Rencana Rehabilitasi Ruang Praktik Kejuruan
Rencana Rehabilitasi Ruang Praktik Kejuruan
Kegiatan :
Rehabilitasi Ruang Peraktik Kejuruan tingkat kerusakan sedang
Pekerjaan :
Perencanaan Rehabilitasi Ruang Peraktik Kejuruan tingkat
kerusakan sedang
050/[Link]/B/IV/2021
Lokasi :
SMK Negeri 2 Merauke
DAK
Tahun Anggaran 2021
DAFTAR ISI
Halaman
PERSYARATAN TEKNIS
Pasal 1 PERSIAPAN PEKERJAAN ................................................................................. 1
1
RKS - RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT
REHABILITASI RUANG PRAKTIK KEJURUAN TINGKAT KERUSAKAN SEDANG
REHABILITASI RUANG PRAKTIK SISWA (RPS) BESERTA PERABOTNYA
SMKS SANTO ANTONIUS MERAUKE (C)
SYARAT-SYARAT TEKNIS PEKERJAAN
2
RKS - RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT
REHABILITASI RUANG PRAKTIK KEJURUAN TINGKAT KERUSAKAN SEDANG
REHABILITASI RUANG PRAKTIK SISWA (RPS) BESERTA PERABOTNYA
SMKS SANTO ANTONIUS MERAUKE (C)
SYARAT-SYARAT TEKNIS PEKERJAAN
4.3.3. Pelaksanaan
a. Dinding harus dipasang dan didirikan untuk masing-masing ukuran ketebalan
dan ketinggian yang disyaratkan seperti yang ditunjukkan dalam gambar dan
Sub-Kontraktor harus memasang piket (uitzet) lubang-lubang dan sebagainya
dengan alat uitzet yang disetujui. Blok-blok atau bata dipasang dengan adukan
pengikat sambungan (spesi) 10 mm didasari dengan baik dan
sambungan-sambungan yang terus lurus dan rata.
b. Dalam pemasangan tembok tidak boleh meneruskan disuatu bagian lebih dari
satu meter tingginya.
4.3.4. Perlindungan dan Perawatan
a. Dalam mendirikan dinding yang terkena udara terbuka, selama waktu-waktu
hujan lebat, harus diberi perlindungan dengan menutup bagian atas dari
tembok bahan penutup yang sesuai.
b. Dinding tembok harus dibasahi terus menerus selama paling sedikit 7 hari
setelah didirikan/pemasangan.
4.3.5. Angker dan Pengikat lainnya
Antara sambungan dinding dengan kolom, pondasi dan lain-lain harus dipasang
angker-angker dan pengikat lainnya pada sambungan-sambungan dinding tersebut
setelah dibersihkan dari kulit ozid besi, karat atau debu bangunan diameternya
minimal 10 mm. Beton harus dikasarkan dengan alat yang sesuai pada sambungan
vertikal dengan dinding agar adukan spesi dapat merekat.
4.4. Penyelesaian Dinding Dengan Plasteran
Dinding bangunan yang terbuat dari pasangan ½ bata dilapisi dengan plester semen setebal
1,5 cm dan dihaluskan permukaannya dengan acian.
4.4.1. Lingkup Pekerjaan dan Ketentuan Umum
a. Pekerjaan meliputi penyediaan alat, bahan dan tenaga kerja untuk keperluan
pekerjaan ini.
b. Pekerjaan meliputi penyelesaian permukaan dinding dengan bahan yang
disebut dalam persyaratan ini atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.
c. Plesteran harus dibuat pada semua tembok, kolom, bidang vertikal lainnya
yang dikerjakan dengan pasangan bata kecuali bagian dalam tombak layar
yang tertutup atap, balok beton yang tidak dinyatakan dalam gambar sebagai
penyelesaian dengan bahan lain, tembok tersebut diselesaikan dengan
plesteran yang kemudian dihaluskan (acian) dicat emulsi vinyl kecuali disebut
lain dalam gambar kerja atau syarat-syarat bagian dinding lainnya.
4.4.2. Bahan
Bahan/material seperti portland cement (PC) type 1, pasir dan air harus sesuai
dengan pekerjaan beton.
4.4.3. Komposisi Adukan
Untuk semua penembokan dinding yang dilaksanakan dengabn campuran 1 pc : 3
pasir, plesteran harus dilaksanakan dengan campuran 1 pc : 3 pasir. Semua
plesteran lainnya harus dilaksanakan dengan adukan jenis 1 pc : 4 pasir.
3
RKS - RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT
REHABILITASI RUANG PRAKTIK KEJURUAN TINGKAT KERUSAKAN SEDANG
REHABILITASI RUANG PRAKTIK SISWA (RPS) BESERTA PERABOTNYA
SMKS SANTO ANTONIUS MERAUKE (C)
SYARAT-SYARAT TEKNIS PEKERJAAN
4
RKS - RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT
REHABILITASI RUANG PRAKTIK KEJURUAN TINGKAT KERUSAKAN SEDANG
REHABILITASI RUANG PRAKTIK SISWA (RPS) BESERTA PERABOTNYA
SMKS SANTO ANTONIUS MERAUKE (C)
SYARAT-SYARAT TEKNIS PEKERJAAN
5.3. Pelaksanaan
5.3.1. Dasar Lantai :
a. Sebelum pemasangan keramik, tanah dasar lantai harus dipadatkan kemudian
dilapisi pasir urug dan dipadatkan.
b. Dasar lantai harus rata dan pada kemiringan yang tepat kearah pembuangan
air (floor drain).
