Lewati ke konten utama
Buka menu navigasi
Tutup saran
Cari
Cari
id
Change Language, Bahasa Indonesia
Ubah Bahasa, Bahasa Indonesia
Unggah
Masuk
Masuk
0 penilaian
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan
31 halaman
Data Perdes
Diunggah oleh
Odon Core
Judul yang ditingkatkan AI
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda,
ajukan klaim di sini
.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF atau baca online di Scribd
Unduh
Simpan
Simpan data perdes Untuk Nanti
Bagikan
0%
0% menganggap dokumen ini bermanfaat, Tandai dokumen ini sebagai bermanfaat
0%
0% menganggap dokumen ini tidak bermanfaat, Tandai dokumen ini sebagai tidak bermanfaat
Cetak
Tanamkan
Laporkan
0 penilaian
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan
31 halaman
Data Perdes
Diunggah oleh
Odon Core
Judul yang ditingkatkan AI
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda,
ajukan klaim di sini
.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF atau baca online di Scribd
Buka item sebelumnya
Unduh
Simpan
Simpan data perdes Untuk Nanti
Bagikan
0%
0% menganggap dokumen ini bermanfaat, Tandai dokumen ini sebagai bermanfaat
0%
0% menganggap dokumen ini tidak bermanfaat, Tandai dokumen ini sebagai tidak bermanfaat
Cetak
Tanamkan
Laporkan
Buka item berikutnya
Unduh
Simpan data perdes Untuk Nanti
Bagikan
Opsi lainnya
Layar penuh
PERATURAN DESA PONTANG NOMOR 7 TAHUN 2020 TENTANG RKPDES TAHUN 2021 DESA PONTANG KECAMATAN PONTANG KABUPATEN SERANG-BANTENKEPALA DESA PONTANG KECAMATAN PONTANG KABUPATEN SERANG-BANTEN PERATURAN DESA PONTANG NOMOR 7 TAHUN 2021 TENTANG PENETAPAN RENCANA KERJA PEMERINTAH DESA (RKPDes) Menimbang : lengingat ‘TAHUN ANGGARAN 2021 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA EBA. KEPALA DESA PONTANG bahwa pemerintah des wajib_menyusun dokumen perencanaan pemerintah desa berupa Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) yang merupakan_penjabaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDesa); bahwa Rencana Kerja Pemerintah Desa _(RKPDesa) dilakukan oleh tim penyusun RKPDes, dibahas dan disepakati_ secara resmi oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) melalui Musyawarah Desa Penyusunan RKPDesa; . bahwa berdasarkan pertimbangan sebagamana huruf a dan b, perlu membuat peraturan desa tentang Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) oleh Kepala De Undang-undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7 . peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 tahun 2014 tentang Peraturan pelaksanaan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa; Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 tahun 2014 tentang Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara; Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 111 Tahun 2014 tentang Pedoman Teknis Peraturan di Desa; Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa; Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Desa; Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 46 Tahun 2016 tentang Laporan Kepala Desa (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016, Nomor 1099); Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 110 Tahun 2016 tentang Badan Permusyawaratan Desa (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017, Nomor 89);Menetapkan : 9. Peraturan Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi Nomor 1 ‘Tahun 2015 tentang Pedoman Kewenangan Berdasarkan Hak Asal Usul dan Kewenangan Lokal Bersekala Desa; [Link] Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi Nomor 2 Tahun 2015 tentang Tata Tertib dan Mekanisme Pengambilan Keputusan Musyawarah Desa; [Link] Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2015; 12, Peraturan Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi Nomor 22 Tahun 2016 tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2017; [Link] Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 4 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah ‘Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 22 Tahun 2016 tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2017; 14,Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 19 Tahun 2017 tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2018; [Link] Gubernur Banten Nomor 50 Tahun 2017 tentang Pedoman Pelaksanaan bantuan Keuangan Kepada Pemerintah Desa se-Provinsi Banten Tahu2017; [Link] Bupati Serang Nomor 20 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pembagian dan Penetapan Rincian Alokasi Dana Desa, Bagi Hasil Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dan Dana Desa Tahun 2017; [Link] Desa Pontang Nomor 02 Tahun 2015 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM- DES) Desa Pontang 2015-2021; Dengan Kesepakatan Bersama BADAN PERMUSYAWARATAN DESA PONTANG dan KEPALA DESA PONTANG MEMUTUSKAN : PERATURAN DESA TENTANG RENCANA KERJA PEMERINTAH DESA (RKPDesa) TAHUN ANGGARAN 2021 BABI KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Desa ini yang dimaksud dengan : ah adalah Kabupaten Serang x Panerintah ‘Daerah adalah Pemerintah Kabupaten Serang 3, Bupati adalah Bupati SerangDewan Perwakilan Rakyat Daerah adalah Dewan Perwakilan Rakyat ” Daerah Kabupaten