STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR VII
HIGH RISE BUILDING (MIXED USE)
“HOTEL,SHOPPING CENTER & OFFICE
TEMA GREEN ARCHITECTURE“
MODUL 2
Dosen Pembimbing Nama Mahasiswa
Dr . Ir . Ina Triesna Budiani ,MT. Wiranda Pradinata
(178140024)
DATA SITE
LOKASI :
Jl. Jendral Gatot Subroto,[Link] Sunggal,
Kota Medan
BATASAN SITE
SITE
UTARA : Toko Bangunan
TIMUR : Jasa Raharja
SELATAN : Ruko
BARAT : Perumahan
GSB :
KDB :
KDH : Akses dari pusat kota atau dari titik nol kilometer medan
Ke lokasi tapak jika menggunakan :
1. Kendaraan Roda 2 = +30 menit
2. Kendaraan Roda 4 = +40 menit
ANALISA BATASAN SITE
UTARA
BARAT
Utara Site Berbatasan Dengan
Barat Site Berbatasan Toko Bangunan
Dengan Perumahan
SITE
TIMUR
Timur Site Berbatasann Dengan
SELATAN Kantor Jasa Raharja
Selatan Site Berbatasan
Dengan Ruko
ANALISA VEGETASI
SITE
Pohon Pisang Pohon Mahoni Pohon Beringin Pohon Kapuk
ALTERNATIF
Menambahkan Pepohonan Baru
Pohon Palem Pohon Cemara Pohon Flamboyan Pohon Tanjung
RESPON
Mempertahankan Beberapa pohon yang terdapat
Di sekitar site dan menambahkan pepohonan baru dan
Tumbuhan baru untuk memperasri dan membantu kebisingan,
Debu,sinar matahari serta memperindah lokasi site
ANALISA EKSISTING
Site Dekat Dengan
Mesjid Taqwa
Jarak Tempuh 4 Menit
Site Dekat Dengan SITE
Rumah Sakit Hermina
Jarak Tempuh
6 Menit
Site Dekat Dengan Mall
Ringroad City Walks Site Dekat Dengan
Jarak Tempuh Rumah makan Restoran
6 Menit Jarak Tempuh
2 Menit
ANALISA TOPOGRAFI
Luasan Site Memiliki ±10000 m²,
kontur tanah dengan jalan tinggi ya sama,
pembatas antara jalan dengan site adalah Kontur tanah relatif
Drainase. Bergelombang dan
sebagian ada yang rata .
SITE
ALTERNATIF Kontur tanah yang subur
• Drainase nantinya akan diperdalam agar buangan sehingga membuat
air semakin lancar. tumbuhan semak liar
• Kontur tanah yang bergelombang disite nantinya menjadi lebat.
akan diratakan.
• Dan mempertahankan sebagian pepohonan guna
untuk mengurangi kebisingan.
VIEW KE DALAM TAPAK ANALISA VIEW
- View kedalam tapak tidak begitu bagus
karena adanya tembok pembatas antara site
dan tembok perumahan / bangunan lainnya
- View keluar tapak tidak juga begitu bagus
karena tidak adanya focal point yang menarik
antara site dengan bangunan yg menarik di
sekitarnya
SITE
VIEW KE LUAR TAPAK
RESPON SITE
- membuat titik pandang arah view keluar lebih
menarik seperti taman hijau
- Memanfaatkan outdoor untuk pengunjung
menggunakan spotfoto atau bersantai
- -memanfaatkan titik pandang view dalam site
dengan membuat suatu focal point dari bentuk
bangunan.
