0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
44 tayangan32 halaman

Prosedur Dekontaminasi Alat Medis

Dokumen tersebut membahas prosedur dekontaminasi alat medis dengan mesin cuci dan secara manual, meliputi proses perendaman, pencucian, pembilasan, dan pengeringan alat sebelum sterilisasi untuk membersihkan dari bakteri dan infeksi. Selanjutnya dibahas proses pemilahan, pengesetan, pengemasan, dan pelabelan alat sebelum sterilisasi serta penyetoran alat bersih dari ruangan dan unit ke CSSD.

Diunggah oleh

Erwin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
44 tayangan32 halaman

Prosedur Dekontaminasi Alat Medis

Dokumen tersebut membahas prosedur dekontaminasi alat medis dengan mesin cuci dan secara manual, meliputi proses perendaman, pencucian, pembilasan, dan pengeringan alat sebelum sterilisasi untuk membersihkan dari bakteri dan infeksi. Selanjutnya dibahas proses pemilahan, pengesetan, pengemasan, dan pelabelan alat sebelum sterilisasi serta penyetoran alat bersih dari ruangan dan unit ke CSSD.

Diunggah oleh

Erwin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

DEKONTAMINASI ALAT DENGAN MESIN

No. Dokumen No. Revisi Halaman


RSUD Dr.R
SOEPRAPTO 036/[Link]/2019 0 1/2
CEPU

Tanggal terbit Ditetapkan oleh


O1 JULI 2019
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL
(SPO)

NIP.19720101 200212 1 013

Proses perendaman yang alat bekas pakai yang telah bersih


dari noda dan darah kedalam cairan desinfektan diteruskan
PENGERTIAN
dengan pencucian pembilasan dan pengeringan.

TUJUAN Alat bersih dan terbebas dari bacteri dan penyakit infeksi
sebelum proses sterilisasi.

KEBIJAKAN Peraturan Direktur No. 102Tahun 2019 tentang Pedoman


Pelayanan CSSD RSUD Dr. R. Soeprapto Cepu
1. Cuci Tangan,
2. Gunakan APD,
3. Rendam alat kedalam kontainer box berisi cairan enzymatik
yang telah dilarutkan dengan air RO sesuai aturan MSDS
PROSEDUR
selama 5 menit untuk alat kontaminasi ringan & 15 menit
kontaminasi berat,
4. Angkat alat kemudian bilas dengan air RO yang mengalir,
5. Masukan kedalam bak mesin pencuci ( washer
DEKONTAMINASI ALAT DENGAN MESIN

No. Dokumen No. Revisi Halaman


RSUD Dr.R
SOEPRAPTO 036/[Link]/2019 0 1/2
CEPU

desinfektor ) yang telah berisi detergent


6. Nyalakan panel listrik & tekan tombol ke posisi ON,
7. Atur mesin thoucscreen dalam suhu 60 *C dalam waktu 15
menit ( atur waktu dengan alarm ),
8. Angkat alat dan lakukan pembilasan dengan air RO,
9. Pindahkan alat ke dalam mesin pengering ( drying
PROSEDUR
kabinet ) yang telah diatur suhu dan waktunya,
[Link] alat yang telah dikeringkan ke area berikutnya
pemilahan, pengesetan, pengemasan dan pelabelan,
[Link] APD dan cuci tangan dengan 6 langkah.

1. INSTALASI BEDAH SENTRAL


2. INSTALASI GAWAT DARURAT
UNIT TERKAIT 3. INSTALASI RAWAT INAP
4. INSTALASI RAWAT JALAN
5. INSTALASI PENUNJANG RUMAH SAKIT
DEKONTAMINASI ALAT SECARA MANUAL

No. Dokumen No. Revisi Halaman

[Link].R.
037/[Link]/ 2019 0 1/1
SOEPRAPTO
CEPU

Tanggal terbit Ditetapkan oleh


O1 JULI 2019
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

NIP.19720101 200212 1 013

Proses perendaman yang alat bekas pakai yang telah bersih


PENGERTIAN dari noda dan darah kedalam cairan desinfektan diteruskan
dengan pencucian dengan tangan, pembilasan dan
diteruskan pengeringan.

TUJUAN Alat bersih dan terbebas dari bacteri dan penyakit infeksi
sebelum proses sterilisasi.

