0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan6 halaman

Panduan Nilai dan Etika ASN Indonesia

Nilai-nilai dasar yang harus dimiliki ASN adalah memenuhi kebutuhan masyarakat secara profesional, ramah, cepat, dan dapat diandalkan serta senantiasa melakukan perbaikan. ASN juga diharapkan memiliki sikap yang akuntabel, harmonis, loyal, dan adaptif dalam menjalankan tugasnya. Prinsip-prinsip manajemen ASN adalah ASN berkedudukan sebagai aparatur negara yang menjalankan kebijakan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan6 halaman

Panduan Nilai dan Etika ASN Indonesia

Nilai-nilai dasar yang harus dimiliki ASN adalah memenuhi kebutuhan masyarakat secara profesional, ramah, cepat, dan dapat diandalkan serta senantiasa melakukan perbaikan. ASN juga diharapkan memiliki sikap yang akuntabel, harmonis, loyal, dan adaptif dalam menjalankan tugasnya. Prinsip-prinsip manajemen ASN adalah ASN berkedudukan sebagai aparatur negara yang menjalankan kebijakan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

VALUES PANDUAN PERILAKU Nilai Dasar

a. Memahami dan Memenuhi 1) mengabdi kepada negara dan


Kebutuhan Masyarakat rakyat Indonesia;
2) menjalankan tugas secara
profesional dan tidak berpihak;
3) membuat keputusan
berdasarkan prinsip keahlian;
dan
4) menghargai komunikasi,
konsultasi, dan kerja sama.
b. Ramah, Cekatan, Solutif, dan 1) memelihara dan menjunjung
Dapat Diandalkan tinggi standar etika yang luhur;
2) memiliki kemampuan dalam
Berorientasi pelayanan melaksanakan kebijakan dan
program pemerintah; dan
3) memberikan layanan kepada
publik secara jujur, tanggap,
cepat, tepat, akurat, berdaya
guna, berhasil guna, dan
santun
c. Melakukan Perbaikan Tiada 1) mempertanggungjawabkan
Henti tindakan dan kinerjanya
2) kepada publik; dan
3) mengutamakan pencapaian
hasil dan mendorong kinerja
4) pegawai.
a. Kemampuan melaksanaan
tugas dengan jujur,
bertanggung jawab, cermat,
disiplin dan berintegritas tinggi
b. Kemampuan menggunakan
Akuntabel kekayaan dan barang milik
negara secara bertanggung
jawab, efektif, dan efisien
c. Kemampuan menggunakan
Kewenangan jabatannya
dengan berintegritas tingg
a. Toleransi
b. Empati
Harmonis
c. Keterbukaan terhadap
perbedaan.
Loyal a. Memegang teguh ideologi a) Komitmen yang bermakna
Pancasila, Undang-Undang perjanjian (keterikatan) untuk
Dasar Negara Republik melakukan sesuatu atau hubungan
Indonesia tahun 1945, setia keterikatan dan rasa tanggung
kepada NKRI serta jawab akan sesuatu.
pemerintahan yang sah
b) Dedikasi yang bermakna
b. Menjaga nama baik sesama pengorbanan tenaga, pikiran, dan
ASN, pimpinan instansi dan waktu demi keberhasilan suatu
negara; serta usaha yang mempunyai tujuan yang
c. Dapat mengantisipasi dan mulia, dedikasi ini bisa juga berarti
beradaptasi dengan perubahan pengabdian untuk melaksanakan
lingkunga cita-cita yang luhur dan diperlukan
adanya sebuah keyakinan yang
teguh.

c) Kontribusi yang bermakna


keterlibatan, keikutsertaan,
sumbangsih yang diberikan dalam
berbagai bentuk, baik berupa
pemikiran, kepemimpinan, kinerja,
profesionalisme, finansial atau,
tenaga yang diberikan kepada pihak
lain untuk mencapai sesuatu yang
lebih baik dan efisien

d) Nasionalisme yang bermakna


suatu keadaan atau pikiran yang
mengembangkan keyakinan bahwa
kesetiaan terbesar mesti diberikan
untuk negara atau suatu sikap cinta
tanah air atau bangsa dan negara
sebagai wujud dari cita-cita dan
tujuan yang diikat sikap-sikap
politik, ekonomi, sosial, dan budaya
sebagai wujud persatuan atau
kemerdekaan nasional dengan
prinsip kebebasan dan
kesamarataan kehidupan
bermasyarakat dan bernegara.