ANALISA UTILITAS DAN DRAINASE
SITE
SITE Adanya tiang listrik dan tiang lampu
Jalan pada site
Adanya tiang Jaringan
dan tiang telpon pada site
RESPON
- Minimnya penerangan lampu jalan
Pada daerah site terdapat pada sekitar site dan akan dibuat
drainase yang baik penerangan pada lokasi sekitar site
ditutupi dengan penutup - Drainase akan di dalamkan dan diganti
beton lebar drainase dengan penutup beton baru , perapian
sekitar 1m kedalaman 50 ulang pada kabel kabel listrik, maupun
cm jaringan yang rendah untuk
memberikan
ANALISA AKSESBILITASI DAN SIRKULASI
Site ini berada di antara dua arah, jalan SITE Dari arah Binjai menuju ke pusat kota
Gatot subroto ke arah binjai
Dan dari arah gatot subroto menuju ke
arah pusat kota
Site ini dapat di akses menggunakan
kendaraan apapun.
Barat site merupakan jalur sirkulasi utama
dengan intensitasi kendaraan yang tergolong
cukup tinggi
ALTERNATIF 1
SE ME
SE
JENIS KENDARAAN YANG MELEWATI SITE :
ME SE
Pada alternative 1 main
entrance dibedakan dua
jalur
Jalur kendaraan Pada alternative 2 main
pengunjung serta jalur bus entrance dibedakan dua jalur
serta side entrance ,dan adanya pembukaan jalan
kendaraan Yang guna untuk 2 side entrance
menghadap ke selatan mobil pengunjung dan bus yang
tepatnya jalan utama site akan dibuat secara terpisah
ANALISA KEBISINGAN
Di daerah Utara
terdapat tingkat
Di daerah Barat kebisingan tinggi
terdapat tingkat karna jalan tersebut
kebisingan rendah jalan alternatif dan
karna area tersebut memiliki dua arah
area pertokoan
Di daerah Selatan ALTERNATIF
terdapat tingkat
kebisingan rendah Alternatif 2
karna area tersebut
area perumahan
RESPON
- Pada Selatan site yang Menambahkan
dengan tingkat kebisingan pohon peredam
Di daerah Timur tinggi akan ditambahi kebisingin pada
terdapat tingkat vegetasi sebagai penyaring area sit
kebisingan rendah
kebisingan
karna area tersebut
area pertokoan
- Bangunan dimundurkan ke
belakang
Matahari siang dari ANALISA ORIENTASI MATAHARI ANALISA ANGIN
arah utara pukul
11:30 -14:00 WIB Angin Berhembus dari arah
utara
Angin Berhembus dari arah
barat
SITE
SITE Angin Berhembus dari arah
selatan Angin
Berhembus dari
arah timur
Matahari pagi dari
- Site merupakan lahan berupa
arah timur pukul
Matahari sore dari arah RE S P ON : 07:00 – 11:00 WIB
Lahan kosong,sehingga angin dapat
Barat pukul 14:00 – 18:00 berhembus secara langsung ke site .
WIB • Menambahkan pepohonan Agar - Arah angin berasal dari segala arah
diarea site tidak begitu panas
• Di area site kurangnya RESPON
begitu juga untuk angin akan di
pepohonan sehingga - Massa bangunan dibuat terpisah
tambahkan pepohonan untuk
menimbulkan cukup panas guna memberikan jalur angin
meminimalisir kencang nya
pada siang hari. - dibuat bukaan pada bangunan
angin.
• Dilokasi site kencangnya pada sisi utara
angin pada sore hari karna • Menggunakan bukaan pada
bangunan guna mengoptimalkan - Menambahkan vegetasi rindang
kurangnya pepohonan. agar udara lebih sejuk
cahaya yang masuk ke bangunan Alternatif 2
ALTERNATIF ALTERNATIF
Alternatif 2 Alternatif 3 Alternatif 2
Alternatif 1 Alternatif 1
Membuat vegetasi
vegetasi rindang Membuat Bukaan Membuat Bukaan rindang
ANALISA KLIMATOLOGI
SITE
RESPON
Lokasi site ini termasuk daerah
yang cukup panas dikarenakan
kurangnya pepohonan dan arus lalu
lintas yang cukup padat, sehingga
Musim kemarau biasanya terjadi pada menyebabkan banyak polusi
bulan februari – maret,sedangkan terhadap situasi lingkungan.
