0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
27 tayangan14 halaman

Ciri-Ciri dan Seni Pupujian Sunda

Rencana pelaksanaan pembelajaran ini membahas tentang pelajaran Bahasa dan Sastra Sunda di SMP PGRI 168 Cikalongwetan. Materi yang diajarkan adalah pupujian dengan alokasi waktu 6 jam pelajaran. Dokumen ini menjelaskan kompetensi dasar, tujuan pembelajaran, metode, media dan langkah-langkah pembelajaran yang digunakan untuk mengajarkan tentang bentuk, struktur dan isi pupujian.

Diunggah oleh

Alja Wawi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
27 tayangan14 halaman

Ciri-Ciri dan Seni Pupujian Sunda

Rencana pelaksanaan pembelajaran ini membahas tentang pelajaran Bahasa dan Sastra Sunda di SMP PGRI 168 Cikalongwetan. Materi yang diajarkan adalah pupujian dengan alokasi waktu 6 jam pelajaran. Dokumen ini menjelaskan kompetensi dasar, tujuan pembelajaran, metode, media dan langkah-langkah pembelajaran yang digunakan untuk mengajarkan tentang bentuk, struktur dan isi pupujian.

Diunggah oleh

Alja Wawi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah : SMP PGRI 168 Cikalongwetan


Mata Pelajaran : Bahasa dan Sastra Sunda
Kelas/Semester : VII/1
Materi Pokok : Pupujian
Alokasi Waktu : 6 Jam Pelajaran (3 kali pertemuan)

A. Kompetensi Inti
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, gotong royong, percaya
diri, peduli, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif sesuai
dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan
lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, dan kawasan regional.
3. Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan
metakognitif pada tingkat teknis dan spesifik sederhana berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, dan kenegaraan terkait fenomena dan
kejadian tampak mata.
4. Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara kreatif,
produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, dan komunikatif, dalam ranah konkret dan
ranah abstrak sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang
sama dalam sudut pandang teori.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3. Mengidentifikasi bentuk, struktur 3.3.1 Mengidentifikasi bentuk pupujian
3 dan isi, fungsi sosial, serta aspek 3.3.2 Mengidentifikasi struktur
kebahasaan teks pupujian. 3.3.3 pupujian
3.3.4 Menjelaskan isi teks pupujian.
Menganalisis fungsi sosial teks
3.3.5 pupujian.
Mengidentifikasi rarangkén nasal
dalam teks pupujian.

4. Melantunkan pupujian sesuai 4.3.1 Memperagarakan pupujian sesuai


3 dengan ciri khas daerah masing- dengan ciri khas daerah masing-
masing dengan memperhatikan masing.
fungsi sosial, struktur teks dan 4.3.2 Menimbang peragaan nadoman.
aspek kebahasaan

C. Tujuan Pembelajaran
Pertemuan Pertama
Melalui diskusi dan tanya jawab, secara penuh rasa bangga akan kekayaan
budayanya sendiri peserta didik dapat:
1) mengidentifikasi bentuk pupujian dengan tepat;
2) mengidentifikasi struktur pupujian dengan tepat;
3) menjelaskan isi teks pupujian dengan benar; dan
4) menganalisis fungsi sosial teks pupujian dengan benar.
Pertemuan Kedua
Melalui unjuk kerja, secara penuh rasa bangga akan kekayaan budayanya sendiri,
berintegritas, dan saling menghargai pendapat, peserta didik dapat:
1) memperagakan pupujian (nadoman) sesuai dengan ciri khas daerah masing-
masing dengan kreatif; dan
2) menimbang peragaan pupujian (nadoman) kelompok lain.

Pertemuan Ketiga
Melalui diskusi dan tanya jawab, secara berintegritas dan saling menghargai
pendapat, peserta didik dapat mengidentifikasi rarangkén nasal yang terdapat
dalam teks pupujian.

D. Materi Pembelajaran
1) Materi Reguler
Pertemuan Pertama
a. Hakékat Pupujian
b. Bentuk Pupujian
c. Struktur Pupujian
d. Isi Teks Pupujian

Pertemuan Kedua
a. Nadoman
b. Menimbang peragaan nadoman

2) Materi Pengayaan
Dokumentasi pupujian di daerah masing-masing dalam bentuk rekaman video.

