0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
23 tayangan13 halaman

MSDS untuk Bahan Kimia KNO2

Ringkasan dokumen tersebut adalah: 1. Dokumen tersebut merupakan lembar data keselamatan bahan kimia yang menjelaskan identifikasi dan informasi keselamatan penanganan tiga bahan kimia, yaitu asam sulfat, asam oksalat, dan kalium permanganat. 2. Ketiga bahan kimia tersebut bersifat korosif dan berbahaya jika terkena kulit atau mata serta toksik jika tertelan.

Diunggah oleh

Terra Nanda A
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
23 tayangan13 halaman

MSDS untuk Bahan Kimia KNO2

Ringkasan dokumen tersebut adalah: 1. Dokumen tersebut merupakan lembar data keselamatan bahan kimia yang menjelaskan identifikasi dan informasi keselamatan penanganan tiga bahan kimia, yaitu asam sulfat, asam oksalat, dan kalium permanganat. 2. Ketiga bahan kimia tersebut bersifat korosif dan berbahaya jika terkena kulit atau mata serta toksik jika tertelan.

Diunggah oleh

Terra Nanda A
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Material Safety Data Sheet (MSDS)

Praktikum Kimia Organik 1

Modul 1 dan 2 Identifikasi 1 dan Identifikasi 2

Kelompok 12

Nama : 1. Terra Nanda Alifathuzzahra (5008211044)

2. Rabi’ah Al-Adawiyah (5008211062)

Asisten Laboratorium

Nama : Nada Mustika M (6008211003)

No Name Physical and Chemical Toxicological Handling Bahan Kimia


(Formula) Properties Information

1 Asam - Berat Molekul : 98.08 - korosif - Memakai jas lab, goggles,


Sulfat g/mol terhadap logam dan sarung tangan.
(H2SO4) - Bentuk cair dan kulit Hindari menghirup uap
- Warna : tidak - Menyebabkan bahan dan perlakuan
berwarna kulit terbakar sebaiknya dilakukan di
- Bau : Tak berbau yang parah dan ruang asam.
- pH 0,3 pada 49 g/l 25 kerusakan - Simpan dalam wadah
°C mata. yang tidak mengandung
- Titik lebur -20 °C - Resiko logam dan tertutup sangat
- Densitas 1,84 g/cm3 kebutaan rapat.
pada 20 °C - Irritasi dan - Jangan biarkan produk
- Kelarutan dalam air korosi, Batuk, masuk ke saluran
pada 20 °C larut, Napas pembuangan.
(perhatian ! tersengal, Mual, - JIKA TERTELAN : Basuh
pembentukan panas) Muntah, Diare, mulut. JANGAN
- Memiliki potensi nyeri merangsang muntah.
mengoksidasi - JIKA TERKENA MATA :
Bilas dengan seksama
dengan air untuk beberapa
menit. Lepaskan lensa
kontak jika memakainya
dan mudah
[Link]
membilas.
- Bila terjadi kontak kulit:
Tanggalkan segera semua
pakaian yang
terkontaminasi. Bilaslah
kulit dengan air/ pancuran
air. Segera panggil dokter.
- Ganti pakaian yang
terkontaminasi dan
rendam di dalam air.
Pelindung kulit preventif
Cuci tangan dan muka
setelah bekerja dengan
bahan tersebut.
- Setelah terhirup: hirup
udara segar. Panggil
dokter.

