100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
188 tayangan20 halaman

Kerangka Strategi Operasional Global

Modul ini membahas konsep dan framework dari operations strategy. Terdapat penjelasan mengenai pengertian strategi, jenis-jenis strategi, hubungan antara strategi dan kegiatan operasional, serta contoh strategi yang diterapkan perusahaan minyak dan gas bumi Pertamina EP. Modul ini bertujuan memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai konsep dasar operations strategy dan penerapannya dalam organisasi.

Diunggah oleh

Erfan Satria
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
188 tayangan20 halaman

Kerangka Strategi Operasional Global

Modul ini membahas konsep dan framework dari operations strategy. Terdapat penjelasan mengenai pengertian strategi, jenis-jenis strategi, hubungan antara strategi dan kegiatan operasional, serta contoh strategi yang diterapkan perusahaan minyak dan gas bumi Pertamina EP. Modul ini bertujuan memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai konsep dasar operations strategy dan penerapannya dalam organisasi.

Diunggah oleh

Erfan Satria
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

1

MODUL PERKULIAHAN

Operation
Strategic and
Process
Management
Konsep dan Framework
Operations Strategy

Abstract Kompetensi
Mahasiswa Mengenal dan Mampu Mahasiswa Mengenal dan Mampu
Memahami konsep dan framework dari Memahami konsep dan framework dari
operations strategy operations strategy

Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Disusun Oleh

01
Pascasarjana Magister W351700005 Niken Sulistyowati,
Management Dr. SE, MM
Strategi Operasional
Pengertian Strategi

Strategi merupakan suatu langkah untuk menyusun rencana kegiatan yang dilakukan
secara sengaja yang dapat menciptakan dan menyusun keunggulan bersaing. Menurut
Heizer dan Render (2014), strategi merupakan bagaimana organisasi berharap untuk
mencapai misi dan tujuan. Untuk beberapa perusahaan, kegiatan tersebut merupakan
proses yang berulang yang dimulai dengan berbagai pengenalan kondisi perusahaan. Hal
ini menunjukkan bahwa organisasi membutuhkan pemahaman yang baik terhadap
lingkungannya dalam menyusun strategi yang efektif. Strategi adalah alat untuk mencapai
tujuan perusahaan dalam kaitannya dengan tujuan jangka panjang, program tindak lanjut
serta prioritas alokasi sumber daya, Rangkuti (2004). Berdasarkan prinsip strategi dapat
dibagi dalam tiga tipe:
1. Strategi manajemen: meliputi strategi yang dapat dilakukan oleh manajemen dengan
orientasi pengembangan strategi secara makro. Misalnya strategi pengembangan
produk, strategi penerapan harga dan sebagainya.
2. Strategi investasi: merupakan kegiatan yang berorientasi pada investasi. Misalnya
apakah perusahaan ingin melakukan strategi pertumbuhan agresif, strategi bertahan,
dan sebagainya.
3. Strategi bisnis: strategi yang berorientasi pada fungsi-fungsi kegiatan manajemen.
Misalnya strategi produksi atau operasional, strategi distribusi, dan strategi yang
berhubungan dengan keuangan.

Suatu strategi bisnis biasanya meliputi beberapa hal sebagai berikut:


1. Vision, pandangan masa depan dari sebuah bisnis yang menjadi tujuan umum
sebuah perusahaan.
2. Mission, adalah sebuah pernyataan yang memberikan arahan tentang apa yang
dilakukan oleh sebuah perusahaan dalam mencapai visinya.
3. Business Driver, adalah beberapa faktor kritis pendorong perubahan yang
memberikan fokus ada bisnis sehingga dapat memenuhi sasarannya.
4. Objectives, adalah sasaran-sasaran yang ditetapkan dan harus dipenuhi oleh
perusahaan dalam pencapaian visi perusahaan.
5. Kebijakan adalah tindakan langsung yang dipilih perusahaan sebagai alat untuk
mencapai tujuan dan memenuhi misinya.

OPERATION STRATEGIC AND PROCESS


2021
2 MANAGEMENT Biro Bahan Ajar eLearning dan MKCU
[Link]
Niken Sulistyowati, Dr. SE, MM
6. Critical Success Factor (CSF), adalah beberapa area kunci dimana harus berjalan
dengan baik sehingga keberhasilan bisnis dapat dicapai.
7. Business Area Plans, adalah perencanaan dari berbagai area bisnis yang ada
berkaitan dengan strategi bisnis perusahaan.

Strategi dapat menjadi beberapa bentuk sebagai berikut.


1. Strategi sebagai rencana, yaitu strategi yang didesain sebelum tindakan dilakukan
untuk mencapai sasaran tertentu. Hal ini merupakan cara yang dilakukan para
eksekutif untuk mencapai sasaran yang diharapkan.
2. Strategi sebagai cara, yaitu cara yang dilakukan untuk dapat melawan pesaing atau
oposannya.
3. Strategi sebagai model, yaitu perilaku yang konsisten dalam seperangkat kegiatan.
4. Strategi sebagai posisi, yaitu posisi organisasi pada lingkungan dengan
menunjukkan bagaimana organisasi mencoba menghadapi pesaing dan tetap
survive.
5. Strategi sebagai perspektif, yaitu kepribadian organisasi yang melekat pada cara
memersepsikan dunia.
Strategi bisa juga tampak sebagai satu atau beberapa bentuk yang terjadi pada satu
waktu. Secara bersama-sama, bentuk-bentuk strategi memberikan deskripsi strategi yang
lebih komprehensif. Bentuk-bentuk tersebut sebagai berikut:
1. Sasaran/tujuan strategis
Sasaran berasal dari strategi dan target khusus untuk usaha organisasi. Dengan kata
lain, sasaran strategis mendefinisikan apa yang dicapai untuk tetap hidup dan
memenangkan persaingan.
2. Taktik
Taktik merupakan tindakan atau kegiatan berdasarkan rencana dengan rentang
waktu yang lebih pendek daripada strategi. Fungsi utama taktik adalah memfokuskan
usaha organisasi pada tugas-tugas yang apabila tercapai akan membantu mencapai
sasaran organisasi. Perbedaan antara strategi dan taktik tergantung pada tingkatan
dalam organisasi, skala kegiatan, atau tanggapan pemimpin.
3. Kebijakan
Kebijakan dapat didefinisikan sebagai batasan dalam organisasi yang beroperasi,
melaksanakan bisnis, dan menyelesaikan konflik antara berbagai ketidaksepakatan
yang terjadi.
Mintzberg (1979) mengidentifikasi alasan perlunya strategi. Pertama, organisasi
memerlukan strategi untuk menggambarkan rute hasil yang diharapkan, melawan pesaing,
serta mempertahankan posisinya terhadap pesaing dan melebihi pesaing. Hal ini berarti
OPERATION STRATEGIC AND PROCESS
2021
3 MANAGEMENT Biro Bahan Ajar eLearning dan MKCU
[Link]
Niken Sulistyowati, Dr. SE, MM
strategi menyediakan arahan dan merupakan tujuan yang harus dicapai. Kedua, strategi
membantu organisasi memfokuskan kegiatan dan energinya pada sasaran akhir serta
mempromosikan koordinasi kegiatan tersebut. Dengan kata lain, strategi membantu
mendefinisikan organisasi sebagai karakter atau kepribadian yang mendefinisikan individu.
Hal ini berarti strategi memberikan arti bagi anggota organisasi. Ketiga, strategi
menyediakan konsistensi. Hal ini berarti strategi membantu mengurangi ketidakpastian
organisasi dan anggotanya.
Strategi juga membantu mengorganisasi, membuat interpretasi, serta berhubungan
dengan pengalaman dan informasi yang masuk dengan cara yang konsisten. Pengurangan
ketidakpastian membantu fungsi anggota lebih efisien dan mengurangi stresor. Oleh karena
itu, strategi juga menyederhanakan berbagai tugas bagi anggota organisasi. Strategi
disusun untuk mencapai tujuan jangka panjang dan misi strategis organisasi. Oleh karena
itu, untuk mencapai kinerja orgnisasi secara keseluruhan, aspek-aspek program, kebijakan,
dan perilaku merupakan aspek penting dalam penyusunan dan pelaksanaan strategi
operasi.

