0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan6 halaman

Rencana Perawatan Diabetes Mellitus

Dokumen ini memberikan panduan klinis untuk perawatan pasien diabetes melitus tanpa komplikasi di RSUD Sele Be Solu Kota Sorong. Terdapat 8 tahapan utama perawatan yang meliputi asesmen awal, pemeriksaan laboratorium dan imaging, konsultasi spesialis, asesmen lanjutan, diagnosis, perencanaan discharge, edukasi terintegrasi, dan manajemen nyeri serta komplikasi. Dokumen ini bertujuan untuk memastikan pasien mendapatkan peraw

Diunggah oleh

Lely Dasari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan6 halaman

Rencana Perawatan Diabetes Mellitus

Dokumen ini memberikan panduan klinis untuk perawatan pasien diabetes melitus tanpa komplikasi di RSUD Sele Be Solu Kota Sorong. Terdapat 8 tahapan utama perawatan yang meliputi asesmen awal, pemeriksaan laboratorium dan imaging, konsultasi spesialis, asesmen lanjutan, diagnosis, perencanaan discharge, edukasi terintegrasi, dan manajemen nyeri serta komplikasi. Dokumen ini bertujuan untuk memastikan pasien mendapatkan peraw

Diunggah oleh

Lely Dasari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Diabetes Mellitus Tanpa Komplikasi

RSUD Sele Be Solu Kota Sorong


Jl. Sele Be Solu II
KM 12, Klawalu,
Kota Sorong, Papua No. Dokumen No. Revisi Halaman
Barat
1/5
Disusun oleh Diperiksa oleh
SMF PENYAKIT KABID. YANMED
DALAM
Tanggal Terbit Ditetapkan oleh
Clinical Direktur RSUD Sele Be Solu,
Pathway
[Link] J Kambuaya, MARS
NIP: 19800709 2006 05 2 002
Nama Pasien :……………………… BB…………….kg Lama Rawat : ....... hari
Jenis Kelamin :……………………… TB…………….cm
Umur :……………………… Tgl Masuk : ............. Jam :........
Diagnosis :……………………… Tgl Keluar : .............. Jam :..........
Penyakit Utama :.................................. Kode ICD: : LOS
:.................................. Ruang Rawat/ Kelas :
Penyakit Penyerta :.................................. Kode ICD: Tarif Ina CBG's:
Komplikasi :.................................. Kode ICD: Tarif RS:
Tindakan :.................................. Kode ICD:
Rujukan : Ya/ Tidak

Riwayat alergi obat : Ya/ Tidak


HARI PENYAKIT
1 2 3 4 5 6 7
KEGIATAN URAIAN KEGIATAN KETERANGAN
HARI RAWAT
1 2 3 4 5 6 7
1. ASESMEN AWAL
a. ASESMEN AWAL Dokter IGD Pasien masuk via IGD
MEDIS Dokter Spesialis Pasien masuk via RJ

Perawat Primer:
Alasan utama masuk rumah sakit,
riwayat penyakit, status psikologis,
mental, sosial, ekonomi dan budaya
pemeriksaan fisik, tingkat kesadaran, Dilanjutkan dengan asesmen
b. ASESMEN AWAL
tanda-tanda vital, riwayat alergi, bio-psiko-sosial, spiritual
KEPERAWATAN
skrining gizi, nyeri, status fungsional: dan budaya
bartel index, risiko jatuh, risiko
decubitus, kebutuhan edukasi dan
Discharge Planning

Darah Rutin
2. LABORATORIUM Gula darah puasa
Gula darah 2 jam PP
Ureum, Creatinin, SGOT, SGPT
HbA1C
Profil lipid
Urinalisa
Rapid Antigen atau PCR C-19*
3. RADIOLOGI/
Rontgen thorax
IMAGING
EKG
Spesialis Saraf
4. KONSULTASI
Spesialis Jantung Sesuai indikasi
Spesialis Mata
Diabetes Mellitus
RSUD Sele Be Solu Kota Sorong
Jl. Sele Be Solu II
KM 12, Klawalu,
Kota Sorong, Papua No. Dokumen No. Revisi Halaman
Barat
2/5
Disusun oleh Diperiksa oleh
SMF PENYAKIT KABID. YANMED
DALAM
Tanggal Terbit Ditetapkan
Clinical Direktur RSUD Sele Be Solu,
Pathway
[Link] J Kambuaya, MARS
NIP: 19800709 2006 05 2 002
5. ASESMEN LANJUTAN

Dokter DPJP Visite harian/ Follow up


a. ASESMEN MEDIS
Dokter non DPJP/dr. Jaga Ruangan Atas Indikasi/ Emergency
b. ASESMEN TTV dan Status nutrisi, penurunan
Dilakukan dalam 3 Shift
KEPERAWATAN kesadaran, hipoglikemia,
hiperglikemia, nyeri dada
Skrining gizi dan mengkaji data
antropometri, biokimia, fisik/
klinis, Riwayat makan termasuk
alergi makanan serta riwayat
personal. Asesmen dalam waktu
c. ASESMEN GIZI Tenaga Gizi (Nutrisionis/Dietisien) 48 jam.

