0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
53 tayangan4 halaman

Manajemen Risiko Puskesmas Sukaraja

Manajemen risiko di Puskesmas Rawat Inap Sukaraja bertujuan untuk meminimalisir risiko dan meningkatkan pelayanan kesehatan. Tim keselamatan pasien membagikan formulir register risiko ke setiap unit untuk mengidentifikasi risiko dan menilai tingkat keparahannya. Risiko dievaluasi dan ditindaklanjuti jika diperlukan.

Diunggah oleh

octiaraestya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
53 tayangan4 halaman

Manajemen Risiko Puskesmas Sukaraja

Manajemen risiko di Puskesmas Rawat Inap Sukaraja bertujuan untuk meminimalisir risiko dan meningkatkan pelayanan kesehatan. Tim keselamatan pasien membagikan formulir register risiko ke setiap unit untuk mengidentifikasi risiko dan menilai tingkat keparahannya. Risiko dievaluasi dan ditindaklanjuti jika diperlukan.

Diunggah oleh

octiaraestya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MANAJEMEN RISIKO

No. Dokumen: 440/ /


[Link]/[Link] /2019
SOP No. Revisi: 0
Tanggal Terbit: 8 Juli
2019
Halaman:1/3
Kepala Puskesmas

UPT Puskesmas Rawat


Inap Sukaraja [Link] Effensyah
NIP : 19831027 201101 1 002
A. Pengertian Manajemen risiko adalah suatu proses megenal, mengevaluasi, mengendalikan
dan meminimalkan risiko dalam suatu organisasi secara menyeluruh
B. Tujuan 1. Untuk meminimalisir resiko.
2. Agar terjadi perbaikan pelayanan kesehatan
C. Kebijakan SK Kepala UPT Puskesmas Rawat Inap Sukaraja Nomor 440/ /PKM-
SKJ/SK/I/2019 Tentang Pedoman Keselamatan Pasien dan Manajemen
Risiko Puskesmas Rawat Inap Sukaraja
D. Referensi 1. Permenkes no.11 tahun 2017.
2. Pedoman Keselamatan Pasien dan Manajemen Risiko Fakultas Kesehatan
Tingkat Pertama (FKTP) Direktorat Mutu dan Akreditasi Pelayanan
Kesehatan Subdit Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan Primer tahun
2017
E. Langkah-langkah 1. Menetapkan lingkup manajemen risiko meliputi UKP, UKM, dan
admen
2. Tim keselamatan pasien membagikan formulir kosong register risiko
agar dapat diisi oleh masing-masing unit UKP, UKM dan admen
3. Setiap unit yang telah dibagikan formulir register risiko mengenali
risiko-risiko apa saja yang mungkin terjadi dalam pelayanan pasien.
4. Menuliskan daftar risiko-risiko yang mungkin terjadi pada register
risiko
5. Melakukan kajian tingkat keparahan (severity assesment) risiko dengan
memperhatikan dua variabel yaitu dampak risiko (severity) dan
kemugkinan terjadinya (probability)
Untuk menentukan dampak risiko digunakan tabel di bawah ini:
Tingkat Dampak Penjelasan
Risiko
1 Minimal Tidak ada cedera
2 Minor Cedera ringan, missal luka lecet, dapat diatasi
misalnya dengan P3K
3 Moderat Cedera sedang, misalnya luka robek,
berkurangnya fungsi motorik, sensorik,
psikologis atau intelektual yang bersifat
reversible, tidak berhubungan dengan
penyakit, atau memperpanjang hari perawatan

4 Mayor Cedera luas/berat, missal: cacat, lumpuh,


kehlangan fungsi motoric, sensorik, psikologi
atau intelektual yang bersifat irreversible,
tidak berhubungan dengan penyakit
5 Ekstrem Kematian yang tidak berhubungan dengan
(katastropik) perjalanan penyakit
Untuk menentukan tingkat kemungkinan terjadinya, digunakan tabel di
bawah ini:
Tingkat
kemungkina Probabilitas Deskripsi
n terjadi
1 Sangat Sama atau lebih dari lima tahun
jarang terjadi sekali
2 Jarang terjadi Sama atau lebih dari 2 tahun
tetapi kurang dari lima tahun sekali

3 Mungkin Sama atau lebih dari satu tahun


terjadi tetapi kurang dari dua tahun
sekali
4 Sering terjadi Beberapa kali setahun
5 Sangat Sangat sering terjadihampir tiap
sering terjadi minggu atau tiap bulan terjadi

6.

tingkat keparahan risiko ditetapkan dengan matriks sebagai berikut:


DAMPAK
1 2 3 4 5
P 5
R 4
O 3
B 2
A 1
B
I
L
I
T
A
S

6. Dari setiap unit UKP, UKM dan admen mengumpulkan kembali register
risiko ke tim keselamatan pasien
7. Tim keselamatan pasien mengevaluasi risiko apakah memerlukan tindak
lanjut atau tidak
8. Jika perlu tindak lanjut maka harus disusun rencana tindak lanjut
terhadap risiko tersebut.
F. Diagram Alir (Jika
Dibutuhkan) Menetapkan lingkup Tim keselamatan pasien
membagikan formulir kosong
manajemen risiko
register risiko ke setiap unit

Melakukan kajian tingkat


keparahan (severity Setiap unit menulis daftar
assesment) risiko-risiko yang mungkin
terjadi pada register risiko

Tim keselamatan pasien


Setiap unit mengevaluasi risiko apakah
mengumpulkan kembali memerlukan tindak lanjut atau
register risiko ke tim tidak
keselamatan pasein

Disusun rencana
tindak lanjut

G. Hal- hal yang perlu


diperhatikan
H. Unit Terkait Tim Keselamatan Pasien
Semua unit di Puskesmas Rawat Inap Sukaraja

I. Dokumen Terkait 1. Register risiko


2. Tabel dampak risiko (severity)
3. Tabel kemugkinan terjadi (probability)
4. Tabel severity assesment
J. Rekam Historis Tanggal Mulai
No Yang Diubah Isi Perubahan
Diberlakukan

Anda mungkin juga menyukai