Proyeksi Cadangan Klaim: Munich Chain-Ladder
Proyeksi Cadangan Klaim: Munich Chain-Ladder
MUNICH CHAIN-LADDER
IKHWAN ABIYYU
DEPARTEMEN MATEMATIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2015
PERNYATAAN MENGENAI SKRIPSI DAN
SUMBER INFORMASI SERTA PELIMPAHAN HAK CIPTA
Ikhwan Abiyyu
NIM G54110015
ABSTRAK
IKHWAN ABIYYU. Proyeksi Cadangan Klaim dengan Metode Munich Chain-
Ladder. Dibimbing oleh I GUSTI PUTU PURNABA dan RUHIYAT.
ABSTRACT
IKHWAN ABIYYU
Skripsi
sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar
Sarjana Sains
pada
Departemen Matematika
DEPARTEMEN MATEMATIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2015
PRAKATA
Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT atas segala rahmat
dan karunia-Nya sehingga karya ilmiah ini berhasil diselesaikan. Penulisan karya
ilmiah ini juga tidak lepas dari bantuan berbagai pihak. Untuk itu penulis
mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:
1. Ibundaku tersayang Ibu Mardiana. Terima kasih atas doa, cinta,
semangat, pengorbanan, dan segalanya kepada penulis. Terima kasih
telah menjadi mama terhebat untuk anak-anaknya.
2. Adik-adikku Sayyid Abyan dan Siti Najwa Assyyfa atas semangatnya
kepada penulis.
3. Bapak Dr Ir I Gusti Putu Purnaba, DEA sebagai dosen pembimbing I
dan Bapak Ruhiyat, MSi sebagai dosen pembimbing II. Terima kasih
atas segala waktu, ilmu, nasihat, dan bantuannya selama penulisan karya
ilmiah ini.
4. Bapak Dr Donny Citra Lesmana, SSi, MFinMath sebagai dosen penguji
atas kritik dan saran untuk perbaikan skripsi ini.
5. Dosen dan staf penunjang Departemen Matematika FMIPA IPB atas
semua ilmu, nasihat, dan bantuannya.
6. Teman-teman satu bimbingan yaitu Lilyani dan Sinta atas semua saran,
semangat, dan bantuannya.
7. Sahabat satu kontrakan yaitu Median, Firi, dan Fakhri serta sahabat
dekat selama perkuliahan yaitu Adam, Irma, Henny, Restu, Hendar,
Hasan, dan Resty. Terima kasih atas kebersamaannya, perhatian,
semangat, dan bantuannya kepada penulis selama 4 tahun perkuliahan.
8. Teman-teman Matematika 48, kakak-kakak Matematika 47, dan adik-
adik Matematika 49 atas kebersamaan dan suka-duka selama penulis
menempuh studi di Departemen Matematika.
9. Sahabat dari SMA hingga saat ini Fadhlulrahman Azis, serta Sahabat
dari TPB yaitu Diko, Adoy, Feber, dan Dody. Terima kasih atas
kebersamaannya dan semangatnya kepada penulis.
10. Kak Julianto, SSi yang telah membagi ilmu dan wawasannya tentang
teknik cadangan klaim dalam asuransi, khususnya asuransi kerugian.
11. Pihak-pihak lain yang telah membantu penulisan skripsi ini yang tidak
dapat disebutkan satu per satu.
Semoga karya ilmiah ini bermanfaat.
Ikhwan Abiyyu
DAFTAR ISI
DAFTAR GAMBAR
1 Plot residual dari kerugian yang dibayarkan dari data Quarg dan Mack 22
2 Plot residual dari kerugian yang terjadi dari data Quarg dan Mack 22
3 Plot residual dari kerugian yang dibayarkan dari data Lloyd’s 25
4 Plot residual dari kerugian yang terjadi dari data Lloyd’s 26
DAFTAR LAMPIRAN
1 Pengolahan data Quarg dan Mack dengan metode Munich chain-ladder 28
2 Pengolahan data Quarg dan Mack dengan metode chain-ladder 30
3 Pengolahan data Lloyd's dengan metode Munich chain-ladder 32
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Tujuan Penelitian
TINJAUAN PUSTAKA
Teori Peluang
Nilai Harapan
1. Jika 𝑋 adalah peubah acak diskret dengan fungsi massa peluang 𝑝𝑋 (𝑥) maka
nilai harapan dari 𝑋, dinotasikan dengan 𝐸(𝑋), adalah:
𝐸(𝑋) = ∑ 𝑥 𝑝𝑋 (𝑥),
∀𝑥
∞
𝐸(𝑋) = ∫ 𝑥𝑓𝑋 (𝑥) 𝑑𝑥,
−∞
Ragam
Ragam dari peubah acak 𝑋 dapat ditunjukkan oleh:
𝜎 2 = 𝐸(𝑋 2 ) − 𝜇 2
(Hogg et al. 2014).
Martingale
Kejadian 𝑋 disebut martingale (relatif terhadap ({ℱ𝑛 }, Ρ)) jika:
1. 𝑋 bersesuaian,
2. 𝛦(|𝑋𝑛 |) < ∞, ∀𝑛,
3. 𝛦[𝑋𝑛 |ℱ𝑛−1 ] = 𝑋𝑛−1, ketika 𝑛 ≥ 1
(Williams 1991).
Total Klaim
Total klaim (claim amounts) atau bisa juga disebut sekumpulan kerugian
(aggregate loss) adalah jumlahan dari total semua klaim yang terjadi dalam
periode tertentu dari kontrak asuransi yang telah ditetapkan. Ini merupakan suatu
metode yang digunakan untuk merekam pembayaran yang dibuat dan kemudian
menambahkannya dengan pembayaran berikutnya. Dalam kasus ini, total klaim
direpresentasikan sebagai jumlahan, banyaknya klaim (number of claims) 𝑁, dari
total pembayaran individu (𝑋1 , 𝑋2 , … , 𝑋𝑁 ), sehingga
𝑌 = 𝑋1 + 𝑋2 + ⋯ + 𝑋𝑁 , untuk 𝑁 = 0,1,2, …
Tabel 1 Run-off triangle data dan future triangle data dalam bentuk inkremental
Tahun Tahun penundaan
kejadian 1 2 … 𝑗 … 𝑛−1 𝑛
1 𝐷1,1 𝐷1,2 … 𝐷1,𝑗 … 𝐷1,𝑛−1 𝐷1,𝑛
2 𝐷2,1 𝐷2,2 … 𝐷2,𝑗 … 𝐷2,𝑛−1 𝐷2,𝑛
𝐶𝑖,𝑗 = ∑ 𝐷𝑖,𝑘
𝑘=1
untuk 1 ≤ 𝑖 ≤ 𝑛, 1 ≤ 𝑗 ≤ 𝑛, dan 𝑖 + 𝑗 ≤ 𝑛 + 1.
𝐶𝑖,𝑗 dapat dinyatakan sebagai besarnya klaim kumulatif untuk klaim-klaim
yang terjadi pada tahun kecelakaan ke-𝑖 dan dibayarkan sampai dengan tahun
penundaan ke-𝑗. Run-off triangle data dalam bentuk kumulatif disajikan dalam
Tabel 2. Besarnya klaim kumulatif sampai dengan tahun penundaan ke-𝑛, yaitu
𝑛
𝐶𝑖,𝑛 = ∑ 𝐷𝑖,𝑘
𝑘=1
Tabel 2 Run-off triangle data dan future triangle data dalam bentuk kumulatif
Tahun Tahun penundaan
kejadian 1 2 … 𝑗 … 𝑛−1 𝑛
1 𝐶1,1 𝐶1,2 … 𝐶1,𝑗 … 𝐶1,𝑛−1 𝐶1,𝑛
2 𝐶2,1 𝐶2,2 … 𝐶2,𝑗 … 𝐶2,𝑛−1 𝐶2,𝑛
𝑅𝑖 = ∑ 𝐷𝑖,𝑘
𝑘=𝑛+2−𝑖
𝑅=∑ ∑ 𝐷𝑖,𝑘
𝑖=2 𝑘=𝑛+2−𝑖
dengan kata lain, total outstanding claims liability (𝑅), merupakaan jumlah semua
𝐷𝑖,𝑗 dalam future triangle (Mack 1993).
