0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
30 tayangan16 halaman

Panduan Kompresor Udara Dasar

Dokumen tersebut memberikan penjelasan tentang kompresor udara yang diinjeksikan minyak, mencakup bagian-bagian utamanya seperti filter udara, katup masuk, airend, tangki pemisah, pendingin udara, dan sirkulasi minyak. Dokumen tersebut juga menjelaskan fungsi masing-masing bagian dalam proses kompresi udara dan sirkulasi minyak pelumas.

Diunggah oleh

Alesandro Eko
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
30 tayangan16 halaman

Panduan Kompresor Udara Dasar

Dokumen tersebut memberikan penjelasan tentang kompresor udara yang diinjeksikan minyak, mencakup bagian-bagian utamanya seperti filter udara, katup masuk, airend, tangki pemisah, pendingin udara, dan sirkulasi minyak. Dokumen tersebut juga menjelaskan fungsi masing-masing bagian dalam proses kompresi udara dan sirkulasi minyak pelumas.

Diunggah oleh

Alesandro Eko
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

5/30/2016

PT AUGUST INDONESIA JAYA

OIL INJECTED
AIR COMPRESSOR

Pokok Bahasan
 Operational
 Maintenance/Perawatan
 Troubleshooting

1
5/30/2016

Apakah compressor itu?


 Compressor adalah suatu alat/mesin
yang mampu meningkatkan tekanan
fluida gas/udara dari suatu tekanan
tertentu ke tingkat tekanan yang lebih
tinggi di atas 1 atmosfir.
 Pompa memiliki definisi yang hampir
sama, hanya fluida kerjanya adalah zat
yang incompressible.

Air Compression 7

7 7

0 0

If compressed When released


into 1 m3 it will it will return to
8 m3 of produce 8 bara 8 m3 of
atmospheric air pressure atmospheric air
(= 7 barg)

Air Compression

2
5/30/2016

Bagian-bagian utama
kompressor.

Screw Compressor

Airflow Circuit

Air Filter
 Berfungsi untuk
menyaring udara yang
berukuran lebih besar
dari 3 mikron.
 Biasanya dilengkapi
dengan dust indikator
untuk mengetahui umur
pemakaian.

3
5/30/2016

Inlet Valve
 Berfungsi untuk mengatur
berapa banyak udara yang
akan dilewatkan ke airend
untuk dikompresikan.
 Pada saat full load, katup
akan membuka 100%,
sedangkan pada saat stop,
katup tertutup penuh.

Airend
 Berfungsi sebagai
compressor.
 Di dalamnya terdiri
atas sepasang screw
yang berputar
digerakkan oleh
motor induksi atau
engine, yang
ditopang oleh
beberapa bearing.

Separator Tank
 Berfungsi sebagai
penampung campuran oli
dan udara hasil kompresi.
 Didalam tanki ini, udara
dan oli dipisahkan oleh
element separator.
 Untuk mengetahui umur
pakai element separator,
biasanya dilengkapi
dengan diferential pressure
switch.

4
5/30/2016

MPV

Scavenge Line
 Ada kemungkinan besar
uap oli berhasil menembus
element separator, namun
sebahagian besar
terkondensasi dan
terkumpul di oil collector
element separator.
 Sisa oli ini dihisap oleh
scavenge line melaui
screen filter untuk
disalurkan kembali ke
airend.

Scavenge Line

5
5/30/2016

After Cooler
 Udara panas hasil
kompresi berkisar
antara (80~110) celcius
kemudian didinginkan
di after cooler.
 Diharapkan
temperature udara
setelah pendinginan
berkisar 15 celcius di
atas ambient
temperature

Drain Trape
 Akibat pendinginan di
aftercooler, uap air yang
bersatu dengan udara
pada saat panas
terkondensasi. Air yang
terbentuk kemudian
dibuang melalui
condensate trap.
 Condensate trap berfungsi
untuk membuang air yang
terkondensasi, namun
akan ada sedikit udara
yang akan terbuang.