2 Asam - Mudah menyala - Berbahaya jika - Jangan membuang ke


Oksalat - Bentuk padat tertelan atau saluran pembuangan
(C2H2O4 - Warna putih terkena kulit. - Hindari pemanasan kuat
) - Tak berbau - Menyebabkan - Kenakan pakaian
- pH kira-kira 1 pada kerusakan mata pelindung dan sarung
100 g/l 20 °C yang serius. tangan. Jangan menghirup
- Titik lebur 189 °C - Hal berikut ini zat/[Link]
(penguraian) berlaku untuk terbentuknya uap/aerosol
- Densitas 1,9 g/cm3 senyawa - perlindungan pernapasan
pada 20 °C oxalate secara diperlukan ketika debu
- Kelarutan dalam air umum: muntah dihasilkan.
kira-kira108 g/l pada dan mual - Simpan di tempat kering
25 °C setelah tertelan. dan tertutup rapat
- Suhu dapat Iritasi pada - JIKA TERKENA KULIT:
membakar sendiri > mukosa, batuk Cuci dengan banyak
400 °C dan dyspnoea sabun dan air.
- Sifat peledak Tidak setelah - JIKA TERKENA MATA :
diklasifikasikan terhirup. Efek Bilas dengan seksama
sebagai mudah sistemik: dengan air untuk beberapa
meledak. penurunan level menit. Lepaskan lensa
- Hal berikut ini berlaku kalsium darah, kontak jika memakainya
secara umum untuk efek toksik dan mudah
campuran dan pada ginjal, [Link]
senyawa organik gangguan membilas.
yang mudah kardiovaskular. - Setelah terhirup: hirup
terbakar: Irritasi dan udara [Link] napas
sehubungan dengan korosi, agitasi, terhenti: berikan napas
penyebaran yang sesak, Mual, buatan mulut ke mulut
halus, saat diputar Muntah, atau secara mekanik.
kemungkinan gangguan Berikan masker oksigen
ledakan debu secara kardiovaskular, jika [Link]
umum dapat kolaps hubungi dokter.
diasumsikan. - Setelah tertelan: beri air
- Beresiko meledak minum (paling banyak dua
dengan: chlorates, gelas). Segera cari anjuran
natrium hipoklorit, [Link] di
Oksidator kuat, silver, dalam kasus khusus, jika
garam oxyhalogenic pertolongan tidak tersedia
acids dalam satu jam, rangsang
- Reaksi eksotermik untuk muntah (hanya jika
dengan : basa, korban tidak sadarkan
Amonia, Air Raksa. diri), telan karbon aktif and
- peka terhadap konsultasikan kepada
lembab dokter secepatnya
3 Kalium - Berat Molekul : - Dapat - Ambil segala langkah
Permang 158.03 g/mol mengintensifka pencegahan untuk
anat - Bentuk padat n api; menghindari percampuran
(KMnO4) - Warna ungu pengoksidasi. dengan zat-zat yang
- Tak berbau - Berbahaya jika mudah menyala, senyawa
- pH kira-kira 7 - 9 tertelan. logam berat, asam dan
pada 20 g/l 20 °C - Menyebabkan basa.
- Titik lebur > 240 °C kulit terbakar - Hindarkan pelepasan ke
(penguraian) yang parah dan lingkungan.
- Densitas 2,70 g/cm3 kerusakan - Pakai sarung tangan
pada 20 °C mata. pelindung /pakaian
- Kelarutan dalam air - Sangat toksik pelindung /pelindung
64 g/l pada 20 °C pada kehidupan mata/pelindung wajah.
- Merupakan zat perairan - JIKA TERTELAN : Basuh
pengoksidasi kuat dengan efek mulut. JANGAN
- stabil di suhu kamar jangka panjang merangsang muntah.
- Menghasilkan gas - Dapat - JIKA TERKENA MATA :
atau uap yang menyebabkan Bilas dengan seksama
berbahaya jika Irritasi dan dengan air untuk beberapa
mengalami kontak korosi, Batuk, menit. Lepaskan lensa
dengan: Gas Napas kontak jika memakainya
hidrogen klorida, tersengal, Mual, dan mudah
Melepaskan :, Chlorin Muntah Resiko [Link]
- Reaksi eksotermik kornea membilas
dengan : Reduktor, berkabut. - Jangan membuang ke
Asam nitrat, carbides Resiko saluran pembuangan.
- Resiko meledak jika kebutaan! - Hindari penghisapan debu.
bereaksi dengan Hindari kontak dengan
bahan yang mudah [Link] ventilasi
terbakar memadai.
- Simpan di wadah tertutup
sangat rapat.
- Jangan gunakan dekat
bahan-bahan yang mudah
terbakar.

