Laporan Maintenance Pompa BPO 27P01
Laporan Maintenance Pompa BPO 27P01
M FARHAN AKBAR
NIM. 2103181094
ii
12. Pihak – pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu.
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa dalam penyusunan laporan kerja
praktek ini masih banyak kesalahan sehingga masih jauh dari sempurna. Karena itu
kritik dan saran dari pembaca sangat diharapkan untuk perbaikan dan
penyempurnaan laporan kerja praktek ini kedepannya.
Akhirnya, semoga laporan kerja praktek ini dapat bermanfaat bagi
pengembangan ilmu pengetahuan pada umunya dan Teknik Mesin pada khususnya.
Aamiin Yaarobbal Alamiin.
Penulis
iii
DAFTAR ISI
iv
BAB V PENUTUP
5.1 Kesimpulan ................................................................................... 30
5.2 Saran – saran ................................................................................. 31
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN I SURAT KETERANGAN KERJA PRAKTEK ( KP )
LAMPIRAN II NILAI KERJA PRAKTEK DARI PERUSAHAAN
LAMPIRAN III LAPORAN KEGIATAN HARIAN KERJA PRAKTEK
v
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1.0 Struktur Organisasi PT. Wilmar Nabati Indonesia (WINA) .......... 5
Gambar 1.1 Flow proses Analisa perawatan .................................................... 18
Gambar 1.2 Pompa sentrifugal ........................................................................ 19
Gambar 1.3 Bagian bagian pompa sentrifugal ................................................. 20
Gambar 1.4 Irisan pompa sentrifugal............................................................... 20
Gambar 1.5 Pompa 27P01 ............................................................................... 21
Gambar 1.6 Proses pembongkaran .................................................................. 25
Gambar 1.7 Proses pelepasan impeller ............................................................ 26
Gambar 1.8 Pechanical seal............................................................................. 26
Gambar 1.9 Phaft dan bearing pompa.............................................................. 27
Gambar 2.0 Proses press bearing ..................................................................... 28
Gambar 2.1 Pemasangan mechanical seal ....................................................... 28
Gambar 2.2 Pompa sudah terpasang kembali ................................................. 29
vi
DAFTAR TABEL
Tabel 1.1 Agenda Kegiatan Kerja Praktek (KP) Minggu ke – 1 (satu) ............. 6
Tabel 1.2 Agenda Kegiatan Kerja Praktek (KP) Minggu ke – 2 (dua) .............. 6
Tabel 1.3 Agenda Kegiatan Kerja Praktek (KP) Minggu ke – 3 (tiga).............. 7
Tabel 1.4 Agenda Kegiatan Kerja Praktek (KP) Minggu ke – 4 (empat) .......... 8
Tabel 1.5 Agenda Kegiatan Kerja Praktek (KP) Minggu ke – 5 (lima) ............ 8
Tabel 1.6 Agenda Kegiatan Kerja Praktek (KP) Minggu ke – 6 (enam) ........... 9
Tabel 1.7 Agenda Kegiatan Kerja Praktek (KP) Minggu ke – 7 (tujuh) ........... 10
Tabel 1.8 Agenda Kegiatan Kerja Praktek (KP) Minggu ke – 8 (delapan) ....... 10
vii
BAB I
PENDAHULUAN
1
1.2 Tujuan Kerja Praktek
Tujuan dari kerja praktek ini yaitu sebagai berikut:
a. Untuk mengetahui definisi dari Maintenance
b. Untuk mengetahui pengertian dari Maintenance
c. Untuk mengetahui proses yang terjadi di Workshop maintenance
d. Untuk mengetahui jenis – jenis perawatan yang dilakukan dan mengetahui
kerusakan yang terjadi pada pompa, dan valve
e. Menjelaskan profil serta visi dan misi PT. Wilmar Nabati Indonesia
2
BAB II
PROFIL PERUSAHAAN
3
Komitmen yang tinggi dari manajemen dan karyawannya memungkinkan PT.
