0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
178 tayangan6 halaman

Pengertian dan Fungsi Printer

Printer adalah perangkat keras yang digunakan untuk mencetak data dari softcopy menjadi hardcopy. Terdapat berbagai jenis printer seperti impact, thermal, inkjet, laser, dan multifungsi, yang bekerja dengan cara mencetak data elektronik menggunakan titik-titik tinta atau panas. Printer dapat mencetak berbagai dokumen, foto, poster, dan stiker.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
178 tayangan6 halaman

Pengertian dan Fungsi Printer

Printer adalah perangkat keras yang digunakan untuk mencetak data dari softcopy menjadi hardcopy. Terdapat berbagai jenis printer seperti impact, thermal, inkjet, laser, dan multifungsi, yang bekerja dengan cara mencetak data elektronik menggunakan titik-titik tinta atau panas. Printer dapat mencetak berbagai dokumen, foto, poster, dan stiker.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Pengertian Printer

Printer adalah perangkat keras jenis output yang digunakan untuk mencetak data dari yang
semula berupa softcopy menjadi hardcopy.
Dalam pengertian lain printer juga diartikan sebagai alat yang bisa menampilkan data ke
dalam bentuk cetakan bisa berupa gambar, grafik maupun teks di atas kertas.
Kata printer sendiri berasal dari Bahasa Inggris “Print” yang berarti “Cetak” karena sesuai
dengan fungsinya yaitu untuk mencetak. Sementara dalam dunia komputer, printer
termasuk dalam perangkat peripheral tambahan untuk menampilkan tulisan diatas media
cetak.

Fungsi Printer
Pada dasarnya, fungsi dari printer yang Anda miliki adalah untuk mencetak dokumen
elektronik menjadi dokumen fisik seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, akan tetapi
ketika Anda akan membeli printer, pastikan printer yang Anda beli merupakan printer yang
berkualitas. Berikut ini adalah beberapa fungsi printer secara spesifik yang dapat
mempermudah kegiatan Anda :

1. Mencetak Dokumen
Yang paling utama dari fungsi printer adalah untuk mencetak dokumen. Ada berbagai
macam dokumen yang biasa dicetak menggunakan bantuan alat ini seperti transkip,
makalah, naskah, surat, ataupun tugas-tugas kuliah. Biasanya dokumen tersebut akan
dibuat terlebih dahulu di Microsoft Office untuk kemudian dicetak menggunakan printer.

2. Mencetak Foto
Selain dokumen, printer juga kerap kali digunakan untuk mencetak foto berbagai macam
ukuran. Bahkan ada beberapa jenis printer dan merk tertentu yang menawarkan hasil cetak
foto berkualitas dengan detail yang sangat tajam.
Untuk printer yang digunakan disini adalah jenis printer berwarna dengan resolusi tinggi.
Sehingga hasil cetak foto yang diharapkan bisa sangat memuaskan

3. Mencetak Banner/Spanduk/Poster
Untuk menunjang percetakan dalam berbagai media, turut dikembangkan printer berukuran
besar yang biasa dikenal dengan sebutan plotter.
Jadi jenis printer besar ini biasanya digunakan untuk mencetak baner dan spanduk dalam
berbagai ukuran serta mampu mencetak dengan resolusi yang tinggi.
4. Mencetak Sablon dan Stiker
Selain mencetak menggunakan kertas, printer juga bisa digunakan untuk mencetak di media
lain seperti kain dan stiker. Terlebih lagi jenis sablon saat ini sudah banyak berkembang,
Anda bisa mendapatkan sablon dengan berbagai motif.

5. Merangkap alat pemindai (scanner)


Selain mencetak, perkembangan printer saat ini juga bisa merangkap sebagai alat scanner
atau pemindai kertas. Perpaduan fungsi ini menjadi terobosan menarik sehingga banyak
digunakan di berbagai instansi mulai perkantoran, rumah sakit, maupun Pendidikan.

Sejarah Perkembangan Printer


Teknologi printer sesungguhnya sudah dimulai sejak tahun 1938. Printer ini pertama kali
dibuat oleh seorang inventor bernama Chester Carlson. Pada mulanya Carlson membuat
sebuah printer kering yang disebut dengan electrophotography yang disebut dengan Xerox.

