0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
58 tayangan5 halaman

Refleks Perkembangan Bayi 0-24 Bulan

Dokumen tersebut membahas beberapa refleks yang muncul pada bayi, mulai dari refleks tingkat midbrain seperti neck righting dan body righting hingga refleks tingkat kortikal seperti refleks keseimbangan. Juga dibahas beberapa refleks otomatis seperti refleks Moro dan refleks Landau. Secara keseluruhan dokumen memberikan informasi mengenai berbagai refleks yang muncul pada perkembangan bayi beserta cara pemeriksaannya.

Diunggah oleh

ammellya putri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
58 tayangan5 halaman

Refleks Perkembangan Bayi 0-24 Bulan

Dokumen tersebut membahas beberapa refleks yang muncul pada bayi, mulai dari refleks tingkat midbrain seperti neck righting dan body righting hingga refleks tingkat kortikal seperti refleks keseimbangan. Juga dibahas beberapa refleks otomatis seperti refleks Moro dan refleks Landau. Secara keseluruhan dokumen memberikan informasi mengenai berbagai refleks yang muncul pada perkembangan bayi beserta cara pemeriksaannya.

Diunggah oleh

ammellya putri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

REFLEKS LEVEL MIDBRAIN

1. Neck righting (0-6 bulan)


Yaitu reflex yang alamiah muncul setelah reflex ATNR menghilang. Reflex ini timbul
karena rotasi pasif atau aktif dari kepala ke satu sisi yang kemudian akan diikuti oleh
rotasi shoulders, trunk, dan pelvis ke arah yang sama. Pada neck righting yang
sebenarnya, akan ada jeda antara rotasi kepala yang diikuti oleh shoulder.

 Cara pemeriksaan
Pasien terlentang, Kepala mid-posisi, Kedua lengan dan kedua tungkai ekstensi.
Rotasi kepala ke salah satu sisi secara aktif atau pasif

 Interpretasi hasil
 (-) apabila badan tidak berputar, (+) apabila badan berputar keseluruhan
mengikuti arah kepala.
 Reaksi positif adalah normal pada usia 6 bulan. Reaksi positif setelah usia 6 bulan
merupakan suatu indikasi keterlambatan refleksif kematangan reaksi negatif di
atas usia satu tahun adalah suatu indikasi dari keterlambatan refleksif
kematangan. Juga akan hilang atau berkurang pada bayi dengan spastisitas

2. Body righting (6 bulan)


Mirip dengan neck righting reflex, tapi perbedaannya, tubuh berputar mengikuti kepala
secara segmental/perbagian, tidak bersamaan pertama kepala berputar lalu satu persatu
diikuti shoulder, trunk dan pelvis serta anggota gerak bawah.

 Cara pemeriksaan
Pasien terlentang, Kepala mid-posisi, Kedua lengan dan kedua tungkai ekstensi.
Rotasikan kepala ke salah satu sisi kanan/kiri

 Interpretasi hasil
 (-) apabila badan berputar mengikuti (neck righting), dan tidak terdiri atas
beberapa bagian, (+) Rotasi beberapa bagian dari trunk diantara kedua bahu dan
pinggul diikuti kepala, kemudian kedua bahu, yang berakhir pada kedua pinggul
 Reaksi positif muncul sekitar usia 6 bulan. Reaksi negatif setelah usia 6 bulan
merupakan suatu indikasi keterlambatan refleksif kematangan

3. Amphibian Reflex (4-6 bulan)


Refleks Amfibi mulai berkembang hanya ketika sejumlah integrasi ATNR telah terjadi
dan gerakan lengan dan kaki tidak lagi bergantung pada posisi kepala. Sebelum anak
belajar merangkak, refleks amfibi harus dikembangkan. Refleks ini membantu anak
untuk menekuk kaki dan berdiri dengan tangan dan lutut. Perkembangan refleks Amfibi
membantu mengintegrasikan Refleks Galant Spinal. Jika refleks ini gagal berkembang,
ini mungkin menandakan bahwa refleks Spinal Galant, dan mungkin ATNR, belum
terintegrasi.

