0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
152 tayangan14 halaman

Rencana Keselamatan Konstruksi RKK

Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) CV. Lima Bintang Pusat Kolaka untuk pekerjaan pembangunan jalan ring road paket 2 di Kabupaten Kolaka. RKK ini mencakup komitmen keselamatan, perencanaan keselamatan, dukungan keselamatan, operasi keselamatan, dan evaluasi kinerja keselamatan."

Diunggah oleh

JUSTIAN TAPUHE
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
152 tayangan14 halaman

Rencana Keselamatan Konstruksi RKK

Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) CV. Lima Bintang Pusat Kolaka untuk pekerjaan pembangunan jalan ring road paket 2 di Kabupaten Kolaka. RKK ini mencakup komitmen keselamatan, perencanaan keselamatan, dukungan keselamatan, operasi keselamatan, dan evaluasi kinerja keselamatan."

Diunggah oleh

JUSTIAN TAPUHE
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA KESELAMATAN

KONSTRUKSI (RKK)

PEKERJAAN PEMBANGUNAN JALAN RING ROAD (19 NOVEMBER-UNAASI-


CV. LIMA BINTANG Pusat BYPASS) PAKET-2. PEMBUATAN BOX CULVERT
Kolaka LOKASI : KECAMATAN WUNDULAKO KABUPATEN KOLAKA

DAFTAR ISI

A. KEPEMIMPINAN & PARTISIPASI PEKERJA DALAM KESELAMATAN KONSTRUKSI

A.1 Kepedulian Pimpinan Terhadap Isu Eksternal dan Internal


A.2 Komitmen Keselamatan Konstruksi

B. PERENCANAAN KESELAMATAN KONSTRUKSI

B.1 Identifikasi Bahaya, Penilaian Resiko, Pengendalian dan Peluang


B.2 Rencana Tindakan (Sasaran dan Program)
B.3 Standart dan Peraturan Perundang-undangan

C. DUKUNGAN KESELAMATAN KONSTRUKSI

C.1 Sumber Daya


C.2 Kompetensi
C.3 Kepedulian
C.4 Komunikasi
C.5 Informasi Terdokumentasi

D. OPERASI KESELAMATAN KONSTRUKSI

D.1 Perencanaan Operasi


D.2 Analisis Keselamatan Pekerjaan

E. EVALUASI KINERJA KESELAMATAN KONSTRUKSI

E.1 Pemantauan dan Evaluasi


E.2 Tinjauan Manajemen
E.3 Peningkatan Kinerja Keselamatan Konstruksi

Halaman - 01
RENCANA KESELAMATAN
KONSTRUKSI (RKK)

PEKERJAAN PEMBANGUNAN JALAN RING ROAD (19 NOVEMBER-UNAASI-


CV. LIMA BINTANG Pusat BYPASS) PAKET-2. PEMBUATAN BOX CULVERT
Kolaka LOKASI : KECAMATAN WUNDULAKO KABUPATEN KOLAKA

A. KEPEMIMPINAN & PARTISIPASI PEKERJA DALAM KESELAMATAN KONSTRUKSI


CV. LIMA BINTANG Pusat Kolaka adalah perusahaan yang didirikan berdasarkan pada komitmen untuk
turut serta dalam pembangunan melalui jasa konstruksi.
Kami menyadari bahwa aspek keselamatan dan kesehatan kerja merupakan hal penting dalam
pelaksanaan seluruh kegiatan operasi perusahaan, oleh karena itu kami terus berupaya meningkatkan
kepuasan pelanggan dengan penyediaan tempat kerja yang aman dan sehat yang disertai penerapan
perbaikan yang berkelanjutan melalui Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).

A.1 Kepedulian Pimpinan Terhadap Isu Eksternal dan Internal


Isu eksternal maupun internal sangat penting dalam menentukan arah kebijakan pelaksanaan K3
oleh unsur pimpinan CV. LIMA BINTANG Pusat Kolaka. Isu eksternal dan internal yang dimaksud
dapat memberikan nilai-nilai positif namun dapat pula berdampak negatif yang apabila dianalogikan
akan seperti bola liar, dimana pengelolaan isu yang baik akan mampu menjadi kunci untuk kemajuan
organisasi kedepan begitupun halnya dengan pengelolaan isu yang buruk pada akhirnya dapat
menjadi awal terjadinya kemunduran suatu organisasi. .
Identifikasi terhadap isu eksternal maupun internal yang lebih awal menjadi harapan kami sehingga
memudahkan dalam penentuan langkah-langkah antisipatif untuk penanganan permasalahan yang
mungkin akan ditimbulkan.

A.2 Komitmen Keselamatan Konstruksi


Pemenuhan terhadap peraturan dan standar Keselamatan Konstruksi merupakan prioritas utama
unsur pimpinan CV. LIMA BINTANG Pusat Kolaka, guna melindungi seluruh karyawan, aset, data,
properti perusahaan maupun lingkungan.
Upaya-upaya keselamatan kerja yang dilaksanakan pada suatu lingkungan kerja merupakan
tanggung jawab manajemen perusahaan beserta seluruh karyawan, dimana karyawan yang
dimaksud dalam konteks ini tidak hanya terbatas pada personil internal tetapi juga termasuk personil
eksternal perusahaan, seperti halnya tamu, karyawan sub kontraktor, pekerja serta tukang ataupun
pemasok.
Dalam lingkungan perusahaan, keselamatan karyawan menjadi prioritas teratas dan untuk itu maka
pihak manajemen perusahaan akan mengupayakan yang terbaik guna menciptakan lingkungan kerja
yang sehat, aman dan kondusif pada setiap aktivitas kerja karyawan. Manajemen perusahaan juga
akan memastikan bahwa seluruh karyawan dapat menjalankan tugasnya sesuai dengan prosedur
standar keselamatan yang sesuai dengan peraturan internal perusahaan, dimana hal ini tentunya
juga memerlukan dukungan dan peran aktif dari seluruh karyawan dimaksud.
Sebagai wujud dari komitmen pihak manajemen perusahaan terkait keselamatan konstruksi, maka
pihak manajemen bersedia merumuskan dan menandatangani Pakta Komitmen Keselamatan
Konstruksi, sebagaimana ditampilkan berikut ini.