Strategi dan Kegiatan Operasional

Kegiatan manajemen operasional yang efektif harus dimulai dari penyusunan misi
yang diturunkan dari misi organisasi. Misi disebut sebagai pedoman, ke arah mana
organisasi akan dibawa di masa mendatang. Misi tersebut akan terlaksana dengan
perumusan strategi, yaitu bagaimana misi tersebut akan tercapai. Misi merupakan tujuan
atau dasar pemikiran mengenai keberadaan organisasi. Misi suatu organisasi menunjukkan
kontribusi apa yang akan diberikan organisasi kepada masyarakat. Misi juga menyediakan
batasan dan fokus organisasi serta konsep seputar apa yang dilalui atau dialami organisasi.
Misi juga menunjukkan alasan keberadaan organisasi. Setelah misi organisasi tersusun,
setiap bidang fungsional yang ada dalam perusahaan selanjutnya menentukan misi yang
mendukung misi organisasi. Misi setiap fungsi tersebut (pemasaran, keuangan, operasional,
dan sumber daya manusia) dikembangkan untuk mendukung misi organisasi. Strategi
merupakan rencana kegiatan organisasi untuk mencapai misinya. Setiap bidang fungsional
juga memiliki strategi untuk mencapai misi masing-masing bidang fungsional yang telah
disusun untuk mendukung misi organisasi. Strategi tersebut mengeksploitasi kesempatan
kekuatan, menetralisasi ancaman, dan menghindari kelemahan.
Perusahaan mencapai misi dengan tiga cara konseptual, yaitu diferensiasi
(differentiation), kepemimpinan biaya (cost leadership), serta tanggap atau respons
(response). Hal ini berarti manajemen operasional menghasilkan produk atau
menyampaikan layanan yang lebih baik atau ‘berbeda’ dari yang lain, murah, dan lebih
tanggap terhadap permintaan dan kebutuhan pelanggan.
OPERATION STRATEGIC AND PROCESS
2021
4 MANAGEMENT Biro Bahan Ajar eLearning dan MKCU
[Link]
Niken Sulistyowati, Dr. SE, MM
Manajer operasional mengubah konsep strategis tersebut ke dalam tugas atau kegiatan
yang nyata untuk dapat dicapai. Kombinasi dari ketiga konsep strategi tersebut dapat
menyusun sistem yang unik dan memiliki keunggulan bersaing.
Masing-masing perusahaan memiliki strategi yang berbeda untuk mencapai misi
yang tentu saja tidak sama antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya. Pertamina
EP, misalnya, memiliki strategi first quality then growth, then strive for excellence quality
merupakan upaya peningkatan return/revenue melalui efektivitas operasi pada
area/lapangan. Sedangkan growth merupakan upaya menumbuhkembangkan bisnis hulu
melalui pencarian dan penambahan cadangan migas baru. Contoh lain, PT Danone Aqua
memiliki misi selalu melakukan program untuk menyehatkan konsumen Indonesia. Strategi
yang digunakan untuk mencapai hal tersebut adalah strategi yang disusun dalam bauran
pemasaran (marketing mix). Masing-masing dari ketiga strategi tersebut memberikan
kesempatan bagi manajer operasional untuk mencapai keunggulan bersaing. Keunggulan
bersaing berarti menciptakan sistem yang mempunyai keunggulan bersaing melebihi
pesaingnya. Manajer operasional pada umumnya menggabungkan atau mengombinasikan
ketiga strategi tersebut sekaligus.
Strategi diferensiasi berarti menekankan perhatian pada keunikan. Kesempatan
perusahaan untuk menciptakan keunikan bukan hanya berada pada satu fungsi atau
kegiatan, tetapi bisa berasal dari berbagai lokasi virtual dalam perusahaan. Terlebih lagi,
karena banyak produk mencakup juga layanan atau jasa dan banyak jasa atau layanan
mencakup juga produk, kesempatan untuk menciptakan keunikan dibatasi hanya oleh
imajinasi. Oleh karena itu, diferensiasi juga dipandang sebagai sesuatu yang berada di luar
karakteristik fisik dan atribut layanan yang meliputi segala sesuatu mengenai produk atau
jasa yang memengaruhi nilai yang diinginkan oleh pelanggan. Hal ini dapat meliputi
kenyamanan produk, karakteristik produk, atau layanan yang terkait dengan produk.
Layanan atau jasa yang terkait dengan produk dapat meliputi kenyamanan lokasi, karyawan
yang terlatih dalam memberikan layanan, layanan perawatan atau perawatan dan
pemeilharaan, serta masih banyak lagi jasa atau layanan yang menyertai produk.
Persaingan dalam biaya juga merupakan strategi yang dapat digunakan manajer
operasional dalam mencapai keunggulan bersaing. Southwest Airlines, misalnya,
menggunakan berbagai strategi untuk memenangkan persaingan dalam biaya rendah.
Strategi operasional yang dilakukannya adalah menggunakan terminal dan bandara
sekunder, first-come first-served dalam memilih tempat duduk, memberikan beberapa
pilihan tarif, dengan kru kecil untuk terbang lebih banyak, penerbangan tanpa makanan, dan
tidak ada tiket di pusat kota. Strategi kepemimpinan dengan biaya murah memerlukan
pencapaian nilai maksimum yang ditentukan oleh pelanggan. Selain itu, strategi biaya
murah ini seharusnya tidak berdampak pada rendahnya nilai atau kualitas produk dan jasa
OPERATION STRATEGIC AND PROCESS
2021
5 MANAGEMENT Biro Bahan Ajar eLearning dan MKCU
[Link]
Niken Sulistyowati, Dr. SE, MM
yang ditawarkan kepada pelanggan. Sebagai contoh, perusahaan penerbangan Air asia
mempunyai beberapa misi organisasi sebagai berikut.
1. Menjadi perusahaan yang terbaik untuk bekerja, yaitu para karyawan dianggap
sebagai keluarga besar.
2. Menciptakan brand Asean yang diakui secara global
3. Mencapai tarif terhemat sehingga semua orang dapat terbang menggunakan Airasia.
4. Mempertahankan produk berkualitas tinggi, menggunakan teknologi untuk
mengurangi biaya, serta meningkatkan kualitas pelayanan.
Dengan misi tersebut, strategi Airasia yang terkenal di kalangan publik adalah Air
asia menggunakan sistem low cost strategy. Cara yang digunakan oleh Air asia untuk
melaksanakan strateginya adalah menggunakan cara-cara, seperti operasional perusahaan,
dibuat secara efisien dan efektif sehingga dapat membuat harga serendah mungkin. Dalam
setiap bisnis, tentu saja setiap pengusaha menginginkan laba yang sebesar-besarnya.
Walaupun menggunakan low cost strategy, Airasia menggunakan harga yang rendah
dengan tetap mendapatkan keuntungan. Hal ini disebabkan Airasia membuat harga rendah,
tetapi tujuannya adalah membuat permintaan pasar sehingga jumlah penerbangan
menggunakan Airasia meningkat. Hasilnya luar biasa. Airasia dapat meraup keuntungan
yang besar walaupun menggunakan strategi biaya rendah untuk memenuhi visi dan misi
awal Airasia.
Strategi ketiga adalah cepat tanggap atau disebut dengan fleksibel, tetapi juga
reliabel. Strategi respons meliputi sejumlah nilai yang terkait dengan pengembangan dan
penyampaian produk dengan penjadwalan yang reliabel dan kinerja fleksibel. Tanggapan
yang fleksibel merupakan kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan
lingkungan tempat inovasi desain dan volumenya berfluktuasi. Contoh perusahaan yang
menggunakan strategi tersebut adalah Hewlett-Packard. Perusahaan tersebut
menggunakan strategi diferensiasi dengan menyediakan berbagai macam produk dan
teknologi; strategi integrasi vertikal dengan menguasai distributor, pemasok, dan pesaing
dengan melakukan merger dan akuisisi; atau membuat perusahaan sendiri. Selain itu,
Hewlett-Packard juga menggunakan strategi intensif dengan mengembangkan produk yang
dihasilkannya sebaik mungkin. Ada tiga aspek dalam strategi cepat tanggap, yaitu
tanggapan yang fleksibel (flexible response), keandalan dalam penjadwalan (reliability of
scheduling), dan kecepatan (quickness).

