UNTUK MEMENUHI TUGAS AKHIR
Translasi, Refleksi, Rotasi,
Dilatasi
Transformasi
Gerometri
Kici Remafasare
2016121036
Tujuan Pembelajaran
1. Mampu menganalisis dan
membandingkan transformasi
dan komposisi transformasi
dengan menggunakan
matriksnya
2. Mampu Menyelesaikan masalah
yang berkaitan dengan matriks
transformasi geometri (translasi,
refleksi, dilatasi dan rotasi)
Perhatikan Percakapan di bawah
Nak, Ini sudah malam
loh, ayo berhenti nonton
transformers nya
iya ma, sebentar lagi
ya, lagi seru!
Perhatikan Cuplikan
video berikut !
Setelah melihat cuplikan tadi,
apakah kalian dapat
mengemukakan pendapat apa
itu transformers ?
apakah hanya mobil ?
Atau juga robot ?
atau kah keduanya ?
kemukakan pendapatmu tentang
perubahan yang terjadi di cuplikan
tersebut
Jika kalian menebak mobil itu berubah menjadi
robot, perubahan apa sih yang terjadi ?
Transformasi dapat di artikan sebagai
perubahan bentuk
Dari bentuk awal yang jika di
impelmantasikan ke sistem
koordinat (x,y)
ke bentuk baru, yang bisa
disebut (x', y')
Maka, dapat disimpulkan transformasi geometri adalah
ilmu ukur cabang ilmu matematika yang membahas
perubahan geometri dengan penentuan titik-titik baru
dari suatu titik, garis, sudut, bidang, dan ruang
Apakah kalian sudah mengerti
definisi dari transformasi ?
Buatlah arti dari transformasi geometri di buku
mu, lalu bandingkan dengan transformers
Bagian dari transformasi
Geometri
Translasi Refleksi
Rotasi Dilatasi
Translasi
Perhatikan gambar berikut ini !
Menurt Anda bagainama cara kerja
mainan di Atas ?
Bayangkan misal anda, memainkannya dari atas
tangga, lalu turun, maka terjadi perubahan ?
diskusikan dengan teman sebangku mu, tentang
ilustrasi diatas, dan mengapa disebut translasi ?
Dalam bahasa Ilmiah
Translasi merupakan perubahan objek
dengan cara menggeser objek dari satu posisi
ke posisi lainnya dengan jarak tertentu.
Penentuan hasil objek melalui translasi cukup
mudah, caranya hanya dengan menambahkan
absis (x) dan ordinat (y) dengan jarak tertentu
sesuai dengan ketentuan.
Jika seandainya, puncak perosotan adalah
titik asal (x, y) dan ujung perosotan adalah
titik bayangannya (x', y'). dan perpindahan
sejauh posisi titik disebut (a, b). maka
didapatkan rumus umumnya,
Sebuah titik pada awalnya terletak pada titik
P(x, y). Setelah mengalami translasi pertama,
letak titik P(x, y) menjadi berada di titik P'(x +
a, y + b).
Translasi kedua membuat titik P(x, y) menjadi
terletak pada titik
P”(x + a + p, y + b + q).
Sebagai contoh sederhana, translasi titik P(2,
5) oleh T(1, 4) akan merubah letak titik P
menjadi berada pada titik P'(2+1. 5+4) = P'(3, 9)
Bebrapa jenis translasi yang perlu
diketahui
Maka, Dapat disimpulkan.
Translasi adalah perubahan
............... dari ............... ke
................. namun .................
masih tetap sama.
Contoh soal Translasi
Latihan soal
1
2
3
4
5
Refleksi
Gambar a Gambar b
Menurut kalian, dari gambar diatas
yang manakah refleksi (pencerminan) ?
apakah gambar a ? atau gambar b?
sebagai informasi, refleksi ini
Bukan titik refleksi pada telapak
kaki loh ya
Refleksi dalam transformasi geometri ini dapat
dikatakan pencerminan loh.
Apakah kalian tahu ini ?
Pasti di rumah kalian ada,
buat apa nih bendanya?
Nah, refleksi ini memindahkan semua
titik dengan menggunakan sifat
pencerminan pada cermin datar.
Definisi Refleksi
Coba lihat garis biru dan titik-titik merah pada gambar
di samping. Garis biru dan titik-titik merah tersebut
berpindah dengan cara seperti halnya suatu objek
dihadapkan pada cermin datar.
Dapat dilihat bahwa jarak setiap titik yang dicerminkan
terhadap garis akan sama dengan jarak bayangannya
terhadap garis tersebut. Jika kumpulan titik-titik
dihubungkan menjadi garis, lalu dicerminkan terhadap
garis tegak, maka garis hasil pencerminan akan
terbalik dari garis asli.
Sebuah objek yang mengalami refleksi akan
memiliki bayangan benda yang dihasilkan oleh
sebuah cermin. Hasil dari refleksi dalam bidang
kartesius tergantung sumbu yang menjadi
cerminnya
kalian bisa diskusikan dengan teman
sebangku, bagaimana cara menjelaskan
refleksi-refleksi digambar ?
