100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
111 tayangan18 halaman

Penerapan Biosecurity dalam Budidaya Ikan

Dokumen tersebut membahas tentang biosecurity yang merupakan keamanan organisme hidup untuk mencegah kerugian akibat penyakit dengan cara memisahkan, membersihkan, dan mengendalikan akses. Dokumen tersebut juga menjelaskan tujuan, prinsip, dan contoh penerapan biosecurity pada budidaya perikanan dan peternakan untuk mencegah masuk dan menyebarnya penyakit."

Diunggah oleh

Romdhonah Winujeng
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
111 tayangan18 halaman

Penerapan Biosecurity dalam Budidaya Ikan

Dokumen tersebut membahas tentang biosecurity yang merupakan keamanan organisme hidup untuk mencegah kerugian akibat penyakit dengan cara memisahkan, membersihkan, dan mengendalikan akses. Dokumen tersebut juga menjelaskan tujuan, prinsip, dan contoh penerapan biosecurity pada budidaya perikanan dan peternakan untuk mencegah masuk dan menyebarnya penyakit."

Diunggah oleh

Romdhonah Winujeng
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Biosecurity

 berasal dari kata “Bio” dan “Security

Pengertian :
 keamanan organisme yang hidup
 suatu kemampuan untuk mencegah kerugian-kerugian
yang ditimbulkan oleh penyakit melalui pemberantasan
patogen penyebab penyakit beserta carriernya.
 suatu tindakan yang dapat mengurangi resiko masuknya
penyakit dan penyebarannya dari suatu tempat ke tempat
lainnya
 tindakan untuk mengeluarkan pathogen tertentu dari
kultivan yang dibudidayakan di kolam induk, pembenihan,
maupun kolam pembesaran dari suatu wilayah atau negara
dengan tujuan untuk pencegahan penyakit
Tujuan / Manfaat Penerapan biosecurity
 Memperkecil resiko ikan yang dibudidayakan terserang
penyakit.
 Mendeteksi secara dini adanya bakteri patogen dan bakteri
yang merugikan di lingkungan/perairan.
 Mencegah berkembangnya organisme pathogen ke
lingkungan budidaya ikan.
 Efisiensi pada waktu, pakan, dan tenaga.
 Agar kualitas ikan yang dibudidayakan lebih terjamin.
 Dapat memantau kondisi lingkungan yang mengalami
perubahan.
 Dapat mencegah kerugian karena kegagalan panen yang
diakibatkan wabah penyakit.
Prinsip dasar aplikasi biosecurity
➢ isolasi dan desinfeksi

1) pengetahuan tentang penyakit yang akan dicegah,


2) daftar penyakit yang dapat dicegah agar tidak masuk ke
dalam hatchery,
3) ketersediaan alat/metode dalam mendeteksi pathogen dan
pelayanan diagnosa,
4) pengontrolan terhadap benih dan atau induk yang
dihasilkan,
5) pengontrolan terhadap lingkungan,
6) managemen dalam pencegahan penyakit serta
7) program pembasmian penyakit bila terjadi wabah.
Biosecurity dikembangkan dengan memperhatikan
prosedur kerja dengan pendekatan Critical Control Point
(CCP).
Dalam penerapannya harus diperhatikan prosedur
mulai dari :
✓ Pengelolaan air, pakan,
✓ penggunaan obat,
✓ pengujian di laboratorium,
✓ pemeliharaan ikan,
✓ ke luar masuknya staf dari dan menuju ruangan
✓ penanganan transportasi baik dari dan menuju
kolam pembesaran
Penerapan biosecurity dapat dilakukan
secara fisik
melalui:
(1) Pengaturan tata letak,
(2) Pengaturan akses masuk ke lokasi unit
pembenihan,
(3) Sterilisasi wadah, peralatan dan ruangan,
(4) Sanitasi lingkungan, dan
(5) Pengolahan limbah hasil kegiatan pembesaran.
contoh penerapan biosecurity dari jenis kegiatan
usaha budidaya lele sangkuriang
ditujukan pada dua hal, yaitu
1. upaya pencegahan
 Sanitasi Kolam (methyline blue dengan dosis 20 ppm dan dibiarkan selama 2 jam )
 Sanitasi Perlengkapan dan Peralatan
(merendam peralatan dalam larutan PK atau larutan kaporit selama 30-60 menit. )
 Sanitasi Induk Ikan dan benih ikan
( merendam benih dalam larutan methyline blue 20 ppm 10-15 menit )
(ekstrak cairan rimpang kunyit dengan dosis 15 ppm selama 30-60 menit )
 Menjaga Lingkungan Budidaya

