0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan15 halaman

Model Pembelajaran Terpadu dalam Seni

Model pembelajaran terpadu integrated menggabungkan empat bidang studi utama (matematika, sains, sosial, dan bahasa) dengan menemukan keterampilan, konsep, dan sikap yang saling tumpang tindih. Guru bekerja secara tim untuk mengintegrasikan materi pelajaran dan menghilangkan duplikasi dengan cara selektif meninggalkan bagian kurikulum tradisional. Model ini cocok untuk topik yang melibatkan beberapa bidang studi sekal

Diunggah oleh

Aprido Simamora
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan15 halaman

Model Pembelajaran Terpadu dalam Seni

Model pembelajaran terpadu integrated menggabungkan empat bidang studi utama (matematika, sains, sosial, dan bahasa) dengan menemukan keterampilan, konsep, dan sikap yang saling tumpang tindih. Guru bekerja secara tim untuk mengintegrasikan materi pelajaran dan menghilangkan duplikasi dengan cara selektif meninggalkan bagian kurikulum tradisional. Model ini cocok untuk topik yang melibatkan beberapa bidang studi sekal

Diunggah oleh

Aprido Simamora
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

INTEGRATED

(Terpadu)

Terjemahan dari Buku How To Integrated The Curricula BAB VIII


Oleh Robin Fogarty

Diajukan kepada Prof. Dr. H. Prabowo, [Link]., untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan
dalam Mata Kuliah Pembelajaran Sains Terintegrasi

Oleh:

Aprido Bernando Simamora 17070966002

PROGRAM STUDI S3 PENDIDIKAN SAINS


PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
2018
BAB VIII – Integrated

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala
berkat dan rahmatNya sehingga saya dapat menyelesaikan chapter report yang
berjudul “Integrated” yang diterjemahkan dari buku How to Integrated The
Curricula karangan Robin Fogarty Bab VIII halaman 75 – 80.
Pada kesempatan ini saya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih
yang sebesar-besarnya kepada Prof. Dr. H. Prabowo, [Link]. sebagai dosen
pengampu mata kuliah Pembelajaran Sains Terintegrasi yang telah memberikan
kesempatan dalam penulisan chapter report ini.
Saya menyadari bahwa dalam penulisan chapter report ini masih jauh dari
kesempurnaan. Oleh karena itu, saya mengharapkan kritik dan saran demi
kesempurnaan chapter report ini. Akhirnya saya mengucapkan terima kasih pada
semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan chapter report ini dan
semoga makalah ini dapat menjadi bahan informasi bagi perkembangan ilmu
pengetahuan, khususnya dalam bidang SAINS.

Surabaya, 10 April 2018

Penulis

i
BAB VIII – Integrated

DAFTAR ISI

Kata Pengantar ............................................................................................ i

Daftar Isi .................................................................................................. ii

BAB I Pendahuluan.................................................................................. 1

BAB II Pembahasan.................................................................................... 3

A. Pengertian Pembelajaran Terpadu Model Integrated............................. 4

B. Seperti Apakah Model Integrated Dalam Pembelajaran?....................... 4

C. Seperti Bagaimanakah Model Integrated Dalam Pembelajaran?............ 5

D. Keuntungan Model Integrated................................................................ 6

E. Kelemahan Model Integrated.................................................................. 6

F. Kapan Model Integrated ini Berguna?.................................................... 7

BAB III Penutup

A. Simpulan ................................................................................................ 10

B. Rekomendasi Peta Keterpaduan ............................................................. 10

DAFTAR PUSTAKA ................................................................................. 14

ii
BAB VIII – Integrated

BAB I

PENDAHULUAN

Pendekatan Integratif (terpadu) merupakan rancangan kebijaksanaan

pembelajaran dengan menyajikan bahan-bahan pelajaran secara terpadu, yaitu

dengan menyatukan, menghubungkan, atau mengaitkan bahan pelajaran sehingga

tidak ada yang berdiri sendiri atau terpisah-pisah. Pendekatan terpadu terdiri dari