4 Aquadest - Bentuk cair - Bukan bahan - Kondisi penyimpanan


(H2O) - Tidak berwarna berbahaya Tertutup sangat rapat.
- Tak berbau Suhu penyimpanan yang
- pH pada 20 °C netral direkomendasikan,
- Titik lebur 0 °C Simpan pada +5°C hingga
- Titik didih/rentang +30°C
didih 100 °C pada
1.013
- Densitas 1,00 g/cm3
pada 20 °C
- Suhu penguraian
Dapat didistilasi
dalam kondisi tidak
terurai
(undecomposed)
pada tekanan normal

5 Aniline / - Berat Molekul : 93.13 - Toksik bila - Hindarkan pelepasan ke


Aminoben g/mol tertelan, lingkungan.
zene(C6H - Mudah menyala. terkena kulit - Gunakan sarungtangan
5NH2) - Uap lebih berat atau bila pelindung dan jas lab.
daripada udara dan terhirup. - Pakai pelindung mata.
bisa merebak di atas - Dapat - JIKA TERKENA KULIT:
lantai. menyebabkan Cuci dengan banyak
- Membentuk reaksi alergi sabun dan air.
campuran yang dapat pada kulit. - JIKA TERHIRUP :
meledak dengan - Menyebabkan Pindahkan korban ke
udara pada kerusakan mata tempat berudara segar
pemanasan yang serius. dan jaga tetap relaks pada
terus-menerus. - Diduga posisi yang nyaman untuk
- Bentuk cair menyebabkan bernafas.
- Warna coklat muda, kerusakan - JIKA TERKENA MATA :
coklat tua genetik. Bilas dengan seksama
kekuningan, coklat - Diduga dengan air untuk beberapa
kemerahan setelah di menyebabkan menit. Lepaskan lensa
simpan kanker. kontak jika memakainya
- Bau seperti amina - Menyebabkan dan mudah
- pH kira-kira 8,8 pada kerusakan pada [Link]
36 g/l 20 °C organ (Darah) membilas.
- Titik lebur -6,2 °C melalui paparan - Jika tertelan Beri air
- Titik didih/rentang yang lama atau minum (paling banyak dua
didih 184 °C pada berulang. gelas). Segera cari anjuran
1.013 hPa - Sangat toksik pengobatan. Hanya di
- Titik nyala 76 °C pada kehidupan dalam kasus khusus, jika
- Beresiko meledak perairan. pertolongan tidak tersedia
dengan: Oksidator, - Hal berikut ini dalam satu jam, rangsang
senyawa peroxi, berlaku untuk untuk muntah (hanya jika
perchlorates, amina aromatik korban tidak sadarkan
perchloric acid, Asam secara umum : diri), telan karbon aktif dan
nitrat, Oksigen, efek sistemik : konsultasikan kepada
senyawa nitro methaemoglobi dokter secepatnya.
organik, namea dengan Kerusakan paru-paru
benzene/turunan sakit kepala, mungkin terjadi setelah
benzene, nitrates detak jantung pengeluaran muntah
- Reaksi eksotermik tak beraturan, - Hindari terbentuknya
dengan : semimetallic penurunan uap/aerosol.
halides, Asetat tekanan darah, - Simpan dalam wadah
anhidrida, dyspnoea, dan yang tidak mengandung
asam-asam sesak, gejala logam dan tertutup sangat
- Resiko ignisi dan prinsip : rapat. Simpan di tempat
pembentukan gas keracunan yang berventilasi baik.
atau uap yang tidak sianida ( Simpan dalam tempat
menyala dengan : perubahan terkunci atau di tempat
Fluorin, Logam warna darah yang hanya bisa dimasuki
alkali-tanah, Logam menjadi biru). oleh orang-orang yang
basa mempunyai kualifikasi atau
berwenang. Lindungi dari
cahaya.
- Hindari pendedahan pada
cahaya, api dan percikan
api Pemanasan kuat.
- Hindari reaksi dengan
oksidator, besi dan garam
besi., Seng
- Penanganan limbah harus
sesuai standar. Tinggalkan
bahan kimia dalam wadah
aslinya. Jangan
dicampurkan dengan
limbah lain. Tangani
wadah kotor seperti
produknya sendiri.

6 Kalium Bentuk: cairan Berdasarkan bukti Bekerja di ruang asam. Jangan


Dikromat Warna: orange yang jelas dari menghirup bahan. Hindari
(K2Cr2O7 Bau: tidak berbau binatang terbentuknya uap/aerosol.
) pH: -3.8 (20 °C) percobaan ada Tutup rapat di tempat yang
resiko tinggi berventilasi baik. Hanya dapat
menimbulkan efek diakses oleh orang yang
teratogenik. berwenang. Simpan pada suhu
Wanita hamil tidak 15°C hingga 25°C.
boleh terpapar
produk Ada bukti
yang cukup untuk
mengasumsikan
bahwa penampilan
alat reproduksi
pada manusia
mengalami
kerusakan. Sifat ini
telah dengan jelas
telah ditunjukkan
pada binatang
percobaan. Efek
mutagenik telah
ditunjukkan pada
penelitian dengan
menggunakan
hewan mamalia,
membenarkan
asumsi bahwa
pemaparan bahan
pada manusia
menyebabkan
kerusakan
turun-temurun.

