ENEMA
Pasien datang ke apotek dengan keluhan sembelit selama 4 hari, Apoteker
menyarankan Microlax.
Apoteker: assalamualaikum pak
Pasien: waalaikum salam, maaf ini siapa yah?
Apoteker: perkenalkan pak, saya apoteker hasriani. Apoteker yang bertugas di
apotek X tempat ibu menebus resep tadi
Pasien: oh iya bu
Apoteker: betul dengan pak sarwan? Umur 25 tahun?
Pasien: iya betul bu
Apoteker: betul ibu tinggal di jalan pettarani?
Pasien: iyaa betul
Apoteker: beetul bapak berobat di dr. anita?
Pasien: iya betul
Apoteker: baik pak, karena tadi bapak terburu-buru dan tidak sempat
mendapatkan penjelasan mengenai obat bapak, apakah bapak berkenan untuk saya
lakukan konseling terkait penggunaan obat bapak sekitar 5-10 menit?
Pasien: oh iya bersedia bu
Apoteker: mohon maaf pak, kalau boleh tau apa yang bapak keluhkan sebelum ke
dokter?
Pasien : sejak 3 hari yang lalu saya mengalami sembelit
Apoteker: oh iya bu, dokter meresepkan microlax , obatnya sudah bapak terima
yah?
Pasien: iya bu, obatnya sudah saya terima
Apoteker: apakah bapak sudah pernah menggunakan obat tersebut seblumnya?
Pasien: belum pernah bu
Apoteker: maaf sebelumnya pak, pak apakah bapak memiliki riwayat alergi
terhadap obat-obat lain? Atau sedang sedang mengonsumsi obat-obat lain?
Pasien: tidak ada bu
Apoteker: baik, sebelumnya apa yang disampaikan dokter terkait obat bapak?
Pasien: dokter mengatakan bahwa obat ini digunakan untuk mengatasi sembelit
saya bu
Apoteker: baik, apakah dokter menjelaskan cara penggunaan obat bapak?
Pasien: belum dijelaskan bu
Apoteker: baik, apa yang disampaikan dokter terkait harapannya setelah
penggunaan obat bapak?
Pasien: katanya jika saya menggunakan obat ini secara rutin maka sembelit saya
insya Allah akan sembuh. Dan jika obatnya sudah habis dan keluhan saya belum
hilang, saya disarankan untuk kembali melakukan kontrol
Apoteker: baik pak, saya akan menjelaskan mengenai penggunaan obat bapak,
Untuk cara penggunaanya, Cuci tangan dengan benar menggunakan air dan
sabun, kemudian lepaskan penutup dalam enema. Setelah itu bebaring
miring dengan posisi kaki bawah diluruskan dan kaki bagian atas ditekuk
kedepan perut, keluarkan sedikit obat dan oleskan pada bagian ujung botol
enema. Masukkan ujung enema kedalam rektum secara pelan-pelan. Hindari
memaksa enema masuk karna dapat melukai rektum, tekan botol enema
higga dosis obat yang dibutuhkan masuk seluruhnya. Pada saat ingin
mengeluarkan enemanya botol enema harus tetap ibu tekan dan berbaring
selama 5 menit. Setelah melakukan tindakan cuci tangan dengan benar
menggunakanan air dan sabun bu’.
Apakah bapak sudah mengerti?
Pasien : untuk pemakainya saya gunakan berapa kali?
Apteker : Oh iya ibu ini Microlaxnya hanya untuk satu kali penggunaan saja
ibu.
Pasien : iya ibu, Trimakasih atas informasinya
Apoteker :untuk memastikan informasi yang saya sampaikan jelas. Apakah
ibu bisa mengulang mengenai cara penggunaan obat pak?
Pasien : baik bu, (pasien menjelaskan)
Apoteker : Baik, saya rasa bapak sudah paham. Tadi saya telah memberikan
brosur cara penggunaannya, bisa dilihat jika ibu lupa dan saya juga telah berikan
kartu nama saya jika ada yang ingin Ibu tanyakan, bisa hubungi nomor yang
tertera
Apoteker : Iya ibu, sama-sama.