PEMBERSIHAN
RSUD RUPIT ( DEKONTAMINASI DAN PENCUCIAN )
KABUPATEN
BARANG KOTOR
MUSI RAWAS
UTARA
No. Dokumen No. Revisi Halaman 1 dari 2
Tanggal Terbit : Ditetapkan Oleh
STANDAR Direktur RSUD RUPIT
PROSEDUR
OPERASIONAL
dr. Jeri Afrimando
NIP. 19840430 201101 1 008
Pengertian : Kegiatan dekontaminasi dan pencucian barang kotor sehingga aman untuk
barang selanjutnya
1. Barang kotor:
Adalah semua peralatan dasar bedah / instrumen maupun peralatan
peninjang untuk tindakan pembedahan yang sudah terkontaminasi
2. Pembersihan:
Adalah proses menghilangkan kotorsn dengan cara:
- Dekontaminasi: proses untuk mmenghilangkan atau mengurangi
jumlah mikroorganisme yang berbahaya, sehingga aman bagi
ppetugas dalam penanganan lebih lanjut.
- Pencucian : proses menghilangkan sisa dekontaminasi.
3. ADP/APP
Adalah alat pelindung diri/ alat pelindung perorangan yang terdiri
dari topi, pelindung wajah/mata (goggle), masker, sarung tangan
tebal dan panjang, apron/ skort plastik, sepatu boot.
4. Larutan
Adalah cairan yang terdiri dari dua atau llebih bahan dasar dan
komposisi tertentu.
Tujuan : Sebagai acuan penerapan langkah – langkah untuk melakukan
dekontaminasi dan pencucian barang kotor.
Kebijakan : Keputusan direktur RSUD Rupit NO /KPTS/[Link]/1/2017
Prosedur 1. Cuci tangan aseptik sebelum melakukan pekerjaan
2. Gunakan seragam alat pelindung diri (APP/APD)
3. Buka masing – masing instrumen yang akan didekontaminasi
4. Pindahkan ke dalam tray pencucian
5. Rendam instrumen dalam box plastik berisi larutan klorin 0,5%
selama 10 menit
6. Angkat dan rendam kembali kedalam larutan enzymatik selama
minimal 1 menit
7. Cuci dan sikat halus didalam rendaman air
8. Pastikan instrumen sudah bersih
9. Bilas dengan air bersih dan bilasan terkahir mmenggunakan bilasan
air RO (deionisasi )
10. Tiris dan keringkan dengan lap pengering hingga kering
11. Pastikan instrumen sudah kering
12. Masukkan kedalam pass box / loket serah terima dengan petugas
inspeksi setting packing beserta formulir permintaan sterilisasi
13. Lepaskan APD
14. Cuci tangan sesuai prosedur
UNIT TERKAIT Instalasi CSSD
Instalasi bedah sentral (kamar Operasi)
Instalasi atau unit lainnya yang melakukan proses dekontaminasi dan
pencucian instrumen.
SERAH TERIMA BARANG KOTOR DARI
RSUD RUPIT RUANGAN
KABUPATEN
MUSI RAWAS No. Dokumen No. Revisi Halaman
UTARA
08/12/RJ/27/1/2017 1/1
Tanggal Terbit : Ditetapkan Oleh
STANDAR Direktur RSUD RUPIT
PROSEDUR
OPERASIONAL
dr. Jeri Afrimando
NIP. 19840430 201101 1 008
Kegiatan serah terima instrumen / ALKES kotor dari ruangan perawatan.
Pengertian : Barang kotor adalah: semua peralatan dasr bedah /instrumen maupun peralatan
penunjang untuk tindakan pembedahan dan tindakan keperawatan yang sudah
terkontaminasi.
Tujuan : Sebagai acuan penetapan langkah-langkah untuk melakukan serah terima
barang kotor
Kebijakan : Surat Keputusan Direktur RSUD rupit NO:/KPTS/[Link]/1/2017
PROSEDUR 1. SPOCuci tangan sesuai prosedur
2. Gunakan alat pelindung diri APD darung tangan dan masker
3. Lakukan serah terima barang kotor yang dikirim
4. Hitung instrumen kotor yang dikirim
5. Tulis di formulir permintaan ssterilisasi alkes rangkap 3 (tiga) petugas
yang menulis yang tidak menggunakan sarung tangan
6. Lepaskan APD dan cuci tangan sesuai prosedur
7. Tanda tangan serah terima petugas ruangan dan petugas cssd
8. Serahkan formulir warna kuning ke petugas ruangan untuk mengambil
barang steril
9. Bawa container barang kotor ke pencucian container
UNIT TERKAIT INSTALASI CSSD
Seluruh unit pelayanan
PENGEMASAN LINEN UNTUK KAMAR
RSUD RUPIT OPERASI
KABUPATEN
MUSI RAWAS No. Dokumen No. Revisi Halaman
UTARA
1/1
Tanggal Terbit : Ditetapkan Oleh
STANDAR Direktur RSUD RUPIT
PROSEDUR
OPERASIONAL
dr. Jeri Afrimando
NIP. 19840430 201101 1 008
Pengertian : Merupakan kegiatan pengemasan linen untuk kebutuhan pelayanan kamar
operaasi.
