Workshop:
PIVOT TABLE
Click to edit Master text styles
Module Overview
Team Penyusun (SME):
• Andi Rahayu Putri
• Alfin Socretes
Approved By Manager :
Department General
Section Manager
Manager Manager
Nelson Manik Mutohari Arianto Ariandi Lenny Woen
2
Table of Content
1 Basic Excel
2 Formula Lanjutan
3 Apa itu Pivot Table?
4 Workshop : Simple Dashboard
3
Basic Excel
Tutorial Logika, Formula Dasar, Conditional Formating dan
Data Validation
4
Pengertian TRUE dan FALSE
1. Fungsi TRUE, FALSE, AND, OR
TRUE dan FALSE adalah nilai kebenaran yang digunakan oleh fungsi logika dan pengujian menggunakan operator
aritmatika pada Microsoft Excel.
Fungsi ini dapat ditulis langsung pada sel dilembar kerja Microsoft Excel atau menggunakan fungsi TRUE() untuk
TRUE dan FALSE() untuk FALSE.
Fungsi menggunakan operator aritmatika untuk mengetahui kebenaran nilai.
Operator yang dapat digunakan:
Catatan:
Operator yang dicetak tebal adalah
operator yang harus digunakan saat
melakukan pengujian nilai sel
dengan fungsi TRUE dan FALSE.
5
Pengertian TRUE dan FALSE
1. Rumus Fungsi TRUE adalah keluaran untuk nilai
kebenaran “Benar” oleh fungsi logika dan operator Rumus pada cell C1 = A2<B2
aritmatika. Rumus pada cell C2 =A3>B3
2. Rumus Fungsi FALSE adalah keluaran untuk nilai
kebenaran “Salah” oleh fungsi logika dan operator
aritmatika.
3. Fungsi AND adalah salah satu fungsi logika untuk FUNGSI AND
melakukan pengujian majemuk pada Microsoft Excel LOGICAL 1 LOGICAL 2 RESULT
dengan output TRUE ketika semua nilai pengujian T T T
bernilai benar. Output FALSE akan dikeluarkan T F F
apabila terdapat pengujian yang bernilai salah. F T F
4. Fungsi OR adalah salah satu fungsi logika untuk F F F
melakukan pengujian majemuk pada Microsoft Excel
dengan output FALSE ketika semua nilai pengujian FUNGSI OR
bernilai salah. Output TRUE akan ditampilkan ketika LOGICAL 1 LOGICAL 2 RESULT
terdapat minimal satu pengujian bernilai benar. Sama T T T
halnya dengan rumus AND, fungsi OR juga T F T
menggunakan dasar dari teori matematika modern. F T T
F F F
6
Pengertian SUM IF dan SUM IFS
SUMIF dan SUMIFS adalah rumus excel yang Contoh SUMIF:
mempunyai fungsi sama dengan rumus SUM,
dengan penambah anargumen kriteria data untuk Kita akan menghitung total penjualan yang kurang dari Rp
melakukan perhitungan total data. 100.000.
Maka rumusnya =SUMIF(Range Total Penjualan,”<100000”)
Hasilnya Rp 249.000.
Jumlah
Hari Total Penjualan
Buku
Senin Rp 250,000 5 Contoh SUMIFS:
Kita akan menghitung total penjualan yang lebih dari Rp
Selasa Rp 155,000 3
100.000 dan jumlah buku lebih dari 2.
Rabu Rp 87,000 2 Maka rumusnya =SUMIFS(Range Total Penjualan, Range
Kamis Rp 64,000 1 Total Penjualan,”>100000”, Range Jumlah Buku, “>2”)
Jumat Rp 120,000 2 Hasilnya Rp 635.000.
Sabtu Rp 98,000 1
Minggu Rp 230,000 4
7
COUNT dan Macamnya
COUNT
Menghitung jumlah cell yang terisi data
angka
COUNTIFS
COUNTA
Menghitung jumlah cell yang terisi
Menghitung cell yang terisi angka data dengan pengujian kriteria
maupun text bertingkat
COUNTIF COUNTBLANK
Menghitung jumlah cell yang terisi data Menghitung jumlah cell yang tidak
dan memenuhi kriteria terisi data
8
Workshop 1
9
Conditional Formating
Conditional Formatting adalah fitur yang
digunakan untuk memberikan format khusus
pada sel yang memenuhi aturan tertentu pada
suatu range atau tabel Microsoft Excel.
Dengan menggunakan Conditional Formatting
pada Excel, memungkinkan pengguna lebih
cepat untuk melakukan analisis data dalam
jumlah besar. Karena data yang memenuhi
kriteria/aturan menjadi lebih mudah untuk
dilihat.