Telaah Resep Dilanjutkan dengan


[Link] intervensi farmasi yang
FARMASI
Rekonsiliasi Obat sesuai hasil Telaah dan
Rekonsiliasi obat
Monitor Interaksi Obat
6. DIAGNOSIS
a. Diagnosis Medis
Diabetes Mellitus

b. Assessment Keperawatan Ketidakstabilan gula darah


berhubungan dengan peningkatan kadar
insulin
Infeksi berhubungan dengan pengingkatan
leukosit
Gangguan rasa nyaman
Prediksi seoptimal mungkin asupan Sesuai dengan data asesmen,
c. Diagnosis Gizi energi berkaitan penyakit DM kemungkinan saja ada
ditandai dengan asupan energi lebih diagnosis lain atau diagnosis
rendah dari kebutuhan berubah selama perawatan.
Gula Darah terkontrol (target Gula Darah
Puasa < 130 mg/dL atau Gula darah Program pendidikan pasien
7. DISCHARGE sewaktu < 200 mg/dL) dan keluarga
PLANNING Keluhan terkait hiperglikemia atau
hipoglikemia berkurang
8. EDUKASI TERINTEGRASI
Penjelasan Diagnosis Oleh semua pemberi
asuhan berdasarkan
a. EDUKASI/ Rencana terapi kebutuhan dan juga
INFORMASI MEDIS berdasarkan Discharge
Informed Consent Planning.
b. EDUKASI & Kemampuan melakukan ADL Edukasi gizi dilakukan saat
KONSELING GIZI awal masuk dan atau pada
Konseling nutrisi/pola makan hari ke 4 atau hari ke 5
selama perawatan

Manajemen nyeri Pengisian formulir informasi


c. EDUKASI
dan edukasi terintegrasi oleh
KEPERAWATAN Pola istirahat
pasien dan atau keluarga
Pola hidup sehat
Support system terhadap krisis situasi
hand hygiene
Pencegahan terjadinya ulkus diabetes
Diabetes Mellitus
RSUD Sele Be Solu Kota Sorong
Jl. Sele Be Solu II
KM 12, Klawalu,
Kota Sorong, Papua No. Dokumen No. Revisi Halaman
Barat
3/5
Disusun oleh Diperiksa oleh
SMF PENYAKIT KABID. YANMED
DALAM
Tanggal Terbit Ditetapkan oleh
Clinical Direktur RSUD Sele Be Solu,
Pathway
[Link] J Kambuaya, MARS
NIP: 19800709 2006 05 2 002
Informasi Obat Meningkatkan kepatuhan
[Link] FARMASI pasien meminum/
Konseling Obat menggunakan obat

PENGISIAN FOR-
Lembar Edukasi Terintegrasi Dengan tanda tangan
MULIR INFORMASI
Keluarga/Pasien
DAN EDUKASI
TERINTEGRASI

9. TERAPI MEDIKA MENTOSA


Insulin long acting / short acting /
a. INJEKSI premixed insulin sesuai dosis
Cairan NaCl 0,9% / RL/ Asering
b. CAIRAN INFUS
Metformin
c. OBAT ORAL
Glimepirid
Glikuidone
Acarbose
Simtomatik bila diperlukan seperti anti
nyeri apabila diperlukan
[Link]/INTERVENSI (TLI)
Echocardiografi
a. TLI MEDIS
Funduskopi
Identifikasi penyebab hiperglikemia
Monitor tanda gejala hiperglikemia
b. TLI Anjuran patuh terhadap diet rendah gula Mengacu pada NIC
KEPERAWATAN Monitor bila ada tanda gejala
infeksi lokal dan sistemik
Monitor tanda-tanda vital
Kolaborasi pemberian insulin
Diet biasa secara bertahap Bentuk makanan,
kebutuhan zat gizi
c. TLI GIZI Diet rendah gula selama pemulihan disesuaikan dengan usia
dan kondisi klinis, secara
bertahap
Sesuai dengan hasil
d. TLI FARMASI Rekomendasi kepada DPJP
monitoring
11. MONITORING & EVALUASI (Monitor Perkembangan Pasien)
Asesmen Ulang & Review Verifikasi Monitor perkembangan
a. DOKTER DPJP
Rencana Asuhan pasien

