0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
26 tayangan47 halaman

Pemodelan Sistem dan Tipe Model

Sistem terdiri dari berbagai elemen yang saling terkait dan berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu. Sistem dapat terdiri dari subsistem dan dipengaruhi lingkungan luar melalui input dan menghasilkan output yang mempengaruhi lingkungan. Ada berbagai jenis model sistem seperti fisik, grafis, dan matematis untuk mewakili sistem secara rinci.

Diunggah oleh

yohanes karuniawan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
26 tayangan47 halaman

Pemodelan Sistem dan Tipe Model

Sistem terdiri dari berbagai elemen yang saling terkait dan berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu. Sistem dapat terdiri dari subsistem dan dipengaruhi lingkungan luar melalui input dan menghasilkan output yang mempengaruhi lingkungan. Ada berbagai jenis model sistem seperti fisik, grafis, dan matematis untuk mewakili sistem secara rinci.

Diunggah oleh

yohanes karuniawan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

 Kumpulan elemen yang bekerja

bersama untuk mencapai tujuan yang


Diharapkan (Blanchard, 1991)
 Sistem terdiri dari berbagai elemen yang
membentuk satu kesatuan.
 Adanya interaksi, saling ketergantungan
dan kerjasama antar elemen.
 Sebuah sistem ada untuk mencapai
tujuan tertentu
 Memiliki mekanisme / transformasi
 Memiliki lingkungan yang
mengakibatkan dinamika system.
 Tiap sistem dibentuk oleh elemen
 Tiap elemen dapat dipecah dalam elemen
elemen yang lebih kecil
 Dalam dua tingkat hirarki suatu sistem,
sistem yang lebih rendah disebut subsistem
 Contoh: sistem transportasi udara,
subsistem-nya adalah: ruang pengendali,
peralatan, pesawat, terminal.
Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada
di luar batas sistem
 Sistem tertutup: tidak dipengaruhi oleh
lingkungan
 Sistem terbuka: dipengaruhi oleh lingkungan
 Input: sifat lingkungan yang mempengaruhi
sistem
 Output: sifat sistem yang mempengaruhi
lingkungan
 Sifat menentukan dan membentuk batas
sistem
 Physical models
 Graphical models
 Mathemetical models
 Physical models →
 menggambarkan keadaan fisik yang
sebenarnya atau merupakan gambaran
fisik secara aktual. Memberikan skala
tertentu dari sebuah desain.
Contoh : maket
 Graphical models →
 Merupakan model dengan
menggunakan garis atau skema
 Contoh : histogram, flow chart, time
schedule
 Mathemetical models →
 Menyajikan masalah dalam bentuk
matematika, dengan simbol dan notasi
yang berhubungan dengan hukum alam.
 Notasi tersebut punya korelasi satu
dengan lainnya.
 Ada batasan masalahnya dan Memiliki
persamaan matematika
 Descriptive models
Digunakan untuk menunjukkan spesifikasi detail
dari apa-apa saja yang termasuk dan yang harus
dicapai.
 Behavioral models
Digunakan untuk menunjukkan respon
karakteristik dari sistem.
 Decision models
Digunakan untuk memilih solusi yang paling baik
diantara alternatif lain yang tersedia berdasarkan
kriteria yang telah ditetapkan engineer.
 Bentuknya sederhana tetapi sangat
berguna untuk pemodelan
 Disusun dari nodes (biasanya dalam bentuk
titik) dan branches (biasanya dalam bentuk
garis diantara nodes)
 Nodes → untuk merepresentasikan
komponen dari sistem
 Branches → untuk merepresentasikan
hubungan antara komponen-komponen
tersebut
 Linear graph tidak menggunakan skala,
hanya menggunakan posisi relatif dari
tiap nodes dan branches, tidak perlu
menunjukkan posisi aktual dari tiap
komponen.
 Teori dari linear grafik ini adalah konsep
yang abstrak, disebut linear karena lebih
memperhatikan hubungan antara garis
dan titik tersebut.
 Tujuan dasar dari linear graph ini adalah
menunjukkan ringkasan, gambaran
singkat hubungan dari sistem yang
sesuai dengan masalah.
 Untuk memberikan struktur logika
sebagai kerangka kerja yang bisa
memberikan keterangan dan
menamakan untuk mendapatkan
parameter masalah yang sesuai.
 Sebuah kontraktor ingin memilih rute
untuk memindahkan beberapa
peralatan konstruksi berat dari Chicago
ke Urbana, Illnois.
 Kontraktor menginginkan untuk mencari
rute dengan waktu perjalanan
terpendek.
 Setelah mempelajari peta jalan raya
dan mengkonsultasikan dengan ahli
jalan raya, pilihan yang ada seperti
terlihat pada gambar yang
merupakan linear graph model dari 3
kemungkinan rute.
 Pada gambar nodes menunjukkan kota
dan branches menunjukkan koneksi
jalan raya.
 Angka-angka didekat branches
menunjukkan waktu menyetir dalam
menit.
 Jadi dapat dilihat dari ketiga alternatif
yang menunjukkan waktu tersingkat.
 Rute terbaik:
Chicago – Kankakee – Paxton – Rantoul – Urbana
memerlukan waktu selama 160 menit.