Serang Dacre adalah Perangkat Daerah yang mempunyai wilayah kerja di tingkat Kecamatan dalam Kabupaten Serang Koga adalah desa dan desa adat atau yang disebut dengan nama lain, Selanjutnya disebut Desa, adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus trusan pemerintahan, kepentingan masyarakt setempat, berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal-usul, dan /hak tradisional yang diakui Gan dihormati dalam sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pemerintahan Desa adalah penyelenggara urusan Pemerintahan dan Kepentingan masyarakat setempat dalam sistem Pemerintahan Negera Kesatuan Republik Indonesia. . Badan Permusyawaratan Desa atau yang disebut dengan nama lain adalah lembaga yang melaksanakan fungsi pemerintahan yang anggotanya merupakan wakil dari penduduk desa berdasarkan keterwakilan wilayah dan ditetapkan secara demokratis; |. Pemerintahan Desa adalah penyelenggaraan urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat dalam system pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. |. Pemerintah Desa adalah Kepala Desa atau yang disebut nama lain dibantu perangkat desa sebagai unsur penyelenggaraan pemerintahan desa; .Peraturan Desa adalah Peraturan perundang-undangan yang ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa; . Rencana Pembangunan Menengah: Desa selanjutnya disingkat RPJM Desa, adalah rencana kegiatan pembangunan desa untuk jangka waktu 6 (enam) tahun; .Rencana Kerja Pemerintah Desa, selanjutnya disebut RKPDesa, adalah penjabaran dari RPJMDesa untuk jangka waktu 1 (satu) tahun. Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa, selanjutnya disebut APBDesa adalah Rencana Keuangan Tahunan pemerintahan Desa.BAB II ‘TATA CARA PENYUSUNAN DAN PENETAPAN RKPDesa Pasal 2 1, Rencana RKP-Desa dapat disusun oleh Pemerintahan Desa dengan membentuk Tim Penyusun RKP Desa berdasarkan Keputusan Kepala Desa; 2. Dalam menyusun rancangan. RKP-Desa, Tim Penyususn RKP Desa harus memperhatikan dengan sungguh-sungguh aspirasi_ yang berkembang di masyarakat yang diwadahi oleh ~~ Lembaga Kemasyarakatan Desa; 3. Rancangan RKP-Desa yang berasal dari Tim Penyusunan RKPDesa disampaikan pada Kepala Desa untuk selanjutnya disampaikan pada BPD untuk dibahas dan disepakati dalam musyawarah desa penyusunan RKP Desa 4. Setelah membahas dan menyepakati rancangan RKP-Desa, dalam Musyawarah Desa penyusunan RKP Desa, maka Kepala Desa mengeluarkan Peraturan Desa tentang RKPDesa tahun 2021 dalam bentuk Dokumen RKPDesa; 5. BPD menyelenggarakan musyawarah DesaPenyusunan RKP Desa yang dihadiri oleh BPD dan Pemerintah Desa serta Unsur Masyarakat; 6. Setelah dibahas dan disepakati makaKepala Desa maka menetapkan RKP -Desa dalam peraturan desa serta memerintahkan Sekretaris Desauntuk mengundangkan dalam Lembaran Desa BAB IIL MEKANISME PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENETAPAN RKPDesa 2021 Pasal 3 akat wajib mengembangkan nilai- _ BPD, Pemerintah Desa dan unsur masyar nilai demokrasi dalam membahas dan menyepakati Musyawarah Desa Penyusunan RKP Desa dalam mengambil keputusan; Mekanisme pengambilan keputusan dalam Musyawarah Desa Penyusunan RKP Desa berdasarkan musyawarah dan mufakat.BAB IV VISI DAN MISI ; Pasal 4 Mewujudkan masyarakat Desa Pontang yang bersih, religius, jujur, adil, nyaman, dan gigih visi: wi 7 Bere Pasal 5 is ee ama masyarakat dan Kelembagaan Desa menyelenggarakan pemerintahan dan melaksanakan pembangunan yang partisipatif; . Peningkatan kualitas pertanian melalui pembangunan sarana dan prasa rana pertanian. Meningkatkan SDM melalui pembangunan sarana prasarana pendidikan 3. Meningkatkan kesejahtraan warga dengan kualitas kesehatan yang baik melalui pembangunan sarana prasarana \esehatan dan kesehatan lingk ungan. 4, Meningkatkan pembangunan sarana prasarana umum untuk kesejahraa n warga. 5. Meningkatkan perekonomian warga melalui bantuan penambahan moda lusaha. 6. Meningkatkan perdamaian warga dengan mengutamakan persatuan dan kkesatuan melalui musyawarah mufakat. 7. Meningkatkan imtaq dengan pembangunan sarana dan prasarana keaga maan. 8. Peningkatan pelayanan umum. 9. Peningkatan keamanan dan pendampingan hukum. Membuka pelatihan dan keterampilan pemudaBAB V STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Pasal 6 Strategi Pembangunan Desa : 1 Meningkatkan kwalitas dan kwantitas pemerintahan desa dan BPD. 2, Meningkatkan pembangunan desa dengan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat desa Melaksanakan program pemberdayaan masyarakat Desa. 4. Meningkatkan partisipasi masyarakat didalam pembangunan desa agar desa menjadi berkembang dan mandiri; Terciptanya lingkungan yang berkualitas, sehat dan lestari 6. Terwujudnya pelayanan masyarakat yang prima didasarkan pada pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa. » o Pasal 7 Arah Kebijakan Keuangan Desa : 1. Meningkatkan daya dukung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat 2. Tersedianya sarana dan prasarana kebutuhan dasar masyarakat 3. Terlaksananya program-program yang melibatkan _partisipasi masyarakat 4. Terwujudnya perubahan desa menuju sejahtera dan mandiri dengan meningkatkan pemberdayaan masyarakat