiterkait

4. Kerusakan komponen gedung/peralatan dan/atau tidak


tercapainya Service Level Agreement (SLA) akibat komponen
gedung/peralatan yang tidak/kurang sesuai dengan ketentuan
teknis RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid KotaBekasi menjadi
tanggungjawab Penyedia Jasa apabila sebelumnya Penyedia
Jasa tidak melakukan dan/atau melaporkan evaluasi
14
performancesecara tertulis ke RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid
Kota Bekasi;
5. Penyedia Jasa wajib menjaga kerahasiaan sistem dan peralatan
gedung RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi serta data
lainnya yang ada pada gedung RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid
Kota Bekasi. Terhadap pelanggaran penjagaan kerahasiaan
akan dikenakan tuntutan sesuai dengan ketentuan dan
perundang- undangan yang berlaku.
6. Selama bertugas dilingkungan RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid
Kota Bekasiseluruh tenaga kerja diwajibkan untuk:
a. Mentaati ketentuan keamanan dan ketertiban dilingkungan
RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi;
b. Memakai seragam dan sepatu dan tanda pengenal yang
berlaku di RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid KotaBekasi
c. Menjaga kebersihan dan kerapihan;
d. Berkoordinasi kepada penanggung jawab ruangan pada saat
melakukan pekerjaan di ruang kerja;
e. Berkoordinasi dengan satuan pengamanan (Satpam) gedung
dalam pelaksanaan pekerjaan.
7. Perawatan dan inspeksi berkala, meliputi:
a. Pemeliharaan AC split;
b. Pemeliharaan AC sentral;
c. Pemeliharaan Genset;
d. Pemeliharaan Lift;
e. Pemeliharaan System Building Automatic System;
f. Pemeliharaan System Fire alarm System;
g. Pemeliharaan Peralatan Elektrikal, Trafo dan UPS;
h. Pemeliharaan System Access CCTV;
i. Pemeliharaan Sound System;
j. Pemeliharaan Pompa-pompa;
k. Pemeliharaan Sipil dan plumbing System;
l. Pemeliharaan IPAL ( Instalasi Pengolahan Limbah);
m. Pemeliharaan IAB ( Instalasi Air Bersih);
n. Pemeliharaan Sistem Air RO (ReserveOsmosis).

PEKERJAAN CLEANINGSERVICE
15
No. Lokasi Uraian Ketentuan

16
1 Gedung Plafond Tidak berdebu, tidak ada sarang laba-
laba dan tidak ada serangga, tidak
berjamur.
Lantai Tidak berdebu, tidak licin, bebas
kotoran, kering dan tidak berbau.
Railing Tidak berdebu, tidak bernoda.
Kaca Bersih, kilap dan tidak berdebu.
Jendela Tidak berdebu, tidak bernoda.
Pintu Tidak berdebu, tidak bernoda.
Tangga Tidak berdebu, tidak licin, bebas
kotoran, kering.
Ramp Tidak berdebu, tidak licin, bebas
kotoran, kering.
Canopy Tidak berdebu, bebas kotoran dan
kering.
Landscape Bebas dari sampah, tumbuh rumput
liar
Sanitair dan Fixture Tidak berbau, tidak bernoda, kering,
tidak licin dan tidak ada serangga.
Kolom / pilar Bersih, bebas kotoran, bebas lumpur
dan kering.
Dinding dan batu alam Tidak berdebu dan tidak bernoda.
Pagar Bersih, bebas kotoran, kilap.
2 Furniture Meja , kursi dan almari Tidak berdebu, bebas kotoran dan
tidak ada sarang laba-laba.
Filing Kabinet Tidak berdebu, bebas kotoran dan
tidak ada sarang laba-laba.
Rakarsip dan Peralatan Bebas dari kotoran, tidak bernoda dan
kering.
3 Kelengkapan Komputer set Tidak berdebu, tidak bernoda.
alat kantor Telepohone / Iphone Tidak berdebu, tidak bernoda
dan elektronik Dispenser Berfungsi, tidak berdebu, tidak
bernoda, kering dan tidak belendir.
Jam dinding Berfungsi, tepat waktu, tidak berdebu,
tidak bernoda.
Hiasan, bingkai foto Tidak berdebu, tidak bernoda.
TV Tidak berdebu, bebas kotoran.
Kulkas Tidak berdebu, bebas kotoran,
Perlengkapan makan Tidak berdebu, bebas kotoran.
dan minum
4 Peralatan Lampu – lampu Tidak berdebu dan nyala.
mekanikal AC Tidak berdebu
elektrikal Exhaust fan Tidak berdebu
Panel – panel Tidak berdebu.
Lift Tidak berdebu dan tidak bernoda.

17
Pipa - pipa Plumbing Kering bersih.
Sound sistem Tidak berdebu dan tidak bernoda.
Hydrant box Tidak berdebu dan tidak bernoda dan
tidak ada sarang laba-laba.
5 Infrastruktur Jalan aspal Bersih, bebas lumpur dankering.
Lantai paving block Bersih, bebas kotoran, bebas lumpur
dan kering.
Saluran / got Bersih, tidak mampet, bebas kotoran,
bebas lumpur,kering dan tidak berbau.
Lampu-lampu taman Tidak berdebu dan tidak bernoda
6 Sarana Tempat sampah - Tertutup, ada kantong plastik, tidak
Kebersihan berbau, tidakberlendir.
- Lobby ada tempat sampahOrganik dan
non organik.
Keset Kering, bersih dan tidak berbau
7 Seluruh area Chemical -Menggunakan chemical yang ramah
lingkungan.
Penggunaan dan penanggulangan
chemical sesuai dengan MSDS (Material
Safety Data Sheet).

