Standar Pelayanan Minimal Tefa SMK 2 Boyolali
Standar Pelayanan Minimal Tefa SMK 2 Boyolali
Indikator : 1.1.1 Tefa melakukan administrasi keuangan sesuai prosedur akuntansi yang standar
Tujuan : Pencatatan transaksi dalam pengelolaan teaching factory menggunakan prosedur akuntansi standar
Tefa melakukan administrasi keuangan sesuai prosedur akuntansi yang standar sebagai berikut:
Definisi Operasional :
1. Melakukan pencatatan penerimaan dan pengeluaran keuangan pada kegiatan pembelajaran teaching factory sekolah
2. Menyusun laporan keuangan sesuai standar akuntansi pemerintahan
Frekuensi
: setiap bulan (laporan penerimaan dan pengeluaran) setiap persemester (laporan keuangan)
Pengumpulan Data
Numerator : Jumlah kriteria standar administrasi keuangan yang dipenuhi oleh sekolah menengah kejuruan
Denominator : Jumlah kriteria standar administrasi keuangan sesuai standar prosedur akuntansi
Standar : 1
Indikator : 1.1.2 Tefa memiliki struktur organisasi dan jobdesk dalam bentuk formal
Tujuan : Struktur organisasi Tefa telah formal disertai dengan job decription
Standar struktur organisasi dan jobdesk di Tefa pada SMK Ma’arif NU 2 Boyolali :
Definisi Operasional : 1. Struktur organisasi dalam bentuk formal melalui SK Kepala Sekolah
2. Struktur organisasi disertai dengan jobdesk
3. Struktur organisasi Tefa terintegrasi ke dalam struktur sekolah
Frekuensi
: 1 tahun
Pengumpulan Data
Numerator : Jumlah kriteria struktur organisasi dan jobdesk yang dipenuhi oleh SMK Ma’arif NU 2 Boyolali
Denominator : Jumlah kriteria struktur organisasi dan jobdesk SMK Ma’arif NU 2 Boyolali
Standar : 1
Indikator : 1.1.3 Tefa memiliki SOP dan alur kinerja yang tersusun dan dilaksanakan secara konsisten
Tujuan : Kegiatan Tefa sesuai dengan SOP yang telah disahkan dan dilaksanakan secara konsisten
Tefa memiliki SOP dan alur kinerja yang tersusun dan dilaksanakan secara konsisten dengan karakteristik sebagai berikut:
1. SOP dan alur kinerja setiap unit/sub unit sudah tersusun dan ditandatangi oleh Kepala Sekolah
Definisi Operasional :
2. SOP dan alur kinerja menunjukkan dengan jelas siapa yang menangani dan bertanggungjawab
3. SOP disosialisasikan dan ditempelkan pada tempat yang strategis
4. SOP diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan
Frekuensi
: 1 semester
Pengumpulan Data
Numerator : Jumlah kriteria standar struktur organisasi dan jobdesk yang dipenuhi oleh SMK Ma’arif NU 2 Boyolali
Denominator : Jumlah kriteria standar struktur organisasi dan jobdesk SMK Ma’arif NU 2 Boyolali
Standar : 1
2. Tempat Praktik Tefa
Tujuan : Peralatan Tefa memadai sehingga siswa memiliki kesempatan yang cukup untuk mencapai kompetensi yag dipersyaratkan
Definisi Operasional : 1. Peralatan sesuai dengan standar ruang praktik keahlian Permendikbud 34 Tahun 2018 Lampiran VI
2. Rasio alat praktek dan siswa adalah 1:1
3. Peralatan selalu dalam kondisi siap pakai (terdapat Maintenance and Repair yang baik)
Frekuensi
: 1 semester
Pengumpulan Data
Numerator : Jumlah kriteria standar struktur organisasi dan jobdesk yang dipenuhi oleh SMKN 1 Sambilegi
Denominator : Jumlah kriteria standar struktur organisasi dan jobdesk SMKN 1 Sambilegi
