0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
24 tayangan31 halaman

Standar Pelayanan Minimal Tefa SMK 2 Boyolali

Dokumen ini menjelaskan standar pelayanan minimal untuk teaching factory SMK Ma'arif NU 2 Boyolali. Terdapat indikator-indikator untuk manajemen pengelolaan, tempat praktik, dan pola pembelajaran teaching factory sesuai standar yang ditetapkan.

Diunggah oleh

Fadli
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
24 tayangan31 halaman

Standar Pelayanan Minimal Tefa SMK 2 Boyolali

Dokumen ini menjelaskan standar pelayanan minimal untuk teaching factory SMK Ma'arif NU 2 Boyolali. Terdapat indikator-indikator untuk manajemen pengelolaan, tempat praktik, dan pola pembelajaran teaching factory sesuai standar yang ditetapkan.

Diunggah oleh

Fadli
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

STANDAR PELAYANAN MINIMAL

TEACHING FACTORY “MENTARI” SMK MA’ARIF NU 2 BOYOLALI

LEMBAGA PENDIDIKAN MA’ARIF NU CABANG BOYOLALI


SMK MA’ARIF NU 2 BOYOLALI
Alamat : Karangpakel, Sumberagung, Klego 57385 Telp. 08112658152 Byl
Tahun 2022 / 2023
Profil Indikator Standar Pelayanan Minimal Tefa “ Mentari”
SMK Ma’arif NU 2 Boyolali
1. Manajemen Pengelolaan Tefa

Indikator : 1.1.1 Tefa melakukan administrasi keuangan sesuai prosedur akuntansi yang standar

Tujuan :  Pencatatan transaksi dalam pengelolaan teaching factory menggunakan prosedur akuntansi standar

Tefa melakukan administrasi keuangan sesuai prosedur akuntansi yang standar sebagai berikut:
Definisi Operasional :
1. Melakukan pencatatan penerimaan dan pengeluaran keuangan pada kegiatan pembelajaran teaching factory sekolah
2. Menyusun laporan keuangan sesuai standar akuntansi pemerintahan

Frekuensi
: setiap bulan (laporan penerimaan dan pengeluaran) setiap persemester (laporan keuangan)
Pengumpulan Data

Periode Analisa : 1 tahun

Numerator : Jumlah kriteria standar administrasi keuangan yang dipenuhi oleh sekolah menengah kejuruan

Denominator : Jumlah kriteria standar administrasi keuangan sesuai standar prosedur akuntansi

Standar : 1

 
Indikator : 1.1.2 Tefa memiliki struktur organisasi dan jobdesk dalam bentuk formal

Tujuan :  Struktur organisasi Tefa telah formal disertai dengan job decription

Standar struktur organisasi dan jobdesk di Tefa pada SMK Ma’arif NU 2 Boyolali :

Definisi Operasional : 1. Struktur organisasi dalam bentuk formal melalui SK Kepala Sekolah
2. Struktur organisasi disertai dengan jobdesk
3. Struktur organisasi Tefa terintegrasi ke dalam struktur sekolah

Frekuensi
: 1 tahun
Pengumpulan Data

Periode Analisa : 1 tahun

Numerator : Jumlah kriteria struktur organisasi dan jobdesk yang dipenuhi oleh SMK Ma’arif NU 2 Boyolali

Denominator : Jumlah kriteria struktur organisasi dan jobdesk SMK Ma’arif NU 2 Boyolali

Standar : 1

Indikator : 1.1.3 Tefa memiliki SOP dan alur kinerja yang tersusun dan dilaksanakan secara konsisten
Tujuan :  Kegiatan Tefa sesuai dengan SOP yang telah disahkan dan dilaksanakan secara konsisten

Tefa memiliki SOP dan alur kinerja yang tersusun dan dilaksanakan secara konsisten dengan karakteristik sebagai berikut:

1. SOP dan alur kinerja setiap unit/sub unit sudah tersusun dan ditandatangi oleh Kepala Sekolah
Definisi Operasional :
2. SOP dan alur kinerja menunjukkan dengan jelas siapa yang menangani dan bertanggungjawab
3. SOP disosialisasikan dan ditempelkan pada tempat yang strategis
4. SOP diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan

Frekuensi
: 1 semester
Pengumpulan Data

Periode Analisa : 1 tahun

Numerator : Jumlah kriteria standar struktur organisasi dan jobdesk yang dipenuhi oleh SMK Ma’arif NU 2 Boyolali

Denominator : Jumlah kriteria standar struktur organisasi dan jobdesk SMK Ma’arif NU 2 Boyolali

Standar : 1

 
2. Tempat Praktik Tefa

Indikator : 1.2.1 Tefa memiliki peralatan sesuai standar

Tujuan :  Peralatan Tefa memadai sehingga siswa memiliki kesempatan yang cukup untuk mencapai kompetensi yag dipersyaratkan

Tefa memiliki peralatan sesuai standar sebagai berikut:

Definisi Operasional : 1. Peralatan sesuai dengan standar ruang praktik keahlian Permendikbud 34 Tahun 2018 Lampiran VI
2. Rasio alat praktek dan siswa adalah 1:1
3. Peralatan selalu dalam kondisi siap pakai (terdapat Maintenance and Repair yang baik)

Frekuensi
: 1 semester
Pengumpulan Data

Periode Analisa : 1 tahun

Numerator : Jumlah kriteria standar struktur organisasi dan jobdesk yang dipenuhi oleh SMKN 1 Sambilegi

Denominator : Jumlah kriteria standar struktur organisasi dan jobdesk SMKN 1 Sambilegi

Standar : 1

Indikator : 1.2.2 Terdapat tata kelola penggunaan alat


Tujuan :  SOP pemakaian dan peminjaman serta inventarisasi dijalankan secara konsisten

Tata kelola penggunaan alat meliputi:


Definisi Operasional :
1. Tata kelola pemakaian dan peminjaman alat dikelola dengan SOP yang jelas
2. Inventarisasi peralatan dilaksanakan dengan konsisten

Frekuensi
: 1 semester
Pengumpulan Data

Periode Analisa : 1 tahun

Numerator : Jumlah kriteria standar tata kelola penggunaan alat yang dipenuhi oleh SMKN 1 Sambilegi

Denominator : Jumlah kriteria standar tata kelola penggunaan alat SMKN 1 Sambilegi

Standar : 1

Indikator : 1.2.3 Ruang praktik Tefa memenuhi standar sarana dan prasarana

Tujuan :  Ruang praktik tefa menuhi standar sarana dan prasarana


Standar ruang praktik Tefa sebagai berikut:

1. Luas ruang memadai (cukup longgar)


Definisi Operasional : 2. Ruang workshop tertata rapi dan bersih
3. Memperhatikan faktor keselamatan dan alur kerja
4. Tersedia area kerja, alat maupun material yang memadai
5. Ruangan memiliki pencahayaan dan sirkulasi udara baik

Frekuensi
: 1 semester
Pengumpulan Data

Periode Analisa : 1 tahun

Numerator : Jumlah kriteria standar sarana dan prasarana Tefa yang dipenuhi oleh SMK Ma’arif NU 2 Boyolali

Denominator : Jumlah kriteria standar sarana dan prasarana Tefa SMK Ma’arif NU 2 Boyolali

Standar : 1

Indikator : 1.2.4 Tefa memiliki Manajemen Maintenance, Repair & Calibrasion (MRC)

Tujuan :  MRC dilaksanakan dengan baik sehingga fasilitas selalu siap pakai

Definisi Operasional : Manajemen maintenance, repair, & calibrasion (MRC) yang dimiliki oleh Tefa memiliki standar:
1. Manajemen MRC tersusun dengan baik dengan penanggung jawab yang jelas
2. Fasilitas Tefa selalu dalam keadaan bersih, standar, dan siap pakai
3. Terdapat kartu maintanance di mesin/alat Tefa
4. Ada data histori MRC

Frekuensi
: 1 semester
Pengumpulan Data

Periode Analisa : 1 tahun

Numerator : Jumlah kriteria standar manajemen MRC yang dipenuhi oleh SMK Ma’arif NU 2 Boyolali