PEKERJAANSECURITY
a. Menjaga Keamanan dan ketertiban di seluruh area, baik didalam maupun
diluar bangunan dalam lingkungan gedung RSUD dr. Chasbullah
Abdulmajid Kota Bekasi agar selalu dalam kondisi aman, nyaman,
kondusif dan terhindar dari gangguan baik untuk pegawai RSUD
[Link] Abdulmajid Kota Bekasi, pengunjung dan tamu;
b. Mendokumentasikan dan membuat laporan hasil kegiatan keamanan
dilingkungan RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi, sebagai
bahan evaluasi untuk meningkatkan mutu keamanan sesuai dengan
standar yangdisepakati.

PEKERJAAN PENGENDALIAN SERANGGA DAN BINATANG PENGGANGGU


Ketentuan tindakan pengendalian:
a. Inspeksi
Inspeksi adalah suatu kegiatan pengamatan secara visual dan nasal,
yang dilaksanakan pada tiap ruangan untuk menentukan cara
pengendalian yang dibutuhkan. Menggunakan alat bantu senter dan
melakukan pencatatan hasil inspeksi. Hal yang diamati Adalah tanda-
tanda keberadaan vector di area dalam dan luar serta keluhan dari
ruangan atau bagian.
18
b. Spraying (Penyemprotan)
Penyemprotan residu (Residual Spraying) dan kontak (knock down
spraying) menggunakan alat hand sprayer dilengkapi nozzle agar
mempunyai jangkauan yang luas danmerata.

c. Dusting (pendebuan)
Metode pendebuan yang berfungsi untuk meninggalkan efek residual pada area
kerja cara ini digunakan pada area retakan dinding, area elektrikal, dan area
lainnya. Cara kerja metode ini dengan menghembuskan campuran tepung dan
bahan kimia powder dengan pencampuran 1 : 4 dengan menggunakan alat
penghembus (Duster).

d. Insect Baiting (pengumpunan serangga) Ada 2 metode kerja:


1) Penaburan bahan kimia granule pada area aktivitas lalat, metode
ini sangat efektif untuk mematikan lalat dewasa, cara kerja
dengan menaburkan atau memulas pada area-area aktivitas lalat.
2) Pengumpanan bahan kimia gel pada area-area dapur, gudang,
dan area lainnya. Metode pengumpanan serangga dengan bahan
kimia berbentuk gel yang disuntikan pada area-area dapur,
gudang dan dan area yang mengandung unsure makanan. 1 titik
gel dapat bertahan 1-3 bulan tergantung populasi kecoa
areatersebut.

e. Cold Fogging (pengembunan)


Metode pengembunan yang dimaksudkan untuk mengendalikan
serangga terbang pada area dalam ruangan. Metode bersifat knock
dwon dan sebaiknya dilakukan dalam keadaan ruang tertutup,
menggunakan alat cold fogger ULV (Ultra Low volume) menggunakan
pelarut air, dengan kapasita stangki 4 liter.

f. Hot Fogging (Pengasapan)


Metode pengasapan untuk mengendalikan serangga terbang di area
luar, bersifat knock down, pekerjaan dilakukan pada gorong- gorong,
pepohonan perdu, area tertutup tempat berkembang biaknya hama, alat
yang digunakan adalah swing fogger dengan menggunakan bahan

19
solar sebagai bahan pelarutnya dengan kapasitas tangki 5 liter.

g. Rodent Baiting (pengumpanan)


Pengumpanan dilakukan dengan menggunakan rat box di area luar yang
berisiumpan tikus dan kotak karton yang di simpan di luar gedung.
Penempatan dilakukan di lokasi-lokasi atau jalur yang diduga sebagai jalur
tikus . Umpan racun di fokuskan untuk jenis tikus got (Rattus Norvegicus)
dan juga dapat digunakan untuk tikus atap (Rattus rattusdiardii) dan mencit
(Mus Musculus) tiap kotak umpan berisi 4-5 block racun antikoagulan.

h. Rodent Trapping (penjebakan)


Metode penjebakan untuk tikus dengan menggunakan lem secukupnya
dan perangkat plastik. Peralatan trapping digunakan pada area-area
yang tidak boleh menggunakan bahan kimia (area dapur dll) metode ini
untuk menanggulangi tikus atap dan mencit.

i. Life Trap (Perangkap hidup)


Perangkap hidup digunakan untuk menangkap tikus atap atau tikus
rumah yang ada di area dalam. Penggunaan alat ini sebagai
penganti/rotasi jika metode penjebakan (trapping) sudah tida kefektif
lagi. Dimaksudkan untuk menghidari efek jera umpan dan curiga dari
tikus.

j. Cat Trapping (penangkapan kucing)


