JOB SAFETY ANALYSIS WORKSHEET
(ANALISA BAHAYA KERJA)
Tempat Pelaksanaan : Laboratorium Operasi Teknik Kimia
Job/Pekerjaan : Penelitian
Judul : Optimasi Proses Pembentukan Kitosan dari Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) Menggunakan Pelarut Ramah
Lingkungan
Analysis By/Dianalisa Oleh : Alpi Nurjani (3335180054)
Heru Wahyudi (3335180006)
Investar
Ruangan, Alat Hierarki
Pencegahan Hierarki isasi
No Aktivitas dan Bahan yang Potensi Bahaya Pengendalian Pertolongan Pertama
Kecelakaan Pencegahan Jumlah
digunakan Proses
Kecelakaan Limbah
1. Mengikuti risk
assessment 1. Administrasi Mengencerkan
2. Menggunakan 2. Alat bahan pelarut
Ruangan : Pelindung (NaOH)
masker, sarung
Merpersiapka Diri (APD) menggunakan
Terjadi tangan dan sepatu aquades. Membilas dengan air
1. n bahan Laboratorium tumpahan bahan safety. mengalir selama 5 menit
pelarut operasi teknik
3. Jika terjadi
kimia
tumpahan segera
di lap
1. Mengikuti risk Memasukkan
assessment bahan dan pelarut
2. Menggunakan yang akan di
ekstraksi, lalu
masker, sarung
memanaskan bahan
tangan dan sepatu tersebut sampai
1. Terjadi safety. suhu yang di
3. Memastikan inginkan.
tumpahan bahan Memastikan tidak ada
Alat: kondisi suhu tetap
kabel yang terkelupas,
1. Ekstraksi 2. Dapat terjaga dan tidak Memutus arus listrik
reflux dan menyebabkan over heating 1. Administrasi agar tidak
Melakukan 4. Mengecek aliran 2. Eliminasi menimbulkan
ekstraksi kebakaran
proses listrik (kabel) 3. Alat percikanapi, apabila
2. microwave
ekstraksi apabila dalam keadaan Pelindung terdapat percikan api
jamur tiram Bahan: Diri (APD) di padamkan dengan
1. Bubuk jamur mengalami baik.
menggunakan kain
tiram konsleting listrik 5. Selalu basah serta
2. NaOH memastikan memperhatikan kondis
dan overheating keadaan tidak ada suhu operasi.
3. kerusakan alat air yang mengenai
pada sumber
listrik
4.
Proses
3 Alat: 1. Dapat 1. Mengikuti risk 1. Administrasi Memasukkan hasil Memastikan tidak ada
.
sentrifugasi 1. sentifuge menyebabka assessment 2. APD ekstraksi tersebut kabel yang terkelupas,
pada 3 sampel n kebakaran 2. Menggunakan ke dalam sentrifuge Memutus arus listrik
apabila agar tidak
Bahan: sarung tangan selama 15 menit
mengalami menimbulkan
3 1. hasil ekstrak konsleting percikanapi, apabila
jamur tiram listrik dan terdapat percikan api
Safety: overheating di padamkan dengan
1. Masker menggunakan kain
basah serta
2. Sarung tangan
memperhatikan kondis
3. Jaslab
suhu operasi.
4. Sepatu safety
Pencucian Alat: Dapat 1. Mengikuti risk 1. Administrasi Mencuci sampel Memastikan jauh dari
assessment 2. APD sumber api, jika ada
pada 1. Kertas saring menyebabka dengan cara
2. Menggunakan tumpahan pelarut
sampel 2. Corong n kebakaran menuangkan segera di bersihkan
sarung tangan
4 dengan lap basah. ,
menggunak jika pelarut pelarut dari bagian
3. Gelas beaker apabila terdapat
an aquades, dekat atas ke sampel kitin percikan api di
Bahan: padamkan dengan
etanol dan dengan sampai mencapai
1. Aquades menggunakan kain
aseton sumber api Ph yang basah
2. Etanol
ditentukan.
3. Aseton
4. Sampel
kitin
Safety:
Masker
Sarung
tangan
Jaslab
Sepatu
safety
Pengeringan Alat : 1. Mengikuti risk 1. Administrasi Memasukkan Memastikan tidak ada
pada sampel 1. Oven assessment 2. APD sampel kitin hasil kabel yang terkelupas,
Dapat
Bahan : 2. Menggunakan ekstraksi ke dalam apabila terdapat
menyebabkan
1. Kitin hasil sarung tangan, oven selama 1 jam percikan api di
kebakaran
ekstraksi masker dan dengan suhu 60 C padamkan dengan
5 5. apabila
Safety : sepatu safety. menggunakan kain
mengalami
1. Masker basah serta
konsleting
2. Sarung tangan memperhatikan
listrik pada
3. Jaslab kondis suhu operasi.
oven
4. Sepatu safety
6. Proses Alat: 1. Mengikuti risk Memasukkan
ekstraksi 1. Ekstraksi assessment bahan dan pelarut
kitin menjadi reflux dan 2. Menggunakan yang akan di
ekstraksi, lalu
kitosan ekstraksi masker, sarung
memanaskan bahan
microwave tangan dan tersebut sampai
Bahan: sepatu safety. suhu yang di
1. Terjadi 3. Memastikan
1. Kitin hasil inginkan.
ekstraksi tumpahan bahan kondisi suhu Memastikan tidak ada
2. Gliserol tetap terjaga kabel yang terkelupas,
2. Dapat
dan tidak over Memutus arus listrik
dan NaOH menyebabkan heating agar tidak
Administrasi
menimbulkan
Safety : kebakaran 4. Mengecek Eliminasi
percikanapi, apabila
aliran listrik Alat Pelindung
1. Masker apabila terdapat percikan api
(kabel) dalam Diri (APD)
di padamkan dengan
2. Sarung mengalami
keadaan baik. menggunakan kain
tangan konsleting listrik 5. Selalu basah serta
memastikan memperhatikan kondis
3. Jaslab dan overheating
suhu operasi.