Denominator : Jumlah kriteria standar manajemen MRC SMK Ma’arif NU 2 Boyolali

Standar : 1

Indikator : 1.2.5 Terdapat penataan (layout) tempat praktik

Tujuan :  Layout ruang praktk sesuai standar yang diterapkan industri

Definisi Operasional : Penataan (layout) tempat praktik meliputi:

1. Penataan (layout) tempat praktik diatur sesuai dengan fungsinya


2. Penataan (layout) tempat praktik diatur dengan rapi sesuai dengan kompetensinya
3. Penataan (layout) tempat praktik memperhatikan aspek keamanan, kenyamanan dan kesehatan (K3)
4. Dilengkapi dengan simbol-simbol K3 pada setiap ruang dan jenis pekerjaan

Frekuensi
: 1 semester
Pengumpulan Data

Periode Analisa : 1 tahun

Numerator : Jumlah kriteria standar penataan (layout) tempat praktik yang dipenuhi oleh SMKN 1 Sambilegi

Denominator : Jumlah kriteria standar penataan (layout) tempat praktik SMKN 1 Sambilegi

Standar : 1

3. Pola Pembelajan/Training Tefa

Indikator : 1.3.1 Tefa memiliki Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Lembar Kerja Siswa/Jobsheet (LKS)

Tujuan :  Materi praktik dirancang berdasarkan produk/jasa dan dirinci kedalam SK/KD

Tefa memiliki Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan LKS (Jobsheet) yang meliputi:
Definisi Operasional :
1. Materi praktik diambil dari produk atau bagian produk dan untuk tujuan pencapaian SK/KD tuntutan kurikulum (melalui sinkronisasi kurikulum)
2. Hasil praktik merupakan produk yang layak jual/sesuai tuntutan pelanggan
Frekuensi
: 1 semester
Pengumpulan Data

Periode Analisa : 1 tahun

Numerator : Jumlah kriteria standar penataan (layout) tempat praktik yang dipenuhi oleh SMK Ma’arif NU 2 Boyolali

Denominator : Jumlah kriteria standar penataan (layout) tempat praktik SMK Ma’arif NU 2 Boyolali

Standar : 1

Indikator : 1.3.2 Tefa memiliki bahan praktik untuk proses produksi atau pelayanan sesuai permintaan konsumen

Tujuan :  Bahan praktik mencukupi untuk proses produksi atau pelayaan Tefa

Tefa memiliki bahan praktik yang mampu memenuhi  produksi/layanan jasa untuk tujuan menghasilkan produk/jasa sesuai permintaan
Definisi Operasional :
konsumen

Frekuensi
: 1 semester
Pengumpulan Data

Periode Analisa : 1 tahun

Numerator : Jumlah bahan praktik yang dipenuhi


Denominator : Jumlah bahan praktik yang dibutuhkan untuk proses produksi/pelayanan

Standar : 1

Indikator : 1.3.3 Pelaksanaan pendidikan dan latihan

Tujuan :  Aktivitas pembelajaran meruakan unit kerja dari Tefa

Definisi Operasional : Pelaksanaan kegiatan pendidikan dan pelatihan di Tefa menyatu dengan proses produksi/layanan

Frekuensi
: 1 semester
Pengumpulan Data

Periode Analisa : 1 tahun

Numerator : Jumlah kegiatan pendidikan dan pelatihan di Tefa yang menyatu dengan proses produksi/layanan

Denominator : Jumlah rencana kegiatan pendidikan dan pelatihan di Tefa

Standar : 1

 
Indikator : 1.3.4 Terdapat kegiatan pengajar/instruktur sesuai tupoksi dan job order industri

Tujuan :  Guru/instruktur melakukan tupoksi dan job order industri untuk menjamin produk/jasa yang selesai

Kegiatan pengajar dalam Tefa meliputi:

Definisi Operasional : 1. Kegiatan pengajar/instruktur menjalankan tugas dan fungsi sebagai guru
2. Kegiatan melaksanakan pekerjaan produksi/jasa dari pelanggan yang tidak bisa terselesaikan oleh siswa akibat keterbatasan waktu
karena masih terikat jadwal pendidikan