Penyusunan Strategi Operasional

Strategi operasional merupakan suatu strategi pada level fungsional, yaitu fungsi
operasional yang menetapkan keseluruhan arah atau daya dorong untuk pengambilan
keputusan dalam kegiatan operasional. Strategi ini harus diintegrasikan dengan strategis
OPERATION STRATEGIC AND PROCESS
2021
6 MANAGEMENT Biro Bahan Ajar eLearning dan MKCU
[Link]
Niken Sulistyowati, Dr. SE, MM
bisnis. Dalam hal ini, terdapat generic business strategy, yaitu low-cost producer, product
differentiation, dan market segmentation. Strategi operasional juga dapat dikatakan sebagai
suatu strategi fungsional yang berpedoman pada strategi bisnis agar dapat menghasilkan
suatu pola yang konsisten dalam keputusan-keputusan operasional. Strategi operasional
merupakan sebuah komitmen terhadap seluruh aktivitas yang telah direncanakan dan yang
berada di dalam perusahaan. Strategi operasional terkait dengan aktivitas yang akan
dijalankan oleh manajer operasional dengan memaksimalkan sebaik mungkin semua
sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan. Adapun indikator dari sebuah strategi
operasional, yaitu
1. Komitmen terhadap aktivitas yang ada di dalam perusahaan,
2. Keadaan perusahaan yang ada saat ini dan yang masih direncanakan,
3. Proses tranformasi, yaitu aktivitas organisasi bisa menjadikan masukan sebagai nilai
tambah,
4. Kompetensi yang unik, yaitu kemampuan spesifik perusahaan dalam memberikan
nilai tambah.
Setelah misi tersusun dengan baik dan jelas, strategi dan implementasinya dapat
mulai disusun. Strategi merupakan rencana tindakan atau kegiatan organisasi untuk
mencapapai misi tersebut. Semua bidang fungsional dalam organisasi juga mempunyai
strategi untuk mencapai strategi organisasi. Pada umumnya, terdapat tiga strategi utama,
yaitu perbedaan (differentiation), kepemimpinan dalam biaya atau strategi biaya rendah
(cost leadership), dan cepat tanggap (quick response). Hal ini berarti manajer operasi
memberikan produk atau jasa dengan lebih baik atau berbeda dari yang lain, lebih murah,
dan lebih cepat tanggap. Manajer operasional menerjemahkan konsep-konsep strategis ke
dalam tugas-tugas yang lebih nyata untuk dapat dilakukan.
Fungsi pemanufakturan atau fungsi operasi memainkan peran penting dalam
merumuskan dan menyampaikan strategi organisasi. Kondisi pasar telah mengubah era
produksi massal dengan volume produksi tinggi dan biaya produksi rendah menjadi produksi
sesuai dengan permintaan pelanggan dengan ukuran kinerja kualitas dan kecepatan
sebagai ukuran kinerjanya. Perubahan pasar yang cepat mendorong organisasi yang
bersaing dengan organisasi lain untuk berubah secara cepat.
Pendekatan tradisional yang digunakan dalam menyusun strategi adalah melakukan
peramalan (forecasting). Perubahan kondisi pasar yang sangat cepat membuat peramalan
yang dilakukan perusahaan menjadi tidak tepat lagi. Adanya perbedaan yang menjadi
sangat besar antara peramalan masa mendatang dan kondisi yang sesungguhnya. Kondisi
pasar yang dinamis tersebut mendorong organisasi harus menyusun strategi yang
didasarkan pada kemampuan dan nilai-nilai yang dimilikinya. Beberapa tahap penyusunan
strategi operasional dapat digambarkan pada Gambar 1.4. berikut.
OPERATION STRATEGIC AND PROCESS
2021
7 MANAGEMENT Biro Bahan Ajar eLearning dan MKCU
[Link]
Niken Sulistyowati, Dr. SE, MM
Strategi perusahaan diturunkan ke dalam keputusan manajemen operasional.
Berdasarkan prioritas persaingan perusahaan dalam menawarkan produk dan jasa yang
dihasilkannya, manajer operasi harus memilih strategi aliran (flow strategy) yang
menentukan bagaimana sistem operasi diorganisasi atau diatur untuk menangani jenis dan
banyak produk atau jasa untuk segmen pasar tertentu. Perusahaan dapat menggunakan
lebih dari satu strategi aliran dalam operasinya, tergantung dari prioritas persaingan produk
atau jasa yang akan dihasilkannya. Dengan menggunakan strategi aliran fleksibel (flexible
flow strategy), sistem diatur sesuai proses untuk menghasilkan produk atau jasa. Dengan
menggunakan strategi aliran lini (line flow strategy), sistem diatur sesuai dengan produk
atau jasa itu sendiri. Dengan menggunakan strategi aliran lini (line flow strategy), sistem
diatur sesuai dengan produk atau jasa itu sendiri. Hal ini dipaparkan pada Gambar 1.5.

