Kontrol Hidroponik Indoor IoT dan HMI
Kontrol Hidroponik Indoor IoT dan HMI
Disusun Oleh:
Nama : Rian Ramadhan
NIM : 3201711049
Oleh :
Rian Ramadhan
NIM. 3201711049
Tugas Akhir ini telah diterima dan disahkan sebagai salah satu syarat untuk
menyelesaikan Program Pendidikan Diploma III pada Jurusan Teknik Elektro
Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Pontianak
Disahkan oleh :
Ketua Jurusan Teknik Elektro Ketua Prodi Teknik Elektronika
Mengetahui
Direktur Politeknik Negeri Pontianak
i
LEMBAR PERNYATAAN
Oleh :
Rian Ramadhan
NIM. 3201711049
Dosen Pembimbing
ii
LEMBAR PERNYATAAN ORISINALITAS
Rian Ramadhan
NIM. 3201711049
iii
RIWAYAT HIDUP
iv
ABSTRAK
Seiring pesat pembangunan infrastruktur dan semakin sempit lahan yang dapat
digunakan untuk bercocok tanam di kota-kota besar, maka tidak sedikit orang yang
memilih bercocok tanam dengan metode hidroponik karena dapat diterapkan didalam
ruangan sehingga keunggulannya yaitu tidak dapat dipengaruhi oleh kondisi
lingkungan seperti perubahan iklim, suhu dan intensitas cahaya matahari. .
Untuk itu dibuatlah alat yang dapat mengontrol sekaligus memantau aktivitas
perangkat hidroponik didalam ruangan (indoor) yang dapat dikontrol menggunakan
smartphone secara online memanfaatkan sistem Internet of Things (IOT) dan juga
dapat dikontrol secara offline menggunakan HMI Nextion yang memiliki fitur layar
sentuh (touch screen).
Didalam alat ini terdapat backup plan jika terjadi kegagalan pada sistem IOT. Tak
dapat dipungkiri bahwa provider layanan internet terkadang mengalami gangguan
sehingga kontrol secara online menjadi tidak efisien. Maka kontrol secara offline
menjadi opsi jika terjadi gangguan pada internet.
v
ABSTRACT
A long with the rapid development of infrastructure and the narrower land that can be
used to grow crops in big cities, not a few people choose to grow crops using the hydroponic
method because it can be applied indoors so that the advantage is that it cannot be influenced
by environmental conditions such as climate change, temperature and humidity. and the
intensity of sunlight.
For this reason, a tool that can control and monitor the activities of indoor hydroponic
devices that can be controlled using a smartphone online is made using the Internet of Things
(IOT) system and can also be controlled offline using the HMI Nextion which has a touch
screen feature.
In this tool there is a backup plan in case of failure of the IoT system. It is undeniable that
internet service providers sometimes experience disturbances so that online control becomes
inefficient. So offline control is an option if there is interference with the internet.
vi
PRAKATA
Puji syukur senantiasa kita hadapkan dengan rendah diri kepada Allah yang maha
kuasa dalam segala kehendak-Nya. Dzat yang tidak membutuhkan rasa syukur kita dan
kita adalah pihak yang membutuhkan Dia. Atas izin dan ridho yang semoga diberkati
kepada penulis, maka laporan tugas akhir ini dapat diselesaikan. Tiada daya dan upaya
kecuali dengan pertolongan Allah.
Sholawat dan kerinduan selalu terikat dan terarahkan kepada sang manusia terbaik
di peradaban umat manusia. Sosok lemah lembut sekaligus tegas dan kuat dalam
menjadi panutan untuk segala bentuk kehidupan. Nabi Muhammad SAW, adalah tolak
ukur sekaligus motivator penulis dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab. Dan
semoga doa dan kerinduan selalu terkirimkan dan terbalaskan kepada nabi Muhammad
SAW, keluarga dan sahabatnya.
Setelah selesainya pelaksanaan program perkuliahan yang sebelumnya, maka
dilanjutkan dengan proses penyelesaian tugas akhir oleh mahasiswa D3 Elektronika di
Politeknik Negeri Pontianak dalam memenuhi tugas dan tanggung jawabnya dalam
proses belajar.
Bahwa sesungguhnya penyelesaian laporan ini adalah bentuk dari perjuangan
penulis dan bantuan dari segala pihak yang telah mendukung, membantu, memberikan
bimbingan dan arahan dan tentu saja dapat dilakukan dengan atas izin Allah yang maha
bijaksana.