WINA untuk berkembang lebih besar lagi. Hal ini terbukti dengan telah di
perolehnya sertifikat ISO 9001:2008 pada tanggal 6 Oktober 2009. Didalam
menjalankan operasional perusahaan, manajemen PT. WINA telah mendapatkan
suatu visi dan misi yaitu mendukung bisnis operasional group sehingga tercapai
kapasitas yang optimal dan kualitas yang sesuai dengan permintaan pelanggan serta
waktu pengiriman yang tepat dengan cara penggembangan kinerja sumber daya
manusia yang ada. Pada tahun 2009 PT. WINA nama menjadi PT. WILMAR
NABATI INDONESIA sebagai wujud perkembangan usaha yang semakin besar
dan mulai membangun pabrik – pabrik baru di luar kota dumai dibawah bendera
WILMAR Group.
2.2 Visi dan Misi PT. Wilmar Nabati Indonesia
Visi dari PT. Wilmar Nabati Indonesia, yaitu:
“Perusahaan kelas dunia yang dinamis di bisnis agrikultur dan industri terkait
dengan pertumbuhan yang dinamis dengan tetap mempertahankan posisinya
sebagai pemimpin pasar di dunia melalui kemitraan dan manajemen yang baik.
Misi dari PT. Wilmar Nabati Indonesia, yaitu:
“menjadi mitra bisnis yang unggul dan layak dipercaya bagi stakeholder.
2.3 Struktur Organisasi di PT. Wilmar Nabati Indonesia
Struktur organisasi adalah gambaran umum hubungan kerjasama antara dua
orang atau lebih dengan tugas yang saling berhubungan satu sama lain supaya
tercapainya suatu tujuan yang sama. Struktur organisasi bagi perusahaan sangat
penting dalam menentukan jalannya perusahaan tersebut. Job description,
wewenang dan tanggung jawab dapat digambarkan pada struktur organisasi,
sehingga para karyawan mengetahui job description dan tanggung jawab masing –
masing.
4
General Manager
Deputi General
Manager
Factory Manager
Gambar 1.0 Struktur Organisasi PT. Wilmar Nabati Indonesia (PT. WINA)
2.4 Ruang lingkup Bidang Usaha
PT. Wilmar Nabati Indonesia (WINA) bergerak dalam bidang agrokultural
yaitu pengolahan PK (Palm Karnel) menjadi PKO (Palm Karnel Oil) dan PKE
(Ampas). Produk yang dihasilkan dari pengolahan bahan baku tersebut CPKO
(Crude Palm Karnel Oil) sebagai bahan baku untuk di proses di PT. Oleo Chemical
dan Refinery untuk mendapatkan produk yang diinginkan dan PKE untuk pakan
ternak. Produk – produk yang diminta tergantung grade yang diminta oleh
permintaan konsumen. Produk unggulan perusahaan di PT. Wilmar Nabati
Indonesia (WINA) yaitu PKE yang dikirim melalui dermaga ke luar negeri.
Beberapa Negara yang menjadi tempat pemasaran produk PT. Wilmar Nabati
Indonesia (WINA) adalah negara – negara di Australia dan Belanda.
5
BAB III
DESKRIPSI KEGIATAN SELAMA KERJA PRAKTEK (KP)
6
Pengecekan pompa
sentrifugal yang kurang Di refinery
12 Nov 09.00 s/d
4 tekanan 1 & Pk.