Standar : 1
Frekuensi
: 1 semester
Pengumpulan Data
Numerator : Jumlah kriteria standar tata kelola penggunaan alat yang dipenuhi oleh SMKN 1 Sambilegi
Denominator : Jumlah kriteria standar tata kelola penggunaan alat SMKN 1 Sambilegi
Standar : 1
Indikator : 1.2.3 Ruang praktik Tefa memenuhi standar sarana dan prasarana
Frekuensi
: 1 semester
Pengumpulan Data
Numerator : Jumlah kriteria standar sarana dan prasarana Tefa yang dipenuhi oleh SMK Ma’arif NU 2 Boyolali
Denominator : Jumlah kriteria standar sarana dan prasarana Tefa SMK Ma’arif NU 2 Boyolali
Standar : 1
Indikator : 1.2.4 Tefa memiliki Manajemen Maintenance, Repair & Calibrasion (MRC)
Tujuan : MRC dilaksanakan dengan baik sehingga fasilitas selalu siap pakai
Definisi Operasional : Manajemen maintenance, repair, & calibrasion (MRC) yang dimiliki oleh Tefa memiliki standar:
1. Manajemen MRC tersusun dengan baik dengan penanggung jawab yang jelas
2. Fasilitas Tefa selalu dalam keadaan bersih, standar, dan siap pakai
3. Terdapat kartu maintanance di mesin/alat Tefa
4. Ada data histori MRC
Frekuensi
: 1 semester
Pengumpulan Data
Numerator : Jumlah kriteria standar manajemen MRC yang dipenuhi oleh SMK Ma’arif NU 2 Boyolali
Standar : 1
Frekuensi
: 1 semester
Pengumpulan Data
Numerator : Jumlah kriteria standar penataan (layout) tempat praktik yang dipenuhi oleh SMKN 1 Sambilegi
Denominator : Jumlah kriteria standar penataan (layout) tempat praktik SMKN 1 Sambilegi
Standar : 1
Indikator : 1.3.1 Tefa memiliki Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Lembar Kerja Siswa/Jobsheet (LKS)
Tujuan : Materi praktik dirancang berdasarkan produk/jasa dan dirinci kedalam SK/KD
Tefa memiliki Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan LKS (Jobsheet) yang meliputi:
Definisi Operasional :
1. Materi praktik diambil dari produk atau bagian produk dan untuk tujuan pencapaian SK/KD tuntutan kurikulum (melalui sinkronisasi kurikulum)
2. Hasil praktik merupakan produk yang layak jual/sesuai tuntutan pelanggan
Frekuensi
: 1 semester
Pengumpulan Data
Numerator : Jumlah kriteria standar penataan (layout) tempat praktik yang dipenuhi oleh SMK Ma’arif NU 2 Boyolali
Denominator : Jumlah kriteria standar penataan (layout) tempat praktik SMK Ma’arif NU 2 Boyolali
Standar : 1
Indikator : 1.3.2 Tefa memiliki bahan praktik untuk proses produksi atau pelayanan sesuai permintaan konsumen
Tujuan : Bahan praktik mencukupi untuk proses produksi atau pelayaan Tefa
Tefa memiliki bahan praktik yang mampu memenuhi produksi/layanan jasa untuk tujuan menghasilkan produk/jasa sesuai permintaan
Definisi Operasional :
konsumen
Frekuensi
: 1 semester
Pengumpulan Data
Standar : 1
Definisi Operasional : Pelaksanaan kegiatan pendidikan dan pelatihan di Tefa menyatu dengan proses produksi/layanan
Frekuensi
: 1 semester
Pengumpulan Data
Numerator : Jumlah kegiatan pendidikan dan pelatihan di Tefa yang menyatu dengan proses produksi/layanan
Standar : 1
Indikator : 1.3.4 Terdapat kegiatan pengajar/instruktur sesuai tupoksi dan job order industri
Tujuan : Guru/instruktur melakukan tupoksi dan job order industri untuk menjamin produk/jasa yang selesai