Dengan hati yang penuh ketulusan, penulis hendak menyampaikan rasa terima
kasih dan kekaguman secara tertulis kepada Nabi Muhammad Shalallahu ‘alayhi
wasallam yang telah berjuang menyebarkan islam yang menjadi rahmat seluruh alam
dan akhirnya dapat manis dirasakan di dalam hati sanubari penulis, Orang tua saya
yaitu Syahmadi dan Normawati yang telah selalu saja ikhlas dan tulus menjadi faktor
tak terkalahkan dan tergantikan, kepada seluruh saudara dan keluarga kerabat baik
yang langsung maupun tidak langsung yang tidak pernah berhenti menjadi motivasi
vii
untuk penulis, Bapak Ir. H. Muhammad Toasin A., [Link] selaku Direktur Politeknik
Negeri Pontianak, Bapak Hasan, ST., MT selaku Ketua Jurusan Teknik Elektro
Politeknik Negeri Pontianak sekaligus sebagai penguji 1 Tugas Akhir, Bapak Agus
Riyanto, ST., MT selaku Ketua Program Studi Elektronika Politeknik Negeri Pontianak
sekaligus sebagai Dosen Pembimbing Tugas Akhir, Bapak Mohd. Ilyas Hadikusuma,
ST., [Link]., selaku Dosen Penguji 2, Raihadi Arfais Yunus Pratama [Link].T dan
Syahrani [Link].T., kepada seluruh teman seperjuangan yang telah berjuang bersama
dalam menyelesaikan kewajiban dan saling mendukung dan semua pihak yang tidak
mampu disebutkan satu persatu yang telah melancarkan penyelesaian laporan ini.
Tak ada gading yang tak retak dan tak ada manusia yang sempurna. Begitupun
tulisan penulis ini yang jauh dari kesempurnaan. Untuk itu, tentunya diharapkan dapat
menyampaikan saran dan komentar terhadap tulisan yang dibuat ini sehingga dapat
ditingkatkan untuk kedepannya. Semoga dapat bermanfaat bagi pembaca atau siapapun
yang berhubungan dengan tulisan ini.
Rian Ramadhan
viii
DAFTAR ISI
ix
2.2.8. Arduino IDE ................................................................................... 19
2.2.9. Thingsboard .................................................................................... 19
BAB III RANCANGAN SISTEM .................................................................. 21
3.1. Gambaran Kerja Sistem Alat .................................................................... 21
3.2. Desain Alat .............................................................................................. 23
3.3. Alat dan Bahan ........................................................................................ 23
3.4. Diagram Alir ( Flowchart ) ...................................................................... 25
3.5. Rangkaian Skema Alat ............................................................................. 27
3.5.1. Rangkaian Infra Red ..................................................................... 27
3.5.2. Rangkaian Relay 8 Channel .......................................................... 28
3.5.3. Rangkaian RTC ............................................................................ 29
3.5.4. Rangkaian ESP32 ......................................................................... 29
3.6. Proses Pembuatan Tampilan HMI Nextion ............................................... 30
3.6.1. Siapkan Software Nextion Editor .................................................. 30
3.6.2. New Project .................................................................................. 31
3.6.3. Menentukan Seri dan Model HMI ................................................. 31
3.6.4. Menentukan Sudut Pandang Tampilan dan karakter pengkodean .. 32
3.6.5. Mengenal Fungsi Bagian-Bagian Pada Nextion Editor .................. 32
3.6.6. Tampilan Halaman Utama HMI Nexton........................................ 41
3.6.7. Tampilan Halaman Setting Tower 1 .............................................. 41
3.6.8. Tampilan Halaman Setting Tower 2 .............................................. 42
3.6.9. Tampilan Halaman Setting Air Conditioner ( AC ) ........................ 42
3.6.10. Tampilan Halaman Setting Koneksi WIFI ..................................... 43
3.6.11. Tampilan Halaman Setting Tower Semai ...................................... 43
3.7. Tampilan Webserver Thingsboard ............................................................ 44
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ......................................................... 47
4.1. Proses Pembuatan Alat ............................................................................. 47
4.2. Pengujian Alat ......................................................................................... 48
4.3. Analisa Permasalahan .............................................................................. 52
x
BAB V PENUTUP ......................................................................................... 53
5.1. Kesimpulan .............................................................................................. 53
5.2. Saran........................................................................................................ 53