KEBIJAKAN Peraturan Direktur Direktur No. 102 Tahun2019 tentang


Pedoman Pelayanan CSSD RSUD Dr. R. Soeprapto Cepu

PROSEDUR 1. Cuci Tangan


2. Gunakan APD,
3. Rendam alat kedalam kontainer box berisi cairan
enzymatik yang telah dilarutkan dengan air RO sesuai
aturan MSDS selama 5 menit untuk alat kontaminasi
ringan & 15 menit kontaminasi berat,
4. Angkat alat kemudian bilas dengan air RO yang mengalir,
5. Masukan kedalam bak berisi larutan detergent kemudian
sikat secara perlahan dengan sikat halus sampai bersih
dalam air.
NB : Alat tidak boleh disikat diatas permukaan air,
6. Kemudian bilas dengan air RO yang mengalir,
DEKONTAMINASI ALAT SECARA MANUAL

No. Dokumen No. Revisi Halaman

037/[Link]/ 2019 0 1/1


7. Keringkan satu persatu dengan kain halus tak berserat
atau tisue yang menyerap air,
8. Pindahkan alat yang telah dikeringkan ke area berikutnya
pemilahan, pengesetan, pengemasan dan pelabelan,
9. Lepas APD dan cuci tangan dengan 6 langkah.

UNIT TERKAIT 1. INSTALASI BEDAH SENTRAL.


2. INSTALASI GAWAT DARURAT.
3. INSTALASI RAWAT INAP.
4. INSTALASI RAWAT JALAN.
[Link] PENUNJANG RUMAH SAKIT.
PEMILAHAN, PENGESETAN, PENGEMASAN DAN
PELABELAN INSTRUMEN

No. Dokumen No. Revisi Halaman

[Link].R.
038/[Link]/ 2019 0 1/1
SOEPRAPTO CEPU

Ditetapkan oleh

STANDAR PROSEDUR
Tanggal terbit
OPERASIONAL
O1 JULI 2019

NIP.19720101 200212 1 013

Proses pemisahan alat yang layak pakai dengan yang


PENGERTIAN rusak, kemudian pengesetan dan pemberian label
sebelum dikemas dan disterilkan.

1. Alat tidak tertukar sesuai dengan jenisnya,


2. Alat yang rusak diketahui dan dikembalikan keunit
TUJUAN
asal,
3. Masa tenggang/ED alat steril diketahui penggun.

Surat Keputusan Direktur No. 102 Tahun 2019 tentang


KEBIJAKAN
Pedoman Pelayanan CSSD RSUD Dr. R. Soeprapto
Cepu
1. Cuci tangan,
2. Gunakan APD,
3. Pilah dan bedakan antara alat yang masih layak pakai
dengan alat yang sudah rusak,
PROSEDUR
4. Seting alat sesuai dengan jenis tindakan dan jumlahnya
5. Beri indikatorbinternal untuk memantau kesterilan alat
sebelum penggunaan,
PEMILAHAN, PENGESETAN, PENGEMASAN DAN
PELABELAN INSTRUMEN
No. Dokumen No. Revisi Halaman

[Link].R. 038/[Link]/ 2019 0 1/1


PEMILAHAN, PENGESETAN, PENGEMASAN DAN
PELABELAN INSTRUMEN

No. Dokumen No. Revisi Halaman


[Link].R.
SOEPRAPTO CEPU 038/[Link]/ 2019 0 1/2

6. Bungkus alat dengan rapat ( bila memungkinkan


gunakan kantung plastik bio film/pouches ),
7. Lakukan penyelingan plastik dengan mesin siller,
8. Pasang etiket label eksternal meliputi : jenis alat, tanggal
PROSEDUR penyeterilan, dan tanggal kadaluwarsa di plastik
pembungkus,
9. Masukkan ke dalam alat sterilisasi,
10. Catat dan dokumentasikan pada cheklist dan tanda
tangan serta nama terang petugas.

[Link] BEDAH SENTRAL.


2. INSTALASI GAWAT DARURAT.
UNIT TERKAIT
[Link] RAWAT INAP.
[Link] RAWAT JALAN.
[Link] PENUNJANG RUMAH SAKIT.
PENYETORAN ALAT / BAHAN BERSIH ONSTERIL DARI
INSTALASI / RUANGAN DAN UNIT LAIN

No. Dokumen No. Revisi Halaman


[Link].R.
SOEPRAPTO CEPU 039/[Link]/ 2019 0 1/1

Ditetapkan oleh
Tanggal terbit
O1 JULI 2019
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

NIP.19720101 200212 1 013

Penyetoran alat / bahan bekas pakai tindakan medis yang


PENGERTIAN telah dibersihkan dari noda dan darah di ruangan, serta
bahan medis lainnya yang bersih sebelum disterilkan di
CSSD.

1. Alat / bahan yang akan disterilkandari ruangan ke CSSD


tidak menyebarkan kontaminasi dan infeksi skunder
TUJUAN
dalam perjalanan.
2. Alat / bahan yang sudah bersih dapat segera di proses
dekontaminasi sampai dengan sterilisasi.

