0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
31 tayangan19 halaman

Capaian Pembelajaran Informatika SD-SMA

Dokumen ini membahas capaian pembelajaran (CP) mata pelajaran informatika untuk SD, SMP, dan SMA. CP merupakan kompetensi yang harus dicapai peserta didik dan mencakup enam fase pembelajaran mulai dari kelas 1 SD hingga kelas 12 SMA. CP digunakan sebagai acuan pembelajaran intrakurikuler dan dirancang berdasarkan standar nasional pendidikan. Pendidik perlu memahami CP secara menyeluruh sebelum meranc

Diunggah oleh

Abdul Fatah Alamsah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
31 tayangan19 halaman

Capaian Pembelajaran Informatika SD-SMA

Dokumen ini membahas capaian pembelajaran (CP) mata pelajaran informatika untuk SD, SMP, dan SMA. CP merupakan kompetensi yang harus dicapai peserta didik dan mencakup enam fase pembelajaran mulai dari kelas 1 SD hingga kelas 12 SMA. CP digunakan sebagai acuan pembelajaran intrakurikuler dan dirancang berdasarkan standar nasional pendidikan. Pendidik perlu memahami CP secara menyeluruh sebelum meranc

Diunggah oleh

Abdul Fatah Alamsah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd






Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C

Tentang Capaian Pembelajaran Informatika


Capaian Pembelajaran (CP) merupakan kompetensi pembelajaran yang harus dicapai peserta
didik pada setiap fase. Untuk mata pelajaran Informatika, capaian yang ditargetkan dimulai sejak
Fase A dan berakhir di Fase F (lihat Tabel 1 untuk fase-fase mata pelajaran Informatika).

Tabel 1. Pembagian Fase Mata Pelajaran Informatika

Fase Kelas dan Jenjang Pada Umumnya

A Kelas I - II SD/MI/Program Paket A

B Kelas III - IV SD/MI/Program Paket A

C Kelas V - VI SD/MI/Program Paket A

D Kelas VII - IX SMP/MTs/Program Paket B

E Kelas X SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C

F Kelas XI dan XII SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C

CP menjadi acuan untuk pembelajaran intrakurikuler. Sementara itu, kegiatan projek penguatan
profil pelajar Pancasila tidak perlu merujuk pada CP, karena lebih diutamakan untuk projek
penguatan profil pelajar Pancasila dirancang utamanya untuk mengembangkan dimensi-dimensi
profil pelajar Pancasila yang diatur dalam Keputusan Kepala BSKAP tentang Dimensi, Elemen,
dan Subelemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka. Dengan demikian, CP
digunakan untuk intrakurikuler, sementara dimensi profil pelajar Pancasila untuk projek
penguatan profil pelajar Pancasila.

Sebagai acuan untuk pembelajaran intrakurikuler, CP dirancang dan ditetapkan dengan berpijak
pada Standar Nasional Pendidikan terutama Standar Isi. Oleh karena itu, pendidik yang
merancang pembelajaran dan asesmen mata pelajaran Informatika tidak perlu lagi merujuk pada
dokumen Standar Isi, cukup mengacu pada CP. Untuk Pendidikan dasar dan menengah, CP
disusun untuk setiap mata pelajaran. Bagi peserta didik berkebutuhan khusus dengan hambatan
intelektual dapat menggunakan CP pendidikan khusus. Peserta didik berkebutuhan khusus tanpa
hambatan intelektual menggunakan CP reguler ini dengan menerapkan prinsip modifikasi
kurikulum dan pembelajaran.

Pemerintah menetapkan Capaian Pembelajaran (CP) sebagai kompetensi yang ditargetkan.


Namun demikian, sebagai kebijakan tentang target pembelajaran yang perlu dicapai setiap

1
1
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C

peserta didik, CP tidak cukup konkret untuk memandu kegiatan pembelajaran sehari-hari. Oleh
karena itu pengembang kurikulum operasional ataupun pendidik perlu menyusun dokumen yang
lebih operasional yang dapat memandu proses pembelajaran intrakurikuler, yang dikenal dengan
istilah alur tujuan pembelajaran. Pengembangan alur tujuan pembelajaran dijelaskan lebih
terperinci dalam Panduan Pembelajaran dan Asesmen.

Memahami Merumuskan Menyusun alur Merancang Capaian tujuan tujuan pembelajaran


pembelajaran Pembelajaran pembelajaran dari tujuan dan asesmen
pembelajaran

Gambar 1. Proses Perancangan Pembelajaran dan Asesmen

Memahami CP adalah langkah pertama dalam perencanaan pembelajaran dan asesmen (lihat
Gambar 1 yang diambil dari Panduan Pembelajaran dan Asesmen). Untuk dapat merancang
pembelajaran dan asesmen mata pelajaran Informatika dengan baik, CP mata pelajaran
Informatika perlu dipahami secara utuh, termasuk rasional mata pelajaran, tujuan, serta
karakteristik dari mata pelajaran Informatika. Dokumen ini dirancang untuk membantu pendidik
pengampu mata pelajaran Informatika memahami CP mata pelajaran ini. Untuk itu, dokumen ini
dilengkapi dengan beberapa penjelasan dan panduan untuk berpikir reflektif setelah membaca
setiap bagian dari CP mata pelajaran Informatika.

