0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
79 tayangan3 halaman

Analisis Keselamatan Kerja Tapping

Dokumen tersebut memberikan daftar pekerjaan dengan risiko tertentu beserta pengendaliannya, di antaranya pekerjaan skimming, dengan tabung bertekanan, menggunakan crane, di area molding, conveyor, mengoperasikan alat berat, dan di ketinggian. Risiko utamanya adalah luka bakar, terpapar debu atau gas berbahaya, tertabrak mesin, dan jatuh dari ketinggian. Penegendaliannya meliputi penggunaan APD lengkap dan

Diunggah oleh

Sitti Fatimah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
79 tayangan3 halaman

Analisis Keselamatan Kerja Tapping

Dokumen tersebut memberikan daftar pekerjaan dengan risiko tertentu beserta pengendaliannya, di antaranya pekerjaan skimming, dengan tabung bertekanan, menggunakan crane, di area molding, conveyor, mengoperasikan alat berat, dan di ketinggian. Risiko utamanya adalah luka bakar, terpapar debu atau gas berbahaya, tertabrak mesin, dan jatuh dari ketinggian. Penegendaliannya meliputi penggunaan APD lengkap dan

Diunggah oleh

Sitti Fatimah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

JAWABAN SOAL NOMOR 1 SAMPAI 14

No PEKERJAAN RISIKO PENGENDALIAN


 Luka bakar pada bagian pwajah  Gunakan Face Shield pada
saat pekerjaaan skimming
 Luka bakar pada bagian kaki  Mengeluarkan kaki celana
 Luka bakar pada sekujur tubuh menutupi sepatu
 Menggunakan APD secara
lengkap (apron shirt)
 Kebutaan pada mata karena terkena percikan  Menggunakan Face Shield
api di area skimming pada saat pekerjaaan
skimming
1.) Pekerjaan di  Luka bakar di bagian tangan  Gunakan sarumg tangan anti
Skimming Area panas pada saat pekerjaaan
skimming
 Lengan baju harus dalam
kondisi menutupi bagian
tangan

 Terpapar debu/asap/gas berbahaya  Wajib menggunakan masker


standart KN 95 atau masker
respirator

 Tertabrak/terhimpit/terjepit mesin drill and  Menjaga jarak aman dan


mudgun memastikan tuas mesin dalam
kondisi netral
 Pastikan regulator tertutup
rapat, bersih dan tidak retak
2.) Pekerjaan dengan  Tabung meledak  Jangan menempatkan tabung
tabung bertekanan pada kondisi udara yang panas
yang dapat meningkatkan
tekanan tabung
 Mobile crane terbalik  Pastikan area pengangkatan
tidak miring

 Boom (lengan angkat patah/bengkok  Pastikan beban yang di angkat


tidak melebihi Base Section
3.) Pekerjaan dengan  Pastikan Hook latch, webbing
mobile crane sling, chain sling, wire rope
 Tali bantu angkat putus/material terlepas dan
menimpa pekerja yang berakibat LTI dan sling dalam kondisi baik
Fatality  Material terpasang pengaman
yang erat
 Baricade area sekitar untuk
mencegah pekerja berlalu-
lalang di area pengangkatan
 Luka bakar pada wajah  Gunakan Face Shield pada
saat bekerja
 Luka bakar pada kaki  Mengeluarkan kaki celana
 Kebutaan pada mata karena terkena percikan  Gunakan Face Shield pada
bunga api saat bekerja

 Luka bakar di bagian tangan  Gunakan sarung tangan anti


4.) Pekerjaan di area panas (safety gloves) pada saat
molding bekerja
 Terpapar debu/asap/gas berbahaya  Wajib menggunakan masker
standart KN 95 atau masker
respirator
 Terciprat percikan air kapur pada organ vital  Gunakan Face Shield pada
wajah saat bekerja
 Terpapar panas percikan api serta cairan meet  Menggunakan APD secara
tumpahan leadle lengkap (apron shirt)
 Tertimpa bongkahan nikel yang mengeras  Menjaga jarak aman dan tetap
pada casting molding fokus
 Terjepit roller conveyor  Pastikan lengan baju di
 Terlilit conveyor kancing agar tidak terlilit
roller conveyor
 Pastikan conveyor memiliki
safety guard
5.) Pekerjaan di area  Menjaga jarak aman serta
conveyor tetap fokus saat melakukan
pembersihan dan
pengecekan/control area
 Terpapar debu ore  Wajib menggunakan masker
standart KN 95 atau masker
respirator