Peraturan Direktur No. 102 Tahun 2019 tentang Pedoman


KEBIJAKAN Pelayanan CSSD RSUD Dr. R. Soeprapto Cepu
PENYETORAN ALAT / BAHAN BERSIH ONSTERIL DARI
INSTALASI / RUANGAN DAN UNIT LAIN

[Link].R.
No. Dokumen No. Revisi Halaman
SOEPRAPTO CEPU

039/[Link]/ 2019 0 1/2

1. Petugas ruangan setelah membersihkan alat bekas pakai


dari noda dan darah, melakukan desinfeksi sementara
diruangan, serta menginventaris alat dan dahan yang akan
disetorkan ke CSSD,
2. Petugas ruangan menulis macam alat dan jumlah yang
akan disterilkan ke CSSD,
PROSEDUR 3. Petugas ruangan menyerahkan alat / bahan melalui loket
alat / instrumen onsteril ke petugas CSSD :
Setoran alat diterima Pagi jam : 08.00 sampai 12.00
Setoran alat diterima Sore jam : 15.00 sampai 17.00
4. Petugas CSSD mengecek jenis dan jumlah alat
kemudian mencatat dalam buku penyetoran alat on steril.
5. Petugas ruangan menandatangani serah terima
penyetoran alat.

1. INSTALASI BEDAH SENTRAL.


2. INSTALASI GAWAT DARURAT.
UNIT TERKAIT 3. INSTALASI RAWAT INAP.
4. INSTALASI RAWAT JALAN.
5. INSTALASI PENUNJANG RUMAH SAKIT.
PERACIKAN CAIRAN DESINFEKTAAN DAN
CAIRAN ENZYMATIC

No. Dokumen No. Revisi Halaman

[Link].R.
040/[Link]/2019 0 1/1
[Link]
Ditetapkan oleh
Tanggal terbit
O1 JULI 2019
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

NIP.19720101 200212 1 013

Suatu proses penyampuran air RO/mineral dengan zat


PENGERTIAN desinfektan atau zat enzymatik sesuai dengan takaran yang
telah ditentukan oleh MSDS/pabrikan.

Sebagai acuan yang benar dan efektif dalam peracikan


TUJUAN
larutan desinfektan tingkat tinggi ( DTT ) dan enzymatik
selamaproses decontaminasi.

Peraturan Direktur No. 102 Tahun 2019 tentang Pedoman


KEBIJAKAN Pelayanan CSSD RSUD Dr. R. Soeprapto Cepu
PERACIKAN CAIRAN DESINFEKTAAN DAN
CAIRAN ENZYMATIC

[Link].R. No. Dokumen No. Revisi Halaman

SOEPRAPTO CEPU
040/[Link]/ 2019 0 2/2

1. Cuci tangan,
2. Gunakan Alat Pelindung Diri ( APD )
3. Siapkan kontainer box dengan kapasitas yang sesuai
dengan kebutuhan alat yang akan direndam,
4. Masukkan air RO / air mineral maksimal ¾ dari
kapasitas kontainer box,
5. Masukkan cairan desinfektan dengan takaran 25 cc
materi safety data shet ( MSDS ) kedalam air RO 5 liter
dengan menggunakan gelas ukur,
PROSEDUR
6. Buat larutan rendaman enzymatik sesuai dengan
kebutuhan dan jumlah alat yang akan direndam,
7. Penggantian cairan enzymatik perendaman minimal 3
hari sekali atau disesuaIkan dengan kondisi
kebersihannya ( bila 1 x pakai sudah kotor harus
diganti )
NB : *Untuk alat reuse yang bekas pakai pasien
dengan penyakit infeksius yangg menular
( HBSAg atau B20 ) harus sekali pakai.

1. INSTALASI BEDAH SENTRAL.


2. INSTALASI GAWAT DARURAT.
UNIT TERKAIT 3. INSTALASI RAWAT INAP.
4. INSTALASI RAWAT JALAN.
5. INSTALASI PENUNJANG RUMAH SAKIT.
PERMINTAAN ALAT/INSTRUMEN STERIL

No. Dokumen No. Revisi Halaman

[Link].R.
041/[Link]/2019 0 1/1
SOEPRAPTO CEPU
Ditetapkan oleh
Tanggal terbit
O1 JULI 2019
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

NIP.19720101 200212 1 013

Permintaan alat/instrumen dan bahan steril oleh


PENGERTIAN ruangan/instalasi lain kepada CSSD untuk digunakan dalam
pelaksanaan tindakan medis dan tindakan perawatan.

