0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
227 tayangan8 halaman

MSDS Solar

MSDS SOLAR

Diunggah oleh

Ricky Yakub
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
227 tayangan8 halaman

MSDS Solar

MSDS SOLAR

Diunggah oleh

Ricky Yakub
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF atau baca online di Scribd
% PT. PERTAMINA (PERSERO) Tanggal Pembuaton + suni2007 s" Direktorat - Pemasaran dan Niaga moe, ae MATERIAL SAFETY DATA SHEET (LEMBAR DATA KESELAMATAN BAHAN) 4. PRODUK DAN IDENTITAS PERUSAHAAN NAMAPRODUK : SOLAR NAMA LAIN : DIESEL FUEL PRODUSEN : PT. PERTAMINA (PERSERO) Jl. Medan Merdeka Timur No. 1A Jakarta Pusat - Kode Pos 10110 Telepon : 021-79173000 ‘SMS (021) 71713000 Pertamina Contact Centre (PCC) : Faksimil : (021) 7972177 Email : pcc@[Link] Nomor Telepon Dalam Keadaan Darurat dalam 24 Jam : 021-3816732 Nomor Telepon Informasi MSDS/LDKB 1 024-3815578 / 3815504 2. KOMPOSISI / INFORMAS! Hidrokarbon dan Additive 3. PENGENALAN BAHAYA Standar Komunikasi Bahaya : Berdasarkan OSHA 29 CFR 1910.1200 (berbahaya) Efek Pemaparan : Iritasi pemapasan, pusing, mual, pingsan. Pada pemaparan dalam waktu yang lama dan berulang-ulang akan menyebabkan iritasi kulit atau gangguan kulit yang lebih serius. Selain itu dilaporkan juga dari penelitian bahwa produk ini dapat menyebabkan kanker kulit pada manusia dengan kondisi Kesehatan yang buruk, diperkuat dengan pemaparan sinar matahari, waktu pemaparan yang lama dan berulang. Data Tanggap Darurat : Cairan dapat terbaker. 4. TATA CARA PERTOLONGAN PERTAMA Kontak Mata : Bilas mata sebanyak-banyaknya dengan air. Jika terjadi rasa sakit / kelainan hubungi dokter. Kontak Kulit : Keringkan bagian kulit yang terkena kontak dengan lap kering dan bersih. Bilas bagian yang terkena bahan ini menggunakan air sabun. ~ erineRTAMN RERSERT Tanggel Pembuatan 7 suri 2007 fs" Direktorat - Pemasaran dan Niaga Revisi ke ue Helaman 2 denis Terhirup : Jauhkan korban dari pemaparan selanjutnya. Jika terjadi iritasi pernapasan, pusing, mual dan pingsan maka ‘segera cari pertolongan tenaga kesehatan atau segera pangail dokter. Bila terjadi HENTI NAPAS, lakukan RESUSITASI DARI MULUT KE MULUT. Tertelan : Bila tertelan, segera beri minum 1 sampai 2 gelas air dan kemudian segera panggil / bawa ke dokier, Instalasi Gawat Darurat atau pusat pelayanan medis lainnya PERHATIAN : Jengan sekali-kali merangsang efek muntah atau memberikan sesuatu pada penderita yang tidak sadarkan diti 5. TATA CARA PENANGGULANGAN KEBAKARAN Media Pemadam Kebakaran : Karbon dioksida, dry chemical dan foam Prosedur Khusus Pemadam Kebakaran : a. Karbon dioksida : ‘Semprotkan pada pangkal api searah dengan angin b. Dry Chemical ‘Semprotkan pada pangkal api searah dengan angin c. Foam /Busa : ila dalam suatu wadah semprotkan busa pada dinding bagian dalam jangan pada cairan yang terbakar, searah dengan angin dan bila hanya suatu ceceran’ semprotkan pada pangkal api sampai semua terselimuti