Frekuensi
: 1 semester
Pengumpulan Data

Periode Analisa : 1 tahun

Numerator : Jumlah guru/instruktur yang melakukan kegiatan pengajar/instruktur sesuai tupoksi dan job order industri

Denominator : Jumlah guru kompetensi keahlian/instruktur Tefa

Standar : 1

Indikator : 1.3.5 Pola pembelajaran/training berbasis corporate culture

Tujuan :  Siswa terbiasa menyelesaikan pekerjaan dengan etos kerja industri


Pola pembelajaran/training pada Tefa berbasis corporate culture sehingga siswa melaksanakan praktik dalam suasana dan etos kerja sebagaimana
yang dituntut oleh industri. Pola pembelajaran/training berbasis corposate culture dirumuskan dalam kurikulum pembelajaran dengan subkompetensi
terdiri dari:
Definisi Operasional :
1. Memahami pentingnya etos kerja dalam karier hidupnya
2. Meningkatkan etos kerja guna mendukung pelaksanaan tugas pekerjaannya
3. Memberikan kontribusi dalam membangun semangat kerja yang baik di tempat kerjanya.

Frekuensi
: 1 semester
Pengumpulan Data

Periode Analisa : 1 tahun

Numerator : Jumlah muatan kurikulum Tefa yang telah sesuai dengan standar kelulusan dan standar isi bagian etos kerja

Denominator : Jumlah muatan kurikulum Tefa sesuai dengan standar kelulusan dan standar isi bagian etos kerja

Standar : 1

4. Marketing-Promosi Teaching Factory

Indikator : 1.4.1 Tefa memiliki Marketing & Promotion Plan

Tujuan :  Tefa memiliki target dan segmentasi/market yang jelas


 Tefa memiliki Marketing & Promotion Plan meliputi:

1.     Memiliki marketing dan promotion plan yang diimplementasikan dengan target yang jelas
Definisi Operasional :
2.     Memiliki marketing dan promotion plan yang diimplementasikan dengan segmentasi/market yang jelas

3.     marketing dan promotion plan didukung oleh dana yang memadai

Frekuensi
:  1 Semester
Pengumpulan Data
Periode Analisa :  1 Tahun
Numerator :  Jumlah kriteria standar marketing & promotion plan yang dipenuhi oleh Tefa
Denominator :  Jumlah kriteria standar marketing & promotion plan Tefa
Standar :  100%
 

Indikator : 1.4.2 Tefa memiliki media komunikasi untuk menjangkau pasar

Tujuan :  Kemampuan Tefa diketahui oleh target pasar sehingga mendatangkan job order

 Tefa memiliki media komunikasi untuk menjangkau pasar

Definisi Operasional : 1.     media komunikasi telah menjangkau seluruh segmentasi/market yang sudah ditentukan

2.     menerima tawaran job order rutin dan berkala karena kemampuan Tefa telah dikenal baik
Frekuensi
:  1 Semester
Pengumpulan Data
Periode Analisa :  1 Tahun
Numerator :  Jumlah kriteria standar media komunikasi untuk menjangkau pasar yang dipenuhi oleh Tefa
Denominator :  Jumlah kriteria standar media komunikasi untuk menjangkau pasar Tefa
Standar :  100%
 

Indikator : 1.4.3 Tefa memiliki brosur/leaflet/sarana lain (website, CD, dan lain-lain.)

Tujuan :  Tefa memiliki sarana utuk promosi yang ditujukan kepada segmen

Tefa memiliki brosur/leaflet/sarana lain (website, CD, dan lain-lain.)