Pelaksanaan tindakan medis dan tindakan keperawatan


TUJUAN dapat berlangsung dengan lancar sesuai standar prosedur
operasional kesehatan.

Peraturan Direktur No. 102Tahun 2019 tentang Pedoman


KEBIJAKAN Pelayanan CSSD RSUD Dr. R. Soeprapto Cepu
PERMINTAAN ALAT/INSTRUMEN DAN BAHAN STERIL
DARI INSTALASI/RUANGAN DAN UNIT LAIN

[Link].R.
No. Dokumen No. Revisi Halaman
SOEPRAPTOCEPU

041/[Link]/ 2019 0 2/2

1. Petugas IBS menginventaris program operasi elektif,


2. Petugas ruangan ruangan mendata pasien yang perlu
dilakukan medikasi, baik yang pasca operasi ataupun
yang mempunyai luka non operasi,
3. Petugas ruangan menulis macam alat dan jumlah yang
diperlukan untuk dilaporkan ke CSSD,
4. Petugas CSSD melakukan cuci tangan dan memakai
APD kemudian menyiapkan set alat/bahan yang
diminta ruangan kedalam kontainer box/troly tertutup
untuk alat steril,
Permintaan alat untuk persiapan operasi elektif dan
PROSEDUR medikasi ruangan pagi jam 07.30 sampai 14.00 WIB
Permintaan alat untuk persiapan cyto operasi siang jam
13.30 WIB,
Permintaan alatuntuk operasi sore dan medikasi
ruangan sore jam : 15.00 sampai 19.00
6. Petugas ruangan mencatat jenis dan jumlah alat yang
dibutuhkan pada buku regester CSSD disertai tanda
tangan dan mnama terang.
7. Petugas CSSD mengecek jenis dan jumlah alat
kemudian mencatat dalam buku pengambilan alat
steril serta menulis nama terang dan tanda tangan,
PERMINTAAN ALAT/INSTRUMEN DAN BAHAN STERIL
DARI INSTALASI/RUANGAN DAN UNIT LAIN

[Link].R.
No. Dokumen No. Revisi Halaman
SOEPRAPTOCEPU

041/[Link]/ 2019 0 2/2

1. INSTALASI BEDAH SENTRAL.


2. INSTALASI GAWAT DARURAT.
UNIT TERKAIT 3. INSTALASI RAWAT INAP.
4. INSTALASI RAWAT JALAN.
5. INSTALASI PENUNJANG RUMAH SAKIT.
PROSES STERILISASI AUTOCLAVE STEAM VACUM

No. Dokumen No. Revisi Halaman

[Link].R. 042/[Link]/2019 0 1/4


SOEPRAPTO CEPU
Ditetapkan oleh
Tanggal terbit
O1 JULI 2019
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

NIP.19720101 200212 1 013

Proses penghancuran semua microorganissme termasuk


PENGERTIAN indospora melalui mekanisme konduksi uap panas dengan
tekanan suhu tinggi.

TUJUAN Membunuh kuman dan microorganisme beserta sporanya


melalui mekanisme uap panas suhu tinggi.

Peraturan Direktur No. 102 Tahun 2019 tentang Pedoman


KEBIJAKAN Pelayanan CSSD RSUD Dr. R. Soeprapto Cepu
PROSES STERILISASI AUTOCLAVE STEAM VACUM

No. Dokumen No. Revisi Halaman


[Link].R.
SOEPRAPTO CEPU
042/[Link]/ 2019 0 2/4

PROSEDUR
1. Cek persediaan air baku/RO, air sumber sebagai vacum
bertekanan tinggi dan fungsi filter penyaringan serta filter
udara chamber dipastikan dalam kondisi baik dan siap
pakai,
2. Gunakan APD lalu buka kran air;
3. Perhatikan daya listrik, nyalakan panel mcb utama pada
posisi ON;
4. Nyalakan saklar mesin utama dengan memutar anak
kunci dari posisi O > 1. Pada display akan tampil P1
( tekanan chamber ) , T1 ( suhu chamber ) T2 ( suhu
jacket chamber );
5. Buka pintu ckamber, mesin dalam keadaan ON;
6. Setelah mesin berhasil melalui uji bowie dick ditandai
dengan perubahan warna dari sacset BWts ( mecin
vakum dari autoclave layak operasional );
7. Masukkan packing instrumen/linen yang telah diseting
dengan posisi miring ( saling bertemu antara kertas
pouches dengan kertas, plastik film bertemu dengan
plastik film ).
NB : Isi maksimal chamber tidak boleh < 70 %.
8. Tekan ( touchscreen ) Log ON, perhatikan kondisi alarm,
bila berbunyi berarti ada kesalahan;
9. Tekan program administrator, lalu masukkan password
sesuai petunjuk mesin ( SHINVA 149 ) lalu tekan enter;
10. Tekan Log ON atau operator 1 etc kemudian tekan lagi
Log ON;
11. Pilih tampilan program panel layar touchscren :
* CHANG PASSWORD * PARAMETER SETTING
* MANUAL OPERATION * MAINTENANCE
* START PROGRAM * SISTEM SETTING
Pilih dan Tekan START PROGRAM, maka akan tampil di layar
PROSES STERILISASI AUTOCLAVE STEAM VACUM

