PEMERINTAH DAERAH PROPINSI LAMPUNG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI LAMPUNG
SMA NEGERI 1 PUBIAN LAMPUNG TENGAH
Alamat : Jln. Desa Sangun Ratu Kecamatan Pubian Kabupaten Lampung Tengah
Kode POS : 34176 NPSN : 69762800, Email : sman.pubian1@[Link]
KEPUTUSAN
KEPALA SMA NEGERI 1 PUBIAN
NOMOR : 420/222/04/C.19/D.1/2021
TENTANG
PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) UJIAN SEKOLAH
SMA NEGERI 1 PUBIAN
TAHUN PELAJARAN 2020/2021
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
Menimbang : Bahwa sesuai dengan pasal 6 (2) Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 57 Tahun 2015 tentang
Penilaian Hasil Belajar oleh Pemerintah melalui Ujian Nasional dan Penilaian Hasil Belajar oleh Satuan
Pendidikan melalui Ujian Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaraan pada SMP/MTS atau yang sederajat dan
SMA/MA/SMK atau yang sederajat, dalam rangka penyelenggaraan Ujian Sekolah tahun pelajaran 2020/2021
perlu ditetapkan Prosedur Operasional Standar (POS) Ujian Sekolah pada Sekolah Menengah Atas Negeri 2
Tarakan Tahun Pelajaran 2020/2021.
Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan sebagaimana diubah
dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 kemudian diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor
13 Tahun 2015.
3. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 53 Tahun 2015 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh
Pendidik dan Satuan Pendidikan pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Peraturan Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan No. 20 tahun 2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan.
4. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 21 tahun 2016 tentang Standar Isi.
5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 23 tahun 2016 tentang Standar Penilaian.
6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 57 Tahun 2015 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh
Pemerintah melalui Ujian Nasional dan Penilaian Hasil Belajar oleh Satuan Pendidikan melalui Ujian
Sekolah/ Madrasah/Pendidikan Kesetaraan Pada SMP/MTs atau yang Sederajat dan SMA/MA/SMK atau
yang Sederajat.
7. Permendikbud No 20 Tahun 2016 tentang SKL
8. Permendikbud No 23 Tahun 2016 Tentang Standar Penilaian Pendidikan
9. Permendikbud No 3 Tahun 2017 tentang Penilaian Hasil Belajar Oleh satuan Pendidikan
MEMUTUSKAN
Menetapkan : PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UJIAN SEKOLAH TAHUN PELAJARAN 2020/2021.
Pasal 1
1. Prosedur Operasional Standar Ujian Sekolah Tahun Pelajaran 2016/2017 ini mengatur penyelenggaraan dan teknis
pelaksanaan Ujian Sekolah SMA Negeri 2 Tarakan Tahun Pelajaran 2016/2017.
2. Prosedur Operasional Standar Ujian Sekolah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum dalam Lampiran yang merupakan
bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Kepala SMA Negeri 2 Tarakan ini.
3. Jika terdapat kekeliruan dalam keputusan ini akan diadakan perubahan sebagaimana mestinya.
4. Segala biaya yang timbul akibat keputusan ini dibebankan kepada Anggaran yang sesuai dan tidak bertentangan dengan
peraturan perundang – undangan yang berlaku
5. Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Pasal 2
Hal – hal lain yang brlum diatur dalam Prosedur Operasional Ujian sekolah ini akan di atur lebih lanjut
Pasal 3
Peraturan Kepala sekolah ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan
Ditetapkan : di Pubian
Pada tanggal : 22 Februari 2021
Kepala Sekolah
Drs. AGUS BUDIANTO
NIP. 19690910 199403 1 010
Lampiran 1 : Surat Keputusan Kepala SMA Negeri 1 Pubian
Tanggal : 22 Februari 2021
Nomor : 420/222/04/C.19/D.1/2021
Tentang : Prosedur Operasional Standar (POS) Ujian Sekolah SMA Negeri 1 Pubian
Tahun Pelajaran 2020 / 2021
I. PENGERTIAN
Dalam Prosedur Operasional Standar Ujian Sekolah ini yang dimaksud dengan :
1. Ujian Sekolah yang selanjutnya disebut US adalah kegiatan pengukuran dan penilaian kompetensi peserta didik
terhadap standar kompetensi lulusan untuk semua mata pelajaran yang dilakukan oleh Sekolah Menengah Atas
NegeriI 2 Tarakan.
