Algoritma Numerik
Herlina Dianaria
090
INTERPOLASI
•Interpolasi berguna untuk menaksir harga-harga tengah antara titik data yang sudah tepat.
Interpolasi linier
Interpolasi linear atau interpolasi lanjar adalah interpolasi dua buah titik dengan sebuah garis
lurus. Misal diberikan dua buah titik, (x0,y0) dan (x1,y1). Polinom yang menginterpolasi kedua
titik itu adalah persamaan garis lurus yang berbentuk:
Algoritma Interpolasi Linear
1. Tentukan nilai
2. Periksa apakah . Jika ya, maka kembali ke langkah 1 sebab nilai
fungsinya tidak terdefinisi dalam kondisi ini. Jika tidak, maka dilanjutkan ke
langkah 3.
3. Masukkan nilai .
4. Periksa apakah . Jika tidak, maka
masukkan nilai yang lain. Jika ya, maka dilanjutkan langkah 5.
5. Hitung .
6. Periksa apakah . Karena jika sama, maka akan diperoleh
.
7. Tulis hasil .
Contoh
1. Perkirakan atau prediksi jumlah penduduk Purworejo pada tahun 2005 berdasarkan
data tabulasi berikut:
Tahun 1990 2000
Jumlah Penduduk 187.900 205.700
Penyelesaian:
Dipunyai: x0 = 1990, x1 = 2000, y0 = 187.900, y1 = 205.700.
Ditanya: Prediksi jumlah penduduk Gunungpati pada tahun 1995.
Ingat :
Misalkan
Jadi, diperkirakan jumlah penduduk Purworejo pada tahun 1995 adalah 196.800 orang.
2. Dari data ln(9.0) = 2.1972, ln(9.5) = 2.2513, tentukan ln(9.2) dengan interpolasi linier
sampai 4 desimal. Bandingkan hasil yang diperoleh dengan nilai sejati
ln(9.2)=2.2192.
Penyelesaian:
Dipunyai:
.
Ditanya : tentukan nilai ln(9.2) sampai 5 angka bena kemudian dibandingkan dengan nilai
sejati ln(9.2) = 2.2192.
Ingat:
Galat = nilai sejati ln(9.2) – nilai ln(9.2) hasil perhitungan dengan metode interpolasi linear
Galat = 2.2192 – 2.21884 = 3,6 x 10-4
B. Interpolasi Kuadratik
Misal diberi tiga buah titik data, . Polinom yang
menginterpolasi ketiga buah titik itu adalah polinom kuadrat yang berbentuk:
Bila digambar, kurva polinom kuadrat berbentu parabola, seperti ditunjukkan dalam Gambar
2.4 dan Gambar 2.5
Gambar 2.1 Interpolasi Kuadratik
Masih terdapat grafik berbentuk parabola yang lain, selain yang ditunjukkan pada
Gambar 2.1 diatas, namun harus diperhatikan bahwa untuk setiap nilai akan diperoleh
hanya sebuah nilai . Sehingga tidak mungkin kondisi grafiknya seperti Gambar 2.2 di
bawah ini atau semacamnya.
Gambar 2.1 Bukan Interpolasai Kuadratik
Menyelesaikan Polinom ditentukan dengan cara berikut:
1. Substitusikan ke dalam persamaan
dengan i = 0, 1, 2. Diperoleh tiga persamaan dengan tiga buah parameter yang tidak
diketahui yaitu: dan
2. Hitung dan dari sistem persamaan tersebut dengan metode
eliminasi [Link] menggunakan metode eliminasi Gauss, menentukan
dan dapat ditentukan dengan cara sebagai berikut:
a) Hitung dan
b) Hitung
Algoritma Interpolasi Kuadratik
Untuk interpolasi kuadratik digunakan algoritma sebagai berikut :
1. Tentukan nilai
2. Periksa apakah . Jika tidak, maka kembali ke langkah 1 sebab nilai
fungsinya tidak terdefinisi dalam kondisi ini. Jika tidak, maka dilanjutkan ke langkah
3.
3. Masukkan nilai .
4. Periksa apakah . Jika tidak, maka
masukkan nilai yang lain. Jika ya, maka dilanjutkan langkah 5.
5. Hitung
6. Hitung
7. Periksa apakah Jika ya, maka persamaan yang dihasilkan linear. Jika
tidak maka persamaan yang dihasilkan merupakan persamaan kuadrat.
