RS BHAYANGKARA
M HASAN PALEMBANG DEKONTAMINASI PERALATAN
PERAWATAN PASIEN
Jln. Jenderal Sudirman NOMOR : NO. REVISI HALAMAN
Km. 4,5 Palembang SPO / nomor surat / bulan …………….. 1/2
Tlp. (0711) 414855 pembuatan / tahun
pembuatan / Rumkit
Disahkan Oleh:
TANGGAL TERBIT KEPALA RUMAH SAKIT BHAYANGKARA
STANDAR M. HASAN PALEMBANG
PROSEDUR
OPERASIONAL
.......................... dr. WAHONO EDHI PRASTOWO., SpPD, FINASIM
AJUN KOMISARIS BESAR POLISI NRP 78020928
PENGERTIAN Suatu proses untuk menghilangkan/memusnahkan mikroorganisme dan kotoran
yang melekat pada peralatan medis/objek, sehingga aman untuk penggunaan
selanjutnya, meliputi pembersihan, disinfeksi, sterilisasi.
TUJUAN 1. Agar instrument terbebas dari kotoran dan mikroorganisme.
2. Meminimalisasi terjadinya infeksi nasokomial.
KEBIJAKAN Surat Keputusan Kepala RS Bhayangkara M Hasan Palembang Nomor : Tentang
Kebijakan Sterilisasi RS Bhayangkara M Hasan Palembang.
1. Rendam peralatan bekas pakai dalam air dan detergen atau Alkazime lalu
PROSEDUR
dibersihkan dengan mengguankan sikat sebelum dilakukan disenfeksi tingkat
tinggi (DTT) atau sterilisasi.
2. Peralatan yang telah dipakai untuk pasien infeksius harus dikontaminasi
terlebih dahulu sebelum digunakan untuk pasien lainnya.
3. Pastikan peralatan sekali pakai dibuang dan dimusnakan sesuai prinsip
pembuangan sampah dan limbah yang benar. Hal ini juga berlaku untuk alat
yang dipakai berulang jika akan dibuang sesuai SPO pemilahan sampah.
4. Untuk alat bekas pakai yang akan dipakai ulang, setelah dibersihkan dengan
menggunakan sikat di air menggalir, kemudiann direndam dengan Alkaside
selama 15 menit lalu d bersihkan dengan sika t di air mengalir.
5. Peralatan non kritikal yang terkontaminai, dapat didisenfeksi menggunakan
alkohol 70%. Peralatan semikritikal didisinfeksi atau didisinfeksi atau
disterilisasi.
1. Untuk peralatan yang besar seperti USG dan X-Ray, dapat didekontaminasi
permukaannya setelah digunakan diruangan isolasi.
2. Petugas mencatat semua alat/barang yang di cuci d buku dekontaminasi.
RS BHAYANGKARA
M HASAN PALEMBANG DEKONTAMINASI PERALATAN
PERAWATAN PASIEN
Jln. Jenderal Sudirman NOMOR : NO. REVISI HALAMAN
Km. 4,5 Palembang SPO / nomor surat / bulan …………….. 2/2
Tlp. (0711) 414855 pembuatan / tahun
pembuatan / Rumkit
UNIT TERKAIT 1. Seluruh petugas CSSD
2. Seluruh ruang perawatan.
RS BHAYANGKARA
M HASAN PALEMBANG PROSEDUR RESTERILISASI
ALAT/BARANG STERIL
Jln. Jenderal Sudirman NOMOR : NO. REVISI HALAMAN
Km. 4,5 Palembang SPO / nomor surat / bulan …………….. 1/2
Tlp. (0711) 414855 pembuatan / tahun
pembuatan / Rumkit
Disahkan Oleh:
TANGGAL TERBIT KEPALA RUMAH SAKIT BHAYANGKARA
STANDAR M. HASAN PALEMBANG
PROSEDUR
OPERASIONAL
.......................... dr. WAHONO EDHI PRASTOWO., SpPD, FINASIM
AJUN KOMISARIS BESAR POLISI NRP 78020928
PENGERTIAN Pengawasan/pemeriksaan alat atau barang steril yang keluar dari mesin sterilisasi
TUJUAN 1. Untuk memastikan / menjamin barang steril yang keluar dari mesin steril
yang keluar dari mesin sterilisasi dalam kondisi steril sehingga aman bagi
pasien.
2. Patient safety.
KEBIJAKAN Surat Keputusan Kepala RS Bhayangkara M Hasan Palembang Nomor : Tentang
Kebijakan Sterilisasi RS Bhayangkara M Hasan Palembang.
1. Proses sterilisai alat/barang di awasi/diperiksas oleh petugas operator
PROSEDUR
sterilisasi dan petugas penyimpanan/distribusi CSSD.
2. Periksa dan pastikan alat/barang yang di sterilkan kemasan/pouchesnya
masih utuh, tidak terbuka, dan segel tidak rusak.
