0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
213 tayangan3 halaman

Formulir Pelacakan Kasus AFP

Formulir ini digunakan untuk melacak kasus AFP (paralisis akut limbik). Berisi informasi identitas pasien, riwayat sakit dan kontak, gejala, status imunisasi polio, dan pengumpulan spesimen. Digunakan untuk melacak dan menangani kasus poliomielitis.

Diunggah oleh

Sri Surianti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
213 tayangan3 halaman

Formulir Pelacakan Kasus AFP

Formulir ini digunakan untuk melacak kasus AFP (paralisis akut limbik). Berisi informasi identitas pasien, riwayat sakit dan kontak, gejala, status imunisasi polio, dan pengumpulan spesimen. Digunakan untuk melacak dan menangani kasus poliomielitis.

Diunggah oleh

Sri Surianti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Formulir Pelacakan Kasus AFP (FP1)

Kabupaten/kota: Propinsi: Nomor EPID:


Laporan dari : 1. RS: ………………………... 3. Dokter praktek : ………………………………
2. Puskesmas: ....…………… 4. Lainnya : ……………………………….
Tanggal laporan diterima: Tanggal pelacakan:
I. Identitas Penderita

Nama penderita: Jenis kelamin:  L  P


Tanggal lahir: Umur: ……..tahun; ……..bulan; ………..hari
Alamat: RT: RW:
Kelurahan/desa: Kecamatan:
Nama orang tua:
II. Riwayat Sakit
Tanggal mulai sakit: Tanggal mulai lumpuh:
Tanggal meninggal (bila penderita meninggal):
 Ya  Tidak
Sebelum dilaporkan
Apakah penderita Nama unit pelayanan :
berobat ke unit Tanggal berobat :
pelayanan lain ?
Diagnosis : No. rekam medik:
Apakah kelumpuhan sifatnya akut (1-14 hari)?  Ya  Tidak  Tidak Jelas

Apakah kelumpuhan sifatnya layuh (flaccid)?  Ya  Tidak  Tidak Jelas


Stop pelacakan
Apakah kelumpuhan disebabkan ruda  Ya  Tidak  Tidak Jelas
paksa/trauma?
Bila kelumpuhan akut, layuh, tidak disebabkan rudapaksa, lanjutkan pelacakan, beri nomor EPID
III. Gejala/Tanda
Apakah penderita demam sebelum lumpuh?  Ya  Tidak
Anggota gerak Kelumpuhan Gangguan rasa raba
• Tungkai kanan  Ya  Tidak  Ya  Tidak
kamkanan
• Tungkai kiri  Ya  Tidak  Ya  Tidak
• Lengan kanan  Ya  Tidak  Ya  Tidak
• Lengan kiri  Ya  Tidak Ya  Tidak
• Lain-lain, sebutkan: Muka, leher, ....................................................................................

1
IV. Riwayat Kontak NO. EPID :

Dalam satu bulan terakhir sebelum sakit, Lokasi :


apakah penderita pernah bepergian?  Ya
Tanggal pergi :
 Tidak  Tidak tahu
Dalam satu bulan terakhir sebelum sakit,
apakah penderita pernah berkunjung ke  Ya  Tidak  Tidak tahu
rumah anak yang baru mendapat imunisasi
polio?
V. Status Imunisasi polio

Jumlah dosis
 1x  2x  3x  4x  Belum pernah Tak Tahu
Imunisasi
rutin Sumber
informasi  KMS/catatan Jurim  Ingatan responden

PIN, Mop-up, ORI, Jumlah dosis  1x  2x  3x  4x  5x  6x


BIAS Polio  Belum pernah  Tak Tahu
Sumber
 Catatan  Ingatan responden
informasi
Tanggal imunisasi polio yang paling akhir:  Tidak tahu
VI. Pengumpulan spesimen
Kabupaten/kota Propinsi
 Spesimen I Tanggal ambil: Tanggal kirim: Tanggal kirim:
 Spesimen II Tanggal ambil: Tanggal kirim: Tanggal kirim:
 Tak diambil spesimen, alasan:

Petugas pelacak: Hasil Pemeriksaan:


Nama:
Diagnosis:
Tanda tangan:
Nama DSA
/DSS/DRM/
Dr /Pemeriksa
lain:
No. Telp./ HP:

Tanda tangan:

2
3

Anda mungkin juga menyukai