SENSOR ALIRAN
SENSOR TEKANAN
Disusun oleh:
Dea Vincenzo Putri Juhito
XII Otomasi 2
NIS / NISN: 20-9776 / 0058659956
DINAS PENDIDIKAN KOTA BATAM
SEKOLAH MENENGAH /KEJURUAN NEGERI 1 BATAM
Jalan Prof. Dr. Hamka No. 1 Tembesi kec. Batu Aji Batam 29422
Telp ( 0078 ) 365903 Fax. ( 0078 ) 365904, 365903
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah
memberikan setiap rahmat-Nya yang mengiringi penulis sehingga makalah ini dapat
terselesaikan dengan baik dan tepat waktu. Tulisan ini berjudul Sensor Aliran dan
Sensor Tekanan. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi pembaca terutama Siswa/i dan
calon peserta didik sebagai pedoman dalam meningkatkan kualitas belajar mengajar.
Adapun tujuan dari penulisan dari makalah ini adalah untuk memenuhi tugas guru
pada bidang studi PSA ( Pitanti Sensor Akuator) .Selain itu, makalah ini juga
bertujuan untuk menambah wawasan tentang bagi para pembaca dan juga bagi
penulis.
Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Jaenuddin selaku guru bidang studi
PSA (Pitanti Sensor Akuator) yang telah memberikan tugas ini sehingga dapat
menambah pengetahuan dan wawasan sesuai dengan bidang studi yang saya jalani.
Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membagi
sebagian pengetahuannya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini.
Saya menyadari, makalah yang saya tulis ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh
karena itu, kritik dan saran yang membangun akan saya nantikan demi kesempurnaan
makalah ini.
Batam, Agustus 2022
Dea Vincenzo Putri Juhito
Sensor Aliran
Pengertian
Pengertian dari sensor aliran sensor adalah alat yang bermanfaat untuk mengukur
aliran sebuah zat (cair dan gas) pada luas suatu penampang tertentu.
Sensor aliran adalah alat untuk merasakan laju aliran fluida. Biasanya sensor aliran
adalah elemen penginderaan yang digunakan dalam flow meter, atau aliran logger,
untuk merekam aliran cairan. Seperti yang terjadi untuk semua sensor, akurasi mutlak
pengukuran memerlukan fungsi untuk kalibrasi. Flow Sensor adalah komponen yang
mengukur aliran cairan seperti gas atau cairan. Sensor aliran memanfaatkan subsistem
mekanik dan listrik untuk mengukur perubahan atribut fisik fluida dan menghitung
alirannya. Mengukur atribut fisik ini tergantung pada atribut fisik fluida. Fluida gas,
cair, dan non-Newtonian berperilaku sangat berbeda satu sama lain, sehingga metode
yang kita gunakan untuk mengukur alirannya juga harus berbeda.
Jenis – jenis
Differential Pressure Flow Sensors
Differential Pressure Flow Sensors menghitung tekanan fluida. Sensor mengukur
tekanan pada dua kecepatan yang berbeda sambil mempertahankan densitas fluida. Di
sebagian besar sensor aliran tekanan diferensial, node penginderaan tekanan tunggal
seperti tabung pitot berada di tepi jalur aliran fluida. Beberapa sensor yang berbeda
menggunakan metodologi tekanan diferensial, seperti:
Tabung Venturi
Rotameter
Pelat lubang
Susunan tabung pitot
Semua sensor ini memiliki berbagai tingkat akurasi dan kehilangan tekanan sistem.
Sensor aliran tekanan diferensial adalah jenis sensor aliran yang paling populer
karena kinerja dan keserbagunaannya.
Thermal Mass Flow Sensor
Umumnya Thermal Mass Flow Sensor digunakan dalam aplikasi gas, aliran rendah,
akurasi tinggi seperti manufaktur semikonduktor, sensor aliran massa termal
memanfaatkan sifat termal fluida untuk mengukur aliran melalui sistem. Salah satu
komponen penting dari sensor aliran massa termal adalah bahwa mereka harus
dikalibrasi ke cairan tertentu dalam sistem aliran massa termal. Sensor aliran massa
termal disetel dengan baik untuk mendukung berbagai tingkat kemurnian gas, seperti
nitrogen tingkat farmasi versus nitrogen tingkat manufaktur untuk industri. Jika
dikalibrasi dengan benar, sensor ini bisa sangat presisi dan andal, itulah sebabnya
sensor ini sangat populer dalam pengaturan dari manufaktur.