Teknik Chain-Ladder
∑𝑛−𝑗+1
𝑖=1 𝐶𝑖,𝑗
𝜆̂𝑗 =
∑𝑛−𝑗+1
𝑖=1 𝐶𝑖,𝑗−1
dan estimasi total besarnya klaim oleh
Metode Chain-Ladder
Notasi
Misalkan 𝑛 ∈ ℕ adalah tahun terjadinya kecelakaan dan 𝑚 ∈ ℕ adalah
tahun penundaan (biasanya 𝑚 = 𝑛 ). Untuk 𝑖 = 1,2, … , 𝑛 , misalkan 𝑃𝑖 adalah
kerugian yang dibayarkan (paid) oleh perusahaan asuransi pada tahun kecelakaan
ke- 𝑖 dan 𝐼𝑖 adalah kerugian yang terjadi (incurred) pada waktu ke- 𝑖 . Dengan
demikian, 𝑃𝑖,𝑡 menyatakan kerugian yang dibayarkan pada tahun kecelakaan ke-𝑖
yang mengalami penundaan selama 𝑡 tahun, dan 𝐼𝑖,𝑡 mengartikan kerugian yang
terjadi pada tahun kecelakaan ke-𝑖 yang mengalami penundaan selama 𝑡 tahun.
Selain itu, 𝒫𝑖 (𝑠) ≔ {𝑃𝑖,1 , … , 𝑃𝑖,𝑠 } menjelaskan kondisi bahwa waktu tunda
dari kerugian yang dibayarkan pada tahun kecelakaan ke-𝑖 diberikan sampai akhir
tahun penundaan ke-𝑠 dan ℐ𝑖 (𝑠) ≔ {𝐼𝑖,1 , … , 𝐼𝑖,𝑠 } menjelaskan kondisi bahwa waktu
tunda dari kerugian yang terjadi pada tahun kecelakaan ke-𝑖 diberikan sampai
akhir tahun penundaan ke-𝑠.
Asumsi Model
Beberapa asumsi dalam proses metode CL untuk kerugian yang dibayarkan
dan kerugian yang terjadi.
𝑃𝑖,𝑡 𝑃
𝐸( |𝒫 (𝑠)) = 𝑓𝑠→𝑡 .
𝑃𝑖,𝑠 𝑖
PV (Asumsi Ragam)
𝑃
Untuk 𝑠, 𝑡 ∈ 𝑇 dengan 𝑡 = 𝑠 + 1, terdapat proporsi konstan 𝜎𝑠→𝑡 ≥0
sehingga untuk setiap 𝑖 = 1,2, … , 𝑛,
𝑃 )2
(𝜎𝑠→𝑡
𝑃𝑖,𝑡
var ( |𝒫𝑖 (𝑠)) = .
𝑃𝑖,𝑠 𝑃𝑖,𝑠
PU (Asumsi Kebebasan)
Berbagai tahun kerugian yang independen, yaitu
{𝑃1,𝑡 |𝑡 ∈ 𝑇}, {𝑃2,𝑡 |𝑡 ∈ 𝑇}, … , {𝑃𝑛,𝑡 |𝑡 ∈ 𝑇} bebas stokastik.
7
𝐼𝑖,𝑡 𝐼
𝐸( |ℐ (𝑠)) = 𝑓𝑠→𝑡 .
𝐼𝑖,𝑠 𝑖
IV (Asumsi Ragam)
𝐼
Untuk 𝑠, 𝑡 ∈ 𝑇 dengan 𝑡 = 𝑠 + 1, terdapat proporsi konstan 𝜎𝑠→𝑡 ≥0
sehingga untuk setiap 𝑖 = 1,2, … , 𝑛,
𝐼 )2
(𝜎𝑠→𝑡
𝐼𝑖,𝑡
var ( |ℐ𝑖 (𝑠)) = .
𝐼𝑖,𝑠 𝐼𝑖,𝑠
IU (Asumsi Kebebasan)
Berbagai tahun kerugian yang independen, yaitu
{𝐼1,𝑡 |𝑡 ∈ 𝑇}, {𝐼2,𝑡 |𝑡 ∈ 𝑇}, … , {𝐼𝑛,𝑡 |𝑡 ∈ 𝑇} bebas stokastik.
𝑃 𝐼
𝐸 (𝑃𝑖,𝑡 |ℬ𝑖 (𝑠)) dan 𝐸 (𝐼𝑖,𝑡 |ℬ𝑖 (𝑠))
𝑖,𝑠 𝑖,𝑠
dengan ℬ𝑖 (𝑠) = {𝑃𝑖,1 , 𝑃𝑖,2 , … , 𝑃𝑖,𝑠 , 𝐼𝑖,1 , 𝐼𝑖,2 , … , 𝐼𝑖,𝑠 } adalah himpunan waktu
penundaan yang diketahui hingga akhir tahun penundaan 𝑠 dari proses kerugian
yang dibayarkan dan kerugian yang terjadi.
𝑃𝑖 𝑃 𝐼 𝐼
𝑄𝑖 = = ( 𝐼 𝑖,𝑡 ) dan 𝑄𝑖 −1 = 𝑃𝑖 = (𝑃𝑖,𝑡 )
𝐼𝑖 𝑖,𝑡 𝑖 𝑖,𝑡
𝑡∈𝑇 𝑡∈𝑇
8
𝜎(𝑋|𝐶) = √var(𝑋|𝐶)
𝑋 − 𝐸(𝑋|𝐶)
res(𝑋|𝐶) =
𝜎(𝑋|𝐶)
Asumsi Model
Mengacu pada asumsi model oleh Mack, dilakukan analisis lebih lanjut
untuk menghitung faktor nilai harapan bersyarat dari penundaan proses kerugian
yang dibayarkan dan kerugian yang terjadi guna mendapatkan residual masing-
masingnya, dengan
𝑃𝑖,𝑡 𝐼𝑖,𝑡
res ( |𝒫𝑖 (𝑠)) dan res ( |ℐ𝑖 (𝑠)).
𝑃𝑖,𝑠 𝐼𝑖,𝑠
𝑃 𝐼
𝐸 (res (𝑃𝑖,𝑡 |𝒫𝑖 (𝑠)) |ℬ𝑖 (𝑠)) dan 𝐸 (res (𝐼𝑖,𝑡 |ℐ𝑖 (𝑠)) |ℬ𝑖 (𝑠)).
𝑖,𝑠 𝑖,𝑠
−1
res(𝑄𝑖,𝑠 |𝒫𝑖 (𝑠)) atau res(𝑄𝑖,𝑠 |ℐ𝑖 (𝑠)).
PQ
Terdapat konstanta 𝜆𝑃 untuk 𝑠, 𝑡 ∈ 𝑇 dengan 𝑡 = 𝑠 + 1 sehingga untuk
setiap 𝑖 = 1,2 … , 𝑛,
𝑃𝑖,𝑡 −1
𝐸 (res ( |𝒫 (𝑠)) |ℬ𝑖 (𝑠)) = 𝜆𝑃 res(𝑄𝑖,𝑠 |𝒫𝑖 (𝑠))
𝑃𝑖,𝑠 𝑖
𝑃
𝑃𝑖,𝑡 𝜎 (𝑃𝑖,𝑡 |𝒫𝑖 (𝑠))
𝑃
𝐸 ( |ℬ𝑖 (𝑠)) = 𝑓𝑠→𝑡 + 𝜆𝑃 𝑖,𝑠 −1
(𝑄𝑖,𝑠 −1
− 𝐸(𝑄𝑖,𝑠 |𝒫𝑖 (𝑠))). (1)
𝑃𝑖,𝑠 −1
𝜎(𝑄𝑖,𝑠 |𝒫𝑖 (𝑠))
IQ
Terdapat konstanta 𝜆𝑃 untuk 𝑠, 𝑡 ∈ 𝑇 dengan 𝑡 = 𝑠 + 1 sehingga untuk
setiap 𝑖 = 1,2 … , 𝑛,
𝐼𝑖,𝑡
𝐸 (res ( |ℐ (𝑠)) |ℬ𝑖 (𝑠)) = 𝜆𝑃 res(𝑄𝑖,𝑠 |ℐ𝑖 (𝑠))
𝐼𝑖,𝑠 𝑖
𝐼
𝐼𝑖,𝑡 𝜎 (𝐼𝑖,𝑡 |ℐ𝑖 (𝑠))
𝐼
𝐸 ( |ℬ𝑖 (𝑠)) = 𝑓𝑠→𝑡 + 𝜆𝐼
𝑖,𝑠
(𝑄𝑖,𝑠 − 𝐸(𝑄𝑖,𝑠 |ℐ𝑖 (𝑠))). (2)
𝐼𝑖,𝑠 𝜎(𝑄𝑖,𝑠 |ℐ𝑖 (𝑠))
Linear 𝑄𝑖,𝑠 − 𝐸(𝑄𝑖,𝑠 |ℐ𝑖 (𝑠)) meliputi proyeksi rasio (P/I). Jika rasio (P/I) di atas
rata-rata memiliki efek memperbaiki faktor penundaan ke atas, dan sebaliknya.