 Menabrak pekerja yang lain/ tabrakan sesama  Selalu perhatikan tiitk blind
unit spot
 Kerusakan pada unit (kebakaran, korsleting  Wajib melakukan P2H pada
6.) Pekerjaan alat berat listrik, kebocoran tangki minyak/oli unit sebelum mengoperasikan
unit
 Terkontak bucket dari excavator/loader saat  Wajib menjaga jarak aman
beroperasi  Tetap fokus saat bekerja

 Terjatuh/terpeleset dari ketinggian  Gunakan selalu full body


harness dengan posisi cantolan
terkait
 Pastikan ancor point kokoh
 Memperhatikan kondisi cuaca
apakah memungkinkan dapat
bekerja dengan aman. cuaca
7.) Pekerjaan di yang kurang bersahabat
ketinggian misalnya hujan dan angin
kencang sebaiknya dihindari
untuk bekerja di tempat yang
tinggi

 Kejatuhan benda dari ketinggian  Memasang barikade/safety


line di area bagian bawah
pekerjaan

 Luka bakar terkena percikan api las  Gunakan APD sesuai SOP
dengan baik dan benar
 Kerusakan mata akibat radiasi cahaya  Gunakan kaca mata pelindung
8.) Pekerjaan pengelasan pengelasan (safety glasses, welding
helmet)
 Luka bakar akibat tersengat listrik  Selalu periksa peralatan las
dan penahan elektroda
sebelum bekerja
 Terpapar asap/gas saat pengelasan  Wajib menggunakan masker
standart KN 95 atau masker
respirator

 Tabung meledak  Pastikan regulator tertutup


 Tabung bocor rapat, bersih dan tidak retak
 Selang gas terkelupas/bocor  Jangan menempatkan tabung
9.) Pekerjaan dengan pada kondisi udara yang panas
tabung bertekanan yang dapat meningkatkan
tekanan tabung
 Jangan menempatkan tabung
pada area rawan jatuh
 Memperhatikan selang agar
tidak terlilit atau terkontak
dengan benda tajam
 Luka bakar pada bagian wajah  Gunakan Face Shield pada
saat bekerja
 Luka bakar pada bagian kaki  Mengeluarkan kaki celana
10. Pekerjaan di Tapping  Kebutaan pada mata karena terkena percikan  Gunakan Face Shield pada
) area api saat bekerja
 Luka bakar di bagian tangan  Gunakan sarung tangan anti
panas pada saat bekerja

 Tertabrak/terhimpit/terjepit mesin drill and  Menjaga jarak aman dan


mudgun memastikan tuas mesin dalam
kondisi netral
 Wire rope sling putus dan beban yang di  Melakukan pengecekan secara
angkat terjatuh teratur P2H
11. Pekerjaan dengan  Tertimpah benda/material  Selama pengangkatan pastikan
) Hoits Crane tidak ada pekerja lain yang
berada di bawah beban yang
diangkat
 Forklift Terbalik  Pastikan beban yang di angkat
12. Pekerjaaan dengan  Material yang di angkut jatuh tidak melebihi berat forklift
) forklift  Metode pengangkutan harus
benar
 Pastikan area pengangkatan
tidak miring
 Mobile crane terbalik  Pastikan beban yang di angkat
tidak melebihi

13. pekerjaan dengan  Boom (lengan angkat patah/bengkok)  Pastikan beban yang di angkat
) mobile crane tidak melebihi
 Pastikan Hook latch, webbing
 Tali bantu angkat putus/material terlepas dan sling, chain sling, wire rope
menimpa pekerja yang berakibat LTI dan sling dalam kondisi baik
Fatality  Material terpasang pengaman
yang erat
 Baricade area sekitar untuk
mencegah pekerja berlalu-
lalang di area pengangkatan
 Tertimpa beban yang di angkat  Pastikan beban yang diangkat
tidak terlalu berat atau
 Terjepit beban yang di angkat kemampuan 20 KG
14. Pengangkatan  Cara pengangkatan harus
) manual benar
 Pastikan perlatan penunjang
dalam kondisi baik dan aman
Jawaban : Job Safety Analisis
Nama : Fernando Septian Maatoke
ID : 8220408013

Anda mungkin juga menyukai