2. Peserta didik adalah peserta didik SMA Negeri 1 Pubian.
3. Kepala Sekolah adalah kepala SMA Negeri 1 Pubian
4. Dinas Pendidikan Provinsi adalah Dinas Pendidikan Provinsi yang membawahi SMA Negeri 1 Pubian.
5. Kisi-kisi US adalah acuan dalam pengembangan dan perakitan soal US yang disusun berdasarkan kriteria
pencapaian Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, dan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan SMA.
6. Paket naskah soal US adalah variasi perangkat tes yang paralel, terdiri atas sejumlah butir soal yang dirakit
sesuai dengan kisi-kisi US.
7. Dokumen US adalah bahan US yang bersifat rahasia, terdiri atas naskah soal, jawaban peserta ujian, daftar
hadir, berita acara, baik dalam bentuk salinan keras (hardcopy) maupun salinan lunak (softcopy), dan File Padat
(Flashdisk)
8. Dokumen pendukung US adalah seluruh bahan US yang tidak bersifat rahasia, terdiri atas blanko daftar hadir,
blanko lembar jawaban, blanko berita acara, tata tertib, pakta integritas, amplop naskah dan amplop lembar
jawaban.
9. Lembar Jawaban Ujian Sekolah yang selanjutnya disebut LJUS adalah lembaran kertas yang digunakan peserta
untuk menjawab soal-soal US.
10. Prosedur Operasional Standar Ujian Sekolah yang selanjutnya disebut POS US adalah ketentuan yang
mengatur penyelenggaraan dan teknis pelaksanaan US SMA Negeri 1 Pubian.
11. Kriteria kelulusan adalah persyaratan minimal kelulusan peserta didik SMA Negeri 1 Pubian.
II. PESERTA UJIAN SEKOLAH
A. Persyaratan Peserta
1. Peserta didik kelas XII SMA NEGERI 1 PUBIAN berhak mengikuti US;
2. Peserta didik yang memiliki rapor lengkap SMA sampai dengan semester ganjil kelas XII.
3. Kehadiran kumulatif di kelas XII minimal 90 %
4. Peserta US menerima kartu peserta US yang di cetak dengan menggunakan aplikasi khusus milik sekolah,
ditandatangani Kepala Sekolah dan distempel.
5. Peserta US yang karena alasan tertentu dan disertai bukti yang sah tidak dapat mengikuti US utama dapat
mengikuti US susulan.
B. Pendaftaran Peserta Ujian
Prosedur pendaftaran peserta Ujian Sekolah dilakukan sekaligus bersamaan dengan pendaftaran peserta Ujian
Nasional, sebagai berikut :
1. SMA NEGERI 1 PUBIAN melaksanakan pendaftaran calon peserta dengan menggunakan format
pendaftaran.
2. SMA NEGERI 1 PUBIAN mengirimkan daftar peserta ke Dinas Pendidikan Provinsi melaui aplikasi
dapodikmen paling lambat dua bulan sebelum ujian.
3. Dinas Pendidikan Provinsi mencetak dan mendistribusikan Daftar Nominasi Sementara (DNS) ke sekolah
melalui UPTD
4. Sekolah melakukan verifikasi DNS dan mengirimkan hasil verifikasi ke Dinas Pendidikan Provinsi .
5. Dinas Pendidikan Provinsi melakukan finalisasi data, mencetak dan mendistribusikan Daftar Nominasi Tetap
(DNT).
