0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
16 tayangan3 halaman

Pemahaman Polinomial dan Operasinya

Polinomial atau suku banyak terdiri dari suku-suku yang disusun dari variabel dan konstanta dengan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pangkat bilangan bulat tak negatif. Bentuk umum polinomial derajat n adalah anxn + an-1xn-1 + ... + a1x + a. Nilai polinomial untuk suatu nilai x dapat ditentukan dengan substitusi atau skema Horner. Pembagian polinomial menghasilkan suku banyak pembagi,

Diunggah oleh

dhi ratamahatta
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
16 tayangan3 halaman

Pemahaman Polinomial dan Operasinya

Polinomial atau suku banyak terdiri dari suku-suku yang disusun dari variabel dan konstanta dengan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pangkat bilangan bulat tak negatif. Bentuk umum polinomial derajat n adalah anxn + an-1xn-1 + ... + a1x + a. Nilai polinomial untuk suatu nilai x dapat ditentukan dengan substitusi atau skema Horner. Pembagian polinomial menghasilkan suku banyak pembagi,

Diunggah oleh

dhi ratamahatta
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

NAMA : RIO HERLAMBANG

KELAS : XI MIPA 1

POLINOMIAL

Polinomial atau disebut juga Suku banyak merupakan suatu bentuk suku suku dengan nilai
banyak yang disusun dari perubah variabel dan konstanta. Operasi yang digunkana hanya
penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pangkat bilangan bulat tak negative.
Bentuk Umum Polinomial
Bentuk umum polinomial berderajat n dengan variable x ialah:
Bentuk Umum an xn + an-1 xn-1 + . . . + a1 x + a
dengan an , an-1 , …. , a1 , a0 € R koefisien/konstanta
Keterangan
Polinom an ≠ 0 , dan n merupakan bilangan bulat positif.
Pangkat tertinggi dari x ialah derajat polinomial, sedangkan suku yang tidak memuat variable
(a) dinamakna suku tetap (konstan).
Nilai Polinomial
Nilai polinomial f(x) untuk x=k atau f(k) bisa  ditentukan dengan substitusi atau dengan
skema Horner
Dengan mensubtitusikan x = k ke polinomial
Cara subtitusi
f(x) = an kn + an-1 kn-1 + . . . + a1 k + a
Contoh ; (f(k) = x3 + bx2 + cx + d maka f(k) = ak3 +
bk2 + ck + d
Cara skema horner 3
xa  + bx2 + cx + d = (ak2 + bk + c)k+d
= ((ak + b)k + c)k+d
Pembagian polinomial
Secara umum dapat dituliskan sebagai berikut :
Rumus f(x) = g(x) h(x) + s(x)
 f(x) = suku banyak yang dibagi
 g(x) = suku banyak pembagi
Keterangan
 h(x) = suku banyak hasil bagi
 s (x) = suku banyak sisa
 Pembagian Polinomial Dengan Cara Horner
Pembagian suku banyak f(x) oleh (x-k) dapat dilakukan dengan cara horner.
Teorema sisa dan teorema factor
Bagaimana cara menentukan akar persamaan dengan panmgkat lebih dari dua? Sekarang akan
kita pelajari selengkapanya, yaitu dengan menggunakan teorema sisa dan teorema factor.
Teorema sisa
Jika polinom f(x) dibagi x – k maka sisanya ialah f(x).Sifat
Sisa pembagian suku banyak f(x) oleh ax + b ialah
Sisa pembagian suku banyak f(x) oleh (x-a) (x-b) ialah
Teorema faktor
Polinom f(x) mempunyai factor (x-k) apabila dan hanya jika f(x) = 0; k disebut juga akar dari
f(x).
Pada Persamaan polinomial mempunyai bentuk an xn + an-1 x n-1 + . . . + a dan (x-k) ialah
factor dari f(x), maka nilai k yang mungkin adalah
Cara Horner Bangun Skema Sintentik
Jika kita ingin menentukan suatu nilai polinomial dari f(x)=ax2 + bx +c untuk x = k dengan
cara horner, maka dapat disajikan dengan bentuk skema sebagai berikut:

contoh soal:
Hitunglah nilai polinomial untuk nilai x yang diberikan berikut ini.
f(x) =x3 + 2×2 +3x -4 untuk x =5
Jadi nilai polinomia f(x) untuk x =5 adalah 186
Contoh Soal Polinomial
Contoh No.1
Salah satu faktor dari (2x³ -5x² – px =3)  ialah  (x + 1). Faktor yang lain dari suku banyak
tersebut adalah…
PEMBAHASAN:
Yang merupakan faktornya ialah x + 1 –> x = -1

Maka, f(x) = 
= (x + 1)(2×2 – 7x + 3)
= (x + 1)(2x – 1)(x – 3)
Jadi, faktor yang lainnya adalah (2x – 1) dan (x – 3)

Contoh No.2
Ada Duapolinomial  ÷  x + 1 akan mempunyai sisa sama,
maka nilai 2m + 5 = …

PEMBAHASAN:
Misalkan f(x) = 
Apabila ÷(x + 1 ) –>  x = -1 akan memiliki sisa sama,maka:
f(-1) = g(-1)

-1 -4 – 5 + m = 1 – 3 – 2
-10 + m = -4
m = -4 + 10
m=6
Maka nilai 2m + 5 = 2(6) + 5 = 17

Contoh No.3
Pada f(x) ÷ (x – 1) sisa 3, sedangkan ÷ (x – 2) sisa4. Jika dibagi dengan maka
sisanya ialah…

PEMBAHASAN:

Misalkan sisanya = ax + b, maka


 = (x – 2)(x – 1)
Maka sisanya adalah:
f(1) = 3
a + b = 3 … (i)
f(2) = 4
2a + b = 4 … (ii)
Eliminasikan (i) dan (ii):
2a + b =4
a +b = 3
a =1
Dalam Subtitusi a = 1 pada a + b = 3
1+b=3
b=2
Maka sisanya ialah: ax + b = x + 2

Contoh No.4
Banyaknya akar-akar real dari  adalah …

PEMBAHASAN:

x4 -3×3 -3×2 +7x +6 =0

(1 +)(x3 -4×2 +x +6) =0

(x +1)(x+1- x2 – 5x +6) + 0

Sehingga banyak akar- akarnya ada 3

Contoh No.5
Jika polinomia : x3 -4x + px +6 dan z2 +3x -2 dibagi (x + 1) mempunyai sisa yang sama
maka nilai p adalah …

PEMBAHASAN:
Misalkan f(x) = x3 -4×2 + px +6 dan x2 +3x -2
Dibagi (x + 1) maka x = -1
f(-1) = g(-1)

Sumber [Link]

Anda mungkin juga menyukai