PROGRAM KERJA
INSTALASI CSSD
A. PENDAHULUAN
Rumah sakit sebagai institusi penyedia pelayanan kesehatan berupaya
untuk mencegah resiko terjadinya infeksi bagi pasien dan petugas rumah sakit.
Salah satu indikator keberhasilan dalam pelayanan rumah sakit adalah rendahnya
angka infeksi nosokomial. Untuk mencapai keberhasilan tersebut maka perlu
dilakukan pengendalian infeksi di rumah sakit.
B. LATAR BELAKANG
UU NO 44 th 20010 tentang Rumah Sakit, UU NO 8 Tahun 1985
tentang perlindungan konsumen, SK Menkes NO. 270/MENKES/2007 tentang
Pedoman Manajerial PPI di Rumah Sakit dan fasilitas kesehatan lain, SK Menkes
NO, 1165.A./Menkes/SK/X/2004 tentang Komisi Akreditasi Rumah Sakit bahwa
Rumah Sakit berkewajiban untuk menyelenggarakan pelayanan yang aman, dan
mempunyai Pusat sterilisasi yang memenuhi standar pelayanan
Pusat sterilisasi merupakan salah satu mata rantai yang penting untuk
pengendalian infeksi dan berperan dalam upaya menekan kejadian infeksi. Untuk
melaksanakan tugas dan fungsi sterilisasi, unit sterilisasi sangat tergantung pada
unit penunjang lain seperti rumah tangga, pemeliharaan sarana rumah sakit,
sanitasi, dan lain-lain. Apabila terjadi hambatan pada salah satu sub unit di atas,
maka pada akhirnya akan mengganggu proses dan hasil sterilisasi.
Pusat pelayanan sterilisasi ini bertugas untuk memberikan pelayanan
terhadap semua kebutuhan kondisi steril dari semua mikroorganisme secara tepat
dan cepat. Untuk melaksanakan tugas sterilisasi alat atau bahan secara profesional
diperlukan pengetahuan dan ketrampilan tertentu baik oleh perawat ataupun tenaga
non medis yang merupakan mitra kerja. Azas kemitraan didasari rasa saling
menghormati peran dan fungsi masing-masing dengan tujuan utama untuk
mencegah risiko terjadinya infeksi bagi pasien dan pegawai rumah sakit.
C. TUJUAN
a. Tujuan Umum
1
Untuk meningkatkan mutu pelayanan sterilisasi baik alat maupun bahan
habis pakai guna menekan kejadian infeksi nosokomial sehingga pelayanan
di rumah sakit sesuai dengan standar pelayanan .
b. Tujuan Khusus
1) Sebagai pedoman dalam memberikan pelayanan sterilisasi di Rumah Sakit
2) Untuk mengadakan pengawasan dan kontrol terhadap hasil sterilsasi
3) Memotong rantai infeksi nosokomial
4) Sebagai panduan kerja dalam memberikan pelayanan sterilisasi
D. KEGIATAN POKOK
1. Penyiapan peralatan medis untuk perawatan pasien, meliputi :
Penerimaan barang kotor dan bersih
Pencatatan dan serah terima barang
Pencucian dan dekontaminasi
Penyetingan dan Packing
Pelabelan barang /set instrumen
2. Pelaksanaan proses penyeterilan alat / bahan
3. Penyimpanan dan pendistribusian alat-alat yang dibutuhkan oleh ruangan
perawatan, kamar operasi maupun ruangan lainnya.