3. Periksa kemasan dalam keadaan kering dan tidak ada noda.
4. Periksa satu demi satu indikator internal dan eksternal, perhatikan
perubahan warna dari hijau menjadi hitam jika tidak ada perubahan warna
berati barang tidak steril dan harus sterilisasi ulang.
5. Perhatikan barang yang di sterilkan bila kemasannya basah, barang
tersebut harus di steril ulang karena tidak terjamin ke sterilannya.
6. Petugas penyimpanan/distribusi sterilisasi menyerahkan alat atau barang
yang akan di steril ulang ke petugas sterilisasi untuk :
a. Setting, kemasa dan labeling ulang.
b. Sterilisasi ulang.
7. Barang yang sudah steril di simpan/distribusi
RS BHAYANGKARA
M HASAN PALEMBANG PROSEDUR RESTERILISASI
ALAT/BARANG STERIL
Jln. Jenderal Sudirman NOMOR : NO. REVISI HALAMAN
Km. 4,5 Palembang SPO / nomor surat / bulan …………….. 2/2
Tlp. (0711) 414855 pembuatan / tahun
pembuatan / Rumkit
UNIT TERKAIT Seluruh petugas CSSD.
RS BHAYANGKARA
M HASAN PALEMBANG PROSEDUR PENERIMAAN
ALAT/BARANG ON STERIL DAN KOTOR
DARI RUANGAN / UNIT PENGGUNA KE
CSSD
Jln. Jenderal Sudirman NOMOR : NO. REVISI HALAMAN
Km. 4,5 Palembang SPO / nomor surat / bulan …………….. 1/2
Tlp. (0711) 414855 pembuatan / tahun
pembuatan / Rumkit
Disahkan Oleh:
TANGGAL TERBIT KEPALA RUMAH SAKIT BHAYANGKARA
STANDAR M. HASAN PALEMBANG
PROSEDUR
OPERASIONAL
.......................... dr. WAHONO EDHI PRASTOWO., SpPD, FINASIM
AJUN KOMISARIS BESAR POLISI NRP 78020928
PENGERTIAN Proses penerimaan semua alat/barang on steril dan kotor dari ruangan/unit
pengguna yang akan disterililkan harus dilakukan pencatatan baik itu tanggal
penerimaan, jam penerimaan, nama alat/instrumen, jumlah, satuan, nama
pengirim dan unit pengirimnya.
TUJUAN 1. Menerima alat/barang kesehatan kotor dari ruangan/unit pengguna secara
baik dan benar untuk mencegah kontaminasi silang pada pasien, petugas
dan fasilitas lainnya.
2. Untuk membantu efektifitas dari desinfeksi sampai proses sterilisasi.
3. Untuk mencegah kehilangan dan kerusakan alat / barang.
KEBIJAKAN Surat Keputusan Kepala RS Bhayangkara M Hasan Palembang Nomor : Tentang
Kebijakan Sterilisasi RS Bhayangkara M Hasan Palembang.
1. P Petugas ruangan / unit pengguna (perawat/bidan, pekarya) menyerahkan
PROSEDUR alat dan barang dalam kondisi bebas dari darah dan cairan tubuh lainnya
yang dibawah kontainer tertutup dengan menyerahkan formulir dan buku
penitipan/peminjaman.
2. Petugas dekontaminasi dan petugas ruangan/unit pengguna memeriksa dan
menghitung alat dan barang yang diserahkan.
3. Petugas sterilisasi dan petugas ruangan/unit pengguna (perawat/bidan,
pekarya) serah terima dengan menandatangani formulir dan buku
penitipan/peminjaman.
4. Petugas dekontaminasi mencatat jumlah dan jenis alat/barang kedalam buku
penerimaan alat/barang.
5. Petugas dekontaminasi mencuci tangan sesuai Spo mencuci tangan.
6. Petugas dekontaminasi menggunakan pakaian sesuai SPO pakaian.
RS BHAYANGKARA
M HASAN PALEMBANG PROSEDUR PENERIMAAN
ALAT/BARANG ON STERIL DAN KOTOR
DARI RUANGAN / UNIT PENGGUNA KE
CSSD
Jln. Jenderal Sudirman NOMOR : NO. REVISI HALAMAN
Km. 4,5 Palembang SPO / nomor surat / bulan …………….. 2/2
Tlp. (0711) 414855 pembuatan / tahun
pembuatan / Rumkit
PROSEDUR 7. Terminasi
8. Petugas melakukan kebersihan tangan.
UNIT TERKAIT 1. Seluruh petugas CSSD.