Halaman - 02
RENCANA KESELAMATAN
KONSTRUKSI (RKK)

PEKERJAAN PEMBANGUNAN JALAN RING ROAD (19 NOVEMBER-UNAASI-


CV. LIMA BINTANG Pusat BYPASS) PAKET-2. PEMBUATAN BOX CULVERT
Kolaka LOKASI : KECAMATAN WUNDULAKO KABUPATEN KOLAKA

PAKTA KOMITMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI

Saya yang bertanda tangan dibawah ini,

Nama : ARWIN JOHAN, [Link]


Jabatan : Direktur
Bertindak untuk & atas nama : CV. LIMA BINTANG Pusat Kolaka

Dalam rangka Pengadaan Pekerjaan Pembangunan Jalan Ring Road (19 November-Unaasi-
ByPass) Paket-2. Pembuatan Box CulvertTahun Anggaran 2022 pada Dinas Pekerjaan Umum &
Penataan Ruang Kabupaten Kolaka, berkomitmen melaksanakan pekerjaan konstruksi
berkeselamatan demi terciptanya zero accident (nihil kecelakaan kerja), dengan memastikan bahwa
seluruh rangkaian pelaksanaan konstruksi :

1. Memenuhi ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi;


2. Menggunakan tenaga kerja kompeten bersertifikat;
3. Menggunakan peralatan yang memenuhi standar kelaikan;
4. Menggunakan material yang memenuhi standar mutu;
5. Menggunakan teknologi yang memenuhi standar kelaikan;
6. Melaksanakan Standar Operasi dan Prosedur (SOP); dan
7. Memenuhi 9 (sembilan) komponen biaya penerapan SMKK.

Kolaka, 13 September 2022

CV. LIMA BINTANG


Pusat Kolaka

ARWIN JOHAN, [Link]


Direktur

Halaman - 03
B. PERENCANAAN KESELAMATAN KONSTRUKSI
CV. LIMA BINTANG Pusat Kolaka sebagai Calon Penyedia Jasa untuk Paket Pekerjaan Pembangunan Jalan Ring Road (19 November-Unaasi-ByPass) Paket-2. Pembuatan Box Culvert yang saat ini masih dalam tahap
pelelangan, maka salah satu syarat wajib yang harus dipenuhi adalah membuat yang didalamnya mencakup topik mengenai Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Skala Prioritas, Pengendalian Risiko dan Penanggung Jawab
Manajemen-K3, sebagaimana yang dijelaskan pada butir-B.1 dan tabel-1 berikut ini.

B.1 Identifikasi Bahaya, Penilaian Resiko, Pengendalian dan Peluang

Tabel-1. IDENTIFIKASI BAHAYA, PENILAIAN RESIKO, PENETAPAN PENGENDALIAN RESIKO K3


DESKRIPSI RESIKO PENETAPAN
PERSYARATAN PENILAIAN TINGKAT RESIKO PENILAIAN SISA RESIKO
NO IDENTIFIKASI BAHAYA JENIS BAHAYA PENGENDALIAN AWAL PENGENDALIAN KET.
URAIAN PEKERJAAN PEMENUHAN PERATURAN
(Skenario Bahaya) (Type Kecelakaan) (F) (A) (F*A) (TR) RESIKO (F) (A) (F*A) (TR)
DIVISI - 1 UMUM
Pasang rambu-rambu Lalu Lintas; Bekerja
Kecelakaan lalulintas dalam perjalanan Permenaker No. 01/1980 dan
Kecelakaan, Luka dengan memakai standar APD; Berhati-
1.2 Mobilisasi & Demobilisasi menuju lokasi; Kecelakaan dalam Aturan lainnya tenntang 1 2 2 Kecil Administratif - - -
ringan, luka parah hati dalam bekerja; dan Ikuti SOP
menggunakan peralatan. SMK3/K3 Proyek Konstruksi
pengoperasian alat berat.

Pasang rambu-rambu Lalu Lintas; Bekerja


Kecelakaan lalulintas dalam perjalanan Permenaker No. 01/1980 dan
Kecelakaan, Luka dengan memakai standar APD; Berhati-
Jembatan Sementara menuju lokasi; Kecelakaan dalam Aturan lainnya tenntang 1 2 2 Kecil Administratif - - -
ringan, luka parah hati dalam bekerja; dan Ikuti SOP
menggunakan peralatan. SMK3/K3 Proyek Konstruksi
pengoperasian alat berat.

DIVISI - 2 SISTEM MANAJEMEN K2 (SMKK)

Gangguan kesehatan akibat debu yang Permenaker No. 01/1980 dan Bekerja hati-hati dan fokus; Bekerja
Alat Pelindung Kerja & Pelindung Kecelakaan, Luka
2.3 timbul dan Kecelakaan akibat kelalaian Aturan lainnya tenntang dengan memakai pakai APD yang baik 1 1 1 Kecil Administratif - - -
Diri ringan, luka parah
dalam bekerja SMK3/K3 Proyek Konstruksi dan benar.

Permenaker No. 01/1980 dan Pasang rambu-rambu Lalu Lintas, Bekerja


Rambu & perlengkapan LL yang Kecelakaan, Luka
2.7 Kecelakaan akibat kelalaian dalam bekerja Aturan lainnya tenntang dengan memakai standar APD dan Berhati- 1 2 2 Kecil Administratif - - -
diperlukan ringan, luka parah
SMK3/K3 Proyek Konstruksi hati dalam bekerja

DIVISI - 4 PEK. TANAH & GEOSINTETIK


Kecelakaan saat lalulintas pekerjaan, Pasang rambu-rambu Lalu Lintas; Bekerja
Permenaker No. 01/1980 dan
Halaman - 04

Terjatuh ke lubang, Tertabrak alat kerja, Kecelakaan, Luka dengan memakai standar APD; Berhati-
4.1 (4) Galian Struktur Ked. 0 - 2 m Aturan lainnya tenntang 3 1 3 Kecil Administratif - - -
Tertimpa alat kerja, Terkena Benda Tajam ringan, luka parah hati dalam bekerja; dan Ikuti SOP
SMK3/K3 Proyek Konstruksi
& Mata terkena Debu pengoperasian alat berat.
DESKRIPSI RESIKO PENETAPAN
PERSYARATAN PENILAIAN TINGKAT RESIKO PENILAIAN SISA RESIKO
NO IDENTIFIKASI BAHAYA JENIS BAHAYA PENGENDALIAN AWAL PENGENDALIAN KET.
URAIAN PEKERJAAN PEMENUHAN PERATURAN
(Skenario Bahaya) (Type Kecelakaan) (F) (A) (F*A) (TR) RESIKO (F) (A) (F*A) (TR)

Kecelakaan saat lalulintas pekerjaan, Pasang rambu-rambu Lalu Lintas; Bekerja


Permenaker No. 01/1980 dan
4.2 Timbunan Pilihan Dari Sumber Terjatuh ke lubang, Tertabrak alat kerja, Kecelakaan, Luka dengan memakai standar APD; Berhati-
Aturan lainnya tenntang 2 2 4 Kecil Administratif - - -
(2a) Galian Tertimpa alat kerja, Terkena Benda Tajam ringan, luka parah hati dalam bekerja; dan Ikuti SOP
SMK3/K3 Proyek Konstruksi
& Mata terkena Debu pengoperasian alat berat.

