Capaian Pembelajaran Informatika SD-SMA
Capaian Pembelajaran Informatika SD-SMA
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C
CP menjadi acuan untuk pembelajaran intrakurikuler. Sementara itu, kegiatan projek penguatan
profil pelajar Pancasila tidak perlu merujuk pada CP, karena lebih diutamakan untuk projek
penguatan profil pelajar Pancasila dirancang utamanya untuk mengembangkan dimensi-dimensi
profil pelajar Pancasila yang diatur dalam Keputusan Kepala BSKAP tentang Dimensi, Elemen,
dan Subelemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka. Dengan demikian, CP
digunakan untuk intrakurikuler, sementara dimensi profil pelajar Pancasila untuk projek
penguatan profil pelajar Pancasila.
Sebagai acuan untuk pembelajaran intrakurikuler, CP dirancang dan ditetapkan dengan berpijak
pada Standar Nasional Pendidikan terutama Standar Isi. Oleh karena itu, pendidik yang
merancang pembelajaran dan asesmen mata pelajaran Informatika tidak perlu lagi merujuk pada
dokumen Standar Isi, cukup mengacu pada CP. Untuk Pendidikan dasar dan menengah, CP
disusun untuk setiap mata pelajaran. Bagi peserta didik berkebutuhan khusus dengan hambatan
intelektual dapat menggunakan CP pendidikan khusus. Peserta didik berkebutuhan khusus tanpa
hambatan intelektual menggunakan CP reguler ini dengan menerapkan prinsip modifikasi
kurikulum dan pembelajaran.
1
1
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C
peserta didik, CP tidak cukup konkret untuk memandu kegiatan pembelajaran sehari-hari. Oleh
karena itu pengembang kurikulum operasional ataupun pendidik perlu menyusun dokumen yang
lebih operasional yang dapat memandu proses pembelajaran intrakurikuler, yang dikenal dengan
istilah alur tujuan pembelajaran. Pengembangan alur tujuan pembelajaran dijelaskan lebih
terperinci dalam Panduan Pembelajaran dan Asesmen.
Memahami CP adalah langkah pertama dalam perencanaan pembelajaran dan asesmen (lihat
Gambar 1 yang diambil dari Panduan Pembelajaran dan Asesmen). Untuk dapat merancang
pembelajaran dan asesmen mata pelajaran Informatika dengan baik, CP mata pelajaran
Informatika perlu dipahami secara utuh, termasuk rasional mata pelajaran, tujuan, serta
karakteristik dari mata pelajaran Informatika. Dokumen ini dirancang untuk membantu pendidik
pengampu mata pelajaran Informatika memahami CP mata pelajaran ini. Untuk itu, dokumen ini
dilengkapi dengan beberapa penjelasan dan panduan untuk berpikir reflektif setelah membaca
setiap bagian dari CP mata pelajaran Informatika.
Untuk dapat memahami CP, pendidik perlu membaca dokumen CP secara utuh mulai
dari rasional, tujuan, karakteristik mata pelajaran, hingga capaian per fase. Pendidik di
SMP, misalnya, perlu juga mengetahui CP untuk fase-fase sebelumnya (Fase A sampai
C di SD) dan juga CP
untuk fase-fase berikutnya (Fase E dan F di SMA) untuk mengetahui perkembangan
yang telah dan akan dialami oleh peserta didik. Begitu juga pendidik di fase-fase
lainnya.
1
1
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C
Mata pelajaran Informatika dilaksanakan secara inklusif bagi semua peserta didik di seluruh
Indonesia, sehingga pembelajarannya dapat menggunakan komputer (plugged) maupun tanpa
komputer (unplugged). Pembelajaran Informatika pada jenjang SD menekankan pada fondasi
berpikir komputasional (computational thinking), diintegrasikan dalam tema atau mata
pelajaran lainnya terutama dalam Bahasa, Matematika dan Sains. Pembelajaran Informatika
mendukung kemampuan peserta didik dalam mengekspresikan kemampuan berpikir secara
terstruktur dan pemahaman aspek sintaksis maupun semantik dalam Bahasa, membentuk
1
1
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C
kebiasaan peserta didik untuk berpikir logis dalam Matematika, serta kemampuan menganalisis
dan menginterpretasi data dalam Sains.
Mata pelajaran Informatika berkontribusi terhadap profil pelajar Pancasila dalam memampukan
peserta didik menjadi warga yang bernalar kritis, mandiri, kreatif melalui penerapan berpikir
komputasional; serta menjadi warga yang berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong-
royong melalui Praktik Lintas Bidang (core practices) untuk menghasilkan artefak komputasional
yang dikerjakan secara berkolaborasi dalam kerja kelompok baik secara luring maupun daring
dengan memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Kemampuan bekerja mandiri dan
berkolaborasi secara daring merupakan kemampuan penting sebagai anggota masyarakat abad
ke-21. Peserta didik diharapkan dapat menjadi warga digital (digital citizen) yang beretika dan
mandiri dalam berteknologi informasi, sekaligus menjadi warga dunia (global citizen) yang
beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME.