OPERATION STRATEGIC AND PROCESS


2021
8 MANAGEMENT Biro Bahan Ajar eLearning dan MKCU
[Link]
Niken Sulistyowati, Dr. SE, MM
Perusahaan menggunakan strategi aliran fleksibel untuk menghasilkan produk atau
jasa dalam jumlah kecil. Perbedaan jenis mesin dan karyawan dengan perbedaan keahlian
dikelompokkan untuk memenuhi fungsi pembuatan produk atau jasa tersebut. Produk atau
jasa dipindah-pindahkan dari satu proses ke proses lain. Strategi aliran lini menggunakan
peralatan dan karyawan yang diatur di seputar produk atau jasa. Strategi tersebut cocok
bagi produksi dengan jumlah banyak. Peralatan yang digunakan biasanya serba otomatis
dengan model aliran proses linier. Sementara itu, strategi aliran menengah (intermedite flow
strategy) berada di antara strategi aliran fleksibel dan aliran lini. Jumlah produk atau jasa
yang dihasilkan banyak dan sistem harus dapat menangani beberapa pesanan pelanggan
pada waktu tertentu. Dalam perusahaan manufaktur, jika permintaan dapat diprediksi,
kegiatan operasional dapat diarahkan pada menghasilkan beberapa produk atau komponen
standar dan menerima pesanan pelanggan yang beragam.
Menurut Krajewski dan Ritzman (1999), terdapat lima strategi pemanufakturan dan
pelayanan dasar berdasarkan pada alirannya, yaitu membuat untuk disimpan, produksi atau
layanan standar, merakit untuk memenuhi pesanan, membuat untuk memenuhi pesanan,
serta produksi atau layanan yang terkustomisasi atau sesuai permintaan pelanggan. Strategi

OPERATION STRATEGIC AND PROCESS


2021
9 MANAGEMENT Biro Bahan Ajar eLearning dan MKCU
[Link]
Niken Sulistyowati, Dr. SE, MM
membuat untuk persediaan bertujuan menghemat biaya penyampaian dan digunakan untuk
perusahaan yang menghasilkan produk standar. Namun, strategi ini juga dapat digunakan
untuk memenuhi permintaan pelanggan yang unik, tetapi dalam jumlah besar. Perusahaan
yang menggunakan strategi ini misalnya perusahaan minuman dan makanan yang
diawetkan atau makanan dalam kaleng.
Strategi produksi atau layanan standar cenderung digunakan untuk produk atau
layanan dengan variasi kecil dalam volume besar. Strategi ini merupakan analogi dari
membuat untuk persediaan dalam perusahaan manufaktur. Perusahaan yang menggunakan
strategi ini misalnya perusahaan pengiriman atau paket dan kantor pos. Strategi merakit
untuk memenuhi pesanan digunakan untuk perusahaan perakitan. Perusahaan ini biasanya
juga menghasilkan komponen yang standar dan merakitnya menjadi produk rakitan sesuai
pesanan dengan strategi aliran lini. Perusahaan yang menggunakan strategi ini adalah
perusahaan mebel, elektronik, dan sebagainya. Strategi membuat untuk melayani pesanan
biasanya digunakan oleh perusahaan dengan produk khusus sesuai permintaan pelanggan.
Hal ini juga sama dengan strategi pelayanan yang terkustomisasi, seperti salon, tukang
cukur, dan sebagainya.
Menurut Russell dan Taylor (2011), perumusan strategi meliputi lima tahapan
mendasar, yaitu penentuan tugas utama, menilai kompetensi inti, menentukan prioritas dan
kualifikasinya, menentukan posisi perusahaan, serta menyusun strategi yang tepat. Yang
dimaksud dengan tugas utama perusahaan adalah tujuan perusahaan tersebut dan
menentukan bidang kompetitif perusahaan. Sementara itu, kompetensi inti merupakan hal-
hal yang dilakukan perusahaan yang lebih baik daripada perusahaan lain. Prioritas dan
kualifikasi merupakan karakteristik produk atau jasa yang ditawarkan kepada pelanggan dan
karakteristik produk dan jasa yang mampu memenangkan persaingan. Setelah menentukan
berbagai karakteristik tersebut, perusahaan lalu menentukan bagaimana posisi mereka,
apakah akan menekankan pada biaya yang rendah, kecepatan dalam menanggapi
permintaan pelanggan, kualitas, atau dalam hal fleksibilitas perusahaan.
Perusahaan menggunakan strategi aliran fleksibel untuk menghasilkan produk atau
jasa dalam jumlah kecil. Perbedaan jenis mesin dan karyawan dengan perbedaan keahlian
dikelompokkan untuk memenuhi fungsi pembuatan produk atau jasa tersebut. Produk atau
jasa dipindah-pindahkan dari satu proses ke proses lain. Strategi aliran lini menggunakan
peralatan dan karyawan yang diatur di seputar produk atau jasa. Strategi tersebut cocok
bagi produksi dalam jumlah banyak. Peralatan yang digunakan biasanya serba otomatis
dengan model aliran proses linear. Sementara itu, strategi aliran menengah (intermedite flow
strategy) berada di antara strategi aliran fleksibel dan aliran lini. Jumlah produk atau jasa
yang dihasilkan banyak dan sistem harus dapat menangani beberapa pesanan pelanggan
pada waktu tertentu. Dalam perusahaan manufaktur, jika permintaan dapat diprediksi,
OPERATION STRATEGIC AND PROCESS
2021
10 MANAGEMENT Biro Bahan Ajar eLearning dan MKCU
[Link]
Niken Sulistyowati, Dr. SE, MM
kegiatan operasional dapat diarahkan pada menghasilkan beberapa produk atau komponen
standar dan menerima pesanan pelanggan yang beragam.
Konsep strategi operasional merupakan model keputusan dan tindakan yang
dilakukan untuk mendukung sasaran strategis yang disusun oleh unit-unit bisnis. Kegiatan
operasional harus sesuai dengan persyaratan menjaga konsistensi antara kemampuan
bisnis dan kebijakan dengan keunggulan bersaing bisnis. Perubahan lingkungan bisnis
merupakan satu dari prioritas persaingan yang ada dalam perusahaan jasa. Konsep
fleksibilitas proses pelayanan juga merupakan tuntutan perusahaan manufaktur dan telah
dipaparkan secara luas. Namun, untuk perusahaan jasa, hal tersebut masih jarang
dibicarakan. Fleksibilitas berkaitan dengan kemampuan menanggapi atau menyesuaikan
dengan situasi yang baru dan biasanya diklasifikasikan sebagai proses, produk, atau
infrastruktur.
Selanjutnya, pemaparan strategi operasional juga tidak terlepas dari bagaimana
penilaian kinerja setelah penerapan strategi tersebut. Balanced scorecard yang
dikembangkan oleh Robert Kaplan dan David Norton merupakan salah satu cara untuk
menilai kinerja perusahaan (Russell dan Taylor, 2011). Ada empat bidang utama dalam
balanced scorecard, yaitu keuangan (bagaimana para pemegang saham menilai
perusahan), pelanggan (bagaimana pelanggan menilai perusahaan), proses (proses bisnis
manakah yang kita miliki tersebut unggul), serta pembelajaran dan pertumbuhan
(bagaimana kita mempertahankan kemampuan kita untuk berubah dan menjadi lebih baik).
Perusahaan juga harus menentukan indikator kinerja atau yang sering disebut dengan key
performance indicators.