2. upaya pengobatan
 Pencelupan
 Perendaman
 Usapan/olesan
 Pemberian obat melalui pakan
Penerapan Biosecurity pada manusia :
Penerapan Biosecurity untuk mencegah hewan
liar masuk lahan budidaya:

Penerapapan
Multiple Screening
di Tambak

Penerapan jaring
pencegah kepiting

Crab Protecting Wall


Penerapan Biosecurity untuk mencegah hewan
liar masuk lahan budidaya:

Bird Scaring Line

Setiap selesai
menggunakan
peralatan di
tambak/lahan
perikanan, peralatan
tersebut harus
dicuci dan
dikeringkan.
Penerapan Biosecurity
Kondisi Alam

Lokasi
pertambakan di
bawah garis
pasang surut,
sehingga air
pasang bisa
masuk ke tambak
dan ada potensi
terjadi
kontaminasi.

Lokasi tambak berpasir, porous, sehingga bisa terjadi kontaminasi silang


antar tambak atau antara tambak dengan kanal distribusi.
Upaya Pencegahan kontaminasi penyakit
Sistem budidaya terbuka
(Open System) lebih besar
kemungkinan terjadi
kontaminasi, baik secara
mikrobiologis maupun
kimiawi. Carrier bisa
masuk ke dalam sistem
melalui air.
CBIB / CPIB
4 Aspek yang harus diperhatikan DALAM
PENERAPAN cbib / cpib

1. aspek teknis,
2. aspek manajemen,
3. aspek keamanan pangan dan
4. aspek lingkungan.
aspek teknis

kelayakan lokasi kelayakan fasilitas


gudang penerapan biosecurity.
bebas banjir sumber air, pakan dan
dan bebas gudang membuat pagar keliling, foot
cemaran, sumber air
peralatan bath, sebelum memasuki
juga harus
yang layak, ruang pembenihan, pencuci
diperiksa roda mobil/motor di pintu
laboratorium sarana
gerbang dsb
untuk pengemasan
mengetahui Benih ikan harus berasal
kandungan dari unit pembenihan
logam berat yang bersertifikasi CPIB,
dan bakteri dibuktikan dengan Surat
Keterangan Asal (SKA)
coliform Benih Ikan
Aspek Managemen

struktur organisasi
dan manajemen pengolahan data untuk
dokumentasi dan rekaman

❑ (SOP) atau Instruksi Kerja


dilengkapi formulir isian untuk
mengumpulkan data yang
diperlukan selama proses
pemeliharaan
❑rekaman diantaranya adalah pembelian
pakan, pengolahan kolam, data kematian,
pemberian pakan, pemeriksaan kualitas air
Aspek keamanan pangan

Menggunakan pakan sudah


obat-obatan yang pakan buatan sendiri,
disertifikasi
sudah mendapat maka pembudidaya
ijin dari
Kementerian harus bisa
Kementerian Kelautan dan menjelasakan tentang
Kelautan dan Perikanan bahan, formula serta
Perikanan proses produksi pakan
tersebut dan juga
memberikan sejumlah
sampel pakan yang
diproduksi untuk
dianalisis di
laboratorium.
Aspek lingkungan

jaminan bahwa kegiatan


budidaya/pembenihan ikan
kita tidak mencemari
lingkungan sekitar

Dilakukan
dengan cara
mengendapkan air buangan dari proses
budidaya/pembenihan ikan kita dalam
sebuah bak sebelum dibuang ke perairan
umum.
SERTIFIKAT CBIB / CPIB
Syarat sertifikasi CBIB,
➢Lokasi bebas banjir dan cemaran;
➢Air tersedia sepanjang tahun dan tidak tercemar;
➢Menerapkan biosecurity;
➢Pakan bersertifikat /melampirkan bahan/formula dan
menyerahkan sampel apabila menggunakan pakan
buatan sendiri;
➢Benih memiliki Surat Keterangan Asal (SKA);
➢Mempunyai (SOP) dari pengolahan kolam, pengadaan
benih, sampai dengan panen;

Anda mungkin juga menyukai