LAPORAN PRAKTIKUM
SETTLING TEST
NIRA LA BAUCE
09320190001
C1
LABORATORIUM PENGOLAHAN BAHAN GALIAN
PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA
MAKASSAR
202
PRAKTIKUM PENGOLAHAN BAHAN GALIAN
LABORATORIUM PENGOLAHAN BAHAN GALIAN
JURUSAN TEKNIK
PERTAMBANGAN FAKULTAS
TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS MUSLIM
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Aktivitas penambangan merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan untuk
mendapatkan bahan galian (bijih) yang bernilai ekonomis dimana aktivitas
penambangan berkaitan dengan kegiatan eksploirasi, eksploitasi, pengolahan, hingga
reklamasi. Pengolahan bahan galian adalah suatu proses pengolahan yang
memanfaatkan perbedaan-perbedaan sifat fisik dan kimia bahan galian untuk
memperoleh produk bahan galian yang bersangkutan. Pada saat ini, umumnya
endapan bahan galian yang ditemukan sudah jarang memiliki mutu atau kadar
mineral berharga yang tinggi dan siap untuk dilebur atau di manfaatkan.
Tahapan dalam proses pengolahan bahan galian dimulai dari proses kominusi
(size reduction) yang terdiri dari crusging atau peremukan, grinding atau
penggerusan. Tahap kominusi bertujuan untuk memperkecil ukuran umpan atau
material yang akan dihancurkan ataupun digerus. Setelah tahapan kominusi selesai,
dilakukan tahapan sleving atau penyaringan dengan menggunakan ayakan yang
bertujuan untuk memisahkan umpan berdasarkan ukuran ayakan yang digunakan.
Tahapan sleving menghasilkan produk undersize dan oversize. Setelah penyaringan
selesai dilakukan, selanjutnya proses pemisahan dengan menggunakan alat shaking
table. Shaking Table merupakan pemisahan mineral berat dengan mineral ringan
menggunakan media aliran tipis (Flowing Film Consentration) pada suatu meja
bergoyang. Shaking table umumnya dipakai untuk pemisahan bijih jenis aluvial atau
endapan pantai, dimana mineral-mineralnya sudah terliberalisasi dan berukuran
pasir, misalnya bijih timah, emas dan pasir besi.
Berdasarkan penjelasan diatas, untuk mengetahui bagaimana proses pemisahan
mineral atau bijih maka dilakukanlah praktikum mata kuliah pengolahan bahan
galian yang berkaitan dengan pemisahan dengan menggunakan alat shaking table.
Dengan adanya praktikum ini praktikan diharapkan dapat mengetahui tentang
bagian-bagian dari alat dan prinsip kerja dari alat serta bagaimana mekanisme dari
alat yang digunakan dan juga mengetahui cara pemisahan mineral berat dan mineral
ringan menggunakan media aliran tipis pada meja goyang (Lorenza et al., 2019).
ZUL FAHMI NIRA LA BAUCE
09320180181 09320190001
Shaking table - 117
PRAKTIKUM PENGOLAHAN BAHAN GALIAN
LABORATORIUM PENGOLAHAN BAHAN GALIAN
JURUSAN TEKNIK
PERTAMBANGAN FAKULTAS
TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS MUSLIM
1.2 Maksud dan Tujuan
1.2.1 Maksud
Maksud dari praktikum ini adalah praktikan dapat mengenal, mengetahui dan
menguasai ilmu tentang pengolahan bahan galian yang menjadi salah satu aplikasi
dasar dalam dunia pertambangan.
1.2.2 Tujuan
Tujuan kami mengikuti praktikum ini yaitu:
1. Mempelajari pengaruh variabel-variabel alat terhadap hasil pemisahan;
2. Menentukan recovery dan kadar dari hasil pemisahan.
1.3 Alat dan Bahan
I.3.1 Alat
1. Alat tulis menulis;
2. Shaking table;
3. Oven;
4. Magnet;
5. Masker;
6. Kaos tangan;
7. Talang;
8. Neraca analitik.
1.3.2 Bahan
1. Sampel pasir besi;
2. Tabel data pengamatan;
3. Kantong sampel A3.
ZUL FAHMI NIRA LA BAUCE
09320180181 09320190001
Shaking table - 118