Terdapat 6 rumus umum refleksi (Pencerminan)
terhadap garis
Selain refleksi terhadap garis diatas, titik dan kurva
juga dapat direfleksikan terhadap suatu garis
y=mx+k. Berikut refleksinya:
Refleksi Terhadap Sumbu X dan Sumbu Y
Rumus refleksi Matematika yang satu ini berlaku
jika refleksi terjadi terhadap sumbu X dan
sumbu Y.
konsep dari pencerminan, yaitu jarak objek ke
cermin = jarak bayangan ke cermin.
Jika cermin diibaratkan sebagai sumbu X, rumus
refleksi Matematika terhadap sumbu X adalah
(x, y) (x,- y)
Rumus refleksi Matematika terhadap sumbu Y
adalah sebagai berikut:
(x, y) (-x, y)
Refleksi Terhadap Garis Y = X dan Y = -X
Refleksi Matematika terhadap garis
Y = X dan Y = -X.
Pada garis Y = X dan Y = -X, rumus refleksi
Matematikanya adalah berikut:
→
(x, y) (xˡ, yˡ)
Dengan keterangan:
xˡ = y dan yˡ = x pada garis Y = X
xˡ = -y dan yˡ = -x pada garis Y = -X
jika dimemiliki titik potong (4, 2) refleksi terhadap
garis Y = X dan Y = -X adalah seperti dalam
gambar berikut:
Refleksi Terhadap Garis X = H dan Y = K
Refleksi Matematika terhadap garis X = H dan Y =
K, Rumus refleksi Matematikanya begini, guys.
Refleksi terhadap garis X = H
→
(x, y) (2H – x, y)
Refleksi terhadap garis Y = K
→
(x, y) (x, 2K – y)
Refleksi Terhadap Titik Asal 0 (0, 0)
Refleksi Matematika terhadap titik asal 0 atau (0,
0). rumus refleksi terhadap titik asal 0 atau (0, 0)
adalah sebagai berikut.
→
(x, y) (-x, -y)
Seperti gambar di bawah ini:
Maka, refleksi adalah
transformasi yang memindahkan
.............. terhadap suatu ............
yang ...............tersebut dan hasil
............................ berjarak ..............
terhadap garis tersebut.
Contoh soal
Latihan Soal
Tentukan bayangan Segitiga ABC dengan
titik sudut A(6, 5), B(4, 3), dan C(7, 2) jika :
1. Dicerminkan terhadap sumbu x
2. Dicerminkan terhadap sumbu y
3. Dicerminkan terhadap garis y = x
4. Dicerminkan terhadap garis y = -x
5. Dicerminkan terhadap titik 0
6. Dicerminkan terhadap sumbu x,
dilanjutkan dengan pencerminan
terhadap garis y = x
7. Dicerminkan terhadap sumbu y,
dilanjutkan dengan pencerminan
terhadap titik 0
Rotasi
Kalian pernah pergi ke pasar malam nggak?
Bukan pergi ke pasar pada malam hari lho, ya.
Maksudnya pasar malam itu, pasar yang ada di
malam hari tapi lokasinya di sekitar pemukiman
rumah warga, misalnya di lapangan gitu.
Kalau pernah, coba perhatikan
salah satu permainan yang ada di
pasar malam deh, Seperti ini.
Apakah nama permainan ini ?
Bianglala tersebut merupakan sebuah
contoh dari rotasi dalam transformasi
geometri.
Prinsipnya ialah yakni dengan memutar
terhadap sudut dan titik pusat tertentu
yang memiliki jarak sama dengan setiap
titik yang diputar. Namun perlu di ingat
bahwa rotasi itu tidak dapat mengubah
ukuran.
Bisa dilihat diatas, bagian berwarna kuning
dan hijau berpindah posisi sesuai
perpuatan permainan tersebut.
menurutmu bagaimana cara kerja
permainan tersebut ?
Diskusikanlah dengan temanmu
Definisi Rotasi
Rotasi atau perputaran adalah sebuah
perputaran pada bidang datar yang ditentukan
oleh sebuah titik pusat rotasi, arah rotasi, dan
besar sudut rotasi
Rotasi dinotasikan dengan R (P,a) dimana P =
pusat rotasi, dan a = besar sudut rotasi. Sudut
rotasi berada di antara garis yang
menghubungkan titik asal, dengan pusat rotasi
sehingga menghubungkan titik bayangan dan
pusat rotasi.
Arah putaran searah dengan putar jarum jam,
disepakati sebagai arah negatif (-a), sedangkan
arah putar jarum jam yang berlawanan adalah
arah putar positif (a).
Titik A berotasi 90 derajat
berlawanan arah jarum jam.
Dalam diagram cartesius, bentuk-bentuk
rotasi sebagai berikut:
Sudut-sudut istimewa yang perlu diingat.