3) Materi Remedial
Isi teks pupujian

E. Metode Pembelajaran
1. Pendekatan : Scientific dan Komunikatif
2. Metode : Inquiry
3. Teknik : Diskusi, Tanya Jawab, Role Play

F. Media, Bahan dan Alat


1. Media
1.1 Video Nadoman
1.2 PPT Konsep Pupujian
2. Bahan
2.1 Beberapa teks pupjian berbagai genre
2.2 Lembar Kerja Siswa
3. Alat
Komputer, LCD proyektor, speaker, kertas plano, kertas tempel, spidol, dan
doubletape

G. Sumber Belajar
Danadibrata, R.A. 2006. Kamus Basa Sunda. Bandung: [Link], R.A. 2006.
Kamus Basa Sunda. Bandung: Kiblat.
Gazali, Spk. (Panarjamah). 2009. Metode Analisis Teks dan Wacana: Stefan
Titscher, Michael Mayer, Ruth Wodak, Eva Vetter. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hadi, Ahmad, Drs. 1991. Peperenian. Bandung: Geger Sunten.
Hidayat, Rahmat Taufiq, spk. 2005. Peperenian Urang Sunda. Bandung: Kiblat Buku
Utama.
Isnéndés, Rétty. 2010. Téori Sastra. Bandung: JPBD FPBS UPI.
Lembaga Basa jeung Sastra Sunda. 2007. Kamus Umum Basa Sunda. Bandung:
Geger Sunten.
Mustappa, Abdullah. 1985. Wirahma Sajak. Bandung: Medal Agung.
Luxemburg, Jan Van. 1989. Tentang Sastra. Jakarta: Intermasa.
Pradopo, Rachmat Djoko. 2010. Pengkajian Puisi. Yohyakarta: Gadjah Mada
University Press.
Ratna, Nyoman Kutha. 2009. Stilistika: Kajian Puitika Bahasa, Sastra, dan
Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Risnawati, Dadang Nurjaman, Susi Budiwati. 2017. Rancagé Diajar Basa Sunda.
Bandung Duania Pustaka Jaya.
Rukmana, Setiadi, spk. 2017. Wanda Basa Sunda. Bandung: Thursina Media Utama.
Rusyana, Yus. 1984. Panyungsi Sastra. Bandung: Gunung Larang.
Sudaryat, Yayat, H. Abud Prawirasumantri, jeung H. Karna Yudibrata. 2007. Tata
Basa Sunda Kiwari. Bandung: Yrama Widya.
Website:
[Link]
[Link]

H. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran


Pertemuan Pertama
Kegiatan Langkah-langkah Pembelajaran Alokasi Waktu
Pendahuluan 1) Guru membuka pembelajaran dengan 10 menit
mengucapkan salam, kemudian mengecek
kehadiran peserta didik.(religius )
2) Guru memotivasi peserta didik dengan
mendoakan agar pembelajaran yang akan
dilakukan berlangsung baik dan
bermanfaat;
3) Untuk menggali konsepsi awal peserta
didik guru melakukan apersepsi dengan
menggali informasi dan mengaitkan
dengan materi pada pertemuan
sebelumnya;
4) Peserta didik dibagi menjadi beberapa
kelompok kecil beranggotakan 4-5 orang.
5) Peserta didik menerima informasi tentang
keterkaitan antara lingkungan alam
dengan dengan materi pembelajaran;
6) Guru memotivasi peserta didik untuk
berperan aktif dalam pembelajaran; dan
7) Guru menyampaikan tehnik penilaian.
Inti 1) Peserta didik menyimak pupujian yang 60 menit
diputar dari audio CD.
2) Peserta didik membaca teks pupujian
dari buku dan atau buku referensi
lainnya.
3) Peserta didik bertanya jawab tentang isi
pupujian yang diamatinya.
4) Peserta didik bertanya jawab tentang
bentuk-bentuk pupujian.
5) Peserta didik mendiskusikan isi pupujian
yang diamatinya.
6) Peserta didik mengidentifikasi bentuk-
bentuk pupujian.
7) Peserta didik menafsirkan isi pupujian
yang disimaknya.
8) Peserta didik menyimpulkan bentuk-
bentuk pupujian.
9) Peserta didik menyampaikan isi pupujian
yang disimaknya, menggunakan bahasa
Kegiatan Langkah-langkah Pembelajaran Alokasi Waktu
Sunda yang baik dengan jujur, tanggung
jawab dan santun.
10) Peserta didik menjelaskan bentuk-bentuk
pupujian, menggunakan bahasa Sunda
yang baik dengan jujur, tanggung jawab
dan santun.
Penutup 1) Guru bersama peserta didik berdiskusi 10 menit
untuk membuat kesimpulan kelas tentang
materi pembelajaran;
2) Guru bersama peserta didik melakukan
refleksi pembelajaran yang telah
dilakukan;
3) Guru memberitahukan materi yang akan
dipelajari pada pertemuan selanjutnya.
4) Guru memberikan tugas kelompok kepada
peserta didik untuk berlatih
memperagakan salah satu pupujian; dan
5) Guru menutup pembelajaran dengan
mendoakan agar pembelajaran yang telah
dilakukan bermanfaat bagi peserta didik.