Semakin jauh rasio (P/I) dari rata-rata akan semakin besar koreksinya. Jika
rasio (P/I) berada pada rata-rata, faktor penundan yang digunakan akan
menjadi rata-rata dari data, seperti dalam metode CL. Berlaku untuk faktor
penundaan untuk rasio (I/P).
Parameter korelasi 𝜆𝑃 dan 𝜆𝐼 memperlihatkan hubungan antara segitiga dari
kerugian yang dibayarkan dan segitiga dari kerugian yang terjadi. Besarnya
parameter ini menunjukkan sejauh mana waktu penundaan dari kecelakaan yang
dibayarkan dan kecelakaan yang terjadi, dipengaruhi oleh jenis data masing-
masingnya, karenanya parameter ini sangat penting untuk ukuran proyeksi utama.
Karena pendekatan residual memungkinkan untuk mempertimbangkan semua
tahun penundaan, yaitu menyediakan jumlah yang cukup di titik data, estimasi ini
relatif stabil.
Selanjutnya akan dibuktikan formula 𝜆𝑃 dan 𝜆𝐼 sebagai parameter korelasi.
Menggunakan informasi cov 𝐶 (𝑋, 𝑌) ≔ cov(𝑋, 𝑌|𝐶) untuk koragam bersyarat dari
dua variabel acak 𝑋 dan 𝑌 dengan diberikan kondisi 𝐶
𝑃𝑖,𝑡 𝑃𝑖,𝑡
𝐸( |ℬ𝑖 (𝑠)) = .
𝑃𝑖,𝑠 𝑃𝑖,𝑠
𝑃𝑖,𝑡
Diketahui kondisi martingale jika adalah ℬ𝑖 (𝑠) yang terukur, maka
𝑃𝑖,𝑠
𝑃
cov 𝒫𝑖 (𝑠) (𝑄𝑖,𝑠
−1 𝑖,𝑡
,𝑃 )
𝑖,𝑠
𝑃
= cov 𝒫𝑖 (𝑠) (𝑄𝑖,𝑠
−1
, 𝐸 (𝑃𝑖,𝑡 |ℬ𝑖 (𝑠)))
𝑖,𝑠
𝑃𝑖,𝑡
𝜎( |𝒫 (𝑠))
𝒫𝑖 (𝑠) −1 𝑃 𝑃 𝑃𝑖,𝑠 𝑖 −1 −1
= cov (𝑄𝑖,𝑠 , 𝑓𝑠→𝑡 +𝜆 −1
𝜎(𝑄𝑖,𝑠 |𝒫𝑖 (𝑠))
(𝑄𝑖,𝑠 − 𝐸(𝑄𝑖,𝑠 |𝒫𝑖 (𝑠))))
𝑃𝑖,𝑡
𝜎( |𝒫 (𝑠))
𝑃 𝑃𝑖,𝑠 𝑖 −1
= 𝜆 −1 var(𝑄𝑖,𝑠 |𝒫𝑖 (𝑠))
𝜎(𝑄𝑖,𝑠 |𝒫𝑖 (𝑠))
𝑃 −1
= 𝜆𝑃 𝜎 (𝑃𝑖,𝑡 |𝒫𝑖 (𝑠)) 𝜎(𝑄𝑖,𝑠 |𝒫𝑖 (𝑠)).
𝑖,𝑠
−1 𝑃𝑖,𝑡 𝐼
corr (𝑄𝑖,𝑠 ,( |𝒫𝑖 (𝑠))) = 𝜆𝑃 dan corr (𝑄𝑖,𝑠 , ( 𝑖,𝑡 |ℐ𝑖 (𝑠))) = 𝜆𝐼
𝑃𝑖,𝑠 𝐼𝑖,𝑠
−1
𝑃𝑖,𝑡
corr (res(𝑄𝑖,𝑠 |𝒫𝑖 (𝑠)), res ( |𝒫𝑖 (𝑠))) = 𝜆𝑃
𝑃𝑖,𝑠
11
dan
𝐼𝑖,𝑡
corr (res(𝑄𝑖,𝑠 |ℐ𝑖 (𝑠)), res ( |ℐ (𝑠))) = 𝜆𝐼 .
𝐼𝑖,𝑠 𝑖
Implementasi Praktis
Pada bagian ini, akan dijelaskan lebih rinci tentang semua perkiraan
parameter yang diperlukan untuk Metode MCL, sebelum melakukan perhitungan
MCL lengkap untuk contoh konkret.
Mengestimasi Parameter
Untuk menghitung residual dan nilai harapan faktor penundaan, harus
diperkirakan setiap parameter dari Model MCL.
dan
𝑛−𝑠
̂𝐼
1 𝐼𝑖,𝑡 ∑𝑛−𝑠
𝑖=1 𝐼𝑖,𝑡
𝑓𝑠→𝑡 = ∑ 𝐼𝑖,𝑠 = 𝑛−𝑠 (4)
∑𝑛−𝑠
𝑖=1 𝐼𝑖,𝑠 𝐼𝑖,𝑠 ∑𝑖=1 𝐼𝑖,𝑠
𝑖=1
dan
𝑛−𝑠 2
̂ 𝐼
2 1 𝐼𝑖,𝑡 ̂
𝐼
(𝜎𝑠→𝑡 ) = ∑ 𝐼𝑖,𝑠 ( − 𝑓𝑠→𝑡 ) (6)
𝑛−𝑠−1 𝐼𝑖,𝑠
𝑖=1
2 2
̂
dengan standar deviasinya 𝜎 𝑃 √ ̂𝑃 ̂𝐼 √ ̂𝐼
𝑠→𝑡 = (𝜎𝑠→𝑡 ) dan 𝜎𝑠→𝑡 = (𝜎𝑠→𝑡 ) .
12
𝑛−𝑠+1
1 ∑𝑛−𝑠+1
𝑖=1 𝑃𝑖,𝑠
𝑞̂𝑠 = ∑ 𝐼𝑖,𝑠 𝑄𝑖,𝑠 = (7)
∑𝑛−𝑠+1
𝑖=1 𝐼𝑖,𝑠 𝑛−𝑠+1
∑𝑖=1 𝐼𝑖,𝑠
𝑖=1
𝜌̂𝑠𝐼
√𝐼𝑖,𝑠
dengan 𝜌̂𝑠𝐼 didefinisikan
𝑛−𝑠+1
2 1 2
𝜌̂𝑠𝐼 = ∑ 𝐼𝑗,𝑠 (𝑄𝑗,𝑠 − 𝑞̂𝑠 ) (8)
𝑛−𝑠
𝑖=1
untuk setiap 𝑠 = 1,2, … , 𝑛, dengan 𝜌̂𝑠𝐼 bersifat bebas dari tahun kecelakaan ke-𝑖.
Kemudian diasumsikan bahwa estimasi untuk rasio (P/I) berlaku analog
dengan nilai harapan bersyarat dan ragam dari rasio (I/P) dengan mengestimasi
−1
nilai harapan bersyarat 𝐸 (𝑄𝑖,𝑠 |𝒫𝑖 (𝑠)) sebagai berikut:
𝑛−𝑠+1
−1 1 −1
∑𝑛−𝑠+1
𝑖=1 𝐼𝑖,𝑠
𝑞̂𝑠 = ∑ 𝑃𝑖,𝑠 𝑄𝑖,𝑠 = 𝑛−𝑠+1 (9)
∑𝑛−𝑠+1
𝑖=1 𝑃𝑖,𝑠 ∑𝑖=1 𝑃𝑖,𝑠
𝑖=1
−1
serta mengestimasi 𝜎 (𝑄𝑖,𝑠 |𝒫𝑖 (𝑠)) yaitu
𝜌̂
𝑠
𝑃
√𝑃𝑖,𝑠
dengan 𝜌̂
𝑠
𝑃 didefinisikan
𝑛−𝑠+1
2 1 2
𝜌̂𝑃
𝑠 =
−1
∑ 𝑃𝑖,𝑠 (𝑄𝑖,𝑠 − 𝑞̂𝑠 −1 ) . (10)
𝑛−𝑠
𝑖=1
13
Masalah akan timbul karena mengikuti kondisi bahwa kedua nilai harapan
−1
bersyarat 𝐸 (𝑄𝑖,𝑠 |ℐ𝑖 (𝑠)) dan 𝐸 (𝑄𝑖,𝑠 |𝒫𝑖 (𝑠)) menjadi konstan dengan 𝑄𝑖,𝑠 yang
sudah konstan, ini bertentangan dengan kenyataan di lapangan. Oleh karena itu,
hal ini tidak dapat diasumsikan, harus ada struktur ketergantungan yang lebih
rumit dari nilai harapan yang keduanya tergantung pada ℐ𝑖 (𝑠) dan 𝒫𝑖 (𝑠).