searah dengan angin Alat Pelindung Khusus : Untuk kejadian kebakaran pada area yang relatif tertutup, orang yang melakukan —_ pemadaman kebakeran harus’ menggunaken Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) Bahaya Ledakan dan Kebakaran lain : Terjadi bila ada suatu tempat penampungan tidak ferindung di sekitar lokaui Kebekarah Titik Nyala 140 °F atau 60°C Rentang Dapat Terbaker Baas Bawah : 1,3 %, Batas Atas : 60% Tingkat Bahaya Menurut NFPA : Kemudahan Terbakar : 2 (Terbakar bila dengan panas yang cukup) Instabilitas + 4(Tidak stabil bila dipanaskan- lakukan tindakan pencegahan normal) Bahaya Kesehatan: 1 (Sedikit berbahaya) Dekomposisi Bahan Berbahaya : Karbon Monoksida. a PT. PERTAMINA (PERSERO) aan tid 2007 s* Direktorat - Pemasaran dan Niaga roe re eae 6. TATACARA Pelaporan : naomi Jika terjadi tumpahan segera laporkan sesuai dengan Pesetsereie otorisasi setempat yang telah ditentukan. Prosedur Penanggulangan Kebocoran atau Tumpahan : Singkitkan semua _kondisi_ yang _memungkinkan terjadinya —penyalaan, —Keringkan—_tumpahan menggunakan bahan penyerap (sorbent), pasir, tanah lempung dan bahan penghambat kebakaran lainnya. Bersihkan dan buang pada tempat pembuangan yang telah ditentukan oleh peraturan setempat. Perlindungan Lingkungan : Cegah masuknya tumpahan ke dalam selokan umum, saluran pembuangan atau perembesan ke dalam tanah. 7. PENANGANAN DAN PENYIMPANAN Penanganan : Menyebabkan efek yang serius jika terserap melalui kulit, Hindari agar uap atau mist tidak terhisap oleh saluran nafas. Wadah yang dapat dipindah yang digunakan untuk menyimpan harus diletakkan ditanah dan nozzle harus selalu kontak dengan wadah kelika pengisian untuk meneegah timbulnya listrik statis Penyimpanan : Untuk —penyimpanan di dalam = ruangan _harus memperhatikan sistem ventilasi. Penyimpanan di tangki timbun harus memperhatikan persyaratan sesuai dengan Klasifikasinya. Uap yang mudah terbakar — dapat terbentuk walaupun disimpan pada temperatur dibawah titik nyala. Jauhkan dari bahan-bahan yang mudah terbakar. Tempat penyimpanan harus di "grounding" dan "bonding" serta dilengkapi dengan pressure vacuum valve dan flame arrester. Jauhkan dari bahan yang mudah terbakar, api, listrik atau sumber panas lainnya 8. PENGENDALIAN PEMAPARAN/ PERLINDUNGAN DIRI Ventilasi = Apabila Solar digunakan pada ruangan yang relatif tertutup maka harus dilengkapi dengan Ventilasi keluar (exhaust fan). Ventilasi dan peralatan yang dipakai harus bersifat kedap gas. Pelindung Pernapasan : Pakailah alat perlindung pernapasan jika konsentrasi di dara telah melebihi Nilai Ambang Batas. Pelindung Mata : Pakailah kacamata pelindung (goggles) untuk bahan kimia. x PT. PERTAMINA (PERSERO) Direktorat - Pemasaran dan Niaga Tanggal Pembuatan : Juni 2007 Revisi ke Halaman 2 4dari8 Perlindungan Kuli Pakailah sarung tangan dari karet atau PVC. Terapkan kebersihan perorangan yang baik Nilai Ambang Batas : 500 ppm 9. DATA FISIK DAN KIMIAWI