Nama : Nita Destianingsih
NIM : 042682166
TUGAS 1 RISET OPERASI (EKMA4413)
1.1 EOQ = √ (2 x R x S / C)
R: mewakili jumlah unit yang diminta setiap tahunnya
S : biaya pemesanan
C : biaya penyimpanan per unit setiap tahunnya.
EOQ = √ (2 x 10.000 x 100.000 / 500)
= √ (20.000 x 200)
= √ (4.000.000)
= 2.000
Berdasarkan hasil penghitungan ini, jumlah pesanan persediaan yang ekonomis
atau economic order quantity adalah 2.000 unit per pesanan.
1.2 Frekuensi pemesanan per tahun = R/Q
R : Jumlah pembelian (permintaan ) selama satu periode
Q : kuantitas pemesanan (unit/order)
F=R /Q
= 10.000/2.000
=5
Berdasarkan hasil penghitungan ini, frekuensi pemesanannya adalah 5.
1.3 Waktu pemesanan jika diketahui waktu kerja setahun selama 250 hari
T=2.000/10.000
𝑇 =15T = 0,2
Jadi T x 250 hari = 0,2 x 250 hari = 50 hari
Artinya, jika 250 hari waktu kerja, maka jarak siklus optimum pemesanan adalah
0,2 x 250 = 50 hari
1.4 TIC = TCC + TOC
= 500.000+500.000
= 1.000.000
1.5 TOC = R/Q * S
= 10.000/2.000 * 100.000
= 5*100.000
= 500.000
1.6 TCC = Q/2*C
= 2.000/2 * 500
= 1.000*500
= 500.000
1a. Ada beberapa kriteria dalam pengambilan keputusan dalam kondisi tidak pasti,
yaitu :
Kriteria Maximax Pengambil keputusan dianggap sangat optimis yaitu dipilihnya
hasil-hasil terbesar dari alternatif-alternatif yang memberikan hasil maksimal
dalam berbagai keadaan secara alamiah. Kriteria maximax ini adalah kriteria
yang tidak valid,karena hanya mempertimbangkan hasil yang paling
optimisticdan mengabaikan semua keadaan yang mungkin, pay off,dan
probabilitas yang lainnya.
Jadi, keputusan yang diambil berdasarkan kriteria maximax adalah
mengembangkan pabrik dengan kapasistas besar , karena memberikan hasil
maksimal dari hasil beberapa opsi yaitu dengan mencapai keuntungan 1M.
1b. Pengambilan keputusan yang mengandung resiko menggunakan kriteria Expected
Value (Nilai Ekspektasi) Kriteria yang paling sering digunakan. Expected value
untuk suatu tindakan adalah rata-rata tertimbang pay off, yaitu jumlah dari pay off
untuk setiap tindakan peristiwa dikalikan probabilitas peristiwa yang
[Link] yang logis adalah yang memiliki expected value terbesar.
Justru yang sering terjadi adalah bahwa keuntungannya bukan sebesar expected
valuenya. Kriteria ini digunakan karena untuk jangka panjang (situasi serupa yang
terjadi berulang) dapat memaksimumkan pay [Link] situasinya tidak berulang,
maka penggunaan expected value tidak tepat.
Jadi, Expected value yang digunakan dalam permasalahan tersebut adalah dengan
memproduksi produk secara besar-besaran untuk mendapatkan keuntungan yang
maksimal yaitu 1M.
Terima kasih banyak atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk
memperbaiki nilai ya Ibu. Semoga Ibu selalu diberikan kesehatan dan kelancaran
dalam hal apapun. Aamiin