Akan diperkirakan 𝐸 (𝑄𝑖,𝑠 |ℐ𝑖 (𝑠)) dengan rata-rata di atas rasio (P/I) dari
𝑄𝑗,𝑠 dari kerugian yang terjadi pada tahun ke-𝑗 untuk ℐ𝑗 (𝑠) serupa dengan ℐ𝑖 (𝑠).
Pada aturan chain-ladder, serupa berarti tingkat 𝐼𝑗,𝑠 dekat dengan 𝐼𝑖,𝑠 , atau faktor
penundaan 𝐼𝑗,𝑠 /𝐼𝑗,𝑠−1 dekat dengan 𝐼𝑖,𝑠 /𝐼𝑖,𝑠−1 . Setidaknya, akan terjadi kecelakaan
tahun ke-𝑗 dimana ℐ𝑗 (𝑠) jelas berbeda dengan ℐ𝑖 (𝑠). Tentu saja, konsep ini berlaku
−1
analog dengan 𝐸 (𝑄𝑖,𝑠 |𝒫𝑖 (𝑠)). Pendekatan ini akan menghasilkan perkiraan untuk
nilai harapan bersyarat yang tidak timbal balik dengan definisi dan dengan
kecelakaan setiap tahun.
Begitupun untuk ragam bersyarat dengan situasi serupa. Data yang cukup
diberikan dari struktur ketergantungan lebih rumit untuk ragam bersyarat dari 𝑄𝑖,𝑠
−1
dan 𝑄𝑖,𝑠 pada ℐ𝑖 (𝑠) dan 𝒫𝑖 (𝑠), sehingga masing-masing dapat diperhitungkan.
−1
Kesederhanaan uraian benar jika 𝐸 (𝑄𝑖,𝑠 |ℐ𝑖 (𝑠)) dan 𝐸 (𝑄𝑖,𝑠 |𝒫𝑖 (𝑠)) adalah fungsi
tidak konstan terhadap ℐ𝑖 (𝑠) dan 𝒫𝑖 (𝑠). Akan diperkirakan residual bersyarat dari
𝑃𝑖,𝑡 𝐼𝑖,𝑡 −1
res ( |𝒫𝑖 (𝑠)) , res ( |ℐ𝑖 (𝑠)) , res (𝑄𝑖,𝑠 |𝒫𝑖 (𝑠)) , res (𝑄𝑖,𝑠 |ℐ𝑖 (𝑠))
𝑃𝑖,𝑠 𝐼𝑖,𝑠
−1
dengan penyederhanaan notasi res
̂ (𝑃𝑖,𝑡 ), res
̂ (𝐼𝑖,𝑡 ), res
̂ (𝑄𝑖,𝑠 ), dan res
̂ (𝑄𝑖,𝑠 ),
sehingga
𝑃𝑖,𝑡 ̂𝑃
− 𝑓𝑠→𝑡
𝑃𝑖,𝑠
res
̂ (𝑃𝑖,𝑡 ) = √𝑃𝑖,𝑠 (11)
̂
𝜎 𝑃
𝑠→𝑡
𝐼𝑖,𝑡 ̂𝐼
− 𝑓𝑠→𝑡
𝐼𝑖,𝑠
res
̂ (𝐼𝑖,𝑡 ) = √𝐼𝑖,𝑠 (12)
̂
𝜎 𝐼
𝑠→𝑡
dan
−1
−1
𝑄𝑖,𝑠 − 𝑞̂𝑠 −1 (13)
res
̂ (𝑄𝑖,𝑠 ) = √𝑃𝑖,𝑠
𝜌̂𝑃
𝑠
𝑄𝑖,𝑠 − 𝑞̂𝑠
res
̂ (𝑄𝑖,𝑠 ) = √𝐼𝑖,𝑠 . (14)
𝜌̂𝑠𝐼
14
−1
1 2 res
̂ (𝑃𝑖,𝑡 ) ∑𝑖,𝑠 res
̂ (𝑄𝑖,𝑠 ) res
̂ (𝑃𝑖,𝑡 )
𝜆̂𝑃 = 2 ∑ res −1
̂ (𝑄𝑖,𝑠 ) −1
= 2
∑𝑖,𝑠 res −1
̂ (𝑄𝑖,𝑠 ) res
̂ (𝑄𝑖,𝑠 ) ∑𝑖,𝑠 res −1
̂ (𝑄𝑖,𝑠 )
𝑖,𝑠
dan
1 2 res
̂ (𝐼𝑖,𝑡 ) ∑𝑖,𝑠 res
̂ (𝑄𝑖,𝑠 ) res
̂ (𝐼𝑖,𝑡 )
𝜆̂𝐼 = 2 ∑ res
̂ (𝑄𝑖,𝑠 ) = 2
∑𝑖,𝑠 res
̂ (𝑄𝑖,𝑠 ) res
̂ (𝑄𝑖,𝑠 ) ∑𝑖,𝑠 res
̂ (𝑄𝑖,𝑠 )
𝑖,𝑠
̂
𝜎 𝑃
𝐼̂
𝑃̂ = ̂
𝑃 (𝑓̂𝑃
+ ̂
𝜆𝑃 𝑠→𝑡 ( 𝑖,𝑠 − 𝑞
̂𝑠 −1 ))
𝑖,𝑡 𝑖,𝑠 𝑠→𝑡
𝜌̂𝑃
𝑠 𝑃̂
𝑖,𝑠
(15)
dan
̂
𝜎 𝐼
𝑃̂
𝐼̂ = ̂
𝐼 (𝑓̂𝐼
+ ̂
𝜆𝐼 𝑠→𝑡 ( 𝑖,𝑠 − 𝑞
̂𝑠 ))
𝑖,𝑡 𝑖,𝑠 𝑠→𝑡
𝜌̂𝑠𝐼 𝐼̂
𝑖,𝑠
(16)
Tabel 3 Run-off triangle untuk kerugian yang dibayarkan dari data Quarg dan
Mack
Tahun Tahun penundaan
kejadian 1 2 3 4 5 6 7
1 576 1804 1970 2024 2074 2102 2131
2 866 1948 2162 2232 2284 2348
3 1412 3758 4252 4416 4494
4 2286 5292 5724 5850
5 1868 3778 4648
6 1442 4010
7 2044
Data run-off triangle pada Tabel 3 adalah klaim dalam bentuk besarnya
klaim. Sebagai contoh, ambil baris kedua dan kolom ketiga, besaran klaim
sejumlah 2162 merupakan total klaim yang dibayarkan dari akumulasi kejadian
pada tahun kecelakaan kedua yang dilaporkan sampai dengan tahun ketiga. Data
pada Tabel 3, terdapat bagian yang masih kosong berbentuk segitiga di sebelah
kanan bawah yang disebut future triangle, ini merupakan pembayaran klaim di
masa yang akan datang dan belum diketahui besarnya.
Tabel 4 Run-off triangle untuk kerugian yang terjadi dari data Quarg dan Mack
Tahun Tahun penundaan
kejadian 1 2 3 4 5 6 7
1 978 2104 2134 2144 2174 2182 2174
2 1844 2552 2466 2480 2508 2454
3 2904 4354 4698 4600 4644
4 3502 5958 6070 6142
5 2812 4882 4852
6 2642 4406
7 5022
Ambil contoh baris kedua dan kolom ketiga, besaran klaim sejumlah 2466
merupakan total klaim yang dilaporkan dari akumulasi kejadian pada tahun
kecelakaan kedua yang dilaporkan sampai dengan tahun ketiga. Jika dibandingkan
nilai-nilai total klaim pada run-off triangle kerugian yang dibayarkan dan
kerugian yang terjadi, total klaim pada run-off kerugian yang terjadi lebih besar
dari pada besaran klaim pada run-off kerugian yang dibayarkan. Hal ini terjadi
karena total klaim pada run-off kerugian yang terjadi adalah penjumlahan dari
klaim yang sudah dibayarkan dan klaim yang belum diselesaikan. Klaim yang
belum diselesaikan tersebut bisa jadi tidak dibayarkan oleh perusahaan karena
beberapa sebab, misalnya besaran klaim tersebut di bawah nilai minimal klaim
(deductible). Lain halnya dengan run-off triangle kerugian yang dibayarkan, data
klaim yang terdapat di dalamnya adalah penjumlahan dari besaran klaim yang
dilaporkan dan sudah dibayarkan oleh perusahaan. Kelebihan dari metode Munich
16
Faktor ̂ 𝐼
𝑓2→3 adalah estimasi faktor penundaan untuk kerugian yang terjadi
dari tahun penundaan ke- 2 hingga tahun penundaan ke- 3 , dengan diketahui
infomasi 𝐼𝑖,2 adalah proses kerugian yang terjadi pada tahun kecelakaan ke-2 dan
𝐼𝑖,3 proses kerugian yang terjadi pada tahun kecelakaan ke-3, maka
7−2
̂ 𝐼
1 𝐼𝑖,3 ∑7−2
𝑖=1 𝐼𝑖,3
𝑓2→3 = ( 7−2 ) (∑ 𝐼𝑖,2 ) = 7−2
∑𝑖=1 𝐼𝑖,2 𝐼𝑖,2 ∑𝑖=1 𝐼𝑖,2
𝑖=1
5
1 𝐼𝑖,3 ∑5𝑖=1 𝐼𝑖,3
=( 5 ) (∑ 𝐼𝑖,2 ) = 5
∑𝑖=1 𝐼𝑖,2 𝐼𝑖,2 ∑𝑖=1 𝐼𝑖,2
𝑖=1
2134 + 2466 + 4698 + 6070 + 4852 20220
= = = 1.019.