Pertemuan Kedua
Kegiatan Langkah-langkah Pembelajaran Alokasi Waktu
Pendahuluan 1) Guru membuka pembelajaran dengan 10 menit
mengucapkan salam, kemudian mengecek
kehadiran peserta didik;
2) Guru memotivasi peserta didik dengan
mendoakan agar pembelajaran yang akan
dilakukan berlangsung baik dan
bermanfaat;
3) Untuk menggali konsepsi awal peserta
didik guru melakukan apersepsi dengan
menggali informasi dan mengaitkan
dengan materi pada pertemuan
sebelumnya;
4) Peserta didik dibagi menjadi beberapa
kelompok kecil beranggotakan 4-5 orang.
5) Peserta didik menerima informasi tentang
keterkaitan antara lingkungan alam
dengan dengan materi pembelajaran;
6) Guru memotivasi peserta didik untuk
berperan aktif dalam pembelajaran; dan
7) Guru menyampaikan tehnik penilaian.
Inti 1) Peserta didik secara berkelompok 60 menit
memperagakan pupujian (nadoman)
dengan tanggung jawab.
2) Peserta didik menyimak nadoman yang
diperagakan oleh peserta didik lain .
3) Peserta didik menanggapi nadoman yang
diperagakan kelompok lainnya,
menggunakan bahasa Sunda yang baik
dengan jujur, tanggung jawab dan santun.
Penutup 1) Guru bersama peserta didik berdiskusi 10 menit
untuk membuat kesimpulan kelas tentang
Kegiatan Langkah-langkah Pembelajaran Alokasi Waktu
materi pembelajaran;
2) Guru bersama peserta didik melakukan
refleksi pembelajaran yang telah
dilakukan;
3) Guru memberitahukan materi yang akan
dipelajari pada pertemuan selanjutnya.
4) Guru memberikan tugas kelompok kepada
peserta didik untuk mencatat hal-hal
penting dari peragaan salah satu pupujian
yang diperagakan oleh kelompom lainnya;
dan
5) Guru menutup pembelajaran dengan
mendoakan agar pembelajaran yang telah
dilakukan bermanfaat bagi peserta didik.

Pertemuan Ketiga
Kegiatan Langkah-langkah Pembelajaran Alokasi Waktu
Pendahuluan 1) Guru membuka pembelajaran dengan 10 menit
mengucapkan salam, kemudian
mengecek kehadiran peserta didik;
2) Guru memotivasi peserta didik dengan
mendoakan agar pembelajaran yang
akan dilakukan berlangsung baik dan
bermanfaat;
3) Untuk menggali konsepsi awal peserta
didik guru melakukan apersepsi
dengan menggali informasi dan
mengaitkan dengan materi pada
pertemuan sebelumnya;
4) Peserta didik dibagi menjadi beberapa
kelompok kecil beranggotakan 4-5
orang.
5) Peserta didik menerima informasi
tentang keterkaitan antara lingkungan
alam dengan dengan materi
pembelajaran;
6) Guru memotivasi peserta didik untuk
berperan aktif dalam pembelajaran;
dan
7) Guru menyampaikan tehnik penilaian.
Inti 1) Peserta didik menyimak paparan 60 menit
tentang contoh rarangkén nasal.
2) Peserta didik bertanya jawab tentang
rarangkén nasal.
3) Peserta didik mengidentifikasi
rarangkén nasal dalam teks pupujian.
4) Peserta didik menuliskan rarangkén
nasal yang terdapat dalam teks
pupujian.
Penutup 1) Guru bersama peserta didik berdiskusi 10 menit
untuk membuat kesimpulan kelas
tentang materi pembelajaran;
2) Guru bersama peserta didik melakukan
refleksi pembelajaran yang telah
Kegiatan Langkah-langkah Pembelajaran Alokasi Waktu
dilakukan;
3) Guru memberitahukan materi yang
akan dipelajari pada pertemuan
selanjutnya.
4) Guru memberikan tugas individual
kepada peserta didik untuk membaca,
dan mengamati informasi
menggunakan sumber-sumber
pengetahuan dalam
bentuk cetak, visual, digital, dan
auditori berkaitan dengan materi
pembelajaran selanjutnya.; dan
5) Guru menutup pembelajaran dengan
mendoakan agar pembelajaran yang
telah dilakukan bermanfaat bagi
peserta didik.

