0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
82 tayangan11 halaman

Refleksi Pembelajaran Berdiferensiasi Minggu 9

Jurnal refleksi minggu ke-9 membahas pembelajaran berdiferensiasi melalui eksplorasi konsep, forum diskusi, kolaborasi, dan penugasan. Guru belajar tentang pemetaan kebutuhan belajar murid berdasarkan minat, kesiapan, dan profil belajar untuk mendesain pembelajaran yang berpihak pada murid. Implementasi pembelajaran berdiferensiasi di kelas masih menjadi tantangan yang akan terus dikembangkan.

Diunggah oleh

CERITA SEROJA
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
82 tayangan11 halaman

Refleksi Pembelajaran Berdiferensiasi Minggu 9

Jurnal refleksi minggu ke-9 membahas pembelajaran berdiferensiasi melalui eksplorasi konsep, forum diskusi, kolaborasi, dan penugasan. Guru belajar tentang pemetaan kebutuhan belajar murid berdasarkan minat, kesiapan, dan profil belajar untuk mendesain pembelajaran yang berpihak pada murid. Implementasi pembelajaran berdiferensiasi di kelas masih menjadi tantangan yang akan terus dikembangkan.

Diunggah oleh

CERITA SEROJA
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

2.1.a.10.1.

JURNAL REFLEKSI - MINGGU 9

Modul 2.1.A. Memenuhi Kebutuhan Belajar Murid Melalui Pembelajaran Berdiferensiasi

Model 9: Gaya Round Robin

YUDI HAMDAN DARDIRI

SMP NEGERI 2 TALAGA

CGP ANGKATAN 2

KABUPATEN MAJALENGKA

1. Apa hal yang paling Anda kuasai setelah pembelajaran hari ini? Mengapa Anda merasa hal tersebut
bisa membuat Anda sangat menguasainya?

Hal yang paling Anda kuasai setelah pembelajaran hari ini adalah Forum Diskusi - Eksplorasi Konsep. Di
forum ini saya dituntut untuk mengeksplorasi pemahaman terkait Strategi pembelajaran berdiferensiasi
(konten, proses, dan produk) dan menyimpulkan apa yang dimaksud dengan pembelajaran
berdiferensiasi dengan menggunakan Diagram Frayer.

Di sini kami diasah untuk berkolaborasi dan berdiskusi berbagi ide dan pendapat dengan sesama teman
CGP. Saya jadi termotivasi untuk lebih mendalami materi pembelajaran berdiferensiasi.

Di minggu yang ke-9 Pendidikan Guru Penggerak yang saya ikuti terdapat beberapa materi dan
kegiatan/aktifitas pembelajaran yang harus dilakukan di Room LMS meliputi:

a. Pre-test Paket modul 2

Dalam pre test paket modul 2, saya dituntut untuk menyelesaiakan 12 soal pilihan ganda dan tiga
soal menjodohkan. Namanya juga pre test sebagai proses awal yang harus dilewati untuk
menguji dan mengetahui tingkat kemampuan awal peserta pendidikan guru penggerak mengenai
materi yang dipelajari terkait praktek pembelajaran yang berpihak pada murid.
b. 2.1.a.3. Mulai dari Diri - Modul 2.1 

Di bagian ini saya diharapkan dapat mengaktivasi pengetahuan yang telah saya miliki terkait
dengan pembelajaran berdiferensiasi dan mengidentifikasi apa saja yang ingin diketahui lebih
lanjut.

Inilah dokumentasi hasil mendalami aktifitas 2.1.a.3. Mulai dari diri

Dokpri

Dokpri

Dokpri
Dokpri

Dokpri

c. 2.1.a.4. Eksplorasi Konsep - Modul 2.1


Dalam aktifitas ini terdapat 15 pages yang harus diikuti dan didalami. Setelah melalui 15 pages
aktifitas saya jadi paham tentang yang dimaksud dengan pembelajaran berdiferensiasi dan
melakukan pemetaan kebutuhan belajar murid berdasarkan minat, kesiapan, dan profil belajar.

d. 2.1.a.4.1. Forum Diskusi - Eksplorasi Konsep

Forum diskusi saya harus mampu menunjukan pemahaman tentang berbagai strategi
pembelajaran berdiferensiasi (konten, proses, dan produk) serta menyimpulkan apa yang
dimaksud dengan pembelajaran berdiferensiasi dengan menggunakan Diagram Frayer.