DAFTAR PUSTAKA ..................................................................................... 54
LAMPIRAN ................................................................................................... 55
xi
DAFTAR GAMBAR
xii
Gambar 3.16. Title ............................................................................................. 33
Gambar 3.17. Menu Utama ................................................................................ 33
Gambar 3.18. Panel Toolbox .............................................................................. 36
Gambar 3.19. Panel Picture ............................................................................... 37
Gambar 3.20. Panel Page ................................................................................... 38
Gambar 3.21. Panel Attribute ............................................................................. 39
Gambar 3.22. Panel Output ................................................................................ 39
Gambar 3.23. Panel Event .................................................................................. 40
Gambar 3.24. Tab Display dan Programs .......................................................... 40
Gambar 3.25. Tampilan Utama HMI Nextion .................................................... 41
Gambar 3.26. Tampilan Setting Tower 1 ............................................................ 41
Gambar 3.27. Tampilan Setting Tower 2 ............................................................ 42
Gambar 3.28. Tampilan Setting Air Conditioner ( AC ) ...................................... 42
Gambar 3.29. Tampilan Setting Koneksi WIFI ................................................... 43
Gambar 3.30. Tampilam Setting Tower Semai ................................................... 43
Gambar 3.31. Tampilan Webserver Thingsboard ............................................... 44
Gambar 3.32. Program Pengaturan Status ON/OFF Pada Pin GPIO ................... 45
Gambar 3.33. Program Mencari Status Pin GPIO ............................................... 45
Gambar 3.34. Program Merespon Input Pada Pin ............................................... 46
Gambar 3.35. Program Mengirim Data JSON .................................................... 46
Gambar [Link] PCB Yang Telah Disusun ..................................................... 47
Gambar 4.2. Pengecekan Board PCB ................................................................. 48
Gambar 4.3. Pengujian Pada HMI Nextion......................................................... 49
Gambar 4.4. Pengujian Menu Pengaturan AC .................................................... 49
Gambar 4.5. Pengujian Pada Infra Red Remote .................................................. 50
Gambar 4.6. Pengujian Pada Kontrol Web Server Thingsboard .......................... 50
Gambar 4.7. Proses Pengujian Komunikasi ........................................................ 51
Gambar 4.8. Pengecekan Data Yang Dikirim ESP32 ke Arduino Nano .............. 51
Gambar 4.9. Pengecekan Data Yang Diterima Arduino Nano dari ESP .............. 52
xiii
DAFTAR TABEL
xiv
BAB I
PENDAHULUAN
1
2
5
6
1. Soket Micro-USB
7
Soket ini guna menghubungkan komputer dengan ESP32 melalui kabel USB.
Soket ini digunakan untuk mengunggah program dan juga bisa untuk
debugging serial karena ESP32 mendukung komunikasi secara serial.
2. Tombol EN
Tombol EN pada ESP32 digunakan untuk tombol reset yang berfungsi
mengatur ulang kode yang berjalan pada modul EPS32.
3. Tombol Booting (Boot)
Tombol boot digunakan untuk mengunggah program yang sudah dibuat di
ardunio IDE kedalam ESP32. Pada saat mengunggah program maka tombol
boot harus ditekan. Jangan menekan tombol boot dan EN secara bersamaan
karena akan masuk ke mode unggahan firmware. Sebaiknya jangan gunakan
mode ini kecuali jika benar benar menguasainya.
4. LED Merah
LED merah yang terpasang pada ESP32 berfungsi sebagai indikator catu daya.
Jadi LED merah akan menyala pada saat ESP32 terhubung ke power supply.
5. LED Biru
LED biru yang terpasang pada ESP32 merupakan LED yang telah terhubung
ke pin GPIO. LED biru bisa hidup maupun mati melalui pemrograman yang
telah dibuat.
6. ESP-WROOM-32
ESP-WROOM-32 merupakan mikroprosesor 32-bit.
7. Pin Input/Output
Pada ESP32 memiliki 38 pin input/output (I/O) yang memiliki spesifikasi yaitu
:
VIN : pin yang berfungsi sebagai pin masukan catu daya digital.
GND : pin ground untuk catu daya digital
Analog to Digital Converter (ADC) : 16 kanal SAR ADC 12 bit. Rentang
ADC bisa diatur di dalam program, apakah 0-1 V, 0-1.4 V, 0-2V atau 0-4V.
8
Atribut Detail
SRAM 520 KB
Open Source Ya
Dimensi 55x28 mm
Konektivitas
UART 3
10
Data Deskripsi
Warna 64K 65536 colors 16 bit 565, 5R-6G-5B
100.5 (L)×54.94 (W)×4.25 NX4832T035_011N
Ukuran tata letak (H)
100.5 (L)×54.94 (W)×5.45 NX4832T035_011R
(H)
Daerah Aktif 85.50mm(L)×54.94mm(W)
(A.A.)