No. Dokumen No. Revisi Halaman


[Link].R.
SOEPRAPTO CEPU
042/[Link]/ 2019 0 2/4

 STERIL FABRIC PROGRAM


 STERIL INSTRUMENT ( Gambar gunting )
 SRERIL LINEN/KASA ( Gambar baju )
 RUBBER, FLASH, ETC, BW
[Link] salah satu program sesuai dengan alat yang akan
disterilkan ( instrumen / linen ) 1, 2, Rubber, atau Flash
Recomended;
[Link] START,akan tampil dilayar 1 NORMAL GOOD
VACUM STERIL, kemudian tekan kembali START.
Pada panel touchscren akan tampil siklus kerja dan
diagram mesin steam vacum sterilizer.
Program steril tertera suhu 134 dalam waktu 600 dt
Proses pengeringan dengan vacum selama 480 dtik.
[Link] tombol LOCK OFF bila proses steril berhasil
ditandai dengan suara alarm dan konfirmasi steril;
[Link] pintu chamber dengan memutar tuas pembuka
setelah memakai APD lalu keluarkan linen / instrumen;
[Link] hasil produk steril apakah ada pouches atau
kemasan yang rusak atau gagal steril.
Bila ada lakukan penyeterilan ulang sebelum sambil
menunggu proses incondensasi
[Link] hasil produk tidak mengembun setelah diruang transit
5 menit, pindahkan ke ruang penyimpanan yang bersuhu
20-25 oc dengan kelembaban < 60%.
PROSES STERILISASI AUTOCLAVE STEAM VACUM

No. Dokumen No. Revisi Halaman


[Link].R.
SOEPRAPTO CEPU
042/[Link]/ 2019 0 2/4

1. Instalasi Bedah Sentral ( IBS )


2. Instalasi Gawat Darurat ( IGD )
UNIT TERKAIT 3. Instalasi Rawat Inap ( IRNA )
4. Instalasi Rawat Jalan ( Poliklinik )
5. Instalasi Penunjang lain ( Laboratorium, Radiologi )
PROSES STERILISASI
AUTOCLAVE STEAM GRAVITY

No. Dokumen No. Revisi Halaman


[Link].R.
SOEPRAPTO CEPU
043/[Link]/2019 0 1/3
Ditetapkan oleh
Tanggal terbit
O1 JULI 2019
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

NIP.19720101 200212 1 013

Proses penghancuran semua microorganissme termasuk


PENGERTIAN
indospora melalui mekanisme konduksi uap air panas
dengan tekanan suhu tinggi.

TUJUAN Membunuh kuman dan microorganisme beserta sporanya


melalui mekanisme uap panas suhu tinggi.

KEBIJAKAN Peraturan Direktur No. 102 Tahun 2019 tentang Pedoman


Pelayanan CSSD RSUD Dr. R. Soeprapto Cepu
PROSEDUR 1. Cuci tangan 6 langakah,
2. Gunakan APD,
3. Buka pintu autoclave, masukkan alat-alat yang akan
disterilkan ( jangan terlalu penuh/ 75 % dari isi chamber ),
4. Tutup pintu autoclave dengan rapat,
5. Tutup kran pembuanagan exhouse, steril, dray dan drain,
6. Kran merah water level dan kran fill dibuka,
7. Masukkan air RO sesuai dengan tanda batasan minimal
warna merah, batas maksimal warna kuning,
8. Tutup kembali kran fill dan kran water,

9. Seting waktu ( timer ) waktu penyeterilan yang sesuai,


[Link] tuas saklar dinding ke posisi II ( indikator lampu
hijau menyala ),
[Link] saklar Heater On ( indikator lampu merah menyala
PROSES STERILISASI
AUTOCLAVE STEAM GRAVITY