Vortex Flow Sensor
Sensor aliran vortex terdiri dari kait kecil (dikenal sebagai “buff body”) yang
melentur ke belakang dan ke depan saat bersentuhan dengan cairan atau gas yang
mengalir. Perbedaan tekanan (yaitu vortisitas) yang dihasilkan oleh kait diukur untuk
menentukan laju aliran. Sensor aliran mekanis menggunakan baling-baling yang
berputar pada laju yang berbanding lurus dengan laju aliran. Sensor aliran mekanis
juga dapat dikontrol untuk menyebabkan laju aliran meningkat atau menurun.
Ultrasonic Flow Sensor
Ultrasonic Flow Sensor adalah jenis sensor aliran non-kontak yang paling populer.
Sensor aliran ultrasonik mengirimkan pulsa suara frekuensi tinggi melintasi media
cair atau gas yang mengalir. Sensor ini mengukur waktu antara emisi suara dan
kontaknya dengan penerima sensor untuk menentukan laju aliran gas atau cairan.
Fungsi dan Prinsip Kerja
Kegunaan flow meter adalah alat yang digunakan untuk mengetahui adanya suatu
aliran matrial ( liquid, gas, powder ) dalam suatu jalan aliran, dengan segala aspek
aliran itu sendiri, yang meliputi kecepatan aliran atau flow rate dan total masa atau
volume dari matrial yang mengalir dalam jangka waktu tertentu atau sering disebut
dengan istilah totalizer. Flow Meter Sensor - Flow meter beroperasi dengan berbagai
cara tergantung pada jenis flow meter. Ada flowmeter berdasarkan kecepatan aliran,
perbedaan tekanan, variasi suhu, volume ruang dan operasi karena getaran atau torsi
lainnya. Jenis Flow Meter Sensor yang banyak digunakan dalam industri untuk
mengukur aliran adalah meter aliran ultrasonik, meter aliran elektromagnetik, meter
aliran massa Coriolis, meter aliran orifice, meter aliran perpindahan positif, meter
aliran vortex, meter aliran permukaan variabel, flowmeter roda, flowmeter massa
termal.
Jenis Flow Meter Sensor memiliki metode kerja berdasarkan teori matematika atau
fisika dengan rumus tertentu dalam variabel yang diperoleh dengan menggunakan
sensor atau lainnya dengan mengacu pad a hukum teori yang ditemukan oleh para
ahli. Operasi flow meter lebih didasarkan pada jenis flowmeter untuk Flow Meter
Sensor magnetik, yang beroperasi sesuai dengan hukum Faraday bahwa Magmeters
hanya dapat digunakan pada cairan dengan konduktivitas tertentu. Demikian pula
untuk flow meter massa, coriolis juga didasarkan pada perhitungan Coriolis,
sedangkan flow meter ultrasonik didasarkan pada kecepatan suara di tingkat ultra atau
disebut ultrasound yang menghitung kecepatan aliran fluida.
Aplikasi
Pengukuran aliran sebuah zat sangat diperlukan untuk sejumlah industri laksana
industri kimia (petrochemical), pembangkit listrik, kilang minyak ( refinery), industri
farmasi, industri makanan dan minuman. Dalam mengukur aliran atau fluida mesti
memakai instrumenteksklusif yang dinamakan flow meter.
Sensor Tekanan
Pengertian
Sensor Tekanan atau Pressure Sensor merupakan sebuah alat yang mampu mengukur
suatu tekanan dengan cara mengubah tegangan mekanis menjadi sinyal listrik. Sensor
tekanan adalah upaya mengubah tekanan menjadi sinyal listrik kecil yang pada
akhirnya akan dikirim dan ditampilkan. Biasanya tekanan yang diukur dalam suatu
zat tersebut memiliki tekanan yang sangat kecil sehingga sulit untuk diukur apabila
menggunakan alat pengukur biasa.
Jenis – jenis
Bourdon Tubes
Bourdon Tubes adalah suatu alat sejenis pipa berbentuk pendek lengkung dan salah
satu ujungnya tertutup. Prinsip kerja dari alat ini yaitu ketika bourdon tubes
mendapatkan sebuah tekanan maka ia akan cenderung untuk “menegang”. Perubahan
yang dihasilkan sesuai dengan besarnya tekanan yang diberikan.
Kelebihan :
Tidak mudah dipengaruhi oleh perubahan suhu atau temperature
Baik digunakan untuk mengukur tekanan antara 30 – 10000 Psi
Kekurangan:
Pada tekanan rendah 0 – 30 Psi kurang sensitive.