2020 17.00 wib
Perbaikan pompa di pk Plant
plant
Pengecekan metering
13 Nov 09.00 s/d pump dan perbaikan Di refinery
5
2020 17.00 wib Pergantian pompa 2
metering pump
66 09.00 s/d Pengecekan pompa yang
14 Nov pernah di maintenance
17.00 wib Di reff 1
2020 pada refinery
dan 2
7
Pasang strainer pompa
26 Nov 09.00 s/d Di Cooling
4 cooling chiller fraksinasi
2020 17.00 wib tower ref 2
2 yang bocor
27 Nov 09.00 s/d Check kelengkapan Di Cooling
5
2020 17.00 wib cooling tower dirty baru tower diry
66 09.00 s/d Repair pompa fatrap 04
28 Nov refinery 2
17.00 wib Di refinery
2020
2
8
Tabel 3.7 Agenda Kegiatan Kerja Praktek (KP) Minggu ke – 7 (empat)
No Tanggal Jam Kegiatan Tempat
14 Des 08.00 s/d Alignment fan cooling
1 Di refinery 2
2020 16.00 wib tower dirty refinery 2
Des 08.00 s/d Check pompa p 120c
Di cooling
15
2 chiller fraksinasi 410613 tower
2020 16.00 wib
refinery 1
16 Des 08.00 s/d Levelkan fan dirty Di Cooling
3
2020 16.00 wib refinery 2 tower ref 2
17 Des 08.00 s/d Welding line condensate
4 Di refinery 2
2020 16.00 wib citrid refinery 2
18 Des 08.00 s/d Pasang cover eks spiral
5 Di workshop
2020 16.00 wib refinery 2
66 19 Des 08.00 s/d Servis valve Niagara
filter refinery 2
2020 16.00 wib Di refinery 2
9
3.3 Perangkat Yang di Gunakan
Selama mahasiswa melaksanakan praktek kerja industri mahasiswa di tuntut
langsung dalam melaksankan kegiatan kerja di area workshop. Guna untuk
menerapkan ilmu – ilmu yang telah di bekali dari Politeknik Negeri Bengkalis dan
sekaligus membantu pekerjaan karyawan. Dalam hal ini mahasiswa selama
melakukan kerja praktek di perusahaan banyak menggunakan peralatan untuk
membantu pekerjaan yang di berikan. Diantara perangkat yang digunakan adalah
sebagai berikut:
1. Alat Pengaman (Safety)
2. Kunci pas dan Ring satu set
3. Palu
4. Kunci inggeris
5. Besi pipa
6. Dongkrak
7. Kunci L Segi Enam
8. Kunci Pipa
9. Gerinda Duduk
10. Pahat
11. Mesin press hidrolik
12. Mistar baja
13. Sigmat
3.4 Data – data Yang Diperlukan
Dalam melakukan pengumpulan data dan mendapatkan serta memperoleh
data yang akurat dan benar penulis menggunakan metode pengumpulan data
melalui berbagai cara yang diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Observasi
Merupakan metode pengumpulan data yang komplek karena melibatkan
berbagai faktor dalam pelaksanaannya. Metode observasi dilakukan dengan
cara mengamati langsung terhadap semua kegiatan yang berlangsung, baik
melalui praktek dilapangan maupun dengan memperhatikan teknisi yang
sedang bekerja.
10
2. Interview
Merupakan metode pengumpulan data yang dilakukan melalui tatap muka dan
tanya jawab secara langsung baik dengan supervisor maupun dengan teknisi
yang ada di ruang lingkup industri/perusahaan
3. Studi Perpustakaan
Studi Perpustakaan adalah metode pengumpulan data yang tidak ditujukan
langsung kepada subjek penelitian. Merupakan metode pengumpulan data yang
dilakukan dengan cara membaca dan mempelajari literatur – literatur yang
berhubungan dengan proses dan cara kerja, juga catatan – catatan yang
didapatkan di bangku kuliah.
3.5 Dokumen Dan File Yang Di Hasilkan
Selama kegiatan kerja praktek berlangsung di PT. Wilmar Pelintung,
perusahaan memberikan beberapa dokumen dan file yang dapat diakses oleh
mahasiswa seperti:
1. Struktur Organisasi PT. Wilmar Pelintung
Pihak perusahaan juga memiliki dokumen rahasia yang tidak dapat diakses
oleh pekerja/mahasiswa magang, karena dokumen dan file itu merupakan rahasia
perusahaan.
3.6 Kendala Yang di Hadapi Dalam Menyelesaikan Tugas
Adapun kendala – kendala yang di hadapi dalam pembuatan dan penyelesaian
tugas praktek ini yaitu:
1. Keterbatasan peralatan kerja sehingga menghambat pekerjaan.
2. Kurangnya pengetahuan tentang penyusunan laporan kerja praktek yaitu dari
segi bahasa, tata tulis, paragraf, dan lampiran yang diperlukan dalam
pembuatannya.
3. Terbatasnya waktu kerja praktek sehingga pada saat pengumpulan data untuk
penyelesaian laporan tidak semua di dapati dari perusahaan tempat kerja
praktek.
3.7 Hal – hal Yang Dianggap Perlu
Dalam proses menyelesaikan laporan Kerja Praktek ini, ada beberapa hal
yang di anggap perlu diantaranya adalah sebagai berikut:
11
1. Mengambil data – data dan beberapa dokumen yang harus di buat pada
penyusunan laporan KP.