I. Penilaian
1. Sikap
Bentuk Butir Waktu
Teknik Ket.
Instrumen Instrumen Pelaksanaan
Observasi Jurnal (Lihat Saat Penilaian untuk
lampiran) pembelajaran dan pencapaian
berlangsung pembelajaran
(assessment for
learning and
assessment of
learning)
Catatan: Jurnal dipergunakan untuk mencatat perilaku luar biasa (positif atau negatif)
siswa.

2. Pengetahuan
Bentuk Waktu
No Teknik Butir Instrumen Ket.
Instrumen Pelaksanaan
2. Tes Soal Tes 1. Naon nu disebut Saat Penilaia
Lisan Lisan pupujian? Jéntrékeun! pembelajaran n untuk
2. Aya sabaraha hiji berlangsung pembel
ajaran
wangun pupujian?
(assess-
Sebutkeun hiji-hijina! ment for
3. Sebutkeun naon waé learning
ciri-ciri pupujian! )

3. Tes Soal Tes 1. Naon téma pupujian Saat


Tulis Tulis “Anak Adam” di luhur pembelajaran
berlangsung
téh?
2. Ari pupujian “Tos
Medal Bulan
Purnama” naon deuih
témana?
3. Saha nu dimaksud
anak Adam dina
pupujian di luhur téh?
Bentuk Waktu
No Teknik Butir Instrumen Ket.
Instrumen Pelaksanaan
4. Amanat naon nu
dikandung dina
pupujian “Anak Adam”
di luhur téh?
5. “Anak Adam paéh
anjeun téh
nyorangan/cul anak
salaki jeung
babandaan”. Hég
jéntrékeun maksud éta
ungkara!
6. Naon anu bakal
nyaangan di jero
kubur?
7. Naon eusi dina pada
katilu pupujian Tos
Medal Bulan
Purnama?
8. Di mana jeung iraha
ditembangkeunana
pupujian téh?
9. Nurutkeun eusina,
pupujian bisa
dipasing-pasing jadi
sabaraha bagian?
10. Jelaskeun eusi
pupujian Anak Adam
nurutkeun pamangih
hidep!

3. Keterampilan
Bentuk Waktu
No Teknik Butir Instrumen Ket.
Instrumen Pelaksanaan
1. Unjuk Jieun kelompok, tuluy Saat Penilaian
Kerja pintonkeun hiji pupujian pembelajaran untuk
dina wangun nadoman. berlangsung pembelaj
Dina prakna nadoman, aran
bisa ngamangpaatkeun (assess-
rupa-rupa alat musik. ment for
learning)

4. Pengayaan
Berdasarkan hasil analisis penilaian, bagi siswayang sudah mencapai
ketuntasan belajar diberikan kegiatan pembelajaran dengan bentuk pengayaan
yaitu dokumentasi pupujian.
5. Remedial
Berdasarkan hasil analisis penilaian, bagi siswayang belum mencapai
ketuntasan belajar diberikan kegiatan pembelajaran ngan bentuk remedial,
yaitu:
a. Pembelajaran ulang, jika 50% atau lebih siswabelum mencapai ketuntasan.
b. Pemanfaatan tutor sebaya, jika 11-49% siswabelum mencapai ketuntasan.
c. Bimbingan perorangan, jika 1-10% siswabelum mencapai ketuntasan.