DIVISI - 8 STRUKTUR

Permenaker No. 01/1980 dan Bekerja hati-hati dan fokus; Bekerja


8.1 Gangguan Lalu lintas, Tersiram oleh Kecelakaan, Luka
Beton Struktur fc' 30 MPa Aturan lainnya tenntang dengan memakai pakaian APD yang baik 3 1 3 Kecil Administratif - - -
(5a) percikan bahan anti pengelupasan ringan, luka parah
SMK3/K3 Proyek Konstruksi dan benar.

Permenaker No. 01/1980 dan Bekerja hati-hati dan fokus; Bekerja


8.1 Gangguan Lalu lintas, Tersiram oleh Kecelakaan, Luka
Beton fc' 10 MPa Aturan lainnya tenntang dengan memakai pakaian APD yang baik 3 1 3 Kecil Administratif - - -
(10) percikan bahan anti pengelupasan ringan, luka parah
SMK3/K3 Proyek Konstruksi dan benar.

Kecelakaan saat lalulintas pekerjaan, Permenaker No. 01/1980 dan Bekerja hati-hati dan fokus; Bekerja
Kecelakaan, Luka
8.3 (1) Baja Tulangan Polos BjTP-280 Tertimpa alat kerja, Terkena Benda Tajam Aturan lainnya tenntang dengan memakai pakaian APD yang baik 2 2 4 Kecil Administratif - - -
ringan, luka parah
& Mata terkena Debu SMK3/K3 Proyek Konstruksi dan benar.

Pasang rambu-rambu Lalu Lintas; Bekerja


Kecelakaan saat lalulintas pekerjaan, Permenaker No. 01/1980 dan
Kecelakaan, Luka dengan memakai standar APD; Berhati-
8.8 (1) Pasangan Batu 1 : 3 (Mekanik) Tertimpa alat kerja, Terkena Benda Tajam Aturan lainnya tenntang 1 2 2 Kecil Administratif - - -
ringan, luka parah hati dalam bekerja; dan Ikuti SOP
& Mata terkena Debu SMK3/K3 Proyek Konstruksi
pengoperasian alat berat.

KETERANGAN :
( F ) = Kemungkinan ( A ) = Keparahan ( F*A ) = Nilai Resiko ( TR ) = Tingkat Resiko
Halaman - 05
B.2 Rencana Tindakan (Sasaran dan Program)
a) Sasaran
1. Sasaran Umum : Sasaran umum yang ingin dicapai adalah Nihil Kecelakaan Kerja yang fatal pada pekerjaan konstruksi.
2. Sasaran Khusus : Sasaran khusus adalah sasaran rinci dari setiap pengendalian resiko yang disusun guna tercapainya sasaran umum.
b) Program
Penyusunan program yang komprehensif dan tepat sasaran harus dilakukan dengan memperhatikan beberapa kondisi antara lain : penyediaan sumberdaya yang baik, optimalisasi dan efisiensi waktu pelaksanaan,
monitoring berkelanjutan dan menempatkan penanggung jawab sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.

Tabel-2. PENYUSUNAN SASARAN DAN PROGRAM K3


SASARAN KHUSUS PROGRAM
NO PENGENDALIAN RESIKO K3 BENTUK INDIKATOR PENANGGUNG
URAIAN TOLAK UKUR URAIAN PEKERJAAN SUMBER DAYA JANGKA WAKTU
MONITORING PENCAPAIAN JAWAB
DIVISI - 1 UMUM
Pasang rambu-rambu Lalu Lintas; Bekerja 1. Rambu dan barikade
ABD. MUKTADIR
dengan memakai standar APD; Berhati-hati Tersedia Metode Kerja dan Memahami Dengan Baik Tentang Resiko dan 2. SDM sesuai kebutuhan Sesuai Jadwal 100 % sesuai
1.2 Mobilisasi & Demobilisasi Check List HIJAZ, ST (Ahli K3
dalam bekerja; dan Ikuti SOP pengoperasian instruksi kerja Insiden Dalam K-3 Serta Pertolongan Pertama 3. Kaca mata, Masker, Pelaksanaan standart
Konstruksi)
alat berat. Sarung Tgn & Rompi

Pasang rambu-rambu Lalu Lintas; Bekerja 1. Rambu dan barikade


ABD. MUKTADIR
dengan memakai standar APD; Berhati-hati Tersedia Metode Kerja dan Memahami Dengan Baik Tentang Resiko dan 2. SDM sesuai kebutuhan Sesuai Jadwal 100 % sesuai
0 Jembatan Sementara Check List HIJAZ, ST (Ahli K3
dalam bekerja; dan Ikuti SOP pengoperasian instruksi kerja Insiden Dalam K-3 Serta Pertolongan Pertama 3. Kaca mata, Masker, Pelaksanaan standart
Konstruksi)
alat berat. Sarung Tgn & Rompi

DIVISI - 2 SISTEM MANAJEMEN K2 (SMKK)


1. Rambu dan barikade
ABD. MUKTADIR
Bekerja hati-hati dan fokus; Bekerja dengan Tersedia Metode Kerja dan Memahami Dengan Baik Tentang Resiko dan Alat Pelindung Kerja & 2. SDM sesuai kebutuhan Sesuai Jadwal 100 % sesuai
2.3 Check List HIJAZ, ST (Ahli K3
memakai pakai APD yang baik dan benar. instruksi kerja Insiden Dalam K-3 Serta Pertolongan Pertama Pelindung Diri 3. Kaca mata, Masker, Pelaksanaan standart
Konstruksi)
Sarung Tgn & Rompi

1. Rambu dan barikade


Pasang rambu-rambu Lalu Lintas, Bekerja ABD. MUKTADIR
Tersedia Metode Kerja dan Memahami Dengan Baik Tentang Resiko dan Rambu & perlengkapan LL 2. SDM sesuai kebutuhan Sesuai Jadwal 100 % sesuai
2.7 dengan memakai standar APD dan Berhati- Check List HIJAZ, ST (Ahli K3
instruksi kerja Insiden Dalam K-3 Serta Pertolongan Pertama yang diperlukan 3. Kaca mata, Masker, Pelaksanaan standart
hati dalam bekerja Konstruksi)
Sarung Tgn & Rompi