Ada beberapa Rumus dari rotasi, yaitu:
1. Rotasi 90° derajat dengan pusat (a, b): (x,y) maka (-y + a
+ b, x – a + b)
2. Rotasi 180° derajat dengan pusat (a,b) : (x,y) maka (-x
-2a, -y +2b)
3. Rotasi sebesar -90° derajat dengan pusat (a, b) : (x, y)
maka (y – b + a, -x + a + b)
4. Rotasi sebesar 90° derajat dengan pusat (0, 0) : (x, y)
maka (-y,x)
5. Rotasi 180° derajat dengan pusat (0,0) : (x, y) maka (-x, -
y)
6. Rotasi sebesar -90° dengan pusat (0,0) : (x, y) maka (y, -x)
Contoh Soal
Latihan Soal
Tentukan koordinat titik-titik oleh
rotasi R dengan sudut a dan pusat P
serta arah rotasi berikut.
1. Titik A(2, 1) dengan sudut a = 90 derajat berlawanan
arah jarum jam dan pusat rotasinya P(0, 0)
2. Titik B(-1, 3) dengan sudut a=90 derajat searah
jarum jam dan pusat rotasinya P(1, 1)
3. Titik C(-2, -1) dengan sudut a = 180 derajat
berlawanan jarum jam dan pusat rotasinya P(2, -1)
4. Titik D(3, -5) dengan sudut a = 270 derajat
berlawanan jarum jam dan pusat rotasinya P(-2, 3)
5. Titik E(2, 2) dengan sudut a = 45 derajat searah
jarum jam dan pusat rotasinya P(-1, -2)
Dilatasi
Apakah kalian punya pesawat mainan ?
Lalu, apakah kalian pernah melihat pesawat
sebenarnya ?
jika pernah apa yang berbeda diantara mainan
dan asli ? Apa pendapatmu ?
Perbandingan Pesawat mainan dan
bentuk aslinya
Peswat miniatur
Pesawat dalam bentuk Asli
Jauh sekali kan perbedaan ukurannya. bisa
berlipat-liipat dan berkali-kali ukurannya.
Nah, itulah yang disebut sebagai Dilatasi.
Dilatasi dapat dipahami sebagai bentuk
pembesaran atau pengecilan dari titik-titik yang
membentuk sebuah bangun.
Atau
Jika dalam transformasi pada translasi, refleksi,
dan rotasi hanya dengan mengubah posisi
benda. Maka dilatasi melakukan transformasi
geometri dengan merubah ukuran bendanya.
Ukuran benda yang dapat menjadi lebih besar
atau lebih kecil. Perubahan ini bergantung pada
skala yang akan menjadi faktor pengalinya (faktor
dilatasi).
Titik dilatasi merupakan titik yang menentukan
posisi suatu dilatasi. Titik dilatasi menjadi titik
pertemuan dari semua garis lurus
menghubungkan antara titik-titik dalam suatu
bangun ketitik-titik hasil dilatasi.
Contoh dibawah merupakan dilatasi segitiga ABC
yang faktor dilatasinya sejauh O. memiliki hasil
segitiga A'B'C'.
Faktor dilatasi merupakan faktor perkalian
suatu bangun geometri yang didilatasikan.
Faktor ini menunjukkan seberapa besar hasil
dilatasi terhadap bangun geometrinya dan
dinotasikan dengan k.
Nilai k > 1 atau k < -1 menunjukan hasil dilatasi
lebih besar dari geometrinya. Nilai -1 < k < 1
menunjukkan hasil dilatasi lebihkecil dari
geometrinya.
Tanda positif mengartikan geometri dan hasil
dilatasi berdampingan di salah satu sisi titik
dilatasi. Sedangkan tanda negatif mengartikan
geometri dan hasil dilatasi saling terbalik dan
berlainan sisi di titik dilatasi.
Konsep Dilatasi
Dengan ketentuan:
1. k adalah titik dilatasi
2. A salah satu titik geometri
3. A' hasil dilatasi titik
Rumus Dilatasi adalah:
[Link] titik A ( a , b ) dengan pusat (0, 0) dan
faktor dilatasi m.
Dilatasi dengan pusat (0, 0) dan faktor dilatasi k.
[Link] titik A ( a , b ) dengan pusat P(a, b) dan
faktor dilatasi m
Dilatasi dengan pusat P(a, b) dan faktor dilatasi k
Contoh Soal
Latihan Soal
1. Tentukanlah bayangan titik A(1, 2) bila
didilatasikan dengan skala 2 dan pusat O(0,
0) dilanjutkan dengan dilatasi dengan skala
-3 dan pusat O(0, 0) !
2. Tentukanlah bayangan segitiga ABC dengan
koordinat A(2, 0), B(-3, 3) dan C(8, 0) bila
didilatasikan dengan faktor skala -3 dan
pusat P(1, 1) !
3. Sebuah garis 3x-5y+15=0 didilatasikan
dengan faktor k=5 dan pusat dilatasi pada
titik O(0, 0). Tentukanlah bayangannya !
SOAL EVALUASI