Mengetahui Cikalngwetan,September 2021

Kepala SMPN 2 Cikalongwetan Guru Mata Pelajaran

Asep Jawawi, [Link]. Tati Ramawati, [Link]


Lampiran 1:

PÉPÉLING

1. Hayu geura saradia


meungpeung keur hirup di dunya
amal keur sampeureun téa
di ahir moal sulaya

2. Geuning maot ngadodoho


boro sok dipoho-poho
datangna teu méré nyaho
ngageretak taya témpo

3. Taya beurang taya peuting


taya raja taya kuring
dimana ajal geus sumping
teu meunang témpo anaking

4. Horéng nyawa reujeung badan


nu geus lila babarengan
datang mangsa pipisahan
paturay tineung amitan

5. Lain meureun lain sugan


da ieu mah kanyataan
kabéh pasti ngarandapan
geuning awak urang pisan

6. Kagét reuwas mata mencrong


rénghap ranjug menggah bengong
napas ngangseg na genggerong
nu deukeut geus teu katémbong

7. Horéng ieu téh sakarat


dicabut ku malaikat
nyawa ngangseg mapay urat
teu aya daya keur lumpat
Lampiran 2:

Conto Pupujian Lianna

 Muji ka Gusti Alloh


Contona :
Ya Alloh nu sifat Rohman
Ni’matna ngawalatara
Sadayana kabagian
Ka nu kafir ka nu Iman

 Salawat ka kangjeng Rosul


Contona :
Nun Gusti abdi sadaya
mugi rahmat salamina
ngocor ka Nabi nu mulya
sareng ka kulawargana

 Du’a jeung tobat ka Alloh


Contona :
Mugi Gusti ngahampura
Kana dosa diri kula
Sareng dosa ibu rama
Dulur muslimin muslimat

 Pépéling
Contona :
Ĕ ling-éling dulur kabéh
Di dunya ulah campoléh
Kana ibadah ulah weléh
Bisina kaburu paéh

 Ajaran Agama
Contona :
Dupi sadayana cai
nu sok dianggé susuci
éta aya tujuh rupi
walungan anu kahiji
Lampiran 3:

Sabada ngimeutan conto jeung pedaran perkara pupujian , sangkan hidep leuwih
paham kana ieu perkara, pék jawab pananya di handap!
1. Pupujian téh lain karya asli sastra Sunda tapi mangrupa karya sastra Sunda
pangaruh tina sastra.....
a. Arab b. É ropa c. Jawa d. Malayu
2. Seni macakeun atawa nembangkeun pupujian disebut....
a. nadoman b. kakawihan c. beluk d. sawéran
3. Ieu di handap nu lain ciri pupujian nya éta ...
a. diwangun ku cangkang jeung eusi
b. diwangun ku opat jajar
c. unggal padalisan aya dalapan engang
d. mibanda sajak tungtung a-a-a-a

4. Ĕling-éling dulur kabéh


Ibadah ulah campoléh
Beurang peuting ulah weléh
Bisina kaburu paéh

Téma tina cutatan pupujian di luhur nya éta ...


a. paréntah c. ibadah
b. pépéling d. Jampé paéh
5. Nilik kana eusina éta pupujian téh méré amanat ka urang sangkan ...
a. bener-bener dina babakti ka Alloh
b. sakur jalma unggal beurang kudu ibadah
c. sakur jalma bakal paéh
d. mun éling téh keur paéh wungkul
6. Ieu di handap nu kaasup pupujian nu eusina muji ka Alloh nya éta ...
a. nun gusti abdi sadaya c. dupi sadayana cai
mugi rahmat salamina nu saé dianggo susuci
ngocor ka Nabi nu mulya éta aya tujuh rupi
sareng ka kulawargina walungan nu kahiji
b. Gusti Alloh maha suci d. Sabada apal urang bakal maot
abdi seja pasrah diri nyawa dipungut ku gusti
mugi anjeun kersa nampi najan raja nyakrawati
amal jeung ibadah abdi teu bisa mungpang pati
7. Dupi sadayana cai
nu sok dianggé susuci
éta aya tujuh rupi
walungan anu kahiji\
Cai laut kaduana
cai sumur katiluna
cai ibun kaopatna
cai és nu kalimana
Cai nyusu kagenepna
cai hujan katujuhna
éta cai sadayana
sah dianggo susucina
Lamun dititénan wangun jeung eusina, wacana di luhur téh mangrupa....
a. sisindiran c. kakawihan
b. guguritan d. pupujian