2. Menyesuaikan data dengan judul laporan yang dibuat.
3. Mengumpulkan beberapa informasi dan bahan untuk penyusunan laporan dari
media informasi.
4. Mencari referensi buku – buku dari staf dan karyawan dari perusahaan tersebut.
12
BAB IV
MAINTENANCE POMPA BPO 27P01 AREA REFINERY II
DI PT WILMAR NABATI INDONESIA
• Pompa Aksial
Pompa aksial adalah pompa yang pada saat terjadi kenaikan kecepatan
putaran pada impeller, aliran pada saluran discharge arahnya aksial (searah
poros).
• Pompa Campuran
Mixed pump adalah pompa yang pada saat terjadi kenaikan kecepatan
putaran pada impeller, arah aliran pada saluran discharge merupakan
gabungan antara sentrifugal dan aksial.
13
• Pompa Sentrifugal (Radial)
Pompa Sentrifugal adalah pompa yang dimana pada saat terjadi kenaikan
kecepatan pada impeller, aliran fluida pada sisi discharge (keluaran)
arahnya sentrifugal (tegak lurus terhadap poros).
4.2 Prinsip kerja, masalah, dan metode penelitian pada pompa sentrifugal
Daya putar dari penggerak mula (motor/turbin) diberikan pada poros pompa
untuk memutar impeller, impeller yang berputar akan menghisap fluida lalu
memutarkannya. Akibat dari putaran fluida cair yang cepat maka timbul gaya
Sentrifugal yang besar sehingga cairan akan terlempar dan mengalami kenaikan
kecepatan. Setelah keluar dari impeller, fluida akan mengalir dan ditampung pada
saluran berbentuk spiral (volute) kemudian sebagian kecepatan aliran dirubah
menjadi tekanan keluaran (discharge pressure). Jadi di dalam impeller, fluida
mengalami kenaikan energi kinetik.
1. masalah mekanika :
• impeller jebol
• mechanical seal bocor
• shaft patah bengkok
2. masalah operasional
14
3. Gangguan – gangguan pada Pompa
• Surging
Surging ialah kondisi beban atau suply masuk tidak sebanding dengan
keluaran atau pemakaian yang mengakibatkan fan impeler mengalami
fibrasi akibat beban gesekan terhadap udara
• Kavitasi
Kavitasi adalah fenomena perubahan fase uap dari zat cair yang sedang
mengalir, karena tekanannya berkurang hingga di bawah tekanan uap
jenuhnya. Pada pompa bagian yang sering mengalami kavitasi adalah sisi
hisap pompa. Misalnya, air pada tekanan 1 atm akan mendidih dan menjadi
uap pada suhu 100 derajat celcius.
• Vibrasi
Vibrasi pada pompa adalah getaran yang melebihi standar yang sudah di
tentukan. Getaran pada pompa di akibatkan aus nya bearing atau kurang
balance dalam alignment pada pompa
15
4.2.3 FLOW PROSES ANALISA PERAWATAN
16
4.2.4 METODE PENGUMPULAN DATA
Dalam proses maintenance ini metode pengumpulan data yang digunakan
adalah :
1. metode observasi yaitu metode pengumpulan data dengan cara melakukan
pengamatan secara langsung terhadap objek yang akan di bahas
2. metode interview yaitu metode pengumpulan data dengan cara melakukan
diskusi langsung dengan pembimbing dan operator di lapangan
17
Gambar1.3 bagian bagian pompa sentrifugal
18
Spesifikasi pompa sentrifugal 27P01
Kondisi operasi
• Fluida : BPO (MINYAK)
• Tekanan fluida pompa : 205 bar
• Kebutuhan tenaga : 75 KW
• Rpm : 2975
• Suhu : 115-130*C
• Flow : 141 m3/h
19
Trouble shooting pompa
20
4.4 Maintenance Pompa sentrifugal P2701 Pompa BPO Area refinery 2 PT.
Wilmar nabati Indonesia
Predictive Maintenance
Preventive Maintenance
21
Hal-hal yang dilakukan pada saat melakukan preventive maintenance pada pompa
sentrifugal adalah sebagi berikut :
adalah :
1. Pemberian pelumas
2. Awal pengoperasian
22
4. Memperkuat penekanan pompa
4.4.2 Pelaksanaan
1. Siapkan alat pemanas (acetylene), gunakan jika ada part logam yang sulit
dibuka karena karat atau ada dua bagian part logam yang menyatu karena
panas (welding effect).