DIVISI - 4 PEK. TANAH & GEOSINTETIK


Pasang rambu-rambu Lalu Lintas; Bekerja 1. Rambu dan barikade
ABD. MUKTADIR
Halaman - 06

dengan memakai standar APD; Berhati-hati Tersedia Metode Kerja dan Memahami Dengan Baik Tentang Resiko dan 2. SDM sesuai kebutuhan Sesuai Jadwal 100 % sesuai
4.1 (4) Galian Struktur Ked. 0 - 2 m Check List HIJAZ, ST (Ahli K3
dalam bekerja; dan Ikuti SOP pengoperasian instruksi kerja Insiden Dalam K-3 Serta Pertolongan Pertama 3. Kaca mata, Masker, Pelaksanaan standart
Konstruksi)
alat berat. Sarung Tgn & Rompi
SASARAN KHUSUS PROGRAM
NO PENGENDALIAN RESIKO K3 BENTUK INDIKATOR PENANGGUNG
URAIAN TOLAK UKUR URAIAN PEKERJAAN SUMBER DAYA JANGKA WAKTU
MONITORING PENCAPAIAN JAWAB

Pasang rambu-rambu Lalu Lintas; Bekerja 1. Rambu dan barikade


ABD. MUKTADIR
4.2 dengan memakai standar APD; Berhati-hati Tersedia Metode Kerja dan Memahami Dengan Baik Tentang Resiko dan Timbunan Pilihan Dari 2. SDM sesuai kebutuhan Sesuai Jadwal 100 % sesuai
Check List HIJAZ, ST (Ahli K3
(2a) dalam bekerja; dan Ikuti SOP pengoperasian instruksi kerja Insiden Dalam K-3 Serta Pertolongan Pertama Sumber Galian 3. Kaca mata, Masker, Pelaksanaan standart
Konstruksi)
alat berat. Sarung Tgn & Rompi

DIVISI - 8 STRUKTUR
1. Rambu dan barikade
ABD. MUKTADIR
8.1 Bekerja hati-hati dan fokus; Bekerja dengan Tersedia Metode Kerja dan Memahami Dengan Baik Tentang Resiko dan 2. SDM sesuai kebutuhan Sesuai Jadwal 100 % sesuai
Beton Struktur fc' 30 MPa Check List HIJAZ, ST (Ahli K3
(5a) memakai pakaian APD yang baik dan benar. instruksi kerja Insiden Dalam K-3 Serta Pertolongan Pertama 3. Kaca mata, Masker, Pelaksanaan standart
Konstruksi)
Sarung Tgn & Rompi

1. Rambu dan barikade


ABD. MUKTADIR
8.1 Bekerja hati-hati dan fokus; Bekerja dengan Tersedia Metode Kerja dan Memahami Dengan Baik Tentang Resiko dan 2. SDM sesuai kebutuhan Sesuai Jadwal 100 % sesuai
Beton fc' 10 MPa Check List HIJAZ, ST (Ahli K3
(10) memakai pakaian APD yang baik dan benar. instruksi kerja Insiden Dalam K-3 Serta Pertolongan Pertama 3. Kaca mata, Masker, Pelaksanaan standart
Konstruksi)
Sarung Tgn & Rompi

1. Rambu dan barikade


ABD. MUKTADIR
Bekerja hati-hati dan fokus; Bekerja dengan Tersedia Metode Kerja dan Memahami Dengan Baik Tentang Resiko dan Baja Tulangan Polos BjTP- 2. SDM sesuai kebutuhan Sesuai Jadwal 100 % sesuai
8.3 (1) Check List HIJAZ, ST (Ahli K3
memakai pakaian APD yang baik dan benar. instruksi kerja Insiden Dalam K-3 Serta Pertolongan Pertama 280 3. Kaca mata, Masker, Pelaksanaan standart
Konstruksi)
Sarung Tgn & Rompi

Pasang rambu-rambu Lalu Lintas; Bekerja 1. Rambu dan barikade


ABD. MUKTADIR
dengan memakai standar APD; Berhati-hati Tersedia Metode Kerja dan Memahami Dengan Baik Tentang Resiko dan Pasangan Batu 1 : 3 2. SDM sesuai kebutuhan Sesuai Jadwal 100 % sesuai
8.8 (1) Check List HIJAZ, ST (Ahli K3
dalam bekerja; dan Ikuti SOP pengoperasian instruksi kerja Insiden Dalam K-3 Serta Pertolongan Pertama (Mekanik) 3. Kaca mata, Masker, Pelaksanaan standart
Konstruksi)
alat berat. Sarung Tgn & Rompi
Halaman - 07
RENCANA KESELAMATAN
KONSTRUKSI (RKK)

PEKERJAAN PEMBANGUNAN JALAN RING ROAD (19 NOVEMBER-UNAASI-


CV. LIMA BINTANG Pusat BYPASS) PAKET-2. PEMBUATAN BOX CULVERT
Kolaka LOKASI : KECAMATAN WUNDULAKO KABUPATEN KOLAKA

B.3 Standart dan Peraturan Perundang-undangan

Tabel-3. STANDAR PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN

NO PERATURAN PERUNDANG - UNDANGAN


1 Undang-Undang Dasar 1945
2 UU No. 1/1970 Tentang Keselamatan Kerja
3 UU No. 23/1992 Tentang Kesehatan
4 UU No. 3/1992 Tentang Jaminan Sosisal Tenaga Kerja
5 Undang-Undang No. 18 Tahun 1999 Tentang Jasa Konstruksi
6 Peraturan Pemerintah Nomor 50 tahun 2012 tentang Penerapan SMK3
7 Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi Bidang
Instruksi Menteri Tenaga Kerja No. : Ins/11/M/BW/1997 Tentang Pengawasan Khusus K3
8
Penanggulan Penanggulangan Kebakaran
Keputusan Menteri Tenaga Kerja R.I. No. : Kep-186/Men/1999 : Kep-186/Men/1999 Tentang Unit
9
Penanggulangan Kebakaran di Tempat Kerja
Instruksi Menteri Tenaga Kerja No. : Ins/11/M/BW/1997 Tentang Pengawasan Khusus K3
10
Penanggulangan Kebakaran

Tabel-4. STANDAR PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN

PERATURAN / KETENTUAN PERATURAN / KETENTUAN


Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.01/Men/1980 K 3 Pada Konstruksi Bangunan
Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.02/Men/1982 Kualifikasi Juru Las
Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.03/Men/1998 Tata Cara Pelaporan Dan Pemeriksaan Kecelakaan
Syarat-Syarat Pemasangan Dan Pemeliharaan Alat
Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.04/Men/1980
Pemadam Api Ringan
Panitia Pembina Keselamatan & Kesehatan Kerja Serta
Peraturan Menteri Tenaga Kerja [Link] 04/Men/1987
Tata Cara Penunjukkan Ahll Keselamatan Kerja

Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. Perm05/Men/1985 Pesawat Angkat & Angkut

Keputusan Menteri Tenaga Kerja [Link]-186/Men/1999 Unit Penanggulangan Kebakaran Di Tempat Kerja

Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi No.


