0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
105 tayangan15 halaman

Peran PNS dalam Smart Governance

Mata pelatihan ini membahas tentang konsep dan kebijakan Manajemen ASN dan bagaimana kebijakan tersebut diimplementasikan diinstansi pemerintah untuk menciptakan ASN yang profesional sesuai dengan UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Materi pelatihan juga membahas tentang Smart ASN yang memiliki karakteristik memiliki integritas, nasionalisme, profesionalisme, menguasai IT dan bahasa asing serta literasi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
105 tayangan15 halaman

Peran PNS dalam Smart Governance

Mata pelatihan ini membahas tentang konsep dan kebijakan Manajemen ASN dan bagaimana kebijakan tersebut diimplementasikan diinstansi pemerintah untuk menciptakan ASN yang profesional sesuai dengan UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Materi pelatihan juga membahas tentang Smart ASN yang memiliki karakteristik memiliki integritas, nasionalisme, profesionalisme, menguasai IT dan bahasa asing serta literasi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

AGENDA III

Kedudukan dan Peran PNS


untuk mendukung terwujudnya
Smart Governance sesuai
dengan ketentuan Perundang-
undangan
Muhammad Deny
Syahroni
WIDYAISWARA AHLI MADYA
BPSDM Provinsi Kalimantan Timur

Jl. Atlet PON Perum Bhumi Prestasi


Kencana Blok Gulat V No. 1 Samarinda
Seberang

+ (62) 811 2865 17

[Link]@[Link]
PEMBELAJARAN AGENDA III
(20 JP)

Senin, 29 Agust 2022 Selasa, 30 Agust 2022 Rabu, 31 Agust 2022


Synchronous (2 JP) Asynchronous (9 JP) Synchronous (3 JP)
Asynchronous (6 JP)
MATA PELATIHAN

MANAJEMEN SMART ASN


APARATUR SIPIL
NEGARA
MANAJEMEN APARATUR SIPIL NEGARA
• ASN mempunyai peran yang • Mata pelatihan ini
sangat penting, namun membahas tentang konsep
menghadapi tantangan yang dan kebijakan Manajemen
semakin banyak dan berat, serta ASN dan bagaimana
saat ini masih menjadi kebijakan tersebut
penghambat pembangunan diimplementasikan
karena kinerja pelayanan yang diinstansi pemerintah dan
rendah. termasuk didalamnya
• Pemerintah telah menerbitkan adalah hal-hal apa yang
UU No. 5 tahun 2014 tentang harus diperhatikan agar
Aparatur Sipil Negara (ASN) Manajemen ASN dapat
untuk mengelola ASN menjadi mencapai tujuannya
semakin profesional. menciptakan
Profesionalisme ASN.

Manajemen ASN TREY


research
5
UNDANG-UNDANG
NO. 5TAHUN 2014
Telahmengamanatkan
untukmengelolaASN
ASN menjadiASN yang
profesional

PP NO. 11 TH 2017 tentang Manajemen PNS PP No. 17/2020


PP NO. 49 TH 2018 tentang Manajemen PPPK

Manajemen ASN TREY


research
6
KOMPREHENSIF MANAJEMEN ASN

TREY
research
7
LANDASAN FILOSOFI ASN
Dalam rangka pelaksanaan cita-cita bangsa & untuk mewujudkan tujuan Negara
sebagaimana tercantum dalam pembukaan UUD 1945, perlu dibangun Aparatur Sipil
Negara yang memiliki :

• Integritas;
• Professional;
• Netral dan bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi,
kolusi, dan nepotisme;
• Kemampuan menyelenggarakan pelayanan publik bagi
masyarakat; serta
• Kemampuan menjalankan peran sebagai unsur perekat persatuan
dan kesatuan bangsa berdasarkan Pancasila dan UUD tahun 1945.

Manajemen ASN TREY


research
8
MANAJEMEN ASN?

PENGERTIAN FOKUS
Pengelolaan ASN untuk Lebih menekankan pada
menghasilkan Pegawai pengaturan profesi
ASN yang professional, pegawai, harapannya
memiliki nilai dasar, agar selalu tersedia
etika profesi, bebas dari sumber daya ASN yang
intervensi politik, bersih unggul selaras dengan
dari praktik KKN. perkembangan zaman.
(psl 1 UU No. 5/2014)
SMART KEMENPAN-RB LAN
ASN 1. Integritas
2. Nasionalisme
1. Literasi Digital dan 4 Pilar
Literasi Digital
2. Transformasi Digital
3. Profesionalisme
4. Menguasai IT dan
Bahasa asing
5. Hospitality
6. Entrepreneurship
7. Networking
LITERASI DIGITAL
• Literasi digital banyak menekankan pada kecakapan
pengguna media digital dalam melakukan proses
mediasi media digital yang dilakukan secara produktif
(Kurnia & Wijayanto, 2020; Kurnia & Astuti, 2017).
Seorang pengguna yang memiliki kecakapan literasi
digital yang bagus tidak hanya mampu
mengoperasikan alat, melainkan juga mampu
bermedia digital dengan penuh tanggung jawab.

• Kompetensi literasi digital tidak hanya dilihat dari


kecakapan menggunakan media digital (digital skills)
saja, namun juga budaya menggunakan digital
(digital culture), etis menggunakan media digital
(digital ethics), dan aman menggunakan media
digital (digital safety).
4 Pilar Literasi Digital

Digital Skill Digital Culture Digital Ethics Digital Safety


Kemampuan Kemampuan membaca, Kemampuan Kemampuan mengenali,
mengetahui, menguraikan, menyadari, mempolakan,
memahami, dan membiasakan, memeriksa, mencontohkan, menerapkan,
menggunakan dan menyesuaikan diri, menganalisis,
perangkat membangun wawasan menimbang dan
merasionalkan,
keras dan piranti lunak kebangsaan, nilai Pancasila meningkatkan kesadaran
mempertimbangkan,
dan Bhinneka
TIK serta sistem dan mengembangkan perlindungan data pribadi
Tunggal Ika dalam
operasi digital dalam tata kelola dan keamanan digital
keseharian dan digitalisasi
kehidupan sehari-hari kebudayaan melalui etika digital (netiquette) dalam kehidupan sehari-
pemanfaatan TIK dalam kehidupan hari.
sehari-hari
TUGAS 1
a. Tonton & cermati video berikut ini: REKAM PUNGLI, BERANI ?
✓ [Link]

b. Lakukan analisis terhadap tayangan video tersebut dan hubungkan dengan


materi agenda 3 (Manajemen ASN dan Smart ASN);

c. Format Tabel Analisis Video :


MANAJEMEN ASN SMART ASN

d. Hasil analisis dibuat dalam format PDF


TUGAS 2
a. Identifikasikan problem/isu permasalahan di instansi Saudara sebanyak-banyaknya yang
memungkinkan untuk diangkat sebagai Isu kegiatan Aktualisasi (minimal 5 problem/isu)
dikaitkan dengan 2 (dua) materi pada agenda 3. (Lengkapi dengan data pendukung)
b. Tentukan penyebab isu tersebut dan Analisa penyebab isu dengan Teknik Analisa isu
c. Dari problem/isu yang sudah dikumpulkan, buat pemeringkatan problem/isu prioritas dengan
menggunakan Teknik USG.
d. Buatlah 5 kegiatan pemecahan masalah dari isu prioritas tersebut
e. Batas akhir Tugas dikumpulkan pada tanggal 31 Agustus 2022 Jam 06.00 wita

Anda mungkin juga menyukai