6. Kepala sekolah menandatangani dan membubuhkan stempel pada Kartu Peserta Ujian Sekolah
III. PANITIA US
1. Panitia US yang dilengkapi uraian tugas ditetapkan dengan Surat Keputusan Kepala Sekolah
2. Panitia US terdiri atas ketua, sekretaris, bendahara, dan seksi-seksi sesuai dengan kebutuhan.
3. Panitia US bertanggung jawab atas penyelenggaraan US mulai dari persiapan, pelaksanaan, sampai dengan
pelaporan.
4. Panitia US bertanggung jawab atas pengamanan naskah US dan kenyamanan serta ketertiban ruang dan
lingkungan sekitar US.
5. Setiap anggota panitia US menandatangani pakta integritas untuk menyelenggarakan kegiatan US dengan jujur.
IV. PENYIAPAN UJIAN SEKOLAH
A. Ketentuan Ujian Sekolah
1. Materi US SMA NEGERI 1 PUBIAN disusun berdasarkan Kurikulum 2013, meliputi Kompetensi Dasar
(KD) dari Kompetensi Inti 3 (KI-3) pengetahuan dan KI-4 (keterampilan).
2. US dilaksanakan dalam bentuk ujian praktik dan ujian tulis
3. Mata pelajaran yang diujikan dalam US praktik adalah mata pelajaran yang memiliki keterampilan konkrit
sesuai struktur Kurikulum yang digunakan di SMA NEGERI 1 PUBIAN Pendidikan Agama dan Budi
Pekerti, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Seni Budaya, Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan, Bahasa
Asing, Fisika, Kimia, dan Biologi.
4. Mata pelajaran US tertulis meliputi semua mata pelajaran, terkait dengan KD-KD pada KI-3
5. KD-KD dari KI-4 pada mata pelajaran yang tidak diujikan dalam US praktik, seperti mata pelajaran
matematika, sejarah, ekonomi, geografi, dan sosiologi diintegrasikan pada US tertulis.
6. Mata pelajaran yang diujikan dalam ujian praktik dan ujian tulis pada US tahun pelajaran 2020/2021, sebagai
berikut :
a. Peminatan MIPA
JUMLAH ALOKASI UJIAN
NO MATA PELAJARAN PRAKTIK
PG WAKTU
KELOMPOK A
1. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 50 090 menit √
2. Pendidikan Pancasila dan 50 090 menit ------
Kewarganegaraan
3. Bahasa Indonesia 50 120 menit √
4. Matematika 40 120 menit -
5. Sejarah Indonesia 50 090 menit
6. Bahasa Inggris 50*) 120 menit √
KELOMPOK B
1. Seni Budaya 50 090 menit √
2. Pend. Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 50 090 menit √
3. Prakarya dan Kewirausahaan 50 090 menit √
KELOMPOK C (PEMINATAN)
1. Matematika 40 120 menit -
2. Biologi 40 120 menit √
3. Fisika 40 120 menit √
4. Kimia 40 120 menit √
Lintas Minat
5. Ekonomi 40 120 menit -
6. Sosiologi 40 120 menit -
7. Geografi 40 120 menit -
8. Bahasa Inggris 40 120 menit -
b. Peminatan IPS
JUMLAH ALOKASI UJIAN
NO MATA PELAJARAN
PG WAKTU PRAKTIK
KELOMPOK A
1. 50 090 menit √
Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
2. Pendidikan Pancasila dan 50 090 menit -
Kewarganegaraan
3. 50 120 menit √
Bahasa Indonesia
4. 40 120 menit -
Matematika
5. 50 090 menit
Sejarah Indonesia
6. 50 120 menit √
Bahasa Inggris
KELOMPOK B
1. 50 090 menit √
Seni Budaya
2. 50 090 menit √
Pend. Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan
3. 50 090 menit √
Prakarya dan Kewirausahaan
KELOMPOK C (PEMINATAN)
1. 40 120 menit -
Ekonomi
Lintas Minat
JUMLAH ALOKASI UJIAN
NO MATA PELAJARAN
PG WAKTU PRAKTIK
1. 30 120 menit -
Fisika
2. 30 120 menit -
Biologi
Catatan :
Untuk ujian praktik, jumlah butir soal dan alokasi waktu disesuaikan dengan karakteristik mata pelajaran
B. Bahan Ujian Sekolah
1. Kisi-kisi US tahun pelajaran 2020/2021 berdasarkan kriteria pencapaian kompetensi lulusan, standar isi, dan
lingkup materi pada kurikulum yang berlaku.