2. Bongkar accessories pompa (jika ada).
3. Buka baut-baut pengikat cover pompa.
23
4. Lepas cover casing pompa.
5. Lepas impeller.
24
10. Buka cover bearing housing IB.
11. Gunakan palu , dorong ujung shaft OB ke arah IB sampai shaft dab
a. bearing keluar dari body pompa (bearing housing).
1. Ukur semua part baru (pengganti) yang akan dipasang, pastikan sesuai
dengan standar atau rekomendasi.
2. Pasang bearing ke shaft dengan menggunakan bearing heater, kemudian
press dengan hidrolik press.
25
Gambar 2.0 proses press bearing
26
7. Pasang casing ke body pompa secara vertikal.
8. Ikat baut gland mechanical seal / glandpacking.
9. Pasang impeller serta pastikan key dan lock nut terpasang dengan benar. .
10. Pasang cover casing pompa
11. Cek putaran rotor dan pastikan putaran ringan serta tidak ada gesekan.
12. Jika tidak ada gesekan maka perakitan bisa dilanjutkan.
13. Ikat baut-baut mech seal dan stel sesuai standar.
14. Lakukan hydrotest sesuai tekanan standar pada mechanical seal, pastikan
tidak ada kebocoran pada mechanical seal dan casing.
15. Pastikan semua baut-baut serta accessories telah terpasang dan terikat
dengan benar.
16. Perakitan pompa di lokasi dan alignment pada pompa
27
BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Selama pelaksanaan praktek lapangan industri di PT. Wilmar Nabati
Indonesia penulis banyak sekali mandapatkan pengalaman dan pengetahuan yang
berguna untuk diterapkan nantinya dalam pendidikan ataupun setelah tamat
nantinya. Dari pelaksanaan praktek lapangan industri yang penulis dapatkan di
bangku kuliah,maka dari itu penulis dapat mengambil kesimpulan dari penelitian
selama kerja praktek ini adalah:
Umumnya kerusakan pompa selalu berhubungan dengan kebocoran,
kerusakan umum lainnya adalah pompa berisik, dan pompa bergetar
Fungsi dari gasket adalah untuk mencegah kebocoran dan menjaga
kompresi agar tetap normal
Dalam proses pemasangan pompa ,alignment pada pompa adalah hal yang
wajib di perhatikan, karena keawetan dan umur pompa juga bergantung
terhadap alignment
5.2 Saran – saran
Sesuai dengan tujuan praktek lapangan industri yang dilakukan di PT.
Wilmar Nabati Indonesia, mahasiswa dapat memberikan masukan dan mengatasi
masalah yang terjadi sesuai dengan kemampuan mahasiswa, adapun saran-saran
yang dapat penulis sampaikan:
• Menurut saya Alat seperti kunci torsi bisa bermanfaat saat penggerjaan
pompa di lapangan agar penguncian pompa sesuai dengan torsi maksimum
yang di berikan , dan kuat penguncian bisa merata di seluruh pompa
• Pengecekan berkala terhadap pompa harus sering dilakukan agar kerusakan
yang lebih besar terhadap pompa / breakdown bisa di hindari
28
DAFTAR PUSTAKA
HARI : Selasa
TANGGAL : 03 November 2020
No URAIAN KEGIATAN PEMBERI PARAF
TUGAS
HARI : Rabu
TANGGAL : 11 November 2020
No URAIAN KEGIATAN PEMBERI PARAF
TUGAS
HARI : Kamis
TANGGAL : 26 November 2020
No URAIAN KEGIATAN PEMBERI PARAF
TUGAS
Alignment Pompa di PK
1 Plant
HARI : Selasa
TANGGAL : 24 November 2020
No URAIAN KEGIATAN PEMBERI PARAF
TUGAS
HARI : Senin
TANGGAL : 21 Desember 2020
No URAIAN KEGIATAN PEMBERI PARAF
TUGAS