0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
23 tayangan6 halaman

Contoh CP dan ATP Bahasa Indonesia

Dokumen tersebut merupakan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk siswa kelas X SMA. ATP ini bertujuan agar siswa memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan, konteks sosial, akademis, dan dunia kerja. Siswa diharapkan mampu memahami, mengolah, menginterpretasi, dan mengevaluasi berbagai teks secara kritis dan etis.

Diunggah oleh

Siti Aminah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
23 tayangan6 halaman

Contoh CP dan ATP Bahasa Indonesia

Dokumen tersebut merupakan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk siswa kelas X SMA. ATP ini bertujuan agar siswa memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan, konteks sosial, akademis, dan dunia kerja. Siswa diharapkan mampu memahami, mengolah, menginterpretasi, dan mengevaluasi berbagai teks secara kritis dan etis.

Diunggah oleh

Siti Aminah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Sarmidi, [Link].

Asal Sekolah : Pengawas Sekolah


Fase : E/SMA Kelas X
ALUR TUJUAN PEMBELAJARA (ATP)
PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Tahun Pelajaran 2021-2022
Pada akhir fase E, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk
berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan, konteks sosial, akademis, dan
dunia kerja. Peserta didik mampu memahami, mengolah, menginterpretasi, dan
mengevaluasi informasi dari berbagai tipe teks tentang topik yang beragam.
Capaian Pembelajaran Peserta didik mampu menyintesis gagasan dan pendapat dari berbagai sumber.
Peserta didik mampu berpartisipasi aktif dalam diskusi dan debat. Peserta didik
mampu menulis berbagai teks untuk menyampaikan pendapat dan
mempresentasikan serta menanggapi informasi nonfiksi dan fiksi secara kritis dan
etis.
Implemetasi alur tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia Fase E ini pada aspek
pengelolaan pembelajaran dan asesmen formatif dan sumatif harus mengacu pada
hasil tes diagnostik kognitif dan nonkognitif setiap peserta didik. Oleh karena itu,
Alur tujuan pembelajaran ini harus di sesuaikan terhadap kebutuhan peserta didik
untuk memahami, mengatasi, dan mengelola tantangan pembelajaran secara
keberlanjutan yang akan dihadapi di masa yang akan datang. Alur ini mengarahkan
Rasionalitas
pengelolaan pembelajaran oleh guru berorientasi pada pelayanan kebutuhan pesrta
didik secara keseluruhan dan secara orang per orang (intervensi). Sehingga syntax
peserta didik mengarah pada berlatih memecahkan masalah dalam kehidupan
sehari-hari melalui kerja ilmiah (inkuiri). Dengan demikian, alur tujuan
pembelajaran ini menumbuhkembangkan perilaku peserta didik yang baik dan
mengkonstruk pemikiran yang kritis dan kreatif.
Elemen 1 Reseptif : Menyimak
Peserta didik mampu mengevaluasi dan mengkreasi informasi berupa gagasan,
Capaian Pembelajaran pikiran, perasaan, pandangan, arahan atau pesan yang akurat dari menyimak
(CP) berbagai tipe teks (nonfiksi dan fiksi) dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar
wicara.
Peserta didik mampu mengidentifikasi informasi berupa gagasan, pikiran,
1.1.
perasaan, pandangan, arahan atau pesan dari menyimak berbagai genre teks
nonfiksi dan fiksi dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara yang
diperdengarkan. (TP ini diindikasikan diperuntukan kepada peserta didik