Metode kerja dengan system mekanis, yaitu dengan perangkap masal
(mass trapp) atau perangkap jaring. Cara ini yang dipergunakan
mengingat pengendalian kucing tidak boleh sampai mematikan hewan
tersebut. Setelah kucing tertangkap dan dimasukan dalam karung,
maka teknisiakan membawa kucing tersebut ketempat lain dengan
terlebih dahulu memberi tanda pada kucing tersebut berupa semprotan
cat guna memastikan kucing yang sudah tertangkap jika kembali
mudahdiidentifikasi.

k. Fly Trapping (perangkap serangga)


Metode kerja dengan system mekanis, yaitu dengan perangkap masal

20
(mass trapp) seperti perangkap lampu (fly catcher) dan pohon lalat.
1). Fly catcher dipergunakan untuk penjebakan serangga terbang
diarea dalam yang tidak diperbolehkan menggunakan pestisida
seperti dapur, gudang makanan dan area steril.
2). Fly Tree dipergunakan untuk penjebakan lalat diarea dalam dan
luar dengan menggunakan lem yang ditempelkan pada sedotan
yang dirangkai seperti pohon.

Ketentuan penggunaan chemical :


a. Menggunakan chemical yang ramah lingkungan.
b. Penggunaan chemical sesuai dengan MSDS (Material Safety
Data Sheet).

PEKERJAAN PEMELIHARAAN TAMAN


a) Memelihara tanaman di halaman dan tanaman dalam pot;
b) Melakukan peremajaan tanaman;
c) Menempatkan dan mengatur tanaman dalam pot pada titik-titik yang
telah ditentukan;
d) Membersihan seluruh saluran terbuka, pagar, pot bunga, conblok,
taman terbuka, dilakukan sesuai jadwal;
e) Memangkas dan merapihkan pohon perdu dan pohon pelindung,
dilakukan setelah berkoordinasi terlebih dahulu;
f) Teknis pekerjaan sesuai dengan SOP masing-masing pekerjaan.

VII. KETENTUAN KHUSUS:


Ketentuan khusus yang dimaksud adalah keterkaitan dengan Sistem Manajemen
Keselamatan dan Kesehatan Kerja :
a). Seluruh aspek dalam Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
wajib dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku dan mendapat sertifikasi dari
instansi yang berwenang (Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Tenaga
Kerja, Dinas Pemadam Kebakaran,dll);
b). Segala tuntutan dari pihak manapun akibat tidak/kurang dilaksanakannya
ketentuan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja menjadi
tanggung jawab penyedia jasa.

VIII. KELUARAN
Pengelolaan Gedung RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi harus memenuhi

21
kriteria sebagaiberikut:

A. PEKERJAAN ENGINEERING (SIPIL, MEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL)


1) Kondisi gedung (konstruksi dan seluruh komponen gedung/peralatan) selalu
terawat denganbaik;
2) Pemeliharaan gedung (seluruhkomponengedung/peralatan) dilakukan sesuai
dengan ketentuan teknis yang berlaku dan manual pemeliharaan yang
dikeluarkan oleh produsen dan terdokumentasi dengan baik;
3) Operasional gedung selalu berjalan dengan baik dengan standar kualitas
sebagaimana disyaratkan sehingga tidak mengganggu operasional kantor;
4) Penanganan gangguan dan/atau komplain dilakukan sesuai dengan SOP
5) Pelaksanaan pengelolaan gedung tidak boleh mengganggu operasional RSUD
dr. Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi;
6) Seluruh perubahan komponen gedung/peralatan (termasuk instalasi dan
peralatan bantunya) selama masa kontrak terdokumentasi dengan baik
7) Seluruh perijinan dan/atau pengujian yang terkait dengan penggunaan gedung
dipenuhi sesuai dengan ketentuan;
8) Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3/HSE) dipenuhi sesuai dengan
ketentuan yang berlaku;
9) Pengelolaan gedung dan efisiensi biaya (listrik, telepon, air, penggantian
sparepart/supplies, dll) terkontrol denganbaik;
10) Tidak ada kerusakan pada komponen gedung RSUD dr. Chasbullah
Abdulmajid Kota Bekasi setelah dilakukan pemeliharaan/perbaikan, yaitu:
a. Dinding : tidak ada cat yang terkelupas/tidak ada coretan/tidak ada jamur,
tidak ada wallpaper yang terkelupas/sobek/ada coretan, tidak ada dinding
kayu yang terkelupas/dimakan rayap, tidak ada dinding
marmer/granit/keramik/alumunium composite yang pecah/retak/tergores,
tidak ada dinding bata/beton yang pecah/retak/terkelupas, tidak ada dinding
kaca yangpecah/retak/tergores;
b. Lantai/tangga : tidak ada lantai/tangga yangpecah/retak/terangkat/tergores;
c. Plafon : tidak ada plafon yang pecah/retak/bolong/rusak/berjamur;
d. Atap/kanopi : tidak ada atap yang bocor/terangkat, tidak ada kanopi yang
bocor/pecah/terangkat/rusak;

