BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) adalah proses seleksi
administrasi dan akademis calon peserta didik baru untuk memasuki jenjang
pendidikan setingkat lebih tinggi, dengan mengacu pada Petunjuk
Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang diterbitkan oleh
Dinas Pendidikan Kabupaten Garut serta peraturan-peraturan yang lebih
tinggi baik itu undang-undang ataupun peraturan menteri.
Penyelenggaraan Penerimaan Peserta didik Baru berorientasi pada
peningkatan mutu pendidikan dan upaya memperhatikan rasio jumlah
peserta didik dalam satu rombongan belajar / kelas maksimum. Calon
peserta didik baru yang memenuhi syarat pada prinsipnya diberi
kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan pada semua jenis
dan jenjang sekolah, selama daya tampung sekolah tersebut
memungkinkan.
Untuk menghadapi Tahun Pelajaran 2020/2021 pada SMPN 1 Leles
yang diawali dengan kegiatan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), maka
kami merasa perlu untuk menyusun program sebagai acuan dan rujukan
dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) agar dapat
terlaksana dengan aman, tertib, dan lancar.
B. Dasar Hukum
Pelaksanaan program penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMPN 1
Leles dilaksanakan atas dasar hukum diantaranya :
20
1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301);
2. Undang-Undang Nomor 32 Tahun tentang Pemerintahan Daerah Nomor
125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437)
sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang-
Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-
Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah daerah (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4844);
3. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan
Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4438);
4. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman
Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah
Daerah(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 165,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4593);
5. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentanga Pembagian
Urusan Pemerintah Antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi dan
Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2007 Nomor 38, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4737);
6. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan
Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2010 Nomor 23,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 5105) sebagaimana telah diubahdengan Peraturan Pemerintah
Nomor 66 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah
Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan
Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor
112, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5157);
7. Peraturan Pemerintah nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas
Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan (Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
5410)
20
8. Peraturan Daerah Kabupaten Garut Nomor 14 Tahun 2008 tentang
Urusan Pemerintahan Daerah Kabupaten (Lembaran Daerah Kabupaten
Garut Tahun 2008 Nomor 27);
9. Peraturan Daerah Kabupaten Garut Nomor 23 Tahun 2008 tentang
Pembentukan dan Susunan Organisasi Dinas daerah Kabupaten Garut
(Lembaran Daerah Kabupaten Garut Tahun 2008 Nomor 38)
sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Peraturan
Daerah Kabupaten Garut Nomor 7 Tahun 2012 tentang Perubahan
Kedua Tas Peraturan Daerah Kabupaten Garut Nomor 23 Tahun 2008
tentang Pembentukan dan Susunan Organisasi Dinas Daerah Kabupaten
Garut (Lembaran Daerah Kabupaten Garut Tahun 2012 Nomor 7);
10. Peraturan Daerah Kabupaten Garut Nomor 11 Tahun 2011 tentang
Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Daerah Kabupaten Garut
Tahun 2011 Nomor 11, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Garut
11. Peraturan Bersama Pendidikan Nasional Nomor 39 tahun 2009
tentang
12. Pemenuhan Beban Kerja Guru dan Pengawas Satuan
Pendidikan;
13. Peraturan Bersama Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Negara
Pendayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri
Dalam Negeri, Menteri Keuangan, dan Menteri Agama Nomor
05/x/pb/2011 spb/03/[Link]/10/ 2011, 48 tahun 2011,
158/pmk.01, 11 tahun 2011 tentang Penataan dan pemerataan
Guru Pegawai Negeri Sipil;
14. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 44 Tahun
2012 tentang Pungutan dan Sumbangan Biaya Pendidikan pada
Satuan Pendidikan Dasar;
15. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik
Indonesia Nomor 97 Tahun 2013 tentang Kriteria Kelulusan
Peserta Didik dari Satuan Pendidikan dan Penyelenggaraan
Ujian Sekolah/ Madrasah/ Pendidikan Kesetaraan dan Ujian
Nasional;
16. Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor
0022/P/BSNP/XI/2013 tentang Prosedur Operasi Standar
Penyelenggaraan Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama/
Madrasah Tsanawiyah, Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa,
serta B/Wustha, Tahun Pelajaran 2020/2021;
20
17. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun
2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan
Nasional Nomor 15 tahun 2010 tentang Standar Pelayanan
Minimal Pendidikan Dasar di Kabupaten/Kota;
18. Keputusan Direktur Jenderal Kementerian Agama Republik
Indonesia Nomor 481/2018 tentang Petunjuk Teknis PPDB RA,
MI, MTs dan MA.
19. Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Nomor : 040 /
570-Disdik tanggal 21 Februari 2020 tentang Petunjuk Pelaksanaan
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan MPLS Jenjang PAUD/TK,
SD, dan SMP Tahun Pelajaran 2020/2021.
20. Program Kerja SMPN 1 Leles Tahun Pelajaran 2020/2021.
21. Keputusan Kepala SMPN 1 Leles Nomor : 423.7/2178-SMPN.2020
Tentang Penetapan Susunan Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru
(PPDB) Tahun Pelajaran 2020/2021.
C. Maksud dan Tujuan
1. Maksud : Untuk memberikan arah bagi terlaksananya pelaksanaan
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
2. Tujuan : a. Pemerataan dan perluasan kesempatan seluas-
luasnya kepada calon peserta didik untuk
mengembangkan potensi dan minat yang dimiliki calon
peserta didik baru;
b. Peningkatan mutu, relevansi dan daya saing serta
penguatan kompetensi calon peserta didik baru;
c. Mendorong peserta didik baru untuk mengembangkan
wawasan pengetahuan dan melatih penguasaan
konsep ilmu pengetahuan dan teknologi dalam upaya
meningkatkan kompetensi calon peserta didik;
d. Meningkatkan daya kompetitif calon peserta didik
untuk bersaing di masa datang tingkat lokal maupun
nasional;
20
e. Meningkatkan penyelenggaraan pendidikan yang
bermutu yang diikuti calon peserta didik yang
memenuhi standar kompetensi;
f. Menumbuhkan budaya kompetitif yang sehat antar
peserta didik di lingkungan sekolah, antar sekolah dan
di lingkungan masyarakat;
g. Menerapkan sistema pencapaian mutu sesuai standar
pendidikan nasional bagi calon peserta didik baru.
D. Ruang Lingkup
Batasan yang merupakan wewenang dalam program kerja ini meliputi
perencanaan, pelaksanaan, dan penyelesaian serta penerimaan dan
penempatan peserta didik baru pada kelas yang ditetapkan sesuai prosedur
yang seharusnya sampai pada pelaporan.
E. Sasaran
Sasaran yang ingin dicapai dalam program ini adalah terwujudnya
mekanisme kerja yang sesuai dengan harapan dimana tidak ada salah satu
pihak pun yang dirugikan, baik kelompok kerja pelaksana maupun peserta
didik sebagai objek yang dinilainya.
Adapun yang menjadi sasaran dalam kegiatan ini adalah :
1. Calon peserta didik baru SMP/MTs. yang telah lulus SD/MI/atau yang
sederajat dan memiliki Ijazah, STL dan SHUS/M.
2. Calon peserta didik baru yang telah lulus SD/MI yang dimaksud berasal
dari :
a. SD/MI di wilayah Kecamatan Leles;
b. SD/MI yang berada disekitar Kecamatan Leles;
c. Serta SD/MI dari luar Kabupaten Garut atau Provinsi Jawa barat atau
sekolah Indonesia di luar negeri;
20
3. Personil lainnya sebagai penunjang terselenggaranya Penerimaan
Peserta Didik Baru (PPDB).