No. KARAKTERISTIK ‘SATUAN es 0 F 1. | Bilangan Cetana ‘oot Setona tas : « ae (nde Satan “6 (DA737-96a 2 | erat Jenis pada 18°C Kolm? 815 70 (D129¢/04052-96 | viscostas (pada sun 40%) mmisec 20 50 (0445-97 4. | Kandungan Sulfur Seni * 0.35") D 2622-98 8. | Dates Tap. 98 < : 70 & | Tata * @ : Dee. 1. | ctoang < a os 8. | Residu Karbon ‘rv oa (1D 4590-93, 8 | Kantungan 9g © Draco 10. | Balogial Gower) wit 1, | randungan FANE) su 0 12 | Kandungan metancl dan Etanol ww Tak terdetokst 4818 18, | Keres Lmperg Tenaga rent =| eae meee 14 | Kendungan ats ow - | oot e206 15. | Kandungn Sesien em - | oor ee 16. | Btongan Asam Kat rmgkony | - a pea 1, | Blongan Asam Tot mmgkory | °6 Dee 18, | Pertiulet might = (0 2276-99 18, | Peramplan Vial Jen & Trang 20. | vera woasma 30 1500 "7 Rousus untuk Mnyak Solar yong mangandung Bio Disel, jens den spesiikasi Bin Diselnya mengacu ktelapen Pemerniah 1. Ai harus kompasbe dengan minyak mesin (idsk menanibah kekoloran mesierak) ‘Ai yang mengendung Komponen pembentuk abu (ah forming) dak 2. Pemelhraan secara balk untuk mengurangl Kontaminal (bu, a, bahan bakar lain lt) {3 Pelabelan pada pompa harus memedel dan terdefins CATATANKAK CCATATAN 1 Batasan 0.95% min setara dengan 2600 pom ‘Spesifikas tersebut sesuaiLampiran Koputusan Dijen Miges $676 K724/DJM/2008 tanggel 47 Maret 2006 dan dapet berubsh ‘owekto-waht = PT. PERTAMINA (PERSERO) ‘Tanggal Pembuatan : Juni 2007 Revisi ke s* Direktorat — Pemasaran dan Niaga Taree asia 10. REAKTIVITAS Stabilitas terhadap suhu, cahaya, dll.: Stabil. Keadaan situasi yang harus dihindari : Panas, percikan api, nyala maupun kondisi dimana dapat terbentuk listrik statis. Ketidak sesuaian (bahan yang harus dihindari) : Halogen, asam kuat, basa, dan oksidator kuat. Dekomposisi Bahan Berbahaya : Karbon monoksida. Polimerisasi pembentukan bahan-bahan berbahaya : Tidak terjadi. 11. DATA TOKSIKOLOGI DATA TOKSIKOLOGI AKUT : Hasil toksikologi akut menunjukkan tidak ada pengaruh akut melalui pemafasan, pada saat uji menggunakan mist maupun uapnya. DATA TOKSIKOLOG! SUB KRONIK Percobaan dilakukan terhadap tikus dengan paparan melalui kulit selama 5 hari / minggu selama 90 hari pada dosis paparan yang diperkirakan lebih tinggi dari pada kondisi normal. Pada percobaan ini _dilakukan Pengamatan tethadap organ-organ bagian dalam dan kimia klinis cairan tubuh, teryata hasiinya menunjukkan bahwa produk ini tidak mempunyai efek yang merugikan DATA TOKSIKOLOG! REPRODUKS! : Paparan melalui kulit terhadap tikus yang sedang hamil pada dosis representatif tidak memberikan efek yang merugikan baik terhadap induknya maupun terhadap keturunannya. DATA TOKSIKOLOGI KRONIK : Base oil yang terkandung dalam produk ini merupakan solvent refined maupun hydrotreated. Studi yang dilakukan dengan mengoleskan produk ini pada kulit tikus tidak menunjukkan efek karsinogenik DATA TOKSIKOLOGI LAIN : Percobaan di laboratorium terhadap produk ini setelah pemakaian pada kendaraan