2. Kisi-kisi US memuat level kognitif dan lingkup materi
3. Perangkat US terdiri atas:
a) Kisi-kisi soal (form kisi-kisi terlampir)
b) Kartu soal (form kartu soal terlampir)
c) Naskah soal
d) Kunci jawaban
e) Lembar jawaban
f) Pedoman penskoran
4. Tahapan Penyiapan naskah soal US melalui tahap-tahap berikut:
a) Penyiapan naskah ujian sekolah mencakup:
1) Penyusunan kisi-kisi.
2) Penyiapan naskah soal ujian sekolah (penulisan, penelaahan dan perakitan)
3) Penyiapan master soal
4) Penggandaan naskah soal ujian sekolah.
b) Penyiapan naskah soal ujian sekolah (master copy)
1) Dilakukan oleh Tim guru mata pelajaran yang bersangkutan (MGMP sekolah) dengan ketentuan :
2) Berdasarkan kisi-kisi soal yang telah disiapkan.
3) Sesuai dengan kompetensi yang dituntut dan materi yang sudah diajarkan.
4) Mengikuti kaidah penulisan soal, meliputi substansi/materi, konstruksi, dan bahasa.
5) Mempertimbangkan waktu mengerjakan soal.
c) Penyusun naskah soal harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :
1) Menguasai materi pembelajaran yang diujikan
2) Mempunyai kemampuan menyusun naskah soal ujian
3) Memiliki sikap dan perilaku yang jujur, bertanggung jawab, teliti, tekun, dan dapat memegang
kerahasiaan
4) Naskah soal yang disiapkan meliputi naskah soal untuk ujian utama 2 paket soal (Paket 01 dan Paket
02) dan ujian susulan 1 paket
d) Naskah soal ujian (master copy) diketik dengan huruf Arial 11 dengan spasi 1,5.
e) Penggandaan naskah ujian sekolah dengan ketentuan sebagai berikut:
1) Ukuran kertas F4 dan jenis kertas HVS 70 gram
2) Kualitas hasil cetakan (tulisan dan gambar) jelas.
3) Kesesuaian antara jumlah kebutuhan dengan jumlah hasil cetakan.
4) Pengamplopan bahan ujian sekolah utama dan ujian sekolah susulan dibuat secara terpisah.
5) Setiap paket mata pelajaran diberi kode paket yang berbeda, yaitu Paket 01 dan Paket 02.
6) Hasil penggandaan dimasukkan ke dalam amplop dengan ketentuan sebagai berikut:
Amplop naskah soal per mata pelajaran per ruang berisi 10 eksemplar paket 01 dan 10 eksemplar
paket 02. Untuk ruang yang jumlah peserta ujiannya kurang dari 20 orang, jumlah naskah
menyesuaikan. Pada amplop dicetak besar kelompok peminatannya (MIPA / IPS).
Amplop lain untuk setiap ruang ujian berisi 20 eksemplar lembar jawaban, 2 lembar daftar
hadir, dan 2 lembar berita acara.
Semua amplop naskah bahan ujian dipak sesuai dengan kebutuhan ruang an disimpan di tempat
yang aman.
f) Tim penyiapan naskah US sebagai berikut:
1) Penyusun kisi-kisi: tim Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) tingkat sekolah sesuai mata
pelajaran yang diampu.
