fzl-22 / ALPRO-Informatika-ITTelkomSurabaya Public
Code Issues Pull requests Actions Projects Wiki Security Insig
Modul 3 : Array dan String
Edit New page Jump to bottom
Muhammad Harits edited this page 1 hour ago
·
65 revisions
Daftar Isi
Array 1 Dimensi
Array 2 Dimensi
String
Array 1 Dimensi
Pengenalan Array
Array adalah struktur data pada memori yang terdiri dari
sekumpulan elemen yang memiliki tipe data sama.
Syntax Array
<data_type> <array_name> [array_size] = {value1, value2, ..., valueN}
Array digunakan untuk menghindari penggunaan nama-nama peubah yang banyak hanya untuk
data dengan tipe yang sama dan proses yang sama. Contohnya ketika terdapat lima buah data yang
akan diproses. Apabila tidak menggunakan array, maka kita membutuhkan lima variabel untuk
menyimpan nilai masing-masing data seperti data1 , data2 , data3 , data4 , data5 . Namun, jika
menggunakan array, maka kita hanya membutuhkan satu variabel yaitu data[] .
Tidak Menggunakan Array
#include <stdio.h>
int main()
int data1 = 10;
int data2 = 20;
int data3 = 30;
int data4 = 40;
int data5 = 50;
return 0;
Menggunakan Array
#include <stdio.h>
int main()
int data[] = {10, 20, 30, 40, 50};
return 0;
Kita dapat mengakses array bedasarkan indexnya. Array memiliki 0 sebagai indeks pertama, bukan
1. Jika ukuran array adalah n, untuk mengakses elemen terakhir, digunakan indeks n-1.
Kekurangan dan Kelebihan Array
Kekurangan Array
Ukurannya Statis: Memori yang dialokasikan ke array tidak dapat diperluas atau diperkecil. Hal
ini tidak memungkinkan penyimpanan data tambahan jika array sudah penuh. Jika ukuran array
perlu ditingkatkan selama proses pengembangan di tahap selanjutnya, maka satu-satunya
pilihan adalah membuang array yang ada dan membuat array baru dengan ukuran yang
diperbesar
Penggunaan Memori: Seringkali array dideklarasikan dengan ukuran yang besar untuk
mengantisipasi apabila dibutuhkan ekspansi data. Ukuran yang besar membuat array memiliki
index yang tidak memiliki nilai, hal ini merupakan pemborosan memori.
char matkul[100] = {"ALGORITMA"};
//Hal ini merupakan pemborosan memori karena tidak semua index array matkul terisi
Kelebihan Array
Optimasi Kode:
Array dapat menyimpan dan mengakses sejumlah besar data dengan menulis
sepotong kecil kode tanpa harus mendeklarasikan variabel satu per satu.
Fungsionalitas:
Array digunakan untuk memproses banyak algoritma seperti searching, sorting,
maximum and minimum values, dan reversing dengan cara yang sederhana.
Berbasis Index:
Array menggunakan struktur data berbasis indeks yang membantu
mengidentifikasi setiap elemen dalam array dengan mudah menggunakan indeks.
Input dan Output Array 1 Dimensi
Kita dapat melakukan proses input dan output array dengan menggunakan perulangan. Terdapat
tiga macam perulangan yaitu for , while , dan do while . Kita dapat menggunakan ketiga jenis
perulangan tersebut, namun pada kesempatan kali ini kita akan belajar dengan menggunakan
perulangan for (materi perulangan akan dijelaskan lebih lanjut pada beberapa pertemuan
selanjutnya).
Berikut merupakan syntax dari perulangan for :
for (<initial_value>; <condition>; <increment_or_decrement>)
<statements>;
Output
Berikut merupakan kode program untuk menampilkan value di dalam array.
#include <stdio.h>
int main()
int nilai[5] = {70, 65, 80, 95, 90};
// Menampilkan value pada index tertentu
printf("Nilai index ke 3 adalah %d", nilai[3]);
printf("\n\n");
// Menampilkan seluruh value pada array
for(int i = 0; i < 5; i++){
printf("Nilai Index ke %d adalah %d\n", i, nilai[i]);
return 0;
Output
Nilai Index ke 0 adalah 70
Nilai Index ke 1 adalah 65
Nilai Index ke 2 adalah 80
Nilai Index ke 3 adalah 95
Nilai Index ke 4 adalah 90
Selain itu, kita dapat mengubah value dari suatu array yang sudah ada dengan kode program
berikut.
#include <stdio.h>
int main()
int nilai[5] = {70, 65, 80, 95, 90};
for(int i = 0; i < 5; i++){
printf("Nilai Index ke %d adalah %d\n", i, nilai[i]);
nilai[1] = 75;
nilai[3] = 90;
printf("\nNew Value:\n");
for(int i = 0; i < 5; i++){
printf("Nilai Index ke %d adalah %d\n", i, nilai[i]);
return 0;
Output
Nilai Index ke 0 adalah 70
Nilai Index ke 1 adalah 65
Nilai Index ke 2 adalah 80
Nilai Index ke 3 adalah 95
Nilai Index ke 4 adalah 90
New Value:
Nilai Index ke 0 adalah 70
Nilai Index ke 1 adalah 75
Nilai Index ke 2 adalah 80
Nilai Index ke 3 adalah 90
Nilai Index ke 4 adalah 90
Input
Sama seperti proses output, proses input juga dapat menggunakan perulangan untuk memasukkan
nilai ke dalam array. Kita dapat menginisialisasi index dari array yang akan diisi dengan data untuk
melakukan input elemen array.