No. Dokumen No. Revisi Halaman


[Link].R.
SOEPRAPTO CEPU
043/[Link]/2019 0 1/3
),
[Link] sampai tekanan manometer I naik antara 1-2
bar dan indikator lampu merah mati,
[Link] kran steril pelan-pelan sampai maksimal
( tekanan 2 manometer menjadi seimbang ) serta
thermometer menunjukkan suhu naik antara 121*c
samapai 130*c. Proses sterilisasi akan berlangsung
sesuai dengan setting timer 20-30 menit ( indikator
lampu merah akan berkedip tanda stabilnya suhu ),
[Link] kran steril setelah waktu sterilisasi tercapai
(ditandai dengan lampu indikator merah berkaedip lebih
cepat / bunyi alarm),
[Link] saklar heater dan saklar dinding,
[Link] kran exhause secara perlahan sampai mano meter
2 menunjukkan tekanan 0,
[Link] kran dry ( tunggu sampai manometer 1 tidak
bertekanan )
[Link] autoclave dibuka sedikit untuk mengeluarkan sisa
uap air, tunggu +/_ 10 menit,
[Link] yang sudah diterilkan bisa diambil.
PROSES STERILISASI AUTOCLAVE
STEAM GRAVITY

No. Dokumen No. Revisi Halaman


[Link].R.
SOEPRAPTO CEPU 043/[Link]/ 2019 0 2/4

1. Instalasi Bedah Sentral ( IBS )


2. Instalasi Gawat Darurat ( IGD )
UNIT TERKAIT 3. Instalasi Rawat Inap ( IRNA )
4. Instalasi Rawat Jalan ( Poliklinik )
5. Instalasi Penunjang lain ( Laboratorium, Radiologi )
PROSES STERILISASI PANAS BASAH

No. Dokumen No. Revisi Halaman

[Link].R.
044/[Link]/2019 0 1/3
SOEPRAPTO CEPU

Tanggal terbit Ditetapkan oleh


O1 JULI 2019
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

N
IP.19720101 200212 1 013

Proses penghancuran semua microorganissme termasuk


PENGERTIAN
indospora melalui mekanisme konduksi uap air panas
dengan suhu tinggi.

TUJUAN Membunuh kuman dan microorganisme beserta sporanya


melalui mekanisme uap air panas dengan suhu tinggi.

Peraturan Direktur 2019 tentang Pedoman Pelayanan


KEBIJAKAN CSSD RSUD Dr. R. Soeprapto Cepu
PROSES STERILISASI PANAS BASAH

RSUD. Dr.R. No. Dokumen No. Revisi Halaman


SOEPRAPTO CEPU
044/[Link]/ 2019 0 2/3

1. Cuci tangan 6 langakah,


2. Gunakan APD,
3. Buka pintu sterilisator,
5. Tutup kran pembuanagan pembuangan air sisa,
6. Masukkan air RO sesuai dengan tanda batasan minimal
warna merah, batas maksimal warna kuning ( 2/3 dari
isi chamber ),
7. Masukkan alat-alat yang akan disterilkan secara panas
basah,
8. Tutup kembali pintu sterilisator basah,
9. Tarik tuas saklar dinding ke posisi II ( indikator lampu
hijau menyala ),
[Link] saklar Heater On ( indikator lampu merah
PROSEDUR
menyala ),
[Link] suhu dan timer waktu penyeterilan sesuai prosedur
( 121-130*C dalam waktu 20-30 menit ),
[Link] sampai proses sterilisasi berjalan sambil
lakukan pendokumentasian alat yang disterilkan pada
ceklist,
[Link] kran drainase pelan-pelan sampai maksimal
untuk membuang sisa air penyeterilan bila sudah
selesai proses sterilisasi,
[Link] saklar heater dan saklar dinding,
[Link] autoclave dibuka sedikit untuk mengeluarkan sisa
uap air, tunggu +/_ 10 menit,
[Link] yang sudah diterilkan bisa diambil.
PROSES STERILISASI PANAS BASAH

No. Dokumen No. Revisi Halaman


[Link].R.
SOEPRAPTO CEPU
044/[Link]/ 2019 0 3/3

PROSES STERILISASI INI SUDAH TIDAK


CATATAN DIREKOMENDASIKAN OLEH HISSI DIKARENAKAN
HASIL PRODUK BASAH ( RISIKO TERJADI
PERTUMBUHAN KUMAN/BACTERI )

1. INSTALASI BEDAH SENTRAL.


2. INSTALASI GAWAT DARURAT.
UNIT TERKAIT 3. INSTALASI RAWAT INAP.
4. INSTALASI RAWAT JALAN.
5. INSTALASI PENUNJANG RUMAH SAKIT.
PROSES STERILISASI PANAS KERING

No. Dokumen No. Revisi Halaman

RSUDDr.R. 045/[Link]/2019 01 1/3


SOEPRAPTO CEPU

Tanggal terbit Ditetapkan oleh


O1 JULI 2019
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

NI
P.19720101 200212 1 013

Proses penghancuran semua microorganissme termasuk


PENGERTIAN indospora melalui mekanisme konduksi panas dengan
suhu tinggi.