Kewajiban Melapor Penyakit Akibat Kerja
[Link]/Men/1981
Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi No.
Kualifikasi Dan Syarat-Syarat Operator Keran Angkat
[Link]/Men/1989
Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi No. Pemeriksaan Kesehatan Tenaga Kerja Dalam
Per.O2/Men/L980 Penyelenggaraan Keselamatan Kerja
Syarat Kesehatan, Kebersihan Serta Penerangan Dalam
Peraturan Menteri Perburuhan No. 7 tahun 1964
Tempat Kerja
[Link] No. Kep. 51/Men/1999 Nilai Ambang Batas Faktor Fisika Di Tempat KerjaKerja
Surat Edaran No. Seso1/Men/1997 Nilai Ambang Batas Faktor Kimia Di Tempat KerjaKerja
Surat Edaran Dirjen Binawas No 05/Bw/1997 Penggunaan Alat Pelindung Diri

Halaman - 08
RENCANA KESELAMATAN
KONSTRUKSI (RKK)

PEKERJAAN PEMBANGUNAN JALAN RING ROAD (19 NOVEMBER-UNAASI-


CV. LIMA BINTANG Pusat BYPASS) PAKET-2. PEMBUATAN BOX CULVERT
Kolaka LOKASI : KECAMATAN WUNDULAKO KABUPATEN KOLAKA

C. DUKUNGAN KESELAMATAN KONSTRUKSI

Dukungan keselamatan konstruksi dapat terwujud apabila pihak manajemen memiliki kebijakan yang
mendukung pelaksanaan K3.
Sehubungan dengan hal tersebut diatas, kami menyadari bahwa Keselamatan dan Kesehatan Kerja
adalah aspek penting yang mampu mendukung tercapainya pelaksanaan pekerjaan yang sistematis,
terpadu, terarah dan berkesinambungan. Untuk itu, kami akan tetap konsisten dalam melakukan
perbaikan terhadap pengelolaan aspek ini dengan harapan agar lebih baik dimasa mendatang.
Konsistensi pengelolaan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) oleh CV. LIMA BINTANG Pusat
Kolaka diwujudkan dalam beberapa cara, sebagai berikut :
a) Memberikan informasi kepada seluruh personil, baik internal maupun eksternal perusahaan
mengenai tanggung jawab masing-masing dalam pelaksanaan aspek Keselamatan dan Kesehatan
Kerja dilingkungan perusahaan;
b) Mematuhi perundang-undangan dan persyaratan lainnya yang berkaitan dengan K3, serta
mengintegrasikannya kedalam semua aspek kegiatan operasional;
c) Meminimalisir jumlah terjadinya kesalahan kerja, kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja;
d) Melakukan identifikasi bahaya sesuai dengan sifat dan skala resiko-resiko K3;
e) Meningkatkan kompetensi pekerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing;
f) Melakukan komunikasi dan menumbuhkan kesadaran mengenai kebijakan K3 kepada seluruh
personil secara berkala.

C.1 Sumber Daya


Menyediakan fasilitas dan sumber daya yang memadai sehingga kebijakan K3 dapat
diimplementasikan dengan baik, termasuk anggaran, personil, pelatihan dan kesempatan untuk
meningkatkan kualitas serta menyediakan wadah untuk partisipasi dalam perencanaan, evaluasi
pelaksanaan dan tindakan.
Pelatihan K3 kepada karyawan baru ataupun karyawan pindah posisi harus diberikan dalam sesi
orientasi, dimana sesi orientasi yang terkait dengan aspek K3 minimal meliputi :
1. Mekanisme pertolongan pertama;
2. Tanggung jawab K3;
3. Pelaporan cedera, kondisi tidak aman dan tindakan tidak aman;
4. Penggunaan alat pelindung diri (APD);
5. Hak untuk menolak pekerjaan yang berbahaya;
6. Bahaya, termasuk diluar area kerja mereka sendiri;
7. Alasan untuk setiap aturan K3.
Setiap pekerja tidak harus dianggap sebagai pengamat dalam K3. Mereka diwajibkan untuk memiliki
tanggung jawab terhadap keselamatan dan kesehatan mereka sendiri saat berada ditempat kerja
sehingga secara langsung mereka telah ikut memastikan berfungsinya kebijakan K3.

C.2 Kompetensi
Sesuai dengan ketentuan dalam Undang-undang No.13 tahun 2005 tentang ketenagakerjaan, setiap
perusahaan wajib melaksanakan upaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk melindungi keselamatan
tenaga kerja dan sarana produksi.
Sehubungan dengan hal tersebut diatas, maka perlu disediakan tenaga-tenaga K3 profesional dan
kompeten yang dapat mengembangkan, mengkoordinir, memfasilitasi dan melaksanakan program-
program K3 dalam perusahaan. Penyediaan tenaga-tenaga K3 sebagaimana dimaksud disini, tentunya
memerlukan pembinaan dan pengembangan kompetensi SDM K3 pada berbagai bidang keahlian dan
kegiatan.

Halaman - 09
RENCANA KESELAMATAN
KONSTRUKSI (RKK)