10
Conditional Formating
● Highlight Cell Rules, Untuk memberikan format
khusus berdasarkan aturan/rules yang ditentukan.
● Top/Bottom Rules, Untuk memberikan format
khusus kepada beberapa data yang mendekati
atau memenuhi aturan yang ditentukan.
● Data Bars, Untuk memberikan format bar yaitu
berupa visualisasi dalam bentuk batang pada sel.
Semakin panjang batang yang ditampilkan,
semakin data mendekati rules yang ditentukan.
● ColorScales, Untuk memberikan format sel berupa
fill warna sesuai pemenuhan aturan data.
● Icon Sets, Untuk memberikan format sel berupa
ikon tambahan pada sel berdasarkan pemenuhan
aturan data.
11
Conditional Formating
Highlight Cell Rules, merupaan conditional formatting
yang sering digunakan, pada dasarnya ini merupakan
perintah dengan logic tertentu.
Didalamnya terdapat beberapa pilihan, yaitu:
1. Greater Than –lebih dari
[Link] Than–kurang dari
[Link] –di antara
[Link] To–sama dengan
[Link] that Contains–teks mengandung
6.A Date Occurring –berdasarkan hari atau tanggal
[Link] Values–nilai duplikat
[Link] Rules–aturan lain
12
Data Validation
Data validation adalah fitur atau cara untuk
memastikan data yang dimasukan dalam cell/sel
sesuai dengan kriteria yang kita inginkan. Data
Validation digunakan untuk mengurangi
kesalahan input data dalam jumlah besar.
Data Validation bisa diakses melalu menu Data,
dalam kelompok Data Tools.
13
Data Validation
Terdapat beberapa pilihan aturan yang digunakan
sebagai data validation:
•Whole number,data angka bilangan bulat
•Decimal, data angka bilangan desimal.
•List, list teks atau angka tertentu.
•Date, berdasarkan rentang tanggal.
•Time, berdasarkan rentang jam tertentu.
•Text length, panjang digit atau karakter data.
•Custom, formula khusus dari sel atau definisi
langsung.
14
Data Validation
Kita dapat menambahkan kalimat pesan ketika cell yang memiliki aturan Data Validation aktif.
Kita juga dapat membuat pesan jika cell yang memiliki aturan Data Validation, diisikan data yang salah.
15
Data Validation
Contoh Input Message, jika sel aktif.
16
Data Validation
Contoh Error Message, jika salah memasukan data pada cell/sel.
17
Workshop 2
18
Formula Lanjutan
Vlookup, Hlookup, Fungsi IF, Membuat Tabel dan Grafik
19
VLOOKUP
VLOOKUP adalah rumus yang digunakan melihat
data secara vertical (data diurutkan secara
vertikal), dengan mengambil nilai dari suatu
table_array dimana data range referensi terletak
pada kolom pertama.
VLOOKUP(lookup_value,table_array,col_index_nu
m,[range_lookup])
Dari data disamping, untuk memunculkan data
Nama menggunakan rumus berikut:
VLOOKUP(A22,$A$2:$E$18,2,FALSE)
Dan untuk memunculkan data tag number, hanya
perlu mengganti nomor urutan kolom.
VLOOKUP(A22,$A$2:$E$18,5,FALSE)
20
HLOOKUP
HLOOKUP adalah rumus yang digunakan melihat
data secara horizontal (data diurutkan secara
horizontal), dengan mengambil nilai dari suatu
table_array dimana data range referensi terletak
pada baris pertama.
Dari data disamping, untuk memunculkan data
Nama menggunakan rumus berikut:
=HLOOKUP(H11,$I$2:$X$7,2,FALSE)
Dan untuk memunculkan data Abnormality,
hanya perlu mengganti nomor urutan kolom.
=HLOOKUP(H11,$I$2:$X$7,6,FALSE)
21
FUNGSI IF
Rumus Excel IF adalah fungsi (function) yang digunakan untuk menampilkan suatu nilai (output) berupa TRUE atau
FALSE dengan melakukan uji pemenuhan kondisi-kondisi yang ada terhadap sel atau range tertentu.
Output TRUE apabila data memenuhi kondisi yang ada, sedangkan Output FALSE apabila data tidak memenuhi
kondisi yang ada.
Rumus Excel IF merupakan salah satu penerapan dari Computing Intelligence menggunakan operasi logika
matematika.
Sebelum mempelajari rumus Excel IF bertingkat, perlu diketahui sistematika dasar formula IF.
22
Workshop 3
23
Membuat Tabel & Grafik
Tabel pada Excel adalah susunan data yang
disajikan dalam kotak yang secara umum
berupa baris dan kolom untuk mempermudah
visualisasi data.
Kita dapat membuat tabel di Excel
menggunakan perintah Table pada menu
ribbon Insert.