#include <stdio.h>
int main()
int banyak_data = 5;
int nilai[banyak_data];
for (int i = 0; i < banyak_data; i++){
printf("Masukkan nilai elemen array ke-%d : ", i);
scanf("%d", &nilai[i]);
printf("\n\n");
for (int i = 0; i < banyak_data; i++){
printf("Nilai array ke-%d : %d\n", i, nilai[i]);
return 0;
}
Input
50
60
70
75
80
Output
Nilai array ke-0 : 50
Nilai array ke-1 : 60
Nilai array ke-2 : 70
Nilai array ke-3 : 75
Nilai array ke-4 : 80
Array 2 Dimensi
Sebuah array dikatakan multidimensional apabila tiap elemen array menampung array lainnya.
Apabila array satu dimensi hanya memiliki sebuah index, array multidimensi memiliki dua atau lebih
index untuk mengakses elemen dalam array tersebut.
Cara deklarasinya pun berbeda dari array satu dimensi. Kita memerlukan N buah kurung siku untuk
membuat array dengan N-dimensi.
Berikut adalah contoh kode program dengan array dua dimensi:
#include <stdio.h>
int main ()
int matrix[4][5];
matrix[2][3] = 101;
matrix[3][4] = 420;
return 0;
Apabila diilustrasikan, bentuk array dua dimensi layaknya baris dan kolom, seperti gambar di bawah.
Selain bentuk dua dimensi, kita dapat membuat array hingga N-dimensi, sesuai kebutuhan.
Kita dapat melakukan proses input dan output pada multidimensional array (2 dimensi atau lebih)
dengan menggunakan nested loop.
Berikut kode program untuk melakukan proses input dan output pada array 2 dimensi.
#include <stdio.h>
int main()
int x = 2;
int y = 3;
int matrix [x][y];
for(int i = 0; i < x; i++){
for(int j = 0; j < y; j++){
printf("Masukkan nilai matrix pada index ke [%d][%d] : ", i, j);
scanf("%d", &matrix[i][j]);
printf("\n\n");
for(int i = 0; i < x; i++){
for(int j = 0; j < y; j++){
printf("Nilai matrix pada index ke [%d][%d] adalah %d\n", i, j, matrix[i][j]);
return 0;
Input
50
60
70
80
90
100
Output
Nilai matrix pada index ke [0][0] adalah 50
Nilai matrix pada index ke [0][1] adalah 60
Nilai matrix pada index ke [0][2] adalah 70
Nilai matrix pada index ke [1][0] adalah 80
Nilai matrix pada index ke [1][1] adalah 90
Nilai matrix pada index ke [1][2] adalah 100
String
Pengenalan String
Secara umum, string merupakan kumpulan dari satu atau lebih karakter.
Spesifik pada bahasa C, string didefinisikan sebagai kumpulan karakter
yang diakhiri oleh karakter null (`'\0'`).
Sehingga apabila digambarkan seperti berikut :
Representasi String
Deklarasi String
Pada bahasa C, string direpresentasikan oleh array bertipe char . Contoh pendeklarasian string:
#include <stdio.h>
int main ()
char a[]= "Nasa";
return 0;
Contoh di atas akan mendeklarasikan string bernama str dengan kapasitas 5 karakter, di mana
str[0] = 'N' , str[1] = 'a' , str[2] = 's' , str[3] = 'a' , dan str[4] = '\0' . Perhatikan bahwa
a[4] berisi karakter '\0' (null character), walaupun dalam literal string di atas tidak ada karakter
tersebut.
Dalam bahasa C, karakter null digunakan untuk menandakan akhir dari sebuah string.
Contoh pendeklarasian string (2):
#include <stdio.h>
int main ()
char b[8];
return 0;
Contoh di atas akan mendeklarasikan string bernama array yang dapat menampung maksimal 8
karakter, termasuk null character.
Input String
Untuk menerima input string dari user, kita dapat menggunakan scanf atau gets . Perintah scanf
akan membaca inputan string dari user dan berhenti ketika ada whitespace ataupun interupsi dari
pengguna. Sedangkan gets akan membaca satu baris kumpulan karakter hingga enter atau
interupsi dari pengguna.
Contoh source code penggunaan scanf untuk membaca string:
#include <stdio.h>
int main ()
char nama[8];
printf("Nama : ");
scanf("%s", nama);
printf("Nama anda : %s", nama);
return 0;
Kita dapat menggunakan fungsi fgets untuk menyimpan String dan fungsi puts untuk
menampilkan value yang tersimpan. Kedua fungsi tersebut menjadi pengganti dari fungsi scan
untuk membaca masukan dan fungsi printf untuk menampilkan value dari String. Berikut ini
adalah contohnya :
#include <stdio.h>
int main ()
char nama[8];
printf("Nama : ");
fgets(nama, sizeof(nama), stdin);
printf("Nama anda: ");
puts(nama);
return 0;
String Array
String pada pemrograman C dapat menyimpan 1 kata atau 1 kalimat. Namun yang disimpan beruba
karakter per indexnya. Sehingga apabila kita ingin menyimpan 1 kata atau 1 kalimat dalam 1
kelompok, maka kita dapat menggunakan array 2 dimensi. Seperti contoh yang ada dibawah ini.
Dimana terdapat 4 nama yang disimpan, setiap nama disimpan dalam 1 row.
#include <stdio.h>
int main ()
char team[4][10] = {"Rose", "Jennie", "Jisoo", "Lisa"};
for(int i = 0; i < 4; i++){
for(int j = 0; j < 10; j++){
printf("%c", team[i][j]);
printf("\n");
return 0;
Dibuat pada tahun 2022 oleh Tim Asisten Praktikum Algoritma dan Pemrograman Informatika, ITTelkom Surabaya
Pages 4
Home
Modul 1 : Pengenalan Pemrograman dan Instalasi IDE
Modul 2 : Pengenalan Bahasa C
Modul 3 : Array dan String
Clone this wiki locally
[Link]