F. Sistematika Penyusunan Program
Penyusunan Program Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru
(PPDB) Tahun Pelajaran 2020/2021 dibagi menjadi 5 (lima) Bab sebagai
berikut :
BAB I : PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Dasar Hukum
C. Maksud dan Tujuan
D. Ruang Lingkup
E. Sasaran
F. Sistematika
BAB II : PENGORGANISASIAN
A. Susunan Kepanitiaan
B. Struktur Organisasi KKP
C. Rincian Tugas KKP
BAB III : PELAKSANAAN KEGIATAN
A. Perencanaan
B. Asas Penerimaan Peserta didik Baru
C. Persyaratan Penerimaan Peserta didik Baru SMP
D. Daya Tampung
E. Seleksi
F. Jadwal Kegiatan PPDB
BAB IV : RENCANA ANGGARAN
A. Sumber Dana
B. Rencana Penggunaan
BAB V : PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran-saran
BAB II
PENGORGANISASIAN
20
A. Susunan Kepanitiaan
Untuk kelancaran dan ketertiban seluruh penyelenggaraan
penerimaan peserta didik baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2020/2021
sebagaimana Surat Keputusan dan Lampiran SK. KKP PPDB, susunan
panitia penyelenggara penerimaan peserta didik baru (PPDB) Tahun
Pelajaran 2020/2021 dilingkungan SMPN 1 Leles adalah sebagai berikut :
a. Ketua/Penanggung Jawab Kegiatan : Kepala SMPN 1 Leles
b. Penanggung Jawab Pelaksana :
1. Sekretaris : Sri Yandi, [Link].
2. Bendahara : Asep Tarsono , [Link].
3. Anggota : 1. Henhen Rohendi, [Link]. [Link].
2. Mulyana, [Link].
3. Siti Nuraini, [Link].,[Link].
4. Iwan Ridwan Pranamulya, [Link].
5. Hj. Euis Mintarsih, [Link].
6. Taofik Iskandar, [Link]., MM.
7. Dede Sofyan
8. Basar Abdul Najib, [Link].
9. Hilman
B. Struktur Organisasi KKP
20
PENANGGUNG JAWAB KEGIATAN
Kepala SMPN 1 Leles
SEKRETARIS BENDAHARA
Sri Yandi, [Link]. Asep Tarsono, [Link].
ANGGOTA
Henhen Rohendi, [Link].,[Link]. Mulyana, [Link].
Siti Nuraini, [Link]., [Link]. Iwan Ridwan P. [Link].
Hj. Euis Mintarsih Taofik Iskandar, [Link].,MM.
Ridwan Dawud, [Link]. Ridwan Dawud, [Link].
Rosi Rosiyanti, [Link].
C. Rincian Tugas KKP
I. Penanggung Jawab Kegiatan
20
Penanggung jawab seluruh kegiatan pada pelaksanaan PPDB.
Pembentuk Panitia KKP PPDB
Memberi petunjuk kepada KKP PPDB
Membuat Program Kerja
Mengkoordinasikan seluruh kegiatan dari awal sampai akhir
Monitoring.
II. Penanggung Jawab Pelaksana
1. Ketua Pelaksana
Membuat Program Kerja
Mengkoordinasikan seluruh kegiatan dari awal sampai akhir
Monitoring.
Menyiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan.
Mengatur tugas KKP.
2. Sekretaris
Bersama ketua membantu membuat Program Kerja
Membuat administrasi Penerimaan Peserta didik Baru (Blangko-
blangko dan format-format (Format 1 sampai Format 7)).
Mengatur dan membuat administrasi PPDB yang meliputi :
o Menghimpun dan mengolah Jumlah Nilai Akhir.
o Membuat laporan hasil Penskoran.
o Membuat laporan PPDB
Mengadministrasikan calon peserta didik baru (pendaftar)
Menyusun dan membuat administrasi pelaksanaan seleksi (tes).
Mengatur pembagian kelas bagi calon peserta didik baru yang
diterima menjadi peserta didik kelas VII Tahun Pelajaran 2020/2021.
Mengatur dan menyediakan administasi Daftar Ulang Peserta didik
baru Kelas VII, Peserta didik kelas VIII, dan IX Tahun Pelajaran
2020/2021.
20
3. Bendahara
Menyimpan dan mengeluarkan biaya untuk keperluan Penerimaan
Peserta didik Baru.
Membuat laporan pertanggungjawaban keuangan yang diperlukan
untuk kegiatan Penerimaan Peserta didik Baru.
