PENYIMPANAN ALAT – ALAT STERIL
No. Dokumen No. Revisi Halaman
RUMAH SAKIT
UMUM DAERAH
KEPULAUAN
MENTAWAI
Tanggal Terbit Di Tetapkan oleh :
STANDAR Direktur
PROSEDUR
OPERASIONAL
dr. Tony Ruslim
NIP : 19790918200802
Pengertian Suatu cara penyimpanan secara khusus supaya alat /
barang tetap steril hingga waktu yang ditentukan
Tujuan Untuk menjaga agar alat – alat steril selalu siap pakai
dalam keadaan steril
Kebijakan Alkes dan barang yang digunakan dalam pelayanan
medis harus siap pakai dalam keadaan steril
1. Surat Keputusan Bupati Kepulauan Mentawai No.
100 tahun 2017 Tentang Tim Penyusun SOP
2. Surat Keputusan direktur No. / /sk/RSUD-
KKM/IX/2022 tentang kebijakan SOP Penyimpanan
Alat-alat Steril
Prosedur Alat yang disimpan dalam keadaan steril :
1. Instrumen steril
2. Kassa steril
3. Sarung tangan steril
4. Linen steril
Cara :
1. Siapkan tempat penyimpanan yang bersih dan
kering, hindarkan kontaminasi
2. Alat – alat yang sudah steril harus dibungkus
dengan kain bersih dan disimpan dalam almari
3. Barang steril yang tidak dalam kemasan,
disimpan dalam tromol atau bak instrument
Unit Terkait Seluruh Unit Pengguna
MENGHILANGKAN KOTORAN
DARI ALAT MEDIS SETELAH TINDAKAN
DI RUANG KEPERAWATAN
No. Dokumen No. Revisi Halaman
RUMAH SAKIT
UMUM DAERAH
KEPULAUAN
MENTAWAI
Di Tetapkan oleh :
STANDAR Tanggal Terbit Direktur
PROSEDUR
OPERASIONAL
dr. Tony Ruslim
NIP : 19790918200802
Pengertian Langkah-langkah untuk menghilangkan kotoran dari
alat medis setelah dilakukan tindakan medis di ruang
keperawatan.
Tujuan Untuk menghilangkan kotoran yang ada pada alat
medis setelah dilakukan tindakan medis di ruang
keperawatan.
Kebijakan Alat medis setelah digunakan untuk tindakan segera
dihilangkan kotoran yang menempel pada alat medis
tersebut dengan menggunakan air mengalir atau
direndam dengan cairan desinfektan.
Prosedur
1. Persiapan menghilangkan kotoran yang menempel
pada alat yaitu dengan menggunakan APD (Alat
Pelindung Diri).
2. Setelah melakukan tindakan medis, alat bekas
tindakan yang kena darah atau jaringan tubuh
manusia segera direndam menggunakan cairan
desinfektan Aniozyme DD1 dengan pengenceran
0.5% yang telah disediakan di CSSD.
3. Semua alat direndam hingga terendam semuanya.
Min perendaman 5 [Link] di bak
instrumen kemudian dimasukkan ke dalam
box/kontainer.
4. Diserahkan ke CSSD untuk proses pencucian dan
seterusnya.
5. Bila instrumen bekas tindakan tidak terlalu kotor
hanya disiram dengan air mengalir. Kemudian
ditiriskan dan diangin-anginkan.
6. Alat-alat seperti gunting dan klem dibuka agar
tidak basah karena akan mudah berkarat
7. Diserahkan ke CSSD dengan menggunakan tas
khusus alat kotoruntuk proses pencucian dan
seterusnya
Unit Terkait 1. Ruang Keperawatan Rawat Inap
2. Ruang Keperawatan Poli Klini
3. IGD