musim hujan biasanya terjadi pada
bulan september – desember, dan suhu Mempertahankan yang
rata rata disekitar site ini 33 celcius ada dan menambahkan
dan suhu terendah berada suhu 24 Grating di sekitar
celcius. Dan kelembapan di sekitar site bangunan
ini + 95 %
ANALISA STRUKTUR KONSTRUKSI
Pondasi Tiang Pancang
Jenis pondasi tiang pancang adalah tipe yang tepat untuk
dipilih. Pondasi ini sekarang menjadi pilihan utama bagi
pembangunan skala kecil maupun skala besar. Jenis pondasi
tiang pancang adalah susunan tiang-tiang pancang yang
berperan untuk menguatkan bangunan dengan menyalurkan
beban ke dalam tanah.
Pondasi tiang pancang berfungsi untuk mendukung beban
bangunan serta meneruskan beban - beban menuju ke tanah
dasar. Kapasitas daya dukung pondasi tiang pancang harus
lebih besar dari besar beban yang terjadi sehingga dapat
menahan bangunan secara aman. Pemakaian tiang pancang
dipergunakan untuk bangunan apabila tanah dasar di bawah
bangunan tersebut tidak mempunyai daya dukung yang
Gambar 1.1 Pondasi Tiang Pancang
cukup untuk memikul berat bangunan dan bebannya, apabila
tanah keras yang mempunyai daya dukung yang cukup
letaknya sangat dalam
Pondasi Borpile
Borpile adalah pondasi tiang yang dibuat didalam tanah
berbentuk tabung berfungsi meneruskan beban bangunan
kedalam permukaan tanah. Pondasi ini dibuat dengan
melubungkan tanah dahulu sampai kedalaman yang
diinginkan, kemudian pemasangan tulangan besi yang
dilanjutkan dengan pengecoran beton. Terdapat jenis bentuk
tiang borpile yaitu bentuk bulat,segitiga,bujur sangkar dan
bentuk H. pondasi ini memiliki fungsi yang sama dengan
pondasi pancang Gambar 1.2 Bore pile
Struktur Badan
Struktur badan merupakan gabungan antar kolom, balok dan plat lantai. Bagian
ini berada pada bagian badan bangunan yang mana fungsinya sebagai penyalur
gaya di dalam bangunan.
Struktur rangka kaku (rigid frame) merupakan struktur yang terdiri dari elemen elemen
linier, umumnya balok dan kolom yang saling dihubungkan pada ujung ujungnya yang Gambar 1.3 Balok Beton Bertulang
dapat mencegah rotasi relatif diantara elemen struktur menerus pada titik hubung
tersebut, seperti halnya balok menerus struktur rangka kaku adalah struktur statis tak
tentu, struktur rangka kaku mempunyai perilaku yang sangat berbeda dengan sistem
post dan beam, hal ini karena adanya titik – titik hubungan pada rangka kaku, titik
hubung bisa cukup kaku sehingga memungkinkan kemampuan untuk memikul beban
lateral pada rangka, dimana beban demikian tidak dapat bekerja pada struktur rangka
yang memperoleh kestabilan dari hubungan kaku antara kaki dengan papan
horizontalnya.
Struktur rangka kaku bisa menggunakan material bahan baja ataupun beton bertulang
sesuai kebutuhan pada bangunan.
Retaining Wall
Retaining wall adalah dinding penahan tanah yang berfungsi
sebagai pendukung lateral bagi tanah yang dibuat dengan
kemiringan vertical tertentu. Biasanya digunakan dinding
basement..
Gambar 1.4 Retaining Wall
Basement
Bagian dari sarana sebuah gedung bertingkat tinggi.
Basement merupakan langkah awal berdirinya sebuah
gedung bertingkat tinggi. Umumnya luas lantai basement
menghabiskan areal tanah yang ada lantai basement biasanya
dimanfaatkan untuk:
- Balancing gedung diatasnya
- Ruang parkir dan kendaraan
- Ruang pengelola
- Pendukung utilitas gedung seperti penempatan ruang
panel,reservoir dan kebutuhan lain.