8. Tulis hasil .
Contoh :
1. Diberikan titik ln(8.0) = 2.0794, ln(9.0) = 2.1972, dan ln(9.5) = 2.2513. Tentukan
nilai ln(9.2) dengan interpolasi kuadratik.
Penyelesaian:
Diketahui:
Ditanya : Tentukan nilai ln (9.2).
Sistem persamaan yang terbentuk adalah:
Untuk perhitungan secara manual, sistem persamaan diselesaikan dengan metode
eliminasi Gauss dengan langkah sebagai berikut:
Matriks yang terbentuk dari persamaan
adalah:
Menggunakan metode Eliminasi gauss menghasilkan
Polinom kuadratnya adalah:
2. Dalam suatu eksperimen fisika pergerakan sebuah benda pedat berbentuk parabola.
Dengan data sebagai berikut :
t (detik) Y (m)
5 2,01
6,5 2,443
8 2,897
Dengan menggunakan interpolasi kuadratik perkirakan ketinggian bola pada saat t=7
detik.
penyelesaian:
Dipunyai data pergerakan suatu benda padat:
t (detik) Y (m)
5 2,01
6,5 2,443
8 2,897
Dengan menggunakan interpolasi kuadratik akan diprediksi ketinggian bola saat t=7
detik. Sistem persamaan lanjar yang terbentuk adalah:
Penyelesaian sistem persamaan dengan menggunakan metode eliminasi Gauss
Diperoleh :
Sehingga Polinom Kuadratnya adalah:
Sehingga = 2,588
Jadi,diprediksi, pada t = 7 detik tinggi bola 2,588 m.
C. Interpolasi Spline
Definisi : Suatu fungsi f (x) dinamakan suatu spline berderajat k jika
1. Domain dari S adalah suatu interval [a; b].
2. S; S0; :::; S(k���1) kontinu pada [a; b].
3. Terdapat titik-titik xi sedemikian sehingga a = x0 < x1 < ::: < xn = b dan juga S
adalah suatu polinomial berderajat k pada setiap [xi; xi+1].
Dengan kata lain, spline adalah potongan-potongan fungsi polinomial dengan
turunan-turunan memenuhi kendala-kendala kekontinuan tertentu. Ketika spline dina-
makan spline linear. Ketika , spline dinamakan spline kuadratik. Ketika
spline dinamakan spline kubik.
C.1 Spline Linear
akan dicari suatu fungsi spline linear sedemikian sehingga
untuk . Diambil
Dengan setiap adalah linier
Diperhatikan fungsi linear . Garis ini melalui titik dan , se-
hingga kemiringan dari yaitu
Kita dapat juga mengatakan bahwa garis tersebut melalui titik dan
untuk sembarang , sehingga
yang memberikan
Contoh C.2
Buatlah interpolasi spline linier untuk data berikut:
x 0,0 0,1 0,4 0,5 0,75 1,0
y 1,3 4,5 2,0 2,1 5,0 3,0
Penyelesaian :
Jadi spline adalah potongan linear, yaitu linear di antara setiap titik data.
Persamaan (C.1.1) dapat dituliskan kembali sebagai
dengan
kekurangan utama spline linear adalah pada titik-titik data di mana dua spline bertemu,
kemiringannya berubah secara mendadak. Secara formal ini berarti bahwa turunan
pertama dari fungsi tidak kontinyu pada titik-titik tersebut. Kelemahan ini diatasi oleh
penggunaan polinomial spline orde yang lebih tinggi.
C.2 Spline Kuadratik
Tidak seperti spline linear, spline kuadratik tidak [Link] sepenuhnya oleh nilai-
nilai di . Berikut ini kita perhatikan alasannya. Spline kuadratik didefnisikan oleh
Jadi terdapat parameter untuk [Link] .
Diperhatikan titik-titik data:
Syarat-syarat untuk menentukan parameter dijelaskan seperti berikut ini.
1. Setiap subinterval memberikan dua
persmaan berkaitan dengan , yaitu :
jadi, disini didapatkan persamaan
2. Syarat pada kontinuitas dari memberikan suatu persamaan tunggal untuk
setiap titik dalam yaitu:
Jadi dari sini dipunyai persamaan. Sekarang totalnya terdapat
persamaan, tetapi karena terdapat parameter yang tidak diketahui maka sistem
mempunyai kekurangan ketentuan.