desa; 5. Terwujudnya kualitas pemerintahan desa dan BPD melaksanakan penyelenggaraan pembangunan di desa. Pasal 8 dalam Arah Kebijakan Pembangunan Desa : 1. Belanja Kepala desa dan perangkat desa; 2. Intensif RT dan RW; 3. Operasional Lembaga kemasyarakatan Desa; ‘Tunjangan operasional BPD; Program operasional Pemerintahan Desa; Program Pelayanan Dasar; Program pelayanan dasar infrastruktur; Program kebutuhan primer pangan; . Program pelayanan dasar pendidikan; 10. Program pelayanan kesehatan; 11. Program kebutuhan primer Sandang; 12, Program Penyelenggaraan Pemerintahan Desa; 13. Program Ekonomi produktif; 14, Program peningkatan kapasitas sumberdaya aparatur desa; 15. Program penunjang peringatan hari-hari besar; 16. Program dana bergulir. perngaussBAB VI KETENTUAN PENUTUP Pasal 9 Hal-hal lain yang belum cukup diatur dalam peraturan RKPDesa ini akan diatur dalam Peraturan Kepala Desa dan Keputusan Kepala Desa. Pasal 10 Peraturan Desa tentang RKPDesa ini mulai berlaku pada saat diundangkan. Agar setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan pengundangan peraturan Desa ini dengan menempatkan dalam lembaran Desa Ditetapkan di : Pontang Pada tangeal: 05 Desember 2020 KEPALA DESA PONTANG Diundangkan di Desa Pontang Pada tanggal : 05 Desember 2020 SEKRETARIS DESA “ IPYs NRPD:070171983072101 LEMBARAN DESA PONTANG NOMOR 975 TAHUN 2020A‘ ‘ono aa] ung wenseny 9 ramen a a emmaany| sewed | yemor povoag edu nna] A somo ag redo ing - fom aaa nesduy wainins| * amood | cast enon sumones min e oa asa eney in wats] a come qa musy mewn = [xy uromosyemyertonoyy] MNmUARtY | A Sonena 1 prosesdo a pron % | ryommnnberyemnetuneyy| UIUC | A seed umaopeto ss emeiexeeneamn| MELA | A Famng_ | mag eprmag ony fou] snd 7 pemog PRPAHMEBaea a0 Hoa] ee) eee lie “yee sad oe =a = FeO a Benoa rs 0H esc coe | ‘Boro ssc wena dus ESC Tes IPT a 7 TH epeayesny area Bo | woe APS dof de egseo| TE: ri - ce =a] span musnosoy prsenaye| Sao oso me fnvdox ctor ceva opsrtueal erento 6 = a F © 7 Woz (soqaa) VSI NVHVININAWS NVLVIODT YNVONTE ssujnord uayednqey, ey eUED2y wom seezuo0s A Sunypog pra Bua] TE corea0 nal mdegendeg ee A ‘Surjueg ‘dL Beg] A ‘Bummog a See aod seamen — son ope] - — a8 a 00 ora wo wrer seated] wuntaguodl A warp A — Te ) PTD ™ 7 — waL/ WAS stig _esocy uveawouare,{ uwumsng| Ted ose TAG] weet mneBuN>y 5x87 umes ems eee mu enc eer earns impeydeusyy] HEE (ara) ene weer woesu9g| coeunay wu nds manos ore evens unpeydunsyy] SH 00zt eds mamyes uremia WREST Tao eunavg erptumay| womqny wesamiueg ¥ Ll]os x amma act endy meg oor * weno Ae DE=PACRMG Bore * a epanng operon — 7 = cana yy 7 = Boos Sonwed | joyemtenyy mown es wraNeed| Bio os a ‘Sermo TatauiSrereTOSNNRNA BOYNE 008 x emo ‘espa oH Cm a = zs Fon THOR TASER oa weydamsoy ueprmayy] 4008 2 ay a Fae ROT RT 7 _uedumesoroy uregtoaayy| ‘Sto os ss > fi ‘vena a) a on, “anovBcod seu amy vu og _uuydums2.o4 wopeySauayy Boos Sono sons "Pal = rea fn = Te eR eT = ddq__| 000 unpdumessioy unpayienaayy| M00s i ag [00000008 Jas wenesaesyy| OaLOR F A_| Saver TUR] vewoy] unekepoqwad) =a aa = s x = ‘aoe eiepg| aa_| oooones Sa 005 wor aa | coos. aa B005 + Surwog nediusiod} ude ewe spd eoidar ny ool ean aC 00S mma 8K A ‘Suer00, = aa | oo000s" a damioay urpeyduuay 1005 : _Fromore/ mPuaqiad unynreal ad | oov0000st — sepnieny| HLT A | Saejmog sod sHaWNe| ad | cov0000z 1z0t ueBomexBery worEpEay| aL ‘A | Bug “quog Sunday] wremisoy] _nmp treqrssogay UEpeYSUTUIH| censepssqmag| & a sor enemy enpraeape| ERR | TUEET —ayromnog @ noose oa «| aa [owosr 120 pmbnd sunt smnrTERy UaaHeABUMIDY = WaT oer Tears oan aa | cov000%0¢ zor INET senTEM NEHIUTI| eens a WaT eae am x aa " aa | oovo000¢ zor ea ESA) quay meray p euossesado a = x ve ca | co v0009 ed seo! mmifoy y puoseiod unm “ a aa | cco co90s 207 28 | spa weeny ap peor ese aa [oma Tae x Eo foe ies ny sw ca) oa _[eooeors | tee : termed | sotaarespsmnarandSuewuog 8590 TT ‘anuyeaBuayy VINA rpainycorrmecosey sem, mnry won] tee urprBu2y 2 | puny emsveg medunaionaeg| iS 4 Burwe, uw uEYRE, a ee oi ‘aaa eden urereed Sa] FER ee a a Samoa ‘ue Bem pe UHHH Tarra enetene| POR x Taner SSPE rpaioasammaseneteny| YO ‘ Sono puwisog npey ore Lae an eemreereemn| S05 x a =DAFTAR HADIR DESA PONTANG KECAMATAN PONTANG KABUPATEN SERANG MATERI RAPAT Penetapan RKPDES 2021 HARUTANGGAL, Rabu,02 Desember 2020 ‘TEMPAT Kantor Desa Pontang, WAKTU 08:30 Wib i | NO NAMA JABATAN ALAMAT TANDATANGAN | 1 Mas due Suen. eae) 2 | pert Sen | Sereton's to lee 3 Maviour.J | et -RT0q) [4 Consort nw partons 5 |Magnvnis | + 8 7 6 |Em Basvler_| « '* 7” | / Inge |" 8 |p. fools 9 | H-Sevoni_| leet - pur ot 10 | Ay Suttactil tet Ar 10 frnteng | neta _|Aet Pun $e a | 2 | smiaee psyende_| 8 | Rao fuggote hp | Agheni__| ke? ros fesabie ——{ = pnt ee Bong |b —— 16 |Dowmanr_\kter o> | Lésppilay aeeng | 1 (Ponmeuie, | PLO | Pe 4: nr 8 | apa. | MPO 0» |sayurs JH TApe | | | RT ov ana tle -F | dun rss | al Sula do eek, Ram Bx0 in | \mon 122rovuwel AST ~ pougi_P._|lew awh o7| kesea’ fon dohrv bin emu de 08 pewtou 7 28 29 29 30 31 32 32 33 34 34 35 36 37 38 38 39 39 40 40 4l 41DOKUMEN MUSDES PENETAPAN RKPDES TAHUN 2021DESA : PONT; ——— = KECAMATAN : PONTANG PIMPINAN RAPAT [= Ahmad Syapradin | KABUPATEN : SERANG HARI Rabu MATERI RAPAT :MUSDES TANGGAL 102 Desember 2020 | ‘ (re ‘TEMPAT : KANTOR DESA enetapan RKPDES TA | WAKTU 08:30 WIB 2021) NO NOTULEN RaPaT 2 | Kepala Desa HASIL RAPAT | 1 | Validasi,Finalisasi & Penetapan RKPDES Tahun anggaran 2021 a. Kepala Desa Menghimbau Kepada Seluruh Tim Covid-19 untuk cepat tanggap dalam melayani masyarakat desa Pontang DISIAPKAN OLEH TANGGAL : SEKERTARIS BPD DISAHKAN OLEH. : KEPALA DESA TANGGAL +02 Desember 2020 nw RUDI RUSTANDIPROFIL DESA PONTANG A. ARTINAMA DAN SEJARAH DESA PONTANG Sejarah bersifat ’einmalig’ atau sebuah peristiwa yang hanya terjadi sekali dan tidak ak: akan terulang Kembali. Sifat tersebut yang sering menghadirkan beragam polemik di tengah masyarakat ketika menelusuri sebuah sejarah masa talu (lampau) yang panjang. Polemik tersebut terjadi karena sejarah masa lalu disampaikan masyarakat dengan lisan secara turun temurun (masih sedikit yang ditulis) sebingga beragam versi pun muncul dari masyarakat Namun menelusuri sebuah sejarah merupakan usaha untuk menemukan kekhasan (lokalitas) atau jati diri melalui pencatatan dan penelusuran muasal/musabab serta perjalanannya. “Pontang diwace boten kewace, dilangkahi Wedi Dose” adalah pribahasa lisan masyarakat Pontang secara turun temurun yang berarti “Pontang dibaca tidak terbaca, dilangkahi Takut Dosa (tidak mampu dilangkahi)”. Pribahasa tersebut mengungkap bahwa Pontang memiliki sejarah yang panjang. Sejarah yang panjang ditandai sebuah kehadiran peradaban manusia yang tua jika dilihat dari sudut pandang sebuah sejarah, Menurut Penjajah Portugis, Tome Pires, pada awal abad ke 16, Pelabuhan Pontang adalah salah satu pelabuhan yang dimiliki Kerajaan Sunda (Pajajaran) selain pelabuhan Banten, Cigede, Tangaram (Tangerang) calapa (Sunda Kelapa), dan Chimanuk (Muara Sungai Cimanuk). Dikatakan dalam sebuah versi, jauh sebelum Penjajah singgah Pontang sudah memiliki peradaban manusia ditandai dengan adanya sebuah pelabuhan. Pelabuhan Pontang merupakan tempat berlabuh kapal-kapal pedagang baik dari bangsa Cina, Gujarat, Timur Tengah dan sebagainya, Pelabuhan tersebut menjadi pusat perdagangan dan penyebaran agama Islam merupakan sebuah wilayah yang dikeliingi Alas (hutan belantara), Pontang tempo dulu Dalam satu versi penamaan Pontang diambil dari nama seseorang yang memiliki kemampuan lebih (Kesaktian), Diriwayatkan seseorang itu bernama Ki Punte, Ki Punte adalah sosok sa saja. Dalam riwayat tersebut Ki Punte ditugaskan oleh seorang manusia yang terlihat bia Ksanakan raja untuk Babad Alas (membuka hutan belantara) seorang diri. Dalam mela bad alas (membuka hutan belantara) dengan menggunakan hhutan belantara) tersebut lama-lama berubah ejaan tugasnya Ki Punte bal kemampuannya (kesaktian) sehingga dia mampu membuka alas ( seorang diri, Akhimya nama wilayah tersebut djulukt Punte dan | menjadi Pontang.Dalam versi lain P ml a Takir 'g (wadah sajen/sajian), Dalam versi st lain Pontang diambil dari nama Tal ‘ama Takir Pontang (wadah sajen n/say ersebut_met ’ Ninn gkapkan bahwa di wilay: ah Banten Utara salah sat funya_yaitu Pe jaran dan memiliki peradaban Masyarakat yang mapan dalam segi Kehidupan (sosio Kultur), Masyarakat Pontang tempo dulu dikabarkan masih memeluk Kepereayaan yang dibawa oleh kerajaan Pajajaran, Pada masa kerajaan Pajajaran masyarakat tradisional_memiliki kebiasaan atau adat yang masih melekat pada tradisi-tradisi yang di Masyarakat Desa Pontang. Misalnya ketika mengadakan ritual, digunakan untuk ritual menghilangkan bala/bahaya, berkembang i sajen ritual menyembuhkan orang sakit, ritual pasca panen, dsb. Kemudian dikatakan dalam versi tersebut, jauh sebelum adanya Kesultanan Banten, seseorang (tidak diketahui namanya) datang untuk menyebarkan agama Islam, dan akhimya banyak masyarakat yang memeluk agama Islam. Agama Islam dalam Penyebarannya mampu menyesuaikan dengan kebiasaan masyarakat tradisional Pontang dalam membuat sajen/sajian, namun kebiasaan tersebut diluruskan untuk tetap menyembah kepada Allah sesuai dengan syariat umat Islam, Akhimya pengertian Takir Pontang (wadah sajen/sajian) diluruskan dengan pengertian bahwa wadah sajen atau Takir Pontang merupakan benda yang terbuat dari Janur yang berasal dari kependekan kata ‘Sejatining Nur’ yang memiliki makna filosofis kesejatian manusia yang melebur bersama Nur Illahiah, Takir Pontang dibentuk menyerupai perahu yang siap mengarungi kehidupan, dihias dengan daun pisang tiga warna. Pupus merupakan warna yang mengartikan tawakal kepada Rabb, ujungan (bagian ujung) berwarna hijau tua menandakan penyerahan secara total, dan Klaras wama coklat tua yang bermaksud nglaras (tidak tergesa-gesa) menghadapi kehidupan. Takir Pontang diisi dengan juadah (panganan) yang terbuat dari beras Ketan yang memiliki empat wwarna yaitu putih, kuning, hijau dan merah yang masing-masing memiliki makna tersendir ‘Takir Pontang dengan isinya dibagi kepada warga scbagai bentuk rasa syukur dan sedekah terhadap sesama. Dalam versi berikutnya nama Pontang diambil dari kata ‘Pantang’. Diriwayatkan pada zaman kesultanan Banten di wilayah Pontang terjadi banyak peperangan melawan penjajah Belands Dalam peperangan tersebut