Membantu Bendahara dalam menyimpan dan mengeluarkan biaya
untuk keperluan pendaftaran peserta didik lulusan SMPN 1 Leles yang
mendaftar ke SMU/SMK di wilayah Kabupaten Garut.
Membantu Bendahara membuat laporan pertanggungjawaban
keuangan yang diperlukan untuk kegiatan Penerimaan Peserta didik
Baru.
4. Anggota
Menerima pendaftaran calon peserta didik baru Kelas VII Tahun
Pelajaran 2020/2021.
Mengatur pengelompokan calon peserta didik baru Kelas VII Tahun
Pelajaran 2020/2021.
Menyiapkan ruangan dan administrasi ruang untuk pelaksanaan
seleksi (tes).
Mengadministrasikan calon pendaftar peserta didik lulusan SMPN 1
Leles yang mendaftar ke SMU/SMK di wilayah Kabupaten Garut.
Melaksanakan pendaftaran peserta didik lulusan SMPN 1 Leles yang
mendaftar ke SMU/SMK di wilayah Kabupaten Garut.
Menyampaikan laporan pendaftaran peserta didik lulusan SMPN 1
Leles yang mendaftar ke SMU/SMK di wilayah Kabupaten Garut
kepada ketua.
Menyampaikan hasil seleksi Penerimaan Peserta didik Baru kepada
pendaftar. (Dari SD/MI ke SMP, dan dari SMP ke SMU/SMK).
Membenahi ruang kelas dan meubelair.
20
Membersihkan kelas, halaman, dan lingkungan sekolah.
Menyediakan alat-alat dan melayani keperluan selama PPDB
berlangsung.
Melaksanakan Daftar Ulang Ulang Peserta didik baru Kelas VII, VIII,
dan IX Tahun Pelajaran 2020/2021.
BAB III
PELAKSANAAN KEGIATAN
20
A. Perencanaan
Perencanaan persiapan penerimaan peserta didik baru (PPDB) Tahun
Pelajaran 2020/2021 meliputi :
1. Penyusunan kepanitiaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) Tahun
Pelajaran 2020/2021.
2. Pembuatan Program Kerja.
3. Menyiapkan website ppdb dan atau link ppdb daring
4. Menentukan daya tampung/jumlah rombongan belajar (Rombel) yang
akan diterima pada Tahun Pelajaran 2020/2021.
5. Menentukan jumlah maksimal peserta didik untuk tiap rombongan
belajar.
6. Sosialisasi kepada masyarakat (seluruh calon peserta didik), melalui
pengumuman-pengumuman dan informasi-informasi berkenaan dengan
pendaftaran peserta didik baru.
7. Pemberian informasi berupa website dan atau link ppdd daring serta
syarat-syarat pendaftaran sesuai ketentuan yang berlaku.
8. Pembukaan pendaftaran calon peserta didik baru.
9. Pengadministrasian seluruh pendaftar yang masuk.
10. Rekapitulasi seluruh pendaftar yang masuk.
11. penyaringan skor zonasi (jarak tempat tinggal dengan pusat titik
sekolah) pengolahan rata-rata raport, penyaringan jalur afirmasi
berdasarkan kepemilikan dokumen kelompok ekonomi tidak mampu
(KETM) penyaringan jalur perpindahn orang tua berdasarkan
kepemilikan dokumen pendukung dan penyaringan jalur prestasi
berdasarkan dokumen pendukung keterangan ranking dan nilai raport
serta kepemilikan piagam/sertifikat lomba –lomba.
12. Menentukan Passing Grade berdasarkan jalur zonasi 50%, jalur afirmasi
15%, jalur perpindahan orang tua 5% dan jalur prestasi 30%.
20
13. Pengumuman hasil seleksi.
14. Pelaksanaan daftar ulang bagi peserta didik yang diterima
15. Penempatan/pengelompokan peserta didik baru (penentuan kelas).
16. Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
17. Evaluasi dan pelaporan.
B. Asas Penerimaan Peserta didik Baru
1. Objektif, artinya bahwa PPDB dilaksanakan berdasarkan sistem
penilaian baik peserta didik baru maupun pindahan harus memenuhi
ketentuan umum yang telah ditentukan.