Setelah membaca bagian Rasional Mata Pelajaran, apakah dapat dipahami mengapa
mata pelajaran ini penting? Apakah dapat dipahami tujuan utamanya?
Tujuan Mata Pelajaran Informatika
Mata pelajaran Informatika bertujuan untuk mengantarkan peserta didik menjadi
“computationally literate creators” yang menguasai konsep dan praktik Informatika, yaitu:
1
1
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C
Gambar Bangunan Informatika Mata pelajaran Informatika terdiri atas delapan elemen berikut
ini.
TIK
PRAKTIK LINTAS BIDANG
SK JKI AD AP DSI
BERPIKIR KOMPUTASIONAL
Keterangan:
SK : Sistem Komputer
1
1
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C
AD : Analisis Data
Elemen Deskripsi
1
1
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C
Dampak Sosial Informatika (DSI) Menyadarkan peserta didik akan dampak Informatika
dalam: (a) kehidupan bermasyarakat dan dirinya,
khususnya dengan kehadiran dan pemanfaatan TIK, dan
(b) bergabungnya manusia dalam jaringan komputer dan
internet untuk membentuk masyarakat digital.
Elemen Deskripsi
Beban belajar setiap elemen pada mata pelajaran Informatika tidak sama. BK, AD, AP, dan PLB
memiliki beban belajar paling besar yang memungkinkan peserta didik berpikir kritis dan kreatif.
SK dan JKI diberikan terbatas pada pengetahuan dasar dan penggunaannya. TIK dan DSI dapat
diberikan sambil melakukan kegiatan yang berkaitan dengan elemen lainnya, dimana perkakas
TIK saat ini semakin intuitif yang mudah dipelajari dan dimanfaatkan, sedangkan DSI merupakan
aspek dari setiap area pengetahuan Informatika untuk menumbuhkan kepedulian pada
masyarakat dan pembentukan karakter baik sebagai warga dunia maupun warga digital.
Kompetensi dan/atau materi esensial apa yang terus menerus dipelajari dan
dikembangkan peserta didik dari fase ke fase?
Sejauh mana Anda sudah mengajarkan seluruh elemen-elemen mata pelajaran ini?
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Setiap Fase
1
1
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C
internet, mengakses, mengolah, dan mengelola data secara efisien, terstruktur, dan sistematis,
1
1
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C
1
1
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C
(source code), menerjemahkan sebuah program dalam satu bahasa yang sudah dikenalnya ke
bahasa lain berdasarkan kaidah translasi yang diberikan, memahami jaringan komputer dari sisi
teknis, termasuk keamanan siber (cyber security), dan tata kelola untuk mengontrol akses data ke
sistem, melakukan konfigurasi dan setting komputer ke jaringan komputer dan internet untuk
menjamin keamanan dirinya, bergotong royong dengan menggunakan berbagai perkakas TIK
untuk merancang, mengimplementasi, menguji, memperbaiki, menghasilkan prototipe perangkat
lunak yang berinteraksi dengan single board computer/controller atau kit elektronika untuk
edukasi yang bisa diprogram atau mengembangkan program untuk mengolah data bervolume
besar serta mengomunikasikan produk dan proses pengembangan perangkat lunak yang
dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak aplikasi.
Setelah membaca CP di atas, menurut Anda, apakah capaian pada fase tersebut dapat
dicapai apabila peserta didik tidak berhasil menuntaskan fase-fase sebelumnya? Apa
yang akan Anda lakukan jika peserta didik tidak siap untuk belajar di Fase yang lebih
tinggi?
Saat membaca CP per elemen berikut ini, hal yang dapat kita pelajari adalah:
• Apakah ada elemen yang tidak dicapai pada suatu fase, ataukah semua elemen perlu
dicapai pada setiap fase?
1
1
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C
TIK Pada akhir fase B, peserta didik mampu memanfaatkan Pada akhir fase C, peserta didik mampu memanfaatkan
Pada akhir fase A, peserta didik mampu berbagai jenis perangkat TIK yang ada di sekitarnya untuk fitur sederhana dari aplikasi yang disediakan untuk
mengidentifikasi perangkat TIK di antara perangkat berkomunikasi, belajar, mengetik, menggambar, mengolah teks, data, dan gambar, serta menerapkan
lainnya dan kehadiran komputer atau komponennya berhitung, dan presentasi, dan menerapkan praktik baik teknik membaca berkas digital untuk menjelaskan
dalam perangkat seharihari, menggunakan perangkat yang memperhatikan aspek kesehatan, kenyamanan, maknanya dan refleksinya.