2104 + 2552 + 4354 + 5958 + 4882 19850
Jadi, besarnya faktor penudaan dari tahun kejadian ke- 2 yang ditunda
hingga tahun ke- 3 adalah sebesar 1.131 untuk kerugian yang dibayarkan dan
1.019 untuk kerugian yang terjadi.
Sebagai contoh, perhitungan σ̂ 𝑃 ̂𝐼
2→3 dan σ2→3 dengan menggunakan
persamaan (5) dan (6). σ̂ 𝑃
2→3 adalah estimasi parameter 𝜎 untuk kerugian yang
dibayarkan dari tahun penundaan ke-2 hingga tahun penundaan ke-3, dengan
diketahui informasi 𝑓̂𝑃
2→3 yang telah diperoleh pada perhitungan sebelumnya, serta
𝑃𝑖,2 dan 𝑃𝑖,3 , maka
17
7−2 2
̂ 𝑃
2 1 𝑃𝑖,3 ̂ 𝑃
(𝜎2→3 ) = ( ) ∑ 𝑃𝑖,2 ( − 𝑓2→3 )
7−2−1 𝑃𝑖,2
𝑖=1
5 2
1 𝑃𝑖,3
= ( ) ∑ 𝑃𝑖,2 ( − 1.131)
4 𝑃𝑖,2
𝑖=1
2 2
1 1970 4648
= ( ) [((1804) ( − 1.131) ) + ⋯ + ((3778) ( − 1.131) )]
4 1804 3778
2.776 + 0.891 + 0.0001 + 13.024 + 37.057 53.748
= = = 13.437.
4 4
̂
Jadi, 𝜎 𝑃
2→3 = √13.437 = 3.666.
Faktor σ̂
𝐼
2→3 adalah estimasi parameter 𝜎 untuk kerugian yang terjadi dari
tahun penundaan ke-2 hingga tahun penundaan ke-3, dengan diketahui informasi
̂
𝑓 𝐼
2→3 yang telah diperoleh pada perhitungan sebelumnya, serta 𝐼𝑖,2 dan 𝐼𝑖,3 , maka
7−2 2
̂ 2 1 𝐼𝑖,3
(𝜎 𝐼
2→3 ) = ( ) ∑ 𝐼𝑖,2 ( − ̂ 𝐼
𝑓2→3 )
7−2−1 𝐼𝑖,2
𝑖=1
5 2
1 𝐼𝑖,3
= ( ) ∑ 𝐼𝑖,2 ( − 1.019)
4 𝐼𝑖,2
𝑖=1
2 2
1 2134 4852
= ( ) [((2104) ( − 1.019) ) + ⋯ + ((4882) ( − 1.019) )]
4 2104 4882
0.04 + 6.991 + 15.867 + 0.00015 + 2.999 24.898
= = = 6.474.
4 4
̂
Jadi, 𝜎 𝐼
2→3 = √6.474 = 2.544.
Estimasi parameter 𝜎 untuk tahun kejadian ke-2 yang ditunda hingga tahun
ke- 3 adalah sebesar 3.666 untuk kerugian yang dibayarkan dan 2.544 untuk
kerugian yang terjadi. Secara keseluruhan faktor penundaan rata-rata dan
parameter σ akan disajikan pada Tabel 5.
Tabel 5 Estimasi faktor penundaan rata-rata dan parameter σ dari data Quarg
dan Mack
1→2 2→3 3→4 4→5 5→6 6→7
̂𝑃
𝑓𝑠→𝑡 2.437 1.131 1.029 1.021 1.021 1.014
𝑓̂𝐼
𝑠→𝑡 1.652 1.019 1.000 1.011 0.990 0.996
̂
𝜎 𝑃 13.456 3.666 0.482 0.210 0.479
𝑠→𝑡
̂𝐼
𝜎𝑠→𝑡 9.727 2.544 1.004 0.120 0.860
18
∑7−2+1
𝑖=1 𝑃𝑖,2 ∑6𝑖=1 𝑃𝑖,2
𝑞
̂2 = 7−2+1 = 6
∑𝑖=1 𝐼𝑖,2 ∑𝑖=1 𝐼𝑖,2
1804 + 1948 + 3758 + 5292 + 3778 + 4010 20590
= = = 0.849.
2104 + 2552 + 4354 + 5958 + 4882 + 4406 24256
−1 ∑7−2+1
𝑖=1 𝐼𝑖,2 ∑6𝑖=1 𝐼𝑖,2
𝑞
̂2 = 7−2+1 =
∑𝑖=1 𝑃𝑖,2 ∑6𝑖=1 𝑃𝑖,2
2104 + 2552 + 4354 + 5958 + 4882 + 4406 24256
= = = 1.178.
1804 + 1948 + 3758 + 5292 + 3778 + 4010 20590
Diperoleh nilai harapan bersyarat 𝐸 (𝑄𝑖,2 |ℐ𝑖 (2)) sebesar 0.849 dan
−1
𝐸 (𝑄𝑖,2 |𝒫𝑖 (2)) sebesar 1.178.
Setelah itu, akan dihitung parameter standar deviasi bersyarat ρ. Sebagai
contoh perhitungan 𝜌 ̂𝐼 2 dan 𝜌̂𝑃 2 dengan menggunakan persamaan (8) dan (10).
2 2
7−2+1
̂𝐼 2 = ( 1 ) ∑ 𝐼 (𝑄 − 𝑞
𝜌 ̂)
2
2 𝑗,2 𝑗,2 2
7−2
𝑗=1
6
1 2
= ( ) ∑ 𝐼𝑗,2 (𝑄𝑗,2 − 0.849)
5
𝑗=1
2 2
1 1804 4010
= ( ) [((2104) ( − 0.849) ) +. . . + ((4406) ( − 0.849) )]
5 2104 4406
0.154 + 18.673 + 0.884 + 9.228 + 27.461 + 16.535 72.935
= =
5 5
= 14.587.
̂𝐼 = √14.587 = 3.819.
Jadi, 𝜌2
19
7−2+1
2 1 2
𝜌̂2𝑃 = ( −1
) ∑ 𝑃𝑗,2 (𝑄𝑖,2 ̂2 −1 )
−𝑞
7−2
𝑗=1
6
1 −1 2
= ( ) ∑ 𝐼𝑗,2 ∗ (𝑄𝑗,2 − 1.178)
5
𝑗=1
2 2
1 2104 4406
= ( ) [((1804) ( − 1,178) ) + ⋯ + ((4010) ( − 1,178) )]
5 1804 4010
0.249 + 33.949 + 1.422 + 14.418 + 49.256 + 25.213 124.498
= =
5 5
= 24.899.
Jadi, 𝜌̂2𝑃 = √24.899 = 4.990.
Diperoleh nilai harapan bersyarat 𝜎 (𝑄𝑖,2 |ℐ𝑖 (2)) sebesar 3.819 dan
−1
𝜎 (𝑄𝑖,2 |𝒫𝑖 (2)) sebesar 4.990. Secara keseluruhan, hasil perhitungan untuk nilai
harapan bersyarat dan standar deviasi bersyarat untuk kerugian yang dibayarkan
dan kerugian yang terjadi disajikan pada Tabel 6.