4. Pelaksanaan kegiatan dalam rangka berpartisipasi dalam pemilihan peralatan
dan bahan yang aman, efektif dan bermutu
5. Pengawasan mutu barang sterilisasi dan mempertahan standar yang telah
ditetapkan
6. Pembuatan laporan
7. Pendokumentasian setiap aktivitas kegiatan
8. Pelaksanaan kegiatan evaluasi hasil sterilisasi
9. Pencapaian indikator mutu pelayanan CSSD
10. Pengembangan SDM
a. Sosialisasi akreditasi (APAR, hand hygiene, Basic life support, komunikasi
efektif, proses evakuasi)
b. Bimbingan tentang kegiatan sterilisasi pada staf dan mahasiswa praktek
11. Pelaksanaan kegiatan orientasi pegawai baru
2
E. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN :
NO KEGIATAN CARA PELAKSANAAN
1 Penyiapan peralatan medis untuk
perawatan pasien :
Penerimaan barang kotor dan Menerima barang yang dikirim dari
bersih ruangan dipisah menjadi dua yaitu
barang bersih dan barang kotor
Melakukan serahterima barang satu
Pencatatan serah terima barang persatu antara petugas CSSD dan
petugas ruang pengirim dan dicatat
dibuku/formulir penerimaan
Membersihkan dan mencuci barang
yang kotor dengan air mengalir dan
Pencucian dan dekontaminasi direndam dengan bahan desinfektan
untuk pembersihan manua. Untuk
pencucian secara mekanik barang
yang sudah dibersihkan disusun
dirak dan dimasukan dalam washer
desinfektor
Mengeringkan alat yang telah dicuci
dengan kain yang menyerap air dan
diseting sesuai dengan jumlah dan
Penyetingan dan packing jenis alat atau barang. Kemudian
barang yang sudah disetting
dibungkus/dipacking
Memberi label pada alat atau barang
yang telah dipacking yang
menerangkan nama alat, tanggal
Pelabelan disteril dan tanggal kedaluwarsa,
siapa yang menyetting.
2 Pelaksanaan proses penyeterilan Melakukan penyusunan barang yang
alat / bahan sudah siap untuk disteril pada mesin steril
lalu operasionalkan mesin untuk
melakukan proses penyeterilan
3 Penyimpanan dan pendistribusian Melakukan penataan barang yang
alat-alat yang dibutuhkan oleh sudah steril di rak penyimpanan di
ruangan perawatan, kamar operasi ruang steril
maupun ruangan lainnya Mendistribusikan barang steril
sesuai permintaan user
4 Pelaksanaan kegiatan dalam rangka Melaksanakan pendataan kebutuhan
berpartisipasi dalam pemilihan alat/bahan
peralatan dan bahan yang aman, Mengusulkan kebutuhan alat sesuai
efektif dan bermutu jenis dan jumlahnya.
5 Pengawasan mutu barang sterilisasi Melaksanakan pemeriksaan indikator
dan mempertahan standar yang mutu baik pada barang steril maupun
telah ditetapkan mesin steril
6 Pembuatan laporan Merekap data hasil steril dan dibuatkan
laporan ke Bidang Penunjang
3
7 Pendokumentasian setiap aktivitas Melakukan pencatatan semua aktivitas
kegiatan kegiatan yang dilakukan dari penerimaan,
hasil pemeriksaan indikator sampai
dengan distribusi
8 Pelaksanaan kegiatan evaluasi hasil Mengevaluasi hasil sterilisasi dengan
sterilisasi pembacaan hasil pemeriksaan indikator
(kimia, mekanik, biologi dan
mikrobiologi)
9 Pencapaian indikator mutu
pelayanan CSSD :
a. Proses penyeterilan (Tidak Menghitung jumlah proses
boleh lebih dari 3 jam) sterilisasi yang tidak melebihi 3
jam
b. Kecocokan antara barang masuk Mencocokan antara barang masuk
dan barang keluar dan barang keluar baik jumlah