Untuk dapat memahami CP, pendidik perlu membaca dokumen CP secara utuh mulai
dari rasional, tujuan, karakteristik mata pelajaran, hingga capaian per fase. Pendidik di
SMP, misalnya, perlu juga mengetahui CP untuk fase-fase sebelumnya (Fase A sampai
C di SD) dan juga CP
untuk fase-fase berikutnya (Fase E dan F di SMA) untuk mengetahui perkembangan
yang telah dan akan dialami oleh peserta didik. Begitu juga pendidik di fase-fase
lainnya.

Rasional Mata Pelajaran Informatika


Informatika adalah sebuah disiplin ilmu yang mencari pemahaman dan mengeksplorasi dunia di
sekitar kita, baik natural maupun artifisial yang secara khusus tidak hanya berkaitan dengan
studi, pengembangan, dan implementasi dari sistem komputer, tetapi juga pemahaman terhadap

1
1
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C

prinsip-prinsip dasar pengembangan. Peserta didik dapat menciptakan, merancang, dan


mengembangkan produk berupa artefak komputasional (computational artifact) dalam bentuk
perangkat keras, perangkat lunak (algoritma, program, atau aplikasi), atau sistem berupa
kombinasi perangkat keras dan lunak dengan menggunakan teknologi dan perkakas (tools) yang
sesuai. Informatika mencakup prinsip keilmuan perangkat keras, data, informasi, dan sistem
komputasi yang mendasari proses pengembangan tersebut. Oleh karena itu, Informatika
mencakup sains, rekayasa, dan teknologi yang berakar pada logika dan matematika. Istilah
Informatika dalam bahasa Indonesia merupakan padanan kata yang diadaptasi dari Computer
Science atau Computing dalam bahasa Inggris. Peserta didik mempelajari mata pelajaran
Informatika tidak hanya untuk menjadi pengguna komputer, tetapi juga untuk menyadari
perannya sebagai problem solver yang menguasai konsep inti (core concept), terampil dalam
praktik (core practices) menggunakan dan mengembangkan teknologi informasi dan komunikasi
(TIK), serta berpandangan terbuka pada aspek lintas bidang.

Mata pelajaran Informatika memberikan fondasi berpikir komputasional yang merupakan


kemampuan problem solving yaitu keterampilan generik yang penting seiring dengan
perkembangan teknologi digital yang pesat. Peserta didik ditantang untuk menyelesaikan
persoalan komputasi yang berkembang mulai dari kelas I sampai dengan kelas XII, mulai dari data
sedikit sampai dengan data banyak, mulai dari persoalan kecil dan sederhana sampai dengan
persoalan besar, kompleks, dan rumit, serta mulai dari hal yang konkret sampai dengan abstrak
dan samar atau ambigu. Mata pelajaran Informatika juga meningkatkan kemampuan peserta
didik dalam logika, analisis, dan interpretasi data yang diperlukan dalam literasi, numerasi, dan
literasi sains, serta membekali peserta didik dengan kemampuan pemrograman yang mendukung
pemodelan dan simulasi dalam sains komputasi (computational science) dengan menggunakan
TIK. Proses pembelajaran
Informatika berpusat pada peserta didik (student-centered learning) dengan prinsip
pembelajaran berbasis inkuiri (inquiry-based learning), pembelajaran berbasis masalah (problem-
based learning), dan pembelajaran berbasis projek (projectbased learning). Guru dapat
menentukan tema atau kasus sesuai dengan kondisi lokal, terutama tema atau kasus tentang
analisis data.

Mata pelajaran Informatika dilaksanakan secara inklusif bagi semua peserta didik di seluruh
Indonesia, sehingga pembelajarannya dapat menggunakan komputer (plugged) maupun tanpa
komputer (unplugged). Pembelajaran Informatika pada jenjang SD menekankan pada fondasi
berpikir komputasional (computational thinking), diintegrasikan dalam tema atau mata
pelajaran lainnya terutama dalam Bahasa, Matematika dan Sains. Pembelajaran Informatika
mendukung kemampuan peserta didik dalam mengekspresikan kemampuan berpikir secara
terstruktur dan pemahaman aspek sintaksis maupun semantik dalam Bahasa, membentuk

1
1
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C

kebiasaan peserta didik untuk berpikir logis dalam Matematika, serta kemampuan menganalisis
dan menginterpretasi data dalam Sains.

Mata pelajaran Informatika berkontribusi terhadap profil pelajar Pancasila dalam memampukan
peserta didik menjadi warga yang bernalar kritis, mandiri, kreatif melalui penerapan berpikir
komputasional; serta menjadi warga yang berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong-
royong melalui Praktik Lintas Bidang (core practices) untuk menghasilkan artefak komputasional
yang dikerjakan secara berkolaborasi dalam kerja kelompok baik secara luring maupun daring
dengan memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Kemampuan bekerja mandiri dan
berkolaborasi secara daring merupakan kemampuan penting sebagai anggota masyarakat abad
ke-21. Peserta didik diharapkan dapat menjadi warga digital (digital citizen) yang beretika dan
mandiri dalam berteknologi informasi, sekaligus menjadi warga dunia (global citizen) yang
beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME.