3. Pilihan-pilihan yang mungkin untuk melengkapi kekurangan ketentuan yaitu
Sekarang dimisalkan karena , , dan
, maka kita dapat mendefinisikan :
Selanjutnya, dengan pengambilan diperoleh
Jadi, kita dapat menentukan :
Contoh C.2
Buatlah interpolasi spline kuadratik untuk data berikut ini
x 0,0 0,1 0,4 0,5
y 1,3 4,5 2,0 2,1
dengan ketetapan
Penyelesaian :
pertama-tama hitung nilai
jadi, fungsi spline kuadratik :
persamaan C.2.1 dapat ditulis kembali sebagai
dengan
C.3 Spline Kubik
Diketahui suatu fungsi yang dibatasi oleh interval a dan b, dan memiliki sejumlah
titik data . Interpolasi spline kubik adalah
suatu potongan fungsi polinomial berderajat tiga (kubik) yang menghubungkan dua titik yang
bersebelahan, dengan ketentuan, untuk
(S0) Potongan fungsi pada subinterval
(S1) Pada setiap titik data
(S2) Nilai-nilai fungsi harus sama pada titik-titik dalam:
(S3) Turunan-turunan pertama pada titik dalam harus sama:
(S4) Turunan-turunan kedua pada titik dalam harus sama:
(S5) Salah satu syarat batas di antara dua syarat batas dan berikut ini harus
dipenuhi:
(disebut batas alamiah/ natural boundary)
dan (disebut batas apitan/ clamped boundary)
Contoh C.3
Buatlah interpolasi spline kubik untuk data berikut ini
x 0 1 2 3
y 0 1 4 5
terhadap syarat batas :
Penyelesaian:
Lebar subinterval pada sumbu x:
dan beda terbagi pertama, dengan mengingat bahwa , yaitu :
Persamaan matriks dapat dituliskan sebagai
yang mempunyai penyelesaian
Disubstitusikan penyelesaian tersebut ke persamaan C.3.1 untuk memperoleh koefisien-
koefisien lain dari spline kubik:
Terakhir, kita dapat menuliskan persamaan spline kubik seperti:
Interpolasi Newton
Persamaan Polinom Linier
Bentuk pers ini dapat ditulis :
Yang dalam hal ini
Persamaan ini merupakan bentuk selish terbagi (divided-difference)
Polinom kuadratik
atau
Dari persamaan ini menunjukkan bahwa dapat dibentuk dari persamaan sebelumnya
. Nilai dapat ditemukan dengan mengganti untuk mendapatkan
jika nilai dan pada persamaan D.1.1 dan D.1.2 dimasukkan ke persamaan D.1.3 maka
akan didapatkan:
jadi, tahapan pembentukan polinom newton:
Nilai konstanta , merupakan nilai selisih terbagi , dengan nilai
yang dalam hal ini
Karena , merupakan nilai selisih terbagi, maka polinom Newton dinamakan
polinom interpolasi selisih terbagi Newton. Nilai selisih terbagi dapat dihitung dengan
menggunakan tabel yng disebut tabel selisih terbagi.
Dengan demikian polinom Newton dapat ditulis dalam hub rekursif sebagai :
Rekurens
Basis
Contoh :
Bentuklah polinom Newton derajat satu, dua, tiga dan empat yang menghampiri
dalam range [0.0, 4] dan jarak antar titik adalah 1.0. Lalu taksirlah dengan
dengan Polinom Newton derajat 3
ST-1 ST-2 ST-3 ST-4
0 1 -0.4597 -0.2484 0.1466 -0.147
1 0.5403 -0.9654 0.1913 0.088
2 -0.4161 -0.5739 0.4551
3 -0.99 0.3363
4 -0.6536
Penyelesaian
E. Interpolasi Kubik
Misal diberikan empat buah titik data , )(, , ), , ), dan ( , ).Polinom yang
mengiterpolasi keempat buah titik itu ialah polinom kubik yang berbentuk :
= + x+ +
Polinom ditentukan dengan cara berikut:
[Link] ( , ) kedalam persamaan (p.5.9), i=0,1,2,3. Sehingga diperoleh empat buah
persamaan dengan empat buah parameter yang tidak diketahui yaitu
Jarak yang dibutuhkan sebuah kendaraan untuk berhenti adalah fungsi kecepatan. data
percobaan berikut ini menunjukkan hubungan antara kecepatan dan jarak yang
dibutuhkan untuk menghentikan kecepatan.
Perkiraan jarak henti yang dibutuhkan bagi sebuah kendaraan yang melaju dengan
kecepatan 45 mil/jam