e. Pintu/jendela :tidak ada pintu/jendela yang rusak / terkelupas/ tergores/


dimakan rayap, tidak ada engsel/handle/door closer/kunci/gerendel yang
rusak/berkarat, tidak ada horizontal/vertical blind yang rusak, tidak ada kaca
22
yang pecah/retak, tidak ada kaca film/sandblast yang rusak/ terkelupas/
tergores, tidak ada pintu geser yang rusak;
f. Basement/Halaman/Jalan: tidak ada lantai/aspal/beton yang rusak/
terkelupas/bolong/menggelembung, tidak ada paving yang pecah, tidak ada
kanstin yang rusak/pecah/terkelupas catnya;
g. Rambu/papan penunjuk/marking : tidak ada rambu/papan penunjuk yang
rusak/berkarat, tidak ada marking yangrusak/buram
11). Tidak ada kerusakan/keausan komponen gedung sebelum waktunya;
12). Peralatan Mekanikal – Elektrikal harus selalu dalam keadaan berfungsi dengan
baik dan siap pakai;
13) Penggantian spare part/supplies selalu menggunakan spare part/supplies baru
dan original sesuai dengan spesifikasi, merk dan type spare part/supplies yang
diganti;
14) Tidak ada kerusakan/keausan peralatan sebelum waktunya.

B. PEKERJAAN CLEANING SERVICE


1). Kondisi gedung, peralatan furniture, kelengkapan alat kantor dan elektronik,
peralatan mekanikal elektrikal, infrastruktur dan sarana kebersihan selalu
terawat dengan baik;
2). Pemeliharaan gedung, peralatan furniture, kelengkapan alat kantor dan
elektronik, peralatan mekanikal elektrikal, infrastruktur dan sarana kebersihan
dilakukan sesuai dengan ketentuan teknis yang berlaku dan terdokumentasi
dengan baik;
3). Penanganan komplain dari penghuni dilakukan sesuai dengan SOP dan
memenuhi standar ukur kualitas;
4). Pelaksanaan pemeliharaan gedung peralatan furniture, kelengkapan alat kantor
dan elektronik, peralatan mekanikal elektrikal, infrastruktur dan sarana
kebersihan tidak boleh mengganggu operasional;
5). Melaksanakan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3/HSE) dipenuhi
sesuai dengan ketentuan yang berlaku kemaneker.

C. PEKERJAANSECURITY
Terwujudnya keamanan dan ketertiban di seluruh area gedung, baik didalam
maupun diluar bangunan dalam lingkungan gedung RSUD dr. Chasbullah
Abdulmajid Kota Bekasi agar selalu dalam kondisi aman, nyaman, kondusif dan
terhindar dari gangguan baik untuk pegawai RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid Kota
23
Bekasi, pengunjung dantamu.

D. PEKERJAAN PENGENDALIAN SERANGGA DAN BINATANG PENGGANGGU


Terkendalinya serangga dan binatang pengganggu di lingkungan perkantoran
RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid KotaBekasi.

E. PEKERJAAN PEMELIHARAANTAMAN
Terwujudnya lingkungan RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi yang asri,
indah dan nyaman.

IX. TENAGA YANG DIPERLUKAN ( jumlah sesuai dengan RAB)


Penyedia jasa menyediakan tenaga kerja pengelolaan gedung minimal yang terdiri dari:

NO POSISI KUALIFIKASI

1 Manager Gedung S1 Teknikyang memiliki Ahli K3 Umum, memiliki


sertifikat Ahli Bangunan Gedung Hijau dari
Lembaga/Instansi/Asosiasi yang berwenan g,
memiliki Sertifikat Ahli Perawatan dan Pemeliharaan
Gedung (LPJK) atau Ahli Perawatan Gedung
(BNSP) dengan pengalaman kerja min 5 tahun
2 Administrasi D3 Berbagai Jurusan memiliki sertifikat MS Office
Pengalaman 3 Tahun
3 Petugas Gudang D3 BerbagaiJurusanPengalaman 3 Tahun