LVDT (Liniear Variabel Differential Transformer)
LVDT atau (Linear Variable Differential Transformer) adalah salah satu contoh
sensor posisi, yang bekerja berdasarkan dari keberadaan sebuah medan magnet.
Pertama kali LVDT dikemukakan oleh G.B. Hoadley dan digunakan untuk
kepentingan militer.
Komponen Utama LVDT :
Kumparan, terdapat 3 kumparan penyusun LVDT yaitu : 1 kumparan primer dan 2
kumparan sekunder. Kumparan sekunder ini berjumlah 2 buah agar pada perbedaan
besar induksi yang diterima kedua kumparan dapat digunakan untuk menentukan
seberapa besar perubahan posisi batang inti (magnet).
CORE atau Batang Inti Magnet, biasanya material dari batang inti ini memiliki
bentuk silinder atau turbular dengan komponen penyusun berupa Nickel-Iroin
Permalloy.
Prinsip Kerja LVDT
Perubahan tekanan dalam kandung akan menyebabkan perubahan posisi inti magnet
pada kumparan LVDT, sehingga mengakibatkan adanya perubahan induksi magnetik
pada kumparan sekunder 1 dan 2.
Dengan adanya perubahan induksi magnetik pada kedua kumparan sekunder tersebut
maka output kedua kumparan tersebut akan menghasilkan tegangan induksi magnetik
yang nilainya sesuai dengan pergeseran inti magnet LVDT tadi.
Pergeseran inti magnet di tengah kumparan tersebut menyebabkan adanya tegangan
output pada kumparan yang mendapat induksi dari inti magnet tersebut.
Contoh Penggunaan LVDT
Sensor – sensor (perpindahan, jarak, dan sensor- sensor mekanik lainnya)
Level Fluida
Automotive Suspension
Mesin ATM
Kelebihan :
Memiliki bentuk yang padat dan kuat, sehingga dapat digunakan pada peralatan yang
berat.
Sistem operasi tanpa ada gesekan antara Aramature dan Transformer, sehingga sangat
cocok untuk pengujian material.
Cukup sensitif, sehingga mampu mendeteksi adanya sedikit saja perubahan.
Mampu menangani input yang berlebih
Dapat digunakan pada berbagai lingkungan
Output yang mutlak
Kekurangan :
LVDT baru bekerja apabila terdapat kontak antara aramature dan transformer.
Pengukuran dinamis terbatas yaitu tidak lebih dari 1/10 dari LVDT resonansi
frekuensi. Pada beberapa kasus, hasilnya lebih dari 2 kHz.
Harga cukup mahal.
Sensor Tekanan Semikonduktor (MPX4100)
Sensor Tekanan Semikonduktor MPX4100 merupakan seri dari Manifold Absolute
Pressure adalah sebuah sensor tekanan yang mampu membaca tekanan udara dalam
suatu manifold. Pada dasarnya MPX4100 telah dilengkap dengan rangkaian
pengkondisi sinyal dan temperature kalibrator yang membuat sensor ini lebih stanil
terhadap perubahan suhu.
Sensor MPX4100 memiliki bentuk yang cukup kecil, sehingga dapat digunakan
dengan lebih simpel, praktis dan efisien tempat peletakan sensor ini. Dengan
keberadaan sinyal pengkondisian sinyal, sensor ini dapat tersambung langsung pada
Analog to Digital Converter. Rangkaian pengkondisi sinyal mam menghasilkan
tegangan analog dengan Skala penuh (Full Scale) hingga 5 volt.
Prinsip Kerja Sensor Tekanan MPX4100
Prinsip kerja dari sensor tekanan ini yaitu dengan mengubah tekanan mekanik
menjadi listrik. Kurang ketegangan didasari pada prinsip bahwa sebuah tahanan
pengantar berubah dengan panjang dan luas penampang.
Daya yang diterima pada kawat itu sendiri mengakibatkan kawat menjadi bengkok.
Sehingga menyebabkan ukurat kawat berubah dan mengubah ketahanannya.
Penggunaan Sensor Tekanan MPX4100
Sebagai pemantau cuaca yang sering berubah-ubah.
Pada pesawat terbang, sensor ini digunakan untuk mengukur tekanan angin yang
berada di dalam band pesawat terbang.
Sebagai pengukur tekanan udara pada ruangan tertutup atau pengukur tekanan ban.