yang memiliki pengetahuan awal pada level ≤C.4: 1.11.
differentiating /menguraikan, [Link] : mengorganisir, 1.13.
menemukan makna tersirat :attributib).
Peserta didik mampu membedakan informasi berupa gagasan, pikiran,
1.2.
perasaan, pandangan, arahan atau pesan dari menyimak berbagai genre teks
nonfiksi dan fiksi berupa monolog, dialog, dan gelar wicara yang
diperdengarkan. (TP ini diindikasikan diperuntukan kepada peserta didik
Tujuan Pembelajaran yang memiliki pengetahuan awal pada level ≤C.4: 1.11.
differentiating /menguraikan, [Link] : mengorganisir, 1.13.
attributib : menemukan makna tersirat).
Peserta didik mampu mengakurasi informasi berupa gagasan, pikiran,
1.3.
perasaan, pandangan, arahan atau pesan dari menyimak berbagai genre teks
nonfiksi dan fiksi berupa monolog, dialog, dan gelar wicara yang
diperdengarkan dengan membaca berbagai refrensi yang relevan. (TP ini
diindikasikan diperuntukan kepada peserta didik yang memiliki
pengetahuan awal pada level ≤ C.4: 1.11. differentiating /menguraikan,
[Link] : mengorganisir, 1.13. attributib : menemukan makna
tersirat). Hal ini dimungkinkan data hasil tes diagnostic kognitif peserta
didik.
Peserta didik mampu mengevaluasi informasi berupa gagasan yang
1.4.
didengarnya dari menyimak berbagai genre teks nonfiksi dan fiksi berupa
monolog, dialog, dan gelar wicara. (TP ini diindikasikan diperuntukan pada
peserta didik yang memiliki pengetahuan awal pada level ≥ C.5 : 1.14.
checking :memeriksa, 1.15. Critiquing : Mengritik
Peserta didik mampu mengevaluasi informasi berupa pikiran yang
1.5.
didengarnya dari menyimak berbagai genre teks nonfiksi dan fiksi berupa
monolog, dialog, dan gelar wicara. (TP ini diindikasikan diperuntukan pada
peserta didik yang memiliki pengetahuan awal pada level ≥ C.5 : 1.14.
checking :memeriksa, 1.15. Critiquing : Mengritik
Peserta didik mampu mengevaluasi informasi berupa perasaan yang
1.6.
didengarnya dari menyimak berbagai genre teks nonfiksi dan fiksi berupa
monolog, dialog, dan gelar wicara. (TP ini diindikasikan diperuntukan pada
peserta didik yang memiliki pengetahuan awal pada level ≥ C.5 : 1.14.
checking :memeriksa, 1.15. Critiquing : Mengritik
Peserta didik mampu mengevaluasi informasi berupa pandangan yang
1.7.
didengarnya dari menyimak berbagai genre teks nonfiksi dan fiksi berupa
monolog, dialog, dan gelar wicara. (TP ini diindikasikan diperuntukan pada
peserta didik yang memiliki pengetahuan awal pada level ≥ C.5 : 1.14.
checking :memeriksa, 1.15. Critiquing : Mengritik
Peserta didik mampu mengevaluasi informasi berupa arahan atau pesan
1.8.
yang didengarnya dari menyimak berbagai genre teks nonfiksi dan fiksi
berupa monolog, dialog, dan gelar wicara. (TP ini diindikasikan
diperuntukan pada peserta didik yang memiliki pengetahuan awal pada level
≥ C.5 : 1.14. checking :memeriksa, 1.15. Critiquing : Mengritik
Berdasarkan hasil mengidentifikasi, membedakan, mengakurasi informasi
1.9.
berupa gagasan, pikiran, perasaan, pandangan, arahan atau pesan dari
berbagai genre teks nonfiksi dan fiksi berupa monolog, dialog, dan gelar
wicara, peserta didik mampu mengkreasi informasi tersebut dengan
menemukan makna tersirat menjadi buah pikiran dengan kalimatnya sediri.
(TP ini diindikasikan diperuntukan pada level kompetensi awal peserta
didik ≤C.6: 1.16. degenerating : merumuskan makna tersirat).