2. Seluruh unit terkait
RS BHAYANGKARA
M HASAN PALEMBANG PROSEDUR RESTERILISASI
ALAT/BARANG KADALUARSA
Jln. Jenderal Sudirman NOMOR : NO. REVISI HALAMAN
Km. 4,5 Palembang SPO / nomor surat / bulan …………….. 1/2
Tlp. (0711) 414855 pembuatan / tahun
pembuatan / Rumkit
Disahkan Oleh:
TANGGAL TERBIT KEPALA RUMAH SAKIT BHAYANGKARA
STANDAR M. HASAN PALEMBANG
PROSEDUR
OPERASIONAL
.......................... dr. WAHONO EDHI PRASTOWO., SpPD, FINASIM
AJUN KOMISARIS BESAR POLISI NRP 78020928
PENGERTIAN Alat atau barang steril kadaluarsa yang bisa dilihat pada expired date pada
kemasan.
TUJUAN 1. Sebagai acuan penerapan langkah-langkah pemantauan peralatan medis
kadaluarsa di unit kerja dan menjamin alat/barang yang akan dipergunakan
untuk tindakan pelayanan pasien dalam kondisi steril.
2. Patient safety.
KEBIJAKAN Surat Keputusan Kepala RS Bhayangkara M Hasan Palembang Nomor : Tentang
Kebijakan Sterilisasi RS Bhayangkara M Hasan Palembang.
1. Petugas distribusi/penyimpanan sterilisasi melakukan pemeriksaan alat/barang
PROSEDUR
steril yang akan di distribusikan ke ruangan.
2. Petugas distribusi/penyimpanan sterilisasi cek tanggal kadaluarsa pada
kemasan sesuai SPO pemantauan alat.
3. Bila ditemukan alat/barang expired date, pisahkan alat atau barang d konteiner
yang di beri label expired.
4. Petugas distribusi/penyimpanan sterilisasi menarik alat atau barang yang sudah
kadaluarsa dari ruangan penyimpanan.
5. Petugas distribusi/penyimpanan sterilisasi menyerahkan alat/barang kepetugas
sterilisasi untuk : a).Setting, kemas dan lebeling ulang, b).Sterilisasi ulang.
UNIT TERKAIT Seluruh petugas CSSD.
RS BHAYANGKARA
M HASAN PALEMBANG PROSEDUR PEMANTAUAN
PERALATAN/BAHAN MEDIS
KADALUARSA
Jln. Jenderal Sudirman NOMOR : NO. REVISI HALAMAN
Km. 4,5 Palembang SPO / nomor surat / bulan …………….. 1/2
Tlp. (0711) 414855 pembuatan / tahun
pembuatan / Rumkit
Disahkan Oleh:
TANGGAL TERBIT KEPALA RUMAH SAKIT BHAYANGKARA
STANDAR M. HASAN PALEMBANG
PROSEDUR
OPERASIONAL
.......................... dr. WAHONO EDHI PRASTOWO., SpPD, FINASIM
AJUN KOMISARIS BESAR POLISI NRP 78020928
PENGERTIAN Memantau/mengawasi barang steril yang disimpan di tiap-tiap unit apakah barang
steril, tersebut sudah kadaluarsa
TUJUAN 1. Sebagai acuan penerapan langkah-langkah pemantauan peralatan medis
kadaluarsa di unit kerja dan menjamin alat/barang yang akan dipergunakan
untuk tindakan pelayanan pasien dalam kondisi steril.
2. Patient safety.
KEBIJAKAN Surat Keputusan Kepala RS Bhayangkara M Hasan Palembang Nomor : Tentang
Kebijakan Sterilisasi RS Bhayangkara M Hasan Palembang.
1. Di unit pemakai, peralatan medis di pantau oleh petugas unit yang
PROSEDUR bertanggung jawab dan petugas sterilisasi.
2. Di sterilisasi peralatan medis di pantau oleh petugas operator sterilisasi
dan petugas penyimpanan/distribusi sterilisasi.
3. Perhatikan batas tanggal pemakaian (tanggal kadaluarsa) pada tiap-tiap
kemasan steril. Masa berlaku barang steril : a). Untuk kemasan linen = 3
bulan, b). Untuk kemasan pouches = 3 bulan
4. Prioritaskan pemakaian barang yang hampir mendekati tanggal
kadaluarsa.
5. Pastikan bahwa kemasan masih utuh, segel tidak rusak, dan kemasan
dalam keadaan kering dan tidak ada noda.
6. Hindarkan hal-hal yang menyebabkan barang steril terkontaminasi
misanya bungkusnya robek, basah, sering dipegang-pegang dan kondisi
area penyimpanan yang terbuka, lembab, kotor, dsb.
7. Bila ditemukan peralatan medis yang telah melewati masa kadaluarsa atau
kemasannya tidak utuh, segel rusak, atau kemasan basah, maka peralatan
RS BHAYANGKARA
M HASAN PALEMBANG PROSEDUR PEMANTAUAN
PERALATAN/BAHAN MEDIS
KADALUARSA
Jln. Jenderal Sudirman NOMOR : NO. REVISI HALAMAN
Km. 4,5 Palembang SPO / nomor surat / bulan …………….. 2/2
Tlp. (0711) 414855 pembuatan / tahun
pembuatan / Rumkit
PROSEDUR tesebut harus segera ditarik kembali ke sterilisasi.