4 Chief Engineering S1 Teknik Sipil/Mekanikal/Elektro yang memiliki


pengalaman selama 5 tahun ( memiliki SKA -Ahli
Madya yang dikeluarkan oleh LPJK )
5 Supervisor ME S1 Teknik Elektro/Mesin Pengalaman 3 tahun atau
STM / SMK dengan pengalaman 6 tahun
6 Supervisor Sipil S1 Teknik Sipil/Arsitek yang memiliki pengalaman
selama 3 tahun atau STM bangunan Pengalaman
selama 6 tahun
7 QA HSE S1 tekhnik Jurusan memiliki Sertifikasi K3 Umum
dengan pengalaman di Bidang K3 5 tahun.
8 QA Teknik S1 Teknik yang memiliki pengalaman di Bidang
Tekhnik selama 5 tahun.
9 Chief Cleaning Service D3 Semua jurusan dengan pengalaman selama 5
24
tahun, memiliki serifikat BNSP (Badan Nasional
Sertifikasi Profesi) skema Koordinator,
dan Sertifikat Infeksi Nosokomial
10 Supervisor Clening D3 Semua jurusan dengan pengalaman selama 3
Service tahun memiliki serifikat BNSP (Badan Nasional
Sertifikasi Profesi) skema Supervisor, dan Sertifikat
Infeksi Nosokomial
11 Chief Security Pensiunan POLRI/TNI/Pengalaman Sebagai Chief 2
tahun dan (Sertifikat Gada Utama apabila dari sipil)
12 Wakil Chief Security Pensiunan POLRI/TNI/Pengalaman Sebagai Wa
Chief 2 tahun dan (Sertifikat Gada Madya apabila dari
sipil)
13 Teknisi Sipil STM/ SMA/ SMK/setara, 1 (satu) orang memiliki SKT
Pelaksana Bangunan Gedung pengalaman selama 2
tahun
14 Teknisi ME STM/ SMA/ SMK/setara memiliki 1 (satu) Sertifikat K3
Listrik, memiliki SKT Pekerjaan ME Gedung bertingkat
dengan pengalaman selama 2 tahun
15 Danru SMA/Sederajat/ Memiliki KTA dan Sertifikat Gada
Pratama
16 Leader Cleaning Service SMA /setara dengan pengalaman selama 3 tahun
memiliki serifikat BNSP (Badan Nasional Sertifikasi
Profesi) skema leader, dan Sertifikat Infeksi
Nosokomial
17 Cleaning Service SMA /setara dengan pengalaman selama 2 tahun
18 Office Boy SMA /setara dengan pengalaman selama 2 tahun
19 Petugas SMA /setara dengan pengalaman selama 2 tahun
Halaman/Taman
20 Anggota Security SMA/Sederajat/Pengalaman 1 tahun

X. SYARAT KUALIFIKASIPENYEDIA
A. Kualifikasi Administrasi:
1. Peserta harus memiliki surat izin untuk menjalankan kegiatan/usaha (SIUP)
Kualifikasi Usaha Non Kecil.

2. Memiliki TDP/NIB (Nomor Induk Berusaha) yang diterbitkan oleh OSS


(Online Single Submission) dengan KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan
Usaha Indonesia) yang sesuai. KodeKBLI
a) Aktivitas Kebersihan Umum Bangunan (Kode KBLI 81210);
25
b) Aktivitas Perawatan Dan Pemeliharaan Taman (Kode KBLI 81300);
c) Aktivitas Penyediaan Tenaga Kerja Waktu Tertentu (Kode KBLI 78200);
d) Aktivitas Keamanan Swasta (Kode KBLI 80100);
e) Aktivitas Penyedia Gabungan Jasa Penunjang Fasilitas (Kode KBLI
81100).
3. Surat izin Operasional Penyedia JasaPekerja/Buruh yang masih berlaku
4. Memiliki izin Usaha Jasa Pengamanan yang dikeluarkan oleh Kepolisian
Republik Indonesia(POLRI) yang masih berlaku
5. Terdaftar sebagai anggota Asosiasi Perusahaan Penyedia Jasa Pembersih
yang masih berlaku
6. Terdaftar sebagai anggota Asosiasi Perusahaan Penyedia Jasa
pengamanan yang masih berlaku

7. Terdaftar sebagai anggota Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama, yang


masih berlaku
8. Terdaftar sebagai kepesertaan BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan dan
disertai bukti bayar bulan terakhir.
9. Memiliki status valid keterangan Wajib Pajak berdasarkan hasil konfirmasi
Status Wajib Pajak;
10. Memiliki sertifikat ISO 9001:2015, system manajemen mutu/
Quality Management yang masih berlaku;
11. Memiliki sertifikat ISO 45001:2018, System Manajemen Kesehatan
dan Keselamatan Kerja yang masih berlaku;
12. Memiliki sertifikat SMK3 Kemenaker yang masih berlaku.
13. Memiliki tanda anggota Green Building Council Indonesia yang masih berlaku
14. Penyedia Jasa adalah badan usaha yang memiliki surat ijin usaha dengan
barang/jasa dagangan utama Jasa Pengelolaan Gedung, Izin Usaha Jasa
Konstruksi dengan klasifikasi bidang usaha Jasa Pelaksana Spesialis
Pekerjaan Perawatan Bangunan Gedung (SP016) dan Pekerjaan
Lansekap/Pertamanan (SP015) yang diterbitkan oleh LPJK (Lembaga
Pengembangan Jasa Konstruksi), sub kualifikasi M1, serta kualifikasi
NonKecil.

15. Memiliki Sertifikasi Kompetensi dan Kualifikasi Perusahaan yang masih


berlaku di bidang:
a) Manajemen Jasa Pembersih ([Link]),
b) Jasa Pertamananan dan Landscape ([Link]),
c) Pemeliharaan Barang dan Peralatan Mekanikal, Mesin-mesin,