Definisi Operasional : 1.     Tefa memiliki brosur/leaflet/sarana lain

2.     Penggunaan brosur/leaflet/sarana lain sudah optimal dilihat dari hasil indikator 1.4.2 media komunikasi untuk menjangkau pasar

Frekuensi Pengumpulan
:  1 Semester
Data
Periode Analisa :  1 Tahun
Numerator :  Jumlah kriteria standar marketing & promotion plan yang dipenuhi oleh Tefa
Denominator :  Jumlah kriteria standar marketing & promotion plan Tefa
Standar :  100%
 
Indikator : 1.4.4 Tefa memiliki jangkauan pasar

Tujuan :  Tefa mendapatkan job order dari jangkauan pasaar Tefa

Definisi Operasional :  Marketing-promosi menjangkau pasar diukur dari adanya job order dari internal dan atau eksternal SMK

Frekuensi
:  1 Semester
Pengumpulan Data

Periode Analisa :  1 Tahun

Numerator : Jumlah order yang diterima oleh Tefa

Denominator :  Jumlah order yang diestimasikan diterima

Standar :  100%

Indikator : 1.4.5 Terdapat penanggung jawab marketing Tefa

Tujuan : Tefa memiliki penanggung jawab marketig untuk menjamin marketing-promosi Tefa berjalan

Definisi Operasional : Penanggung jawab marketing Tefa memiliki standar:


1.     Penanggung jawab Tefa memiliki SK yang diterbitkan oleh Kepala Sekolah

2.     Tefa telah menjalin relasi dengan industri

3.     Tefa memiliki omzet penjualan order

Frekuensi
:  1 Semester
Pengumpulan Data
Periode Analisa :  1 Tahun
Numerator :  Jumlah kriteria standar penanggung jawab marketing yang dipenuhi oleh Tefa
Denominator :  Jumlah kriteria standar penanggung jawab marketing Tefa
Standar :  100%
 

5. Produk Jasa Yang Dihasilkan

Indikator : 1.5.1 Produk/jasa yang dihasilkan sesuai standar dan sesuai dengan kebutuhan internal

Tujuan : Bertujuan untuk menyediakan kebutuhan internal, insedental maupun kontinyu dan agar kulitas produk/jasa yang dihasilkan selalu baik/standar

Definisi Operasional : Produk hasil praktik terstandar, baik produk setengah jadi atau jadi, kualitas sesuai dan delivery time sesuai

Frekuensi
: Setiap semester
Pengumpulan Data

Periode Analisa : Setahun


Numerator : Jumlah produk/jasa yang sesuai standar dan sesuai dengan kebutuhan internal SMKN 1 Sambilegi

Denominator : Jumlah produk/jasa yang dihasilkan oleh SMKN 1 Sambilegi

Standar : 100%

Indikator : 1.5.2 Produk/jasa yang dihasilkan dapat diterima oleh pasar

Tujuan : bertujuan agar produk/jasa yang dihasilkan dapat diterima oleh pasar dan berkompetisi dengan produk/jasa lain yang sejenis

Produk/jasa dapata berkompetisi di pasar baik dari sisi harga, kualitas delivery, dan penilaian pasar. Omzet penjualan meningkat, harga tawar
Definisi Operasional :
produk/jasa mampu berkompetisi dengan produk dari industri/masyarakat

Frekuensi
: setiap semester
Pengumpulan Data

Periode Analisa : setahun

Numerator : Jumlah produk/jasa yang dapat diterima dan bersaing dipasaran

Denominator : Jumlah produk/jasa yang dihasilkan oleh SMK Ma’arif NU 2 Boyolali

Standar : 100%
 

Indikator : 1.5.3 Delivery produk/jasa tepat waktu

Delivery time tepat waktu dapat membuat customer puas dan dapat menghasilkan pembelian yang berkelanjutan, selain itu juga bertujuan untuk
Tujuan :
menurunkan komplain dari customer sampai nol

Definisi Operasional : Delivery time selalu tepat, sesuai dengan permintaan customer, customer complaint relatif rendah sampai nol

Frekuensi
: setiap semester
Pengumpulan Data

Periode Analisa : setahun

Numerator : Jumlah produk/jasa yang didelivery tepat pada waktunya

Denominator : Jumlah produk/jasa yang dihasilkan oleh SMK Ma’arif NU 2 Boyolali

Standar : 100%

Indikator : 1.5.4 Qualitas produk/jasa yang dihasilkan sesuai standar dan harga yang diberikan dapat bersaing dengan produk/jasa sejenis di pasaran