8. Di sterilisasi semua peralatan yang kadaluarsa atau kemasan yang tidak
utuh, segel rusak, atau kemasan basah, akan di proses ulang sesuai
prosedur.
9. Semua alat/barang yang sudah expired di catat di buku expired.
UNIT TERKAIT 1. Seluruh petugas CSSD.
2. Seluruh unit kerja terkait.
3. Seluruh tim PPI.
RS BHAYANGKARA
M HASAN PALEMBANG STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL
PROSEDUR STERILIZATION RECORD
Jln. Jenderal Sudirman NOMOR : NO. REVISI HALAMAN
Km. 4,5 Palembang SPO / nomor surat / bulan …………….. 1/2
Tlp. (0711) 414855 pembuatan / tahun
pembuatan / Rumkit
Disahkan Oleh:
TANGGAL TERBIT KEPALA RUMAH SAKIT BHAYANGKARA
STANDAR M. HASAN PALEMBANG
PROSEDUR
OPERASIONAL
.......................... dr. WAHONO EDHI PRASTOWO., SpPD, FINASIM
AJUN KOMISARIS BESAR POLISI NRP 78020928
PENGERTIAN Untuk pengemasan, kodifikasi dari pencatatan seluruh alat/barang sebelum
dilakukan sterilisasi.
TUJUAN 1. Menjaga kehilangan serta menjamin sterilisasi alat/barang setelah proses
sterilisasi selesai.
2. Mengetahui batas kadaluarsa alat yang diberikan.
KEBIJAKAN Surat Keputusan Kepala RS Bhayangkara M Hasan Palembang Nomor : Tentang
Kebijakan Sterilisasi RS Bhayangkara M Hasan Palembang.
1. Petugas sterilisasi/pengemasan melakukan pengemasan seluruh
PROSEDUR alat/barang yang akan disterilkan dengan linen atau poches.
2. Petugas sterilisasi/pengemasan memasukan autoclave tape/indikator
internal kedalam poches kemasan alat.
3. Petugas sterilisasi/pengemasan melakukan pengepresan/sealer pouches
yang berisi alat menggunakan mesin sealer.
4. Petugas sterilisasi/pengemasan menempelkan autoclave tape/indikator
eksternal dengan label tanggal, bulan, tahun sterilisasi, nomor lot dan
tanggal, bulan, tahun kadaluarsa alat/barang pada alat yang sudah
dibungkus pouches atau linen : a). Untuk instrument dan untuk kassa :
kadaluarsa 3 bulan, b). Untuk linen yang dibungkus pouches : kadaluarsa
3 bulan, c). Untuk linen yang dibungkus linen : kadaluarsa 3 bulan.
5. Serahkan alat/barang tersebut kepada operator bahwa alat tersebut siap
disterilkan.
RS BHAYANGKARA
M HASAN PALEMBANG STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL
PROSEDUR STERILIZATION RECORD
Jln. Jenderal Sudirman NOMOR : NO. REVISI HALAMAN
Km. 4,5 Palembang SPO / nomor surat / bulan …………….. 2/2
Tlp. (0711) 414855 pembuatan / tahun
pembuatan / Rumkit
UNIT TERKAIT 1. Seluruh petugas CSSD.
2. Seluruh Unit Kerja Terkait.
RS BHAYANGKARA
M HASAN PALEMBANG PROSEDUR RECALL DAN PELAYANAN
STERILISASI SENTRAL
Jln. Jenderal Sudirman NOMOR : NO. REVISI HALAMAN
Km. 4,5 Palembang SPO / nomor surat / bulan …………….. 1/2
Tlp. (0711) 414855 pembuatan / tahun
pembuatan / Rumkit
Disahkan Oleh:
TANGGAL TERBIT KEPALA RUMAH SAKIT BHAYANGKARA
STANDAR M. HASAN PALEMBANG
PROSEDUR
OPERASIONAL
.......................... dr. WAHONO EDHI PRASTOWO., SpPD, FINASIM
AJUN KOMISARIS BESAR POLISI NRP 78020928
PENGERTIAN Penarikan alat/barang yang diduga tidak steril.
TUJUAN 1. Menjamin alat/barang yang akan dipergunakan untuk tindakan pelayanan
pasien dalam kondisi steril.
2. Patient Safety.
KEBIJAKAN Surat Keputusan Kepala RS Bhayangkara M Hasan Palembang Nomor : Tentang
Kebijakan Sterilisasi RS Bhayangkara M Hasan Palembang.