Daerah 73.44mm(L)×48.96mm(W)
Penglihatan
(V.A.)
Resolusi 480×320 pixel Juga dapat diatur menjadi
320 × 480 pixel
Jenis Sentuhan Resistive
Menyentuh > 1 juta
2.2.4. Relay
Relay adalah salah satu modul yang beroperasi berdasarkan prinsip
elektromagnetik untuk menggerakkan kontaktor guna memindahkan posisi ON ke
OFF atau sebaliknya dengan memanfaatkan tenaga listrik. Peristiwa tertutup dan
terbukanya kontaktor ini terjadi akibat adanya efek induksi magnet yang timbul
dari kumparan induksi listrik. Perbedaan yang paling mendasar antara relay dan
sakelar adalah pada saat pemindahan dari posisi ON ke OFF. Relay melakukan
pemindahan-nya secara otomatis dengan arus listrik, sedangkan sakelar dilakukan
dengan cara manual. [5]
14
Sumber masukan DC
Rangkaian Kontrol (Drive Circuit)
Dioda Freewheeling
Induktor
Kapasitor
MOSFET
Beban (R)
16
Mosfet digunakan sebagai pencacah arus sesuai dengan pengaturan duty cycle
sehingga keluaran DC Chopper sesuai dengan nilai yang setting.
Drive Circuit digunakan untuk mengendalikan MOSFET, sehingga timing
untuk MOSFET bekerja dapat dikendalikan kapan harus ON atau OFF.
Induktor digunakan untuk menyimpan energi dalam bentuk arus. Energi
tersebut disimpan dikala MOSFET on dan dilepas dikala MOSFET off.
Dioda Freewheeling digunakan untuk mengalirkan arus yang dihasilkan
induktor dikala MOSFET off. [8]
17
2.2.9. Thingsboard
ThingsBoard merupakan sebuah platform internet of things (IoT) open
source berbasis web server yang memungkinkan untuk memantau dan menyimpan
data secara realtime dari perangkat-perangkat sensor elektronika serta
menyediakan infrastruktur di sisi server, terdiri dari database, MQTT broker dan
web server yang juga terdapat dashboard yang memudahkan pengguna (user)
dalam menganalisa data-data tersebut. Selain itu thingsboard sangat mudah dalam
20
Kipas
Relay Tower 1
Pompa
Relay Tower 1
Lampu
RTC Relay Tower 2
ESP Kipas
Relay
LCD 32 Tower 2
Pompa
HMI Relay Tower 2
Lampu
Relay Semai
Kipas
Relay Semai
21
22
2. PROSES
Pada bagian ini terdapat ESP32 sebagai pusat kontrol alat dan Arduino
Nano sebagai penghubung antara sensor infra red dan ESP32.
3. OUTPUT
Pada bagian terdapat relay sebagai saklar otomatis untuk mengaktifkan
atau mengnonaktifkan lampu, kipas dan pompa.
Infra red sebagai sensor untuk mengaktif AC
23
11. RS485
12. Akrilik 3mm
13. Kontrol Remot AC
14. Lampu AC
15. Fitting Lampu AC
16. Kabel
17. PCB
18. Spacer
19. Mata Bor
20. Jack DC
21. Pin Header
22. Terminal Blok
25
START
HMI Nextion
Reconnect
HMI Nextion
Apakah HMI
Tidak
Nextion
Merespon ?
Ya
Connect WIFI
Connect Thingsboard
Reconnect
HMI Thingsboard
Ya
1
26
Selesai
27
1
1
2
1
3
1 5
1
9
1
6
1
4
1 7 8
1 1
Menu file
Di sini, pengguna dapat membuat proyek baru , buka proyek yang
sudah ada, simpan proyek saat ini, simpan sebagai untuk mengganti
nama dan menyimpan proyek yang sedang dimuat, tutup proyek untuk
menutup proyek saat ini, dan keluar dari editor berikutnya. Proyek
impor akan menambahkan proyek yang ada ke dalam proyek saat ini.
Menu tools
pengguna dapat mengakses alat eksternal Font Generator,
GmovMaker, VideoBox dan PictureBox.
Menu setting
berisi dua item yaitu konfigurasi dan atur ulang tata letak .