2. Transparan, artinya PPDB dilaksanakan secara terbuka dapat diketahui
oleh masyarakat termasuk calon peserta didik dan orang tua peserta
didik
3. Akuntabel, artinya PPDB dapat dipertanggungjawabkan kepada
masyarakat, baik prosedur, proses maupun hasilnya.
4. Tidak diskriminatif, artinya PPDB di SMPN 1 Leles tanpa membedakan
suku, agama, ras dan golongan.
5. Kompetitif, artinya PPDB dilakukan melalui seleksi berdasarkan jalur
akademis dengan memperhatikan nilai ujian sekolah (NS) dan tes
masuk serta zonasi, serta jalur Prestasi dengan memperhatikan praktek
dan sertifikat/piagam penghargaan.
C. Persyaratan Penerimaan Peserta didik Baru SMP
1. Calon peserta didik telah tamat SD/MI/atau sederajat dan memiliki
Ijazah, dan SHUS/M.
2. Berusia setinggi-tingginya 15 tahun pada awal tahun pelajaran baru
tanggal 13 Juli 2020.
20
3. Calon peserta didik harus berkelakuan baik dan tidak terllibat kenakalan
remaja/penyalahgunaan narkoba/tawuran/genk motor yang dinyatakan
dalam kartu pribadi/surat keterangan berkelakuan baik dari sekolah asal.
4. Melakukan pendaftaran secara daring dan menyerahkan tanda bukti
pendaftaran (kolektif atau perorangan )
5. Mengisi dan menyerahkan berkas pendaftaran yang meliputi :
Surat keterangan kelulusan asli.
Surat keterangan catatan lahir dan keluarga/ akte kelahiran.
Fotocopy kartu keluarga yang dilegalisir oleh pemerintah daerah /
kecamatan / kelurahan setempat.
File Pas photo ukuran 3 x 4 cm sebanyak 2 (dua) lembar
berwarna, berlatar merah.
Fotocopy Ijazah atau sertifikat pendidikan Diniyah atau surat
keterangan dari sekolah yang menyatakan mampu baca tulis Al
Quran bagi calon peserta didik beragama Islam.
Surat keterangan berkelakuan baik dari sekolah asal.
Kartu Penanggulangan Kemiskinan /KIP, KPS, KIS, PKH ( Bagi
JALUR AFIRMASI)
Fotocopy dan rekap nilai raport 5 (lima) semester semua mapel
bagi semua pendaftar serta sertifikat olimpiade sain nasional
(OSN) minimal tingkat kabupaten/kota. ( Bagi JALUR PRESTASI
AKADEMIK)
Sertifikat/Piagam Prestasi Asli dan surat keterangan sertifikat asli
(Bagi JALUR PRESTASI NON-AKADEMIK)
Membawa rekomendasi dan bukti registrasi pendataan bagi
peserta didik yang berasal dari luar Kabupaten Garut dan lulusan
sebelum Tahun Pelajaran 2020/2021.
20
D. Daya Tampung
Daya tampung SMPN 1 Leles pada Tahun pelajaran 2020/2021 untuk
jalur akademis, jalur prestasi dan jalur afirmasi adalah :
1. Jumlah rombongan belajar : 11 (sebelas)
2. Jumlah peserta didik tiap rombel : 32 (Tiga puluh dua) orang
3. Jumlah peserta didik seluruhnya : 352 orang, terdiri dari :
a. Jalur zonasi berbasis jarak (50%) = 176 siswa
b. Jalur afirmasi berbasis KETM (15%) = 53 siswa
c. Jalur perpindahan orang tua (5 % ) = 17 siswa
d. Jalur prestasi (30%) = 106 siswa
E. Seleksi
Jalur penyaringan :
1. Jalur zonasi berbasis jarak (50%), unsur yang dinilai berdasarkan
jarak radius zonasi :
a. Jarak radius zonasi 1 yakni 0,00 s.d 2,00 KM dari titik sekolah
penyelenggara PPDB;
b. Jarak radius zonasi 2 yakni 2,01 s.d 4,00 KM dari titik sekolah
penyelengara PPDB.