1. Tindakan yang harus diambil oleh Petugas Sterilisasi Sentral apabila terjadi :
PROSEDUR A. Gagal proses sterilisasi (kegagalan chemical indikator, Biological indicator
dan Monitoring Fisik).
a. Karantina Mesin Autoclave (mesin tidak boleh digunakan).
b. Menarik alat/barang (sterilisasi ulang).
c. Mengusulkan perbaikan, validasi dan kalibrasi.
B. Gagal penyimpanan/ Transportasi/ Expired Date.
a. Tarik dari penyimpanan dan peredaran.
b. Desinfeksi dan pencucian ulang.
c. Setting, kemas dan labeling ulang.
d. Sterilisasi ulang.
C. Telah digunakan
a. Pemberitahuan ke dokter.
b. Pemberitahuan ke Tim PPI dan Tim Mutu.
c. Pengawasan Ketat.
RS BHAYANGKARA
M HASAN PALEMBANG PROSEDUR RECALL DAN PELAYANAN
STERILISASI SENTRAL
Jln. Jenderal Sudirman NOMOR : NO. REVISI HALAMAN
Km. 4,5 Palembang SPO / nomor surat / bulan …………….. 2/2
Tlp. (0711) 414855 pembuatan / tahun
pembuatan / Rumkit
UNIT TERKAIT [Link] petugas CSSD.
[Link] Unit Kerja Terkait.
RS BHAYANGKARA
M HASAN PALEMBANG PENDISTRIBUSIAN ALAT/BARANG
STERIL DAN DTT KE RUANGAN/UNIT
PENGGUNA
Jln. Jenderal Sudirman NOMOR : NO. REVISI HALAMAN
Km. 4,5 Palembang SPO / nomor surat / bulan …………….. 1/2
Tlp. (0711) 414855 pembuatan / tahun
pembuatan / Rumkit
Disahkan Oleh:
TANGGAL TERBIT KEPALA RUMAH SAKIT BHAYANGKARA
STANDAR M. HASAN PALEMBANG
PROSEDUR
OPERASIONAL
.......................... dr. WAHONO EDHI PRASTOWO., SpPD, FINASIM
AJUN KOMISARIS BESAR POLISI NRP 78020928
PENGERTIAN Suatu proses penyebaran alat/barang steril dan DTT dari CSSD ke ruangan/unit
pengguna.
TUJUAN 1. Untuk meningkatkan mutu dan pelayanan sterilisasi.
2. Tersebarnya alat/barang steril dan DTT secara baik dan benar.
3. Untuk mencegah terjadinya kehilangan alat/barang steril dan DTT.
KEBIJAKAN Surat Keputusan Kepala RS Bhayangkara M Hasan Palembang Nomor : Tentang
Kebijakan Sterilisasi RS Bhayangkara M Hasan Palembang.
1. Petugas distribusi mencuci tangan sesuai SPO mencuci tangan.
PROSEDUR 2. Petugas distribusi menggunakan pakaian sesuai SPO pakaian no.4
3. Petugas distribusi menyiapkan alat/barang yang tertera pada formulir dan buku
peminjaman atau penitipan alat/barang yang diserahkan oleh petugas
ruangan/unit pengguna (perawat/bidan, perkarya).
4. Petugas distribusi dan petugas ruangan/unit pengguna (perawat/bidan,
pekarya) melakukan pemeriksaan, penghitungan alat/barang yang akan
didistribusikan.
5. Petugas distribusi melakukan pencatatan di buku distribusi dan melakukan
serah terima alat/barang.
6. Pendistribusian alat/barang hanya dapat dilakukan jika tersedia formulir dan
buku peminjaman/penitipan alat/barang.
7. Perawat/petugas yang membawa alat steril menggunakan Konteiner
RS BHAYANGKARA
M HASAN PALEMBANG PENDISTRIBUSIAN ALAT/BARANG
STERIL DAN DTT KE RUANGAN/UNIT
PENGGUNA
Jln. Jenderal Sudirman NOMOR : NO. REVISI HALAMAN
Km. 4,5 Palembang SPO / nomor surat / bulan …………….. 2/2
Tlp. (0711) 414855 pembuatan / tahun
pembuatan / Rumkit
UNIT TERKAIT [Link] petugas CSSD.
[Link] Unit Kerja Terkait.
RS BHAYANGKARA
M HASAN PALEMBANG CLEANING INSTRUMENT BEDAH
Jln. Jenderal Sudirman NOMOR : NO. REVISI HALAMAN
Km. 4,5 Palembang SPO / nomor surat / bulan …………….. 1/2
Tlp. (0711) 414855 pembuatan / tahun
pembuatan / Rumkit
Disahkan Oleh:
TANGGAL TERBIT KEPALA RUMAH SAKIT BHAYANGKARA
STANDAR M. HASAN PALEMBANG
PROSEDUR
OPERASIONAL
.......................... dr. WAHONO EDHI PRASTOWO., SpPD, FINASIM
AJUN KOMISARIS BESAR POLISI NRP 78020928
PENGERTIAN Cleaning adalah suatu proses membersihkan instrument kotor/habis pakai dengan
menggunakan cairan desinfektan.