dua macam : (1) Integratif Internal yaitu keterkaitan yang terjadi antar bahan

pelajaran itu sendiri, dan (2) Integratif Eksternal yaitu keterkaitan antara bidang

studi yang satu dengan bidang studi yang lain. Pembelajaran terpadu adalah

pembelajaran yang mencoba memadukan beberapa pokok bahasan. Salah satu

diantaranya adalah memadukan pokok bahasan atau sub pokok bahasan atau

bidang studi, keterangan seperti ini disebut juga dengan kurikulum, atau

pengajaran lintas bidang studi (Mendikbud 2006).

Pembelajaran terpadu merupakan suatu model pembelajaran yang

membawa pada kondisi pembelajaran yang relevan dan bermakna untuk anak.

Pembalajaran terpadu merupakan media pembelajaran yang secara efektif

membantu anak untuk belajar secara terpadu dalam mencari hubungan-hubungan

dan keterkaitan antara apa yang telah mereka ketahui dengan hal-hal baru atau

informasi baru yang mereka temukan dalam proses belajarnya sehari-hari.

Adapun model-model pembelajaran terpadu sebagaimana yang

dikemukakan oleh Fogarty (1991) yaitu sebanyak 10 (sepuluh) model

pembelajaran terpadu. Kesepuluh model pembelajaran terpadu tersebut adalah: 1)

1
BAB VIII – Integrated

The fragmented model (Model Fragmen), 2) The connected model (Model

Terhubung), 3) The nested model (Model Tersarang), 4) The sequenced model

(Model Terurut), 5) The shared model (Model Terbagi), 6) The webbed model

(Model Jaring Laba-Laba), 7) The threaded model (Model Pasang Benang), 8)

The integrated model (Model Integrasi), 9) The immersed model (Model

Terbenam), dan 10) The networked model (Model Jaringan).

Chapter report ini mengkaji tentang pembelajaran terpadu model

Integrated yang meliputi: 1) Apakah yang dimaksud dengan model integrated? 2)

terihat seperti apakah model integrated itu? 3) terdengar seperti apakah model

integrated itu? 4) apakah keuntungan model integrated? 5) apakah kelemahan

model integrated? 6) kapan model integrated itu berguna? Masing-masing

pertanyaan di atas akan dijelaskan secara rinci pada BAB II dalam chapter report

ini.

2
BAB VIII – Integrated

BAB II

PEMBAHASAN

Untuk melihat kurikulum


Pendekatan interdisipliner ini cocok melalui sebuah kaleidoskop
adalah dua penyusunan ulang
pola dan desain
untuk mata pelajaran dalam topik-

topik dan konsep-konsep yang

tumpang tindih dengan beberapa tim

mengajar (team teaching) dalam

model integrasi yang otentik.

Simbol yang digunakan dalam model ini seperti

tampak pada gambar di bawah ini.

Gambar 2.1 Kaleidoscope – pola dan desain baru yang menggunakan elemen
dasar dari masing-masing disiplin ilmu.

~ Saya sebut pendidikan yang lengkap dan murah


yang sesuai (individu) untuk melakukannya
dengan adil, terampil, dan murah hati semua
kantor, baik swasta maupun umum, damai dan
perang.~
 John Milton

3
BAB VIII – Integrated

A. Pengertian Pembelajaran Terpadu Model Integrated (Terpadu)

Model kurikulum integrasi menggambarkan pendekatan lintas

disiplin ilmu, sama dengan model shared (terbagi). Model integrasi

memadukan 4 (empat) disiplin ilmu yang besar dengan pengaturan

prioritas kurikulum masing-masing dan menemukan keterampilan, konsep, dan

sikap yang tumpang tindih dari keempat disiplin ilmu (matematika, sains, sosial,

dan bahasa).