26
Elektrikal dan Elektronika (5.00.05),

d) Alat/peralatan/suku cadang: Mekanikal, mesin-mesin dan elektrikal/


listrik (3.00.04);
16. Memiliki sertifikat ISO 14001:2015, sistem manajemen lingkungan yang masih
berlaku.
17. Secara hukum mempunyai kapasitas untuk mengikatkan diri pada Kontrak
yang dibuktikan dengan :
a) Akta Pendirian Perusahaan dan/atau perubahannya (akta perubahan
bisa berlaku seluruhnya);
b) Surat Kuasa (apabila dikuasakan);
c) Bukti bahwa yang diberikan kuasa merupakan pegawai tetap (apa bila
dikuasakan);dan
d) KTP.
18. Surat Pernyataan:
a) Yang bersangkutan dan manajemennya tidak dalam pengawasan
pengadilan, tidak pailit, dan kegiatan usahanya tidak sedang
dihentikan;
b) Yang bersangkutan berikut Pengurus Badan Usaha tidak sedang
dikenakan sanksi Daftar Hitam;
c) Yang Bertindak untuk dan atas nama Badan Usaha tidak sedang dalam
sanksi pidana;
d) Pimpinan dan pengurus Badan Usaha bukan sebagai pegawai K/L/PD
atau pimpinan dan pengurus Badan Usaha sebagai pegawai K/L/PD
yang sedang mengambil cuti di luar tanggunganNegara:
e) Pernyataan lain yang menjadi syarat kualifikasi yang tercantum dalam
Dokumen Kualifikasi;dan
f) Pernyataan bahwa data kualifikasi yang diisikan dan dokumen
penawaran yang disampaikan benar, dan jika dikemudian hari
ditemukan bahwa data/dokumen yang disampaikan tidak benar dan
ada pemalsuan maka Direktur Utama/Pimpinan Perusahaan/Pimpinan
Koperasi, atau kepala cabang, dari seluruh anggota Kemitraan
bersedia dikenakan sanksi administrative, sanksi pencantuman dalam
Daftar Hitam, gugatan secara perdata, dan/atau pelaporan secara
pidana kepada pihak berwenang sesuai dengan ketentuan peraturan
perundangan–undangan.
19. Tidak Masuk Dalam Daftar Hitam.

27
20. Dalam hal Peserta akan melakukan konsorsium/kerjasama operasi/
kemitraan/bentuk kerjasama lain harus mempunyaiperjajian konsorsium/
kerjasama operasi/kemitraan/bentuk kerjasama lain.
21. Mempunyai atau menguasai tempat usaha/kantor dengan alamat yang
benar, tetap dan jelas berupa milik sendiri atausewa.
22. Memilki sertifikat ISO 27001 : 2013, Building management, Manpower
service and security service yang masih berlaku.
23. Memiliki sertifikat ISO 37001:16 Building management, Manpower service
and security service yang masih berlaku.

24. Menyampaikan laporan keuangan tahun 2020 yang telah di audit oleh
kantor Akuntan Publik.

25. Menyampaikan rekening Koran/tabungan/ deposito per-bulan November


2021, dengansaldo tersimpan minimal Rp.[Link],00 atau 3 (tiga)
kali nilai pembayaran setiap bulan dan bersedia dilakukan verifikasi
kepada penerbit dokumen serta melampirkan surat pernyataan bersedia
dilakukan klarifikasi bersama kepada penerbit dokumen.

26. Dalam hal peserta berbentuk badan usaha akan melakukan kemitraan:

a. Peserta wajib mempunyai perjanjian kerjasama operasi/kemitraan yang


memuat persentase kemitraan dan perusahaan yang mewakili
kemitraan tersebut dibuat dihadapan notaris;dan

b. Untuk perusahaan yang melakukan kemitraan, evaluasi persyaratan


yang harus dipenuhi oleh mitra adalah melengkapi dengan bidang
usaha yang dikerjasamakan.

F. Kualifikasi Teknis:
1) Memiliki Pengalaman Pekerjaan:
a. Penyediaan jasa pada divisi yang sama paling kurang 1 pekerjaan dalam
kurun waktu 1 (satu) tahun terakhir baik di lingkungan pemerintah maupun
swasta, termasuk pengalaman subkontrak;
b. Penyediaan jasa sekurang-kurangnya dalam kelompok/grup yang sama
paling kurang 1 pekerjaan dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun terakhir baik di
lingkungan pemerintah maupun swasta, termasuk pengalaman
subkontrak;dan
c. Nilai pekerjaan sejenis tertinggi dalam kurun waktu 10 (sepuluh) tahun
terakhir untuk usaha non kecil paling kurang sama dengan 50% (lima puluh
28
persen) nilai total HPS/Pagu Anggaran.
d. Untuk usaha kecil/koperasi yang mengikuti paket pengadaan untuk
usahanon kecil memiliki nilai pekerjaan sejenis tertinggi dalam kurun waktu
10 (sepuluh) tahun terakhir sebesar paling kurang sama dengan 50% nilai
HPS/Pagu Anggaran.

2) Penyedia kualifikasi usaha kecil yang baru berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun
dan belum memiliki pengalaman dikecualikan dari ketentuan pengalaman
sebagaimana dimaksud pada point 1 huruf a) dan b) untuk paket pengadaan
dengan nilai sampai dengan paling banyak Rp2.500.000.000,00 (dua miliar
lima ratus juta rupiah).