TUJUAN Membunuh kuman dan microorganisme beserta sporanya


melalui mekanisme konduksi panas dengan suhu tinggi.

Peraturan Direktur No. 102 Tahun 2019 tentang Pedoman


KEBIJAKAN Pelayanan CSSD RSUD Dr. R. Soeprapto Cepu
PROSES STERILISASI PANAS KERING

[Link].R. No. Dokumen No. Revisi Halaman

SOEPRAPTO CEPU
045/[Link]/ 2019 0 2/3

1. Cuci tangan 6 langakah,


2. Gunakan APD,
3. Buka pintu sterilisator,
5. Masukkan alat-alat yang akan disterilkan secara panas
kering secara rapi dengan kapasitas tidak melebihi 2/3
bagian chamber,
8. Tutup kembali pintu sterilisator,
9. Tarik tuas saklar dinding ke posisi II ( indikator lampu hijau
menyala ),
PROSEDUR [Link] saklar Heater On ( indikator lampu merah
menyala ),
[Link] suhu dan timer waktu penyeterilan sesuai prosedur
( 121-130*C dalam waktu 20-30 menit ),
[Link] sampai proses sterilisasi berjalan sambil lakukan
pendokumentasian alat yang disterilkan pada ceklist,
[Link] saklar heater dan saklar dinding bila proses
sterilisasi selesai,
[Link] selama 10-15 menit menunggu alat mendingin,
[Link] yang sudah diterilkan bisa diambil.
PROSES STERILISASI PANAS KERING

No. Dokumen No. Revisi Halaman

[Link].R.
045/[Link]/ 2019 0 3/3
SOEPRAPTO CEPU

PROSES STERILISASI INI SUDAH TIDAK LAGI


CATATAN DIREKOMENDASIKAN OLEH HISSI DIKARENAKAN
KURANG OPTIMAL DAN SERING MERUSAK ALAT
TERUTAMA YANG BERBAHAN KARET DAN PLASTIK.

1. INSTALASI BEDAH SENTRAL.


2. INSTALASI GAWAT DARURAT.
UNIT TERKAIT 3. INSTALASI RAWAT INAP.
4. INSTALASI RAWAT JALAN.
5. INSTALASI PENUNJANG RUMAH SAKIT.
UJI BOWIE DICK TEST
AUTOCLAVE STEAM VACUM

No. Dokumen No. Revisi Halaman


[Link].R.
SOEPRAPTO CEPU 046/[Link]/2019 0 1/1

Tanggal terbit Ditetapkan oleh


O1 JULI 2019

STANDAR PROSEDUR
OPERASIONAL

N
IP.19720101 200212 1 013

Suatu proses pengujian fungsi alat vacum/autoclave


PENGERTIAN
steam vacum sebelum digunakan untuk penyeterilan

Sebagai acuan kelayakan alat autoclave steam berfungsi


TUJUAN
baik dalam menghisap sisa uap air sterilisasi, sehingga
hasil produk sterililisasi kering sesuai standart.

Peraturan Direktur No. 102 Tahun 2019 tentang Pedoman


KEBIJAKAN Pelayanan CSSD RSUD Dr. R. Soeprapto Cepu
UJI BOWIE DICK TEST
AUTOCLAVE STEAM VACUM

RSUD Dr.R.
No. Dokumen No. Revisi Halaman
SOEPRAPTO CEPU

046/[Link]/ 2019 0 2/3

1. Cuci tangan 6 langakah,


2. Siapkan alat Bowie Dick Test ( dapat berbentuk pack
atau lembaran sheet ),
3. Tulis dengan lengkap identitas etiket yang ada pada
bowie dick ( Nama mesin, tanggal pelaksanaan uji,
jam, ruang, nama petugas dan tanda tangan ,
4. Nyalakan mesin autoclave steam vacum sesuai
prosedur, kemudian buka pintu mesin,
5. Masukkan uji test Bowie Dick kedalam mesin yang
masih kosong, dan tutup kembali pintu mesin,
6. Atur panel touchscren dengan memilih panel program
BD ( Bowie Dick Test ), lalu tekan sesuai program timer
PROSEDUR yang ada ( rata-rata 10 – 15 menit ),
7. Tekan tombol start On dan tunggu sampai proses
berlangsung ditandai dengan bunyi alarm tanda selesai
Uji Bowie Dick,
8. Buka Pintu autoclave dan lihat hasilnya.
NB : Bila warna Bowie Dick berubah dari warna
Asal ( Biru menjadi Ungu/pink pada kertas
Dan warna cerah berubah kelam/hitam pada
Bowie Dick pack.
 Berarti Bowie Dick Test berhasil dan mesin layak
untk dipakai proses sterilisasi.
 Bowie Dick Test dilakukan minimal sehari sekali
sebelum mesin autoclave digunakan.
UJI BOWIE DICK TEST
AUTOCLAVE STEAM VACUM