Tabel 6 Rasio (P/I) dan (I/P) serta parameter ρ dari data Quarg dan Mack
s 1 2 3 4 5 6 7
𝑞̂𝑠 53.3% 84.9% 92.8% 94.5% 94.9% 96.0% 98.0%
𝑞̂
−1
𝑠 187.8% 117.8% 107.8% 105.8% 105.4% 104.2% 102.0%
̂𝑃
𝜌 14.943 4.990 2.167 1.619 1.791 0.236
𝑠
𝑃2,3 ̂ 𝑃 2162
−𝑓2→3 − 1.131
𝑃2,2
res
̂ (𝑃2,3 ) = (√𝑃2,3 ) = 1948 (√1948) = −0.258.
̂
𝜎 𝑃 3.666
2→3
20
𝐼2,3 ̂ 𝐼 2466
𝐼2,2
−𝑓2→3 − 1.019
res
̂ (𝐼2,3 ) = (√𝐼2,2 ) = 2552 (√2552) = −1.039.
𝜎̂
𝐼
2→3
2.544
−1
Contoh untuk perhitungan res
̂ (𝑄𝑖,𝑠 ) dengan menggunakan persamaan (13),
akan dihitung res −1
̂ (𝑄2,2 ) dengan mengetahui informasi 𝑄2,2 −1
̂2 −1 , 𝑃2,2 dan 𝜌̂2𝑃 .
,𝑞
−1
Hasil perhitungan yang lengkap untuk res
̂ (𝑄𝑖,𝑠 ) tersaji pada Tabel 9.
−1
𝑄2,2 −𝑞̂2 −1 1,310 − 1.178
̂ (𝑄2,2
Res −1
) = (√𝑃2,2 ) = (√1948) = 1.168.
𝜌̂𝑃 2
4.990
21
−1
Tabel 9 Hasil perhitungan res
̂ (𝑄𝑖,𝑠 ) dari data Quarg dan Mack
I/P 1 2 3 4 5 6 7
1 -0.289 -0.100 0.106 0.033 -0.136 -0.726
2 0.496 1.168 1.343 1.547 1.188 0.687
3 0.450 -0.239 0.808 -0.675 -0.755
4 -1.106 -0.761 -0.615 -0.388
5 -1.077 1.406 -1.075
6 -0.116 -1.006
7 1.753
𝑄2,2 − 𝑞
̂2 0.763 − 0.849
res
̂ (𝑄2,2 ) = (√𝐼2,2 ) = (√2552) = −1.131.
̂𝐼
𝜌 3.819
2
1 y = 0.6479x - 0.0486
0
-2 -1 0 1 2
-1
-2
Gambar 1 Plot residual dari kerugian yang dibayarkan dari data Quarg dan Mack
1
y = 0.4558x + 0.0982
0
-2 -1 0 1 2
-1
-2
Gambar 2 Plot residual dari kerugian yang terjadi dari data Quarg dan Mack
̂
𝜎 𝑃
̂𝑃
𝑓1→2 𝑃 1→2 (𝑄 −1 − 𝑞
+ 𝜆̂ ̂1 −1 )
𝑃 7,1
𝜌1
13.456
= 2.473 + (0.64) ( ) (2.457 − 1.878) = 2.771.
14.943
23
̂𝐼
sedangkan untuk kerugian yang terjadi dengan informasi 𝑓1→2 = 1.652 untuk
menghitung 𝑄7,2
̂
𝜎 𝐼
̂𝐼
𝑓1→2 + 𝜆̂𝐼
1→2
(𝑄7,1 − ̂)
𝑞1
𝜌1𝐼
9.727
= 1.652 + (0.44) ( ) (40.7% − 53.3%) = 1.558.
5.711
Hasil perhitungan lengkap, terdapat di Lampiran 1.
Hasil di atas sebagai estimasi untuk nilai 𝑃7,2 sebesar (2044)(2.771) =
5663 dan untuk nilai 𝐼7,2 sebesar (5022)(1.558) = 7824 . Untuk proyeksi di
tahun lainnya, tersaji di Tabel 11 untuk kerugian yang dibayarkan dan Tabel 12
untuk kerugian yang terjadi.
Tabel 11 Hasil proyeksi untuk kerugian yang dibayarkan dari data Quarg dan
Mack dengan metode Munich chain-ladder
Tahun Tahun penundaan
kejadian 1 2 3 4 5 6 7
1 576 1804 1970 2024 2074 2102 2131
2 866 1948 2162 2232 2284 2348 2383
3 1412 3758 4252 4416 4494 4573 4597
4 2286 5292 5724 5850 5967 6081 6119
5 1868 3778 4648 4762 4848 4922 4937
6 1442 4010 4387 4492 4573 4642 4655
7 2044 5663 6948 7180 7332 7487 7549
Tabel 11 merupakan hasil akhir dari proyeksi IBNR untuk kerugian yang
dibayarkan, dengan melengkapi segitiga bawah dari run-off sebelumnya. Sebagai
contoh, perhatikan baris ke-6 kolom ke-4, besarnya cadangan klaim yang harus
disediakan adalah sejumlah 4492, merupakan proyeksi total klaim yang
dibayarkan dari akumulasi kejadian pada tahun kecelakaan keenam yang
dilaporkan sampai dengan tahun keempat.
Tabel 12 Hasil proyeksi untuk kerugian yang terjadi dari data Quarg dan Mack
dengan metode Munich chain-ladder
Tahun Tahun penundaan
kejadian 1 2 3 4 5 6 7
1 978 2104 2134 2144 2174 2182 2174
2 1844 2552 2466 2480 2508 2454 2444
3 2904 4354 4698 4600 4644 4618 4629
4 3502 5958 6070 6142 6212 6167 6176
5 2812 4882 4852 4885 4945 4932 4951
6 2642 4406 4567 4601 4657 4647 4666
7 5022 7824 7683 7641 7724 7648 7649
24
Tabel 12 merupakan hasil akhir dari proyeksi IBNR untuk kerugian yang
terjadi, dengan melengkapi segitiga bawah dari run-off sebelumnya. Sebagai
contoh, perhatikan baris ke-6 kolom ke-4, besarnya cadangan klaim yang harus
disediakan adalah sejumlah 4601, merupakan proyeksi total klaim yang
dilaporkan dari akumulasi kejadian pada tahun kecelakaan keenam yang dilporkan
sampai dengan tahun keempat.
Langkah selanjutnya yaitu, melihat bagaiamana metode MCL dapat
mengurangi gap antara proyeksi IBNR kerugian yang dibayarkan dan kerugian
yang terjadi, sebagai kelebihan dari metode ini. Tabel 13, menjelaskan gap antara
proyeksi IBNR dari kerugian yang dibayarkan dan kerugian yang terjadi, kolom
berwarna putih menunjukkan data klaim sebelum dilakukan proyeksi, dan kolom
berwarna biru menunjukkan proyeksi klaim dengan metode MCL.
Tabel 13 Gap antara proyeksi untuk kerugian yang dibayarkan dan kerugian
yang terjadi dari data Quarg dan Mack dengan metode Munich chain-
ladder
Tahun Tahun penundaan
kejadian 1 2 3 4 5 6 7
1 402 300 164 120 100 80 43
2 978 604 304 248 224 106 61
3 1492 596 446 184 150 45 32
4 1216 666 346 292 244 87 57
5 944 1104 204 124 97 9 14
6 1200 396 180 109 84 5 11
7 2978 2161 735 461 392 161 100
Tabel 14 Gap antara proyeksi kerugian yang dibayarkan dan kerugian yang
terjadi dari data Quarg dan Mack dengan metode chain-ladder
Tahun Tahun penundaan
kejadian 1 2 3 4 5 6 7
1 402 300 164 120 100 80 43
2 978 604 304 248 224 106 111
3 1492 596 446 184 150 75 78
4 1216 666 346 292 12 -104 -110
5 944 1104 204 -72 -331 -450 -472
6 1200 396 36 -244 -507 -631 -663
7 2978 2706 2589 2530 2456 2503 2628
Pada contoh kasus yang kedua, digunakan data dari perusahaan Lloyd’s.
Diberikan data awal dari run-off triangle untuk kerugian yang dibayarkan dan
kerugian yang terjadi yang melibatkan 10 tahun waktu kejadian dan 10 tahun
waktu penundaan. Dengan menggunakan metode MCL dilakukan perhitungan
mencari parameter yang diperlukan (perhitungan lengkapnya pada Lampiran 3).
Pada akhirnya, diperoleh estimasi untuk 𝜆𝑃 dari Gambar 5 sebesar 1.329 dan 𝜆𝐼
dari Gambar 6 sebesar −0.081. Estimasi ini tidak memenuhi syarat bahwa nilai 𝜆
harus berada antara 0 dan 1 , akibatnya metode MCL tidak dapat melakukan
proyeksi dengan baik karena tidak memenuhi syarat yang ditetapkan.