Screw Compressor

Oil Circulation Line

6
5/30/2016

Oil Circulation

Pelumas
 Sebelum dilanjutkan pada sirkulasi dari
pelumas, patut kita ketahui terlebih
dahulu konsep design dari fungsi
pelumas adalah:
1. Sebagai pelumas/bantalan

2. Sebagai penghantar panas

3. Sebagai seal pada saat dilakukan

kompresi di airend

Oil Tank
 Pada kondisi awal,
sebahagian besar oli
terkumpul pada
tanki separator.
Pada tanki ini, pada
merk kompressor
tertentu terdapat
primary filter, yang
berfungsi untuk
menyaring kotoran
oli yang ukurannya
di atas 20 mikron.

7
5/30/2016

Thermo Valve
 Dari tanki separator, oli
di atur oleh thermo
valve yang berfungsi
untuk mengatur apakah
oli akan dialirkan ke oil
cooler atau langsung
dilewatkan ke oil filter.
 Jika temperature oli
masih di bawah 60~70
derajat C, maka oli akan
langsung dialirkan ke oil
filter.

Oil Filter
 Oli yang telah
didinginkan
kemudian disaring
oleh oil filter untuk
memastikan tiga
fungsi utama
pelumas akan
berjalan dengan
baik.

Oil Stop Valve


 Berfungsi untuk
memastikan sirkulasi oli
menuju airend terhenti
pada saat kompressor
dimatikan. Hal ini
dilakukan untuk
mencegah oli keluar
melalui sisi inlet valve
akibat tekanan disisi
inlet valve lebih kecil
dari tekanan oli itu
sendiri.

8
5/30/2016

Airend
 Pada airend, udara yang
akan dikompresikan dan
oli bercampur. Pada
bagian ini, tiga fungsi
utama oli harus bekerja
dengan baik, yaitu:
 Sebagai pelumas
 Sebagai seal
 Sebagai konduktor panas

Screw Compressor

Control

1SV
N.C. 6SV
N.O. AFTER CLR

2SV 3SV
N.C. N.O.

MV
MOISTURE
SEPARATOR
AND TRAP
MPCV
CYL
SO

SE
A/E
RELIEF
VALVE
DISC CHECK
AF Inlet Valve VALVE
10SV
5SV 2ATT SEPARATOR
1ATS TANK

CLR 1ATS
A C
TCV 3APT

CF B
STATUS: UNIT STOPPED
NO POWER

9
5/30/2016

1SV
N.C. 6SV
N.O. AFTER CLR

2SV 3SV
N.C. N.O.

MV
MOISTURE
SEPARATOR
AND TRAP
MPCV
CYL
SO

SE
A/E
RELIEF
VALVE
DISC CHECK
AF Inlet Valve VALVE
10SV
5SV 2ATT SEPARATOR
1ATS TANK

CLR 1ATS
A C
TCV 3APT

CF B
STATUS: UNIT UNLOADED

6SV
1SV N.O. AFTER CLR
N.C.
2SV 3SV
N.C. N.O.

MV
MOISTURE
SEPARATOR
AND TRAP
MPCV
CYL
SO

SE
A/E
RELIEF
VALVE
DISC CHECK
AF Inlet Valve VALVE
10SV
5SV 2ATT SEPARATOR
1ATS TANK

CLR 1ATS
A C
TCV 3APT

CF B
STATUS: UNIT LOADED

6SV
1SV N.O. AFTER CLR
N.C.
2SV 3SV
N.C. N.O.

MV
MOISTURE
SEPARATOR
AND TRAP
MPCV
CYL
SO

SE
A/E
RELIEF
VALVE
DISC CHECK
AF Inlet Valve VALVE
10SV
5SV 2ATT SEPARATOR
1ATS TANK

CLR 1ATS
A C
TCV 3APT

CF B
STATUS: UNIT LOADED,
MODULATING

10
5/30/2016

6SV
1SV N.O. AFTER CLR
N.C.
2SV 3SV
N.C. N.O.