Definisi Operasional : 1. Kegiatan pengajar/instruktur menjalankan tugas dan fungsi sebagai guru
2. Kegiatan melaksanakan pekerjaan produksi/jasa dari pelanggan yang tidak bisa terselesaikan oleh siswa akibat keterbatasan waktu
karena masih terikat jadwal pendidikan
Frekuensi
: 1 semester
Pengumpulan Data
Numerator : Jumlah guru/instruktur yang melakukan kegiatan pengajar/instruktur sesuai tupoksi dan job order industri
Standar : 1
Frekuensi
: 1 semester
Pengumpulan Data
Numerator : Jumlah muatan kurikulum Tefa yang telah sesuai dengan standar kelulusan dan standar isi bagian etos kerja
Denominator : Jumlah muatan kurikulum Tefa sesuai dengan standar kelulusan dan standar isi bagian etos kerja
Standar : 1
1. Memiliki marketing dan promotion plan yang diimplementasikan dengan target yang jelas
Definisi Operasional :
2. Memiliki marketing dan promotion plan yang diimplementasikan dengan segmentasi/market yang jelas
3. marketing dan promotion plan didukung oleh dana yang memadai
Frekuensi
: 1 Semester
Pengumpulan Data
Periode Analisa : 1 Tahun
Numerator : Jumlah kriteria standar marketing & promotion plan yang dipenuhi oleh Tefa
Denominator : Jumlah kriteria standar marketing & promotion plan Tefa
Standar : 100%
Tujuan : Kemampuan Tefa diketahui oleh target pasar sehingga mendatangkan job order
Definisi Operasional : 1. media komunikasi telah menjangkau seluruh segmentasi/market yang sudah ditentukan
2. menerima tawaran job order rutin dan berkala karena kemampuan Tefa telah dikenal baik
Frekuensi
: 1 Semester
Pengumpulan Data
Periode Analisa : 1 Tahun
Numerator : Jumlah kriteria standar media komunikasi untuk menjangkau pasar yang dipenuhi oleh Tefa
Denominator : Jumlah kriteria standar media komunikasi untuk menjangkau pasar Tefa
Standar : 100%
Indikator : 1.4.3 Tefa memiliki brosur/leaflet/sarana lain (website, CD, dan lain-lain.)
Tujuan : Tefa memiliki sarana utuk promosi yang ditujukan kepada segmen
2. Penggunaan brosur/leaflet/sarana lain sudah optimal dilihat dari hasil indikator 1.4.2 media komunikasi untuk menjangkau pasar
Frekuensi Pengumpulan
: 1 Semester
Data
Periode Analisa : 1 Tahun
Numerator : Jumlah kriteria standar marketing & promotion plan yang dipenuhi oleh Tefa
Denominator : Jumlah kriteria standar marketing & promotion plan Tefa
Standar : 100%
Indikator : 1.4.4 Tefa memiliki jangkauan pasar
Definisi Operasional : Marketing-promosi menjangkau pasar diukur dari adanya job order dari internal dan atau eksternal SMK
Frekuensi
: 1 Semester
Pengumpulan Data
Standar : 100%
Tujuan : Tefa memiliki penanggung jawab marketig untuk menjamin marketing-promosi Tefa berjalan
Frekuensi
: 1 Semester
Pengumpulan Data
Periode Analisa : 1 Tahun
Numerator : Jumlah kriteria standar penanggung jawab marketing yang dipenuhi oleh Tefa
Denominator : Jumlah kriteria standar penanggung jawab marketing Tefa
Standar : 100%
Indikator : 1.5.1 Produk/jasa yang dihasilkan sesuai standar dan sesuai dengan kebutuhan internal
Tujuan : Bertujuan untuk menyediakan kebutuhan internal, insedental maupun kontinyu dan agar kulitas produk/jasa yang dihasilkan selalu baik/standar