Jika kita sudah membuat table maka Table
Tools muncul. Table Tools adalah fitur untuk
membuat tabel pada Microsoft Excel yang
akan ditampilkan pada ribbon Design. Dengan
fitur ini pengguna dapat melakukan
kustomisasi table maupun pivot lebih mudah.
24
Membuat Tabel & Grafik
Grup perintah Charts adalah kumpulan tombol
perintah yang digunakan untuk membuat
grafik di Excel. Perintah ini menyediakan
banyak jenis grafik yang dapat dibuat untuk
merepresentasikan data secara visual.
25
Workshop 4
26
Pivot Table
27
Apa Itu Pivot Table
Pivot Table adalah fitur Microsoft Excel yang paling powerful memungkinkan pengguna mengambil informasi
dengan cepat dari kumpulan data dalam jumlah besar. PivotTable adalah alat yang hebat untuk menghitung,
meringkas, dan menganalisis data yang memungkinkan Anda melihat perbandingan, pola, dan tren dalam data Anda.
PivotTable berfungsi sedikit berbeda tergantung pada platform yang digunakan untuk menjalankan Excel.
Dengan menggunakan Pivot Table, pengguna dapat menghemat waktu secara signifikan.
Tombol perintah Pivot Table terletak pada ribbon Insert tepatnya pada grup perintah Tables. Selain itu terdapat juga
perintah Recommended Pivot Table sebagai rekomendasi untuk memilih tabel pivot.
28
Cara membuat Pivot Table
Untuk membuat tabel pivot anda cukup menyorot satu sel yang termuat pada tabel atau range yang akan digunakan
sebagai Pivot Table. Microsoft Excel dapat melakukan analisis secara otomatis terhadap sel yang disorot untuk
menentukan tabel yang memuat sel tersebut.
Contohnya :
Kita perlu memonitoring
sudah seberapa banyak
abnormality dari masing-
masing jenisnya dalam shift
terterntu.
29
Cara membuat Pivot Table
1. Klik salah satu cell pada tabel data yang kita punya
2. Klik insert > Pivot Table
Pada pilihan Choose the data that you want to analyze
● Select a table or range Data akan terpilih otomatis
berdasarkan cell akif
● Anda juga bisa memilih tabel secara manual dengan
meng klik opsi pada kolom tabel/range
● Use External data source Anda memungkinkan
menggunakan data dari sumber lain, dan ada settingan
lanjutan
Pada pilihan Choose where you want the PivotTable report
to be raplace
● New Worksheet Jika ini dipilih, maka pivot table akan
berada pada sheet berbeda secara otomatis
● Existing Worksheet Jika memilih ini, anda akan
diminta mengklik satu cell dalam sheet tersebut untuk
menempatkan pivot table
30
Cara membuat Pivot Table
3. Kemudian kita klik OK, dan masuk ke pengaturan berikutnya
4. Tahap ini kita akan drag and drop kolom-kolom pada tabel
agar excel melakukan analisis sesuai yang kita inginkan
● Filters Area digunakan untuk menampilkan Pivot Table
untuk data tertentu. Anda dapat melakukan filter lebih
dari satui tem dengan mencentang Select Multiple Items.
● Column Area digunakan untuk menambah/mengurangi
dan mengurutkan kolom pada Pivot Table.
● Rows Area digunakan untuk menambah/mengurangidan
mengurutkan baris pada Pivot Table.
● Values Area digunakan untuk melakukan eksekusi
tertentu terhadap kategori data, misalnya COUNT (data
teks) dan SUM/TOTAL (data numerik).
31
Cara membuat Pivot Table
Hasil Pivot Table
● Refresh data, jika data ditambahkan ke dalam range
pivot data.
Range data yang digunakan sebagai pivot table, bisa kita
Untuk merefresh data, kita harus mengaktifkan cell tempat
ubah. Baik kita tambahkan data atau kita kurangi data.
pivot table tersebut ditempatkan, kemudian masuk ke menu
Update data ini tidak otomatis akan muncul di pivot table
analyze dan klik menu refresh.
kita harus melakukan refresh data atau mengganti source
data.
● Change data source, untuk mengubah range pivot data
Untuk mengganti data, kita harus mengaktifkan cell tempat
pivot table tersebut ditempatkan, kemudian masuk ke menu
analyze dan klik menu Change data source
32
Workshop 5
33
Simple Dashboard
34
Point Penting Saat Ingin Memuat Dashboard
DATA
Pahami data apa saja yang kita
punya
TARGET
Pamahi siapa saja orang yang
akan melihatnya dan apa yang
mereka harapkan
BUAT
Setelah memahami data dan
target, barulah kita membuat
dashboard
35
Workshop 6
36
THANK YOU
37