Mencapai Keunggulan Bersaing Melalui Strategi Operasional

Ketiga strategi yaitu biaya rendah, lebih baik atau berbeda, dan cepat tanggap
memberi kesempatan kepada manajer operasional untuk mencapai keunggulan bersaing.
Keunggulan bersaing merupakan penciptaan sistem yang mempunyai keunggulan unik
untuk memenangkan persaingan. Hal ini dicapai untuk menciptakan nilai bagi pelanggan
dengan cara yang efisien dan berkelanjutan. Strategi operasional berkaitan dengan
penyusunan kebijakan dan perencanaan yang luas untuk menggunakan sumber daya
perusahaan dalam mendukung strategi bersaing jangka panjang. Strategi operasional
perusahaan merupakan strategi yang secara komprehensif terintegrasi dengan strategi
perusahaan. Strategi operasional melibatkan proses jangka panjang yang harus membantu
perubahan yang direncanakan. Strategi operasional juga melibatkan keputusan yang terkait
dengan desain proses dan infrastruktur yang dibutuhkan untuk mendukung proses.
Desain proses mencakup pemilihan teknologi yang tepat, pengukuran kerja lembur
(overtime) dalam proses, peran persediaan dalam proses, dan pemilihan lokasi proses.
OPERATION STRATEGIC AND PROCESS
2021
11 MANAGEMENT Biro Bahan Ajar eLearning dan MKCU
[Link]
Niken Sulistyowati, Dr. SE, MM
Keputusan mengenai infrastruktur melibatkan gabungan logis dalam sistem perencanaan
dan pengendalian, penjaminan kualitas dan pendekatan pengendalian, struktur pembayaran
kerja, serta pengorganisasian fungsi operasi. Strategi operasional dapat dipandang sebagai
bagian dari proses perencanaan yang mengoordinasi sasaran operasional dengan sasaran
organisasi. Karena sasaran organisasi mengubah kerja lembur (over time), strategi
operasional harus dirancang untuk mengantisipasi kebutuhan masa mendatang.
Kemampuan operasional organisasi dapat dipandang sebagai portofolio terbaik untuk
beradaptasi dengan perubahan produk atau kebutuhan jasa pelanggan.
Ada berbagai dimensi kompetitif yang membentuk posisi kompetitif perusahaan,
antara lain biaya dan harga, kualitas, kecepatan penyampaian, reliabilitas penyampaian,
perubahan permintaan, fleksibilitas dan kecepatan pengenalan produk baru, serta berbagai
kriteria lain. Pada dimensi biaya dan harga, produsen tentu beroperasi pada harga yang
rendah untuk dapat mencapai profit dan sukses. Harga juga merupakan satu aspek
persaingan yang terkait dengan kualitas, seperti performance dan penampilan (apearance
atau feature) yang terkait dengan harga yang lebih tinggi. Dimensi kualitas produk atau jasa
mencakup kualitas desain dan kualitas proses. Kualitas desain terkait dengan kebutuhan
dan harapan pelanggan. Baik pelanggan maupun produsen tidak mengharapkan
menghasilkan produk yang rusak atau cacat. Karakteristik kualitas yang kedua adalah
kualitas proses. Sasaran kualitas proses adalah menghasilkan produk dan jasa yang bebas
cacat. Spesifikasi produk dan jasa ditentukan oleh pelanggan dengan toleransi kesalahan
tertentu. Produsen harus mampu mendefinisikan bagaimana produk dan jasa disusun.
Ketaatan pada spesifikasi adalah penting untuk menjamin reliabilitas produk atau jasa yang
diperlukan.
Selain biaya, harga, dan kualitas, kecepatan pembuatan produk atau penyampaian
jasa juga penting dalam menjamin pelayanan yang cepat. Reliabilitas dalam penyampaian
juga penting agar produk dan jasa yang ditawarkan lebih dipercaya pelanggan. Perubahan
permintaan juga harus dengan cepat ditanggapi perusahaan. Ketika permintaan tinggi, hal
yang penting adalah kemampuan untuk mengurangi biaya berkaitan dengan skala ekonomi
dan investasi dalam teknologi baru yang mudah dijustifikasi. Namun, permintaan yang
menurun juga harus ditanggapi dengan pengurangan aset. Kemampuan untuk secara efektif
menanggapi permintaan pasar yang dinamis merupakan elemen penting dalam strategi
operasi. Selain itu, siklus hidup produk dan jasa yang tidak panjang membuat perusahaan
harus dengan berani mengenalkan produk dan jasa yang baru. Hal ini harus diikuti dengan
proses baru. Beberapa hal yang merupakan dimensi yang diperhatikan dalam menawarkan
produk dan jasa adalah hubungan dan dukungan teknik, terutama yang dibutuhkan dalam
pengembangan produk, yaitu desain dan pemrosesan; memenuhi jadwal proses produksi
dan penyerahan jasa; serta layanan purnajual.
OPERATION STRATEGIC AND PROCESS
2021
12 MANAGEMENT Biro Bahan Ajar eLearning dan MKCU
[Link]
Niken Sulistyowati, Dr. SE, MM
Biaya yang rendah, cepat tanggap, dan menjadi lebih baik atau berbeda dapat
dicapai apabila manajer membuat keputusan yang baik, paling tidak pada 10 bidang yang
dikenal dengan keputusan operasional. Kesepuluh keputusan tersebut sebagai berikut.
1. Desain produk dan jasa: desain produk dan jasa banyak mendefinisikan proses
transformasi. Keputusan mengenai biaya, kualitas, dan sumber daya manusia
berinteraksi secara kuat dengan keputusan desain. Keputusan ini biasanya dilakukan
manajer operasi dengan menentukan biaya yang rendah dan kualitas yang tinggi.
2. Kualitas: harapan kualitas pelanggan harus ditentukan, kemudian kebijakan dan
prosedur disusun untuk mengidentifikasi dan mencapai kualitas.
3. Desain proses dan kapasitas: banyak pilihan proses yang tersedia untuk produk dan
jasa. Keputusan proses ini menyangkut teknologi, kualitas, penggunaan sumber
daya manusia, dan pemeliharaan.
4. Pemilihan lokasi menentukan kesuksesan perusahaan.
5. Desain tata letak: kebutuhan kapasitas, kemampuan personel, keputusan pembelian,
dan kebutuhan persediaan akan memengaruhi tata letak. Proses dan bahan juga
harus ditempatkan pada tempat yang tepat karena berpengaruh dalam hubungannya
menjalankan proses.
6. Sumber daya manusia dan desain pekerjaan: SDM merupakan bagian yang integral
dan mahal dalam desain sistem secara keseluruhan. Oleh karena itu, kualitas
kehidupan kerja, bakat dan keahlian yang dibutuhkan, serta biaya keseluruhan harus
ditentukan.
7. Manajemen rantai pasokan: keputusan tersebut menentukan apa yang akan dibuat
atau dibeli. Pertimbangan keputusan tersebut juga mencakup kualitas, penyampaian,
dan inovasi. Saling tanggap antara pembeli dan pemasok penting dalam pembelian
yang efektif.
8. Persediaan: keputusan mengenai persediaan dapat dioptimalkan apabila kepuasan
pelanggan, penjadwalan produksi, dan perencanaan sumber daya manusia menjadi
bahan pertimbangan.
9. Penjadwalan produksi yang efisien dan layak harus dikembangkan. Permintaan
mengenai sumber daya manusia dan fasilitas harus ditentukan dan dikendalikan.
10. Pemeliharaan dan perawatan: keputusan harus dibuat berkenaan dengan reliabilitas
dan stabilitas sehingga sistem yang disusun harus mampu mempertahankan
reliabilitas dan stabilitas peralatan yang digunakan.
Kesepuluh keputusan operasional strategis tersebut perlu dilakukan, baik untuk
perusahaan produk maupun jasa. Kesepuluh keputusan strategis manajemen operasional
tersebut memerlukan metode penerapan yang disesuaikan dengan kondisi produk atau jasa
dan rasio atau perbandingan antara produk dan jasa yang dihasilkan. Kesepuluh keputusan
OPERATION STRATEGIC AND PROCESS
2021
13 MANAGEMENT Biro Bahan Ajar eLearning dan MKCU
[Link]
Niken Sulistyowati, Dr. SE, MM
operasional tersebut harus saling berhubungan dan terintegrasi untuk mendapatkan
keunggulan bersaing bagi perusahaan. Walaupun demikian, ada beberapa perbedaan
antara keputusan operasional strategis produk dan jasa. Beberapa perbedaan tersebut
dipaparkan pada Tabel 1.3.