Seperti pada model shared, integrasi adalah


Contoh:
hasil penyaringan ide dari isi materi pelajaran, tidak Dalam matematika,
sains, studi sosial,
meletakkan sebuah ide atas mata pelajaran seperti seni rupa, praktik
seni, guru mencari
dalam pendekatan tema webbed. Integrasi mulai pola model dan
pendekatan konten
tumbuh dari dalam berbagai disiplin ilmu dan cocok melalui pola-pola ini

dibuat antara mereka sebagai kesamaan yang muncul.

B. Seperti apakah model Integrated dalam pembelajaran?

Pada tingkatan sekolah menengah atau sekolah dasar, suatu

kurikulum terintegrasi dipahami sebagai suatu tim

interdisipliner yang berjuang keras untuk mengatasi suatu

kurikulum yang berlebihan (beban). Sebagai tim, mereka memutuskan untuk

"selektif meninggalkan" bagian dari kurikulum tradisional. Berbekal dengan

prioritas yang bijaksana (hati-hati) untuk disiplin, empat anggota tim mulai

menyelidiki prioritas yang overlapping (tumpang tindih/berlebihan), konsep yang

mendasari disiplin mereka. Satu yang overlap (bagan yang sama) seperti mereka

4
BAB VIII – Integrated

ketahui sejak awal adalah konsep tentang argumen dan bukti. Bekerja dengan baik

dalam matematika, sains, seni bahasa, dan ilmu sosial, itu merupakan langkah

pertama.

Dalam kelas sekolah dasar, sebuah model Integrated mengilustrasikan

elemen kritis dari pendekatan ini, merupakan gerakan seluruh bahasa dalam

membaca, menulis, mendengarkan, dan keterampilan berbahasa yang tumbuh dari

pendekatan holistik, program berbasis literatur yang menyentuh semua energi dari

pelajar dan disiplin ilmu. Seluruh bahasa dalah filosofi pembelajaran yang

mencakup kurikulum terintegrasi sebagai lawan dari tradisional, model

fragmented di mana setiap mata pelajaran ditujukan secara terpisah dan terpisah

dari yang lain, model integrasi seperti seuruh bahasa dirancang dengan pelajar

sebagai fokus, sementara model fragmented dirancang dengan isi sebagai titik

fokus.

C. Terdengar seperti apakah model Integrated itu?

M.C. Richards mengatakan bahwa "kecuali kita mendidik

untuk keutuhan secara pribadi dan keutuhan planet bumi

kita, kita tidaklah benar-benar cerdas. Dalam mata pelajaran di sekolah, kita

memiliki kesempatan untuk mempelajari manusia sebagai sebuah keluarga, dan

hati sebagai tubuh keluarga itu. Kita memiliki kemungkinan untuk

mengembangkan kurikulum yang seperti peta mimpi dan sejarah, peta

interkoneksi. Metode interdisipliner mencoba untuk menghindari penekanan pada

setiap bagian dan mengacaukan yang lainnya.”

5
BAB VIII – Integrated

D. Apakah Keuntungan dari Model Integrated?

Keuntungan yang berbeda dari model terintegrasi adalah

memudahkan pelajar karena mengarah pada

keterhubungan dan saling keterkaitan antara berbagai disiplin ilmu. Model

integrated membangun pemahaman lintas departemen dan menumbuhkan

apresiasi pengetahuan dan keahlian staf. Model integrasi, setelah berhasil

dilaksanakan, mendekati lingkungan pembelajaran yang ideal untuk sebuah

keterpaduan eksternal dan untuk fokus integrasi pelajar secara internal. Model

integrasi juga disertai dengan faktor motivasi yang melekat pada siswa dan ide-ide

mendapatkan momentum dari kelas ke kelas.

E. Apakah Kelemahan dari Model Integrated?

Sebuah kesulitan, model ini sulit untuk diimplementasikan

secara penuh. Model terintegrasi ini memerlukan staf

yang sangat terampil, yakin akan prioritas konsep, ketrampilan, dan sikap yang

meliputi kedisiplinan mereka masing-masing. Sebagai tambahan, kurikulum

terintegrasi memerlukan tim interdepartemen dengan blok waktu perencanaan dan

pengajaran bersama, yang berarti restrukturisasi jadwal. Kurikulum integrasi

dengan perhatian secara eksplisit pada prioritas konseptual dari masing-masing

disiplin ilmu dan membutuhkan komitmen dari banyak sumber daya.