5.3.2. Pemasangan
a. Pemasangan keramik untuk pola, tipe dan ukurannya harus sesuai dengan
gambar kerja dan petunjuk Pengawas Lapangan..
b. Setelah dasar lantai siap, maka keramik yang akan dipasang diseleksi sesuai
dengan warna-warna yang sama. Apabila diperlukan pemotongan
dilaksanakan dengan rapi dengan memakai mesin pemotong dan
pinggirannya diasah dengan batu pengasah.
c. Sebelum pemasangan, keramik harus direndam air hingga tercapai kondisi
jenuh air untuk menghindari pengeringan adukan mortar/spesi yang terlalu
cepat.
d. Keramik dipasang dengan menggunakan adukan mortar 1 Pc : 4 Ps dalam
perbandingan volume. Pemasangan dengan jalur-jalur (joints) yang lurus dan
apabila terjadi ketidakteraturan jalur diisi dengan pasta semen. Sesudah cukup
kering keramik dicuci dengan lap basah sampai bersih, dan apabila ada
bagian-bagian yang lepas harus cepat diperbaiki.
e. Selama pemasangan dan sebelum kering yang cukup, lantai harus dihindari
dari injakan dan gangguan lain. Kotoran-kotoran dan lainnya yang menempel
pada permukaan lantai harus segera dibersihkan sebelum menjadi kering.
f. Pemasangan keramik lantai yang tidak lurus atau tidak rata atau cacat atau
tidak sesuai gambar kerja dapat dilakukan perintah pembongkaran oleh
Pengawas Lapangan, dan biaya yang timbul akibat pembongkaran tersebut
sepenuhnya menjadi tanggung Sub-Kontraktor.
5
RKS - RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT
REHABILITASI RUANG PRAKTIK KEJURUAN TINGKAT KERUSAKAN SEDANG
REHABILITASI RUANG PRAKTIK SISWA (RPS) BESERTA PERABOTNYA
SMKS SANTO ANTONIUS MERAUKE (C)
SYARAT-SYARAT TEKNIS PEKERJAAN
kualitas bahan yang dipakai, apakah dimensi yang ditunjukkan dalam gambar rencana
dan spesifikasi teknis memenuhi ketentuan struktur dan ketahanan.
2. Sub-Kontraktor harus mengukur setempat semua dimensi yang mempengaruhi
pekerjaannya. Ukuran lapangan yang berbeda dengan gambar kerja, harus di-
koreksi/diselesaikan bersama Pengawas Lapangan, untuk mendapatkan kepastian.
3. Sub-Kontraktor harus memperhitungkan kekuatan atas syarat-syarat teknis yang
ditentukan.
6.5. Pemasangan
1. Bahan-bahan yang diserahkan ke lapangan untuk dipasang harus sesuai dengan
contoh-contoh yang disetujui dan dalam keadaan terpelihara baik. Bahan-bahan ini
harus dijaga dan dilindungi sebaik-baiknya sewaktu penyimpanan, pemasangan sampai
diserahkan dengan baik.
2. Pemasangan harus dikerjakan oleh tenaga-tenaga terlatih/berpengalaman untuk
pekerjaan yang serupa dan dipimpin oleh tenaga ahli.
3. Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus dan harus distel tengah-tengah dengan
hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama.
4. Kaca diidentifisir dengan tanda-tanda peringatan menggunakan tape atau cara lain yang
tidak membekas pada kaca ketika dibersihkan.
5. Menjelang penyerahan pekerjaan, dilakukan pembersihan semua alat-alat pelindung,
tanda-tanda label dibersihkan dan kaca-kaca dicuci.
6. Pekerjaan yang selesai, harus bebas dari noda/cacat dan kerusakan, baik pada bahan
maupun cara pengerjaannya, water tight serta jaminan pemeliharaannya.
7. Kesalahan pemasangan yang berakibat tidak berfungsinya komponen pintu dan jendela,
tidak lurus dan tidak berfungsinya pintu dan jendela dengan baik, yang apabila menurut
Pengawas Lapangan atau Developer harus diperbaiki atau harus diganti, maka seluruh
biaya akibat kesalahan tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab Sub-Kontraktor.
6
RKS - RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT
REHABILITASI RUANG PRAKTIK KEJURUAN TINGKAT KERUSAKAN SEDANG
REHABILITASI RUANG PRAKTIK SISWA (RPS) BESERTA PERABOTNYA
SMKS SANTO ANTONIUS MERAUKE (C)
SYARAT-SYARAT TEKNIS PEKERJAAN
g. Hak angin kait dari dari bahan mild steel lapis perunggu dipasang 1 buah untuk
setiap daun.