Setelah membaca bagian Rasional Mata Pelajaran, apakah dapat dipahami mengapa
mata pelajaran ini penting? Apakah dapat dipahami tujuan utamanya?
Tujuan Mata Pelajaran Informatika
Mata pelajaran Informatika bertujuan untuk mengantarkan peserta didik menjadi
“computationally literate creators” yang menguasai konsep dan praktik Informatika, yaitu:

1. berpikir komputasional, yaitu terampil menciptakan solusi-solusi untuk menyelesaikan


persoalan-persoalan secara sistematis, kritis, analitis, dan kreatif;
2. memahami ilmu pengetahuan yang mendasari Informatika, yaitu sistem komputer, jaringan
komputer dan internet, analisis data, algoritma dan pemrograman, serta menyadari dampak
Informatika terhadap kehidupan bermasyarakat;
3. terampil berkarya dalam menghasilkan artefak komputasional sederhana, dengan
memanfaatkan teknologi dan menerapkan proses rekayasa, serta mengintegrasikan
pengetahuan bidang-bidang lain yang membentuk solusi sistemik;
4. terampil dalam mengakses, mengelola, menginterpretasi, mengintegrasikan, mengevaluasi
informasi, serta menciptakan informasi baru dari himpunan data dan informasi yang
dikelolanya, dengan memanfaatkan TIK yang sesuai; dan
5. menunjukkan karakter baik sebagai anggota masyarakat digital, sehingga mampu
berkomunikasi, berkolaborasi, berkreasi dan menggunakan perangkat teknologi informasi
disertai kepedulian terhadap dampaknya dalam kehidupan bermasyarakat.

1
1
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C

Setelah membaca tujuan mata pelajaran di atas, dapatkah Anda mulai


membayangkan bagaimana hubungan antara kompetensi dalam CP dengan
pengembangan kompetensi pada profil pelajar Pancasila? Sejauh mana Anda
sebagai pengampu mata pelajaran ini, mendukung pengembangan kompetensi
tersebut?
Karakteristik Mata Pelajaran Informatika
Mata pelajaran Informatika mengintegrasikan kemampuan berpikir komputasional,
keterampilan menerapkan pengetahuan Informatika, serta pemanfaatan teknologi (khususnya
TIK) secara tepat dan bijak sebagai objek kajian dan alat bantu untuk menghasilkan solusi
efisien dan optimal dari persoalan yang dihadapi masyarakat dengan menerapkan rekayasa dan
prinsip keilmuan Informatika. Elemen mata pelajaran Informatika saling terkait satu sama lain
membentuk keseluruhan mata pelajaran Informatika sebagaimana diilustrasikan pada gambar
bangunan Informatika di bawah ini.

Gambar Bangunan Informatika Mata pelajaran Informatika terdiri atas delapan elemen berikut
ini.

TIK
PRAKTIK LINTAS BIDANG

SK JKI AD AP DSI

BERPIKIR KOMPUTASIONAL

Keterangan:

TIK : Teknologi Informasi dan Komunikasi

SK : Sistem Komputer

JKI : Jaringan Komputer dan Internet

1
1
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C

AD : Analisis Data

AP : Algoritma dan Pemrograman

DSI : Dampak Sosial Informatika

Elemen Deskripsi

Berpikir komputasional (BK) Mengasah keterampilan problem solving yang efektif,


efisien, dan optimal sebagai landasan untuk menghasilkan
solusi dengan menerapkan penalaran kritis, kreatif dan
mandiri.

Teknologi Menjadi perkakas dalam berkarya dan sekaligus objek


Informasi dan
kajian yang memberikan inspirasi agar suatu hari peserta
Komunikasi (TIK)
didik menjadi pencipta karya-karya berteknologi yang
berlandaskan Informatika.

Sistem komputer (SK) Pengetahuan tentang bagaimana perangkat keras dan


perangkat lunak berfungsi dan saling mendukung dalam
mewujudkan suatu layanan bagi pengguna baik di luar
maupun di dalam jaringan komputer/internet.

Jaringan Memfasilitasi pengguna untuk menghubungkan sistem


Komputer dan komputer dengan jaringan lokal maupun internet.
Internet (JKI)

Analisis data (AD) Memberikan kemampuan untuk menginput, memproses,


memvisualisasi data dalam berbagai tampilan,
menganalisis, menginterpretasi, dan memprediksi, serta
mengambil kesimpulan serta keputusan berdasarkan
penalaran.

Algoritma dan Pemrograman Mengarahkan peserta didik menuliskan langkah


(AP) penyelesaian solusi secara runtut dan menerjemahkan
solusi menjadi program yang dapat dijalankan oleh mesin
( komputer ).

1
1
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C

Dampak Sosial Informatika (DSI) Menyadarkan peserta didik akan dampak Informatika
dalam: (a) kehidupan bermasyarakat dan dirinya,
khususnya dengan kehadiran dan pemanfaatan TIK, dan
(b) bergabungnya manusia dalam jaringan komputer dan
internet untuk membentuk masyarakat digital.

Elemen Deskripsi

Praktik Lintas Bidang (PLB)


Melatih peserta didik bergotong royong untuk untuk
menghasilkan artefak komputasional secara kreatif dan
inovatif dengan mengintegrasikan semua pengetahuan
Informatika maupun pengetahuan dari mata pelajaran
lain, menerapkan proses rekayasa atau pengembangan
(designing, implementing, debugging, testing, refining),
serta mendokumentasikan dan mengomunikasikan
hasil karyanya.

Beban belajar setiap elemen pada mata pelajaran Informatika tidak sama. BK, AD, AP, dan PLB
memiliki beban belajar paling besar yang memungkinkan peserta didik berpikir kritis dan kreatif.
SK dan JKI diberikan terbatas pada pengetahuan dasar dan penggunaannya. TIK dan DSI dapat
diberikan sambil melakukan kegiatan yang berkaitan dengan elemen lainnya, dimana perkakas
TIK saat ini semakin intuitif yang mudah dipelajari dan dimanfaatkan, sedangkan DSI merupakan
aspek dari setiap area pengetahuan Informatika untuk menumbuhkan kepedulian pada
masyarakat dan pembentukan karakter baik sebagai warga dunia maupun warga digital.