7 Tembaga - Berat Molekul : 249.6 - Berbahaya jika Hindarkan pelepasan ke


Sulfat g/mol tertelan. lingkungan. Pakai pelindung
Pentahidr - Bentuk padat - Menyebabkan mata. JIKA TERKENA MATA :
at - Warna biru kerusakan mata Bilas dengan seksama dengan
(CuSO4.5 - Tak berbau yang serius. air untuk beberapa menit.
H2O) - Tidak berlaku pH 3,5 - Sangat toksik Lepaskan lensa kontak jika
- 4,5 pada 50 g/l 20 pada kehidupan memakainya dan mudah
°C perairan [Link]
- Titik lebur 147 °C dengan efek membilas.
- Densitas 2,284 g/cm3 jangka panjang. Hindari penghisapan debu.
pada 20 °C - Menyebabkan Jangan membuang ke saluran
- Kelarutan dalam air efek iritan, pembuangan
317 g/l pada 20 °C konjungtivitas, Simpan di wadah yang tertutup
- Reaksi eksotermik nyeri lambung, sangat rapat dan kering
dengan : Oksidator Diare, Muntah, Gunakan alat pelindung diri
kuat, hydroxylamine, kolaps, yang memadai
magnesium kematian Hindari pemanasan kuat
Resiko kornea (menyebabkan penguraian).
berkabut.

8 Etanol - Cairan dan uap amat - Menyebabkan Jauhkan dari


(C2H5OH mudah menyala. iritasi mata panas/percikan/api terbuka
) - Berat Molekul : 46.07 yang serius. /permukaan yang panas. -
g/mol - Hal berikut ini Dilarang merokok di dekat
- Membentuk campuran berlaku untuk bahan
yang dapat meledak aliphatic JIKA TERKENA MATA : Bilas
dengan udara pada suhu alcohols secara dengan seksama dengan air
kamar. umum : efek untuk beberapa menit.
- Uap lebih berat daripada jika produk Lepaskan lensa kontak jika
udara dan bisa merebak tidak ditangani memakainya dan mudah
di atas lantai. dan digunakan [Link]
- Bentuk cair dengan tepat : membilas.
- Warna tidak berwarna iritasi mukosa; Gunakan alat pelindung diri
- Bau seperti alkohol - setelah Jangan menghirup uap-uap,
- pH 7,0 pada 10 g/l 20 °C terserap dalam aerosol. Pastikan ventilai
- Titik lebur -114,5 °C jumlah besar : memadai
- Titik didih/rentang didih narcosis. Hindari kontak dengan Logam
78,3 °C pada 1.013 hPa - Efek sistemik : alkali, Oksidator, Peroksida
- Titik nyala 12 °C eufhoria
- Kelarutan dalam air pada - Setelah
20 °C tercampur terserap :
sepenuhnya Pening,
- Suhu penguraian Dapat inebriation,
didistilasi dalam kondisi narkosis,
tidak terurai paralisa
(undecomposed) pada pernapasan
tekanan normal.

9 Alkohol Wujud: cairan bening tak Kontak Mata: Jauhkan dari panas, percikan,
berwarna. Menyebabkan dan api. Jauhkan dari sumber
Titik Nyala: 16,6°C gangguan mata. api. Simpan dalam wadah
Sifat: mudah terbakar Dapat tertutup. Jauhkan dari kontak
menyebabkan dengan oksidasi bahan.
kerusakan reaksi Simpan di daerah sejuk dan
kimia dan kornea. kering, berventilasi baik jauh
Kontak Kulit: dari zat-zat yang tidak
Dapat kompatibel. Cuci sampai bersih
menyebabkan setelah memegang. Gunakan
sianosis pada hanya di daerah berventilasi
ekstremitas. baik.
Tertelan: Dapat
menyebabkan
iritasi
gastrointestinal
dengan ditandai
mual. muntah dan
diare. Dapat
menyebabkan
keracunan
sistemik dengan
asidosis. Dapat
menyebabkan
pusat depresi
sistem saraf, yang
ditandai dengan
kegembiraan.
diikuti oleh sakit
kepala, pusing,
mengantuk, dan
mual. Stadium
lanjut dapat
menyebabkan
stroke, pingsan,
koma dan
kematian mungkin
karena kegagalan
pernapasan.
Inhalasi: Inhalasi
konsentrasi tinggi
dapat
menyebabkan efek
sistem saraf pusat
ditandai dengan
mual, pusing sakit
kepala, tak
sadarkan diri dan
koma.