6
BAB VIII – Integrated

F. Kapan Model Integrated ini berguna?

Model terintegrasi ini sangat tepat digunakan dengan

tim lintas departemen yang bersedia dan berkomitmen

terhadap waktu dan energi. Hal itu akan sangat membantu untuk memulai dengan

suatu proyek percobaan kecil seperti unit 3 (tiga) sampai 4 (empat) minggu. Pada

waktu menulis kurikulum, merilis rancangan waktu selama semester yang paling

mungkin diperlukan untuk sepenuhnya mengeksplorasi model ini.

Setelah percontohan pada tempatnya, komitmen tim selanjutnya dapat dibuat.

Tetapi, perlu kecermatan yang dibutuhkan di sini. Hal ini tidak dianjurkan bagi

sekolah untuk mengadopsi model ini sebagai pembaharuan seluruh sekolah tanpa

terlebih dahulu memberikan pemikiran yang serius. Ingat, relawan yang

berkomitmen di seluruh departemen merupakan elemen penting untuk model

kompleks ini. Akhirnya, sebagai anggota tim bekerjasama belajar tentang disiplin

ilmu lain dan anggota tim lainnya, unit dapat direncanakan untuk waktu yang

cukup lama. Tetapi ini adalah proses bertahap untuk membangun kepercayaan

sebagai tim desainer kurikulum.

7
BAB VIII – Integrated

Sementara itu, selama musim panas,


pertemuan di sekolah yang penuh perhatian,
dan bersemangat penuh , Sue, Tom, Maria,
Bob, dan Priscilla mengeksplorasi kemungkinan
dan mencari pasangan yang cocok.

Saya menyukai model webbed yang kami coba Ya, saya setuju denganmu, Sue.
tahun lalu. Tetapi terkadang, saya merasa seperti Tetapi bagaimana jika kita hanya
saya telah memanipulasi dan membuat konten menemukan beberapa wilayah asli yang
saya sedikit. Bagaimana jika kita mencoba tumpang tindih?
pendekatan tim interdisipliner yang penuh tahun Bagaimana kita mencapai hal itu tanpa secara
ini dan mencari tumpang tindih yang alami? sengaja merusak prioritas kita yang
sebenarnya?
Mari kita coba pendekatan terintegrasi hanya
dalam sebuah uji coba. Saya akan
merencanakan segmen tiga minggu ...

Saya pikir saya tahu apa yang Anda maksud, Tom.


Pertama-tama kita harus melihat prioritas konten
individu kita dan kemudian menggeser konsep-
konsep, ide-ide, dan sikap yang memiliki elemen
C O N yang
T Otumpang
DNA,
H tindih. misalnya, unit saya tentang
selain dari informasi teknisbersama-
tentang rekayasa
Tim interdisipliner atau tingkat kelas membawa prioritas konseptual mereka
genetik ada
sama, mencari tumpang tindih dalam konsep-konsep, masalah moral dan etika. dan
keterampilan-keterampilan,
sikap-sikap
Wah, serta
itu ide yang konten dari konsep-konsep. Isu-isu itu mungkin tumpang tindih dengan studi
mengasyikkan!
Saya suka dimulai dari inti setiap disiplin sosial dan seni bahasa. Ada juga sejumlah konsep
dan kemudian mencari konsep yang matematika yang melekat pada model DNA
tumpang tindih. Mari kita lakukan!
MATEMATIKA SAINS

Penemuan-penemuan:
Bola lampu
Telepon
Bisnis Gramofon
Laba/rugi Kode morse
Formulir pajak Listrik
Pengungkit 8
Upah Katrol
Penyediaan dan
Block & Tackle
kebutuhan (kerekan)
Bursa saham
Perangkat hemat kerja