Kompetensi dan/atau materi esensial apa yang terus menerus dipelajari dan
dikembangkan peserta didik dari fase ke fase?
Sejauh mana Anda sudah mengajarkan seluruh elemen-elemen mata pelajaran ini?
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Setiap Fase

Capaian Pembelajaran disampaikan dalam dua bentuk, yaitu (1) rangkuman


keseluruhan elemen dalam setiap fase dan (2) capaian untuk setiap elemen pada setiap
fase yang lebih terperinci.
Saat membaca CP, gunakan beberapa pertanyaan berikut untuk memahami CP:
• Kompetensi apa saja yang harus dicapai peserta didik pada setiap fase?
Bagaimana kompetensi tersebut dapat dicapai?
• Adakah ide-ide pembelajaran dan asesmen yang dapat dilakukan untuk mencapai
dan memantau ketercapaian kompetensi tersebut?

1
1
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C

Capaian Pembelajaran Setiap Fase

▶ Fase A (Umumnya untuk kelas I dan II SD/MI/Program Paket A)


Pada akhir fase A, peserta didik mampu menerapkan berpikir komputasional dalam
menyelesaikan persoalan sehari-hari terkait objek konkret, menerapkan praktik baik penggunaan
perangkat TIK yang sudah disiapkan untuk berkomunikasi, belajar, menggambar, dan berkarya
kreatif, mengenali adanya sinyal komunikasi di sekitarnya, serta menjalankan instruksi sederhana
untuk mencapai tujuan tertentu dan menjelaskan peristiwa yang dialami dengan urutan yang
sistematis.

▶ Fase B (Umumnya untuk kelas III dan IV SD/MI/Program Paket A)


Pada akhir fase B, peserta didik mampu menerapkan berpikir komputasional untuk menghasilkan
solusi dalam menyelesaikan persoalan sehari-hari dan mengabstraksikan benda konkret menjadi
data, menerapkan praktik baik yang lebih mahir penggunaan berbagai perangkat TIK untuk
berkomunikasi, belajar, mengetik, menggambar, berhitung, dan presentasi, mengenali adanya
sistem komputer, sinyal komunikasi, dan internet di sekitarnya, menjalankan instruksi yang rumit
sesuai dengan urutan yang sistematis dan ditentukan, menyadari dampak dan memiliki etika
dalam berkomunikasi di dunia digital, serta mampu beraktivitas secara kreatif dalam kelompok
kecil untuk membangun suatu produk sebagai analogi sistem komputasi.

▶ Fase C (Umumnya untuk kelas V dan VI SD/MI/Program Paket A)


Pada akhir fase C, peserta didik mampu menerapkan berpikir komputasional untuk menghasilkan
lebih banyak solusi dalam menyelesaikan persoalan sehari-hari dan mengabstraksikan benda
konkret yang lebih besar menjadi data, menggunakan aplikasi dan mengenali adanya banyak
ragam sistem komputer di sekitarnya, berkomunikasi melalui jaringan komputer dan internet,
menulis dan menjalankan instruksi tertulis yang lebih panjang dan rumit sesuai dengan urutan
tertentu yang sistematis, memahami manfaat dan ancaman sistem komputasi serta pengaruhnya
pada perkembangan kehidupan, dan mampu bergotong-royong untuk mengerjakan dan
mengomunikasikan projek secara sistematis.

▶ Fase D (Umumnya untuk kelas VII, VIII dan IX SMP/MTs/Program Paket B)


Pada akhir fase D, peserta didik mampu memahami dampak dan menerapkan etika sebagai
warga digital, memahami komponen, fungsi, cara kerja, dan kodifikasi data sebuah komputer
serta proses kodifikasi dan penyimpanan data dalam sistem komputer, jaringan komputer, dan

internet, mengakses, mengolah, dan mengelola data secara efisien, terstruktur, dan sistematis,

1
1
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C

menganalisis, menginterpretasi, dan melakukan prediksi berdasarkan data dengan menggunakan


perkakas atau secara manual, menerapkan berpikir komputasional secara mandiri untuk
menyelesaikan persoalan dengan data diskrit bervolume kecil dan mendisposisikan berpikir
komputasional dalam bidang lain, mengembangkan atau menyempurnakan program dalam
bahasa blok (visual), menggunakan berbagai aplikasi untuk berkomunikasi, mencari, dan
mengelola konten informasi, serta bergotong royong untuk menciptakan produk dan
menjelaskan karakteristik serta fungsi produk dalam laporan dan presentasi yang menggunakan
aplikasi.
▶ Fase E (Umumnya untuk kelas X SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C)
Pada akhir fase E, peserta didik peserta didik mampu memahami peran sistem operasi dan
mekanisme internal yang terjadi pada interaksi antara perangkat keras, perangkat lunak, dan
pengguna, menerapkan keamanan dalam penyambungan perangkat ke jaringan lokal dan
internet, mengumpulkan dan mengintegrasikan data dari berbagai sumber baik secara manual
atau otomatis dengan perkakas yang sesuai, memahami fitur lanjut, otomasi, serta integrasi
aplikasi perkantoran, menerapkan strategi algoritmik standar untuk mengembangkan program
komputer yang terstruktur dalam bahasa pemrograman prosedural tekstual sebagai solusi atas
persoalan berbagai bidang yang mengandung data diskrit bervolume tidak kecil, bergotong
royong untuk menyelesaikan suatu persoalan kompleks dengan mengembangkan (merancang,
mengimplementasi, memperbaiki, menguji) artefak komputasional yang bersentuhan dengan
bidang lain sesuai kaidah proses rekayasa, serta mengomunikasikan rancangan produk, produk,
dan prosesnya secara lisan dan tertulis, memahami sejarah perkembangan komputer dan
tokohtokohnya, memahami hak kekayaan intelektual, lisensi, aspek teknis, hukum, ekonomi,
lingkungan, dan sosial dari produk TIK, mengenal berbagai bidang studi dan profesi terkait
Informatika serta peran Informatika pada bidang lain.