TUJUAN 1. Agar instrument terbebas dari kotoran dan mikororganisme.
2. Meminimalisasi terjadinta infeksi nasokomial.
KEBIJAKAN Surat Keputusan Kepala RS Bhayangkara M Hasan Palembang Nomor : Tentang
Kebijakan Sterilisasi RS Bhayangkara M Hasan Palembang.
1. Lakukan pencucian tangan sesuai SPO mencuci tangan.
PROSEDUR 2. Memakai APD sesuai SPO pakaian No.4
3. Rendam semua instrument atau alat lainnya dengan menggunakan larutan
desinfektan dalam hal ini menggunakan detergent (5 ml detergen
berbanding 1 liter air) selama ± 15 menit.
4. Pisahkan alat-alat tajam dan halus.
5. Khusus selang/keteter, petugas memasukan larutan detergen dengan
menggunakan spuit agar bagian dalam terjangkau oleh larutan desinfektan.
6. Buka tiap pengunci intrument agar dapat dibersihkan seluruh bagiannya.
7. Sikat setiap bagian instrument permukaan peralatan dengan sikat lunak
dan bagian yang bergigi disikat searah menggunakan larutan desinfektan.
8. Bilas peralatan secara sempurna dengan air mengalir dan keringkan
dengan pemanas/handuk halus, khusus untuk selang/keteter ditirskan
dengan menggantung ditempat khsusus.
RS BHAYANGKARA
M HASAN PALEMBANG CLEANING INSTRUMENT BEDAH
Jln. Jenderal Sudirman NOMOR : NO. REVISI HALAMAN
Km. 4,5 Palembang SPO / nomor surat / bulan …………….. 2/2
Tlp. (0711) 414855 pembuatan / tahun
pembuatan / Rumkit
PROSEDUR 9. Cek intrument meliputi jumlah, kelurusan dari tiap-tiap rahang dan gigi,
keakuratan kunci-kuncinya, ketamanannya, keakuratan dari gigi-gigi pada
ujung alat tersebut, mengecek kelayakan alat-alat single use yang re use
sesuai dengan tanda warna.
10. Khusus alat yang tajam dan halus dilindungi dengan kassa atau plastik.
11. Cek instrument meliputi jumlah, kelurusan dari tiap-tiap rahang dan gigi,
keakuratan kunci-kuncinya, ketamanannya, keakuratannya dari gigi-gigi
pada ujung alat tersebut, mengecek kelayakan alat-alat single use yang re
usesesuai dengan tanda warna.
12. Khusus alat yang tajam dan halus dilindungi dengan kassa atau plastik.
13. Selanjutnya alat siap untuk dikemas sesuai dengan fungsinya masing-
masing.
14. Petugas melepaskan APD.
15. Lakukan cuci tangan kembali setelah selesai.
UNIT TERKAIT 1. Seluruh petugas CSSD.
2. Seluruh tim PPI.
RS BHAYANGKARA
M HASAN PALEMBANG PEMERIKSAAN ALAT/BARANG YANG
AKAN DISTERILISASIKAN
Jln. Jenderal Sudirman NOMOR : NO. REVISI HALAMAN
Km. 4,5 Palembang SPO / nomor surat / bulan …………….. 1/2
Tlp. (0711) 414855 pembuatan / tahun
pembuatan / Rumkit
Disahkan Oleh:
TANGGAL TERBIT KEPALA RUMAH SAKIT BHAYANGKARA
STANDAR M. HASAN PALEMBANG
PROSEDUR
OPERASIONAL
.......................... dr. WAHONO EDHI PRASTOWO., SpPD, FINASIM
AJUN KOMISARIS BESAR POLISI NRP 78020928
PENGERTIAN Pemeriksaan alat/barang yang berasal dari ruangan untuk dilakukan proses
distribusi.
TUJUAN [Link] kualitas alat/barang yang akan disterilisasi sampai kepada proses
sterilisasi.
[Link] meningkatkan efektifitas dari proses strerilisasi dan desinfeksi.
KEBIJAKAN Surat Keputusan Kepala RS Bhayangkara M Hasan Palembang Nomor : Tentang
Kebijakan Sterilisasi RS Bhayangkara M Hasan Palembang.
1. Petugas Penerima
PROSEDUR Melakukan pemeriksaan pada setiap alat/barang yang akan dilakukan
proses dekontaminasi (cleaning) apakah memenuhi persyaratan layak
pakai atau tidak.