c. Jarak radius zonasi 3 yakni 4,01 s.d 7,00 KM dari titik sekolah
penyelenggara PPDB.
d. Jarak radius zonasi 4 lebih dari 7,01 KM
Dengan Sistem Perhitungan Jalur Zonasi pada PPDB jenjang SMP :
a) Bagi calon peserta didik yang berada pada Zonasi 1 (jarak 0,00 s.d
2,00 KM) diberikan nilai 100;
b) Bagi calon peserta didik yang berada pada Zonasi 2 (2,01 s.d 4,00
KM) diberikan nilai 75;
c) Bagi calon peserta didik yang berada pada zonasi 3 (4,01 s.d 7,00 KM
) diberikan nilai 50;
d) Bagi calon peserta didik yang berada lebih dari 7,01 KM diberikan nilai
25;
20
2. Jalur afirmasi berbasis KETM (15%)
1) Peserta didik baru berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu
sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dibuktikan dengan bukti
keikutsertaan peserta didik dalam program penanganan keluarga
tidak mampu dari pemerintah pusat atau pemerintah daerah;
2) Peserta didik yang masuk melalui jalur afirmasi merupakan peserta
didik yang berdomisili di dalam dan di luar wilayah zonasi sekolah
yang bersangkutan;
3) Penyaringan jalur afirmasi berbasis KETM didasarkan pada
Dokumen Pendukung yang dimiliki sebagai Keluarga Tidak Mampu
: Kartu Keluarga Harapan (KKH), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS),
Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS)
3. Jalur Perpindahan Orang Tua (5 %), meliputi hal sebagai berikut :
1) Jalur Perpindahan tugas orangtua/wali, dengan ketentuan paling
banyak 5% (lima persen) dari daya tampung Sekolah dan ditujukan
bagi calon peserta didik yang berdomisili di luar zonasi sekolah yang
bersangkutan.
2) Perpindahan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibuktikan
dengan surat penugasan dari instansi, lembaga, kantor, atau
perusahaan yang mempekerjakan.
3) (Jalur Perpindahan tugas orangtua/wali sebagaimana dimaksud
dalam ayat (1) ditujukan bagi calon peserta didik yang berdomisili di
dalam zonasi atau luar zonasi sekolah yang bersangkutan;
4) Kuota jalur perpindahan tugas orang tua/wali dapat digunakan untuk
anak guru.
5) Penyaringan jalur perpindahan orang tua didasarkan pada
kepemilikan dokumen berupa surat keterangan pindah tugas/ surat
keterangan bertugas orang tua dari atasan, surat keputusan
pembagian tugas mengajar/membimbing/ membina (bagi guru),
sertifikat pendidik (bagi guru)
20
4. Jalur Prestasi (30 %)
Jalur Prestasi, sisa kuota pelaksanaan dari jalur zonasi, afirmasi dan
perpindahan siswa atau orang tua/wali ditentukan berdasarkan hasil
akumulasi nilai raport lima semester terakhir ( kelas 4, kelas 5 dan kelas
6 semester gasal), hasil perlombaan dan/atau penghargaan di bidang
akademik maupun non akademik pada tingkat internasional, tingkat
nasional, tingkat provinsi, tingkat kabupaten/kota dan/atau tingkat
kecamatan
4. Sistem Perhitungan dan Zonasi pada Jalur Prestasi dan
perpindahan orang tua pada PPDB
Sistem penerimaan calon peserta didik melalui jalur prestasi,
perpindahan orang tua tidak dikenakan sistem zonasi, tetapi dibatasi
dengan quota PPDB pada sekolah/madrasah masing-masing.