PEKERJAAN PEMBANGUNAN JALAN RING ROAD (19 NOVEMBER-UNAASI-


CV. LIMA BINTANG Pusat BYPASS) PAKET-2. PEMBUATAN BOX CULVERT
Kolaka LOKASI : KECAMATAN WUNDULAKO KABUPATEN KOLAKA

C.3 Kepedulian
Kepedulian yang cukup besar dari pihak manajemen perusahaan terhadap aspek Keselamatan dan
Kesehatan Kerja (K3), telah melahirkan konsistensi dan komitmen kuat untuk terus menerapkan program
perbaikan berkelanjutan melalui Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (OHSAS 18001).
Komitmen tersebut dapat diketahui melalui beberapa langkah kerja nyata, sebagai berikut :
1. Membangun manajemen perusahaan yang mengacu pada Sistem Manajemen K3 dengan
berpedoman pada PERMEN PU No.09/PRT/M/2008 tentang Pedoman Sistem Manajemen
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum;
2. Menetapkan tujuan, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi sasaran dan program
Manajemen K3 secara berkala agar tetap selaras antara kondisi perusahaan dengan perkembangan
peraturan atau standar yang berlaku;
3. Mematuhi peraturan perundang-undangan dan persyaratan lainnya yang berkaitan dengan K3 serta
mengintegrasikannya kedalam semua aspek kegiatan operasional perusahaan;
4. Melaksanakan identifikasi bahaya sesuai dengan sifat dan skala resiko K3 dalam semua aktivitas
operasional;
5. Menyediakan kerangka kerja untuk menetapkan dan meeninjau sasaran-sasaran K3;
6. Menyediakan sumber daya yang cukup untuk mengimplementasikan Sistem Manajemen K3;
7. Mendokumentasikan, menerapkan dan memelihara SMK3;
8. Memelihara Program Lindungan Lingkungan terhadap kegiatan disemua area lokasi kerja;
9. Mengkomunikasikan dan menanamkan kesadaran mengenai kebijakan K3 kepada seluruh personil
secara berkala.
10. Mengelola dan menangani semua material, baik yang berbahaya maupun yang tidak berbahaya;
11. Meningkatkan kompetensi pekerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing;
12. Meninjau aspek manajemen K3 secara periodik agar tetap relevan;
13. Memberikan perlindungan bagi semua personil ditempat kerja, sehingga dapat dicegah terjadinya
kecelakaan dan penyakit akibat kerja;
14. Memberikan pelatihan dan peningkatan kompetensi yang sesuai dan memadai agar tenaga kerja
dapat bekerja secara aman dan selamat;
15. Memperhatikan aspek K3 dalam semua kegiatan operasinya.
C.4 Komunikasi
Faktor komunikasi memegang peranan penting dalam mengkoordinasikan pelaksanaan K3 dilapangan.
Selain itu, pelaksanaan K3 dapat berjalan dengan baik dilapangan apabila acuan pelaksanaan K3 berupa
"Prosedur Operasi Standar" telah dibuat dan disosialisasikan, sebagaimana yang nantinya akan dilakukan
oleh pihak manajemen perusahaan. Adapun Jadwal Kerja Komunikasi berdasarkan "Prosedur Operasi
Standar" sebagai berikut "

Tabel-5. JADWAL PROGRAM KOMUNIKASI


1. Nama Perusahaan : CV. LIMA BINTANG Pusat Kolaka
2. Pekerjaan : Pembangunan Jalan Ring Road (19 November-Unaasi-ByPass) Paket-
2. Pembuatan Box Culvert
3. Lokasi : Kecamatan Wundulako Kabupaten Kolaka
4. Tanggal Dibuat : 13 September 2022
JANGKA
NO JENIS KOMUNIKASI PERSON IN CHARGE
WAKTU
Induksi Keselamatan Konstruksi (Safety ABD. MUKTADIR HIJAZ, ST (Ahli K3
1 12 Hari
Induction) Konstruksi)
ABD. MUKTADIR HIJAZ, ST (Ahli K3
2 Pertemuan Pagi Hari (Safety Morning Meeting) 90 Hari
Konstruksi)
ABD. MUKTADIR HIJAZ, ST (Ahli K3
3 Pertemuan Kelompok Kerja (Toolbox Meeting) 12 Hari
Konstruksi)
Rapat Keselamatan Konstruksi (Construction ABD. MUKTADIR HIJAZ, ST (Ahli K3
4 3 Hari
Safety Meeting) Konstruksi)

Halaman - 10
RENCANA KESELAMATAN
KONSTRUKSI (RKK)

PEKERJAAN PEMBANGUNAN JALAN RING ROAD (19 NOVEMBER-UNAASI-


CV. LIMA BINTANG Pusat BYPASS) PAKET-2. PEMBUATAN BOX CULVERT
Kolaka LOKASI : KECAMATAN WUNDULAKO KABUPATEN KOLAKA

C.5 Informasi Terdokumentasi


Pengertian "Informasi Terdokumentasi" menurut ISO 9001 : 2015, adalah data yang diperlukan untuk
dikendalikan dan dikelola oleh suatu organisasi. Lebih lanjut, dikemukakan pula tujuan pengambilan
Informasi Terdokumentasi adalah sebagai berikut :
1. Bukti yang menunjukkan kesesuaian antar produk / jasa;
2. Menjadi konfirmasi bahwa persyaratan desain dan pengembangan telah dipenuhi;
3. Sebagai output dari proses desain dan pengembangan begitupun dengan perubahan desain dan
pengembangan;
4. Sebagai bukti hasil evaluasi, pemantauan kinerja dan bahan re-evaluasi penyedia eksternal;
5. Sebagai informasi penting yang diperlukan untuk mempertahankan kepercayaan;
6. Sebagai alat penyaksian terhadap tindakan yang diambil pada output yang tidak sesuai;
7. Menunjukkan hasil kegiatan pemantauan dan pengukuran;
8. Bukti pelaksanaan program audit dan hasil audit;
9. Bukti hasil tinjauan manajemen;
10. Bukti ketidaksesuaian dan tindakan yang diambil serta hasil dari setiap tindakan.

D. OPERASI KESELAMATAN KONSTRUKSI


D.1 Perencanaan Operasi
Kegiatan konstruksi pada pelaksanaan Paket Pekerjaan Pembangunan Jalan Ring Road (19
November-Unaasi-ByPass) Paket-2. Pembuatan Box Culvert merupakan suatu kegiatan yang cukup
kompleks, karena menjadi perpaduan antara kondisi lingkungan dan tuntutan spesifikasi teknis yang
didalamnya melibatkan interaksi tinggi antara peralatan, bahan dan sumber daya manusia.
Interaksi tersebut sangat berpotensi menjadi penyebab terjadinya insiden kecelakaan kerja dan
penyakit akibat kondisi tempat kerja serta diprediksi dapat menyebabkan terjadinya dampak
lingkungan akibat pembuangan limbah dari proses produksi sehingga terjadi ketidaksesuaian antara
mutu produk dengan spesifikasi yang disyaratkan.
Upaya pencegahan yang berkesinambungan terhadap interaksi tinggi tersebut sangat diperlukan
guna mengantisipasi serta meminimalisir terjadinya resiko kecelakaan kerja dan penyakit yang timbul
akibat lingkungan yang tidak sehat demi menjaga kualitas produk konstruksi yang dihasilkan.
Rencana Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah dokumen rencana penyelenggaraan K3
Konstruksi dilokasi proyek yang disusun oleh penyedia jasa dan diajukan kepada pengguna jasa
untuk mendapat persetujuan dan selanjutnya menjadi kerangka acuan antara penyedia jasa dan
pengguna jasa serta pihak-pihak terkait dalam rangka penyelenggaraan dan penerapan K3
Konstruksi pada Paket pekerjaan yang dimaksud disini.
Rencana Keselamatan dan Kesehatan Kerja disusun berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan
Umum No.09/PRT/M/2008 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
(SMK3) Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum.