 Cara pemeriksaan
Posisikan anak tengkurap lalu angkat satu sisi pelvic

 Interpretasi hasil
(+) tungkai dan lengan akan menekuk (seperti merangkak), (-) tungkai dan lengan
tidak menekuk

REFLEKS LEVEL CORTICAL


4. Reflex equilibrium (6 bulan)
Merupakan sebuah reaksi alamiah yang harus muncul pada setiap individu untuk
menyesuaikan posisi kepala dan tubuhnya dalam berbagai kondisi.

 Cara pemeriksaan
Pasien terlentang di atas papan miring atau rocking board. Kedua lengan dan kedua
tungkai ekstensi. Miringkan papan ke salah satu sisi (ke kanan dan kiri)
 Interpretasi hasil
(-) Kepala dan thoraks tidak ke arah kanan dengan sendirinya, tidak ada
keseimbangan atau reaksi perlindungan. (hal ini sebagai reaksi positif pada beberapa
bagian badan tetapi tidak yang lainnya), (+) Kepala dan thoraks ke arah kanan,
abduksi dan ekstensi lengan dan tungkai atau diangkat ke arah samping (reaksi
keseimbangan), reaksi perlindungan pada bagian bawah samping papan. (Tubuh akan
mempertahankan posisinya agar tidakjatuh)

REFLEKS OTOMATIS

5. Reflex moro (0-6 bulan)


Refleks ini timbul ketika si kecil terkejut, umumnya karena ia merasa akan jatuh atau
karena ada suara yang sangat keras. Reaksi yang timbul setelah terkejut adalah membuka
kedua lengan dan tungkainya dan kepala bergerak ke belakang. Terkadang tangannya
menggapai benda-benda yang ada di dekatnya. Biasanya akan menangis terlebih dahulu
saat dikejutkan. Refleks ini mulai menghilang antara usia 3-6 bulan.

 Cara pemeriksaan
Mengejutkan bayi, rangsangan mendadak dan mengejutkan

 Interpretasi hasil
(+) tungkai dan tangan akan membuka kemudian diikuti gerakan menekuk dan
menangis

6. Reflex landau (6 – 24 bulan)


Landau reflex (land-ow) adalah reflex yang terlihat pada bayi normal jika bayi dipegang
horizontal dengan wajahnya ke bawah, ia akan meluruskan kedua kaki dan punggungnya
dan mencoba untuk mengangkat kepalanya.

 Cara pemeriksaan
Pegang pasien pada bagian depan untuk menyanggan thorax. Posisi tengkurap.
Angkat kepala secara aktif atau pasif

 Interpretasi hasil
(+) head,neck,thorax dan hip ekstensi

7. Reflex parachute
Merupakan reflex protektif alamiah yang dimiliki bayi untuk melindungi kepalanya
ketika akan terjatuh. Bentuknya adalah lengan bayi akan memanjang jika dia akan jatuh
ke depan, sehingga dapat melindungi saat dia sedang belajar berjalan. Muncul usia 4-9
bulam dan menetap. Muncul karena adanya rangsangan visual dan saraf keseimbangan
pada telinga.

 Cara pemeriksaan
 (downward) bayi ditelungkup sambil diangkat, dibuat seolah-olah akan jatuh.
 (forward) telungkup dalam gendongan dan di arahkan ke depan, seolah-olah akan
jatuh
 (sideward) bayi duduk dan perlahan di dorong ke satu sisi
 (backward) seperti side ward, tapi di dorong ke belakang
 Perhatikan bagaimana reaksi dari kedua lengannya.

 Interpretasi hasil
Untuk bayi yang normal dengan berbagai kondisi yang diberikan, kedua lengan akan
berusaha menyeimbangkan badannya agar tidak terjatuh. Hal ini akan menetap sebagi
bentuk mekanisme pertahanan diri seseorang.
 Downward mulai umur 4 bulan
 Sideward mulai umur 6 bulan
 Forward mulai umur 7 bulan
 Backward sitting mulai umur 9 bulan

Anda mungkin juga menyukai