5. Ketentuan Khusus
Jika beberapa pendaftar ternyata memperoleh nilai akhir yang sama,
maka urutan peringkatnya ditentukan atas dasar :
a. Nilai per mata pelajaran yang terdapat dalam raport, dengan urutan
sebagai berikut:
a) Matematika
b) IPA
c) Bahasa Indonesia
b. Apabila dengan ketentuan tersebut masih terjadi kesamaan nilai,
maka yang didahulukan adalah calon peserta didik yang berprestasi
sebagaimana diatur pada pasal 13 ayat 4 poin a dalam Keputusan
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Nomor : 040/570-Disdik
tanggal 21 Februari 2020 tentang Petunjuk Pelaksanaan
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan MPLS Jenjang
PAUD/TK, SD, dan SMP Tahun Pelajaran 2020/2021
20
F. Jadwal Kegiatan Pelaksanaan Penerimaan Peserta didik Baru
No Jenis Kegiatan Tanggal
1. Persiapan 1 Mei 2020
2. Penetapan Surat Keputusan 4 Mei 2020
3. Masa Promosi Sekolah 2 - 16 Mei 2020
4. Masa Pendaftaran PPDB 15 - 27 Juni 2020
5. Seleksi dan Penyaringan 29 - 30 Juni 2020
6. Pengumuman Kelulusan 9 Juli 2020
7. Daftar Ulang 9 - 11 Juli 2020
8. Permulaan Tahun Pelajaran Baru 13 Juli 2020
9. Pelaksanaan MPLS 13 - 15 Juli 2020
BAB IV
RENCANA ANGGARAN
A. Sumber Dana
Sumber dana yang dibutuhkan bagi pelaksanaan penerimaan peserta didik
baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2020/2021 adalah berasal dari Bantuan
20
Operasional Sekolah (BOS) sebesar Rp. 18.950.000 (Delapan Belas Juta
Sembilan Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah ).
B. Rencana Penggunaan
1. Tahap Persiapan
1.1. Rapat persiapan PPDB 250.000
1.2. Pembuatan dan Penggandaan Program 200.000
1.3. Pembuatan Web Aplikasi 1.400.000
1.4. ATK 250.000
1.5. Pembuatan Banner PPDB 350.000
Jumlah 2.350.000
2. Tahap Pelaksanaan
2.1.1. Pengolahan data Rp. 1.500 x 500 siswa 750.000
2.1.2. Konsumsi Panitia (17 hari x Rp. 150.000) 2.550.000
2.1.3. Monitoring 200.000
2.1.4. Insentif KKP 12.000.000
Jumlah 15.400.000
3 Tahap Penyelesaian
3.1. Pembuatan Surat Pernyataan (F5 dan F6) 500.000
(500 x Rp. 1.000)
3.2. Penandatanganan F5 dan F6 (500 x Rp. 1.000) 500.000
3.3 Pembuatan dan penyampaian laporan 200.000
Jumlah 1.200.000
JUMLAH 1+2+3 18.950.000
(Delapan Belas Juta Sembilan Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah ).
BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
Program Kerja Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)
Tahun Pelajaran 2020/2021 ini telah kami selesaikan, walaupun masih
terdapat banyak kekurangan. Harapan kami Program Kerja ini dapat menjadi
20
acuan dalam Pelaksanaan PPDB, agar tujuan yang kita kehendaki dari
kegiatan ini dapat tercapai sebagaimana yang diharapkan.
B. Saran – Saran
Agar penerimaan peserta didik baru (PPDB) dapat berjalan dengan baik
dan sesuai dengan rencana, kami menyarankan hal-hal sebagai berikut :
a. Penerbitan petunjuk teknis pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru
(PPDB) lebih awal (satu bulan sebelum pelaksanaan), supaya
Panitia/KKP dapat menjalankan tugasnya lebih leluasa.
b. Adanya bimbingan/pengarahan secara langsung dari Pengawas Pembina
SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Garut kepada Panitia/KKP di tiap
sekolah.
Akhirnya kami berharap semoga program kerja pelaksanaan penerimaan
peserta didik baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2020/2021 ini dapat dijalankan
dengan baik sesuai dengan apa yang semestinya.
Leles, 4 Juni 2020
Ketua/Kepala SMPN 1 Leles, Sekretaris KKP,
Drs. SARIF NURONI, [Link]. SRI YANDI, [Link].
NIP. 196104211991031003 NIP. 196612051998021001
20