Residual kerugian yang dibayarkan
25
20
15
10
y = 1.3296x + 0.7009
5
0
-2 -1 0 1 2 3
-5
Gambar 3 Plot residual dari kerugian yang dibayarkan dari data Lloyd’s
26
10
2
y = -0.081x + 0.374
0
-2 -1 0 1 2
-2
-4
Gambar 4 Plot residual dari kerugian yang terjadi dari data Lloyd’s
Dilihat dari Tabel 17, gap antara proyeksi untuk kerugian yang dibayarkan
dan kerugian yang terjadi dengan metode MCL terdapat nilai negatif, artinya
metode MCL tidak cukup baik untuk memproyeksi cadangan klaim untuk data
tersebut. Oleh karena itu, diperlukan metode lain saat metode MCL tidak
menghasilkan proyeksi yang baik.
Tabel 17 Gap antara proyeksi untuk kerugian yang dibayarkan dan kerugian
yang terjadi dari data Lloyd’s dengan metode Munich chain-ladder
Tahun Tahun Penundaan
Kejadian 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 1346 6393 6816 6932 5942 1570 931 308 290 212
2 1350 4664 4960 2601 6383 2925 1485 934 342 193
3 1829 3863 7302 6041 7334 4511 2334 800 437 173
4 137 2381 7910 10288 10194 3441 2758 1943 -205 -369
5 1363 2668 2819 4193 5661 6984 5922 5398 -1371 -1523
6 247 5061 3790 6773 5768 3093 2211 1571 -175 -304
7 1195 2222 4207 5942 6340 3062 2168 1513 -151 -282
8 274 1751 2542 2708 3682 2542 1853 1361 -181 -281
9 1984 4670 6214 7015 7725 3963 2821 1990 -212 -379
10 1473 5023 7198 8088 9072 4808 3433 2435 -268 -469
Saran
DAFTAR PUSTAKA
Lampiran 1 Pengolahan data Quarg dan Mack dengan metode Munich chain-
ladder
−1 2
Hasil perhitungan res(𝑄𝑖,𝑠 ) dari data Quarg dan Mack
1 2 3 4 5 6 7
1 0.083 0.010 0.011 0.001 0.018 0.528
2 0.246 1.363 1.802 2.392 1.412 0.472
3 0.203 0.057 0.652 0.456 0.570
4 1.224 0.579 0.378 0.150
5 1.159 1.978 1.156
6 0.013 1.013
7 3.072
−1
(𝑄 Hasil
)* perhitungan
( ) res(𝑄𝑖,𝑠 )res(𝑃𝑖,𝑡 ) dari data Quarg dan Mack
1 2 3 4 5 6 7
1 -0.358 0.045 -0.019 0.027 0.098 0.000
2 -0.203 -0.301 0.393 0.884 0.820
3 0.283 -0.001 1.008 0.661
4 0.478 0.749 0.708
5 1.433 2.335
6 -0.112
7
̂ 𝜎̂
𝑃
𝑃
Hasil perhitungan 𝑓𝑠→𝑡 + 𝜆̂𝑃 𝑠→𝑡 −1
(𝑄𝑖,𝑠 − 𝑞̂𝑠 −1 ) dari data Quarg dan Mack
𝜌𝑠𝑃
1 2 3 4 5 6 7
1
2 1.015
3 1.018 1.005
4 1.020 1.019 1.006
5 1.024 1.018 1.015 1.003
6 1.094 1.024 1.018 1.015 1.003
7 2.771 1.227 1.033 1.021 1.021 1.009
29
2
( ) Hasil perhitungan res(𝑄𝑖,𝑠 ) dari data Quarg dan Mack
1 2 3 4 5 6 7
1 0.095 0.011 0.011 0.001 0.019 0.529
2 0.224 1.280 1.734 2.362 1.386 0.471
3 0.191 0.061 0.648 0.480 0.595
4 1.551 0.633 0.391 0.157
5 1.496 1.883 1.215
6 0.014 1.134
7 2.428
̂ 𝜎̂
𝐼
𝐼
Hasil perhitungan 𝑓𝑠→𝑡 + 𝜆̂𝐼 𝑠→𝑡
(𝑄𝑖,𝑠 − 𝑞̂𝑠 ) dari data Quarg dan Mack
𝜌𝑠𝐼
1 2 3 4 5 6 7
1
2 0.996
3 0.994 1.002
4 1.011 0.993 1.002
5 1.007 1.012 0.997 1.004
6 1.037 1.007 1.012 0.998 1.004
7 1.558 0.982 0.995 1.011 0.990 1.000
30
Hasil pembagi rasio run-off kerugian yang dibayarkan dari data Quarg dan Mack
1→2 2→3 3→4 4→5 5→6 6→7
1 3.132 1.092 1.027 1.025 1.014 1.014
2 2.249 1.110 1.032 1.023 1.028
3 2.661 1.131 1.039 1.018
4 2.315 1.082 1.022
5 2.022 1.230
6 2.781
7
Hasil perhitungan simple average, weighted average dan faktor pengali untuk
kerugian yang dibayarkan dari data Quarg dan Mack
P 1→2 2→3 3→4 4→5 5→6 6→7 Tail
Simple Average 2,527 1,129 1,030 1,022 1,021 1,014 1,050
Weighted Average 2,437 1,131 1,029 1,021 1,021 1,014 1,050
Selected 1,291 1,144 1,110 1,087 1,064 1,050 1,000
% Paid 77% 87% 90% 92% 94% 95% 100%
Hasil proyeksi untuk kerugian yang dibayarkan dari data Quarg dan Mack dengan
metode chain-ladder
Tahun Tahun penundaan
kejadian 1 2 3 4 5 6 7
1 576 1804 1970 2024 2074 2102 2131
2 866 1948 2162 2232 2284 2348 2465
3 1412 3758 4252 4416 4494 4784 5023
4 2286 5292 5724 5850 6357 6766 7105
5 1868 3778 4648 5161 5608 5969 6268
6 1442 4010 4587 5093 5534 5891 6185
7 2044 2640 3019 3352 3643 3878 4071
Hasil pembagi rasio dari run-off kerugian yang terjadi dari data Quarg dan Mack
1→2 2→3 3→4 4→5 5→6 6→7
1 2.151 1.014 1.005 1.014 1.004 0.996
2 1.384 0.966 1.006 1.011 0.978
3 1.499 1.079 0.979 1.010
4 1.701 1.019 1.012
5 1.736 0.994
6 1.668
7
31
Hasil perhitungan simple average, weighted average dan faktor pengali untuk
kerugian yang diterjadi dari data Quarg dan Mack
I 1→2 2→3 3→4 4→5 5→6 6→7 Tail
Simple Average 1,690 1,014 1,000 1,012 0,991 0,996 1,050
Weighted Average 1,652 1,019 1,000 1,011 0,990 0,996 1,050
Selected 1,064 1,049 1,049 1,037 1,046 1,050 1,000
% Inc 94% 95% 95% 96% 96% 95% 100%
Hasil proyeksi untuk kerugian yang terjadi dari data Quarg dan Mack dengan
metode chain-ladder
Tahun Tahun penundaan
kejadian 1 2 3 4 5 6 7
1 978 2104 2134 2144 2174 2182 2174
2 1844 2552 2466 2480 2508 2454 2577
3 2904 4354 4698 4600 4644 4858 5101
4 3502 5958 6070 6142 6368 6662 6995
5 2812 4882 4852 5089 5276 5520 5796
6 2642 4406 4623 4849 5027 5259 5522
7 5022 5345 5608 5882 6099 6380 6699
32
Hasil perhitungan (P/I) dan (I/P) serta parameter ρ dari data Lloyd’s
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
𝑞̂𝑠 18.1% 25.0% 45.0% 52.7% 58.4% 79.3% 90.4% 96.5% 97.9% 97.9%
𝑞̂−1
𝑠 553.2% 400.0% 222.3% 189.8% 171.4% 126.1% 110.6% 103.6% 102.2% 102.1%
𝜌̂𝑠𝐼 5.049 9.221 14.118 21.925 17.846 17.167 4.684 2.264 0.881
̂
𝜌𝑃 110.962 101.386 134.467 755.971 465.824 678.318 246.217 119.428 26.556
𝑠
−1
Hasil perhitungan res
̂ (𝑄𝑖,𝑠 ) dari data Lloyd’s
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 0.340 0.197 0.271 0.375 0.406 -0.122 -0.039 -0.044 0.278
2 0.469 -0.021 0.043 -0.669 0.014 -0.086 -0.045 0.239 -0.201
3 -0.428 -0.618 -0.411 -0.877 -1.225 -0.263 -0.192 -0.147
4 -0.183 0.659 0.893 1.899 1.532 -0.039 0.334
5 -0.836 -0.578 -0.187 0.005 0.287 0.777
6 0.283 1.606 -0.050 0.299 0.047
7 0.879 0.434 0.298 0.260
8 0.304 -0.840 -0.263
9 2.608 0.880
10 0.044
33
−1 2
Hasil perhitungan res(𝑄𝑖,𝑠 ) dari data Lloyd’s