Tabel-6. PERALATAN APD YANG DIBUTUHKAN


CHECK CHECK
NO URAIAN NO URAIAN
LIST LIST

1 Topi Pelindung (Safety Helmet) √ 5 Sarung Tangan (Safety Gloves) √

2 Pelindung Mata (Goggles, Spectacles) X 6 Sepatu Keselamatan (Safety Shoes) √

3 Tameng Muka (Face Shield) X 7 Jaket Pelampung (Life Vest) X


Pelindung Pernafasan & Mulut (Masker,
4 √ 8 Rompi Keselamatan (Safety Vest) √
Respirator)

Halaman - 11
Tabel-7. PERENCANAAN OPERASI KESELAMATAN PEKERJAAN
URUTAN
NO. IDENTIFIKASI BAHAYA PENGENDALIAN PIC KET.
PEKERJAAN
Pasang rambu-rambu Lalu
Kecelakaan lalulintas dalam Lintas; Bekerja dengan ABD.
Mobilisasi & perjalanan menuju lokasi; memakai standar APD; MUKTADIR
1.2
Demobilisasi Kecelakaan dalam Berhati-hati dalam bekerja; HIJAZ, ST (Ahli
menggunakan peralatan. dan Ikuti SOP K3 Konstruksi)
pengoperasian alat berat.

Pasang rambu-rambu Lalu


Kecelakaan lalulintas dalam Lintas; Bekerja dengan ABD.
Jembatan perjalanan menuju lokasi; memakai standar APD; MUKTADIR
Sementara Kecelakaan dalam Berhati-hati dalam bekerja; HIJAZ, ST (Ahli
menggunakan peralatan. dan Ikuti SOP K3 Konstruksi)
pengoperasian alat berat.

Gangguan kesehatan akibat Bekerja hati-hati dan fokus; ABD.


Alat Pelindung Kerja debu yang timbul dan Bekerja dengan memakai MUKTADIR
2.3
& Pelindung Diri Kecelakaan akibat kelalaian pakai APD yang baik dan HIJAZ, ST (Ahli
dalam bekerja benar. K3 Konstruksi)

Pasang rambu-rambu Lalu ABD.


Rambu &
Kecelakaan akibat kelalaian Lintas, Bekerja dengan MUKTADIR
2.7 perlengkapan LL
dalam bekerja memakai standar APD dan HIJAZ, ST (Ahli
yang diperlukan Berhati-hati dalam bekerja K3 Konstruksi)

Kecelakaan saat lalulintas Pasang rambu-rambu Lalu


pekerjaan, Terjatuh ke Lintas; Bekerja dengan ABD.
Galian Struktur Ked. lubang, Tertabrak alat kerja, memakai standar APD; MUKTADIR
4.1 (4)
0-2m Tertimpa alat kerja, Terkena Berhati-hati dalam bekerja; HIJAZ, ST (Ahli
Benda Tajam & Mata dan Ikuti SOP K3 Konstruksi)
terkena Debu pengoperasian alat berat.

Kecelakaan saat lalulintas Pasang rambu-rambu Lalu


pekerjaan, Terjatuh ke Lintas; Bekerja dengan ABD.
Timbunan Pilihan lubang, Tertabrak alat kerja, memakai standar APD; MUKTADIR
4.2 (2a)
Dari Sumber Galian Tertimpa alat kerja, Terkena Berhati-hati dalam bekerja; HIJAZ, ST (Ahli
Benda Tajam & Mata dan Ikuti SOP K3 Konstruksi)
terkena Debu pengoperasian alat berat.

Bekerja hati-hati dan fokus; ABD.


Gangguan Lalu lintas,
Beton Struktur fc' 30 Bekerja dengan memakai MUKTADIR
8.1 (5a) Tersiram oleh percikan
MPa pakaian APD yang baik dan HIJAZ, ST (Ahli
bahan anti pengelupasan
benar. K3 Konstruksi)

Bekerja hati-hati dan fokus; ABD.


Gangguan Lalu lintas,
Bekerja dengan memakai MUKTADIR
8.1 (10) Beton fc' 10 MPa Tersiram oleh percikan
pakaian APD yang baik dan HIJAZ, ST (Ahli
bahan anti pengelupasan
benar. K3 Konstruksi)

Kecelakaan saat lalulintas Bekerja hati-hati dan fokus; ABD.


Baja Tulangan Polos pekerjaan, Tertimpa alat Bekerja dengan memakai MUKTADIR
8.3 (1)
BjTP-280 kerja, Terkena Benda pakaian APD yang baik dan HIJAZ, ST (Ahli
Tajam & Mata terkena Debu benar. K3 Konstruksi)

Pasang rambu-rambu Lalu


Kecelakaan saat lalulintas Lintas; Bekerja dengan ABD.
Pasangan Batu 1 : 3 pekerjaan, Tertimpa alat memakai standar APD; MUKTADIR
8.8 (1)
(Mekanik) kerja, Terkena Benda Berhati-hati dalam bekerja; HIJAZ, ST (Ahli
Tajam & Mata terkena Debu dan Ikuti SOP K3 Konstruksi)
pengoperasian alat berat.

Halaman - 12
RENCANA KESELAMATAN
KONSTRUKSI (RKK)

PEKERJAAN PEMBANGUNAN JALAN RING ROAD (19 NOVEMBER-UNAASI-


CV. LIMA BINTANG Pusat BYPASS) PAKET-2. PEMBUATAN BOX CULVERT
Kolaka LOKASI : KECAMATAN WUNDULAKO KABUPATEN KOLAKA

D.2 Analisis Keselamatan Pekerjaan


Unsur-unsur yang perlu diperhatikan dalam melakukan analisis keselamatan pekerjaan, meliputi beberapa
hal sebagaimana dijelaskan pada tabel berikut ini.