bermesin diesel tidak memberikan efek karsinogenik = PT. PERTAMINA (PERSERO) fs” Direktorat - Pemasaran dan Niaga ‘Tanggal Pembuatan : Juni 2007 Revisi ke a Halaman 6 dari 8 12. INFORMASI EKOLOG! Pengaruh dan kerusakan terhadap lingkungan : Rembesan ke dalam tanah akan menyebabkan pencemaran air tanah atau aquifer 13, PERTIMBANGAN- Pembuangan Limbah PERTIMBANGAN Dapat dibakar pada incinerator atau sesual ketentuan PEMBUANGAN Pemerintah. Informasi Perundang-undangan : Limbah Sludge produk ini dapat dinyatakan sebagai limbah B3 kecuali setelah dilakukan uji TCLP (Toxicity Characteristic Leaching Procedure) tidak terbukti, dan ketentuan pembuangannya harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku USA DOT: Aneel ‘SHIPPING NAME DIESEL FUEL HAZARD CLASS & DIV: COMBUSTIBLE ID NUMBER, : NA 1993 ERG NUMBER 2128 PACKING GROUP :PG Ill sTcc 14915112 DANGEROUS WHEN WET : Tidak ada LABEL(s) : Combustible liquid PLACARD (s) : Combustible RID/ ADR : HAZARD CLASS. 23 HAZARD SUBCLASS —: 31 (c) LABEL 23 DANGER NUMBER 230 UN NUMBER 21202 Imo: HAZARD CLASS & DIV :3.3 IDJUN NUMBER 1202 PACKING GROUP :PG Ill SHIPPING NAME. Diesel Fuel LABEL/(s) : Combustible liquid ICAONATA : HAZARD CLASS & DIV :3 ID/UN NUMBER: > 1202 PACKING GROUP 2PG Ill LABEL (S) : Combustible liquid a PT. PERTAMINA (PERSERO) ‘Tanggal Pembuatan : Juni 2007 Ss" Direktorat - Pemasaran dan Niaga Revisi ke a6 Halaman 7 dari 8 16. INFORMAS| PERUNDANG- UNDANGAN ‘Status inventory : Terdaftar pada TSCA dan EINECS/ELINCS EEC labeling : Tidak ada ‘Symbol Xn = Harmful, F = Flammable EU labeling Tidak ade Risk Phrase(s) 8 R40, Possible risk of irreversible effects. Safety Phrase (s) $24-2-36/37-62 Hindari kontak dengan kulit, Jauhkan dari jangkauan anak-anak. Kenakan pakaian pelindung dan sarung tangan khusus. Jika tertelan, jangan merangsang terjadinya muntah, segera hubungi dokter. 16. INFORMASI LAIN-LAIN LABEL PERINGATAN : Mengandung aromatic petroleum oll, Berbahaya jika kontak dengan kulit pada pemaparan dalam waktu yang lama dan berulang-ulang. Produk ini dapat terbakar DAPAT — MENYEBABKAN — KANKER _KULIT, KERUSAKAN PADA HATI, KERUSAKAN KOMPONEN DARAH. Semua resiko penggunaan produk ditanggung oleh pemakai. Tanda peringatan dan prosedur penanganan produk ini harus dimiliki oleh pemakai dan petugas yang menangani produk ini. PT. PERTAMINA (PERSERO) ‘Tanggal Pembuatan : Juni 2007 Revisi ke ae 7 L Direktorat - Pemasaran dan Niaga teil ae Tagiatan_[ wera Bis Fa 17. KETERANGAN SIMBOL = 0 | retedapat | banen tiesa 7 | Stab ca konist instar taakbotehaye | nomad NFPA Sauces ‘aa SBT reves [ee [eee [sees re furan ca Moran Yang cukip urate Sencangan STI songs oxtanaya | festa: aakan 0 I < omw Kuning 3 | Tepecscest# | “gunatan pataan_| menor dar balk \ patndung penuh | pengatngtahan Eaten Dapet elo erat berbahaye song aes Fa 4 | sangetmosen | unc menapar Pun teoaiar Spence | Sefer doer a Pun 8 | Radloanut HE | saroan tort dengan ai

Anda mungkin juga menyukai