Menu help
34
Upload
Memilih unggah atau upload akan meluncurkan dialog buka untuk
memilih file *.TFT sebelum dialog unggah ke perangkat
berikutnya. Pastikan Nextion terhubung melalui serial (biasanya
melalui adaptor USB ke TTL) sebelum mengunggah atau port
mungkin tidak tersedia untuk dipilih. Fitur pencarian otomatis akan
mencari balasan Nextion untuk instruksi koneksi , tetapi menyadari
bahwa data sedang dikirim pada semua port serial yang dicari (dan
dapat mengganggu perangkat serial lain yang terhubung). Pilihan yang
lebih baik adalah memilih Port dan Baud Rate yang benar. Konfigurasi
yang tepat dari adaptor Serial, driver Windows, konflik perangkat dan
lain lain berada di luar cakupan dukungan Nextion dan tetap menjadi
domain tanggung jawab pengguna untuk mengetahui sistem operasi
dan perangkat yang mereka gunakan.
Setelah Nextion merespons instruksi koneksi, proses pengunggahan
akan dimulai. Jangan hentikan proses ini sampai selesai. Jika proses
telah terganggu, reset port serial mungkin diperlukan. Ketika file
*.TFT sebagian telah diunggah dan mengunggah melalui serial tidak
lagi menjadi pilihan, maka pengguna perlu mengunggah melalui
metode microSD
Copy, cut, paste dan delete
Pengguna dapat memilih komponen atau beberapa komponen
lalu salin, potong, tempel dan delete sesuai kebutuhan.
Lock dan unlock
Pengguna dapat memilih komponen atau beberapa komponen dan
kemudian mengunci ( lock ) atau membuka kunci ( unlock ) sesuai
kebutuhan. Penguncian mencegah komponen diposisikan ulang
dengan mouse sampai tidak terkunci. ikon kunci muncul di sudut
36
5. Panel page
Setiap proyek HMI harus memiliki setidaknya satu halaman. Halaman
dapat dibuat dan diimpor ke proyek HMI melalui panel halaman (page).
Halaman dibuat dengan tambah , dihapus dengan hapus , dan disalin
dengan salin . Sisipkan akan membuat halaman baru sebelum halaman
yang disorot. Gunakan move up dan move down untuk memberi nomor
ulang nomor halaman di dalam page pane. Menggunakan hapus
semua (sampah) akan menghapus semua halaman dalam proyek.
38
6. Panel Attribute
Panel attribute berisi daftar komponen yang disertakan dalam halaman
desain saat ini di drop-down komponen. Mengklik komponen, atau
memilihnya dari tarik-turun akan menampilkan atribut komponen yang
tersedia. Sisi kiri berisi nama atribut, sisi kanan berisi nilai atribut saat
ini. Mengklik atribut akan menampilkan arti atribut dan rentang/opsi
yang valid di bagian bawah panel attribute. Mengklik dua kali bidang
dengan memunculkan editor sumber daya untuk atribut jika panel
attribute memilikinya.
39
7. Panel Output
Panel output berisi detail tentang proses build saat compile/ debug/
upload dipilih. Kompilasi perlu dilakukan terlebih dahulu, pengguna
HMI dirakit menjadi file TFT yang dapat digunakan untuk Model
Nextion yang dipilih. Empat baris pertama dari output akan
mencantumkan jumlah total Memori yang tersedia, memori SRAM
Global yang digunakan oleh proyek HMI, dan kemudian statistik untuk
jumlah total ruang Flash yang digunakan sumber daya gambar, diikuti
dengan jumlah total ruang Flash yang ZI Sumber daya font dikonsumsi.
8. Panel event
Panel peristiwa atau event berisi instruksi Nextion yang valid. Bagian ini
tidak akan mengajarkan pemrograman, tetapi akan dengan cepat
memberikan gambaran umum tentang berbagai jenis acara di mana
tersedia penyisipan kode pengguna. Kode acara selalu lokal ke halaman
dan tidak pernah global.
47
48
[Link] Alat
a. Pengujian HMI Nextion
Pada tahap ini pengujian dilakukan agar HMI Nextion dapat bekerja
sesuai dengan perintah yang telah dibuat. Pengujian ini dilakukan dengan
49
mengecek fungsi fungsi menu yang telah dibuat pada HMI Nextion. Berikut
merupakan gambar dari hasil pengujian yang telah dilakukan :
c. Pengujian Komunikasi
Pengujian komunikasi Web Server ini dilakukan untuk mengecek apakah
tombol untuk mengaktifkan relay dapat bekerja dengan baik ketika alat dalam
kondisi online.
yang berhasil diterima oleh Arduino nano yang berasal dari ESP32. Komunikasi
serial ini menggunakan rs485 sebagai penghubung antara ESP32 dan Arduino
nano. Lalu, format file yang dikirim berbentuk file JSON.