Tujuan : Memastikan agar produk/jasa yang dihasilkan selalu memenuhi keberterimaan pasar baik dari segi kualitas, kuantitas maupun dari segi harga
Definisi Operasional : Jumlah order yang masuk mendekati kapasitas produksi, harga produk setingkat dengan produk yang sama dari industri/masyarakat atau diterima

Frekuensi
: setiap semester
Pengumpulan Data

Periode Analisa : setahun

Numerator : Jumlah produk/jasa yang memenuhi keberterimaan pasar

Denominator : Jumlah produk/jasa yang dihasilkan oleh SMKN 1 Sambilegi

Standar : 100%

Indikator : 1.5.5 Produk/jasa memiliki quality control yang sesuai standar

Tujuan : Memastikan agar hasil produk/jasa dapat diterima pasar dan memiliki nilai reject dibawah atau sama dengan 5%

Definisi Operasional : Produk/jasa yang dihasilkan memiliki nilai reject dibawah atau sama dengan 5%

Frekuensi
: setiap semester
Pengumpulan Data

Periode Analisa : setahun


Numerator : Jumlah produk/jasa yang memiliki nilai reject dibawah atau sama dengan 5%

Denominator : Jumlah produk/jasa yang dihasilkan oleh SMKN 1 Sambilegi

Standar : 100%

6. SDM Yang Dimiliki Teaching Factory

Indikator : 1.6.1 Kompetensi SDM teachinf factory sesuai standar tefa

Bertujuan agar pelaksanan tefa dapat berjalan dengan baik karena SDM tefa memiliki pengalaman industri/jasa dari industri dan kemampuan praktik
Tujuan :
dalam teaching factory

SDM tefa diharapkan pernah magang dan pernah bekerja pada lini produksi di industri, ada produk yang sudah dikerjakan di instansi pendidikan vokasi,
Definisi Operasional :
kemampuan memecah atau merinci suatu produk/jasa menjadi elemen kompetensi pembelajaran praktik

Frekuensi
: setiap semester
Pengumpulan Data

Periode Analisa : setahun

Numerator : Jumlah SDM tefa yang memiliki kompetensi sesuai standar tefa

Denominator : Jumlah SDM tefa yang dimiliki SMK Ma’arif NU 2 Boyolali


Standar : 100%

Indikator : 6.1.2 Jumlah dan kesesuain SDM untuk menjalankan tefa sudah memenuhi

Bertujuan agar jumlah minimal SDM tefa yang dibutuhkan dapat dipenuhi, sehingga distribusi pekerjaan dan kewenangan berjalan dengan lancar
Tujuan :
dan sesuai dengan SOP

Jabatan dalam struktur organisasi pengelolaan tefa sudah ditempati oleh orang yang sesuai, seperti misalnya tefa manajer, marketing, keuangan,
Definisi Operasional :
kurikulum, dll

Frekuensi Pengumpulan
: setiap semester
Data

Periode Analisa : setahun

Numerator : Jumlah jabatan dalam struktur organisasi pengelolaan tefa yang sudah terisi dengan SDM tefa yang sesuai

Denominator : Jumlah jabatan dalam struktur organisasi pengelolaan tefa yang dimiliki SMKN 1 Sambilegi

Standar : 1

Indikator : 6.1.3 SDM tefa memiliki motivasi untuk menjalankan tefa


Tujuan : Bertujaun agar SDM tefa memiliki motivasi untuk menjalankan teaching factory sesuai dengan ekspetasi

Motivasi yang baik yang dimiliki masing-masin SDM tefa membuat kegiatan tefa terlaksana dengan baik, dan kendala-kendala yang muncul dalam
Definisi Operasional :
pelaksanaan tefa seperti (dana, waktu, resources) dapat diatasi dengan baik

Frekuensi Pengumpulan
: setiap semester
Data

Periode Analisa : setahun

Numerator : Jumlah SDM yang memiliki motivasi dalam melaksanakan tefa di SMK Ma’arif NU 2 Boyolali

Denominator : Jumlah SDM tefa yang dimiliki SMK Ma’arif NU 2 Boyolali

Standar : 1

Indikator : 6.1.4 SDM tefa memiliki kemampuan inovasi

Tujuan dari SDM tefa yang memiliki kemampuan inovasi adalah agar permasalahan-permasalahan yang timbul dalam pelaksanaan tefa dapat
Tujuan :
diatasi dengan baik