Tabel-8. DAFTAR PENGGUNA ALAT PELINDUNG DIRI


1. Nama Perusahaan : CV. LIMA BINTANG Pusat Kolaka
2. Pekerjaan : Pembangunan Jalan Ring Road (19 November-Unaasi-ByPass)
Paket-2. Pembuatan Box Culvert
3. Lokasi : Kecamatan Wundulako Kabupaten Kolaka
4. Tanggal Dibuat : 13 September 2022
JENIS ALAT KESELAMATAN
NO URAIAN
Apd-1 Apd-2 Apd-3 Apd-4 Apd-5 Apd-6 Apd-7 Apd-8
1 Pelaksana √ - - - - √ - -
2 Ahli K3 Konstruksi √ - - - - √ - -
3 Mekanik √ - - - √ - - √
4 Operator √ - - √ √ √ - √
5 Pembantu Operator - - - √ - - - -
6 Sopir √ - - √ √ √ - √
7 Pembantu Sopir - - - √ - - - -
8 Mandor - - - - √ √ - √
9 Kepala Tukang - - - √ √ - - -
10 Tukang Batu - - - √ √ - - -
11 Tukang Kayu - - - √ √ - - -
12 Tukang Besi - - - √ √ - - -
13 Pekerja Terlatih - - - √ √ - - -
14 Buruh Harian Lepas - - - √ √ - - √
KETERANGAN :
KODE URAIAN KODE URAIAN
Apd-1 Topi Pelindung (Safety Helmet) Apd-5 Sarung Tangan (Safety Gloves)
Apd-2 Pelindung Mata (Goggles, Spectacles) Apd-6 Sepatu Keselamatan (Safety Shoes)
Apd-3 Tameng Muka (Face Shield) Apd-7 Jaket Pelampung (Life Vest)
Apd-4 Pelindung Pernafasan & Mulut (Masker, Respirator) Apd-8 Rompi Keselamatan (Safety Vest)

E. EVALUASI KINERJA KESELAMATAN KONSTRUKSI


E.1 Pemantauan dan Evaluasi
Perusahaan membangun metode sistematis untuk melakukan pengukuran dan pemantauan kinerja
K3 secara teratur. Pemantauan dititik beratkan pada pengumpulan informasi-informasi yang terkait
dengan bahaya K3 sedangkan pengukuran cenderung dilakukan untuk menilai kinerja pelaksanaan
program K3. Adapun tujuan pengukuran dan pemantauan antara lain sebagai berikut :
1. Melacak perkembangan dari pertemuan-pertemuan K3 guna pemenuhan tujuan dan peningkatan
program K3 yang berkelanjutan;
2. Memantau pemenuhan peraturan perundang-undangan dan persyaratan lainnya sehubungan
dengan penerapan K3 ditempat kerja;
3. Memantau kejadian-kejadian kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja (PAK);
4. Menyediakan data untuk evaluasi keefektifan pengendalian operasional K3 atau untuk
mengevaluasi perlunya modifikasi pengendalian ataupun pengenalan pilihan pengendalian baru;
5. Menyediakan data untuk mengukur kinerja K3 perusahaan, baik secara proaktif maupun reaktif;
6. Menyediakan data untuk evaluasi penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan
Kerja perusahaan;
7. Menyediakan data untuk menilai kompetensi personil K3.

Halaman - 13
RENCANA KESELAMATAN
KONSTRUKSI (RKK)

PEKERJAAN PEMBANGUNAN JALAN RING ROAD (19 NOVEMBER-UNAASI-


CV. LIMA BINTANG Pusat BYPASS) PAKET-2. PEMBUATAN BOX CULVERT
Kolaka LOKASI : KECAMATAN WUNDULAKO KABUPATEN KOLAKA

E.2 Tinjauan Manajemen


Tinjauan manajemen fokus terhadap keseluruhan kinerja Sistem Manajemen K3 dengan memperhatikan
hal-hal sebagai berikut :
1. Kesesuaian Sistem Manajemen K3 terhadap operasional dan aktivitas perusahaan;
2. Kecukupan pemenuhan penerapan Sistem Manajemen K3 terhadap kebijakan K3 perusahaan;
3. Keefektifan penyelesaian tindakan perbaikan dan tindakan pencegahan serta hasil-hasil lain yang
diharapkan.
Hal-hal yang dapat dijadikan acuan untuk melaksanakan tinjauan Manajemen K3, antara lain :
1. Laporan keadaan darurat (termasuk kejadian serta pelatihan/simulasi/pengujian tanggap darurat);
2. Survey kepuasan tenaga kerja terhadap penerapan K3 ditempat kerja;
3. Statistik insiden kerja (termasuk kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja);
4. Hasil-hasil inspeksi;
5. Hasil dan rekomendasi pemantauan dan pengukuran kinerja K3 ditempat kerja;
6. Kinerja K3 Kontraktor;
7. Kinerja K3 Pemasok;
8. Informasi perubahan peraturan perundang-undangan dan persyaratan lain yang berkaitan dengan
penerapan K3 ditempat kerja.
E.3 Peningkatan Kinerja Keselamatan Konstruksi
Dalam upaya menjamin kesesuaian dan efektifitas kinerja yang berkesinambungan guna pencapaian
tujuan SMK3, maka pengusaha dan/atau pengurus perusahaan harus :
1. Melakukan tinjauan ulang terhadap penerapan SMK3 secara berkala;
2. Tinjauan ulang SMK3 harus dapat mengatasi implikasi K3 terhadap seluruh kegiatan, produk barang
dan jasa, termasuk dampaknya terhadap kinerja perusahaan;
Tinjauan ulang penerapan SMK3, paling sedikit meliputi :
1. Evaluasi terhadap kebijakan K3;
2. Tujuan, sasaran dan kinerja K3.
Perbaikan dan peningkatan kinerja konstruksi dilakukan berdasarkan pertimbangan-pertimbangan :
1. Perubahan peraturan perundang-undangan;
2. Tuntutan dari pihak yang terkait ataupun kondisi'' pasar;
3. Perubahan produk dan kegiatan perusahaan;
4. Perubahan Struktur Organisasi Perusahaan;
5. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk epidemologi;
6. Hasil kajian kecelakaan dan penyakit akibat kerja;
7. Adanya pelaporan; dan/atau
8. Adanya saran dari pekerja / buruh.
Pelaksanaan evaluasi kinerja keselamatan konstruksi melalui inspeksi dan audit, secara singkat dapat
dilihat pada tabel berikut ini.

Tabel-9. JADWAL INSPEKSI DAN AUDIT


1. Nama Perusahaan : CV. LIMA BINTANG Pusat Kolaka
2. Pekerjaan : Pembangunan Jalan Ring Road (19 November-Unaasi-ByPass) Paket-
2. Pembuatan Box Culvert
3. Lokasi : Kecamatan Wundulako Kabupaten Kolaka
4. Tanggal Dibuat : 13 September 2022
PERIODE BULAN
NO. KEGIATAN PENANGGUNG JAWAB KET.
I II III
Inspeksi Keselamatan ABD. MUKTADIR HIJAZ, ST (Ahli K3
1
Konstruksi Konstruksi)
ABD. MUKTADIR HIJAZ, ST (Ahli K3
2 Patroli Keselamatan Konstruksi
Konstruksi)
ABD. MUKTADIR HIJAZ, ST (Ahli K3
3 Audit Internal
Konstruksi)

Halaman - 14

Anda mungkin juga menyukai