Definisi Operasional : Produk hasil praktik terstandar, baik produk setengah jadi atau jadi, kualitas sesuai dan delivery time sesuai
Frekuensi
: Setiap semester
Pengumpulan Data
Standar : 100%
Tujuan : bertujuan agar produk/jasa yang dihasilkan dapat diterima oleh pasar dan berkompetisi dengan produk/jasa lain yang sejenis
Produk/jasa dapata berkompetisi di pasar baik dari sisi harga, kualitas delivery, dan penilaian pasar. Omzet penjualan meningkat, harga tawar
Definisi Operasional :
produk/jasa mampu berkompetisi dengan produk dari industri/masyarakat
Frekuensi
: setiap semester
Pengumpulan Data
Standar : 100%
Delivery time tepat waktu dapat membuat customer puas dan dapat menghasilkan pembelian yang berkelanjutan, selain itu juga bertujuan untuk
Tujuan :
menurunkan komplain dari customer sampai nol
Definisi Operasional : Delivery time selalu tepat, sesuai dengan permintaan customer, customer complaint relatif rendah sampai nol
Frekuensi
: setiap semester
Pengumpulan Data
Standar : 100%
Indikator : 1.5.4 Qualitas produk/jasa yang dihasilkan sesuai standar dan harga yang diberikan dapat bersaing dengan produk/jasa sejenis di pasaran
Tujuan : Memastikan agar produk/jasa yang dihasilkan selalu memenuhi keberterimaan pasar baik dari segi kualitas, kuantitas maupun dari segi harga
Definisi Operasional : Jumlah order yang masuk mendekati kapasitas produksi, harga produk setingkat dengan produk yang sama dari industri/masyarakat atau diterima
Frekuensi
: setiap semester
Pengumpulan Data
Standar : 100%
Tujuan : Memastikan agar hasil produk/jasa dapat diterima pasar dan memiliki nilai reject dibawah atau sama dengan 5%
Definisi Operasional : Produk/jasa yang dihasilkan memiliki nilai reject dibawah atau sama dengan 5%
Frekuensi
: setiap semester
Pengumpulan Data
Standar : 100%
Bertujuan agar pelaksanan tefa dapat berjalan dengan baik karena SDM tefa memiliki pengalaman industri/jasa dari industri dan kemampuan praktik
Tujuan :
dalam teaching factory
SDM tefa diharapkan pernah magang dan pernah bekerja pada lini produksi di industri, ada produk yang sudah dikerjakan di instansi pendidikan vokasi,
Definisi Operasional :
kemampuan memecah atau merinci suatu produk/jasa menjadi elemen kompetensi pembelajaran praktik
Frekuensi
: setiap semester
Pengumpulan Data
Numerator : Jumlah SDM tefa yang memiliki kompetensi sesuai standar tefa
Indikator : 6.1.2 Jumlah dan kesesuain SDM untuk menjalankan tefa sudah memenuhi
Bertujuan agar jumlah minimal SDM tefa yang dibutuhkan dapat dipenuhi, sehingga distribusi pekerjaan dan kewenangan berjalan dengan lancar
Tujuan :
dan sesuai dengan SOP
Jabatan dalam struktur organisasi pengelolaan tefa sudah ditempati oleh orang yang sesuai, seperti misalnya tefa manajer, marketing, keuangan,
Definisi Operasional :
kurikulum, dll
Frekuensi Pengumpulan
: setiap semester
Data
Numerator : Jumlah jabatan dalam struktur organisasi pengelolaan tefa yang sudah terisi dengan SDM tefa yang sesuai
Denominator : Jumlah jabatan dalam struktur organisasi pengelolaan tefa yang dimiliki SMKN 1 Sambilegi
Standar : 1
Motivasi yang baik yang dimiliki masing-masin SDM tefa membuat kegiatan tefa terlaksana dengan baik, dan kendala-kendala yang muncul dalam