2) Penyusun soal: tim MGMP tingkat sekolah sesuai mata pelajaran yang diampu
3) Penelaah butir soal: tim MGMP tingkat sekolah sesuai mata pelajaran yang diampu,
V. PELAKSANAAN US
A. Jadwal Ujian Praktik dan Ujian Tulis
1. Jadwal US praktik
Kelas XII
No Hari/tanggal Waktu
MIPA 1 MIPA 2 MIPA 3 MIPA 4 IPS 1 IPS 2 IPS 3 IPS 4 IPS 5 IPS 6
Senin 07.00 - 09.30 BING AGAMA SEBU BINDO SEBU
1
27 Maret 2017 10.00 – 12.30 AGAMA BING SEBU BINDO AGAMA
07.00 - 09.30 SEBU BING BINDO AGAMA SEBU BINDO
Selasa
2
28 Maret 2017
AGAMA
10.00 – 12.30 SEBU BINDO BING AGAMA BINDO
Rabu 07.00 – 09..30 BING BINDO AGAMA SEBU
3 PENJASKESORKES
29 Maret 2017 10.00 – 12.30 BING AGAMA BINDO SEBU
Kamis 07.00 - 09.30 BINDO AGAMA SEBU
4 PENJASKESORKES
30 Maret 2017 10.00 – 12.30 BINDO AGAMA
2. JADWAL PELAKSANAAN UJIAN SEKOLAH SMA N 1 PUBIAN TAHUN PELAJARAN 2020/2021
C. Pengaturan Ruang/Tempat Ujian
1. Pengaturan ruang US tulis:
a. Ruang ujian aman dan nyaman untuk US, serta jauh dari kebisingan.
b. Di setiap ruang US disediakan denah tempat duduk peserta US.
c. Pembagian ruang diatur sebagai berikut
1) Jumlah peserta dibagi 20
2) Setiap 20 peserta menempati 1 ruang
3) Jika sisa pembagian jumlah peserta 1 sampai dengan 4 orang, maka dua ruang terakhir diisi dengan 10
peserta dari sisanya.
d. Tempat duduk diatur sebagai berikut :
1) Satu bangku untuk satu peserta
2) Jarak anatar meja yang satu dengan meja yang lain disusun dengan mempertimbangkan jarak antara
peserta yang satu dengan yang lainnya minimal satu meter
3) Penempatan peserta ujian sekolah disesuaikan dengan urutan nomer peserta ujian
e. Tempat duduk peserta paket Soal A untuk Nomor Peserta ganjil dan B untuk nomor peserta genap
f. Di dalam ruang US tidak terdapat gambar atau alat peraga yang berkaitan dengan materi US.
g. Di setiap ruang US tulis ditempel pengumuman yang bertuliskan “DILARANG MASUK SELAIN PESERTA
UJIAN DAN PENGAWAS”
D. Pengawas US tulis
1) Panitia US menetapkan pengawas US.
2) Setiap ruang US diawasi oleh dua orang pengawas
3) Pengawas US adalah guru yang mata pelajarannya tidak sedang diujikan.
4) Pengawas US adalah guru yang memiliki sikap dan perilaku disiplin, jujur, bertanggungjawab, teliti, dan
memegang teguh kerahasiaan.
5) Pengawas US merupakan pengawas silang antar sekolah dengan kurikulum yang sesuai
E. Tata Tertib Pengawas US
1. Persiapan Ujian Sekolah (US)
a) Empat puluh lima menit (45) menit sebelum ujian dimulai pengawas ruang telah hadir di lokasi sekolah
penyelenggara
b) Pengawas ruang US menerima penjelasan dan pengarahan dari ketua penyelenggara US.
