Annisa Khairani
X IPS 4
PETA
Peta adalah gambaran konvensional dari permukaan bumi yang diperkecil sesuai
kenampakannya dari atas.
Jenis-jenis peta
1. Peta kadaster
Peta yang mempunyai skala antara 1:100 hingga 1:5.000.
Peta ini dipakai untuk membuat peta dalam sertifikat kepemilikan tanah
2. Peta skala besar
Peta yang mempunyai skala antara 1:5.001 hingga 1:250.000.
Peta ini digunakan untuk menggambarkan wilayah-wilayah yang relatif sempit,
misalnya Peta Kabupaten/ Kota
3. Peta skala sedang
Peta yang mempunyai skala antara 1:250.001 hingga 1:500.000.
Peta jenis ini digunakan untuk menggambarkan wilayah yang agak luas, misalnya
peta Provinsi. Contoh Peta Jawa Barat maupun Peta Kepulauan Contoh :
Jawa,Sumatra
4. Peta skala kecil
Peta yang mempunyai skala antara 1:500.001 hingga 1:1.000.000. Peta jenis ini
digunakan untuk menggambarkan daerah-daerah yang cukup luas, biasanya berupa
negara. Misalnya peta wilayah Republik indonesia.
Berdasarkan isi, peta terbagi menjadi dua :
1. Peta umum
Peta yang menggambarkan keadaan permukaan bumi secara umum.
Ditampilkan seluruh kenampakan yang ada di permukaan bumi, baik bersifat alamiah
(misalnya sungai, danau, gunung, lautan, hutan, dan lain-lain) maupun buatan
manusia (misalnya jalan raya, kota, pelabuhan, perkebunan, dan lain-lain).
Contoh peta umum, antara lain: peta dunia, peta rupa bumi, dan peta topografi.
2. Peta khusus / Peta tematik
Peta yang menggambarkan kenampakan tertentu (khusus) yang ada di permukaan
bumi.
Pada peta ini penggunaan simbol merupakan ciri yang ditonjolkan sesuai tema yang
dinyatakan pada judul peta.
Beberapa contoh peta tematik, antara lain: peta iklim, peta jenis tanah, peta geologi,
peta
penggunaan lahan, peta persebaran penduduk, dan lain-lain.
(peta iklim)
(Peta Jenis tanah)