Definisi Operasional :
pelaksanaan tefa seperti (dana, waktu, resources) dapat diatasi dengan baik
Frekuensi Pengumpulan
: setiap semester
Data
Numerator : Jumlah SDM yang memiliki motivasi dalam melaksanakan tefa di SMK Ma’arif NU 2 Boyolali
Standar : 1
Tujuan dari SDM tefa yang memiliki kemampuan inovasi adalah agar permasalahan-permasalahan yang timbul dalam pelaksanaan tefa dapat
Tujuan :
diatasi dengan baik
Kemampuan berinovasi diimplementasikan dan diintegrasikan dalam kegiatan tefa, sehingga masalah-masalah yang timbul dalam implementasi
Definisi Operasional :
tefa mampu diatasi dengan baik. Produk/jasa mampu dikembangkan sesuai dengan ekspetasi pasar
Frekuensi Pengumpulan
: setiap semester
Data
Numerator : Jumlah SDM yang memiliki inovasi dalam melaksanakan tefa di SMK Ma’arif NU 2 Boyolali
Standar : 1
Indikator : 6.1.5 SDM tefa memiliki team work yang saling mendukung
Tujuan : Teamwork yang saling mendukung bertujuan agar pelaksanaan tefa dapat berlangsung dengan efektif dan efisien
Team work yang bagus mengindikasikan antar SDM tefa saling bekerja sama, saling membantu dan saling menguatkan, sehingga pekerjaan dapat
Definisi Operasional :
berlangsung dengan efektif dan efisien
Frekuensi Pengumpulan
: setiap semester
Data
Numerator : Jumlah SDM tefa yang mampu bekerja sama dengan SDM tefa lainnya dalam pelaksanaan tefa di SMK Ma’arif NU 2 Boyolali
Denominator : Jumlah SDM tefa yang dimiliki SMK Ma’arif NU 2 Boyolali
Standar : 1
Tujuan : Bertujuan agar produksi/jasa atau job order dari kegiatan tefa dapat terlaksana dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan
Adanya kegiatan produksi/jasa yang berhubungan langsung dengan kuota job order secara berkelanjutan dari industri dan dapat dijadikan materi
Definisi Operasional :
praktik untuk pemenuhan kompetensi
Frekuensi Pengumpulan
: setiap semester
Data
Numerator : Jumlah kerjasama tefa yang telah dilaksanakan SMK Ma’arif NU 2 Boyolali
Standar : 1
Bertujuan agar produk/jasa yang dihasilkan dalam pelaksanaan tefa didasarkan pada solusi dari masalah, manfaat dan pertimbangan secara
Tujuan :
ekonomis (observasi, desain, produksi)
Pelaksanaa tefa yang didasarkan pada project work berarti poduk/proses yang dihasilkan dari pelaksanaan tefa berbasis permasalahan/inovasi
Definisi Operasional :
industri. Produk/jasa yang dihasilkan merupakan solusi dari masalah, manfaat dan pertimbangan secara ekonomis. (observasi, desain, produksi)
Frekuensi Pengumpulan
: setiap semester
Data
Numerator : Jumlah produk/jasa yang dihasilkand dari kegiatan tefa yang telah berbasis permasalahn/inovasi industri
Denominator : Jumlah produk/jasa yang dihasilkan dari kegiatan tefa di SMK Ma’arif NU 2 Boyolali
Standar : 1
Indikator : 7.1.3 Adanya transfer teknologi dari industri ke SMK Ma’arif NU 2 Boyolali
Tujuan : Adanya transfer teknologi konkrit dari industri ke institusi, akan berdampak positif bagi perkembangan teknologi/jasa di industri
Ada kerjasama nyata antar industri dan institusi seperti order dari industri (barang/jasa) disertai dengan tenaga ahli dari industri untuk pelatihan, dll.
