0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan6 halaman

Bahaya Kesehatan Merokok dan Efeknya

Dokumen tersebut membahas bahaya merokok dan efek negatifnya terhadap kesehatan. Merokok dapat menyebabkan berbagai penyakit serius seperti kanker paru-paru, jantung, dan lainnya. Rokok juga mengandung banyak zat kimia berbahaya seperti nikotin, tar, dan karbon monoksida yang dapat merusak tubuh.

Diunggah oleh

Reza Kene
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan6 halaman

Bahaya Kesehatan Merokok dan Efeknya

Dokumen tersebut membahas bahaya merokok dan efek negatifnya terhadap kesehatan. Merokok dapat menyebabkan berbagai penyakit serius seperti kanker paru-paru, jantung, dan lainnya. Rokok juga mengandung banyak zat kimia berbahaya seperti nikotin, tar, dan karbon monoksida yang dapat merusak tubuh.

Diunggah oleh

Reza Kene
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAHAYA ROKOK

Nama; M. Yofreza
Prodi: Ekonomi Syariah
Semester 7

Rokok merupakan Tembakau kering yang digulung dan mengandung berbagai zat kimia
Merokok adalah membakar tembakau yang kemudian dihisap asapnya, baik menggunakan
rokok maupun menggunakan pipa. Merokok menjadi kebiasaan yang sangat umum dan
meluas di masyarakat. Meskipun telah terbukti dapat menyebabkan munculnya berbagai
kondisi patologis, secara sistemik maupun lokal, tetapi kebiasaan merokok ini sangat sulit
untuk dihilangkan
Merokok merupakan kebiasaan yang merugikan kesehatan. Kebiasaan ini seringkali sulit
dihentikan karena adanya efek ketergantungan yang ditimbulkan oleh nikotin dan bahan
kimia berbahaya yang terdapat dalam kandungan rokok. Pengetahuan tentang rokok
dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya faktor lingkungan. Faktor lingkungan bisa saja
dari keluarga, tempat tinggal atau bahkan lingkungan pergaulan. sikap merupakan evaluasi
positif atau negatif individu yang selanjutnya akan berpengaruh terhadap perilaku. Sikap
terhadap suatu perilaku 8 didasarkan atas keyakinan dan pengetahuan tentang akibat positif
dan negatif dari perilaku. Sikap yang positif terhadap perilaku merokok akan cenderung
membuat niat seseorang untuk berhenti merokok rendah dan sikap yang negatif terhadap
perilaku merokok akan cenderung membuat niat seseorang untuk berhenti merokok tinggi
Setiap batang rokok mengandung lebih dari 4000 jenis bahan kimia berbahaya bagi
tubuh. Empat ratus diantaranya bisa berefek racun, sedangkan 40 diantaranya bisa
mengakibatkan kanker. Ini adalah sebagaian dari contoh-contohnya :