Pekan dan Jumlah Pertemuan disesuaikan dengan kalender pendidikan yang


Pekan/Jumlah Pertemuan
ditetapkan (?).
1. Menyimak secara akurat gagasan, pikiran, perasaan, pandangan, arahan atau pesan
dari Teks Nonfiksi dan Fiksi.
Kata/ Frase Kunci 2. Mengevaluasi dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara.
3. Mengkreasikan dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara.
Profil Pelajar Pancasila 1. Beriman dan bertakwa kepada TYE serta berahlak mulia.
Peserta didik berperilaku mencerminkan ahlak yang mulia saat menyimak teks
yang diperdengarkan.
2. Berkebenikaan Global.
Peserta didik berperilaku mencerminkan menghargai budaya yang terkandung
dilam teks yang diperdengarkan dengan cara memahami dengan cara membaca
refrensi dari teks/sumber yang relevan.
3. Bermandiri.
Peserta didik berperilaku mencerminkan mampu menyelesaikan tugas dan
kegiatan dalam pembelajaran dengan baik dan tekun.
4. Bergotong Royong.
Peserta didik berperilaku mencerminkan perilaku berkolaborasi saat
melaksankan diskusi kelompok dan kelas membahas pikiran, gagasan perasaan,
arahan dan pesa dalam teks (fiksi dan nonfiksi) dalam bentuk monolog, dialog,
diskusi dan gelar wicara.
5. Bernalar Kritis.
Peserta didik berperilaku menghargai budaya yang terkandung dilam teks yang
diperdengarkan.
(kemampuan secara objektif memproses informasi baik secara kualitatif dan
kuantitatif membangun keterkaitan antara berbagai informasi menganalisa
informasi mengevaluasi dan menyimpulkannya Dengan begitu, diharapkan
pelajar akan mampu mengambil keputusan yang tepat).
6. Berkreatif (mengasah kreativitas dengan menerapkan pemikiran kritis yang
kemudian diolah menjadi inovasi).
1 Akurat : teliti, saksama, cermat, tepat benar.
2 Mengevaluasi : memberikan penilaian, menilai
3 Mengkreasi : menciptakan, menghasilkan buah pikiran
4 Profil Pelajar Pancasila : Peserta didik berperilaku mencerminkan nilai-nilai
Glosarium luhur Pancasila.
5 Gelar wicara : tayang bincang, acara bincang-bincang di televise atau radio
(talk show, chat show, perbicangan seorang, diskusi sekolompok orang ‘tamu’
yang dipandu oleh presenter / pemandu gelar wicara).
6 Genre : ragam sastra atas dasar bentuknya.

Elemen 2 Reseptif : Membaca dan Memirsa


Peserta didik mengevaluasi informasi berupa gagasan, pikiran, pandangan, arahan
atau pesan dari teks deskripsi, laporan, narasi, rekon, eksplanasi, eksposisi dan
diskusi, dari teks visual dan audiovisual untuk menemukan makna yang tersurat dan
tersirat.

Capaian Pembelajaran CP Peserta didik menginterpretasi informasi untuk mengungkapkan gagasan dan
perasaan simpati, peduli, empati dan/atau pendapat pro/kontra dari teks visual dan
audiovisual secara kreatif.
Peserta didik menggunakan sumber lain untuk menilai akurasi dan kualitas data
serta membandingkan isi teks.
2.1. Peserta didik mengevaluasi informasi berupa gagasan, pikiran, pandangan,
arahan atau pesan dari teks deskripsi, laporan, narasi, rekon, eksplanasi,
eksposisi dan diskusi dari genre visual dan audio visual untuk menemukan
makna yang tersurat dan tersirat.