Kemampuan berinovasi diimplementasikan dan diintegrasikan dalam kegiatan tefa, sehingga masalah-masalah yang timbul dalam implementasi
Definisi Operasional :
tefa mampu diatasi dengan baik. Produk/jasa mampu dikembangkan sesuai dengan ekspetasi pasar
Frekuensi Pengumpulan
: setiap semester
Data

Periode Analisa : setahun

Numerator : Jumlah SDM yang memiliki inovasi dalam melaksanakan tefa di SMK Ma’arif NU 2 Boyolali

Denominator : Jumlah SDM tefa yang dimiliki SMK Ma’arif NU 2 Boyolali

Standar : 1

Indikator : 6.1.5 SDM tefa memiliki team work yang saling mendukung

Tujuan : Teamwork yang saling mendukung bertujuan agar pelaksanaan tefa dapat berlangsung dengan efektif dan efisien

Team work yang bagus mengindikasikan antar SDM tefa saling bekerja sama, saling membantu dan saling menguatkan, sehingga pekerjaan dapat
Definisi Operasional :
berlangsung dengan efektif dan efisien

Frekuensi Pengumpulan
: setiap semester
Data

Periode Analisa : setahu

Numerator : Jumlah SDM tefa yang mampu bekerja sama dengan SDM tefa lainnya dalam pelaksanaan tefa di SMK Ma’arif NU 2 Boyolali
Denominator : Jumlah SDM tefa yang dimiliki SMK Ma’arif NU 2 Boyolali

Standar : 1

7. Hubungan Industri Yang Dimiliki Tefa

Indikator : 7.1.1 Memiliki bentuk kerja sama sesuai standar tefa

Tujuan : Bertujuan agar produksi/jasa atau job order dari kegiatan tefa dapat terlaksana dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan

Adanya kegiatan produksi/jasa yang berhubungan langsung dengan kuota job order secara berkelanjutan dari industri dan dapat dijadikan materi
Definisi Operasional :
praktik untuk pemenuhan kompetensi

Frekuensi Pengumpulan
: setiap semester
Data

Periode Analisa : setahun

Numerator : Jumlah kerjasama tefa yang telah dilaksanakan SMK Ma’arif NU 2 Boyolali

Denominator : Jumlah kerjasama tefa yang dimiliki SMK Ma’arif NU 2 Boyolali

Standar : 1
 

Indikator : 7.1.2 Pelaksanaan tefa didasarkan pada project work

Bertujuan agar produk/jasa yang dihasilkan dalam pelaksanaan tefa didasarkan pada solusi dari masalah, manfaat dan pertimbangan secara
Tujuan :
ekonomis (observasi, desain, produksi)

Pelaksanaa tefa yang didasarkan pada project work berarti poduk/proses yang dihasilkan dari pelaksanaan tefa berbasis permasalahan/inovasi
Definisi Operasional :
industri. Produk/jasa yang dihasilkan merupakan solusi dari masalah, manfaat dan pertimbangan secara ekonomis. (observasi, desain, produksi)

Frekuensi Pengumpulan
: setiap semester
Data

Periode Analisa : setahun

Numerator : Jumlah produk/jasa yang dihasilkand dari kegiatan tefa yang telah berbasis permasalahn/inovasi industri

Denominator : Jumlah produk/jasa yang dihasilkan dari kegiatan tefa di SMK Ma’arif NU 2 Boyolali

Standar : 1

Indikator : 7.1.3 Adanya transfer teknologi dari industri ke SMK Ma’arif NU 2 Boyolali

Tujuan : Adanya transfer teknologi konkrit dari industri ke institusi, akan berdampak positif bagi perkembangan teknologi/jasa di industri
Ada kerjasama nyata antar industri dan institusi seperti order dari industri (barang/jasa) disertai dengan tenaga ahli dari industri untuk pelatihan, dll.
Definisi Operasional :
Kerjasama yang ideal adalah kerjasama yang menguntungkan untuk semua pihak (siswa, institusi, dan industri)