OPERATION STRATEGIC AND PROCESS


2021
14 MANAGEMENT Biro Bahan Ajar eLearning dan MKCU
[Link]
Niken Sulistyowati, Dr. SE, MM
Pengembangan dan Implementasi Strategi Operasional

Dalam menyusun dan mengimplementasikan strategi, beberapa alternatif pandangan


atau perspektif dapat digunakan. Pandangan pertama adalah pandangan mengenai sumber
daya (resources view). Pandangan mengenai sumber daya merupakan metode yang
digunakan manajer untuk mengelola dan mencapai keunggulan bersaing. Hal ini berarti
ketersediaan sumber daya keuangan, fisik, manusia, dan teknologi dapat menjamin
pemenuhan strategi. Pandangan kedua adalah analisis rantai nilai (value-chain analysis).
Analisis rantai nilai ini digunakan untuk mengidentifikasi kegiatan-kegiatan yang
menunjukkan kekuatan dan kesempatan untuk mengembangkan keunggulan bersaing.
Analisis rantai nilai dapat meningkatkan keunikan nilai melalui penelitian, desain, sumber
daya manusia, pengelolaan rantai pasokan, inovasi proses, dan pengelolaan kualitas
produk. Porter juga menyarankan dilakukannya analisis pesaing yang dikenal dengan model
lima kekuatan (five-forces model).
Menurut Porter, penyusunan strategi harus mencakup penilaian lima kekuatan (pembeli,
pemasok, pendatang baru, substitusi, dan pesaing) serta hubungan antarkekuatan tersebut.
Dalam pandangan Porter, terdapat analisis rantai nilai (value-chain analysis) yang harus
diperhatikan. Analisis rantai nilai tersebut menunjukkan kekuatan atau kekuatan potensial
serta kemungkinan adanya kesempatan untuk pengembangan keunggulan bersaing.
Bidang-bidang yang merupakan keunggulan bersaing tersebut bersifat khusus atau unik
yang dapat dikembangkan melalui penelitian dan desain produk, sumber daya manusia,
manajemen rantai pasokan, inovasi proses, ataupun manajemen kualitas.
Dalam lingkungan yang bersaing, manajer operasional membutuhkan pemahaman
bahwa perusahaan dapat beroperasi dalam sistem yang dipengaruhi oleh berbagai faktor
eksternal, baik faktor politik, budaya, maupun hukum dan peraturan. Faktor-faktor tersebut
akan berpengaruh dalam mengembangkan dan merumuskan strategi. Secara khusus,
dalam mengembangkan strategi, organisasi memperhatikan kekuatan dan kelemahannya,
termasuk kompetensi dan sumber daya yang dimiliki, serta kesempatan dan ancaman
industri tersebut. Hal ini dipaparkan pada Gambar 1.6.

OPERATION STRATEGIC AND PROCESS


2021
15 MANAGEMENT Biro Bahan Ajar eLearning dan MKCU
[Link]
Niken Sulistyowati, Dr. SE, MM
Setiap strategi organisasi adalah unik sehingga perlu disusun model pemilihan
strategi. Perusahaan juga harus mempertimbangkan persaingan, perbaikan terus-menerus,
serta berkesinambungan dalam produktivitas dan kualitas untuk merumuskan strategi dan
budaya perusahaan atau korporasi. Selanjutnya, penyusunan strategi bukan merupakan
proses yang konstan, melainkan selalu mengalami perubahan. Perubahan strategi secara
signifikan dapat mengikuti siklus hidup produk yang meliputi fase pengenalan, pertumbuhan,
kedewasaan, dan penurunan.
Fase pengenalan merupakan periode terbaik dalam meningkatkan pangsa pasar
sehingga penelitian dan pengembangan perlu dilakukan selama fase tersebut. Pada fase
pengenalan ini, strategi manajemen operasional yang perlu dilaksanakan adalah melakukan
desain dan pengembangan produk serta mengadakan perubahan desain produk dan
proses. Pada fase ini, umumnya biaya produksi cukup tinggi, tetapi perusahaan dituntut
untuk tetap memperhatikan kualitas produk. Selain itu, pada fase pengenalan ini, masih
belum terdapat banyak model atau jenis produk sebagai pesaing.
Fase pertumbuhan ditandai dengan perubahan harga atau kualitas dan pada
umumnya perusahaan memperkuat posisinya. Pada fase pertumbuhan ini, strategi
operasional yang dilaksanakan adalah melakukan peramalan permintaan, meningkatkan
kapasitas, meningkatkan keandalan produk dan proses, meningkatkan distribusi, serta
memperbaiki posisi produk untuk tetap memenangkan persaingan.
Fase kedewasaan pada umumnya merupakan fase yang buruk untuk mengubah
citra, harga, dan kualitas. Pada fase ini, biaya persaingan merupakan hal penting sehingga
perusahaan berusaha mempertahankan posisi pasarnya. Strategi operasional yang tepat
adalah melakukan standardisasi dan melakukan sedikit perubahan. Tidak tepat bagi