maupun jenisnya
10 Pengembangan SDM Memberikan sosialisasi tentang
a. Sosialisasi akreditasi (APAR, akreditasi yang meliputi:
hand hygiene, Basic life APAR
support, komunikasi efektif, Hand hygiene
proses evakuasi) Prosedur evakuasi
Basic life support
b. Bimbingan tentang kegiatan Mengadakan inhouse training
sterilisasi pada staf dan tentang CSSD
mahasiswa praktek Mengirim pelatihan diluar Rumah
Sakit
11 Pelaksanaan orientasi pegawai baru Mengadakan orientasi bagi pegawai baru
tentang tupoksi CSSD
F. SASARAN
Sasaran program kegiatan CSSD adalah sebagai berikut:
NO KEGIATAN SASARAN BIAYA
1 Penyiapan peralatan medis untuk Rp. 0
perawatan pasien :
Penerimaan barang kotor dan Terlaksananya penerimaan barang
bersih kotor dan bersih sesuai dengan
tempatnya
Pencatatan serah terima Tercatatnya barang yang diserah
barang terima
Pencucian dan dekontaminasi Terlaksananya pencucian dan
Penyetingan dan packing dekontaminasi sesuai SPO
Terlaksananya seting dan packing
Pelabelan sesuai jenis dan jumlah alat/bahan
4
yang akan disteril
Terlaksananya pemberian label
sesuai dengan jenis alat, nama
alat, jumlah alat dan
daluwarsanya
2 Pelaksanaan proses penyeterilan Terlaksananya proses penyeterilan Rp. 0
alat / bahan sesuai standar dan mesin yang
digunakan
3 Penyimpanan dan pendistribusian Terlaksananya kegiatan penyimpan Rp. 0
alat-alat yang dibutuhkan oleh dan pendistribusian alat/bahan sesuai
ruangan perawatan, kamar operasi SPO
maupun ruangan lainnya
4 Pelaksanaan kegiatan dalam Terlaksananya perencanaan Rp. 0
rangka berpartisipasi dalam alat/bahan sesuai kebutuhan dan
pemilihan peralatan dan bahan sesuai standar
yang aman, efektif dan bermutu
5 Pengawasan mutu barang Terlaksananya pemeriksaan indikator Rp. 0
sterilisasi dan mempertahan kimia, mekanik dan biologi.
standar yang telah ditetapkan
6 Pembuatan laporan Terpenuhinya laporan bulanan Rp. 0
kinerja dan indikator mutu CSSD
7 Pendokumentasian setiap aktivitas Tercatatnya semua aktivitas kegiatan Rp. 0
kegiatan
8 Pelaksanaan kegiatan evaluasi Terlaksananya pemeriksaan Rp. 0
hasil sterilisasi indikator mikrobiologi sebagai
parameter kualitas dan daluarsa
barang steril
Tercukupinya kebutuhan
alat/bahan steril
Terlaksananya proses perencanaan
kegiatan
9 Pencapaian indikator mutu Rp. 0
pelayanan CSSD :
a. Proses Penyeterilan (Tidak Terpenuhinya waktu proses
boleh lebih dari 3 jam) sterilisasi kurang dari 3 jam
b. Kecocokan antara barang Tercapainya kecocokan antara
masuk dan barang keluar barang yang masuk dan barang
yang keluar
10 Pengembangan SDM Rp. 0
a. Sosialisasi akreditasi (APAR, Terlaksananya sosialisasi
hand hygiene, Basic life akreditasi
support, komunikasi efektif,
proses evakuasi)
b. Bimbingan tentang kegiatan Terlaksananya bimbingan tentang
sterilisasi pada staf dan cssd pada staf dan mahasiswa
mahasiswa praktek
11 Pelaksanaan orientasi pegawai Terlaksananya bimbingan pada Rp. 0
5
baru pegawai baru
G. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN :
No Kegiatan Pelaksanaan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Penyiapan peralatan medis untuk
perawatan pasien :
Penerimaan barang kotor dan bersih
Pencatatan serah terima barang
Pencucian dan dekontaminasi
Penyetingan dan packing
Pelabelan