Berikut dokumentasi yang telah saya dilalui pada aktifitas 2.1.a.4.1. Forum Diskusi - Eksplorasi
Konsep:

Dokpri
Dokpri

Dokpri

Dokpri
Dokpri

Berikut salah satu foto diskusi yang terjadi diaktifitas ini

Dokpri

Dari gambar tersebut bu fasilitator menanggapi dan memperkuat diskusi antar peserta yang
terjadi beliau sebagai berikut:
"Eksplorasi konsep yang luar biasa tentang pembelajaran berdiferensiasi dan disampaikan secara
jelas dan lengkap. Memang benar Pak Yudi, dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi
kita tidak hanya dituntut untuk bisa menjalankan strategi diferensiasi konten, proses atau produk
saja agar dapat memenuhi kriteria pembelajaran berdiferensiasi.
Lebih jauh dari itu kita dituntut untuk menciptakan komunitas belajar dengan iklim kelas yang
positif yaitu : (1) Setiap orang di dalam kelas akan menyambut dan merasa disambut dengan
baik. Dalam hal ini hubungan guru dengan murid serta antara murid dengan murid sangat ideal.
(2) Setiap orang di dalam kelas tersebut saling menghargai. (3) Murid akan merasa aman (secara
fisik dari psikis terhindar dari tekanan ketika menjalankan aktivitas belajar). (4) Ada harapan
bagi pertumbuhan. Sekecil apapun perubahan yang ditunjukan oleh murid dianggap sebuah
pertumbuhan yang patut diapresiasi. (5) Guru mengajar untuk mencapai kesuksesan. Guru
melakukan scafolding dalam memberikan bantuan kepada murid demi mencapai tujuan. (6) Ada
keadilan dalam bentuk nyata. Dalam hal ini guru memastikan semua murid mendapatkan apa
yang dia butuhkan untuk sukses. (7) Guru dan siswa berkolaborasi untuk pertumbuhan dan
kesuksesan bersama.

Dalam hal ini guru dan murid adalah tim yang harus bekerja sama dan bertanggung jawab dalam
mencapai tujuan/ kesuksesan. Kesulitan yang dihadapi dalam implementasi di sekolah seperti
layaknya kebaruan pasti terbayangkan akan mendapatkan hambatan dari orang-orang yang tidak
bisa langsung menerima sebuah perubahan. Pandangan dari Pak Eja maupun Bu Aan bisa
menjadi cara yang baik untuk mengatasi kesulitan. Sangat tertarik dengan diagram frayer yang
dilengkapi dengan gambar komik. Menunjukan inovasi dan kreativitas. Tetap semangat dan
salam guru penggerak".

e. 2.1.a.4.2. Unggah Tugas - Eksplorasi Konsep 

Ada tugas-tugas yangharus kami kerjakan:

1) Pemetaan kebutuhan murid untuk salah satu materi yang saat ini Anda ajarkan di kelas,
dengan menggunakan salah satu dari 3 pendekatan (minat, kesiapan, dan profil belajar).  Saya
membuat pemetaan kebutuhan murid sebagai berikut:
Dokpri
Dokpri

Dokpri

Serta diminta untuk mengunggah kembali diagram Frayer kesimpulan pembelajaran


berdiferensiasi dari Forum Diskusi - Eksplorasi Konsep.
f. 2.1.a.5. Ruang Kolaborasi - Modul 2.1

Pada kegiatan ini, saya melakukan kegiatan diskusi sebanyak 2 sesi secara daring untuk
meningkatkan pemahaman saya terkait dengan strategi diferensiasi, khususnya dalam menyusun
rencana pembelajaran. Di akhir kegiatan, saya diminta untuk mengumpulkan Rencana
Pembelajaran yang telah dibuat secara berkelompok pada sesi ini.