2. Alat-alat:
Kelenturan alat : lentur/tidak
Ketajaman alat : tajam/tumpul
Alat berkarat/tidak
Warna bening/buram/hitam
Kelayakan alat : layak pakai/tidak
Kemampuan menjepit : bisa/tidak
Keutuhan alat : lengkap/tidak
Linen yang atas dikemas : layak pakai/tidak
3. Petugas Sterilisasi
Melakukan pemeriksaan pada setiap set pengemasan yaitu
RS BHAYANGKARA
M HASAN PALEMBANG
PEMERIKSAAN ALAT/BARANG YANG
AKAN DISTERILISASIKAN
Jln. Jenderal Sudirman NOMOR : NO. REVISI HALAMAN
Km. 4,5 Palembang SPO / nomor surat / bulan …………….. 2/2
Tlp. (0711) 414855 pembuatan / tahun
pembuatan / Rumkit
PROSEDUR tanggal,bulan, tahun sterilisasi, nomor lot serta tanggal.
4. Petugas Distribusi
Melakukan pemeriksaan pada setiap set barang setelah proses sterilisasi
selesai yaitu :
Perlengkapan pada tahapan penandaan labelling yaitu tanggal, bulan,
tahun sterilisasi nomor lot serta tanggal, bulan dan tahun.
Petugas disribusi mencatat semua alat/barang yang sudah disterilakan di
buku distribusi.
UNIT TERKAIT Seluruh petugas CSSD.
RS BHAYANGKARA
M HASAN PALEMBANG
PRODUKSI DAN PACKING TAMPON DAN
DEFFER KECIL
Jln. Jenderal Sudirman NOMOR : NO. REVISI HALAMAN
Km. 4,5 Palembang SPO / nomor surat / bulan …………….. 1/2
Tlp. (0711) 414855 pembuatan / tahun
pembuatan / Rumkit
Disahkan Oleh:
TANGGAL TERBIT KEPALA RUMAH SAKIT BHAYANGKARA
STANDAR M. HASAN PALEMBANG
PROSEDUR
OPERASIONAL
.......................... dr. WAHONO EDHI PRASTOWO., SpPD, FINASIM
AJUN KOMISARIS BESAR POLISI NRP 78020928
PENGERTIAN 1. Tampon dan Deffer Kecil adalah kassa yang sudah dibentuk dengan panjang
1,5 m dan lebar 3 cm. Kassa yang dipergunakan untuk steel dopper yaitu
mengendap luka kecil atau pendarahan yang sedikit tapi dalam, juga pada
anestesi digunakan untuk tempo anak kecil/bayi, pada bedah mulut digunakan
untuk melindungi mulut dan bedah THT untuk tampon hidung Deffer kecil
untuk mengendep luka pada saat mencabut gigi.
2. Autolaf Tape berfungsi sebagai indikator kimia berbentuk strip atau tape yang
memadai terjadinya pernapasan sterilan pada objek yang distreilkan ditandai
adanya perubahan warna.
TUJUAN Sebagai acuhan penerapan langkah-langkah untuk menyamakan pola pikir dan
memberi pedoman tentang cara pengisian packing tampon dan deffer kecil.
KEBIJAKAN Surat Keputusan Kepala RS Bhayangkara M Hasan Palembang Nomor : Tentang
Kebijakan Sterilisasi RS Bhayangkara M Hasan Palembang.
1. Petugas produksi sterilisasi mengambil tampon dan deffer kecil.
PROSEDUR 2. Melakukan pembungkusan dengan pouches kemudian menempelkannya
autoclape tape yang tertulis tanggal sterilisasi dan tanggal kadaluarsa.
3. Petugas produksi menghitung dan mencatat hasil packing.
4. Petugas produksi sterilisasi menyerahkan hasil packing
5. tersebut ke petugas operator untuk diseterilkan.
RS BHAYANGKARA
M HASAN PALEMBANG
PRODUKSI DAN PACKING TAMPON DAN
DEFFER KECIL
Jln. Jenderal Sudirman NOMOR : NO. REVISI HALAMAN
Km. 4,5 Palembang SPO / nomor surat / bulan …………….. 2/2
Tlp. (0711) 414855 pembuatan / tahun
pembuatan / Rumkit
UNIT TERKAIT Seluruh petugas CSSD.
RS BHAYANGKARA
M HASAN PALEMBANG
PRODUKSI DAN PACKING KASA DAN
KAPAS UNTUK POLI DAN RUANGAN
Jln. Jenderal Sudirman NOMOR : NO. REVISI HALAMAN
Km. 4,5 Palembang SPO / nomor surat / bulan …………….. 1/2
Tlp. (0711) 414855 pembuatan / tahun
pembuatan / Rumkit
Disahkan Oleh:
TANGGAL TERBIT KEPALA RUMAH SAKIT BHAYANGKARA
STANDAR M. HASAN PALEMBANG
PROSEDUR
OPERASIONAL
.......................... dr. WAHONO EDHI PRASTOWO., SpPD, FINASIM
AJUN KOMISARIS BESAR POLISI NRP 78020928
PENGERTIAN Yang dimaksud kasa dan kapas terdiri dari kasa lipat, kasa luka bakar kasa dever,
dan kapas bungkus yang dibutuhkan untuk seluruh ruangan atau unit kerja di RS
Sriwijayaadalah.