keadaan tidak
4. Sepatu 3. kerusakan alat
ada air yang
safety mengenai pada
sumber listrik
7. Proses Alat: Dapat 1. Mengikuti risk 1. Administrasi Memasukkan hasil Memastikan tidak ada
sentrifugasi 1. sentifuge menyebabkan assessment 2. APD ekstraksi tersebut kabel yang terkelupas,
pada sampel kebakaran 2. Menggunakan ke dalam sentrifuge Memutus arus listrik
agar tidak
Bahan: apabila sarung tangan selama 15 menit
menimbulkan
1. kitin hasil mengalami percikanapi, apabila
ekstraksi konsleting terdapat percikan api
Safety: listrik dan di padamkan dengan
Masker overheating menggunakan kain
basah serta
Sarung
memperhatikan kondis
tangan
suhu operasi.
Jaslab
Sepatu
safety
8. Proses Alat: 1. Terjadi 1. Mengikuti risk Memasukkan Memastikan tidak ada
ekstraksi 1. Ekstraksi assessment bahan dan pelarut kabel yang terkelupas,
tumpahan yang akan di
lanjut kitosan reflux dan 2. Menggunakan Memutus arus listrik
bahan, iritasi ekstraksi, lalu agar tidak
ekstraksi masker, sarung Administrasi memanaskan bahan menimbulkan
microwave 2. Dapat tangan dan Eliminasi tersebut sampai
sepatu safety. percikanapi, apabila
Bahan: Alat Pelindung suhu yang di
menyebabkan terdapat percikan api
1. Kitin hasil 3. Memastikan Diri (APD) inginkan. di padamkan dengan
kebakaran kondisi suhu
ekstraksi menggunakan kain
2. Asam sulfat apabila tetap terjaga basah serta
Safety : dan tidak over memperhatikan kondis
mengalami
heating suhu operasi.
5. Masker konsleting listrik 4. Mengecek
6. Sarung dan overheating aliran listrik
(kabel) dalam
tangan 3. kerusakan alat keadaan baik.
7. Jaslab 5. Selalu
8. Sepatu memastikan
keadaan tidak
safety
ada air yang
mengenai pada
sumber listrik
9. Pencucian Alat: Dapat 1. Mengikuti risk 1. Administ Mencuci sampel Memastikan jauh dari
assessment rasi sumber api, jika ada
pada Kertas saring menyebabkan dengan cara
2. Menggunakan 2. APD tumpahan pelarut
sampel Corong kebakaran jika menuangkan segera di bersihkan
sarung tangan
dengan lap basah. ,
(kitosan) pelarut dekat pelarut dari bagian
Gelas beaker apabila terdapat
menggunak dengan sumber atas ke sampel kitin percikan api di
Bahan: padamkan dengan
an aquades, api sampai mencapai
menggunakan kain
etanol dan Aquades Ph yang basah
aseton Etanol ditentukan.
Aseton
Sampel
kitosan
Safety:
Masker
Sarung
tangan
Jaslab
Sepatu
safety
10. Pengeringan Alat : Mengikuti risk Administrasi Memasukkan Memastikan tidak ada
Dapat
pada sampel Oven assessment APD sampel kitin hasil kabel yang terkelupas,
menyebabkan
(kitosan) Bahan : Menggunakan ekstraksi ke dalam apabila terdapat
kebakaran
Kitosan hasil sarung tangan, oven selama 1 jam percikan api di
apabila
ekstraksi masker dan dengan suhu 60 C padamkan dengan
mengalami
Safety : sepatu safety. menggunakan kain
konsleting
Masker basah serta
listrik pada
Sarung memperhatikan
oven
tangan kondis suhu operasi.
Jaslab
Sepatu
safety
11. Regenerasi Alat: Dapat Mengikuti risk Administrasi Memasukkan Memastikan jauh dari
assessment APD sumber api, jika ada
Pelarut reflux menyebabkan pelarut sisa reaksi
tumpahan pelarut
Menggunakan
gliserol- Bahan: kebakaran jika ke dalam alat segera di bersihkan
sarung tangan dengan lap basah. ,
NaOH gliserol-NaOH pelarut dekat reflux, kemudian
apabila terdapat
Safety: dengan memanaskan nya percikan api di
padamkan dengan
Masker sumber api, sampai kandungan
menggunakan kain
Sarung dan iritasi jika lainnya menguap. Basah, dan jika kena
kulit bilas dengan air
tangan terkena kulit
bersih seacara
Jaslab mengalir selama 15
menit
Sepatu
safety
12. Analisa Alat: Dapat Mengikuti risk Administrasi Mengambil kitosan Memastikan jauh dari
assessment APD sumber api, jika ada
Sampel Buret menyebabkan hasil ekstrak,
tumpahan pelarut
Menggunakan
Statif kebakaran jika kemudian indikator segera di bersihkan
sarung tangan dengan lap basah. ,
Klem pelarut dekat dan di titrasi apabila terdapat
percikan api di
Corong dengan sampai terjadi
padamkan dengan
erlenmeyer sumber api, perubahan warna. menggunakan kain
Basah, dan jika kena
Bahan: dan iritasi jika
kulit bilas dengan air
Kitosan hasil terkena kulit bersih seacara
mengalir selama 15
ekstraksi dan kerusakan
menit
NaOH alat
Safety:
Masker
Sarung
tangan
Jaslab
Sepatu
safety