Gambar 4.9. Pengecekan Data Yang Diterima Arduino Nano Dari ESP32
Sumber : Dokumentasi Pribadi
[Link] Permasalahan
Kegiatan pengamatan selama proses pembuatan alat telah dilakukan dan
berikut ini adalah Analisa permasalahan yang dapat dijabarkan sebagai berikut :
a. Proses komunikasi serial menggunakan rs485 terkadang terjadi error yang
disebabkan oleh metode pemrograman yang digunakan masih belum sempurna.
Perlu dilakukan pengujian lebih dalam lagi unntuk menentukan metode yang
digunakan dalam hal komunikasi menggunakan rs485.
b. Penggunaan WebServer versi demo mempengaruhi respon dari kinerja HMI
Nection dalam mengupdate data. Sehingga, terdapat jeda selama 3 – 5detik
HMI Nextion mengupdate data dan fungsi tombol pada HMI Nextion juga
mengalami delay 2 – 3detik.
BAB V
PENUTUP
5.1. Kesimpulan
Berdasarkan analisa permasalahan dan hasil uji yang telah dilakukan, maka
diambil kesimpulan :
a. Alat ini sebagai pengontrol sekaligus pemantau aktivitas hidroponik indoor
yang memanfaatkan sistem Internet of things menggunakan webserver
Thingsboard sebagai kontrol secara online dan HMI Nextion dengan fitur
layar sentuh sebagai kontrol secara offline.
b. Alat ini tersedia backup plan dalam mengantipasi kegagalan pada sistem IOT
yang terkadang mengalami gangguan pada jaringan provider. Sehingga jika
terjadi kegagalan pada kontrol secara online akan dapat diatasi secara
otomatis dan kemudian kembali ke kontrol secara offline.
5.2. Saran
a. Menambahkan sensor pada output yang digunakan seperti sensor cahaya pada
lampu, sensor air pada pompa dan sensor suhu pada ruangan yang difungsikan
sebagai indikator agar alat dapat berkerja dengan efisien.
b. Dikarenakan kontrol secara online menggunakan Cloud Server Thingsboard
versi demo yang memiliki batas waktu penggunaan, maka disaran untuk
mengaktifkan versi berbayar jika menggunakannya dengan jangka panjang.
53
DAFTAR PUSTAKA
[1] Pratama, Awang Putra, “Perancangan dan Implementasi Sistem Smart Home
Dengan Menggunakan Mikrokontroler ESP32 Dengan Konsep Internet Of
Things ( IOT ) Berbasis Smartphone”, 2021, [Online], Program Studi
Teknologi Komputer, Politeknik NSC Surabaya [Diakses : 22 Juli 2022]
[2] Lim, Andrian Budiawan, “Sistem Kendali Hidroponik Dalam Ruangan
Berbasis Raspberry PI”, 2020, [Online], Fakultas Sains dan Teknologi,
Jurusan Teknik Elektro, Program Studi Teknik Elektro, Universitas Sanata
Dharma Yogyakarta [Diakses : 2 Agustus 2022]
[3] Supriyadi, Achmad, Agus Setyawan , dan Jatmiko Endro Suseno, “Rancang
Bangun Sistem Kendali Unit Pengolahan Air Bersih Berbasis Arduino Uno
R3 Dan Nextion Nx4827t04_011R”, 2019, [Online], [Link] LNG,
Bontang [Diakses : 6 Agustus 2022]
[4] Tholib Rifqi “ Automatic Warning System Smarttrash (AWASSH) Berbasis
Arduino Nano”, 2017, [Online], Program Studi Teknik Elektronika, Fakultas
Teknik, Universitas Negeri Yogyakarta [Diakses : 4 September 2022]
[5] “Modul Relay Arduino”, [Online],
Tersedia : [Link]
[Diakses : 20 Juli 2022]
[6] “Backdoor uPWM Hack di Arduino untuk sinyal Inframerah menggunakan
UART” , [Online],
Tersedia : [Link]
on-arduino-for-infrared-signals-using-uart/ [Diakses : 4 September 2022]
[7] “Papan Relay 8 Channel”, [Online],
Tersedia : [Link]
proofreading/156722 [Diakses : 4 September 2022]
54
55