 Perkembangan dari komputer selanjutnya terjadi pada 1953. Pada tahun ini telah
ditemukan sebuah printer dengan kecepatan tinggi. Printer dengan kecepatan tinggi
ini telah dibangun oleh Remington Rand. Teknologi ini merupakan teknologi yang
dibangun untuk Univac Computer.
 Pada tahun 1969 muncul teknologi printer laser yang disebut dengan EARS dan
dibangun di Xerox Pali Alto Research. Pembuatan teknologi printer laser ini selesai
pada tahun 1971. Jenis printer dikembangkan dengan menggunakan teknologi
printer tradisional yang ditambah dengan laser.
 Di tahun 1976, kemudian IBM membuat IBM 3800 yang merupakan printer dengan
teknologi printing kecepatan tinggi yang pertama yang dibangun dengan teknologi
laser dan electrophotography. Printer ini disebut dapat melakukan printing hingga
100 kali setiap menitnya.
 Di tahun yang sama, 1976, muncul lagi sebuah teknologi printer yang baru yang
disebut dengan printer inkjet seperti yang dikenal saat ini. Akan tetapi
pengembangan printer ini membutuhkan waktu hingga 12 tahun agar printer inkjet
ini bisa menjadi printer rumahan seperti saat ini.
 Di tahun 1992, muncul kembali sebuah teknologi printer baru yang disebut dengan
teknologi deskjet inkjet printer. Jenis printer rini merupakan printer yang dirilis oleh
Hewlett Packard dan merupakan sebuah printer 600 x 600 dot pertama yang ada di
dunia.

Jenis-Jenis Printer
Berdasarkan teknologi pencetakannya, Peranti printer biasanya dikelompokkan menjadi:
1. Printer Impact

Sumber gambar: [Link]

Printer jenis ini sering disebut hammer, karena pencetakan dilikukan dengan
memukulkan sekelompok pin (jarum) ke pita tinta. Jumlah pin yang ada berkisar antara 9
hingga 24 pin. Semakin banyak pin, maka hasil cetakan lebih halus, meskipun tak sehalus
hasil cetakan printer ink-jet atau laser. Yang termasuk dalam kategori printer impact adalah

 Dot matrik (printer yang menggunakan kepala cetak berupa sekumpulan jarum)
 Daisy wheel (printer yang menggunakan roda yang berisi karakter-karakter)
 Line printer (printer yang mencetak satu baris per waktu).

Karakteristik yang membedakan printer-printer jenis ini adalah sebagai berikut:

 Kecepatan printer impact dinyatakan dalam CPS (charakter per-second), yang


besarnya berkisar dari sekitar 50 sampai 500 cps.
 Kualitas pencetakan bergantung pada jumlah pin yang dimiliki oleh printer.
 Printer dot matric yang terbagus memiliki 24 pin dapat menghasilkan cetakan
mendekati ketikan (letter quality)

2. Printer Thermal
Sumber gambar: [Link]
pid=ImgDet&rs=1
Printer thermal merupakan pilihan terbaik bagi keluaran yang merupakan cetakan
berwarna berkualitas tinggi. Untuk menghasilkan cetakan berwarna, printer thermal
memerlukan kertas berlapis lilin atau parafin dan panas yang akan membakar titik-titik
kertas tersebut. Untuk cetakan hitam putih, printer thermal tak memerlukan kertas berlilin.
Printer thermal merupakan printer yang mahal, dan memerlukan kertas yang mahal, tetapi
karena keindahan cetakannya, tak mengherakan bila banyak dipergunakan untuk mencetak
foto, cover CD, dan membuat cetakan-cetakan yang diinginkan becitra eksklusif.

3. Printer Ink-Jet
Sumber gambar: [Link]
[Link]

Printer Ink-jet adalah printer yang memberikan cetakan dengan cara menyemprotkan
titik-titik tinta yang bermuatan listrik ke kertas cetakan. Harga printer ini murah
dibandingkan printer laser, tetapi kualitas dan kecepatan pencetakannya lebih rendah
dibanding printer laser. Dibandingkan dengan printer impact, printer ink-jet tidak berisik
dengan kualitas cetakan lebih tinggi. Namun biaya operasionalnya lebih tinggi. Tinta yang
digunakan pada ink-jet relatif mudah larut pada air. Terutama tinta refill yang dapat
digunakan untuk mengisi ulang catridge printer ink-jet
4. Printer Laser

Sumber gambar:
[Link]
g
Printer laser merupakan jenis printer yang harganya relatif mahal, tetapi dapat
memberikan hasil cetakan yang terbagus. Printer dirancang untuk main frame mermiliki
kecepatan sekitar 229 halaman per-menit. Sedangkan printer untuk PC memiliki kecepatan
sekitar 4 sampai dengan 25 halaman per menit.

5. Printer Multifungsi

Sumber gambar:
[Link]
pg
Printer multifungsi adalah jenis printer yang memiliki berbagai fungsi lainnya misalnya
memiliki kemampuan sebagai mesin fotocopy, berfungsi sebagai scanner, dan bahkan
kadang-kadang sebagai mesin fax. Printer jenis ini memang lebih menghemat biaya dan
tempat dibandingkan dengan membeli mesin-mesin dengan kemampuan tunggal. Namun,
kelemahan printer multifungsi ini bila mesin ini rusak maka berbagai fungsi-fungsi tadi
menjadi tak akan ada yang bekerja.
Cara Kerja Printer