Frekuensi Pengumpulan
: setiap semester
Data

Periode Analisa : setahun

Numerator : Jumlah teknologi konkrit dari industri yang sudah di transfer ke SMK Ma’arif NU 2 Boyolali

Denominator : Jumlah teknologi konkrit di industri

Standar : 1
Standar Pelayanan Minimal Teaching Factory “ Mentari SMK Ma’arif NU 2 Boyolali, indikator dan standar pelayanan ditunjukkan pada table berikut:

Jenis Pelayanan Mutu Pelayanan Dasar Pernyataan Standar Inikator Target Capaian
Sekolah
Pelayanan 1.1 Manajemen pengelolaan Tefa Manajemen pengelolaan 1.1.1 Tefa melakukan administrasi kesesuaian
Pendidikan Tefa Tefa mencakup prosedur akuntansi yang standar
parameter manajemen 1.1.2 Tefa memiliki struktur organisasi dan jobdesk
Tefa dalam bentuk formal
1.1.3 Tefa memiliki SOP dan alur kinerja yang
tersusun dan dilaksanakan secara konsisten
1.2 Tempat praktik Tefa Tempat praktik Tefa 1.2.2 Terdapat tata kelola penggunaan alat
memenuhi standar 1.2.3 Ruang praktik Tefa memenuhi standar sarana
tempat praktik dan prasarana
1.2.4 Tefa memiliki Manajemen Maintenance,
Repair & Calibrasion (MRC)
1.2.5 Terdapat penataan (layout) tempat praktik
1.3 Pola Pembelajan/Training Tefa Pola 1.3.1 Tefa memiliki Rencana Pelaksanaan
Pembelajan/Training Pembelajaran (RPP) dan Lembar Kerja
Tefa diarahkan pada Siswa/Jobsheet (LKS)
pembelajaran berbasis 1.3.2 Tefa memiliki bahan praktik untuk proses
Tefa berdasarkan produksi atau pelayanan sesuai permintaan
standar konsumen
1.3.3 Pelaksanaan pendidikan dan latihan
1.3.4 Terdapat kegiatan pengajar/instruktur sesuai
tupoksi dan job order industri
1.3.5 Pola pembelajaran/training berbasis  corporate
culture
1.4 Marketing-Promosi Teaching Factory Tefa memiliki marketing- 1.4.1 Tefa memiliki Marketing & Promotion Plan
promosi sesuai standar 1.4.2 Tefa memiliki media komunikasi untuk
Tefa menjangkau pasar
1.4.3 Tefa memiliki brosur/leaflet/sarana lain
(website, CD, dan lain-lain.)
1.5 Produk – Jasa yang dihasilkan dari Teachin factory Tefa memiliki produk – 1.5.2 Produk/jasa yang dihasilkan dapat diterima
Jasa sesuai standar oleh pasar
Tefa 1.5.3 Delivery produk/jasa tepat waktu
1.5.4 Qualitas produk/jasa yang dihasilkan sesuai
standar dan harga yang diberikan dapat bersaing
dengan produk/jasa sejenis di pasaran
1.5.5 Produk/jasa memiliki quality control yang
sesuai standar
1.6 SDM yang dimiliki Teaching Factory SDM yang dimiliki 6.1.1 Kompetensi SDM teaching factory sesuai
Teaching Factory sesuai standar tefa
standar Tefa 6.1.2 Jumlah dan kesesuain SDM untuk
menjalankan tefa sudah memenuhi
6.1.3 SDM tefa memiliki motivasi untuk menjalankan
tefa
6.1.4 SDM tefa memiliki kemampuan inovasi
6.1.5 SDM tefa memiliki team work yang saling
mendukung
Tefa memiliki hubungan 7.1.1 Memiliki bentuk kerja sama sesuai standar
1.7 Hubungan Industri yang dimiliki Tefa industri yang baik tefa
dengan duni usaha, 7.1.2 Pelaksanaan tefa didasarkan pada project
dunia industri maupun work
masyarakat 7.1.3 Adanya transfer teknologi dari industri ke SMK
Ma’arif NU 2 Boyolali

Anda mungkin juga menyukai