MV
MOISTURE
SEPARATOR
AND TRAP
MPCV
CYL
SO

SE
A/E
RELIEF
VALVE
DISC CHECK
AF Inlet Valve VALVE
10SV
5SV 2ATT SEPARATOR
1ATS TANK

CLR 1ATS
A C
TCV 3APT

CF B
STATUS: UNIT LOADED ,
MODULATING & 10SV SHIFTED

Perawatan

Oil Injected Screw Compressor

1. Perawatan dan Perbaikan dikerjakan setelah terjadinya kerusakan


atau masalah.

2. Penanganan kerusakan mendadak dan perbaikan memerlukan


keahlian khusus.

3. Tanggapan yang cepat tidak selalu dapat diharapkan.

4. Kerugian produksi.

11
5/30/2016

1. Berdasarkan jam kerja mesin dan persyaratan dari pabrik atau principal.

2. Penggantian suku cadang atau spare part dengan selang waktu


yang telah direncanakan.

3. Mengurangi kerusakan yang tidak diharapkan.

Standard Normal Temperature


Air
Filter 1 = ROOM TEMP. (a)
T
. Inlet Valve
V 2 = a + (2 or 3 0C)
Airend

4 = a + (30 - 35 3 = a + (50 - 65
0C) 0 C)

MPV
Oil
Filt
er
T O
. .
B
. S
Separator
V Tank
oil
cooler after
cooler
W
D 5 = a + (10 - 20
0C)

Faktor apakah yang


memperpendek umur
kompressor?

 Dari kronologis tadi, dapat kita tarik


kesimpulan ada tiga faktor utama yang
akan memperpendek umur dari
kompressor, yaitu:
Kualitas udara yang dihisap
Kualitas pelumas yang digunakan.
Kualitas dari komponen compressor
itu sendiri

12
5/30/2016

Kualitas udara
 Kualitas udara sangat besar pengaruhnya
terhadap umur dari kompressor. Udara yang
relatif kotor cenderung akan memperpendek
umur dari saringan udara. Biasanya,
customer melakukan pencucian pada
saringan udara tersebut untuk
memperpanjang umur komponen. Namun,
dampak yang didapat adalah memperbesar
pori-pori dari saringan tersebut, sehingga
partikel udara yang lebih besar dari 3
mikron, tidak tersaring dengan baik.

Kualitas Udara
 Partikel udara yang tidak tersaring,
tentunya akan bercampur dengan
pelumas yang digunakan. Hal ini akan
berdampak pada:
 Kualitas/umur pakai dari pelumas
 Kualitas/umur pakai element separator
 Kualitas/umur pakai oil filter
 Kualitas/umur pakai bearing dari airend

Pelumas
 Pelumas yang digunakan harus
memiliki kriteria yang memenuhi tiga
fungsi utama dari pelumas, yaitu:
1. Sebagai pelumas/bantalan

2. Sebagai penghantar panas

3. Sebagai seal pada saat dilakukan

kompresi di airend

13
5/30/2016

Pelumas
 Penggantian pelumas, umumnya
disarankan setiap 6000 jam. Ada
beberapa faktor yang harus
diperhatikan dalam penggantian
pelumas:
 pastikan alat-alat yang digunakan untuk
penggantian pelumas, bersih dari
debu/kotoran yang menempel.
 pastikan oli diambil dari kemasan/drum
yang tertutup.

Maintenance

Maintenance

14
5/30/2016

Kesimpulan
 Suction filter/ saringan udara
merupakan komponen pertama dan
utama dalam mempertahankan umur
dari pelumas.
 Tiga fungsi utama dari pelumas yaitu
melumasi, sealing dan penghantar
panas.

Troubleshooting

Troubleshooting

15
5/30/2016

Troubleshooting

Troubleshooting

16

Anda mungkin juga menyukai