c) Pengawas ruang US menerima bahan US yang berupa naskah soal US, LJUS, amplop LJ US, daftar hadir,
dan berita acara pelaksanaan US
d) Pengawas US menandatangani pakta integritas
2. Pelaksanaan Ujian Sekolah
a) Pengawas ruang dilarang membawa alat komunikasi/elektronik ke dalam ruang US
b) Pengawas masuk ke dalam ruang US 20 menit sebelum waktu pelaksanaan untuk:
1) memeriksa kesiapan ruang ujian, meminta peserta untuk memasuki ruang US dengan menunjukkan
kartu peserta, dan menempati tempat duduk sesuai nomor yang telah ditentukan;
2) memastikan setiap peserta tidak membawa tas, buku atau catatan lain, alat komunikasi elektronik,
kalkulator dan sebagainya ke dalam ruang kecuali alat tulis yang akan dipergunakan ;
3) membacakan tata tertib ;
4) meminta peserta ujian menandatangani daftar hadir;
5) membagikan LJUS kepada peserta dan memandu serta memeriksa pengisian identitas peserta (nomor
ujian, nama, tanggal lahir, dan tanda tangan);
6) memastikan peserta telah mengisi identitas dengan benar
7) setelah seluruh peserta selesai mengisi identitas, pengawas ruang membuka amplop soal, memeriksa
kelengkapan bahan ujian, dan meyakinkan bahwa amplop tersebut dalam keadaan baik dan tertutup
rapat (disegel), disaksikan oleh peserta ujian;
8) membagikan naskah soal dengan cara meletakkan di atas meja peserta dalam posisi tertutup (terbalik).
Peserta tidak diperkenankan untuk menyentuhnya sampai tanda waktu dimulai;
c) Setelah tanda waktu mengerjakan dimulai, pengawas ruang
1) mempersilakan peserta untuk mengecek kelengkapan soal;
2) mempersilakan peserta untuk mulai mengerjakan soal;
3) mengingatkan peserta agar terlebih dahulu membaca petunjuk cara menjawab soal.
d) Kelebihan naskah soal selama ujian berlangsung tetap disimpan di ruang ujian dan tidak diperbolehkan
dibaca oleh pengawas ruangan.
e) Selama berlangsung, pengawas ruang wajib:
1) menjaga ketertiban dan ketenangan suasana sekitar ruang ujian;
2) memberi peringatan dan sanksi kepada peserta yang melakukan kecurangan; dan
3) melarang orang lain memasuki ruang .
f) Pengawas ruang dilarang memberi isyarat, petunjuk, dan bantuan apapun kepada peserta berkaitan dengan
jawaban dari soal yang diujikan.
g) Lima menit sebelum waktu selesai, pengawas ruang memberi peringatan kepada peserta bahwa waktu
tinggal lima menit.
h) Setelah waktu selesai, pengawas ruang :
1) mempersilakan peserta untuk berhenti mengerjakan soal;
2) mempersilakan peserta meletakkan naskah soal dan LJUS di atas meja dengan rapi;
3) mengumpulkan LJUS dan naskah soal;
4) menghitung jumlah LJUS sama dengan jumlah peserta;
5) mempersilakan peserta meninggalkan ruang ujian;
6) menyusun secara urut LJUS dari nomor peserta terkecil dan memasukkannya ke dalam amplop LJUS
disertai dengan dua lembar daftar hadir peserta, dua lembar berita acara pelaksanaan,
kemudian ditutup dan dilem serta ditandatangani oleh pengawas ruang US di dalam ruang ujian;
7) Pengawas Ruang US menyerahkan LJUS dan naskah soal US kepada Penyelenggara US Tingkat
Sekolah disertai dengan satu lembar daftar hadir peserta dan satu lembar berita acara pelaksanaan US
i) Pengawas yang melanggar tata tertib diberi teguran, peringatan oleh kepala sekolah dan /atau sanksi sesuai
dengan peraturan yang berlaku.
F. Tata Tertib peserta US
1. Peserta Ujian memasuki ruangan setelah tanda masuk dibunyikan, yakni 15 (lima belas) menit sebelum Ujian
dimulai.
2. Peserta Ujian yang terlambat hadir hanya diperkenankan mengikuti Ujian setelah mendapat izin dari ketua
Penyelenggara Ujian Tingkat Sekolah/, tanpa diberi perpanjangan waktu.