1. Nikotin
Nikotin merupakan zat yang menyebabkan adiksi (ketagihan) dengan toleransi tinggi,
yaitu semakin lama dikonsumsi semakin bertambah. Gejala-gejala ketagihan juga terjadi
pada seseorang yang mulai berhenti merokok. Memang pada awalnya nikotin dapat
merangsang kerja otak, sehingga si perokok menjadi cerdas. Namun, apabila hal ini terjadi
secara terus-menerus, maka justru akan melemahkan kecerdasan otak itu sendiri. Hal ini
diakibatkan oleh nikotin yang memacu produksi hormon adrenalin. Terpacunya produksi
hormon ini akan menyebabkan denyut jantung lebih cepat dan jantung bekerja lebih kuat.
Jantung akan memerlukan lebih banyak oksigen dari biasanya. Otomatis, risiko terjadinya
serangan jantung koroner akan lebih tinggi.  
2. Karbon monoksida (CO)
Gas berbahaya ini seharusnya hanya ada dalam pembuangan asap kendaraan. Namun,
dengan adanya sumbangan dari para perokok, gas yang juga dapat berikatan kuat
dengan haemoglobin  darah ini menjadi lebih banyak di udara dan di dalam tubuh manusia.
Dengan adanya karbon monoksida (CO) yang berikatan dengan haemoglobin darah, maka
jantung seorang perokok yang memerlukan lebih banyak oksigen ternyata mendapat
oksigen lebih sedikit. Ini akan menyebabkan bertambahnya risiko penyakit jantung dan
paru-paru, serta penyakit saluran nafas. Selain sesak nafas, batuk terus-menerus, stamina
serta daya tahan tubuh si perokok juga berangsur-angsur akan menurun. Terganggunya
sistem peredaran darah normal, yaitu dengan adanya gas karbon monoksida pada darah,
juga akan mengakibatkan rusaknya pembuluh darah sebagai distributor aliran darah. Akan
terdapat endapan-endapan lemak sehingga pembuluh darah akan tersumbat. Hal ini
meningkatkan lagi risiko terkena serangan jantung ataupun mati mendadak.
3. Tar
Tar biasanya digunakan untuk mengaspal jalan raya. Apabila terdapat pada tubuh melalui
menghisap rokok, maka secara berangsur-angsur dan pasti, akan menyebabkan kanker.
Beberapa contohnya adalah benzoa pyrene, nitrosamine, B-naphthylamine, dan nikel.
4. DDT (Dikloro Difenil Trikloroetana)
DDT merupakan racun serangga, yang biasanya digunakan untuk membunuh nyamuk,
semut, atau kecoa.
5. Aseton
Aseton adalah zat yang digunakan untuk melunturkan cat. Bisa dibayangkan bahayanya,
apabila zat ini berada dalam tubuh kita.
6. Formaldehid
Formaldehid atau lebih sering kita kenal sebagai zat formalin, digunakan untuk
mengawetkan mayat.
7. Kadmium
Kadmium adalah bahan kimia yang biasanya terdapat pada accu atau aki kendaraan
bermotor.
Kebiasaan merokok dapat menyebabkan berbagai penyakit dan bahkan bisa
menyebabkan kematian. Berikut beberapa penyakit yang ditimbulkan oleh rokok, yaitu :
1. Rambut rontok
Rokok memperlemah system kekebalan sehingga tubuh lebih rentan terhadap penyakit
yang menyebabkan rambut rontok, sariawan mulut ,dll.

2. Katarak
Merokok dipercaya dapat memperburuk kondisis mata yaitu memutihnya lensa mata yang
menghalangi masuknya cahaya dan menyebabkan kebutaan, 40 % lebih terjadi pada
perokok. Rokok dapat menyebabkan katarak dengan 2 cara, yaitu cara mengiritasi mata
dan dengan terlepasnya zat-zat kimia dalam paru yang oleh aliran darah dibawa sampai ke
mata. Merokok dapat juga dihubungkan dengan degrasi muscular yang berhubungan
dengan usia tua yaitu penyakit mata yang tak tersembuhkan yang disebabkan oleh
memburuknya bagian pusat retina yang disebut Mucula. Mucula ini berfungsi untuk
memfokuskan pusat penglihatan di dalam mata dan mengontrol kemampuan membaca,
mengendarai mobil, mengenal wajah dan warna dan melihat objek secara detail.

3. Kulit keriput
Merokok dapat menyebabkan penuaan dini pada kulit karena rusaknya protein yang
berguna untuk menjaga elastisitas kulit, terkikisnya vitamin A, terhambatnya aliran darah.
Kulit perokok menjadi kering dan keriput terutama disekitar bibir dan mata.

4. Hilangnya pendengaran
Karena tembakau dapat menyebabkan timbulnya endapan pada dinding pembuluh darah
sehingga menghambat laju aliran darah ke dalam telinga bagian dalam. Perokok dapat
kehilangan pendengaran lebih awal dari pada orang yang tidak merokok atau lebih mudah
kehilangan pendengaran karena infeksi telinga atau suara yang keras. Resiko untuk
terkena infeksi telinga bagian tengah yang dapat mengarah kepada kompliksi yang lebih
jauh disebut Meningitis dan Paralysis wajah bagi perokok 3 kali lebih besar dari pada
orang yang tidak merokok.