Definisi Operasional :
Kerjasama yang ideal adalah kerjasama yang menguntungkan untuk semua pihak (siswa, institusi, dan industri)
Frekuensi Pengumpulan
: setiap semester
Data
Numerator : Jumlah teknologi konkrit dari industri yang sudah di transfer ke SMK Ma’arif NU 2 Boyolali
Standar : 1
Standar Pelayanan Minimal Teaching Factory “ Mentari SMK Ma’arif NU 2 Boyolali, indikator dan standar pelayanan ditunjukkan pada table berikut:
Jenis Pelayanan Mutu Pelayanan Dasar Pernyataan Standar Inikator Target Capaian
Sekolah
Pelayanan 1.1 Manajemen pengelolaan Tefa Manajemen pengelolaan 1.1.1 Tefa melakukan administrasi kesesuaian
Pendidikan Tefa Tefa mencakup prosedur akuntansi yang standar
parameter manajemen 1.1.2 Tefa memiliki struktur organisasi dan jobdesk
Tefa dalam bentuk formal
1.1.3 Tefa memiliki SOP dan alur kinerja yang
tersusun dan dilaksanakan secara konsisten
1.2 Tempat praktik Tefa Tempat praktik Tefa 1.2.2 Terdapat tata kelola penggunaan alat
memenuhi standar 1.2.3 Ruang praktik Tefa memenuhi standar sarana
tempat praktik dan prasarana
1.2.4 Tefa memiliki Manajemen Maintenance,
Repair & Calibrasion (MRC)
1.2.5 Terdapat penataan (layout) tempat praktik
1.3 Pola Pembelajan/Training Tefa Pola 1.3.1 Tefa memiliki Rencana Pelaksanaan
Pembelajan/Training Pembelajaran (RPP) dan Lembar Kerja
Tefa diarahkan pada Siswa/Jobsheet (LKS)
pembelajaran berbasis 1.3.2 Tefa memiliki bahan praktik untuk proses
Tefa berdasarkan produksi atau pelayanan sesuai permintaan
standar konsumen
1.3.3 Pelaksanaan pendidikan dan latihan
1.3.4 Terdapat kegiatan pengajar/instruktur sesuai
tupoksi dan job order industri
1.3.5 Pola pembelajaran/training berbasis corporate
culture
1.4 Marketing-Promosi Teaching Factory Tefa memiliki marketing- 1.4.1 Tefa memiliki Marketing & Promotion Plan
promosi sesuai standar 1.4.2 Tefa memiliki media komunikasi untuk
Tefa menjangkau pasar
1.4.3 Tefa memiliki brosur/leaflet/sarana lain
(website, CD, dan lain-lain.)
1.5 Produk – Jasa yang dihasilkan dari Teachin factory Tefa memiliki produk – 1.5.2 Produk/jasa yang dihasilkan dapat diterima
Jasa sesuai standar oleh pasar
Tefa 1.5.3 Delivery produk/jasa tepat waktu
1.5.4 Qualitas produk/jasa yang dihasilkan sesuai
standar dan harga yang diberikan dapat bersaing
dengan produk/jasa sejenis di pasaran
1.5.5 Produk/jasa memiliki quality control yang
sesuai standar
1.6 SDM yang dimiliki Teaching Factory SDM yang dimiliki 6.1.1 Kompetensi SDM teaching factory sesuai
Teaching Factory sesuai standar tefa
standar Tefa 6.1.2 Jumlah dan kesesuain SDM untuk
menjalankan tefa sudah memenuhi
6.1.3 SDM tefa memiliki motivasi untuk menjalankan
tefa
6.1.4 SDM tefa memiliki kemampuan inovasi
6.1.5 SDM tefa memiliki team work yang saling
mendukung
Tefa memiliki hubungan 7.1.1 Memiliki bentuk kerja sama sesuai standar
1.7 Hubungan Industri yang dimiliki Tefa industri yang baik tefa
dengan duni usaha, 7.1.2 Pelaksanaan tefa didasarkan pada project
dunia industri maupun work
masyarakat 7.1.3 Adanya transfer teknologi dari industri ke SMK
Ma’arif NU 2 Boyolali