Kreativitas BAB VIII – Integrated


- Keahlian
Analisis - Prestasi Penemuan
(Masyarakat &
Produk)
- Penelitian dan data

Penelitian: Penemu
Memperhatikan Bell
Mengkoreksi Edison
Penelitian
Dampak dari telepon
Analisis:
Tema, karakter Usaha bebas
pengaturan, konflik BAB III Robber-barons

PENUTUP
BAHASA SENI ILMU SOSIAL

A. Simpulan Catatan & Refleksi


Dengan menggunakan prioritas konten mereka, anggota tim melihat di luar topik ke
konsep, keterampilan, sikap yang
Kurikulum model merekamenggambarkan
integrasi targetkan dalampendekatan
disiplin ilmulintas
mereka yang
disiplin
terpisah. Dengan berbekal dasar ini, tim mencari ide yang tumpang tindih yang muncul
sebagai
ilmu, landasan umum di antara
yang memadukan empat disiplin
4 (empat) disiplin. kemiripan
ilmu yangmuncul
besar dari bagian
dengan konten.
pengaturan

prioritas konten dan melihat lebih jauh tentang topik dan konsep, keterampilan,

dan sikap yang menjadi target dalam disiplin ilmu masing-masing, selanjutnya

mencari ide-ide yang tumpang tindih yang muncul sebagai landasan bersama.

Kesamaan muncul dari potongan konten.

Model terintegrasi memudahkan pelajar karena mengarah pada

keterhubungan dan saling keterkaitan antara berbagai disiplin ilmu, membangun

pemahaman lintas departemen dan menumbuhkan apresiasi pengetahuan dan

keahlian. Model ini sulit untuk diimplementasikan secara penuh karena

memerlukan staf yang sangat terampil, yakin akan prioritas konsep, keterampilan,

dan sikap yang meliputi kedisiplinan mereka masing-masing.

B. Usulan Peta Keterpaduan

9
BAB VIII – Integrated

Rekomendasi yang dapat dibuat oleh penulis dalam hal ini adalah

membuat diagram pembelajaran terpadu model Integrated, yaitu memilih empat

disiplin ilmu yang berbeda yaitu Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (Sains),

Ilmu Sosial dan Bahasa Seni. Langkah awal yang dilakukan adalah analisis

Standar Kompetensi dari masing-masing Mata pelajaran:

10
BAB VIII – Integrated

Analisis Kompetensi Dasar antar mata pelajaran dalam satu tema


Konsep : Penyelesaian masalah
Jenjang : SMP /VII
BAHASA
MATEMATIKA IPA IPS
INDONESIA
3.1 membandingkan 3.1 Memahami konsep 3.4 3.1 Memahami
dan mengurutkan pengukuran berbagai Mengidentifikasi aspek keruangan
berbagai jenis bila- besaran yang ada pada teks hasil observasi, dan konektivitas
ngan serta menerap- diri, makhluk hidup, tanggapan antar ruang dan
kan operasi hitung dan lingkungan fisik deskriptif, eksposisi, waktu dalam
bilangan bulat dan sekitar sebagai bagian eksplanasi dan lingkup regional
bilangan pecahan dari observasi, serta cerita pendek baik serta perubahan
dengan memanfaat- pentingnyaperumusan melalui lisan dan keberlanjutan
kan berbagai sifat satuan terstandar (baku) maupun tulisan kehidupan manusia
operasi dalam pengukuran

MATEMATIKA IPA

Operasi pada Pengukuran besaran


bilangan pecahan dan satuan
Konversi satuan

Penjumlahan Penyelesaian pelaporan


masalah

Membaca grafik
Keadaan penduduk Teks hasil observasi
Indonesia

IPS BAHASA INDONESIA


11
BAB VIII – Integrated

Daftar Pustaka

Fogarty, R. 1991. How To Integrate the Curricula. USA: Skylight Publishing. Inc.

12

Anda mungkin juga menyukai