▶ Fase F (Umumnya untuk kelas XI dan XII SMA/MA/SMK/MAK/ Program Paket


C)
Pada akhir fase F, peserta didik mengintegrasikan elemen-elemen dan mampu mengkaji berbagai
strategi algoritmik yang menghasilkan lebih dari satu solusi persoalan, menganalisis setiap solusi,
serta menentukan solusi yang paling efisien dan optimal untuk dikembangkan menjadi program
komputer, mengkritisi kasuskasus terkini terkait Informatika di masyarakat, merancang dan
mengimplementasi struktur data abstrak yang lebih kompleks menggunakan beberapa library
standar termasuk library untuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan library untuk
pengolahan data bervolume besar, mengembangkan, melakukan pemeliharaan, dan
penyempurnaan kode sumber program dengan tetap memperhatikan kualitasnya serta
menuliskan dokumentasi dan menjelaskan aspek statik dan dinamik dari program komputer

1
1
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C

(source code), menerjemahkan sebuah program dalam satu bahasa yang sudah dikenalnya ke
bahasa lain berdasarkan kaidah translasi yang diberikan, memahami jaringan komputer dari sisi
teknis, termasuk keamanan siber (cyber security), dan tata kelola untuk mengontrol akses data ke
sistem, melakukan konfigurasi dan setting komputer ke jaringan komputer dan internet untuk
menjamin keamanan dirinya, bergotong royong dengan menggunakan berbagai perkakas TIK
untuk merancang, mengimplementasi, menguji, memperbaiki, menghasilkan prototipe perangkat
lunak yang berinteraksi dengan single board computer/controller atau kit elektronika untuk
edukasi yang bisa diprogram atau mengembangkan program untuk mengolah data bervolume
besar serta mengomunikasikan produk dan proses pengembangan perangkat lunak yang
dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak aplikasi.

Setelah membaca CP di atas, menurut Anda, apakah capaian pada fase tersebut dapat
dicapai apabila peserta didik tidak berhasil menuntaskan fase-fase sebelumnya? Apa
yang akan Anda lakukan jika peserta didik tidak siap untuk belajar di Fase yang lebih
tinggi?

Capaian Pembelajaran Setiap Fase Berdasarkan Elemen

Saat membaca CP per elemen berikut ini, hal yang dapat kita pelajari adalah:
• Apakah ada elemen yang tidak dicapai pada suatu fase, ataukah semua elemen perlu
dicapai pada setiap fase?

1
1
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C

Elemen Fase A Fase B Fase C

BK Pada akhir fase A, peserta didik mampu menerapkan


berpikir komputasional dalam menyelesaikan persoalan Pada akhir fase C, peserta didik mampu menerapkan
Pada akhir fase B, peserta didik mampu menerapkan
sehari-hari yang dialami dengan mengidentifikasi, berpikir komputasional untuk menghasilkan lebih banyak
berpikir komputasional untuk menghasilkan solusi dalam
membandingkan, memilih, memilah, mengelompokkan, solusi dalam menyelesaikan persoalan sehari-hari dengan
menyelesaikan persoalan sehari-hari dengan
dan mengurutkan objek konkret. membandingkan, menyusun, mengelompokkan, dan
membandingkan, memilih, memilah, menyusun,
mengurutkan himpunan data hasil abstraksi benda
mengelompokkan, dan mengurutkan himpunan data kecil
konkret yang lebih besar menggunakan berbagai cara
hasil abstraksi benda konkret menggunakan berbagai cara
dengan pemanfaatan perkakas yang mengintegrasikan
dengan memanfaatkan perkakas yang disediakan.
berpikir komputasional.

TIK Pada akhir fase B, peserta didik mampu memanfaatkan Pada akhir fase C, peserta didik mampu memanfaatkan
Pada akhir fase A, peserta didik mampu berbagai jenis perangkat TIK yang ada di sekitarnya untuk fitur sederhana dari aplikasi yang disediakan untuk
mengidentifikasi perangkat TIK di antara perangkat berkomunikasi, belajar, mengetik, menggambar, mengolah teks, data, dan gambar, serta menerapkan
lainnya dan kehadiran komputer atau komponennya berhitung, dan presentasi, dan menerapkan praktik baik teknik membaca berkas digital untuk menjelaskan
dalam perangkat seharihari, menggunakan perangkat yang memperhatikan aspek kesehatan, kenyamanan, maknanya dan refleksinya.
TIK yang sudah dikonfigurasi sesuai konteks dan keamanan, dan keselamatan.
usianya untuk berkomunikasi, belajar, menggambar,
dan berkarya kreatif serta menerapkan praktik baik
yang memperhatikan aspek kesehatan, kenyamanan,
keamanan, dan keselamatan.