[Link].R. No. Dokumen No. Revisi Halaman

SOEPRAPTO CEPU
044/[Link]/ 2019 0 3/3

1. INSTALASI BEDAH SENTRAL.


2. INSTALASI GAWAT DARURAT.
UNIT TERKAIT 3. INSTALASI RAWAT INAP.
4. INSTALASI RAWAT JALAN.
5. INSTALASI PENUNJANG RUMAH SAKIT.
UJI MICROBIOLOGIS TEST
AUTOCLAVE STEAM VACUM

No. Dokumen No. Revisi Halaman

RSUD Dr. R.
047/[Link]/2019 0 1/3
SOEPRAPTO CEPU

Tanggal terbit Ditetapkan oleh


O1 JULI 2019

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

NIP.19720101 200212 1 013

Suatu proses pengujian fungsi dan kemampuan mesin


sterilisasi / autoclave steamvacum dalam membunuh kuman
PENGERTIAN
dan microbacterial selama proses sterilisasi dengan
menggunakan tabung bacteri cair sebagai mediayang
disterilkan dalam mesin autoclave.

Sebagai acuan kemampuan mesin autoclave steam


TUJUAN berfungsi baik dalam membunuh bacteri beserta sporanya
sehingga proses sterilisasi berhasil sesuai dengan standart
kesterilan.

Peraturan Direktur No. 102 Tahun 2019 tentang Pedoman


KEBIJAKAN Pelayanan CSSD RSUD Dr. R. Soeprapto Cepu
UJI MICROBIOLOGIS TEST
AUTOCLAVE STEAM VACUM

[Link].R. No. Dokumen No. Revisi Halaman

SOEPRAPTO CEPU
047/[Link]/ 2019 0 2/3

1. Cuci tangan enam langakah,


2. Gunakan APD ( Topi, masker, sarung tangan dan kaca
mata google ),
3. Siapkan 2 tabung kemasan bacteri dan inkubator,
4. Kemas 1 tabung dalam pouches dan 1 tabung tidak
dipouches taruh di dalam mesin inkubator,
5. Masukkan tabung bacteri yang terpouches kedalam
mesin autoclave steam yang akan diuji microbiologi Bila
perlu pouches microba dibungkus kain guna
mempertebal persembunyian kuman/bacteri,
6. Nyalakan mesin Autoclave steam sesuai prosedur,
7. Nyalakan inkubator penghangat dan pembaca hasil uji
mibrobiologis sampai indikator suhu menunjukkan 60*C,

PROSEDUR NB : Ada bermacam jenis mesin inkubator yang


Dapat menunjukan hasil baca setelah proses
Sterilisasi ( 2,4,6,8....jam ),
8. Setelah mesin autoclave selesai proses sterilisasi di
tandai dengan alarm timer, keluarkan tabung bacteri,
9. Buka kemasan pouches lalu masukan tabung ke lubang
pemecah batas bacteri dengan reagen dengan cara
mematahkan tabung secara perlahan pada mesin
inkubator.
UJI MICROBIOLOGIS TEST
AUTOCLAVE STEAM VACUM

[Link].R. No. Dokumen No. Revisi Halaman

SOEPRAPTO CEPU
047/[Link]/ 2019 0 3/3

[Link] kedua tabung bacterial kadalam lubang


Inkubator lalu tunggu hasil pembacaan microbiologi
sesuai dengan programan mesin inkubator,
[Link] melalui jedah waktu yang telah terprogram
pada mesin inkubator ( 2, 4, 6 atau 8 jam ) terbaca
kemudian angkat kedua tabung lalu bandingkan
perubahan warna kedua tabung.
PROSEDUR
NB : a) Tabung bacterial yang telah disterilkan akan
Berubah warna dari ungu menjadi kuning /
Orange karena kuman telah mati.
b) Tabung bacterial yang tidak disterilkan akan
tetap berwarna ungu dikarenakan kuman di
dalam tabung masih aktif beraksi.
[Link] APD dan cuci tangan.

1. INSTALASI BEDAH SENTRAL.


2. INSTALASI GAWAT DARURAT.
UNIT TERKAIT 3. INSTALASI RAWAT INAP.
4. INSTALASI RAWAT JALAN.
5. INSTALASI PENUNJANG RUMAH SAKIT.

Anda mungkin juga menyukai