10 Amonium - Bentuk padat Hal berikut ini Setelah menghirup: hirup


Sulfat - Warna tidak berwarna berlaku untuk udara segar.
((NH4)2S - Bau Tak berbau garam ammonium Bila terjadi kontak kulit:
O4) - pH kira-kira 5 pada 100 secara umum: Tanggalkan segera semua
g/l setelah tertelan: pakaian yang terkontaminasi.
- Densitas 1,77 g/cm3 pada gejala iritasi lokal, Bilaslah kulit dengan air/
20 °C mual, muntah, pancuran air.
- Kelarutan dalam air 754 diare. Efek Setelah kontak pada mata :
g/l pada 20 °C sistemik: setelah bilaslah dengan air yang
- Suhu penguraian > 235 pemasukan dalam banyak. Hubungi dokter mata.
°C jumlah sangat Lepaskan lensa kontak.
- Reaksi eksotermik banyak: Setelah tertelan: segera beri
dengan : chlorates, penurunan korban minum air putih (dua
dengan, panas nitrates, tekanan darah, gelas paling banyak).
dengan, Panas. pingsan, Periksakan ke dokter.
- Beresiko meledak gangguan CNS, Jangan membuang ke saluran
dengan: chlorates, sesak, kondisi pembuangan
dengan, Asam nitrates, narkosis, paralisis Hindari penghisapan debu
dengan, Kalium nitrates, pernapasan, Wadah penyimpanan tertutup
dengan, Asam nitrites, hemolisa. sangat rapat. Kering
natrium hipoklorit
- Menghasilkan gas atau
uap yang berbahaya jika
mengalami kontak
dengan: basa,

11 Kalium - Cairan dan uap amat Menyebabkan Jauhkan dari


Hidroksid mudah menyala. iritasi kulit. panas/percikan/api terbuka
a (KOH) - Berat Molekul : 56.11 Menyebabkan /permukaan yang panas. -
g/mol iritasi mata yang Dilarang merokok di dekat
- Korosif pada logam serius bahan
dan kulit Dapat JIKA TERKENA KULIT: Cuci
- Uap lebih berat menyebabkan dengan banyak sabun dan air.
daripada udara dan mengantuk dan JIKA TERKENA MATA : Bilas
bisa merebak di atas pusing. dengan seksama dengan air
lantai. Dapat untuk beberapa menit.
- Membentuk menyebabkan Lepaskan lensa kontak jika
campuran yang dapat Efek iritan, memakainya dan mudah
meledak dengan Mengantuk, [Link]
udara pada suhu Gangguan saluran membilas.
kamar. cerna, perasaan Simpan di tempat berventilasi
- Bentuk cair mengantuk, Sakit baik. Jaga wadah tertutup
- Warna tidak kepala, Pening, kedap/rapat.
berwarna inebriation, Tidak Setelah tertelan: perhatian jika
- Bau Tajam, ciri khas sadar, narkosis, korban muntah. Resiko
isopropanol paralisa pengeluaran! Jaga agar
- pH kira-kira 13 pada pernapasan, Koma saluran pernafasan tetap
20 °C terbuka. Kerusakan paru-paru
- Titik nyala 12 °C mungkin terjadi setelah
- Kelarutan dalam air pengeluaran muntah. Segera
pada 20 °C larut panggil dokter
- Densitas 0,79 g/cm³ Jangan biarkan produk masuk
pada 20 °C ke saluran pembuangan.
- Beresiko meledak Rendam tumpahan dengan
dengan: chlorates, padatan inert, seperti tanah liat
Fosgen, senyawa atau tanah diatome sesegera
nitro organik, mungkin
hydrogen peroxide, Kenakan pakaian pelindung.
nitrogen oxides Jangan menghirup
zat/campuran. Hindari
terbentuknya uap/aerosol.
Simpan di bawah 30 oC.

