A.
Mengenal Traktor Roda Dua
Traktor roda dua atau traktor roda dua (hand tractor) merupakan sumber penggerak dari
implemen (peralatan) pertanian. Dinamakan Traktor roda dua (hand tractor), karena pada
awalnya traktor ini hanya dioperasikan dengan tangan, tanpa menggunakan kaki (tidak
dilengkapi pedal).
Biasanya traktor roda dua digunakan untuk mengolah tanah. Namun sebenarnya traktor roda
dua ini merupakan mesin yang serba guna, karena dapat digunakan untuk tenaga penggerak
implemen yang lain, seperti: pompa air, alat prosesing, trailer, dan lain-lain.
Berdasarkan jenis bahan bakar yang digunakan, traktor roda dua dapat dibagi menjadi tiga
jenis, yaitu :
a. Traktor roda dua berbahan bakar Solar
b. Traktor roda dua berbahan bakar bensin
c. Traktor roda dua berbahan bakar minyak tanah (kerosin)
Traktor dengan bahan bakar bensin dan minyak tanah biasanya berukuran kurang dari 7 Hp.
Jenis motor yang paling banyak digunakan traktor roda dua di Indonesia adalah motor
berbahan bakar solar.
Bagian-bagian dari traktor roda dua dapat dilihat pada gambar di bawah ini.
Gambar 1.12. Sisi kanan dan kiri traktor roda dua (hand tractor)
Keterangan:
1. As (poros) roda 9. Kemudi pembantu
2. Mesin rotary 10. Tuas persneleng utama
3. Tutup samping Mesin rotary 11. Tuas kopling utama
4. Pengunci batang penggulud 12. Tuas persneleng cepat lambat
5. Pengunci batang roda rotary 13. Dashboard/ papan instrumen
1
6. Tuas kopling kemudi belok kanan 14. Gantungan mesin rotary
7. Stang kemudi/ karet pegangan 15. Rantai mesin rotary
8. Tuas pengatur gas 16. Kerangka
Keterangan:
17. Pulley penegang 27. Tombol lampu dan bel
18. Gear box (rumah persneleng) 28. Tuas kopling kemudi belok kiri
19. Penyangga depan 29. Tuas pengatur kedalaman olah
20. Pemberat depan 30. Tutup belakang mesin rotary
21. Pulley mesin 31. Poros pisau rotary
22. V-belt 32. Pisau rotary
23. Pulley utama 33. Roda ban
24. Penutup V-belt 34.
25. 35.
26. Tutup kotak peralatan 36.
Bagian-bagian utama traktor roda dua dapat dikelompokkan menjadi 3 kelompok, yaitu:
a. Tenaga penggerak (motor)
Jenis tenaga penggerak yang sering dipakai adalah motor diesel, tetapi ada juga yang
menggunakan motor bensin atau minyak tanah (kerosin). Daya yang dihasilkan kurang dari
12 Hp, dengan menggunakan satu silinder.
Motor penggerak dipasang pada kerangka dengan empat buah baut dan mur. Lubang baut
pada kerangka dibuat memanjang agar posisi motor dapat digerakkan maju mundur.
Tujuannya untuk memperoleh keseimbangan traktor dan untuk tegangan v-belt yang
digunakan.
Sebagian besar traktor menggunakan motor diesel. Penggunaan motor diesel umumnya
lebih murah baik pada saat pengoperasiannya maupun perawatannya.
2
Gambar 1.13. Motor diesel
b. Kerangka dan transmisi (penerus tenaga)
Kerangka berfungsi sebagai tempat kedudukan motor penggerak, transmisi, dan bagian
traktor lainnya. Bagian traktor dikaitkan pada kerangka dengan menggunakan beberapa
buah baut dan mur.
Gambar 1.14. Kerangka
Transmisi berfungsi memindahkan tenaga/putaran dari motor penggerak ke alat lain yang
bergerak. Jenis transmisi yang digunakan ada beberapa macam, seperti: pulley, belt,
kopling, gigi persneleng, rantai, dan sebagainya.
Tenaga dari motor berupa putaran poros disalurkan melalui pulley dan v-belt ke kopling
utama. Kopling utama meneruskan tenaga tersebut ke gigi persneleng untuk menggerakkan
poros roda dan poros PTO. Dari PTO tenaga dasalurkan lewat gigi dan rantai ke mesin
rotary.
Gambar 1.15. Bagan transmisi pada traktor roda dua
c. Tuas kendali/kontrol
Tuas kendali adalah tuas-tuas yang digunakan untuk mengendalikan jalannya traktor. Untuk
mempermudah jalannya operasional, traktor roda dua dilengkapi banyak tuas kendali.
3
Tuas kendali yang sering ada pada traktor roda dua adalah sebagai berikut:
1) Tuas persneleng utama
Tuas persneleng utama berfungsi untuk memindah susunan gigi pada persneleng,
sehingga perbandingan kecepatan putar poros motor penggerak dan poros roda dapat
diatur. Traktor roda dua yang lengkap biasanya mempunyai 6 kecepatan maju dan 2
kecepatan mundur. Kecepatan ini dapat dipilih sesuai dengan jenis pekerjaan yang
sedang dilaksanakan.
2) Tuas persneleng cepat lambat
Tuas ini tidak selalu ada. Apabila tuas persneleng utama hanya terdiri dari 3 kecepatan
maju dan 1 kecepatan mundur, biasanya traktor roda dua dilengkapi dengan tuas
persneleng cepat lambat. Fungsi persneleng ini untuk memisahkan antara pekerjaan
mengolah tanah dengan pekerjaan transportasi (berjalan dan menarik trailer/gerobak).