 Pilihan terbaik kedua :


Chicago – Dwight – Urbana
memerlukan waktu 170 menit

 Alternatif terakhir :
melewati Bloomington
membutuhkan waktu selama 200 menit
 Permasalahan dalam pengaturan
jadwal pembangunan rumah.
Contoh Kasus 2
Linear Graph Modelling
 Setiap panah menggambarkan aktivitas
kerja dan ditandai dengan perencanaan
waktu (dalam jam). Arah panah menandai
perintah dimana pekerjaan harus dimulai.
 Contohnya, rangka tidak dapat dibangun
sebelum pekerjaan lantai selesai, namun
dapat dimulai sebelum menyelesaikan
pekerjaan listrik dan pemipaan.
 Model tersebut menunjukkan perintah,
atau tahapan untuk semua pekerjaan dan
lama waktu yang dibutuhkan untuk
menyelesaikan setiap pekerjaan.
 Gambar di atas adalah model grafik linear,
biasanya disebut decision tree.
 Sebuah cabang menggambarkan alternatif
lain yang cocok untuk pengambil keputusan.
 Sebuah titik menandai kejadian lain dimana
sebuah keputusan harus diambil.
 Angka – angka dari hasil peluang
mengindikasikan kemungkinan bahwa hasil
tersebut akan terjadi.
 Hasil akhir ditunjukkan sebagai titik segitiga di
ujung pohon yang menunjukkan nilai untuk
pengambil keputusan untuk setiap
kemungkinan kombinasi kejadian.
 Merupakan bentuk spesifik dari masalah
yang dibuat kedalam persamaan
matematika.
 Membutuhkan deskripsi dan skema
komponen model sebagai alat untuk
menginterpretasikan simbol dan variabel
yang digunakan
 Proses Mathematical model lebih fokus
kepada definisi, konsistensi dari formulasi,
dan kesesuaian dari deskripsi, skema,
simbol dan persamaan jika dibandingkan
dengan keadaan sebenarnya
❑ Model matematik dapat di
pertimbangkan untuk dibuat menjadi
satu komponen permodelan.
❑ Tipikal komponen permodelan tersebut
adalah :
 Komponen Deskriptif
 Komponen skematik
 Komponen definisi simbolik
 Komponen matematik
Descriptive Components
 Model ini mendefinisikan masalah dalam
bentuk kata-kata dalam paragraf.
 Model ini sangat concern dalam
merumuskan masalah dan solusi target.

Schematic Components
 Model ini menggunakan ilustrasi yang
mengintrepetasikan menjadi simbol dan
keterkaitan sesama komponen sistem.
Symbolic Definition Components
 Model ini terdiri dari daftar yang menjelaskan
semua definisi sebuah simbol, variabel,
parameter, dll yang digunakan dalam
formulasi model.

Mathematical Components
 Model ini berdiri berdasarkan alasan
matematis dan prosesnya yang terdiri dari
definisi masalah dan proses solusinya selama
formula proses pengambilan keputusan dalam
kewajaran bahwa input hubungan terbaik dari
definsi masalah menjadi output dari solusi
masalah tersebut.
Sepotong batang lurus dan uniform
akan dibuat dari bahan elastis yang
ringan.
Batang ini akan digantung secara
vertikal pada sebuah tumpuan dan
menahan beban aksial tertentu pada
ujung bawahnya yang bebas dalam
kisaran (range) lendutan (defleksi)
yang tertentu.
 The symbolic definition
› Komponen ini adalah untuk menentukan
definisi dari simbol-simbol yang diperlukan
akan digunakan dalam pemodelan
nantinya
› L = panjang batang (dalam satuan tertentu)
› E = Modulus Young
› dst
› Komponen ini mengidentifikasi parameter
yang mencakup dengan respon dari sistem
dan struktur dari batang
› menetapkan struktur sistem yang
menghubungkan parameter batang
komponen dengan parameter simpul.
 Komponen pemodelan 6 adalah
pernyataan yang menunjukan
bagaimana pemodel ingin membaca
sistem.
 Komponen ini berfokus pada deskripsi
masukan-keluaran sistem dan
menggambarkan proses
penyelesaian untuk model sistem
tersebut.
 Komponen pemodelan 7 adalah
formulasi matematis yang
mengungkapkan variabel-variabel
perancangan Ax dan E.
 Sekarang pemodel dapat menetapkan
suatu kriteria perancangan guna
menguji apakah suatu rancangan
tertentu cocok atau tidak.
 Karena kriteria perancangan terkumpul
satu sisi saja, si perancang harus
menetapkan sistem nilai unuk
memisahkan AxE dari konstanta P´BL/A.
 Model matematis keseluruhan untuk masalah
perancangan sistem diringkaskan pada
Gambar 4.6. ketujuh komponen model
menggambarkan dengan berbagai cara hal-
hal seperti pewujudan tujuan model.
 Sistem model harus mewakili sifat-sifat serta struktur
komponen yang terkandung di dalamnya

 Hubungan dan kegunaan model dalam desain proses


disesuaikan dengan aspek keputusan yang akan diambil.

 Perbedaan antara model matematik dan grafik


› model matematik harus ada pernyataan struktur eksplisit dalam
menggunakan suatu rumus.
› model grafik dapat menggambarkan struktur grafik eksisting.

 Penggunaan model matematik lebih akurat analisa suatu


sistem yang besar dibandingkan dengan model grafik.

Anda mungkin juga menyukai