12 Asam - Berat Molekul : 63.01 Dapat Pakai sarung tangan pelindung


Nitrat g/mol mengintensifkan /pakaian pelindung /pelindung
(HNO3) - Memiliki efek api; pengoksidasi. mata/pelindung wajah.
penyulut api akibat Dapat korosif JIKA TERTELAN : Basuh
pelepasan oksigen terhadap logam. mulut. JANGAN merangsang
- Bentuk cair Menyebabkan kulit muntah beri air minum kepada
- Warna tidak terbakar yang korban (paling banyak dua
berwarna parah dan gelas), hidari muntah (resiko
- Bau pedih kerusakan mata. perforasi!). Segera panggil
- pH < 1 pada 20 °C Bersifat korosif dokter. Jangan mencoba
- Titik lebur kira-kira terhadap saluran menetralisir.
-41 °C pernafasan. JIKA TERKENA MATA : Bilas
- Titik didih/rentang Irritasi dan korosi, dengan seksama dengan air
didih 122 °C pada Batuk, Napas untuk beberapa menit.
1.013 hPa tersengal, Muntah Lepaskan lensa kontak jika
- Kelarutan dalam air berdarah, memakainya dan mudah
pada 20 °C larut kematian, Resiko [Link]
- Bahan atau kebutaan! Hal membilas.
campuran ini berikut ini berlaku
diklasifikasikan untuk nitrit/nitrat
sebagai pengoksidasi secara umum :
dengan kategori 3. methaemoglobina
- Dapat korosif emia setelah
terhadap logam. penyerapan oleh
- Dapat didistilasi tubuh dalam
dalam kondisi tidak jumlah besar.
terurai
(undecomposed)
pada tekanan normal.
Material Safety Data Sheet (MSDS)

Praktikum Kimia Organik 2

Modul 3 Identifikasi 3

Kelompok 12

Nama : 1. Terra Nanda Alifathuzzahra (5008211044)

2. Rabi’ah Al-Adawiyah (5008211062)

Asisten Laboratorium

Nama : Nurdiana Ratna Puri (6008211018)

No Name Physical and Toxicological Handling Bahan


(Formula) Chemical Properties Information Kimia

1 Natrium Wujud: Cair 1. Inhalasi: Dapat Hindari kontak


Hipoklorit pH: basa kuat; >11 menyebabkan iritasi langsung dengan
(NaOCl) Massa Jenis: pada saluran kulit dan mata. Jika
1.08-1.26 pernapasan, (hidung terjadi kontak
Kelarutan Dalam air: dan tenggorokan); dengan kulit atau
Larut dalam air dan Gejala mata,segera
terurai dalam asam mungkin termasuk bersihkan dengan
batuk dan sakit air mengalir
tenggorokan.
2. Tertelan: Dapat
menyebabkan mual,
muntah.
3. Kontak Kulit:
Dapat mengiritasi
kulit.
4. Kontak Mata:
Dapat menyebabkan
iritasi dan kerusakan
parah

2 Aseton 1. Bentuk: cair 1. Inhalasi: Lindungi dari


(C3H6O) 2. Warna: tidak Dapat menyebabkan [Link]
berwarna batuk, pusing, wadah tertutup
3. Bau: menyengat kusam, dan rapat di tempat
4. pH 5 - 6 pada 395 sakit kepala. yang kering dan
g/l pada 20 °C 2. Tertelan: berventilasi baik.
5. Titik lebur/rentang: Menelan dalam Jauhkan dari panas
-94,0 °C f jumlah kecil tidak dan sumber
6. Titik didih mungkin [Link]
awal/rentang didih menghasilkan efek peralatan untuk
56,0 °C pada 1.013 berbahaya. perlindungan mata
hPa Konsumsi dalam yang sudah diuji
7. Tekanan uap jumlah yang lebih dan disetujui di
245,3 hPa pada 20,0 besar bawah standar
°C dapat menyebabkan pemerintah
sakit perut, mual dan
muntah.
3. Kontak Kulit:
Menyebabkan
kemerahan, rasa
sakit, dan
pecah-pecah pada
kulit.
4. Kontak Mata:
Percikan dapat
menyebabkan iritasi
parah, kemerahan
dan rasa sakit.