e) Pengabdian yang bermakna


perbuatan baik yang berupa pikiran,
pendapat, ataupun tenaga sebagai
perwujudan kesetiaan, cinta, kasih
sayang, hormat, atau satu ikatan
dan semua itu dilakukan dengan
ikhlas.
Adaptif a. Dapat mengantisipasi dan
beradaptasi dengan perubahan
lingkunga
b. Mendorong jiwa kewirausahaan
c. Memanfaatkan peluang-peluang
yang berubah-ubah
d. Memperhatikan kepentingan-
kepentingan yang diperlukan
antara instansi mitra, masyarakat
dan sebagainya
e. merespon dan bereaksi dengan
baik kepada perubahan
lingkungan, dengan tujuan untuk
mempertahankan atau bahkan
meningkatkan kinerja instansinya.
Kolaboratif a. Organisasi menganggap
perubahan sebagai sesuatu yang
alami dan perlu terjadi;
b. Organisasi menganggap individu
(staf) sebagai aset berharga dan
membutuhkan upaya yang
diperlukan untuk terus
menghormati pekerjaan mereka;
c. Organisasi memberikan perhatian
yang adil bagi staf yang mau
mencoba dan mengambil risiko
yang wajar dalam menyelesaikan
tugas mereka (bahkan ketika
terjadi kesalahan);
d. Pendapat yang berbeda didorong
dan didukung dalam organisasi
(universitas) Setiap kontribusi dan
pendapat sangat dihargai;
e. Kolaborasi dan kerja tim antar
divisi adalah didorong;.
f. Secara keseluruhan, setiap divisi
memiliki kesadaran terhadap
kualitas layanan yang diberikan
Manajemen ASN a. Kedudukan ASN Berdasarkan jenisnya, Pegawai ASN
terdiri atas:
1) Pegawai Negeri Sipil (PNS); dan
2) Pegawai Pemerintah dengan
Perjanjian Kerja (PPPK).

Pegawai ASN berkedudukan sebagai


aparatur negara yang menjalankan
kebijakan yang ditetapkan oleh
pimpinan instansi pemerintah serta
harus bebas dari pengaruh dan
intervensi semua golongan dan
partai politik
b. Peran ASN Untuk menjalankan kedudukannya
tersebut, maka Pegawai ASN
berfungsi sebagai berikut:
1) Pelaksana kebijakan public;
2) Pelayan public; dan
3) Perekat dan pemersatu bangsa
Selanjutnya Pegawai ASN bertugas:
1) Melaksanakan kebijakan yang
dibuat oleh Pejabat Pembina
Kepegawaian sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-
undangan
2) Memberikan pelayanan public
yang professional dan berkualitas,
dan
3) Mempererat persatuan dan
kesatuan Negara Kesatuan Republik
Indonesia
c. Hak dan Kewajiban ASN ASN sebagai berikut PNS berhak
memperoleh:
1) gaji, tunjangan, dan fasilitas;
2) cuti;
3) jaminan pensiun dan jaminan
hari tua;
4) perlindungan; dan
5) pengembangan kompetensi
Sedangkan PPPK berhak
memperoleh:
1) gaji dan tunjangan;
2) cuti;
3) perlindungan; dan
4) pengembangan kompetensi

Berrdasarkan Pasal 92 UU ASN


Pemerintah juga wajib memberikan
perlindungan berupa:
1) jaminan kesehatan;
2) jaminan kecelakaan kerja;
3) jaminan kematian; dan
4) bantuan hukum.

Kewajiban pegawai ASN yang


disebutkan dalam UU ASN adalah:
1) setia dan taat pada Pancasila,
Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945,
Negara Kesatuan Republik
Indonesia, dan pemerintah yang
sah;
2) menjaga persatuan dan kesatuan
bangsa;
3) melaksanakan kebijakan yang
dirumuskan pejabat pemerintah
yang berwenang;
4) menaati ketentuan peraturan
perundang-undangan;
5) melaksanakan tugas kedinasan
dengan penuh pengabdian,
kejujuran, kesadaran, dan tanggung
jawab;
6) menunjukkan integritas dan
keteladanan dalam sikap, perilaku,
ucapan dan tindakan kepada setiap
orang, baik di dalam maupun di luar
kedinasan;
7) menyimpan rahasia jabatan dan
hanya dapat mengemukakan
rahasia jabatan sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-
undangan; dan
8) bersedia ditempatkan di seluruh
wilayah Negara Kesatuan Republik
Indonesia.
d. Kode Etik dan Kode Perilaku ASN Kode etik dan kode perilaku berisi
pengaturan perilaku agar Pegawai
ASN:
1) melaksanakan tugasnya dengan
jujur, bertanggungjawab, dan
berintegritas tinggi;
2) melaksanakan tugasnya dengan
cermat dan disiplin;
3) melayani dengan sikap hormat,
sopan, dan tanpa tekanan;
4) melaksnakan tugasnya sesuai
dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan
5) melaksnakan tugasnya sesuai
dengan perintah atasan atau
Pejabat yang Berwenang sejauh
tidak bertentangan dengan
ketentuan peraturan perundang-
undangan dan etika pemerintahan
6) menjaga kerahasian yang
7) menggunakan kekayaan dan
barang milik Negara secara
bertanggungjawab, efektif, dan
efisien;
8) menjaga agar tidak terjadi konflik
kepentingan dalam melaksanakan
tugasnya
9) memberikan informasi secara
benar dan tidak menyesatkan
kepada pihak lain yang memerlukan
informasi terkait kepentingan
kedinasan;
10) tidak menyalahgunakan
informasi intern Negara, tugas,
status, kekuasaan, dan jabatannya
untuk mendapat atau mencari
keuntungan atau manfaat bagi diri
sendiri atau untuk orang lain;
11) memegang teguh nilai dasar
ASN dan selalu menjaga reputasi
dan integritas ASN; dan
12) melaksanakan ketentuan
peraturan perundangundangan
mengenai disiplin Pegawai ASN.
SMART ASN Digital skill, digital culture, digital
ethics, dan digital safety.

Anda mungkin juga menyukai