RINGKASAN EKSEKUTIF
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR LAMPIRAN
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu sangat
pesat telah menjadi suatu kebutuhan pokok dalam sebuah era informasi.
Hal ini dapat kita sadari derasnya arus informasi dari segala penjuru dunia
yang bias kapanpun kita akses tanpa batas ruang dan waktu. Keberhasilan
suatu pembangunan teknologi informasi juga sudah mempengaruhi
hamper semua aspek kehidupan manusia, seperti contohnya aspek
pertambangan. Seperti yang dirasakan dari berbagai macam software
komutasi pendukung yang telah banyak dikembangkan untuk
memudahkan suatu analisa perhitungan dan aspek lainnya (Kelvin Ikhram
Karim).
Perencanaan tambang merupakan salah satu rancangan tambang
untuk mencapai suatu batas akhir penambangan dalam jangka waktu
tertentu secara teratur dan menguntungkan. Dimana berisikan juga jadwal
produksi dan rancangan fase penambangan harian, tahunan, dan bulanan.
Sehingga perencanaan tambang mempunyai tujuan membuat suatu
rancangan tambang untuk menghasilkan tingkat produksi yang sudah
ditentukan.
Jadwal produksi bertujuan untuk membuat agar rencana produksi
dapat berjalan lancar sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan.
Sehingga dapat dikatakan bahwa jadwal produksi dilakukan agar alat-alat
dapat bekerja sesuai dengan kapasitas yang ada dan kuantitas produk yang
sesuai waktu yang telah ditentukan.
Rancangan tahap penambangan merupakan bentuk penambangan
yang menunjukkan bagaimana suatu tambang akan ditambang dari titik
awal penambangan masuk hingga bentuk akhir tambang. Sehingga
memudahkan dalam penanganannya dengan cara menyederhanakan
seluruh volume yang ada dalam tambang ke dalam unit-unit penambangan
yang lebih kecil. tahap penambangan yang dirancang secara baik akan
memberikan jadwal produksi pada semua daerah kerja dan menyediakan
ruang kerja yang cukup untuk operasi peralatan kerja tambang secara
efisien (Nasution).
1.2 Maksud dan Tujuan
Adapun maksud dan tujuan dari pelaksanaan studi ini adalah :
1. Untuk mengetahui keadaan wilayah IUP dari suatu area
pertambangan.
2. Untuk mengetahui struktur geologi,,litologi dan keadaan endapan
yang ada pada wilayah pertambangan.
3. Untuk mengetahui estimasi cadangan dan estimasi sumberdaya
yang ada pada area pertambangan.
1.3 Ruang Lingkup dan Metoda Studi
Ruang Lingkup dan studi kelayakan adalah sebagai berikut :
1. Menentukan lokasi Koordinat.
2. Membuat peta administrasi.
3. Mengetahui struktur geologi dan keadaan endapan meliputi:
a. Topografi dan geomorfologi
b. Litologi
c. Bentuk dan penyebaran endapan
d. Sifat dan kualitas endapan.
4. Menentukan Estimasi sumberdaya dan cadangan.
1.4 Pelaksana Studi
Laporan akhir studi kelayakan batubara ini dikerjakan oleh
mahasiswa teknik pertambangan Institut Teknologi Sumatera angkatan
2019 kelas RD.
1.5 Jadwal Waktu Studi
Adapun Jadwal Waktu Pelaksanaan yang sudah kami buat sebagai
berikut :
BAB II
KEADAAN UMUM
2.1 Lokasi dan Luas Wilayah IUP yang Dimohon
2.2 Kesampaian Daerah dan Sarana Perhubungan Setempat
2.3 Keadaan Lingkungan Daerah
BAB III
GEOLOGI KEADAAN ENDAPAN
3.1 Geologi Regional
3.1.1 Topografi dan Geomorfologi
Peta Geomorfologi Regional
3.1.2 Litologi
Litologi atau batuan penyusun pada daerah penambangan
batubara tersusun oleh Endapan Aluvium, Batuan Gunung Api
Metulang, Batupasir Haloq, Gunung Api Palaubalang, Formasi
Warukin, Formasi Karamuan, Formasi Pamaluan, Intrusi Sintang,
Formasi Tuyu, Formasi Ujoh Bilang, Formasi Kampungbaru.
3.1.3 Struktur Geologi
3.2 Geologi Lokal
3.2.1 Topografi dan Geomorfologi
Peta Topografi Lokal
Peta Geomorfologi Lokal
3.2.2 Litologi
3.2.3 Struktur Geologi
3.2.4 Bentuk dan Penyebaran Endapan
Peta Singkapan
3.2.5 Sifat dan Kualitas Endapan
BAB IV
ESTIMASI SUMBER DAYA DAN CADANGAN
4.1 Estimasi Sumber Daya
4.1.1 Metoda
4.1.2 Parameter Estimasi
4.1.3 Pemodelan
4.1.4 Jumlah dan Klasifikasi Sumber Daya
4.1.5 Pernyataan Competent Person
4.2 Estimasi Cadangan
4.2.1 Metoda
4.2.2 Parameter Estimasi
4.2.3 Pemodelan
4.2.4 Jumlah dan Klasifikasi Sumber Daya
4.2.5 Pernyataan Competent Person