Sesi satu yaitu Dalam sesi pembelajaran ini, kami mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi,
namun kali ini bentuknya akan sedikit berbeda, karena Anda tidak hanya akan berdiskusi dengan
fasilitator, melainkan dengan sesama CGP. Kami berkolaborasi untuk mendapatkan pemahaman
yang lebih dalam tentang pembelajaran berdiferensiasi. kami diminta untuk membuat sebuah
rencana pembelajaran untuk satu materi yang dapat Anda pilih sendiri. Berbeda dari kelompok
sebelum di sesi ini kami disatukan berdasarkan jenjang sekolah dan saya kebagian menjadi
kelompok 2 bersama Pak Didin, Pak Zaenal dan Bu Santi. Diruang kolaborasi, awalnya kami
menyepakati untuk membuat rencana pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran IPA
materi Bioteknologi mata pelajaran yang diampu oleh Pak Zaenal, akan tetapi karena ada berapa
kendala terkait penyusunnya maka kami menggantinya dengan Mata Pelajaran Matematika
Materi Himpunan yang diampu Saya.

2. Apa hal yang belum Anda kuasai setelah pembelajaran hari ini? Apa yang akan Anda lakukan
untuk mengatasi hal tersebut?

 Implementasi dan apalikasi pembelajaran berdiferensiasi dalam proses pembelajaran di mata


pelajaran yang saya ampu yaitu Matematika. Langkah awal adalah dengan menggali dari
berbagai sumber literasi terkait pembelajaran berdiferensiasi dari mulai apa itu pembelajaran
berdiferensiasi, bagaimana membuat rencana pelaksanaan pembelajaran dan mencari berbagai
contoh aplikasi pembelajaran berdiferensiasi. Selain studi literasi saya juga coba berdiskusi dan
berbagi dengan teman sesama CGP membahas pembelajaran berdiferensiasi dan aplikasinya.
 Apa hal yang masih membingungkan Anda dari pembelajaran hari ini? Ceritakan hal-hal apa saja
yang membuat hal tersebut membingungkan.
 Ketika harus merubah kesepakatan awal terkait materi dan mata pelajaran yang akan dijadikan
sebagai pembuatan rencana pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi tadi mata pelajaran IPA
dan dirubah menjadi mata pelajaran matematika. Harus memutar otak kembali untuk membuat
rencana pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi yang dapat mengintegrasikan konsep
pembelajaran berdiferensiasi dalam proses pembelajaran matematika yang tak menghilangkan
esensinya. Menjadi Sebuah tantangan harus harus saya lalui bahwa pembelajaran berdiferensiasi
tidak khususkan terhadap salah satu mata pelajaran. Tetapi bagaimana seluruh mata pelajaran
mampu mengimplentasikan pembelajaran berdiferensiasi di kelasnya masing-masing.
Jurnal refleksi mingguan 9 Pendidikan Guru
Penggerak Modul 2.1 Pembelajaran
Berdiferensiasi
 

Oleh
Santi Hartini
Guru SMPN 5 Majalengka
CGP Angkatan 2 [Link]

Memasuki modul ke 2.1 pada tahapan pendidikan guru penggerak ini semakin semangat
untuk terus menambah ilmu didunia pendidikan, semakin tinggi rasa ingin tahu saya
bagaimana penerapan pembelajaran yang berpihak pada anak yang berawal dari filosofi
pemikiran Ki Hajar Dewantara ini. Pada modul ini saya mempelajari mengenai
pembelajaran berdiferensiasi dimana saya sebagai guru menempatkan diri untuk
memberikan kesempatan pada murid untuk belajar sesuai dengan keberagaman yang
dimiliki setiap murid, sehingga dapat mengoptimalkan potensi yang ada pada diri murid. 

Pemetaan pembelajaran berdiferensiasi ini berdasarkan dari : 

1. Kesiapan belajar murid, yaitu dapat kita lihat pengetahuan dasar yang dimiliki murid
tentang suatu materi yang akan disampaikan sehingga kita dapat mengkategorikan
murid sesuai kesiapan belajarnya.
2. Minat belajar, yaitu keinginan murid dan kegemaran murid di bidang yang menurut
mereka menyenangkan, sehingga apabila pembelajaran disesuaikan dengam minat
murid maka penyerapan materinya pun akan tersampaikan dengan baik dan
menyenangkan.

3. Profil belajar murid, yaitu terkait dengan gaya belajar yang dimiliki murid yaitu gaya
belajar visual, audiotori atau kinestetik. Gaya belajar visual melalui gambar, audiotori
melalui suara dan kinestetik melalui gerak atau kegiatan.