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 0.116 0.039 0.074 0.141 0.165 0.015 0.001 0.002 0.077
2 0.220 0.000 0.002 0.447 0.000 0.007 0.002 0.057 0.040
3 0.183 0.382 0.169 0.770 1.499 0.069 0.037 0.022
4 0.034 0.434 0.797 3.606 2.346 0.002 0.112
5 0.698 0.334 0.035 0.000 0.082 0.603
6 0.080 2.579 0.003 0.090 0.002
7 0.773 0.188 0.089 0.067
8 0.092 0.705 0.069
9 6.802 0.774
10 0.002
−1
Hasil perhitungan res(𝑄𝑖,𝑠 ) res(𝑃𝑖,𝑡 ) dari data Lloyd’s
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 0.518 -0.239 -0.167 -0.260 -0.044 0.001 -0.006 0.035 0.000
2 0.687 0.018 0.075 0.641 0.003 -0.064 -0.050 0.164 0.000
3 0.270 -1.697 0.274 -0.104 1.098 0.323 0.170 0.000
4 -0.008 1.268 -0.460 5.445 4.094 -0.042 0.000
5 0.843 0.649 0.174 0.000 -0.142 0.000
6 0.778 6.443 -0.002 0.028 0.000
7 0.072 0.480 0.842 0.000
8 6.490 0.900 0.000
9 7.255 0.000
10 0.000
̂ 𝜎̂
𝑃
𝑃
Hasil perhitungan 𝑓𝑠→𝑡 + 𝜆̂𝑃 𝑠→𝑡 −1
(𝑄𝑖,𝑠 − 𝑞̂𝑠 −1 ) dari data Lloyd’s
𝜌𝑠𝑃
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1
2 1.003
3 1.115 1.003
4 1.033 1.283 1.003
5 1.145 1.042 2.079 1.003
6 1.510 1.077 1.033 1.290 1.003
7 1.472 1.623 1.076 1.033 1.276 1.003
8 1.506 1.181 1.305 1.080 1.033 1.319 1.003
9 5.568 1.699 1.399 1.556 1.077 1.033 1.284 1.003
10 5.646 3.080 1.666 1.365 1.522 1.077 1.033 1.288 1.003
34
Hasil proyeksi untuk kerugian yang dibayarkan dari data Lloyd’s dengan metode
Munich chain-ladder
Tahun Tahun penundaan
kejadian 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 184 1845 3748 5400 6231 9006 9699 10008 10035 10068
2 155 1583 3768 7899 8858 13795 15360 15895 19333 19397
3 676 2287 10635 16102 22177 28825 29828 30700 34233 34346
4 67 367 2038 2879 6329 14366 16201 16730 21465 21535
5 922 1693 3523 4641 6431 8325 9530 9934 20658 20726
6 22 488 3424 5649 7813 11799 12711 13127 16929 16985
7 76 435 1980 5062 7450 12094 13017 13441 17156 17212
8 24 1782 3881 5843 6898 9001 9718 10039 13245 13289
9 39 745 4148 7048 9858 15336 16515 17055 21899 21971
10 306 1728 5321 8864 12096 18410 19831 20480 26381 26468
2
Hasil perhitungan res(𝑄𝑖,𝑠 ) dari data Lloyd’s
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 0.220 0.066 0.479 0.203 0.196 0.124 0.031 0.050 0.656
2 0.357 0.001 0.014 1.110 0.000 0.059 0.042 1.405 0.344
3 0.780 1.074 1.841 1.848 2.614 0.586 0.772 0.546
4 0.174 0.438 2.997 2.602 2.085 0.012 2.155
5 4.445 0.980 0.355 0.000 0.101 3.219
6 0.103 1.714 0.022 0.134 0.003
7 0.729 0.233 0.524 0.102
8 0.117 2.689 0.768
9 2.069 0.805
10 0.005
35
̂ 𝜎̂
𝐼
𝐼
Hasil perhitungan 𝑓𝑠→𝑡 + 𝜆̂𝐼 𝑠→𝑡
(𝑄𝑖,𝑠 − 𝑞̂𝑠 ) dari data Lloyd’s
𝜌𝑠𝐼
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1
2 0.996
3 1.101 0.996
4 0.985 1.139 0.996
5 1.009 0.992 1.258 0.996
6 1.097 1.002 0.985 1.140 0.996
7 1.253 1.099 1.002 0.985 1.137 0.996
8 1.331 1.237 1.091 1.002 0.985 1.146 0.996
9 1.914 1.357 1.250 1.098 1.002 0.985 1.139 0.996
10 3.795 1.855 1.354 1.249 1.097 1.002 0.985 1.140 0.996
Hasil proyeksi untuk kerugian yang terjadi dari data Lloyd’s dengan metode
Munich chain-ladder
Tahun Tahun penundaan
kejadian 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 1530 8238 10564 12332 12173 10576 10630 10316 10325 10280
2 1505 6247 8728 10500 15241 16720 16845 16829 19675 19589
3 2505 6150 17937 22143 29511 33336 32162 31500 34670 34519
4 204 2748 9948 13167 16523 17807 18959 18673 21259 21167
5 2285 4361 6342 8834 12092 15309 15452 15332 19287 19203
6 269 5549 7214 12422 13581 14892 14922 14698 16754 16681
7 1271 2657 6187 11004 13790 15156 15184 14954 17005 16930
8 298 3533 6423 8551 10580 11543 11570 11401 13064 13007
9 2023 5415 10362 14063 17583 19299 19336 19045 21687 21592
10 1779 6751 12520 16952 21168 23218 23264 22915 26113 25999
36
RIWAYAT HIDUP
Penulis dilahirkan pada hari Rabu, 26 Januari 1994 di Padang. Penulis
merupakan putra pertama dari Bapak Agus Darusman dan Ibu Mardiana. Tahun
2011 penulis lulus dari SMA Negeri 10 Kota Padang dan lulus seleksi masuk
Institut Pertanian Bogor melalu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri
(SNMPTN) jalur undangan. Penulis diterima di Departemen Matematika Fakultas
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Selain mengikuti perkuliahan pada
mayor Matematika, penulis juga mengikuti perkuliahan minor Statistika Terapan.
Selama mengikuti perkuliahan, penulis aktif dalam kegiatan berorganisasi.
Di tahun pertama penulis aktif menjadi anggota Koperasi Mahasiswa (Kopma)
IPB, aktif di Organisasi Mahasiswa Daerah (OMDA) yakni Ikatan Pelajar
Mahasiswa Minang (IPMM) dan Himpunan Mahasiswa Padang (HIMAPD).
Penulis pernah menjabat sebagai Vice President External Relation (VP-ER) di
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) AIESEC IPB, dan menjadi Ketua Departemen
Public Relation di Gugus Mahasiswa Matematika (Gumatika) IPB. Penulis juga
pernah menjadi panitia di beberapa kegiatan, di antaranya menjadi ketua
pelaksana The 3𝑟𝑑 IPB Mathematics Challenges 2014, ketua Divisi Sponsorship
Matematika Ria 2014, dan anggota divisi di beberapa kegiatan Gumatika IPB.
Penulis juga pernah tampil bersama grup akustik Elipsoid dan grup nasyid Guma-
voice di beberapa seminar nasional dan acara fakultas.
Penulis pernah menjadi asisten mata kuliah Kalkulus II selama dua periode
yaitu periode Semester Ganjil Tahun Ajaran 2013/2014 dan 2014/2015 serta mata
kuliah Pemrograman Linear pada periode Semester Genap Tahun Ajaran
2013/2014. Penulis pernah mengikuti program magang profesi di bagian
Departemen Aktuaria PT. Asuransi Jiwa Manulife Indonesia selama tiga bulan
(Juni-Agustus 2014).
Selama perkuliahan, penulis pernah mendapatkan beasiswa Peningkatan
Prestasi Akademik (PPA) dari DIKTI. Penulis juga memperoleh beasiswa AIA
Future Actuaries Program yang diberikan oleh PT. AIA Financial.