RADIOLOGI KONVESIONAL THORAX (SPO)
No. Dokumen No. Revisi HALAMAN
RSUD JARAGA
SASAMEH 1/2
Ditetapkan Oleh
RSUD Jaraga Sasameh
STANDAR Tanggal terbit Direktur,
PROSEDUR
OPERASIONAL
dr. Norman Wahyu
pembina Tk.I/Ivb
NIP. 198112272010011006
Pemeriksaan Radiologi Thorax Foto adalah tata cara pemotretan dengan
PENGERTIAN menggunakan sinar - x ( sinar Roentgen ) untuk membuat gambar
Radiografi (gambar Roentgen) dari rongga thorax yang terdiri dari
mediastinum, bronchus, pleura dan hilus paru.
Sebagai Acuan Dalam Pemeriksaan Radiologi Thorax Di Instalasi
TUJUAN Radiologi RSUD Jaraga Sasameh
KEBIJAKAN Keputusan Direktur RSUD Jaraga Sasameh No.
161/SK/DIR/[Link]/IV/2018 tentang pedoman pelayanan Instalasi
Radiologi RSUD Jaraga Sasameh
1. Isi data pasien pada monitor konsol CR sesuai dengan surat
pengantar rontgen dari dokter pengirim, jika pasien rawat inap
didentifikasi sesuai dengan gelang identitas pasien.
2. Lepaskan logam atau metal yang tedapat pada tubuh pasien yang
dapat menimbulkan artefak pada film.
3. Pada pasien wanita menggunakan baju ganti yang telah disediakan
4. Atur faktor eksposi dengan kV dan mAs yang sesuai
5. Pasang kaset / Imaging Plate sesuai dengan objek yang diperiksa
6. Lakukan pemeriksaan sesuai dengan klinis dan permintaan proyeksi
dari dokter pengirim, antara lain :
a. Proyeksi AP
Posisi pasien : supine atau erect
CR : tegak lurus kaset
PROSEDUR
— CP : Setinggi Vertebra fhorakal IV-VII
— FFD : 150 cm
— Exposure dilakukan pada saat inspirasi penuh.
b. Proyeksi PA
— Posisi pasien : erect
— CR : tegak lurus kaset
— CP : Setinggi Vertebra thorakal IV-VII
— FFD : 150 cm
Exposure dilakukan pada saat inspirasi penuh
c. Proyeksi Lateral
Posisi pasien : erect, salah satu sisi tubuh menempel pada IP
RADIOLOGI KONVESIONAL THORAX (SPO)
v
No. Dokumen No. Revisi HALAMAN
RSUD JARAGA
SASAMEH 2/2
Ditetapkan Oleh
RSUD Jaraga Sasameh
STANDAR Tanggal terbit Direktur,
PROSEDUR
OPERASIONAL
dr. Norman Wahyu
pembina Tk.I/Ivb
NIP. 198112272010011006
— CR : tegak lurus kaset
— CP : Setinggi Vertebra thorakal IV-VII
— FFD : 150 cm
— Exposure dilakukan pada saat inspirasi penuh
d. Proyeksi RAO / LAO
— Posisi pasien : miring 450
— CR : tegak lurus kaset
— CP : Setinggi Vertebra thorakal IV-VII
PROSEDUR — FFD : 150 cm
e. Proyeksi Top Lordotik ( AP Axial )
— Posisi pasien : erect
— CR : 30° cephalad
— CP : manubrium sterni
— Exposure dilakukan pada saat inspirasi penuh
7. Lakukan expose
8. Pemeriksaan selesai dilakukan
1. Instalasi Radiologi
2. Instalasi Gawat Daurat
UNIT TERKAIT
3. Instalasi Rawat Jalan
4. Instalasi Rawat Inap