Tujuan : Untuk menjamin sterilitas linen kamar operasi
Kebijakan : Surat Keputusan Direktur RSUD rupit NO:/KPTS/[Link]/1/2017
PROSEDUR 1. Cuci tangan sesuai prosedur
2. Petugas CSSD menerima linen operasi bersih dari unit laundry
3. Lakukan serah terima linen bersih dengan petugas unit laundry
4. Sortir linen – linen operasi
5. Lipat linen operasi sesuai dengan jenis dan lipatan masing – masing
linen(duk II, duk III, jas operasi dan handuk)
6. Setting /tata linen operasi
7. Letakkan indikator internal di tengah-tengah susunan linen operasi
8. Lakukan pengemasan (packing) linen bersih untuk satu kali tindakan
operasi dengan duk III (linen) dan wrapping paper rangkap dua
9. Tempelkan autoclave tape (indikator kimia eksternal diluar kemasan)
10. Tempelkan ceklis jumlah dan jenis isi kemasan
11. Beri tanggal, tanda tangan dan nama terang petuggas pengemas
12. Berikan label pada bagian luar packing yang berisi : tanggal steril dan
tanggal kadarluarsa
13. Dokumentasikan kegiatan packing linen dalam buku kegiatan packing
linen harian
14. Bersihkan dan rapikan alat-alat yang dipergunakan
15. Cuci tangan sesuai SPO
UNIT TERKAIT INSTALASIlaundry & CSSD
IBS
STERILISASI DENGAN AUTOCLAVE
RSUD RUPIT STEAM
KABUPATEN
MUSI RAWAS
UTARA No. Dokumen No. Revisi Halaman
1/2
Tanggal Terbit : Ditetapkan Oleh
STANDAR Direktur RSUD RUPIT
PROSEDUR
OPERASIONAL
dr. Jeri Afrimando
NIP. 19840430 201101 1 008
Pengertian : Usaha untuk membuat barang menjadi steril dengan menggunakan autoclave
steam
Tujuan : Untuk mematikan mikroba termasuk endospora melalui sterilisasi dengan
menggunakan autoclave
Kebijakan : Surat Keputusan Direktur RSUD rupit NO:/KPTS/[Link]/1/2017
PROSEDUR 1. Cuci tangan sesuai SPO
2. Buka kran air,kran steam, kran kompresordan naikkan handle mesin
3. Tekan tombol ON untuk menghidupkan mesin
4. Cuci tangan sesuai SPO
5. Cek kelayakan packing
6. Tempel indikator eksternal dan label kadarluarsa (tanggal steril & tanggal
kadarluarsa )
7. Susun barang dalam kontainer keatas troli mesin
8. Masukkan kedalam keranjang (basket) untuk barang-barang yang tidak
dalam kontainer
9. Tulis jumlah dan jenis alat dalam ceklisoperasional mesin autoclave
(tanda tangan&nama terang)
10. Masukkan troli mesin ke dalam chamber mmesin
11. Tutup pintu autoclave dengan menekan tombol door/close door
12. Tekan tombol start dan pilih program P1,P2,P3, sesuai dengan jenis
barang / alat yang disterilkan
13. Setelah selesai diamkan 10-15 menit untuk menghindari terjadinya
kondensasi
14. Keluarkan barang-barang dengan troli dorong menggunakan sarung
tangan kulit
15. Cek kebersihan proses sterilisasi melalui indikator eksternal (warna hitam
merata )
16. Dokumentasikan hasil tes indikator eksternal
17. Simpan barang/alat steril diruang penyimpanan barang steril
18. Letakkan barang/alat yang steril pada rak yang telah ditentukan sesuai
ruangan yang ada diruang penyimpanan barang steril
19. Bersihkan dan rapikan alat yang digunakan
20. Cuci tangan sesuai SPO
UNIT TERKAIT Seluuruh Unit Pelayanan Ruamah Sakit
Tim PPI