Masyarakat di wilayah Pontang selalu memerangi penjajah dengan pantang menyerah dan pantang dijajah. Kerena kegigihan memerangi penjajah, pantang dijajah wilayah tersebut dijuluki Pontang. Dalam satu jai hh terjadi adalah perang pada masa i h satu perang melawan penjajah yang pernal a asa Kesultanan Banten 1651- pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa yang berkuasa pada m a a 1683. Pada saat itu perang dipimpin oleh Raden Tumenggung utusan kes! pantang menyerah, danRaden Tumenggung dan beberapa tokoh Jawara, Ulama dan Umaro di Desa Pontang memerangi penjajah Belanda yang ingin menjajah dan merusak ideologi Islam. Karena penjajah Belanda ingin merusak ideologi Islam, akhirnya Raden Tumenggung, tokoh Jawara, Ulama, dan Umaro memerangi penjajah tersebut dengan memerangi di jalan Allah (Jihad Fi Sabilillah). Dari spirit Jihad Fi Sabilillah perang akhirnya dinamakan perang Sabil dan dalam peperangan tersebut banyak pejuang Islam dari Desa Pontang yang gugur di tempat tersebut Tempat yang dijadikan perang tersebut akhimya dinamakan kampung Kesabilan Desa Pontang dan lahir tiga karakter masyarakat Pontang yaitu Jawara yang diartikan berani membela kebenaran, Ulama diartikan memiliki ilmu keagamaan yang kuat, dan Umaro diartikan memiliki jiwa pemimpin. Tiga karakter tersebut sampai saat ini terus dipertahankan melekat pada Masyarakat Desa Pontang. Dari beberapa hal di atas menandakan Desa Pontang tempo dulu sudah memiliki peradaban manusia yang mapan dalam segi kebidupan (Sosio Kultur) dan membentuk wilayah yang otonom. Pontang dapat dikatakan memiliki sejarah yang panjang dengan Pola kehidupan ‘Masyarakat yang memiliki nilai-nilai luhur baik pada masa kerajaan Pajajaran maupun ketika pemerintahan Kesultanan Banten. Hal-hal tersebut memperkuat pribahasa “Pontang diwace boten kewace, dilangkahi Wedi Dose” yang diungkapkan oleh Masyarakat Desa Pontang yang menandakan Pontang memiliki sejarah peradaban manusia yang panjang B. RIWAYAT KEPEMIMPINAN DESA PONTANG Seperti yang telah dipaparkan dalam sejarah di atas, tentunya Pemerintahan Desa Pontang pun memiliki perjalanan yang panjang, dari mulai Pontang yang dulu- merupakan Kewedanaan sampai terjadi pemekaran-pemekaran yang kemudian menjadi pemerintahan Desa Pontang, Dalam perjalanan Pemerintahan Desa Pontang tentunya tidak terlepas dari seorang Pemimpin, namun pada penelusuran kami menegnai Riwayat kepemimpinan dan masa pemerintahan yang tercatat dan yang mampu kami ketahui adalah sebagai berikut Jaro Ikhram (Bekol) Tahun 1890-an Jaro Khaerudin |. Jaro Kemidin |. Jaro Fad (zaman penjajahan jepang) Tahun 1940-an [Link] Jaro BahrudinJaro Cis periode Lurah Supli (Cung), Tahun 1951-an Lurah Ndoh, (berdasarkan penunjukan atau penugasan) . Lurah Kadir 10. H. Hayuti, Periode 1974-1982 11, Djohari Umar (pemekaran Pontang dan Singarajan), Periode 1982-1990 12, Asmala, Periode 1990-2000 13, Hujaeni Sawabi, Periode 2000-2008 dan 2008-2015 14, Rudi Rustandi, Periode 2015-2021 wpaenre C. DASAR HUKUM PEMBENTUKAN DESA Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang berbunyi; a. Bahwa Desa memiliki hak asal usul dan hak tradisional dalam mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat dan berperan mewujudkan cita-cita kemerdekaan berdasarkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945; b. Bahwa dalam perjalanan ketatanegaraan Republik Indonesia, Desa telah berkembang dalam berbagai bentuk sehingga perlu dilindungi dan diberdayakan agar menjadi kuat, maju, mandiri, dan demokratis sehingga dapat menciptakan landasan yang kuat dalam melaksanakan pemerintahan dan pembangunan menuju masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera; c. Bahwa Desa dalam susunan dan tata cara penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan perlu diatur tersendiri dengan undang-undang, d. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, dan huruf c perlu membentuk Undang-Undang tentang Desa; Mengingat: Pasal 5 ayat (1), Pasal 18, Pasal 18B ayat (2), Pasal 20, dan Pasal 22D ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tabun 2014 tentang Desa tertuang rmengenai Pembetukan Desa pada pasal 7 ayat 4 dalam BAB Ill Tentang Penataan Desa yang kemudian diterangkan pada Pasal 8 yang mengungkapkan;Pasal 8 (1) Pembentukan Desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (4) huruf a merupak ; \erupaka tindakan mengadakan Desa baru di luar Desa yang ada. _ (2) Pembentukan Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan dengan Peratur an Daerah Kabupaten/Kota dengan mempertimbangkan prakarsa masyarakat Desa : asal usul, adat istiadat, kondisi sosial budaya masyarakat Desa, serta kemampuan dan potensi Desa. (3) Pembentukan Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (I) harus memenuhi syarat: a, Batas usia Desa induk paling sedikit 5 (lima) tahun terhitung sejak pembentukan; b. Jumlah penduduk, yaitu: 1) wilayah Jawa paling sedikit 6.000 (enam ribu) jiwa atau 1.200 (seribu dua ratus) kepala keluarga; 2) wilayah Bali paling sedikit 5.000 (lima ribu) jiwa atau 1.000 (seribu) kepala keluarga; 3) wilayah Sumatera paling sedikit 4,000 (empat ribu) jiwa atau 800 (delapan ratus) kepala keluarga; 4) wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara paling sedikit 3.000 (tiga ribu)jiwa atau 600 (enam ratus) kepala keluarga; 5) wilayah Nusa Tenggara Barat paling sedikit2.500 (dua ribu lima ratus) jiwa atau 500 (lima ratus) kepala keluarga; 6) wilayah Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, dan Kalimantan Selatan paling sedikit 2.000 (dua ribu) jiwa atau 400 (empat ratus) kepala keluarga; Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan 7) wilayah Kalimantan Timur, 00 (seribu lima ratus) jiwa atau 300 (tiga Kalimantan Utara paling sedikit 1.5 ratus) kepala keluarga; §) wilayah Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Maluku Utara paling sedikit 1.000 (seribu)jiwa atau 200 (dua ratus) kepala Keluarga; dan9) wilayah Papua dan Papua Barat paling sedikit 500 (lima ratus) jiwa atau 100 (seratus) kepala keluarga wilayah Kerja yang memiliki akses transportasi antar wilayah; sosial budaya yang dapat menciptakan kerukunan hidup bermasyarakat sesuai dengan adat istiadat Desa; memiliki potensi yang meliputi sumber daya alam, sumber daya manusia, dan sumber daya ekonomi pendukung; patas wilayah Desayang dinyatakan dalam bentuk peta Desa yangtelah ditetapkan dalam peraturan Bupati/Walikota; 2. sarana dan prasarana bagi Pemerintahan Desa dan pelayanan publik; dan hh. tersedianya dana operasional, penghasilan tetap, dan tunjangan Iainnya bagi perangkat Pemerintah Desa sesuai dengan ketenfuan peraturan perundang- undangan. (4) Dalam wilayah Desa dibentuk dusun atau yang disebut dengan nama lain yang disesuaikan dengan asal usul, adatistiadat, dan nilai sosial budaya ‘masyarakat Desa. (5) Pembentukan Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan melalui Desa persiapan. (6) Desa persiapan merupakan bagian dari wilayah Desa induk. (7) Desa persiapan sebagaimana dimaksud pada ayat (5) dapat ditingkatkan statusnya menjadi Desa datam jangka wakcu 1 (satu) sampat 3 (tgs) tahun. (8) Peningkatan status sebagaiman dimaksud pada ayst (7) dilaksanakan berdasarkan hasil evaluasi. Dp. LUAS WILAYAH DESA PONTANG Luas wilayah Desa Pontang adalah 119,350 Ha yang dibatasi oleh wilayah demografis sebagai berikut: (ii Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Wanayasa Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Singarajan Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Tirtayasa Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Kubang Puji1, Data Umum Nama Desa ‘Tahun Pembentukan Dasar Pembentukan ‘Nomor Kode Wilayah Nomor Pos Kecamatan Kabupaten Provinsi 2, Tipologi Desa a) Batas Wilayah Desa HASIL SENSUS PROFIL DESA PONTANG TAHUN 2019 Pontang : 1890 UU RI Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa £2001 242192 Pontang, Serang Banten Letak geografi Desa Pontang terletak diantara : Sebelah Utara Sebelah selatan Sebelah Barat Sebelah Timur b) Luas Wilayah Desa : Desa Wanayasa Desa Singarajan Desa Kubang Puji + Desa Legon Dan Desa Susukan Luas wilayah Desa Pontang adalah < 120 Ha Dengan penggunaannya sebagai berikut : 1. Pemukiman 18,85 Ha 2. Pertanian/Perkebunan :96 Ha 3. Perkantoran : 2,7 Ha 4, Sekolah 22 Ha 5. Fasilitas Umum 20,75 Ha 6. Tanah Desa/Bengkok =: 9 Ha ©) Orbitasi 1, Jarak ke kecamatan terdekat + 0,25 Km 2. Lama jarak tempuh ke kecamatan 5 Menit 3, Jarak ke ibu kota kabupetan 28Km 4, Lama jarak tempuh ke ibu kota Kabupaten: 45 Menit 4) Jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin Jumlah penduduk Desa Pontang adalah 4443 Ji wa dari 1281 Kepala Keluarga (KK) dengan rincian sebagai berikut: ota Preise Potong 2018No = Urur_| RT | RW | LAKI-LaKt | PEREMPUAN JUMLAH 1 or 001 127 m7 2 02 001 17 7 258 5 03 001 187 TH a 04 002 234 = 5 05 | 002 ie 2 Eee 6 | 06 | 002 205 in 308. 7 07 | 003 228 Dn fd 8 | 08 [003 38 250 258 58 9 09 | 003 194 181 375 10 10 004 84 5 159) ul Li 004 269 242 Si 12 004 203 208 411 2257 2186 4443 Klasifikasi Menurut Umur No Urut Umur Laki-Laki | Perempuan | Jumlah 1 00-04 ‘Tahun 185 12 357 2 05-09 Tahun 202 194 396 3 | 10-14 Tahun 168 160 328 4 15-19 Tahun 200 186 386 3 20-24 Tahun 209 202 411 6 25-29 Tahun 224 195 419 7 30-34 Tahun 225 200 425 8 | 35-39 Tahun 185 181 366 9 40-44 Tahun 131 167 298 10 | 45-49 Tahun 144 144 288 u 50-54 Tahun 126 129 255 12__| 55-59 Tahun 107 106 213 13__| 60-64 Tahun 2 65 137 14 65-69 Tahun 42 31 73 15 70-74 Tahun 22 24 46 16 75+ Tahun 15 30 ay JUMLAH 2257 2186 aaa 3. Tingkat Pendidikan Masyarakat > oP meae Lulusan Pendidikan Umum Taman Kanak — Kanak Sekolah Dasar (SD) MTs SMA & MA Akademi D1-D3 Sarjana (S1) Paska Sarjana (S2) 15 2215 107 1254v Lulusan Pendidikan Khusus a. Pondok Pesantren Syalafi b. Pendidikan Keagamaan ©. Sekolah Luar Biasa 4. Kursus Keterampilan > Pendidikan 1. SD/MI 912 2. SLTP/ MTs 855 3. SLTA/ MA 539 4, S1/ Diploma 2121 5. S2/83 Hs 6. Putus Sekolah 2175 7. Buta Huruf HIS > Keagamaan. Orang Orang Orang Orang Orang Orang, Orang Data Keagamaan Desa Pontang Tahun 2019 Jumlah Pemeluk ~ Islam 24434 orang ~ Katolik = orang - Kristen : + orang - Hindu : 4 orang - Budha : 3 orang 4, Jumlah Peduduk Miskin 5, UMK Kabupaten Serang 6. SARANA & PRASARANA. a. b. Kantor Desa Prasarana Kesehatan > Puskesmas > Poskesdes > UKBM (Posyandw/Polindes) Prasarana