Struktur atas
Gambar 1.5 Struktur Basement
1. Sistem portal (Kolom dan Balok) Kolom diperlukan untuk
menyalurkan beban bangunan ke pondasi. Bentuk dan
perletakan kolom perlu dipertimbangkan untuk efisiensi
[Link] balok digunakan untuk mendukung beban
horizontal dari plat lantai menuju kolom untuk diteruskan ke
pondasi.
2. Sistem truss merupakan sistem struktur yang mendukung
kekuatan bangunan dari [Link] ini memungkinkan
penggunaan kolom dan balok yang [Link] satu sistem
truss ada yang dapat digabung dengan sistem struktur lain.
Jenis truss antara lain tetyriced bracing single diagonal
bracing Dan k-bracing.
3. Sistem Core. Sistem ini biasa digunaka untuk
menyalurkan beban bangunan [Link] ini tetap
membutuhkan sistem kolom dan balok. Gambar 1.6 Sistem Core
ANALISA UTILITAS
Roof Tank
Sistem Air Bersih Water Treatment
Sistem air bersih dan jaringan distribusi air bersih Lantai 1
baik secara horizontal maupun vertical yang akan PDAM
digunakan oleh seluruh pengguna dalam bangunan Ground Lantai 2
berlantai banyak. Pompa
Tank
Pada sistem ini air dari sumber ( PDAM / DEEP Deep well Lantai 3
WELL ) ditampung lebih dahulu ditangki bawah Sistem jaringan air bersih
Ground Tank, Kemudian dipompa ke tangka atas
Elevated Water Tank. Dari tangka atas ini air dialirkan
ke lantai lantai bawahnya dengan sistem gravitasi.
Sistem Air Kotor Lubang
Tanah
Hidropori
Sistem air kotor dapat dibagi berdasarkan sumbernya :
1. Air bekas buangan : cucian pakaian, peralatan masak, dan
lain sebagainya. Pembuangan air bekas buangan menggunakan Air hujan Bak Kontrol
pipa pvc baik yang digunakn untuk pipa vertical maupun Bak pengolah
horizontal. Limbah limbah
Lemak
2. Air limbah : air bekas buangan yang tercampur Dapur (STP)
kotoran tidak boleh dibuang langsung ke lingkungan tetapi
harus melalui proses bak penampungan. Pada bangunan skala Toilet Bak kontrol
besar banyak penghuni penampungan air limbah menggunakan
bak pengolahan limbah ( Sewage treatment).
Sistem jaringan air kotor
3. Air Limbah Khusus : air limbah bekas khusus pada bangunan
kantor dan apartemen adalah bekas cucian kotoran [Link]
limbah banyak mengandung lemak treatmentnya berupa grease
trap (penangkap Lemak)
4. Air Hujan : air hujan yang jatuh langsung ke tanah sebaiknya
dibuatkan resapan agar air dengan mudan meresap ke tanah.
Sistem Utilitas Shaft Sampah
Bangunan berlantai banyak
Pembuangan sampah ini akan dikumpulkam di tempat sampah per lantai lalu akan
diturunkan ke tempat sampah lantai paling bawah menggunakan shaft dan akan
diangkut
ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Namun, sebaiknya bangunan berlantai Sistem Pembuangan Shaft Sampah
banyak
memiliki tempat pengolah sampah sendiri agar sampah tidak tersumbat. Shaft
sampah itu
memiliki persyaratan, antara lain:
a. Dinding dilapisi bahan yang bersifat licin dan mudah dibersihkan oleh air,
b. Mempunyai ventilasi yang dihubungkan ke udara bebas di atap,
c. Dilengkapi dengan saluran air penggelontir kotoran-kotoran sisa di dinding
UTILITAS ME
Sistem Jaringan Listrik
Sistem air jaringan listrik untuk kebutuhan bangunan PLN Meteran
multi fungsi shopping center, hotel dan kantor MDF
menggunakan sumber jaringan listrik dari PLN dan Bahan MDF : Main distribusi
Genset Genset Panel
bakar SDP : Sub Distribusi
1. PLN : Daya listrik utama untuk bangunan Panel
terminal dan stasiun terintgrasi menggunakan PP : Panel Pembagi
Ruang PP
sumber listrik dari PLN.