SK - Pada akhir fase B, peserta didik mampu menyebutkan


perangkat sistem komputer yang ada di sekitarnya. Pada akhir fase C, peserta didik mampu
menyebutkan dan menggunakan lebih banyak
perangkat sistem komputer yang ada disekitarnya.

Elemen Fase A Fase B Fase C

JKI Pada akhir fase A, peserta didik mampu mengenali sinyal Pada akhir fase B, peserta didik mampu memahami Pada akhir fase C, peserta didik mampu menerapkan
telepon seluler dan wifi, serta mengidentifikasi praktik baik dalam berkomunikasi menggunakan alat praktik baik dalam berkomunikasi menggunakan alat
keberadaan dan kualitasnya. komunikasi berbasis TIK yang memperhatikan aspek komunikasi berbasis TIK yang lebih bervariasi dari fase
keamanan penggunaan internet dan jaringan lokal pada sebelumnya dengan memperhatikan dan menyadari lebih
saat tersambung pada bluetooth, wifi, atau internet sesuai dalam dan luas tentang aspek keamanan penggunaan
dengan batasan yang ditentukan. internet dan jaringan lokal pada saat tersambung pada
bluetooth, wifi, atau internet sesuai dengan batasan yang

14
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C

ditentukan.

AD
Pada akhir fase A, peserta didik mampu mengenali, Pada akhir fase B, peserta didik mampu menuliskan Pada akhir fase C, peserta didik mampu menginterpretasi
mengelompokkan, membandingkan, dan mengurutkan representasi data numerik, teks, atau gambar dari suatu dan menuliskan representasi data numerik, teks, atau
data dalam bentuk objek konkret, menjelaskan ciri-cirinya, benda konkret, serta mengurutkan dan gambar dari suatu konsep, serta mengurutkan dan
serta menyimpulkan kesamaan dan perbedaannya. mengelompokkan data berdasarkan kategori tertentu. mengelompokkan data berdasarkan kategori tertentu.

AP Pada akhir fase A, peserta didik mampu menjelaskan


pengalaman atau kejadian dengan runtut dan logis dalam Pada akhir fase B, peserta didik mampu menjelaskan Pada akhir fase C, peserta didik mampu menemukan
bahasa seharihari, menjalankan instruksi sederhana dan pengalaman atau kejadian dengan runtut dan logis bacaan serta menuliskan dan menjelaskan pengalaman
menjelaskan maknanya yang secara semantik dalam bahasa sehari-hari dan menuliskannya, atau kejadian dengan runtut dan logis dalam bahasa
diasosiasikan dengan istilah pemrograman seperti kalimat menjalankan instruksi yang rumit dan menjelaskan sehari-hari, menjalankan instruksi yang rumit dan
kondisional dan pengulangan, serta mengkomposisi maknanya menggunakan kompleks serta menjelaskan maknanya menggunakan
simbol dan mengenali struktur logis dari sebuah komposisi sekumpulan kosa kata atau simbol yang diberikan dan sekumpulan kosa kata atau simbol yang diberikan dan
simbol. pola kalimat yang secara semantik diasosiasikan dengan pola kalimat yang secara semantik diasosiasikan dengan
istilah pemrograman seperti kalimat kondisional dan istilah pemrograman seperti kalimat kondisional dan
pengulangan, serta menyimpulkan struktur logis dalam pengulangan, serta menganalisis struktur logis dalam teks
teks dan simbol. dan simbol.

Elemen Fase A Fase B Fase C

DSI - Pada akhir fase C, peserta didik mampu memahami


Pada akhir fase B, peserta didik mampu mengenal dunia manfaat dan ancaman kehadiran dan penggunaan
digital yang ada di sekitarnya, memahami dampak positif perangkat TIK, serta memahami perkembangan
dan negatif dari kehadiran perangkat TIK, memiliki etika kehidupan dengan hadirnya sistem komputasi.
dalam berkomunikasi di dunia digital, serta mengenal dan
menghargai hak karya digital.

PLB - Pada akhir fase B, peserta didik beraktivitas secara kreatif


dalam kelompok kecil untuk mencapai suatu tujuan yang Pada akhir fase C, peserta didik mampu bergotong royong
ditetapkan dengan membangun suatu produk yang dalam kelompok yang lebih besar untuk mengerjakan
merupakan analogi dari sistem komputasi dalam dunia suatu projek dan menjelaskan produk dan proses
nyata. pengerjaannya secara sistematis dengan lisan dan tertulis
dalam bentuk gambar, teks, atau infografis.

14
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C

Elemen Fase D Fase E Fase F

BK Pada akhir fase D, peserta didik mampu menerapkan Pada akhir fase E, peserta didik mampu menerapkan
berpikir komputasional untuk menghasilkan beberapa strategi algoritmik standar untuk menghasilkan beberapa Pada akhir fase F, peserta didik mampu menganalisis
solusi dalam menyelesaikan persoalan dengan data solusi persoalan dengan data diskrit bervolume tidak kecil beberapa strategi algoritmik secara kritis untuk
diskrit bervolume kecil dan mendisposisikan berpikir pada kehidupan sehari-hari maupun implementasinya menghasilkan banyak alternatif solusi dari satu persoalan
komputasional dalam bidang lain terutama dalam dalam program komputer. dengan memberikan justifikasi efisiensi, kelebihan, dan
literasi, numerasi, dan literasi sains keterbatasan dari setiap alternatif solusi, kemudian
memilih dan menerapkan solusi terbaik, paling efisien,
(computationally literate)
dan optimal dengan merancang struktur data yang lebih
kompleks dan abstrak.