XI. SYARAT TEKNISPENYEDIA


a. Penyedia jasa menyediakan tenaga kerja pengelolaan gedung minimal
yang terdiri dari:

NO POSISI KUALIFIKASI

1 Manager Gedung S1 Teknikyang memiliki Ahli K3 Umum, memiliki


Sertifikasi ahli GREENSHIP Profesional dari
Lembaga/Instansi/Asosiasi yang berwenang,
memiliki Sertifikat Ahli Perawatan dan
Pemeliharaan Gedung (LPJK) atau Ahli
Perawatan Gedung (BNSP) dengan pengalaman
kerja min 5 tahun
2 Administrasi D3 Berbagai Jurusan memiliki sertifikat MS Office
Pengalaman 3 Tahun
3 Petugas Gudang D3 Berbagai Jurusan Pengalaman 3 Tahun
4 Chief Engineering S1 Teknik Sipil/Mekanikal/Elektro yang memiliki
pengalaman selama 5 tahun ( memiliki SKA
-Ahli Madya yang dikeluarkan oleh LPJK )
5 Supervisor ME S1 Teknik Elektro/Mesin Pengalaman 3 tahun atau
STM / SMK dengan pengalaman 6 tahun

6 Supervisor Sipil S1 Teknik Sipil/Arsitek yang memiliki pengalaman


selama 3 tahun atau STM bangunan
Pengalaman selama 6 tahun
7 QA HSE S1 tekhnik Jurusan memiliki Sertifikasi K3 Umum
dengan pengalaman di Bidang K3 5 tahun.

8 QA Teknik S1 Teknik yang memiliki pengalaman di Bidang


Tekhnik selama 5 tahun.

9 Chief Cleaning Service D3 Semua jurusan dengan pengalaman selama 5


tahun,memiliki serifikat BNSP (Badan Nasional
Sertifikasi Profesi) skema Koordinator,
29
dan Sertifikat Infeksi Nosokomial
10 Supervisor Cleaning D3 Semua jurusan dengan pengalaman selama3
Service tahun memiliki serifikat BNSP BNSP (Badan
Nasional Sertifikasi Profesi) skema Supervisor, dan
Sertifikat Infeksi Nosokomial
11 Chief Security Pensiunan POLRI/TNI/Pengalaman Sebagai Chief
2 tahun dan (Sertifikat Gada Utama apabila dari
sipil)
12 Wakil Chief Security Pensiunan POLRI/TNI/Pengalaman Sebagai Wa
Chief 2 tahun dan (Sertifikat Gada Madya apabila
dari sipil)
13 Teknisi Sipil STM/ SMA/ SMK/setara, 1 (satu) Orang memiliki
SKT Pelaksana Bangunan Gedung pengalaman
selama
2 tahun
14 Teknisi ME STM/ SMA/ SMK/setara 1 (satu) orang memiliki
Sertifikat K3 Listrik, memiliki SKT Pekerjaan ME
Gedung bertingkat dengan pengalaman selama 2
tahun
15 Danru SMA/Sederajat/ Memiliki KTA dan Sertifikat Gada
Pratama
16 Leader Cleaning Service SMA /setara dengan pengalaman selama 3 tahun
memiliki serifikat BNSP (Badan Nasional Sertifikasi
Profesi) skema leader,dan Sertifikat Infeksi
Nosokomial
17 Cleanig Service SMA /setara dengan pengalaman selama 2 tahun

18 Office Boy SMA /setara dengan pengalaman selama 2 tahun

19 Petugas SMA /setara dengan pengalaman selama 2 tahun


Halaman/Taman
20 Anggota Security SMA/Sederajat/Pengalaman 1 tahun

Tenaga/Personil yang dibutuhkan sesuai poin a. dengan melampirkan bukti


copy KTP, NPWP, Ijazah, Daftar Riwayat Hidup/ Referensi Kerja, Sertifikat
Keahlian/Kompetensi yang dimiliki, dan Surat Penugasan. (kecuali nomor 17
s.d. 20)
b. Surat Pernyataan Jaminan Kualitas
1. Penyedia jasa wajib memastikan tenaga kerja yang ditempatkan
(teknisi/leader/supervisor/chief/BM) memiliki kemampuan teknis dan/atau
manajerial untuk melaksanakan pengelolaan gedung serta memenuhi
kualifikasi minimal yang disyaratkan.
2. Penyedia jasa sanggup menyediakan masker, hand sanitizer (Untuk tenaga
kerja), penyemprotan disinfektan untuk rumah sakit yang ditempatkan tanpa
dibebankan oleh RSUD [Link] Abdulmajid Kota Bekasi selama
pademi belumberakhir.