Monitoring tanda-tanda vital pasien


Monitoring status hidrasi pasien
meliputi balance cairan, terapi
intravena dan tanda-tanda dehidrasi
Monitoring tindakan pencegahan infeksi
b. KEPERAWATAN yang harus dilakukan oleh pasien dan Mengacu pada NOC
keluarga selama perawatan
Monitoring pemberian obat tambahan
Monitoring status nutrisi pasien dan
nilai balance intake dan outtake
Diet yang diberikan tepat dan tidak
ada gejala kontipasi atau diare
Assessment ulang risiko jatuh
Diabetes Mellitus
RSUD Sele Be Solu Kota Sorong
Jl. Sele Be Solu II
KM 12, Klawalu,
Kota Sorong, Papua No. Dokumen No. Revisi Halaman
Barat
4/5
Disusun oleh Diperiksa oleh
SMF PENYAKIT KABID. YANMED
DALAM
Tanggal Terbit Ditetapkan oleh
Clinical Direktur RSUD Sele Be Solu,
Pathway
[Link] J Kambuaya, MARS
NIP: 19800709 2006 05 2 002
Monitoring tanda-tanda kurang nutrisi
Kolaborasi pemberian insulin
Monitoring asupan makan Sesuai dengan masalah gizi
dan tanda gejala yang akan
Monitoring Antropometri dilihat kemajuannya.
c. GIZI
Monev pada hari ke 4atau ke
Monitoring Biokimia
5 kecuali asupan makanan

Monitoring Fisik/klinis terkait gizi Mengacu pada IDNT


(Internasional Dietetic &
Nutrition Terminology)
Monitoring Interaksi Obat Menyusun Software
interaksi
Monitoring Efek Samping Obat
d. FARMASI
Dilanjutkan dengan
Pemantauan Terapi Obat intervensi farmasi yang
sesuai
12. MOBILISASI/ REHABILITASI

a. MEDIS
Mobilisasi bertahap dari miring kiri
dan kanan, duduk bersandar di tempat Tahapan mobilisasi sesuai
b. KEPERAWATAN
tidur,duduk berjuntai, berdiri kondisi pasien
dan berjalan
c. FISIOTERAPI

13. OUTCOME/HASIL

Gula darah sewaktu < 200 mg/dL

a. MEDIS Keluhan terkait hiperglikemia atau


hipoglikemia berkurang
Vital sign normal
Mengacu pada NOC
Gula darah terkontrol

b. KEPERAWATAN Peningkatan pemahaman dan partisipasi Dilakukan dalam 3 shift


dalam perubahan gaya hidup
Peningkatan aktivitas secara bertahap
Diabetes Mellitus
RSUD Sele Be Solu Kota Sorong
Jl. Sele Be Solu II
KM 12, Klawalu,
Kota Sorong, Papua No. Dokumen No. Revisi Halaman
Barat
5/5
Disusun oleh Diperiksa oleh
SMF PENYAKIT KABID. YANMED
DALAM
Tanggal Terbit Ditetapkan oleh
Clinical Direktur RSUD Sele Be Solu,
Pathway
[Link] J Kambuaya, MARS
NIP: 19800709 2006 05 2 002
Asupan makan > 80% Status Gizi berdasarkan
c. GIZI antropometri, biokimia,
Optimalisasi status gizi
fisik/klinis
Terapi obat sesuai indikasi Meningkatkan kualitas
d. FARMASI
Obat rasional hidup pasien

Umum: Hemodinamik stabil


14. KRITERIA Status pasien/tanda vital
PULANG Gula darah sewaktu < 200 mg/dL sesuai dengan PPK
atau Gula darah puasa < 130
mg/dL
Keluhan terkait hiperglikemia
berkurang
15. RENCANA Resume Medis dan Keperawatan Pasien membawa Resume
PULANG/ Perawatan/ Surat Rujukan/
EDUKASI Penjelasan diberikan sesuai dengan Surat Kontrol/Homecare
PELAYANAN keadaan umum pasien saat
LANJUTAN Surat pengantar control pulang.

Ketua SMF Penyakit Dalam

dr. Deivie Carolina Lasut, [Link]

Keterangan
Yang harus dilakukan
Atas indikasi
√ Bila sudah dilakukan

Anda mungkin juga menyukai