5. Kanker kulit
  Merokok tidak menyebabkan melanoma (sejenis kanker kulit yang kadang-kadang
menyebabkan kematian) tetapi merokok mengakibatkan meningkatnya kemungkinan
kematian akibat penyakit tersebut. Ditengarai bahwa perokok berisiko
menderita Custaneus Scuamus Cell Cancer sejenis kanker yang meninggalkan bercak
merah pada kulit 2 kali lebih besar dibandingkan dengan non perokok.
6. Caries
Rokok mempengaruhi keseimbangan kimiawi dalam mulut membentuk plak yang
berlebihan, membuat gigi menjadi kuning dan terjadinya caries, perokok berisiko
kehilangan gigi mereka 1,5 kali lipat.

7. Enfisema
Selain kanker paru, merokok dapat menyebabkan enfisema yaitu pelebaran dan rusaknya
kantong udara pada paru-paru yang menurunkan kapasitas paru untuk menghisap oksigen
dan melepaskan karbondioksida. Pada kasus yang parah digunakan Tracheotomy untuk
membantu pernafasan pasien. Ibarat suatu sayatan untuk lubang ventilasi pada
tenggorokan sebagai jalan masuk udara ke dalam paru-paru. Pada kasus Bronkhitis kronis
terjadi penumpukan muncus sehingga mengakibatkan batuk yang terasa nyeri dan
kesulitan bernafas.

8. Kerusakan paru
Selain kanker paru dan jantung merokok dapat pula menyebabkan batuk. Dikarenakan
rusaknya kantung udara pada paru yang menurunkan kapasitas paru dan oksigen untuk
melepas oksigen. Bila keadaan ini belanjut akan terjadi penumpukan lendir sehingga
mengakibatkan batuk yang tersa nyeri dan kesulitan bernafas.

9. Berisiko tinggi terkena kanker paru-paru dan jantung


Satu diantara tiga kematian di dunia disebabkan oleh penyakit jantung. Pemakaian
tembakau adalah salah satu faktor resiko terbesar untuk penyakit ini. Telah ditetapkan
bahwa asap rokok mengandung lebih dari 40 macam zat racun. Kemungkinan timbulnya
kanker paru dan jantung pada perokok 22 kali lebih besar daripada yang tidak merokok.

10. Osteoporosis
Karbon monoksida (CO) yaitu zat kimia beracun yang banyak terdapat pada gas buangan
mobil dan asap rokok lebih mudah terikat pada darah dari pada oksigen sehingga
kemampuan darah untuk mengangkat oksigen turun 15% pada perokok. Akibatnya tulang
pada perokok kehilangan densitasnya menjadi lebih mudah patah atau retak dan
penyembuhannya 805 lebih lama. Perokok juga menjadi lebih rentan terhadap masalah
tulang punggung. Sebuah studi menunjukkan bahwa buruh pabrik yang merokok 5 kali
lebih banyak mengalami nyeri punggung setelah terjadi trauma.
11. Penyakit jantung
Satu diantara tiga kematian di dunia diakibatkan oleh penyakit kardiovaskuler. Pemakaian
tembakau adalah salah satu factor resiko terbesar untuk penyakit ini. Di Negara yang
sedang berkembang penyakit membunuh lebih dari satu juta orang setiap tahun. Penyakit
kardiovaskuler yang menyangkut pemakaian tembakau di Negara-negara maju membunuh
lebih dari 600.000 orang setiap tahun. Rokok menyebabkan jantung berdenyut lebih cepat,
menaikkkan tekanan darah dan meningkatkan resiko terjadinya hipertensi dan
penyumbatan arteri yang akhirnya menyebabkan serangan jantung dan stroke.

12. Tukak lambung


Konsumsi tembakau menurunkan resistensi terhadap bakteri yang menyebabkan tukak
lambung juga meminimalisasi kemampuan lambung untuk menetralkan asam lambung
setelah makan sehingga sisa asam akan mengerogoti dinding lambung. Tukak lambung
yang diderita para perokok lebih sulit dirawat dan disembuhkan.