Untuk cara kerjanya, printer dapat bekerja dengan menggunakan listrik untuk mencetak
dokumen. Selain itu, untuk bisa mencetak dokumen, maka data elektronik harus dikirimkan
dari komputer ke printer yang Anda miliki.
Untuk mengirimkan data elektronik ini dibutuhkan software seperti software pemrosesan
teks, software pemrosesan gambar dan software lainnya yang memberikan fitur untuk
melakukan pencetakan. Dari software ini, biasanya Anda bisa menemukan fitur print untuk
memulai pencetakan.
Ketika Anda menekan tombol print ini, maka akan keluar dialog box untuk melakukan
pengaturan mengenai kegiatan printing yang akan Anda lakukan, mulai dari banyaknya
jumlah copy, jenis print apakah hitam putih ataupun warna, setting margin dan lain-lainnya.
Begitu Anda sudah melakukan seting, maka langkah terakhir adalah dengan melakukan
pencetakan. Tekan tombol Print yang ada pada dialog box yang sudah di setting tadi dan
dokumen elektronik yang Anda inginkan bisa keluar dari print yang Anda miliki.

Sumber:
[Link]
[Link]

Common questions

Didukung oleh AI

Laser printers generally have a higher initial cost compared to inkjet printers but offer superior print quality and speed, which justifies their price, especially for companies prioritizing professional, high-volume document printing . They produce sharp, clean text and high-quality images efficiently, making them cost-effective over time due to lower per-page printing costs and less frequent need for consumables . Despite their high upfront cost, the balance of high-quality output and operational efficiency makes them attractive for businesses .

Printer technology advancements have significantly enhanced educational and corporate environments. Multifunction printers allow institutions to consolidate printing, scanning, and copying tasks, saving space and costs . High-speed and high-resolution printing improve productivity and enable detailed outputs required for presentations and documentation . Inkjet and laser printers offer options for varying budget and quality needs, facilitating diverse applications from simple document printouts to high-detail reports and visuals. Overall, these innovations optimize workflow efficiency and resource allocation .

The development of printer technology began in 1938 with Chester Carlson's invention of electrophotography, also known as Xerox . In 1953, Remington Rand developed a high-speed printer for the Univac computer . The laser printer, developed at Xerox Palo Alto Research Center, was first prototyped in 1969 and completed in 1971, integrating traditional printer technology with laser . IBM then released the IBM 3800 in 1976, a high-speed printer utilizing laser and electrophotography technology, capable of printing up to 100 pages per minute . The same year marked the inception of inkjet printers, although it took 12 years for them to become household items . Finally, in 1992, Hewlett Packard introduced the 600 x 600 dot deskjet inkjet printer, marking a significant advancement in printing technology .

Inkjet printers generally have a lower upfront cost and use liquid ink, which can be more environmentally friendly due to lower energy consumption during operation compared to laser printers, which require heating elements to fuse toner . However, inkjet printers often need frequent cartridge replacements, potentially contributing to e-waste if cartridges aren't recycled . Contrarily, laser printers commonly have higher energy use but longer-lasting toner cartridges, which could reduce waste if managed properly, though their complex internal components might complicate recycling .

Impact printers, often referred to as hammer printers, operate by striking pins against an ink ribbon to imprint characters on paper. They are characterized by a number of pins ranging from 9 to 24, with more pins resulting in finer print quality . They include dot matrix, daisy wheel, and line printers, with speeds ranging from 50 to 500 characters per second (CPS). While not as smooth as inkjet or laser printers, high-quality dot matrix printers with 24 pins can achieve letter-quality output . Impact printers are distinct due to their mechanical operation and are generally noisier than non-impact alternatives .

Plotter printers serve a crucial role in specialized industries like architecture, engineering, and advertising by providing high-resolution, large-format prints suitable for technical drawings, banners, and posters . Their ability to produce detailed prints on a larger scale with precise ink application assists in creating clear visual representations critical for design and planning stages in these fields . The use of plotters enables businesses to produce in-house prototypes and presentations, improving workflow efficiency and quality control .

Impact printers, known for their ability to duplicate forms through multi-part or carbon copy printing, are uniquely suited for applications in environments like accounting departments, warehouses, and shipping where physical duplicates are frequently needed . Their robust design and ability to print on continuous forms make them ideal for high-volume environments where durability is essential, highlighting their lasting relevance despite the advent of more modern printers .

The printing process begins with sending electronic data from a computer to the printer using software such as a word processor for text or an image editor for pictures . The user selects 'print' from this software, bringing up a dialog box to configure print settings such as the number of copies, color options, and margin settings . Once confirmed, pressing 'print' in the dialog box initiates the transfer of data to the printer, which then outputs the desired hardcopy from the softcopy document .

A business or individual might choose a thermal printer due to its ability to produce high-quality colored prints that are ideal for printing photos, CD covers, and other products requiring exclusive and aesthetically pleasing output . Despite being expensive and requiring specially coated paper, the compelling quality of the prints can outweigh these disadvantages for tasks where presentation and detail are paramount .

The primary functions of a modern multifunction printer include printing, scanning, copying, and sometimes faxing. This versatility helps save space and reduce costs compared to purchasing separate machines . However, a significant drawback is that if the multifunction printer fails, all its functions are rendered unusable until repaired, potentially disrupting multiple processes simultaneously .

Anda mungkin juga menyukai