30
3. Penyedia jasa wajib memastikan sistem/metode pengelolaan yang
diterapkan sesuai dengan persyaratan teknis yang tertuang dalam buku
manual peralatan (manual book) yang dikeluarkan oleh produsen/principal
setiap peralatan serta sesuai dengan ketentuan pengelolaan gedung yang
berlaku yang dikeluarkan oleh Kementrian Pekerjaan Umum, Kementerian
Tenaga Kerja, Dinas Pemadam Kebakaran, dll (termasuk segala perijinan
dan pengujian yang diwajibkan).
4. Penyedia Jasa wajib memeriksa dan memastikan peralatan kerja dan bahan
dalam kondisibaik (siap pakai) dan jumlah minimal sesuai dengan yang
ditetapkan dalam perjanjian kerja.
5. Penyedia Jasa wajib melaksanakan pekerjaan dengan baik, sesuai dengan
persyaratan dan ketentuan yang ditetapkan dalam perjanjian kerja.
6. Penyedia Jasa bertanggungjawab terhadap disiplin kehadiran tenaga kerja
yang ditempatkan (teknisi/crew, leader, supervisor, chief, BM).
7. Transportasi dan akomodasi tenaga kerja (tenaga kebersihan/ teknisi/
supervisor/manager) termasuk makan/minum di lokasi pekerjaan maupun
diluar lokasi pekerjaan menjadi tanggungjawab penyedia jasa.
c. Melampirkan Bukti Kepemilikan/ Perjanjian Sewa Peralatan berikut Dokumentasi:
1. Body harness 2 unit;
2. Peralatan Kebersihan lengkap sesuai standar;
3. Peralatan Mekanikal-Elekterikal (toolkits).
4. Personal lift minimal 10 m, 2 unit (disediakan oleh penyedia tanpa
dibebankan oleh RSUD [Link] Abdulmajid Kota Bekasi)
d. Metodologi Pekerjaan
Penyedia Jasa wajib menyampaikan metodologi pekerjaan yang berisi
deskripsi sistem pengelolaan gedung yang meliputi pemeliharaan alat
mekanikal dan elektrikal gedung, sipil dan arsitektural, cleaning service/house
keeping serta sistem pengamanan gedung RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid
Kota Bekasi. sistim mekanikal/elektrikal (skema sistem, uraian singkat sistem
kerja, standard performance, dan analisa kondisi sistem), yang minimal
meliputi :
1. Sistim mekanikal/elektrikal secara menyeluruh:
- Sistim tataudara.
- Sistim listrik arus kuat(LAK).
- Sistim fire alarm, fire hydrant/sprinkler, dan firesuppression.
- Sistim plumbing.

31
- Sistim transportasi vertical.
- Sistim elektronik( PABX, CCTV dan Acces).
2. Sistim Pengawasan Pekerjaan Sipil dan Arsitektur.
3. Sistim Pengawasan Pekerjaan CleaningService.
4. Sistim Pengawasan PekerjaanSecurity.
e. Standard Operating Procedures (SOP) Pengelolaan Gedung mencakup:
1. SOP pemeriksaan kondisi gedungsebelum dan sesudah jam kerja (daily
pre- inspection dan daily postInspection).
2. SOP penanganan kerusakan (troubleshooting).
3. SOP penanganan pengaduan (complain handling) secara online dan
dibuktikan pada waktu jadwal pembuktian kualifikasi danteknis.
4. SOP pemeriksaan infrastruktur penanggulangan keadaan darurat
(kebakaran, gempa, ancaman bom, dll).
5. SOP Pelaksanaan K3.
6. Sistem pengendalian mutu (Cleaning Service ) berbasis internet.
7. SOP untuk Cleaning Service:
a. DRY Bufing;
b. DRY Vacum & Wet Vacum;
c. Dusting;
d. Glass Cleaning;
e. Mopping;
f. Permbersihan Toilet
g. Scrubbing;
h. Sweeping.

8. SOP Pelaksanaan Protokoler Kesehatan dalam masa pademi corona


virus disease covid-19.
9. SOP Penanganan Darurat Banjir/Tanggap Darurat Banjir

h. Jadwal dan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan sampai dengan serah terima
pekerjaan yang terdiri jadwal pembayaran upah tenaga kerja selama 12 bulan,
dan jadwal pembelian bahan selama 12 bulan, pembelian pakaian kerja dan
sepatu pada bulan februari 2022, pembayaran THR maksimum minggu ke 2
bulan April 2022
i. Struktur Organisasi Dan Rencana Penempatan Tenaga Kerja
Yang dimaksud dengan struktur organisasi adalah struktur organisasi
pelaksanaan pekerjaan dilapangan dimana pucuk pimpinan tertinggi adalah
Building Manager, sedangkan rencana penempatan tenaga kerja yang
32
dimaksud adalah rencana jumlah tenaga kerja yang ditempatkan (dengan
jumlah minimal sesuai yang disyaratkan).
j. Surat dukungan kontrak service/pekerjaan di RSUD [Link] Abdulmajid
Kota Bekasi untuk :
a) Lift (Kone, Sanyo, Louser, Ife)
b) AC
c) Pest Control,
d) Hyginesystem. Calmic/Habitat/EcoCare
k. Membuat surat pernyataan standar upah mengacu/mengikuti standar upah
yang terlampir di RAB Pekerjaan Buiilding Management RSUD dr. Chasbullah
Abdulmadjid Kota Bekasi TA 2022.

XII. Persiapan Pelaksanaan Perkerjaan


Sebelum melaksanakan pekerjaan, penyedia jasa wajib melaksanakan hal-hal
sebagai berikut :
1. Mengadakan koordinasi dengan RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi.
2. Melakukan pemeriksaan teknis konstruksi gedung dan semua komponen/
gedung/peralatan dan memastikan bahwa semuanya dalam kondisi optimal
sesuai dengan yang tertuang dalam As Built Drawing dan Buku Manual
peralatan pada saat penerimaan pekerjaan Building Management RSUD
[Link] Abdulmajid KotaBekasi.

Bekasi,

Pejabat Pembuat Komitmen

Dr. Dewi Rosita [Link]., [Link]


NIP. 19670305 199005 2 001

33

Anda mungkin juga menyukai