Tujuan Pembelajaran 2.2. Peserta didik menginterpretasi informasi untuk mengungkapkan gagasan dan
perasaan simpati, peduli, empati dan/atau pendapat pro/kontra dari teks visual
dan audiovisual secara kreatif.
2.3. Peserta didik menggunakan sumber lain untuk menilai akurasi dan kualitas
data serta membandingkan isi teks.
1. Mengevaluasi informasi.
Kata/ Frase Kunci 2. Menginterpretasi informasi unutk mengungkap
3. Menggunakan sumber lain untuk menilai akurasi isi teks
Profil Pelajar Pancasila 1. Beriman dan bertakwa kepada TYE serta berahlak mulia. (Menjalankan
ibadah sesuai dengan keyakinannya, mengamalkan ahlak memiliki akhlak
pribadi, akhlak kepada manusia, akhlak kepada alam, serta akhlak bernegara..
2. Berkebenikaan Global (mempertahankan budaya luhur, lokalitas dan identitas,
namun tetap berpikiran terbuka ketika berinteraksi dengan budaya lain).
3. Bermandiri (kesadaran dari diri sendiri terhadap situasi yang dihadapi, serta
kemampuan menciptakan regulasi diri sendiri. Kedua hal tersebut dapat
membentuk pribadi tangguh dan mandiri)
4. Bergotong Royong (mendorong kolaborasi, kepedulian, serta rasa ingin
berbagi kepada lingkungan sekitar).
5. Bernalar Kritis (kemampuan secara objektif memproses informasi baik secara
kualitatif dan kuantitatif membangun keterkaitan antara berbagai informasi
menganalisa informasi mengevaluasi dan menyimpulkannya Dengan begitu,
diharapkan pelajar akan mampu mengambil keputusan yang tepat).
6. Berkreatif (mengasah kreativitas dengan menerapkan pemikiran kritis yang
kemudian diolah menjadi inovasi).
1. Teks rekon : teks yang menceritakan kembali pengalaman masa lalu secara
kronologis dengan tujuan memberi informasi atau mengibur.
2. Teks eksplanasi : teks yang berisi tentang proses, ‘mengapa’ dan ‘bagaimana’
Glosarium kejadian-kejadian alam, sosial, IPTEK, budaya, dan lainnya.
3. Genre : jenis teks.
4. Interpretasi : Pemberian kesan, pendapat, atau pandangan.
Elemen 3 Produktif : Berbicara dan Mempresentasikan
1. Peserta didik mampu mengolah dan menyajikan gagasan, pikiran, pan dangan,
arahan atau pesan untuk tujuan pengajuan usul, perumusan masalah, dan solusi
dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara secara logis, runtut, kritis, dan
kreatif.
2. Peserta didik mampu mengkreasi ungkapan sesuai dengan norma kesopanan
Alur Capaian
dalam berkomunikasi.
Pembelajaran ACP
3. Peserta didik berkontribusi lebih aktif dalam diskusi dengan mempersiap kan
materi diskusi, melak sanakan tugas dan fungsi dalam diskusi.
4. Peserta didik mampu mengung kapkan simpati, empati, peduli, perasaan, dan
penghargaan secara kreatif dalam bentuk teks fiksi dan nonfiksi multimodal.
3.1. Peserta didik mampu mengolah dan menyajikan gagasan, pikiran, pan dangan,
arahan atau pesan untuk tujuan pengajuan usul, perumusan masalah, dan
solusi dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara secara logis, runtut,
kritis, dan kreatif.
3.2. Peserta didik mampu mengkreasi ungkapan sesuai dengan norma kesopanan
Tujuan Pembelajaran dalam berkomunikasi.
3.3. Peserta didik berkontribusi lebih aktif dalam diskusi dengan mempersiap kan
materi diskusi, melak sanakan tugas dan fungsi dalam diskusi.
3.4. Peserta didik mampu mengungkapkan simpati, empati, peduli, perasaan, dan
penghargaan secara kreatif dalam bentuk teks fiksi dan nonfiksi multimodal.
1. Mengolah dan menyajikan dalam bentuk monolog, dialog, gelar wicara secara
logis, runut, kritis, dan kreatif.
2. Mengkreasi sesuai norma kesopanan berkomunikasi.
Kata/ Frase Kunci
3. Berkontribusi lebih aktif dalam diskusi.
4. Mengungkapkan simpati, empati, peduli, perasaan dan penghargaan secara kreatif
dalam teks fiksi dan nonfiksi multimodal.
Profil Pelajar Pancasila 7. Beriman dan bertakwa kepada TYE serta berahlak mulia. (Menjalankan
ibadah sesuai dengan keyakinannya, mengamalkan ahlak memiliki akhlak
pribadi, akhlak kepada manusia, akhlak kepada alam, serta akhlak bernegara..
8. Berkebenikaan Global (mempertahankan budaya luhur, lokalitas dan identitas,
namun tetap berpikiran terbuka ketika berinteraksi dengan budaya lain).
9. Bermandiri (kesadaran dari diri sendiri terhadap situasi yang dihadapi, serta
kemampuan menciptakan regulasi diri sendiri. Kedua hal tersebut dapat
membentuk pribadi tangguh dan mandiri)
10. Bergotong Royong (mendorong kolaborasi, kepedulian, serta rasa ingin
berbagi kepada lingkungan sekitar).
11. Bernalar Kritis (kemampuan secara objektif memproses informasi baik secara
kualitatif dan kuantitatif membangun keterkaitan antara berbagai informasi
menganalisa informasi mengevaluasi dan menyimpulkannya Dengan begitu,
diharapkan pelajar akan mampu mengambil keputusan yang tepat).
12. Berkreatif (mengasah kreativitas dengan menerapkan pemikiran kritis yang
kemudian diolah menjadi inovasi).
1. Teks multimodal : teks yang menggabungkan dua sarana verbal dan nonverbal
Glosarium yang dapat memberikan makna kombinasi (Iklan audio-visual).
Elemen 4 Produktif : Menulis
Peserta didik mampu menulis gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan
tertulis untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, dan kreatif dalam bentuk teks
informasional dan/atau fiksi.