Pendidikan v TK/PAUD v SD/MI v SLTP/MTs v SLTAMA 105 KK : Rp. 3.542.713,- :Permanen : 1 Buah 4 Pos 3. buah/ Lokasi di RW I dan IV 3. buah/ Lokasi di RW If, Ill dan 1V =1 buah/ Lokasi di RW IV “1 buah/ Lokasi di RW IV> Musholla * Gere > Pura > Vihara © Prasarana Umum > Olah Raga 1. Lapangan Bola 2. Lapangan Volly 3. Lapangan Batminton 4. Tenis meja > Kesenian / Budaya > Balai Pertemuan » Sumur Desa > Pasar Desa > Lain~Lain . DATA KESEHATAN Kematian Bayi 1, Jumlah Bayi lahir pada tahun ini 2, Jumlah Bayi meninggal tahun ini Kematian Ibu Melahirkan 1, Jumlah ibu melahirkan tahun ini 2, Jumlah ibu melahirkan meninggal tahun ini . Cakupan Imunisasi 1. Cakupan Imunisasi Polio 3 2. Cakupan Imunisasi DPT-1 3, Cakupan Imunisasi Campak 2 Buah 1 Buah + Buah + Buab + Buah 1 Buah 1 Buah 1 Buah 12 Buah 2 Paguron 1 Buah 42 Pr, 72. Lk = 114 Orang 1Pr, 2Lk= 3 Orang = orang HL Lk, 106 Pr= 217 orang +105 Lk, 102 Pr = 207 orang 120 Lk, 116 Pr= 236 orang Gizi Balita 1, Jumlah Balita 357 orang 2. Balita gizi buruk = orang, 3. Balita gizi baik 348 orang 9 orang 4, Balita gizi kurang€. Pemenuhan air bersih 1, Pengguna sumur galian 2425 KK 2. Pengguna air PAM :368 KK 3, Pengguna sumur pompa : SKK 4, Pengguna sumur hidran umum. - KK 5. Pengguna air sungai 2402 KK 8. KONDISI EKONOMI a), Pertanian Jenis Tanaman : 1, Padi sawah 196 ha 2. Padi Ladang - ha 3. Jagung, a 4. Palawija a 5. Tembakau ees 6. Lainlain ae b). Peternakan Jenis ternak 1, Kambing Cs 2. Sapi ed 3. Kerbau aio 3. Ayam : 1000 ekor 4. Itik 11500 ekor on 25 ekor 6, Lain-lain 27 ekor ). Perikanan 1. Kolam Ikan 3 He 2. Tambak udang _ ie 3. Lain-lain oii 4d), Struktur Mata Pencabarian Jenis Pekerjaan : 1, Petani 1223. orang 2, Pedagang, :249° orang aps :67 orang 4, Tukang 228 © orang5. Guru 1S 6. Bidan/ Perawat 5 one 7. TNI/ Polri aM one 8, Pesiunan a oan orang, 9. Sopir/ Angkutan 23 orang 10. Buruh ' +338 orang 1. Jasa persewaan 15 orang 12. Karyawan £158 orang. 9, TANTIB DAN BENCANA ‘a. Jumlah Anggota Linmas b, Jumlah Pos kamling c. Jumlah ops, Penertiban 4d. Jumlah Kejadian Kriminal Y Pencurian ¥ Pemerkosaan Y KenakalanRemaja ¥ Pembunuhan - v 12. Orang 4 Pos Perampokan ¥ Penipuan fe, Jumlah kejadian beneana £. Jumlah pembalakan liar lah pos hutan lindung, 22x (banjir ) g. Jum 10, KONDISI PEMERINTAHAN DESA mbagian Wilayah Desa e dalam 2 Dusun terdiri dari :Jumlah 2 RW dan 6 RT + Jumlah 2 RW dan 6 RT @ Pe Desa Pontang terbagi K 1, Dusun I (Kesabilan) 2, Dusun II (Pontang) @- Struktur Organisasi Pemerintahan Desa a, Lembaga Pemerintah Dest Jumlah Aparatur Desa : 1, Kepala Desa 1 Orang 2, Sekretaris Desa 1 Orang 7 Orang 3, Perangkat Desa>. Badan ‘rmusyawaratan Desa (BPD) 10 Orang « “embage kemasyarakatan [Link] 5 Orang 2. PKK 8 ae Orang osyandu 24 Orang 4. Kelompok Tani 5 Kelompok 5 Gapoktan : 2 Kelompok 6. Karang Taruna 1 Kelompok 7. Risma 2 Kelompok 8. Ormas/LSM ~ Kelompok 9. Lain-lain - Kelompok ‘STRUKTUR ORGANISASI PEMERINTAHAN DESA PONTANG KECAMATAN PONTANGKABUPATEN SERANG ‘TAHUN2019 ‘ASYAPRUDIN RUDI RUSTAND! Kepala Desa 7 To BPD MASDUKI Sekretaris Desa IMAN MANSUBI, S. Kom Kaur. Perencanaan dan Pelaporan JAENUDIN,SE KAUR. KEUANGAN, ‘ANDI EKA MASRIVADI, A. Ma Kaur, Umum & TU AGUS AFANDI, S. Pa. UcISANUS! FAU!I ROHMAN,SE Kasie. Kesejahteraan Kasie. Pemerintahan Kasie. PelayananJSUML: Ean von DATA PENDUDUK DESA PONTANG ‘TANG KABUPATEN SERANG PROVINS] BANTEN ‘Alamat R/Rw Jumlah | Jumlah | Laki- | porempuan Jumlah | 1_[Kp. Kesabilan Ri Rumah |_Ki_| 1 L+P | 2 [Kp Kesabi t. 001 / 001 52 78 127 131 258 . ilan Rt. 002 / 001 31 nm | 17 106 223 3_| Kp. Kesabilan Rt. 003 / 001 86 92 187 180 367 4_| Kp. Kesabilan Rt. 004 / 002 108 169 230 227 457 5__| Kp. Kesabilan Rt. 005 / 002 60 94 | 163, 146 309 6_| Kp. Kesabilan Rt. 006 / 002 70__|_108_| 205 212 a7 7_| Kp. Pontang Rt. 007 / 003 3 93 | 228 220 448 8 | Kp. Pontang Rt. 008 / 003 97 134 | 250 258 508 ‘9. | Kp. Pontang Rt. 009 / 003 85 oi | 194 181 315 10 | Kp. Pontang Rt. 010 / 004 56 CG) 4 7B 11 | Kp. Pontang Rt. 011 / 004 112 146 | 269 242 12 [Kp. Serandakan Rt. 012/004 tos |_136 | 203 208 Jumlah ‘960 _|_1281_| 2257 |
Anda mungkin juga menyukai
RKPDesa Potanga 2021: Peraturan dan Strategi
PDF
Belum ada peringkat
RKPDesa Potanga 2021: Peraturan dan Strategi
7 halaman
Perdes RKPDes Ranah 2021
PDF
Belum ada peringkat
Perdes RKPDes Ranah 2021
5 halaman
RKP Desa Tahun 2026: Peraturan dan Panduan
PDF
Belum ada peringkat
RKP Desa Tahun 2026: Peraturan dan Panduan
37 halaman
RKP Desa Tahun: Peraturan dan Tujuan
PDF
Belum ada peringkat
RKP Desa Tahun: Peraturan dan Tujuan
42 halaman
RKPDes Sukanegara 2024: Peraturan Desa
PDF
Belum ada peringkat
RKPDes Sukanegara 2024: Peraturan Desa
9 halaman
RKPDes Maronge 2024: Peraturan Desa
PDF
Belum ada peringkat
RKPDes Maronge 2024: Peraturan Desa
9 halaman
RKPDesa Karangdawa 2017: Peraturan dan Strategi
PDF
Belum ada peringkat
RKPDesa Karangdawa 2017: Peraturan dan Strategi
5 halaman
RKP Desa Latuo 2024: Peraturan dan Prioritas
PDF
Belum ada peringkat
RKP Desa Latuo 2024: Peraturan dan Prioritas
6 halaman
RKP Desa 2019: Peraturan dan Panduan
PDF
100% (1)
RKP Desa 2019: Peraturan dan Panduan
40 halaman
RKPDes 2019 Desa Berdikari
PDF
Belum ada peringkat