Sebelum pemasangan Sub-Kontraktor harus memperlihatkan
material/bahan tersebut di atas terlebih dahulu untuk mendapatkan persetujuan
dari Pengawas Lapangan.
6.6.4. Pemasangan barang-barang dari besi
a. Sekrup-sekrup dalam pemasangannya harus cocok dengan barang besi yang
dipasang. Tidak diperbolehkan memukul sekrup pada barang-barang besi,
pengokohan sekrup harus dengan memutar. Sekrup yang rusak pada waktu
dipasang harus dicabut kembali dan diganti.
b. Semua kunci-kunci, pegangangan engsel dan lain-lain harus terpasang dengan
baik, dan tidak cacat. Semua bagian yang cacat, rusak harus segera diganti.
c. Semua pekerjaan kunci dan alat gantungan harus diminyaki sehingga bekerja
dengan baik.
6.6.5. Perlindungan terhadap barang-barang dari besi
Semua barang-barang dari besi harus disingkirkan dan dibungkus dengan plastik
atau tempat aslinya setelah dicoba. Pemasangannya dilakukan setelah bangunan
selesai dan dicat.
7
RKS - RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT
REHABILITASI RUANG PRAKTIK KEJURUAN TINGKAT KERUSAKAN SEDANG
REHABILITASI RUANG PRAKTIK SISWA (RPS) BESERTA PERABOTNYA
SMKS SANTO ANTONIUS MERAUKE (C)
SYARAT-SYARAT TEKNIS PEKERJAAN
8
RKS - RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT
REHABILITASI RUANG PRAKTIK KEJURUAN TINGKAT KERUSAKAN SEDANG
REHABILITASI RUANG PRAKTIK SISWA (RPS) BESERTA PERABOTNYA
SMKS SANTO ANTONIUS MERAUKE (C)
SYARAT-SYARAT TEKNIS PEKERJAAN
8.2.3. Ukuran
a. Semua ukuran didalam gambar adalah ukuran jadi (finish), yaitu ukuran kayu
setelah selesai dikerjakan dan terpasang. Kayu dasar diketam, dibor atau jika
tidak, dikerjakan dengan mesin menurut ukuran-ukuran dan bentuk yang tertera
dalam gambar.
b. Ukuran-ukuran nominal telah disebutkan untuk kayu yang sudah dikerjakan,
maka potongan pengurangan (kekurangan) sebanyak 3 mm diperbolehkan untuk
tiap permukaan yang sudah dikerjakan.
c. Jika terdapat perbedaan yang menyolok antara ukuran dilapangan dengan ukuran
dalam gambar kerja, hendaknya segera dilaporkan pada Pengawas Lapangan
untuk disetujui cara-cara pemecahannya.
8.3. Permukaan Luar
Semua permukaan kayu yang akan kelihatan permukaannya bila sudah jadi (finish),
harus dikerjakan dengan baik kecuali jika ada penentuan lain. Semua kayu untuk pekerjaan
kayu kasar dibiarkan bekas gergajiannya kecuali jika ditentukan untuk dihaluskan. Jika
terdapat mata kayu yang mulus (keras) pada salah satu permukaan kayu yang akan di cat,
dan mata kayu itu diameternya tidak lebih dari 4 cm dan tidak memenuhi lebih dari
setengah permukaan kayu tersebut, maka kayu tersebut dapat diterima.
9
RKS - RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT
REHABILITASI RUANG PRAKTIK KEJURUAN TINGKAT KERUSAKAN SEDANG
REHABILITASI RUANG PRAKTIK SISWA (RPS) BESERTA PERABOTNYA
SMKS SANTO ANTONIUS MERAUKE (C)
SYARAT-SYARAT TEKNIS PEKERJAAN
10
RKS - RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT
REHABILITASI RUANG PRAKTIK KEJURUAN TINGKAT KERUSAKAN SEDANG
REHABILITASI RUANG PRAKTIK SISWA (RPS) BESERTA PERABOTNYA
SMKS SANTO ANTONIUS MERAUKE (C)
SYARAT-SYARAT TEKNIS PEKERJAAN
10.2.3. Lesplank
Lesplank bagian depan terbuat dari Beton sesuai pada gambar kerja dan Lesplank
bagian belakang terbuat dari kayu Kelas I pemasangan sesuai dengan gambar kerja.
Lesplank dilapisi cat dengan warna finishing yang ditentukan oleh Pengawas
Lapangan dan Direksi.
Sub-Kontraktor harus memberikan contoh bahan/material atap selambat-lambatnya 30 hari
sebelum pemasangan untuk disetujui oleh Pengawas Lapangan.
10.3. Pedoman Pelaksanaan
1. Sebelum melaksankan pekerjaan Sub-Kontraktor diharuskan membuat shop drawing
yang menyajikan sistim konstruksi, penyambungan dan pembautan atap,
penyambungan nok, pemasangan lesplank, sesuai gambar kerja untuk disetujui oleh
Pengawas Lapangan.
2. Overlap pemasangan penutup atap minimal 100 cm sesuai engan gambar kerja.
3. Penyambungan penutup atap dilakukan sesuai dengan petunjukPengawas Lapangan.
11