14
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C

Elemen Fase D Fase E Fase F

TIK Pada akhir fase D, peserta didik mampu menerapkan -


praktik baik dalam memanfaatkan aplikasi surel untuk Pada akhir fase E, peserta didik mampu memanfaatkan
berkomunikasi, aplikasi peramban untuk pencarian berbagai aplikasi secara bersamaan dan optimal untuk
informasi di internet, content management system (CMS) berkomunikasi, mencari sumber data yang akan diolah
untuk pengelolaan konten digital, dan memanfaatkan menjadi informasi, baik di dunia nyata maupun di
perkakas TIK untuk mendukung pembuatan laporan, internet, serta mahir menggunakan fitur lanjut aplikasi
presentasi serta analisis dan interpretasi data. perkantoran (pengolah kata, angka, dan presentasi)
beserta otomasinya untuk mengintegrasikan dan
menyajikan konten aplikasi dalam berbagai representasi
yang memudahkan analisis dan interpretasi konten
tersebut.

SK Pada akhir fase D, peserta didik mampu mendeskripsikan Pada akhir fase E, peserta didik mampu memahami peran
komponen, fungsi, dan cara kerja komputer yang sistem operasi dan mekanisme internal yang terjadi pada Menghasilkan prototipe perangkat lunak yang
membentuk sebuah sistem komputasi, serta menjelaskan interaksi antara perangkat keras, perangkat lunak, dan berinteraksi dengan single board computer/ controller
proses dan penggunaan kodifikasi untuk penyimpanan pengguna. atau kit elektronika untuk edukasi yang bisa diprogram,
data dalam memori komputer. serta mampu mengomunikasikan produk dan proses
pengembangan perangkat lunak yang dilakukan dengan
menggunakan perangkat lunak aplikasi.

JKI Pada akhir fase D, peserta didik mampu memahami Pada akhir fase E, peserta didik mampu menerapkan
konektivitas jaringan lokal, komunikasi data via ponsel, konektivitas jaringan lokal, komunikasi data via ponsel, Pada akhir fase F, peserta didik memahami konsep
konektivitas internet melalui jaringan kabel dan nirkabel konektivitas internet melalui jaringan kabel dan nirkabel lanjutan jaringan komputer dan internet meliputi topologi
(bluetooth, wifi, internet), enkripsi untuk memproteksi jaringan yang menghubungkan beberapa komputer,
(bluetooth, wifi, internet). aspek teknis berbagai jaringan komputer, lapisan
data pada saat melakukan penyambungan perangkat ke
jaringan lokal maupun internet yang tersedia. informasi dalam suatu sistem jaringan komputer (OSI
Layer), komponen jaringan komputer, dan mekanisme
pertukaran data, konsep cyber security, tata kelola
kontrol akses data, serta faktor-faktor dan konfigurasi
keamanan jaringan.

Elemen Fase D Fase E Fase F

AD Pada akhir fase D, peserta didik mampu mengakses, Pada akhir fase E, peserta didik mampu memahami aspek -
mengolah, mengelola, dan menganalisis data secara privasi dan keamanan data, mengumpulkan data secara

15
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C

efisien, terstruktur, dan sistematis untuk


menginterpretasi dan memprediksi sekumpulan data dari otomatis dari berbagai sumber data, memodelkan data
situasi konkret sehari-hari yang berasal dari suatu sumber berbagai bidang, menerapkan siklus pengolahan data
data dengan menggunakan perkakas TIK atau manual. (pengumpulan, pengolahan, visualisasi, analisis,
interpretasi, dan publikasi) dengan menggunakan
perkakas TIK yang sesuai, serta menerapkan strategi
pengelolaan data yang tepat guna dengan
mempertimbangkan volume dan kompleksitasnya.

AP Pada akhir fase D, peserta didik mampu memahami Pada akhir fase E, peserta didik mampu menerapkan
objek-objek dan instruksi dalam sebuah lingkungan praktik baik konsep pemrograman prosedural dalam salah Pada akhir fase F, peserta didik mampu
pemrograman blok (visual) untuk mengembangkan satu bahasa pemrograman prosedural dan mampu mengembangkan program modular yang berukuran
program visual sederhana berdasarkan contoh-contoh mengembangkan program yang terstruktur dalam notasi besar menggunakan bahasa pemrograman yang
yang diberikan, mengembangkan karya digital kreatif algoritma atau notasi lain, berdasarkan strategi algoritmik ditentukan, mampu memahami, memelihara, dan
(game, animasi, atau presentasi), menerapkan aturan yang tepat. menyempurnakan struktur program (aspek statik) dan
translasi konsep dari satu bahasa visual ke bahasa eksekusi (aspek dinamik) suatu source code, memahami
visual lainnya, dan mengenal pemrograman tekstual algoritma standar dan strategi efisiensinya, merancang
sederhana. dan mengimplementasikan struktur data abstrak yang
kompleks seperti beberapa library standar termasuk
library untuk Artificial Intelligence dan library untuk
pengolahan data bervolume besar, serta
menerjemahkan sebuah program dalam satu bahasa
yang sudah dikenalnya ke bahasa lain berdasarkan
kaidah translasi yang diberikan.