Dengan adanya tuas cepat lambat, kemungkinan salah dalam memilih posisi persneleng
bisa dikurangi.
Gambar 1.16. Tuas Persneleng Utama
3) Tuas kopling utama
Tuas kopling utama berfungsi untuk mengoperasikan kopling utama.
Bila tuas dilepas pada posisi pasang/ON, maka tenaga
motor akan tersambung ke gigi persneleng. Sebaliknya
apabila ditarik ke posisi netral/bebas/OFF, maka tenaga
motor tidak disalurkan ke gigi persneleng.
4) Tuas persneleng mesin rotary
Tuas persneleng mesin rotary berfungsi sebagai pengatur kecepatan putar poros PTO.
Biasanya ada dua macam kecepatan dan satu netral.
5) Tuas kopling kemudi
4
Ada dua buah tuas kopling kemudi pada setiap traktor roda dua. Masingmasing ada di
sebelah kanan dan kiri. Tuas ini digunakan untuk mengoperasikan kopling kemudi (kanan
dan kiri).
Apabila tuas kopling kemudi kanan ditekan, maka putaran
gigi persneleng tidak tersambung dengan poros roda
kanan. Sehingga roda kanan akan berhenti, dan traktor
akan berbelok ke kanan. Begitu juga sebaliknya apabila
kopling kiri ditekan.
6) Stang kemudi dan kemudi pembantu
Stang kemudi merupakan bagian traktor yang digunakan untuk berpegangnya operator.
Stang kemudi digunakan untuk membantu membelokan traktor. Stang kemudi
juga digunakan untuk mengangkat
implemen pada saat pengoperasian.
Kemudi pembantu digunakan untuk tempat bertumpu
bahu operator.
7) Tuas gas
Tuas gas traktor dihubungkan dengan tuas gas pada motor penggerak.
Tuas ini digunakan untuk mengubah kecepatan putaran poros
motor penggerak yang sesuai dengan tenaga yang
dibutuhkan. Tuas ini juga berfungsi untuk mematikan motor
traktor, apabila posisinya ditempatkan pada posisi
“STOP”.
8) Tuas penyangga depan (standar)
Tuas ini dihubungkan dengan penyangga depan. Tuas ini akan menggerakkan
penyangga depan.
Traktor roda dua hanya mempunyai dua roda. Apabila
traktor dalam keadaan berhenti (ditinggal operator),
maka untuk menegakkan traktor diperlukan penyangga.
d. Unit equipment atau Implemen
5
Bajak singkal (untuk membajak) Bajak piringan/ parabola (untuk
membajak)
Bajak rotary (untuk membajak) Gelebeg (untuk menggaru tanah
sawah)
Garu sisir (untuk menggaru dan Ridger (untuk membuat alur atau
meratakan tanah sawah) bedengan)
Trailer (untuk mengangkut) Tail Skid atau tangkai peluncur
(menyangga bajak rotary pada saat
mengolah di sawah)
6
1. Langkah Kerja
a. Amati jenis traktor roda dua tersebut, baik pada tenaga penggerak motor, kerangka dan
transmisi (penerus tenaga), maupun tuas kendali
b. Catat nama dan fungsi dari bagian-bagian traktor tersebut
c. Gerakkan semua tuas dengan tangan (baik yang di kiri maupun yang kanan)
d. Kenali traktor roda empat dan bagian-bagiannya
e. Catat nama dan fungsi dari bagian-bagian traktor tersebut
f. Naik ke traktor, arahnya maju, dan duduk di tempat duduk
g. Raih semua pengendali
h. Atur posisi tempat duduk
i. Kenali semua indikator dan saklar yang ada pada dashboard
j. Raih saklar yang ada, putar saklar sesuai aturannya
k. Kenali semua tuas dan pedal yang ada
l. Gerakkan semua tuas dengan tangan (baik yang di kiri maupun yang kanan)
m. Gerakkan semua pedal dengan kaki (baik yang di kiri maupun yang kanan)
n. Turun dari traktor dengan posisi mundur
E. Latihan soal
1. Gambar traktor disamping,
termasuk jenis traktor ...
a Traktor dengan roda dua; Traktor Diesel
b Traktor dengan roda tiga; Traktor Bensin
c Traktor dengan roda dua; Traktor Bensin
d Traktor dengan roda tiga; Traktor Diesel
7
2. Bila tuas kopling utama pada traktor roda
dua, dilepas pada posisi
pasang/ON, maka tenaga
motor ...
a Tersambung ke roda penggerak.
b Tersambung ke gigi persneleng.
c Tidak tersambung ke roda penggerak.
d Tidak tersambung ke gigi persneleng.
3. Yang bukan merupakan
fungsi dari stang kemudi traktor
roda dua adalah ...
a Tempat berpegangnya tangan operator
b Membantu membelokan traktor
c Mengatur kecepatan jalan traktor
d Mengangkat implemen pada saat pengoperasian
4. Fungsi tuas gas digunakan untuk ...
a Mengubah kecepatan putaran
poros motor penggerak dan menghidupkan trakktor
b Menghidupkan trakktor dan mematikan traktor
c Menghidupkan trakktor dan memundurkan traktor
d Mengubah kecepatan putaran poros motor penggerak dan mematikan traktor
8
5. Gambar equipment atau
Implemen traktor roda dua
disamping adalah ...
a Gelebeg
b Bajak piringan
c Bajak singkal
d Garu sisir
6. Gambar equipment atau implemen traktor di
samping namanya ...
a Pemecah lapisan dalam (Sub soiler)
b Bajak Singkal / Mould Board Plough
c Bajak Piringan / Disc Plough
d Garu Piringan / Disc Harrow