8. Eusi wacana di luhur téh nya éta....


a. muja jeung du’a ka Alloh c. papatah atawa pépéling
b. pangajaran agama d. sholawat ka Kangjeng Nabi

9. Karangan anu eusina mangrupa riwayat hirup hiji jalma, sarta ditulis ku dirina
sorangan disebut....
a. autobiografi b. biografi c. sajarah d. pangalaman

10. Bismillah ucap ngawitan


Terasna ngumbah panangan
Kekemu di lebet baham
Ngingsreuk cai lalaunan

Ngumbah raray kalimana


Panangan banjur sing rata
Kénca sareng katuhuna
Semet siku nya watesna
….
Lamun dititénan wangun jeung eusina, wacana di luhur téh mangrupa....
a. sisindiran b. pupujian c. guguritan d. Kakawihan

11. Eusi wacana di luhur téh nya éta....


a. muja jeung du’a ka Alloh c. papatah atawa pépéling
b. pangajaran agama d. sholawat ka Kangjeng Nabi

12. Ieu di handap nu mangrupa conto pupujian nu eusina sholawat ka nabi, nya éta ...
a. Nun Gusti abdi sadaya, c. Mugi Gusti ngahampura,
mugi rahmat salamina, kana dosa diri kula,
ngocor ka Nabi nu mulya , sareng dosa ibu rama,
sareng ka kulawargana. dulir muslimin muslimat.

c. Ya Alloh nu sifat Rohman, d. Sabab urang bakal mati,


ni’matna ngawalatara, nyawa dipundut ku Gusti,
sadayana kabagian, najan raja nyakrawati,
ka nu kafir ka nu Iman. Teu bisa nyingkiran pati.

13. Di handap pupuijian nu eusina du’a jeung tobat ka Alloh nya éta ....
a. Nun Gusti abdi sadaya, c. Mugi Gusti ngahampura,
mugi rahmat salamina, kana dosa diri kula,
ngocor ka Nabi nu mulya , sareng dosa ibu rama,
sareng ka kulawargana. dulir muslimin muslimat.
d. Ya Alloh nu sifat Rohman, d. Sabab urang bakal mati,
ni’matna ngawalatara, nyawa dipundut ku Gusti,
sadayana kabagian, najan raja nyakrawati,
ka nu kafir ka nu Iman. Teu bisa nyingkiran pati

14. Nu ngabedakeun pupujian jeung wangun sajak bébas téh nya éta ....
a. Pupujian mah sajak tungtungna bébas.
b. Pupujian mah mibanda sajak tungtung a-b-a-b.
c. Pupujian mah mibanda sajak tungtung a-a-a-a.
d. Pupujian mah teu miboga sajak tungtung.

15. Ieu di handap nu mangrupa ciri pupujian nya éta....


a. biasana sapadana téh diwangun ku opat jajar.
b. biasana dina sapada diwangun ku leuwih ti opat jajar.
c. dina sapada diwangun ku dalapan engan.
d. dina sapada diwangun ku opat engang.
Lampiran 4:

Lembar Penilaian Unjuk Kerja


Nama Peserta Aspek yang Dinilai
No. Tampilan Kesesuaian Kelancaran Kebahasaan
Didik (1-5) (1-5) (1-5) (1-5)

(1) Penilaian Pengetahuan (NP)


a. Tes Lisan
- Skala skor: 1-5
- Skor Maksimal = 5X3 = 15
- Nilai Pengetahuan (NP)

Skor Diperoleh
NLisan= X 100
Skor maksimal

b. Tes Tulis
- Skala skor: 1-5
- Skor Maksimal = 5X10 = 50
- Nilai Pengetahuan (NP)

Skor Diperoleh
NTulis= X 100
Skor maksimal

b. Nilai Akhir Pengetahuan

NLisan+ NTulis
NP=
2

(2) Penilaian Ketarampilan (NK)


- Skala skor: 1-5
- Skor Maksimal = 5X4 = 20
- Nilai Keterampilan (NK)

Skor Diperoleh
NK = X 100
Skor maksimal

Anda mungkin juga menyukai