3. Peserta Ujian dilarang membawa alat komunikasi elektronik dan kalkulator.
4. Tas, buku, dan catatan dalam bentuk apapun dikumpulkan di depan kelas di samping pengawas.
5. Peserta Ujian membawa pensil 2B, penghapus, penggaris, dan kartu tanda/peserta ujian.
6. Peserta Ujian mengisi daftar hadir dengan menggunakan pulpen yang disediakan oleh pengawas ruangan.
7. Peserta Ujian mengisi identitas pada LJUS secara lengkap dan benar.
8. Peserta Ujian yang memerlukan penjelasan cara pengisian identitas pada LJUS dapat bertanya kepada
pengawas ruang ujian dengan cara mengacungkan tangan terlebih dahulu.
9. Peserta Ujian mulai mengerjakan soal setelah ada tanda waktu mulai ujian..
10. Selama Ujian berlangsung, peserta Ujian hanya dapat meninggalkan ruangan dengan izin dan pengawasan dari
pengawas ruang Ujian.
11. Peserta Ujian yang memperoleh naskah soal yang cacat atau rusak, pengerjaan soal tetap dilakukan sambil
menunggu penggantian naskah soal.
12. Peserta Ujian yang meninggalkan ruangan setelah membaca soal dan tidak kembali lagi sampai tanda selesai
dibunyikan, dinyatakan telah selesai menempuh/mengikuti Ujian pada mata pelajaran yang terkait.
13. Peserta Ujian yang telah selesai mengerjakan soal sebelum waktu Ujian berakhir tidak diperbolehkan
meninggalkan ruangan sebelum berakhirnya waktu ujian.
14. Peserta Ujian berhenti mengerjakan soal setelah ada tanda berakhirnya waktu ujian dan meletakkan
lembar jawaban serta naskah soal di atas meja masing-masing.
15. Selama Ujian berlangsung, peserta dilarang:
a) menanyakan jawaban soal kepada siapa pun;
b) bekerjasama dengan peserta lain;
c) memberi atau menerima bantuan dalam menjawab soal;
d) memperlihatkan pekerjaan sendiri kepada peserta lain atau melihat pekerjaan peserta lain;
e) membawa naskah soal Ujian dan LJUS keluar dari ruang ujian;
f) menggantikan atau digantikan oleh orang lain.
16. Meninggalkan ruang ujian dengan tertib dan tenang setelah pengawas ruang ujian mengumpulkan dan
menghitung lembar jawaban dan naskah soal sesuai dengan jumlah peserta ujian.
17. Peserta US yang melanggar tata tertib ujian, diberi peringatan/teguran oleh pengawas ruang ujian dan dicatat
dalam berita acara ujian sebagai salah satu bahan pertimbangan kelulusan.
VI. PEMERIKSAAN DAN PENGOLAHAN HASIL US
A. Pemeriksaan/Penilaian
Hasil Sekolah diperiksa/dikoreksi oleh guru/tim guru dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
1. Pemeriksaan hasil ujian dilakukan di sekolah
2. Pemeriksaan hasil ujian tulis dilakukan menggunakan scanner ( oleh korektor )
3. Penilaian hasil ujian praktik dilakukan oleh guru/tim guru mata pelajaran yang bersangkutan.
4. Pelaksanaan pemeriksaan dan penilaian hasil ujian dilakukan secara obejktif.
B. Pengolahan Hasil US
1. Nilai Ujian Sekolah (NUS) merupakan gabungan dari nilai ujian tulis dan nilai ujian praktik dengan
pembobotan 50% ujian tulis dan 50% ujian praktik. (disesuaikan dengan ketentuan sekolah)
2. Nilai Ujian Sekolah dinyatakan dalam rentang 0 sampai dengan 100 dengan ketelitian satu angka di belakang
koma.
VII. PENETAPAN KELULUSAN DAN PENERBITAN IJAZAH
A. Kriteria Kelulusan US
1. Peserta US dinyatakan lulus apabila memenuhi kriteria sebagai berikut:
a. Kelulusan US ditentukan berdasarkan nilai raport (Semester I – V) dan Ujian Sekolah ( NUS )
b. Dengan persentase 60 % nilai rata – rata raport semester I – V dan 40 % NUS
c. Rata-rata NUS semua mata pelajaran yang diujikan paling rendah 55 dan nilai US setiap mata pelajaran
paling rendah 65.
d. Penentuan kelulusan US dilakukan melalui rapat dewan guru.