3 Urea bubuk 1. Berat molekul: 1. Korosi/iritasi kulit


((NH2)2CO) 60,07g/mol Kulit - Kelinci Hasil: Simpan di suatu
2. pH: 7-8 Tidak menyebabkan tempat yang kering,
3. Warna: putih iritasi kulit yang berventilasi
4. Bau: tidak berbau 2. Kerusakan mata baik dan dingin.
5. Rasa: basa serius/iritasi mata Hindari tercecer
6. Titik leleh: 132.7°C Mata - Kelinci Hasil: atau masuk ke air.
iritasi ringan Mungkin berbahaya
3. Sensitisasi terhadap ternak
saluran pernafasan dan kehidupan liar
atau pada kulit: Data jika termakan.
tidak tersedia Bersihkan semua
4. Karsinogenisitas: material yang
Data tidak tersedia tumpah, terutama
terjadi pada saat
pembuatan pupuk.

4 Kalium Nitrit 1. Wujud: Solid. Sangat berbahaya Jaga agar wadah


(KNO2) 2. Bau: Tidak jika terjadi kontak tetap kering.
tersedia. kulit (iritasi), Jauhkan dari
3. Rasa: Tidak konsumsi, inhalasi. panas. Jangan
tersedia. Sangat berbahaya tertelan dan
4. Berat molekul: jika terjadi kontak terhirup. Jika
85,1 g / mol kulit tertelan, segera cari
5. Warna: Putih (korosif). Kontak bantuan medis
hingga kekuningan. mata dapat Hindari kontak
6. Titik Didih: Tidak mengakibatkan dengan
tersedia. kornea kulit dan mata
7. Titik lebur: Terurai. kerusakan atau Jauhkan dari yang
(350 ° C atau 662 ° kebutaan. Kontak tidak kompatibel
F) kulit dapat seperti zat
8. Berat Jenis: 1.915 menghasilkan pereduksi, bahan
(Air = 1) peradangan dan yang mudah
melepuh. Menghirup terbakar, bahan
debu akan organik.
menghasilkan iritasi
pada saluran
pencernaan atau
pernapasan, ditandai
dengan terbakar,
bersin dan batuk.

5 Asam Klorida [Link]: Cair. Sangat berbahaya


(HCl) 2. Warna: Tidak jika terjadi kontak Pastikan menyimpan
berwarna hingga kulit (korosif, iritasi, HCL di tempat yang
kuning muda. permeator), kering dan dingin,
3. Bau: Menyengat. Berbahaya jika jauhkan dari api,
4. Rasa: Tidak terjadi
jauhkan dari berbagai
tersedia kontak mata
5. Titik Didih: 108.58° (korosif), inhalasi macam zat yang
C (korosif paru-paru). sifatnya mudah untuk
6. Melting Point: terbakar, pastikan
-62.25° C tempat penyimpanan
HCL memiliki
ventilasi yang baik,
simpan di tempat
yang jauh dari
material yang tidak
cocok

6 Etanol a) Wujud: cair Menyebabkan iritasi Jauhkan dari nyala


(C2H5OH) b) Warna: tidak mata, tidak terbuka, permukaan
berwarna menyebabkan iritasi panas, dan sumber
c) Bau: seperti kulit. penyulut. Simpan
alkohol Karsinogenisitas: wadah tertutup
d) Titik lebur/titik Data tidak tersedia rapat di tempat
beku Titik lebur/titik Toksisitas terhadap yang kering dan
beku: -114,0 °C pada Reproduksi: Data berventilasi baik.
1.013,25 hPa tidak tersedia Jauhkan dari panas
e) Titik didih dan sumber api.
awal/rentang didih:
78,29 °C pada 1.013
hPa

7 Asam Oksalat [Link]: tidak berbau [Link] kontak mata Jauhkan dari
(C2H2O4) 2. Rasa: tidak menyebabkan sumber api, jaga
tersedia kerusakan kornea wadah tetap kering,
3. Warna: putih hingga kebutaan jangan ditelan
4. Melting point: 2. Kontak kulit maupun dihirup,
189.5°C menyebabkan jangan
peradangan menambahkan air,
3. Terhirup simpan di tempat
menyebabkan iritasi yang memiliki
pada saluran ventilasi udara yang
pernafasan baik

Anda mungkin juga menyukai