Dan pada saat kita merancang pembelajaran sesuai dengan keberagaman murid dalam
belajar maka akan didapatkan hasil pembelajaran yang optimal. Kemudian dalam
menempuh pembelajaran berdiferensiasi ini dapat diterapkan strategi diferensiasi, yaitu
diferensiasi konten, diferensiasi proses dan diferensiasi produk. 

Kenyataannya pada saat ini belum dapat dilaksanakan secara luring sehingga kita buat
rancangan pembelajaran berdiferensiasi ini secara daring walaupun dengan segala
kendala yang dihadapi pada saat daring tersebut.

Kedepannya semoga cepat reda kembali kondisi wabah covid 19 segera berlalu sehingga
pembelajaran berdiferensiasi dapat diterapkan dengan baik secara tatap muka langsung
dan akhlak dan perilaku murid dapat terkontrol secara langsung pula.

Diposting oleh santi hartini di 03.58

Common questions

Didukung oleh AI

Community building in the classroom is crucial for achieving differentiated instruction. It involves creating a positive learning climate where everyone feels welcome and valued, fostering mutual respect among students, ensuring a safe learning environment, recognizing any progress as growth, and promoting collaboration between teachers and students . Such an environment enables personalized learning, catering to individual student needs and ensuring equitable success opportunities .

The Frayer Diagram facilitates understanding by helping teachers clearly articulate and organize their thoughts on the key elements of differentiated instruction: content, process, and product differentiation. By using the diagram, teachers can visually map out their strategies, which aids in conceptualizing and implementing these strategies effectively in their lesson plans . It supports reflective practice and ensures that teachers consider diverse learner needs systematically .

Pre-assessment is crucial in planning differentiated instruction as it provides insights into students' prior knowledge, skills, and gaps in understanding. This information helps educators tailor their instruction to meet specific learning needs, select appropriate content, and design tasks that challenge students without overwhelming them. Through pre-assessments, teachers can identify the readiness levels and learning preferences of their students, facilitating more targeted and effective teaching .

Assessing students' interests, readiness, and learning profiles is fundamental to tailoring educational experiences that meet individual needs. Understanding students' prior knowledge (readiness) allows for appropriate material pacing and depth. Recognizing their interests keeps them engaged and motivated, while awareness of learning profiles (visual, auditory, kinesthetic) informs instructional methods that best facilitate comprehension and retention. Collectively, these assessments enable personalized learning paths that enhance academic success .

Implementing differentiated instruction positively impacts classroom management by fostering a student-centered environment where individual needs guide instructional practices. This approach enhances student engagement as learners find tasks more relatable and tailored to their interests and learning levels. However, it demands careful organization and planning to manage varied activities and ensure cohesive learning experiences. It calls for a flexible classroom structure that can adapt to diverse learning paths .

Differentiated instruction contributes to equitable educational outcomes by addressing the unique needs of each student through tailored content, processes, and products. This approach ensures that all students receive the necessary support to succeed, regardless of their starting point. By focusing on individual readiness, interests, and learning profiles, educators can provide equitable learning experiences that accommodate diverse abilities and promote equal opportunities for success .

Teachers can overcome difficulties by engaging in continuous professional development, collaborating with peers for shared insights, and accessing diverse literacy sources for fresh approaches. Reflecting on and revising lesson plans to accommodate different learning needs are essential strategies. Additionally, embracing innovative tools like Frayer Diagrams and fostering open communication in collaborative spaces can alleviate challenges .

The Forum Discussion activity enhances understanding by requiring participants to explore and communicate their comprehension of differentiated learning strategies. It involves using tools like the Frayer Diagram to synthesize and express concepts of content, process, and product differentiation. Participants also benefit from collaborative idea sharing and facilitator feedback, which strengthens their grasp of differentiation strategies .

Collaboration among teachers plays a significant role in developing effective differentiated instructional plans by allowing the sharing of diverse perspectives, expertise, and resources. Working in teams fosters creative solutions to instructional challenges, facilitates the exchange of successful strategies, and provides moral support. Additionally, collaborative planning encourages teachers to reflect on their practices and collectively refine their approaches to meet diverse student needs .

The main challenges include the integration of differentiated instruction into mathematics without losing its essence. Educators need to adjust their initial plans and rethink lesson execution to incorporate differentiated strategies while maintaining content integrity . Additionally, the adaptation from taught subjects like science to mathematics poses challenges due to the distinct nature of each subject .

Anda mungkin juga menyukai