RKPDes 2019 Desa Berdikari
5 halaman
RKP Desa Tanjungsari 2018
PDF
Belum ada peringkat
RKP Desa Tanjungsari 2018
43 halaman
Rkpdes 2025 Bab 1 - Bab V Ok
PDF
Belum ada peringkat
Rkpdes 2025 Bab 1 - Bab V Ok
51 halaman
RKP Desa Kujangsari 2017: Dokumen Lengkap
PDF
100% (4)
RKP Desa Kujangsari 2017: Dokumen Lengkap
21 halaman
Lam I Rkpdesa Desa Mertan Tahun 2025
PDF
Belum ada peringkat
Lam I Rkpdesa Desa Mertan Tahun 2025
20 halaman
Halo Halo Bab. I OK
PDF
Belum ada peringkat
Halo Halo Bab. I OK
7 halaman
RKP Desa Bolubung Tahun 2020
PDF
Belum ada peringkat
RKP Desa Bolubung Tahun 2020
8 halaman
Rencana Kerja Desa 2024: Strategi Pembangunan
PDF
Belum ada peringkat
Rencana Kerja Desa 2024: Strategi Pembangunan
30 halaman
Rencana Kerja Pemerintah Desa 2020
PDF
Belum ada peringkat
Rencana Kerja Pemerintah Desa 2020
26 halaman
Rencana Kerja Pemerintah Desa 2023
PDF
Belum ada peringkat
Rencana Kerja Pemerintah Desa 2023
5 halaman
Rencana Kerja Pemerintah Desa 2021
PDF
Belum ada peringkat
Rencana Kerja Pemerintah Desa 2021
12 halaman
Rencana Kerja Desa Menes 2017
PDF
Belum ada peringkat
Rencana Kerja Desa Menes 2017
7 halaman
RKPDes 2023 Desa Leuwigede Indramayu
PDF
Belum ada peringkat
RKPDes 2023 Desa Leuwigede Indramayu
9 halaman
RKP Desa Sambueja 2025: Peraturan dan Tujuan
PDF
Belum ada peringkat
RKP Desa Sambueja 2025: Peraturan dan Tujuan
77 halaman
RKPDes 2023 Desa Gedung Wani Timur
PDF
Belum ada peringkat
RKPDes 2023 Desa Gedung Wani Timur
6 halaman
BAB 1,2,3,4,5 Terbaru
PDF
Belum ada peringkat
BAB 1,2,3,4,5 Terbaru
37 halaman
RKP Desa Nitneo 2022: Panduan Pembangunan
PDF
Belum ada peringkat
RKP Desa Nitneo 2022: Panduan Pembangunan
27 halaman
RKP Desa Ruguk 2023: Peraturan dan Prioritas
PDF
Belum ada peringkat
RKP Desa Ruguk 2023: Peraturan dan Prioritas
5 halaman
RKPDesa Temmappaduae 2025
PDF
Belum ada peringkat
RKPDesa Temmappaduae 2025
6 halaman
RKP Desa 2023: Rencana Kerja dan Kebijakan
PDF
Belum ada peringkat
RKP Desa 2023: Rencana Kerja dan Kebijakan
29 halaman
RKPDes Sukanegara 2024: Peraturan Desa
PDF
Belum ada peringkat
RKPDes Sukanegara 2024: Peraturan Desa
10 halaman
RKP Desa Pasir Lor Tahun 2021
PDF
Belum ada peringkat
RKP Desa Pasir Lor Tahun 2021
5 halaman
RKP Desa Cenang 2026: Peraturan dan Kebijakan
PDF
Belum ada peringkat
RKP Desa Cenang 2026: Peraturan dan Kebijakan
6 halaman
RKP Desa 2020: Panduan Penyusunan
PDF
Belum ada peringkat
RKP Desa 2020: Panduan Penyusunan
16 halaman
RKP Desa Bojong 2020: Peraturan dan Tujuan
PDF
Belum ada peringkat
RKP Desa Bojong 2020: Peraturan dan Tujuan
36 halaman
Rencana Kerja Pemerintah Desa 2025
PDF
Belum ada peringkat
Rencana Kerja Pemerintah Desa 2025
38 halaman
RKP Desa Ilung Tahun 2023
PDF
Belum ada peringkat
RKP Desa Ilung Tahun 2023
9 halaman
Peraturan Desa RKPDesa 2023
PDF
Belum ada peringkat
Peraturan Desa RKPDesa 2023
7 halaman
RKPDesa 2023 Desa Kunir Demak
PDF
Belum ada peringkat
RKPDesa 2023 Desa Kunir Demak
7 halaman
RKP Desa Ngancar 2021: Rencana Pembangunan
PDF
Belum ada peringkat
RKP Desa Ngancar 2021: Rencana Pembangunan
22 halaman
RKP Desa Sido Mukti 2023: Strategi Pembangunan
PDF
Belum ada peringkat
RKP Desa Sido Mukti 2023: Strategi Pembangunan
38 halaman
RKPDes 2019 Desa Kapias Batu VIII
PDF
Belum ada peringkat
RKPDes 2019 Desa Kapias Batu VIII
15 halaman
Panduan Penyusunan RKP Desa 2024
PDF
Belum ada peringkat
Panduan Penyusunan RKP Desa 2024
17 halaman
RKPDesa Bukit Jering 2025: Peraturan Desa
PDF
Belum ada peringkat
RKPDesa Bukit Jering 2025: Peraturan Desa
7 halaman
RPJMDes Suka Gerundi 2011-2015
PDF
Belum ada peringkat
RPJMDes Suka Gerundi 2011-2015
43 halaman
RKP Desa Ruguk 2024: Panduan Pembangunan
PDF
Belum ada peringkat
RKP Desa Ruguk 2024: Panduan Pembangunan
18 halaman
Rencana Kerja Pemerintah Desa 2021
PDF
Belum ada peringkat
Rencana Kerja Pemerintah Desa 2021
27 halaman
RKP-Desa 2024: Strategi Pembangunan Ensatu
PDF
Belum ada peringkat
RKP-Desa 2024: Strategi Pembangunan Ensatu
14 halaman
RKPDes: Perencanaan Pembangunan Desa
PDF
Belum ada peringkat
RKPDes: Perencanaan Pembangunan Desa
18 halaman
Rencana Kerja Pemerintah Desa 2025
PDF
Belum ada peringkat
Rencana Kerja Pemerintah Desa 2025
8 halaman
RKP Desa Tuniwara 2022: Peraturan dan Ruang Lingkup
PDF
Belum ada peringkat
RKP Desa Tuniwara 2022: Peraturan dan Ruang Lingkup
5 halaman
Format Peraturan Desa RKP Desa
PDF
Belum ada peringkat
Format Peraturan Desa RKP Desa
7 halaman
Rencana Kerja Desa Besan 2023
PDF
Belum ada peringkat
Rencana Kerja Desa Besan 2023
5 halaman
Rencana Kerja Pemerintah Desa 2018
PDF
Belum ada peringkat
Rencana Kerja Pemerintah Desa 2018
16 halaman
Rencana Kerja Pemerintah Desa 2023
PDF
Belum ada peringkat
Rencana Kerja Pemerintah Desa 2023
86 halaman
2 Contoh Perdes Rkpdesa + Isi
PDF
Belum ada peringkat
2 Contoh Perdes Rkpdesa + Isi
27 halaman
Proses Perencanaan Pembangunan
PDF
Belum ada peringkat
Proses Perencanaan Pembangunan
18 halaman
Perdes Rkpdes-Ok - Edit
PDF
Belum ada peringkat
Perdes Rkpdes-Ok - Edit
19 halaman
2.naskah RKP Talikuran 2026
PDF
Belum ada peringkat
2.naskah RKP Talikuran 2026
14 halaman
Peraturan Desa Bintau RKP 2022
PDF
Belum ada peringkat
Peraturan Desa Bintau RKP 2022
5 halaman