Fungsi dan Prinsip Kerja
Sensor tekanan, atau yang dikenal dengan sensor pressure, berfungsi sebagai
pembaca nilai tekanan dari cairan maupun materi gas. Komponen sensor ini cukup
luas digunakan baik pada alat elektronik, otomotif maupun dunia industri.
Sensor tekanan yaitu alat yang digunakan untuk mengukur besaran suatu tekanan.
Caranya yaitu dengan mengubah tegangan mekanis menjadi sinyal listrik.
Sederhananya, alat ini mampu mengubah tekanan menjadi induktansi.
Prinsip kerjanya yaitu mengubah tekanan pada kantung perangkat sensor yang dapat
menyebabkan berubahnya posisi inti kumparan. Akibat dari proses tersebut, induksi
magnetic yang ada pada kumparan pun akan mengalami perubahan.
Jenis kumparan yang digunakan pada perangkat sensor ini yaitu kumparan CT (center
tap). Dengan begitu, jika intinya mengalami pergeseran, maka induktansi pada salah
satu kumparan akan bertambah, lalu induktansi pada kumparan lainnya akan
berkurang. Setelah itu, barulah sinyal yang ada pada perangkat akan berubah menjadi
induktansi magnetik yang timbul pada kumparan tersebut menjadi sebuah tegangan
sebanding.
Aplikasi
Pressure sensor banyak digunakan dalam berbagai bidang dengan segala fungsinya,
seperti :
Bidang Otomotif
Dalam dunia industri otomotif, terutama dalam mesin otomotif dan berbagai
komponen penting lainnya, sensor tekanan sering digunakan dalam sistem
pengereman kendaraan (rem kendaraan yang menggunakan angin, seperti Bus atau
juga sistem ABS (Anti-Lock Brake System).
Selain itu, sensor tekanan juga digunakan pada sistem airbag untuk mendeteksi
terjadinya tabrakan, karena ketika tabrakan, badan kendaraan mengalami tekanan
yang cukup besar.
Bidang Biomedis
Dalam dunia medis, sensor ini banyak digunakan untuk pengukuran hal hal vital
seperti tekanan darah dan digunakan sebagai sensor untuk kontroller-kontroller
penting, seperti pengatur tekanan cairan infus.
Bidang Manufaktur
Sementara pada bidang manufaktur, sensor tekanan sangat dibutuhkan untuk
mendeteksi tekanan dengan tepat di dalam berbagai hal seperti proses pemanasan,
proses pengovenan komponen komposit, pneumatic, dan masih banyak lagi.
Membuat soal
1. Komponen yang mengukur aliran cairan seperti gas atau cairan…
a. Flow sensor
b. Ultrasonic sensor
c. Proximity sensor
d. Kapasitif sensor
e. Inductive sensor
2. Jenis sensor aliran yang paling populer karena kinerja dan keserbagunaannya
adalah…
a. Ultrasonic Flow Sensor
b. Thermal mass flow sensor
c. Differential Pressure Flow Sensors
d. Vortex flow sensor
e. LVDT (Liniear Variabel Differential Transformer)
3. Upaya mengubah tekanan menjadi sinyal listrik kecil yang pada akhirnya akan
dikirim dan ditampilkan adalah…
a. Sensor tekanan
b. Sensor aliran
c. Sensor kapasitif
d. Proximity sensor
e. Inductive sensor
4. Bacalah pernyataan berikut.
a. Memiliki bentuk yang padat dan kuat, sehingga dapat digunakan pada peralatan
yang berat.
b. Sistem operasi tanpa ada gesekan antara Aramature dan Transformer, sehingga
sangat cocok untuk pengujian material.
c. Cukup sensitif, sehingga mampu mendeteksi adanya sedikit saja perubahan.
Pearnyataan diatas merupakan kelebihan dari penggunaan jenis sensor…
a. Sensor Tekanan Semikonduktor (MPX4100)
b. LVDT (Liniear Variabel Differential Transformer)
c. Thermal mass flow sensor
d. Differential Pressure Flow Sensors
e. Vortex flow sensor
5. Salah satu contoh sensor posisi, yang bekerja berdasarkan dari keberadaan sebuah
medan magnet adalah…
a. Sensor Tekanan Semikonduktor (MPX4100)
b. LVDT (Liniear Variabel Differential Transformer)
c. Thermal mass flow sensor
d. Differential Pressure Flow Sensors
e. Vortex flow sensor