Elemen Fase D Fase E Fase F

DSI Pada akhir fase D, peserta didik mampu memahami Pada akhir fase F, peserta didik mampu mengkaji,
ketersediaan data dan informasi lewat aplikasi media Pada akhir fase E, peserta didik mampu memahami menganalisis, dan memberikan berbagai argumentasi dan
sosial, memahami keterbukaan informasi, memilih sejarah perkembangan komputer dan tokoh-tokohnya, rasional secara kritis pada kasus-kasus sosial terkini
informasi yang bersifat publik atau privat, menerapkan memahami hak kekayaan intelektual, lisensi, aspek teknis, terkait produk TIK dan sistem komputasi.
etika dan menjaga keamanan dirinya dalam masyarakat hukum, ekonomi, lingkungan, dan sosial dari produk TIK,
digital. memahami berbagai bidang studi dan profesi bidang
Informatika serta peran Informatika pada bidang lain.

PLB Pada akhir fase D, peserta didik mampu bergotong royong Pada akhir fase E, peserta didik mampu bergotong Pada akhir fase F, peserta didik mampu bergotong royong

15
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C

untuk mengidentifikasi persoalan, merancang,


royong dalam tim inklusif untuk mengerjakan projek
mengimplementasi, menguji, dan menyempurnakan dalam tim inklusif untuk mengerjakan projek
bertema Informatika dengan mengidentifikasi
artefak komputasional sebagai solusi persoalan pengembangan sistem komputasi dengan menganalisis
persoalan, merancang, mengimplementasi, menguji,
masyarakat serta mengomunikasikan produk dan proses dan mengidentifikasi persoalan, merancang,
dan menyempurnakan program komputer didasari
pengembangannya dalam bentuk karya kreatif yang mengimplementasi, menguji, dan menyempurnakan
strategi algoritma yang sesuai sebagai solusi persoalan
menyenangkan secara lisan maupun tertulis. sistem komputasi sebagai solusi dari persoalan tersebut,
masyarakat serta mengomunikasikan produk, proses
serta mengomunikasikan produk, proses pengembangan
pengembangan dan manfaatnya bagi masyarakat
dan manfaatnya secara lisan dan tertulis.
secara lisan maupun tertulis.

15
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C

Setelah membaca CP, dapatkah Anda memahami:


Kemampuan atau kompetensi apa yang perlu dimiliki peserta didik sebelum ia masuk
pada fase yang lebih tinggi? Bagaimana pendidik dapat mengetahui apakah peserta
didik memiliki kompetensi untuk belajar di suatu fase? Apa yang akan Anda lakukan
jika peserta didik tidak siap untuk belajar di fase tersebut?

Refleksi Pendidik
Memahami CP adalah langkah yang sangat penting dalam perencanaan, pelaksanaan, dan
evaluasi pembelajaran dan asesmen. Setiap pendidik perlu memahami apa yang perlu mereka
ajarkan, terlepas dari apakah mereka akan mengembangkan kurikulum, alur tujuan
pembelajaran, atau silabusnya sendiri ataupun tidak.

Beberapa contoh pertanyaan reflektif yang dapat digunakan untuk memandu guru dalam
memahami CP, antara lain:

■ Kata-kata kunci apa yang penting dalam CP?


■ Apakah capaian yang ditargetkan sudah biasa saya ajarkan?
■ Apakah ada hal-hal yang sulit saya pahami? Bagaimana saya mencari tahu dan mempelajari
hal tersebut? Dengan siapa saya sebaiknya mendiskusikan hal tersebut?
■ Sejauh mana saya dapat mengidentifikasi kompetensi yang diharapkan dalam CP ini?
■ Dukungan apa yang saya butuhkan agar dapat memahami CP dengan lebih baik? Mengapa?

Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Fase A - Fase F Untuk SD/MI/Program Paket A,
SMP/MTs/Program Paket B, dan SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C

20
Selain untuk mengenal lebih mendalam mata pelajaran yang diajarkan, memahami CP juga dapat
memantik ide-ide pengembangan rancangan pembelajaran. Berikut ini adalah beberapa
pertanyaan yang dapat digunakan untuk memantik ide:

■ Bagaimana capaian dalam fase ini akan dicapai peserta didik?


■ Proses atau kegiatan pembelajaran seperti apa yang akan ditempuh peserta didik untuk
mencapai CP?
■ Alternatif cara belajar apa saja yang dapat dilakukan peserta didik untuk mencapai CP?
■ Materi apa saja yang akan dipelajari? Seberapa luas? Seberapa dalam? ■
Bagaimana menilai ketercapaian CP setiap fase?

Sebagian guru dapat memahami CP dengan mudah, namun berdasarkan monitoring dan evaluasi
Kemendikbudristek, bagi sebagian guru CP sulit dipahami. Oleh karena itu, ada dua hal yang
perlu menjadi perhatian:

1. Pelajari CP bersama pendidik lain dalam suatu komunitas belajar. Melalui proses diskusi,
bertukar pikiran, mengecek pemahaman, serta berbagai ide, pendidik dapat belajar dan
mengembangkan kompetensinya lebih efektif, termasuk dalam upaya memahami CP.
2. Dalam lampiran Ketetapan Menteri mengenai Kurikulum Merdeka dinyatakan bahwa
pendidik tidak wajib membuat alur tujuan pembelajaran, salah satunya adalah karena
penyusunan alur tersebut membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang CP dan
perkembangan peserta didik. Oleh karena itu, pendidik dapat berangsur-angsur
meningkatkan kapasitasnya untuk terus belajar memahami CP hingga kelak dapat
merancang alur tujuan pembelajaran mereka sendiri.

21

Anda mungkin juga menyukai