OPERATION STRATEGIC AND PROCESS


2021
16 MANAGEMENT Biro Bahan Ajar eLearning dan MKCU
[Link]
Niken Sulistyowati, Dr. SE, MM
perusahaan untuk melakukan peningkatan kapasitas. Perusahaan juga perlu mengadakan
pengurangan biaya produksi.
Fase penurunan merupakan fase pengendalian biaya. Fase ini sebaiknya dihindari dalam
siklus hidup produk sehingga pada saat memasuki fase kedewasaan perusahaan harus
segera mengenalkan produk baru agar pelanggan tetap loyal terhadap merek dan
perusahaan. Strategi manajemen operasional pada fase penurunan ini adalah pengurangan
kapasitas, sedikit mengadakan diferensiasi produk, minimalisasi biaya, dan mulai
mengurangi produk yang tidak dapat memberikan margin yang baik.
Strategi perusahaan dan strategi korporasi merupakan payung bagi keputusan
manajemen operasi kunci. Manajer operasional harus memilih strategi pelayanan atau
pemanufakturan untuk setiap proses dalam rantai nilai. Strategi menentukan bagaimana
proses dalam organisasi diatur untuk menangani jumlah dan jenis produk atau layanan
setiap segmen pasar tertentu. Pilihan awal menyusun serangkaian keputusan yang
mengatur desain proses, sistem, dan prosedur yang mendukung strategi operasi. Keputusan
tersebut tidak bersifat statis, tetapi harus secara konstan dievaluasi kembali melalui
dinamika pasar. Dari pandangan strategis, manajer operasi bertanggung jawab membuat
keputusan yang menjamin perusahaan mempunyai kemampuan menunjukkan prioritas
persaingan segmen pasar yang ada dan baru. Karena adanya perbedaan dalam kompetensi
inti serta segmen pasar yang dilayani, model keputusan bagi satu organisasi berbeda dari
organisasi lain walaupun masih berada dalam industri yang sama. Setiap proses harus
dianalisis dari pandangan pelanggan yang dilayani, baik pelanggan eksternal maupun
internal.
Keputusan manajemen operasional memberikan kontribusi bagi pengembangan
kemampuan perusahaan untuk bersaing di pasar. Sekali manajer menentukan prioritas
persaingan untuk suatu proses, hal ini penting untuk menilai kemampuan bersaing proses.
Berbagai gap antara prioritas persaingan dan kemampuan mencapai prioritas kompetitif
harus ditutup dengan strategi operasi yang efektif. Konsep strategi operasional merupakan
model keputusan dan tindakan yang dikendalikan untuk mendukung sasaran strategis yang
disusun oleh unit-unit bisnis.
Kegiatan operasional harus menyesuaikan persyaratan bisnis dengan
mengupayakan konsistensi antara kemampuan dan kebijakan bisnis serta keunggulan
bersaing bisnis. Perubahan lingkungan membuat fleksibilitas menjadi satu dari berbagai
prioritas persaingan yang ada dalam perusahaan jasa. Konsep fleksibilitas proses
pelayanan berasal dari kekacauan yang sama yang meliputi perusahaan manufaktur dalam
beberapa tahun. Ciri dan sumber daya fleksibilitas manufaktur telah dipelajari secara luas.
Perbandingan antara perusahaan manufaktur dan jasa atau pelayanan merupakan titik awal
dalam mempelajari fleksibilitas layanan. Fleksibilitas biasanya menyangkut kemampuan
OPERATION STRATEGIC AND PROCESS
2021
17 MANAGEMENT Biro Bahan Ajar eLearning dan MKCU
[Link]
Niken Sulistyowati, Dr. SE, MM
menanggapi atau menyesuaikan dengan situasi yang baru. Hubungan antara strategi
operasional dan fleksibilitas operasional dipelajari dalam manajemen operasi. Strategi
operasional digunakan untuk menanggapi perubahan yang memengaruhi persaingan dalam
industri baru dan kecenderungan sosial. Proses strategi operasional menyangkut
bagaimana keputusan strategis dibuat dalam setting organisasi. Istilah strategi selalu terkait
dengan posisi bersaing di pasar melalui pembangunan atau memosisikan sumber daya.
Dalam menyusun strategi, diperlukan analisis internal yang menganalisis kekuatan
dan kelemahan perusahaan, khususnya di bidang operasional dan analisis eksternal yang
menganalisis kesempatan dan ancaman yang berasal dari luar perusahaan. Kesempatan
yang ada tersebut harus digunakan secara optimal dengan meminimalkan ancaman
lingkungan eksternal. Selain itu, perusahaan harus memaksimalkan kekuatan yang dimiliki
organisasi dan meminimalkan kelemahan yang ada. Strategi yang berhasil juga memerlukan
penentuan faktor-faktor kunci dan kompetensi inti yang dimiliki. Faktor kunci merupakan
faktor atau kegiatan yang dapat digunakan untuk mencapai keunggulan bersaing.
Sementara itu, kompetensi inti merupakan seperangkat keahlian, bakat, dan kegiatan ketika
perusahaan dapat berpartisipasi secara optimal. Selanjutnya, strategi operasional juga
memerlukan dimensi internasional. Bisnis internasional merupakan perusahaan yang terikat
dalam perdagangan atau investasi internasional. Kategori ini berlawanan dengan
perusahaan domestik atau perusahaan lokal. Korporasi multinasional (multinational
corporation atau MNC) merupakan perusahaan dengan keterlibatan bisnis internasional
luas. MNC tersebut membeli berbagai sumber daya, menciptakan produk dan jasa, serta
menjual produk dan jasa dalam berbagai jenis bisnis. IBM merupakan salah satu contoh
MNC yang mengimpor berbagai komponen elektronik ke berbagai negara dan mengekspor
produk yang dihasilkannya ke berbagai negara. Manajer operasi menggunakan empat
strategi operasi, yaitu internasional, multidomestik, global, dan transnasional.
Strategi internasional menggunakan cara ekspor atau lisensi untuk memasuki
wilayah global. Strategi internasional merupakan strategi yang paling menguntungkan
dengan tanggapan lokal sedikit dan keunggulan biaya kecil. Tanggapan yang sedikit
tersebut disebabkan perusahaan mengekspor dan memberi lisensi produk dari negara asal.
Keunggulan biaya juga diperoleh karena perusahaan melakukan proses produksi di lokasi
yang dekat dengan pasar. Strategi internasional sering kali mudah, yaitu ekspor
memerlukan sedikit perubahan dalam operasional dan kesepakatan lisensi juga tidak
memberikan risiko bagi pemegang lisensi.
Strategi multidomestik memiliki kewenangan terdesentralisasi dengan otonomi
substansial pada masing-masing bisnis. Secara organisasional, terdapat anak cabang
perusahaan, waralaba, atau usaha patungan dengan kemandirian secara substansial.
Keunggulan strategi ini adalah memaksimalkan tanggapan pesaing terhadap pasar lokal,
OPERATION STRATEGIC AND PROCESS
2021
18 MANAGEMENT Biro Bahan Ajar eLearning dan MKCU
[Link]
Niken Sulistyowati, Dr. SE, MM
tetapi tidak memiliki keunggulan biaya. McDonald merupakan salah satu contoh perusahaan
yang menerapkan strategi multidomestik yang menggunakan tanggapan lokal untuk
memodifikasi daftar makanan berbeda yang ditawarkan di setiap negara. Sementara itu,
strategi global mempunyai tingkat sentralisasi tinggi melalui koordinasi dengan kantor pusat
untuk mendapatkan standardisasi dan pembelajaran di antara berbagai lokasi untuk
meningkatkan skala ekonomi. Strategi ini tepat bagi perusahaan yang menekankan pada
pengurangan biaya, tetapi tanggapan lokalnya tinggi. Strategi global memungkinkan
perusahaan membangun perusahaan secara optimal dengan proses yang sama, kemudian
memaksimumkan pembelajaran dengan komunikasi secara agresif antarperusahaan.
Hasilnya adalah pengurangan biaya yang sangat efektif.
Strategi transnasional mengeksploitasi skala ekonomi dan pembelajaran, seperti
tekanan untuk tanggap dengan mengenal kompetensi inti yang tidak berada di negara asal,
tetapi ada di semua bagian organisasi. Transnasional menjelaskan kondisi ketika bahan,
orang, dan ide-ide yang ada di negara asal dibawa ke berbagai negara. Perusahaan dapat
menggunakan ketiga strategi operasi, yaitu diferensiasi, biaya rendah, dan cepat tanggap.
Perusahaan yang menggunakan strategi transnasional dapat disebut sebagai perusahaan
dunia dengan identitas negara yang tidak terlalu penting dan memiliki jaringan operasi di
seluruh dunia. Nestle merupakan salah satu contoh perusahaan yang menggunakan strategi
transnasional dan telah mampu menguasai dunia.
Kegiatan operasional global menyediakan tantangan dan kesempatan bagi para
manajer operasional. Meskipun tugas manajemen operasional tersebut menantang, manajer
operasi dituntut tetap mampu meningkatkan produktivitasnya. Organisasi dapat
mengidentifikasi kekuatan dan kelemahannya. Manajer operasional perlu menyusun misi
dan strategi yang memasukkan faktor kekuatan dan kelemahan perusahaan dan
dihadapkan pada berbagai kesempatan dan ancaman yang berasal dari lingkungannya.
Organisasi dapat mencapai keunggulan bersaing melalui berbagai kombinasi strategi yang
disusun. Kefektifan penggunaan sumber daya nasional dan internasional merupakan
tanggung jawab manajer profesional.