2. GENSET : sebagai pembangkit listrik dalam SDP
keadaan darurat ketika sumber listrik dari PLN Ruang PP
sedang mengalami gangguan.
Sistem jaringan listrik
1. Ruang-ruang mekanikal:
•Ruang mesin AC (ruang
Air Handling Unit) ada pada setiap lantai bangunan bila bangunan menggunakan sistem AC sentral.
•Shaft (ruang kecil yang menerus dari lantai bawah ke atas untuk meletakkan pipa, kabel, dan lain-lain). Pada
shaft ini diharuskan orang dapat masuk kedalamnya untuk perbaikan dan perawatan. Ukuran lebar dalam shaft
minimal 40 cm dan panjangnya tergantung kebutuhan.
•Ruang pompa (pompa air, pompa air kebakaran) disalah satu lantai saja (biasanya dilantai dasar, atau basement).
Ruang untuk elektrikal
•Ruang panel listrik (ada disetiap lantai)
•Shaft listrik, (listrik, komputer, telepon, sound system, alarm, dan lain-lain)
•Ruang sentral telepon (dilantai dasar saja)
•Ruang sentral komputer (di lantai tertentu saja)
•Ruang kontrol BAS (Building Automation System) biola diperlukan, hanya disalah satu lantai saja.
•Ruang kontrol alarm(disalah satu lantai saja)
Sistem Utilitas Pengudaraan
Sistem pengudaraan dalam hal ini berupa sistem pendingin ruangan
berupa air conditioner (AC) yaitu berupa sistem utilitas pendingin
ruangan yang dipasang di dalam ruangan tertutup dari suatu
bangunan. Jenis pendingin ruangan umumnya berfungsi untuk
memberikan rasa kenyamanan dan kesejukan bagi orang yang berada
di dalamnya. Selain sistem pendingin ruangan biasanya untuk
bangunan bertingkat seperti hotel, perkantoran dan apartemen juga
dilengkapi dengan pengisap asap (Exhaust) bilamana terdapat
kandungan asap akibat rokok maupun penyebab lainnya sehingga Sistem jaringan pengudaraan
dapat menjaga sirkulasi udara dalam ruangan tetap stabil dan seha
Sistem Utilitas Telekomunikasi
Sistem ini merupakan suatu perangkat instalasi yang
berfungsi dalam memberikan kemudahan dalam mengakses
informasi baik yang bersifat internal maupun global bagi
para penggunanya dalam sistem gedung bertingkat, misalnya
instalasi PABX telepon, jaringan WIFI internet, TV
Cable, instalasi Fax, sound system/loud speaker dsb
Utilitas Keamanan Sistem jaringan Komunikasi
Sistem Jaringan CCTV
CCTV merupakan sistem pengawasan menggunakan video
kamera untuk menampilkan dan merekam gambar pada
waktu dan tempat dimana perangkat tersebut terpasang.
CCTV menggunakan sinyal yang bersifat tertutup atau
rahasia,
Sistem Jaringan Penanggulangan Kebakabaran
Sistem instalasi CCTV
Sistem sprinkler otomatis adalah suatu sistem yang bekerja secara otomatis
dengan memancarkan air bertekanan ke segala arah untuk memadamkan
kebakaran atau mencegah meluasnya kebakaran.