TIK yang sudah dikonfigurasi sesuai konteks dan keamanan, dan keselamatan.
usianya untuk berkomunikasi, belajar, menggambar,
dan berkarya kreatif serta menerapkan praktik baik
yang memperhatikan aspek kesehatan, kenyamanan,
keamanan, dan keselamatan.
JKI Pada akhir fase A, peserta didik mampu mengenali sinyal Pada akhir fase B, peserta didik mampu memahami Pada akhir fase C, peserta didik mampu menerapkan
telepon seluler dan wifi, serta mengidentifikasi praktik baik dalam berkomunikasi menggunakan alat praktik baik dalam berkomunikasi menggunakan alat
keberadaan dan kualitasnya. komunikasi berbasis TIK yang memperhatikan aspek komunikasi berbasis TIK yang lebih bervariasi dari fase
keamanan penggunaan internet dan jaringan lokal pada sebelumnya dengan memperhatikan dan menyadari lebih
saat tersambung pada bluetooth, wifi, atau internet sesuai dalam dan luas tentang aspek keamanan penggunaan
dengan batasan yang ditentukan. internet dan jaringan lokal pada saat tersambung pada
bluetooth, wifi, atau internet sesuai dengan batasan yang
14
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C
ditentukan.
AD
Pada akhir fase A, peserta didik mampu mengenali, Pada akhir fase B, peserta didik mampu menuliskan Pada akhir fase C, peserta didik mampu menginterpretasi
mengelompokkan, membandingkan, dan mengurutkan representasi data numerik, teks, atau gambar dari suatu dan menuliskan representasi data numerik, teks, atau
data dalam bentuk objek konkret, menjelaskan ciri-cirinya, benda konkret, serta mengurutkan dan gambar dari suatu konsep, serta mengurutkan dan
serta menyimpulkan kesamaan dan perbedaannya. mengelompokkan data berdasarkan kategori tertentu. mengelompokkan data berdasarkan kategori tertentu.
14
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C
BK Pada akhir fase D, peserta didik mampu menerapkan Pada akhir fase E, peserta didik mampu menerapkan
berpikir komputasional untuk menghasilkan beberapa strategi algoritmik standar untuk menghasilkan beberapa Pada akhir fase F, peserta didik mampu menganalisis
solusi dalam menyelesaikan persoalan dengan data solusi persoalan dengan data diskrit bervolume tidak kecil beberapa strategi algoritmik secara kritis untuk
diskrit bervolume kecil dan mendisposisikan berpikir pada kehidupan sehari-hari maupun implementasinya menghasilkan banyak alternatif solusi dari satu persoalan
komputasional dalam bidang lain terutama dalam dalam program komputer. dengan memberikan justifikasi efisiensi, kelebihan, dan
literasi, numerasi, dan literasi sains keterbatasan dari setiap alternatif solusi, kemudian
memilih dan menerapkan solusi terbaik, paling efisien,
(computationally literate)
dan optimal dengan merancang struktur data yang lebih
kompleks dan abstrak.
14
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C
SK Pada akhir fase D, peserta didik mampu mendeskripsikan Pada akhir fase E, peserta didik mampu memahami peran
komponen, fungsi, dan cara kerja komputer yang sistem operasi dan mekanisme internal yang terjadi pada Menghasilkan prototipe perangkat lunak yang
membentuk sebuah sistem komputasi, serta menjelaskan interaksi antara perangkat keras, perangkat lunak, dan berinteraksi dengan single board computer/ controller
proses dan penggunaan kodifikasi untuk penyimpanan pengguna. atau kit elektronika untuk edukasi yang bisa diprogram,
data dalam memori komputer. serta mampu mengomunikasikan produk dan proses
pengembangan perangkat lunak yang dilakukan dengan
menggunakan perangkat lunak aplikasi.
JKI Pada akhir fase D, peserta didik mampu memahami Pada akhir fase E, peserta didik mampu menerapkan
konektivitas jaringan lokal, komunikasi data via ponsel, konektivitas jaringan lokal, komunikasi data via ponsel, Pada akhir fase F, peserta didik memahami konsep
konektivitas internet melalui jaringan kabel dan nirkabel konektivitas internet melalui jaringan kabel dan nirkabel lanjutan jaringan komputer dan internet meliputi topologi
(bluetooth, wifi, internet), enkripsi untuk memproteksi jaringan yang menghubungkan beberapa komputer,
(bluetooth, wifi, internet). aspek teknis berbagai jaringan komputer, lapisan
data pada saat melakukan penyambungan perangkat ke
jaringan lokal maupun internet yang tersedia. informasi dalam suatu sistem jaringan komputer (OSI
Layer), komponen jaringan komputer, dan mekanisme
pertukaran data, konsep cyber security, tata kelola
kontrol akses data, serta faktor-faktor dan konfigurasi
keamanan jaringan.