2 Pelaksanaan proses penyeterilan alat /
bahan
3 Penyimpanan dan pendistribusian alat-
alat yang dibutuhkan oleh ruangan
perawatan, kamar operasi maupun
ruangan lainnya
4 Pelaksanaan kegiatan dalam rangka
berpartisipasi dalam pemilihan
peralatan dan bahan yang aman, efektif
dan bermutu
5 Pengawasan mutu barang sterilisasi dan
mempertahan standar yang telah
ditetapkan
6 Pembuatan laporan
7 Pendokumentasian setiap aktivitas
kegiatan
8 Pelaksanaan kegiatan evaluasi hasil
sterilisasi
9 Pencapaian indikator mutu pelayanan
CSSD :
a. Proses penyeterilan (Tidak boleh
lebih dari 3 jam)
b. Kecocokan antara barang masuk dan
barang keluar
10 Pengembangan SDM
a. Sosialisasi akreditasi (APAR, hand
hygiene, Basic life support,
komunikasi efektif, proses evakuasi)
b. Bimbingan tentang kegiatan
6
sterilisasi pada staf dan mahasiswa
praktek
11 Pelaksanaan orientasi pegawai baru
H. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN
Pelaksanaan kegiatan Instalasi CSSD RSUD Tugurejo dievaluasi secara periodik
tiap bulan, berdasarkan hasil rapat rutin bulanan. Hasil evaluasi dilaporkan kepada
Bidang Penunjang :
WAKT YANG
No KEGIATAN EVALUASI PELAPORAN
U MENGEVALUASI
1 Penyiapan peralatan medis untuk 1 bulan Ka. Sie Penunjang [Link]
perawatan pasien : Non Medis Penunjang
Penerimaan barang kotor dan
bersih
Pencatatan serah terima
barang
Pencucian dan dekontaminasi
Penyetingan dan packing
Pelabelan
2 Pelaksanaan proses penyeterilan 1 bulan Ka. Sie Penunjang [Link]
alat / bahan Non Medis Penunjang
3 Penyimpanan dan pendistribusian 1 bulan Ka. Sie Penunjang [Link]
alat-alat yang dibutuhkan oleh Non Medis Penunjang
ruangan perawatan, kamar operasi
maupun ruangan lainnya
4 Pelaksanaan kegiatan dalam 6 bulan Ka. Sie Penunjang [Link]
rangka berpartisipasi dalam Non Medis Penunjang
pemilihan peralatan dan bahan
yang aman, efektif dan bermutu
5 Pengawasan mutu barang 1 bulan Ka. Sie Penunjang [Link]
sterilisasi dan mempertahan Non Medis Penunjang
standar yang telah ditetapkan
6 Pembuatan laporan 1 bulan Ka. Sie Penunjang [Link]
Non Medis Penunjang
7 Pendokumentasian setiap aktivitas 1 bulan Ka. Sie Penunjang [Link]
kegiatan Non Medis Penunjang
8 Pelaksanaan kegiatan evaluasi 6 bulan Ka. Sie Penunjang [Link]
hasil sterilisasi Non Medis Penunjang
9 Pencapaian indikator mutu 1 bulan Ka. Sie Penunjang [Link]
pelayanan CSSD : Non Medis Penunjang
a. Proses penyeterilan (Tidak
7
boleh lebih dari 3 jam)
b. Kecocokan antara barang
masuk dan barang keluar
10 Pengembangan SDM 1 bulan Ka. Sie Penunjang [Link]
a. Sosialisasi akreditasi (APAR, Non Medis Penunjang
hand hygiene, Basic life
support, komunikasi efektif,
proses evakuasi)
b. Bimbingan tentang kegiatan
sterilisasi pada staf dan
mahasiswa praktek
11 Pelaksanaan orientasi pegawai 3 bulan Ka. Sie Penunjang [Link]
baru Non Medis Penunjang
I. PENCATATAN, PELAPOAN DAN EVALUASI KEGIATAN
Progress dari program kerja Instalasi CSSD dicatat setiap hari dan direkap
setiap bulan dari masing-masing kegiatan, mana yang dilaksanakan sesuai kegiatan
yang ada. Dari hasil pencatatan program kerja dilaporkan ke Bidang Penunjang
setiap bulan setelah dilakukan evaluasi. Apabila dari kegiatan yang ada tidak sesuai
jadwal atau ada kendala akan dicari akar masalah dan solusinya.