dipasang secara permanen di dalam bangunan yang dapat memadamkan
kebakaran secara otomatis dengan menyemprotkan air di tempat mula terjadi
kebakaran
Hidran kebakaran adalah suatu sistem instalasi pemipaan berisi air bertekanan
tertentu yang digunakan sebagai sarana untuk memadamkan kebakaran
Alat Pemadam Api Ringan (APAR) berfungsi sebagai alat pemadam kebakaran
pertama / awal pada peristiwa kebakaran yang masih kecil. APAR tetaplah penting Sistem utilitas kebakaran
meskipun suatu bangunan telah dilengkapi dengan sistem proteksi kebakaran
Sistem Utilitas Transportasi
Suatu bangunan yang besar dan tinggi memerlukan suatu alat transportasi (angkut)
untuk memberikan suatu kenyamanan dalam berlalu lintas dalam bangunan. Bentuk
alat transportasi tersebut adalah : Elevator, Eskalator Dan ,Tangga Darurat
Bentuk dan macam lift tergantung pada fungsi dan kegunaan gedung
[Link] Penumpang (yang tertutup)
Lift yang sering kita jumpai di kantor keempat sisinya tertutup dan disesuaikan
dengan kebutuhan standart.
[Link] Penumpang (yang transparan)
Sistem Elevator
Lift yang salah satu atau semua sisi interiornya tembus pandang (kaca) biasanya
disebut juga lift panorama. Dalam gedung (mall, pusat perbelanjaan) biasanya
diletakkan di Hall
[Link] untuk kebakaran (barang)
Ruangannya tertutup, interior sederhana, digunakan jika terjadi kebakaran.
Interiornya harus tahan kebakaran minimal 2 jam dengan ruang peluncurnya
terbuat dari beton (dinding tahan api).
Escalator atau tangga berjalan adalah alat transportasi antarlantai,
sebagaimana tangga (manual) yang menghubungkan satu lantaidengan
satu lantai yang di atasnya maupun di bawahnya denganmenggunakan Sistem Eskalator
systemtangga yang berjalan dengan bertenaga/bergerakatas
bantuantenagamesin. Secara horizontal dibutuhkan ruang cukupluas
untuk fasilitas ini, karenanya, Escalator biasa digunakan pada bangunan
yang bersifat public seperti mall, bandar udara, dll.
Tangga darurat adalah tangga yang direncanakan dan
digunakan khusus untuk penyelamatan bila terjadi
kebakaran. Tangga yang menghubungkan kegiatan vertikal
dalam bangunan yang digunakan hanya dalam keadaan
darurat.
Sistem Tangga Darurat
Sistem Utilitas Perawatan Kebersihan Gedung, khusus untuk
gedung bertingkat perawatan terhadap kebersihan penampilan
gedung memang perlu diperhatikan secara berkala melalui
perawatan kebersihan gedung oleh pengelolahnya. Proses
pembuatan instalasi kebersihan khusunya bagian permukaan
gedung biasa disebut dengan gondola yaitu semacam
perangkat crane/mesin derek yang memuat satu sampai dua orang
yang tergantung dari atas gedung bertingkat dimana pekerja
kebersihan dapat dengan leluasa mengatur elevasi gondola saat
melakukan proses pembersihan di bagian permukaan gedung. Hal
yang perlu diperhatikan dalam operasionalnya yaitu faktor
keamanan bagi para pekerja yang sedang bertugas.
Dapat pula dilihat bahwa suatu sistem utilitas saling berpengaruh
terhadap sistem lainnya yang dalam hal ini perlu dilakukan secara
berkala proses pemeliharaan dan pengawasan terhadap sistem
tersebut bagi pihak pengelolah bangunan. Disamping itu di era
modern sekarang ini telah ada sistem yang dapat memonitoring
sebagian besar utilitas tersebut oleh satu perangkat yang sering
disebut Building Management System (BMS) sehingga dapat
dengan mudah memonitoring terhadap masalah-masalah yang
terjadi dari salah satu sistem utilitas dalam suatu
bangunan. Semoga dengan informasi ini kiranya dapat bermanfaat
bagi para pembacanya.
ALTERNATIF PERTAMA
ALTERNATIF KEDUA