OPERATION STRATEGIC AND PROCESS


2021
19 MANAGEMENT Biro Bahan Ajar eLearning dan MKCU
[Link]
Niken Sulistyowati, Dr. SE, MM
Daftar Pustaka
Adam Jr, E.E., dan R.J. Ebert. 1996. Production and Operations Management: Concepts,
Models, and Behavior. Edisi kelima. New Jersey: Prentice Hall International, Inc.
Haksever, C.; B. Render; R.S. Russell; dan R.G. Murdick. 2000. Service Management and
Operations. Edisi kedua. New Jersey: Prentice Hal lInternational Inc.
Heizer, J., dan B. Render. 2008. Operations Management. Edisi kesembilan. New Jersey:
Prentice Hall.
Heizer, J., dan B. Render. 2011. Operations Management. Edisi ke-10. New Jersey:
Prentice Hall.
Heizer, J., dan B. Render. 2014. Operations Management: Sustainability and Supply Chain
Management. Edisi ke-11. New York: Pearson.
Krajewski, L.J., dan L.P. Ritzman. 1999. Operations Management: Strategy And Analysis.
Edisi kelima. New York: Addison-Wesley
Rangkuti, Freddy. 2004. Manajemen Persediaan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Russell, R.S., dan B.W. Taylor III. 2011. Operations Management. Edisi ketujuh. New York:
John Wiley & Sons.

OPERATION STRATEGIC AND PROCESS


2021
20 MANAGEMENT Biro Bahan Ajar eLearning dan MKCU
[Link]
Niken Sulistyowati, Dr. SE, MM

Common questions

Didukung oleh AI

Balanced scorecard digunakan dengan menilai kinerja dari empat bidang utama: keuangan, pelanggan, proses, serta pembelajaran dan pertumbuhan. Ini membantu organisasi memahami bagaimana strategi operasional berkontribusi terhadap tujuan keseluruhan dan area mana yang memerlukan perhatian lebih, dengan memperhatikan umpan balik dari seluruh aspek bisnis .

Keuntungan dari strategi aliran menengah adalah fleksibilitas dalam menangani jumlah produk yang banyak sementara tetap dapat menangani beberapa pesanan pelanggan secara bersamaan. Ini adalah kombinasi dari aliran fleksibel dan lini sehingga memungkinkan berbagai produk diproduksi dengan efisiensi dan adaptabilitas, cocok untuk situasi permintaan yang bervariasi .

Penyusunan misi penting karena misi menyediakan batasan dan fokus organisasi serta menjadi dasar bagi pembentukan strategi. Misi menunjukkan kontribusi organisasi kepada masyarakat dan alasan keberadaannya. Dalam strategi operasional, misi masing-masing bidang fungsional, seperti pemasaran atau keuangan, dikembangkan untuk mendukung misi organisasi secara keseluruhan, membantu menetapkan arahan operasional .

Perumusan strategi operasional meliputi penentuan tugas utama perusahaan, menilai kompetensi inti, menetapkan prioritas dan kualifikasi, menentukan posisi perusahaan, dan menyusun strategi yang tepat untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Setiap tahapan dirancang untuk mengeksplorasi keunggulan perusahaan dan menempatkannya secara strategis dalam pasar .

Strategi aliran fleksibel digunakan untuk menghasilkan produk atau jasa dalam jumlah kecil dengan mengelompokkan mesin dan karyawan beragam keahlian untuk memenuhi fungsi tertentu. Produk berpindah dari satu proses ke proses lain. Sebaliknya, aliran lini cocok untuk produksi massal, menggunakan peralatan otomatis dengan proses linier. Kedua strategi bertujuan untuk efisiensi, namun aliran fleksibel lebih berfokus pada variasi dan penyesuaian, sementara aliran lini lebih pada volume dan stabilitas .

Kebijakan berperan sebagai batasan operasional yang membantu dalam pelaksanaan bisnis dan menyelesaikan konflik. Ini mendukung strategi operasional dengan memberikan kerangka kerja dan panduan untuk tindakan yang harus diambil untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, serta sebagai alat untuk memastikan konsistensi dalam eksekusi strategi di berbagai tingkatan organisasi .

Perusahaan dapat menerapkan tiga jenis besar strategi yaitu diferensiasi, kepemimpinan biaya, dan responsif. Strategi diferensiasi menekankan pada keunikan produk atau layanan yang disediakan agar berbeda dari pesaing. Kepemimpinan biaya berfokus pada pengurangan biaya untuk menawarkan harga lebih rendah tanpa mengorbankan kualitas. Responsif berarti perusahaan harus tanggap terhadap permintaan dan kebutuhan konsumen .

Strategi operasional membantu perusahaan memenangkan persaingan melalui penciptaan nilai secara efisien untuk pelanggan. Ini dapat dicapai dengan menyelaraskan kebijakan dan perencanaan sumber daya sehingga mendukung strategi bersaing jangka panjang. Selain itu, strategi operasional juga mencakup keputusan mengenai desain proses dan infrastruktur yang dirancang untuk mendukung keunggulan unik dan menyesuaikan dengan perubahan yang direncanakan .

Diferensiasi penting karena memungkinkan perusahaan menciptakan keunikan dan nilai tambah yang diinginkan oleh pelanggan. Ini bukan hanya tentang fitur fisik, tetapi mencakup semua aspek produk atau jasa, seperti kenyamanan, layanan, dan interaksi pelanggan. Diferensiasi membantu perusahaan membedakan diri dari pesaing, menciptakan loyalitas pelanggan dan justifikasi harga yang lebih tinggi .

Perbedaan utama antara strategi dan taktik terletak pada jangka waktu dan skala tindakan. Strategi adalah rencana jangka panjang untuk mencapai tujuan organisasi, sedangkan taktik merupakan tindakan atau kegiatan jangka pendek yang lebih spesifik, dirancang untuk mendukung strategi dengan fokus pada penyelesaian tugas-tugas tertentu dalam proses untuk mencapai sasaran organisasi .

Anda mungkin juga menyukai