13. Kanker uterus


Selain meningkatkan resiko kanker serviks dan uterus rokok meneyebabkan timbulnya
masalah kesuburan pada wanita dan berbagai komplikasi selama masa kehamilan dan
kelahiran bayi. Merokok selama masa kehamilan meningkatkan resiko kelahiran bayi
dengan BBLR (Berat Badan Lahir Rendah) dan masalah kesehatan sesudahnya. Kegagalan
hamil atau abortus terjadi 2-3 kali lebih besar pada wanita perokok. Angka yang sama
berlaku juga untuk kelahiran atau kematian karena kekurangan oksigen pada janin dan
plasenta yang menjadi abnormal karena tercemar oleh Karbon Monoksida dan Nikotin
dalam asap rokok. Sindrom kematian bayi mendadak (Sudden Infant Death) juga
dihubungkan dengan pemakaian tembakau. Tambahan pula, rokok dapat menurunkan
kadar estrogen yang menyebabkan terjadinya menopause dini.

14. Kerusakan sperma


Rokok dapat menyebabkan deformasi pada sperma dan kerusakan pada DNA-nya
sehingga mengakibatkan aborsi. Beberapa studi menemukan bahwa pria yang merokok
meningkatkan resiko menjadi ayah dari anak yang berbakat kanker. Rokok juga
memperkecil jumlah sperma dan infertilitas (ketidaksuburan) banyak terjadi pada perokok.

Merokok merupakan kebiasaan yang merugikan kesehatan. Kebiasaan ini seringkali sulit
dihentikan karena adanya efek ketergantungan yang ditimbulkan oleh nikotin dan bahan
kimia berbahaya yang terdapat dalam kandungan rokok. Pengetahuan tentang rokok
dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya faktor lingkungan. Faktor lingkungan bisa saja
dari keluarga, tempat tinggal atau bahkan lingkungan pergaulan. bahwa remaja cenderung
merokok karena memiliki teman-teman atau keluarga yang merokok
Islam tidak melarang siapapun melakukan tindakan yang berkaitan dengan kebiasaan
seseorang selama hal tersebut tidak merugikan pihak lain. Demikian halnya dengan merokok
yang juga bergantung pada kepribadian setiap individu yang melakoninya.
Islam hanya mengajarkan umatnya untuk tidak melakukan kegiatan yang merugikan diri
sendiri. Sudah bukan rahasia lagi bahwa merokok sejatinya merupakan kebiasaan yang dapat
merusak kesehatan. Bahkan dalam setiap bungkusnya sudah tertulis “Merokok dapat
menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, dan gangguan kehamilan dan janin”.
Maka menanggapi hal tersebut, rokok dinilai merupakan tindakan atau kebiasaan yang tidak
baik dilakukan bagi umat muslim.
ِ ‫ َوَأ ْح‬  ۛ‫التَّ ْهلُ َك ِة‬ ‫سبِي ِل هَّللا ِ َواَل تُ ْلقُوا بَِأ ْي ِدي ُك ْم ِإلَى‬
ِ ‫ا ْل ُم ْح‬ ‫يُ ِح ُّب‬ َ ‫هَّللا‬  َّ‫ِإن‬  ۛ‫سنُوا‬
َ‫سنِين‬ َ ‫َوَأ ْنفِقُوا فِي‬
“Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan
dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah
menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al Baqarah 195)
Beberapa manfaat yang bisa didapatkan seseorang yang tidak merokok atau sudah berhenti
merokok adalah :

a. Kesehatan fisik.
b. Kesehatan ekonomi, dalam artian perekonomiannya lebih stabil karena biaya yang
biasanya digunakan untuk rokok dapat dipapai untuk hal lain yang bermanfaat.
c. Kesehatan pola pikir, memilih untuk tidak merokok adalah pilihan yang tepat bagi
seseorang yang cerdas. Hal tersebut didasari fakta bahwa dia menggunakan ilmunya
mengetahui bahaya rokok sehingga enggan menggunakannya.
d. Semakin dekat dengan Ridho Allah SWT. Allah sangat mencintai umatNya yang
senantiasa menjalankan kewajiban dan menjauhi laranganNya secara konsisten.

Anda mungkin juga menyukai