Alur Capaian Peserta didik mampu menulis teks eksposisi hasil penelitian dan teks fungsional
Pembelajaran ACP dunia kerja.
Peserta didik mampu mengalihwahanakan satu teks ke teks lainnya untuk tujuan
ekonomi kreatif. Peserta didik mampu menerbitkan hasil tulisan di media cetak
maupun digital.
4.1. Peserta didik mampu menulis gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan
tertulis untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, dan kreatif dalam bentuk teks
informasional dan/atau fiksi dengan bahasa yang baik dan benar.
4.2. Peserta didik mampu menulis teks eksposisi hasil penelitian dan teks fungsional
Tujuan Pembelajaran dunia kerja dengan bahasa yang baik dan benar.
4.3. Peserta didik mampu mengalihwahanakan satu teks ke teks lainnya untuk tujuan
ekonomi kreatif. Peserta didik mampu menerbitkan hasil tulisan di media cetak
maupun digital dengan bahasa yang baik dan benar.
1. Menulis secara logis, kritis, dan kreatif.
Kata/ Frase Kunci
2. Mengalihwahanakan satu teks ke teks lainnya.
13. Beriman dan bertakwa kepada TYE serta berahlak mulia. (Menjalankan
ibadah sesuai dengan keyakinannya, mengamalkan ahlak memiliki akhlak
pribadi, akhlak kepada manusia, akhlak kepada alam, serta akhlak bernegara..
14. Berkebenikaan Global (mempertahankan budaya luhur, lokalitas dan identitas,
namun tetap berpikiran terbuka ketika berinteraksi dengan budaya lain).
15. Bermandiri (kesadaran dari diri sendiri terhadap situasi yang dihadapi, serta
kemampuan menciptakan regulasi diri sendiri. Kedua hal tersebut dapat
membentuk pribadi tangguh dan mandiri)
Profil Pelajar Pancasila
16. Bergotong Royong (mendorong kolaborasi, kepedulian, serta rasa ingin
berbagi kepada lingkungan sekitar).
17. Bernalar Kritis (kemampuan secara objektif memproses informasi baik secara
kualitatif dan kuantitatif membangun keterkaitan antara berbagai informasi
menganalisa informasi mengevaluasi dan menyimpulkannya Dengan begitu,
diharapkan pelajar akan mampu mengambil keputusan yang tepat).
18. Berkreatif (mengasah kreativitas dengan menerapkan pemikiran kritis yang
kemudian diolah menjadi inovasi).
Glosarium 1. Teks fungsional dunia kerja : Teks khusus yang berisi perintah,pengarahan,
sesuatu yang harus dilakukan atau tidak boleh dilakukan, dll. (pengumuman,
daftar harga, dll.)
2. Alihwahana : pemindahan dari genre ke genre yang lain (dari teks puisi ke teks
prosa. teks drama, dll.).
3. Ekonomi Kreatif : konsep ekonomi yang mengutamakan kreativitas.

Anda mungkin juga menyukai