B. Penetapan Kelulusan dari Satuan Pendidikan
Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan setelah:
1. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran.
2. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran.
3. Mengikuti dan dinyatakan lulus US / USBN untuk mata pelajaran yang diujikan
4. Mengikuti UN untuk mata pelajaran yang diujikan
C. Penerbitan Ijazah
1. Peserta ujian yang dinyatakan lulus dari satuan pendidikan berhak memperoleh ijazah.
2. Blanko ijazah bersifat nasional dan disediakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi, dan didistribusikan ke sekolah
melalui UPTD
3. SMA 2 TARAKAN menerima blanko Ijazah dan memeriksa keabsahan serta jumlahnya dan dibuat berita acara
serah terima.
VIII. BIAYA PENYELENGGARAAN US
1. Penyelenggaraan US didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah , dan Anggaran Pendapatan dan
Belanja Sekolah.
2. Biaya penyelenggaraan US antara lain mencakup komponen-komponen sebagai berikut:
a. Pengisian data calon peserta Ujian Sekolah dan pengirimannya ke Dinas Pendidikan Kabupaten;
b. Pengadaan kartu peserta Ujian Sekolah
c. Pelaksanaan sosialisasi dan koordinasi penyelenggaraan Ujian Sekolah
d. Penulisan dan penggandaan naskah soal, penyiapan dan pengadaan bahan ujian praktik, pengawasan
pelaksanaan ujian, dan pemeriksaan hasil ujian;
e. Pengolahan dan pengiriman nilai Sekolah ke Dinas Pendidikan Provinsi.
f. Pengambilan, pengisian, dan penerbitan ijazah;
g. Penyusunan laporan Ujian Sekolah dan pengiriman laporan dimaksud kepada Dinas Pendidikan
Kabupaten/kota.
IX. PEMANTAUAN DAN EVALUASI
Pemantauan dan Evaluasi US dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten, sesuai dengan tugas dan
kewenangannya.
X. PELAPORAN PENYELENGGARA UJIAN
1. Laporan penyelenggaraan US memuat antara lain tentang penyiapan bahan, pelaksanaan ujian, penetapan batas
nilai kelulusan US, pengawasan ujian, pemeriksaan hasil ujian, permasalahan dan upaya
pemecahannya, serta rata-rata Nilai Sekolah dan nilai rata-rata setiap mata pelajaran untuk setiap peserta US.
2. Laporan US disampaikan kepada Dinas Pendidikan Provinsi melalui UPT Cabang Dinas Kabupaten/kota
XI. KEJADIAN LUAR BIASA
1. Jika terjadi peristiwa luar biasa yang berpotensi gagalnya pelaksanaan US, panitia penyelenggara melaporkan
kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi melalui UPT Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota untuk
dinyatakan sebagai kondisi darurat atau krisis.
2. Peristiwa luar biasa yang dimaksud pada butir nomor 1 di atas meliputikebakaran, bencana alam, huru-
hara, dan peristiwa lain di luar kendali penyelenggara US
3. Peserta yang mendapat tugas dari pemerintah, pemerintah daerah provinsi/kabupaten kota yang tidak bisa
ditinggalkan.
4. Dalam hal kejadian luar biasa, sekolah dapat menyelenggarakan US atau peserta didik dapat mengikuti US
sesuai dengan jadwal yang ditetapkan kemudian oleh Sekolah dengan persetujuan Dinas Pendidikan Provinsi
dan/atau UPT Cabang Dinas Kabupaten/kota.
Ditetapkan : di Pubian
Pada tanggal : 22 Februari 2021
Kepala Sekolah
Drs. AGUS BUDIANTO
NIP. 19690910 199403 1 010