AD Pada akhir fase D, peserta didik mampu mengakses, Pada akhir fase E, peserta didik mampu memahami aspek -
mengolah, mengelola, dan menganalisis data secara privasi dan keamanan data, mengumpulkan data secara
15
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C
AP Pada akhir fase D, peserta didik mampu memahami Pada akhir fase E, peserta didik mampu menerapkan
objek-objek dan instruksi dalam sebuah lingkungan praktik baik konsep pemrograman prosedural dalam salah Pada akhir fase F, peserta didik mampu
pemrograman blok (visual) untuk mengembangkan satu bahasa pemrograman prosedural dan mampu mengembangkan program modular yang berukuran
program visual sederhana berdasarkan contoh-contoh mengembangkan program yang terstruktur dalam notasi besar menggunakan bahasa pemrograman yang
yang diberikan, mengembangkan karya digital kreatif algoritma atau notasi lain, berdasarkan strategi algoritmik ditentukan, mampu memahami, memelihara, dan
(game, animasi, atau presentasi), menerapkan aturan yang tepat. menyempurnakan struktur program (aspek statik) dan
translasi konsep dari satu bahasa visual ke bahasa eksekusi (aspek dinamik) suatu source code, memahami
visual lainnya, dan mengenal pemrograman tekstual algoritma standar dan strategi efisiensinya, merancang
sederhana. dan mengimplementasikan struktur data abstrak yang
kompleks seperti beberapa library standar termasuk
library untuk Artificial Intelligence dan library untuk
pengolahan data bervolume besar, serta
menerjemahkan sebuah program dalam satu bahasa
yang sudah dikenalnya ke bahasa lain berdasarkan
kaidah translasi yang diberikan.
DSI Pada akhir fase D, peserta didik mampu memahami Pada akhir fase F, peserta didik mampu mengkaji,
ketersediaan data dan informasi lewat aplikasi media Pada akhir fase E, peserta didik mampu memahami menganalisis, dan memberikan berbagai argumentasi dan
sosial, memahami keterbukaan informasi, memilih sejarah perkembangan komputer dan tokoh-tokohnya, rasional secara kritis pada kasus-kasus sosial terkini
informasi yang bersifat publik atau privat, menerapkan memahami hak kekayaan intelektual, lisensi, aspek teknis, terkait produk TIK dan sistem komputasi.
etika dan menjaga keamanan dirinya dalam masyarakat hukum, ekonomi, lingkungan, dan sosial dari produk TIK,
digital. memahami berbagai bidang studi dan profesi bidang
Informatika serta peran Informatika pada bidang lain.
PLB Pada akhir fase D, peserta didik mampu bergotong royong Pada akhir fase E, peserta didik mampu bergotong Pada akhir fase F, peserta didik mampu bergotong royong
15
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C
15
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C
Refleksi Pendidik
Memahami CP adalah langkah yang sangat penting dalam perencanaan, pelaksanaan, dan
evaluasi pembelajaran dan asesmen. Setiap pendidik perlu memahami apa yang perlu mereka
ajarkan, terlepas dari apakah mereka akan mengembangkan kurikulum, alur tujuan
pembelajaran, atau silabusnya sendiri ataupun tidak.
Beberapa contoh pertanyaan reflektif yang dapat digunakan untuk memandu guru dalam
memahami CP, antara lain:
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C
20
Selain untuk mengenal lebih mendalam mata pelajaran yang diajarkan, memahami CP juga dapat
memantik ide-ide pengembangan rancangan pembelajaran. Berikut ini adalah beberapa
pertanyaan yang dapat digunakan untuk memantik ide:
Sebagian guru dapat memahami CP dengan mudah, namun berdasarkan monitoring dan evaluasi
Kemendikbudristek, bagi sebagian guru CP sulit dipahami. Oleh karena itu, ada dua hal yang
perlu menjadi perhatian:
1. Pelajari CP bersama pendidik lain dalam suatu komunitas belajar. Melalui proses diskusi,
bertukar pikiran, mengecek pemahaman, serta berbagai ide, pendidik dapat belajar dan
mengembangkan kompetensinya lebih efektif, termasuk dalam upaya memahami CP.
2. Dalam lampiran Ketetapan Menteri mengenai Kurikulum Merdeka dinyatakan bahwa
pendidik tidak wajib membuat alur tujuan pembelajaran, salah satunya adalah karena
penyusunan alur tersebut membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang CP dan
perkembangan peserta didik. Oleh karena itu, pendidik dapat berangsur-angsur
meningkatkan kapasitasnya untuk terus belajar memahami CP hingga kelak dapat
merancang alur tujuan pembelajaran mereka sendiri.
21