1. Kasa lipat, kasa ini berukuran 10cmx25cm dari fungsinya untuk menutup luka
atau melindungi supaya tidak terjadi infeksi.
2. Kasa luka bakar kasa ini sudah dibuat dengan panjang 15cm dan lebar 5cm,
dan fungsinya untuk menutup luka atau mengompres luka bakar agar tidak
terinfeksi.
3. Kasa depper, kasa yang bentuknya kecil dan lebar panjang ±4cm lebar 3cm,
kasa ini dipergunakan untuk menutupi jarum infus bila pada obgyn untuk
vulva vygiene (vulva vagina).
Kapas ini sudah dibentuk dengan dan kapas ini sudah dipergunakan untuk
mencuci luka dan bila pada obgyn/kebidanan digunakan untuk cebok
(membersihkan vagina).
TUJUAN Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk menyamakan pola pikir dan
memberi pengertian mengenai cara pengisian packing kasa yang dibutuhkan oleh
ruangan/poli terdiri dari kasa lipat, kasa luka bakar, kasa deffer dan kapas.
KEBIJAKAN Surat Keputusan Kepala RS Bhayangkara M Hasan Palembang Nomor : Tentang
Kebijakan Sterilisasi RS Bhayangkara M Hasan Palembang.
1. Petugas produksi mengambil kasa dan kapas lalu paknya dibuka.
PROSEDUR
2. Petugas produksi menghitung, mengisi kasa/kapas ke dalam tiap pouches
sesuai dengan jumlah yang ditentukan.
3. Petugas produksi menempelkan autoclape tape yang tertulis tanggal
sterilisasi dan tanggal kadaluarsa.
4. Petugas produksi mencatat dan menghitung hasil packing.
5. Petugas produksi sterilisasi menyerahkan packing kasa dan kapas tersebut
ke petugas operator untuk dilakukan sterilisasi.
UNIT TERKAIT Seluruh petugas CSSD.
RS BHAYANGKARA
M HASAN PALEMBANG PRODUKSI DAN PACKING KASA
BIGHAAS
Jln. Jenderal Sudirman NOMOR : NO. REVISI HALAMAN
Km. 4,5 Palembang SPO / nomor surat / bulan …………….. 1/2
Tlp. (0711) 414855 pembuatan / tahun
pembuatan / Rumkit
Disahkan Oleh:
TANGGAL TERBIT KEPALA RUMAH SAKIT BHAYANGKARA
STANDAR M. HASAN PALEMBANG
PROSEDUR
OPERASIONAL
.......................... dr. WAHONO EDHI PRASTOWO., SpPD, FINASIM
AJUN KOMISARIS BESAR POLISI NRP 78020928
PENGERTIAN 1. Kasa bighaas tali yaitu suatu kasa yang bentuknya besar dan lebar dengan
ukuran ± 30 cm x 50 cm dan fungsinya mengedep luka besar atau pendarahan
mengedep luka besar pendarahan dan operasi melahirkan.
2. Autoclaf Tape berfungsi sebagai indikator kimia berbentuk strip atau tape yang
menandai terjadinya pemaparan sterilan pada objek yang disterilkan di tandai
dengan adanya perubahan warna.
TUJUAN Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk nenyamakan pola pikir dan
memberi pedoman tentang cara pengisian packing kasa bighaas.
KEBIJAKAN Surat Keputusan Kepala RS Bhayangkara M Hasan Palembang Nomor : Tentang
Kebijakan Sterilisasi RS Bhayangkara M Hasan Palembang.
1. Petugas produksi sterilisasi mengambil bighaas tali lalu paknya dibuka.
PROSEDUR 2. Petugas produksi melakukan pelipatan kasa bighaas persatu.
3. Petugas produksi melakuakn pembungkusan dengan pouches, kemudian
menempelkan autoctape yang tertulis tanggal sterilisasi dan tanggal
kadaluarsa.
4. Petugas produksi mencatat dan menghitung hasil packing
5. Petugas produksi sterilisasi menyerahkan hasil packing tersebut ke petugas
operator untuk disterilkan.
RS BHAYANGKARA
M HASAN PALEMBANG STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL
PRODUKSI DAN PACKING KASA
BIGHAAS
Jln. Jenderal Sudirman NOMOR : NO. REVISI HALAMAN
Km. 4,5 Palembang SPO / nomor surat / bulan …………….. 2/2
Tlp. (0711) 414855 pembuatan / tahun
pembuatan / Rumkit
UNIT TERKAIT Seluruh petugas CSSD.